Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANTAUAN STATUS GIZI BAGI ALUMNI BIOLOGI FMIPA UNM Taiyeb, Mushawwir; Hiola, St. Fatmah; Suryani, A. Irma; L, Hamka; Hala, Yusminah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v1i4.454

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada alumni Biologi FMIPA UNM tentang bagaimana memantau status kesehatan di sekolah masing-masing dengan memeriksa kesehatan peserta didik secara umum, dan menganalisis status gizi anak berdasarkan pengukuran antropometri (Berat badan dan Tinggi badan). Metode yang digunakan adalah Observasional langsung di lapangan dengan memberikan penyuluhan pada orang dewasa yang bersifat kekeluargaan yang alamiah dan menyenangkan. Selain itu, metode yang digunakan adalah wawancara dan diskusi interaktif antara peserta dengan tim pelaksana dan antara peserta dengan peserta. Peserta penyuluhan ini adalah alumni Biologi FMIPA UNM yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kabupaten Maros dan MGMP IPA Kabupaten Takalar. Kegiatan pertama dilaksanakan di Kabupaten Maros pada bulan September 2017 dan kegiatan ke dua pada bulan Oktober 2017 di Kabupaten Takalar. Berdasarkan hasil pemantauan tim pelaksana atas pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terhadap para alumni Biologi yang tergabung dalam MGMP-IPA Kabupaten Maros dan Kabupaten Takalar, maka dinyatakan bahwa peserta sudah mampu mendeteksi status kesehatan anak dengan mengenal tanda-tanda fisik anak sehat, dan sudah mampu menilai status gizi dengan mengukur status antropometri berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) dari berat badan dan tinggi badan. Peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan ini tergambar dari keseriusan peserta berdiskusi secara aktif mengikuti acara sampai selesai, bahkan beberapa peserta meminta tambahan waktu agar memperoleh informasi lebih banyak tentang kesehatan dan status gizi anak serta cara mengukur dan menilainya. Alhamdulillah kegiatan ini berlangsung dengan baik dan sukses karena selain antusiasme para peserta yang tinggi juga dihadiri ratusan peserta pada 2 kabupaten.
Respon Santri Putri Terhadap Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik dengan Wadah Styrofoam Muis, Sahribulan; Hala, Yusminah; Hiola, St. Fatmah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v2i1.582

Abstract

Hydroponics is a way of cultivating plants using water that has been dissolved in the nutrients needed by plants as a medium for plant growth to replace soil. The concentration of nutrient solution must be maintained at a certain level for optimal plant growth and production. The activity implementation method is divided into 2 main stages, namely: the preparation stage and the implementation stage. In this preparatory stage, the implementation team did several things, namely coordinating the team with the service team in preparing for the implementation of the activities. The implementation stage that will be carried out in hydroponic plant cultivation training is divided into 3 stages, namely presentation, demonstration and implementation practice. After attending the training, the students' interest in hydroponic farming has increased and the students have come up with the idea of ​​making hydroponics with Styrofoam containers in the school yard in front of the dormitory where they live. In addition, many students are interested in developing hydroponic plant cultivation in the future.
Edukasi Keselamatan Kerja bagi Tukang Batu di Kota Makassar Pertiwi, Nurlita; Dirawan, Gufran D.; Mithen, Mithen; Hiola, St. Fatmah; Sahabuddin, Erma Suryani
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/inovasi.v5i1.73889

Abstract

Abstrak. Industri konstruksi merupakan sektor dengan tingkat resiko kecelakaan kerja yang tinggi di Indonesia. Meskipun sebagian besar perusahaan telah menyediakan alat pelindung diri (APD), masih banyak pekerja yang enggan menggunakannya karena alasan ketidaknyamanan. Fenomena ini ditemukan dalam survei awal di lokasi mitra PT. Tata Harapan Persada, Kota Makassar, di mana pekerja tidak menggunakan APD meski tersedia di lokasi konstruksi. Untuk menanggapi masalah ini, tim pengabdi melaksanakan program edukasi keselamatan kerja yang mencakup ceramah, simulasi, dan evaluasi terhadap 23 pekerja konstruksi (tukang besi, batu, dan kayu). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan penggunaan APD setelah pelatihan, yang tercermin dari perbandingan hasil pretest dan posttest. Interaksi aktif selama edukasi, termasuk diskusi dan praktik langsung, berperan penting dalam membentuk kesadaran dan motivasi peserta terhadap pentingnya keselamatan kerja. Program ini merekomendasikan pelaksanaan edukasi secara berkala guna menjaga konsistensi perilaku keselamatan kerja di tengah tingginya mobilitas tenaga kerja konstruksi. Kata Kunci: keselamatan dan kesehatan kerja, alat pelindung diri, edukasi konstruksi
Mengenal Kutil Kelamin: Edukasi dan Pencegahan untuk Kesehatan Reproduksi di Lingkungan Kerja Kampus UNM Parangtambung Idris, Irma Suryani; Pagarra, Halifah; Muis, Abd.; Rachmawaty, Rachmawaty; Hiola, St. Fatmah
JKM: Jurnal Kemitraan Masyarakat Volume 4 Number 1 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jkm.v4i1.74087

Abstract

In Indonesia, the incidence of genital warts continues to increase and is the third largest disease of sexually transmitted infections. The possibility of being infected through sexual intercourse with a partner infected with HPV, either in subclinical form, is 75%. Genital HPV infection generally affects moist mucosa. Microscopic abrasion and repeated trauma can increase infectivity and replication of the virus. The incubation period of HPV is between 8 weeks to 9 months. With these concerns, there is a need for socialization or counseling regarding genital warts, education and prevention, especially in the work environment. This community service was carried out in the UNM Parangtambung Campus Work environment which aims to provide an understanding or education about the dangers of genital warts to reproductive health. The delivery of material in this training was carried out in a classical manner, all participants followed the material presented through lectures, discussions and questions and answers. This activity was attended by the cleaning service on duty at the UNM Parangtambung Campus Work Environment. The results of this community service were responded to well by the participants, the high interest and motivation of the training participants greatly supported the transfer of knowledge and skills from the resource person to the training participants. Keywords: genital warts, education, prevention, cleaning service.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Dasar Limbah Lontar bagi Kelompok Tani Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan Hiola, St. Fatmah; Syamsiah, Syamsiah; Pagarra, Halifah; Muis, Abd.; Taiyeb, A. Mushawwir
JKM: Jurnal Kemitraan Masyarakat Volume 4 Number 1 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jkm.v4i1.74238

Abstract

This service activity is to improve the ability of partners and be able to develop and add expertise to the community, develop community knowledge about the utilization of palmyra waste so that it has use value for the environment, be able to increase income and reduce fertilizer purchases for agriculture and to develop an attitude of cooperation with others. Utilization of Palmyra waste into liquid organic fertilizer to reduce environmental pollution. The long-term benefits of using liquid fertilizer can improve the physical, chemical and biological properties of the soil. Liquid fertilizer is easy to make and the technology is simple. Lontar (Borassus flabellifer) is one of the typical plants in Jeneponto Regency which has many benefits, one of which is that it can be used as organic fertilizer. This service was carried out on farmer groups in Punagaya village, Bangkala sub-district, Jeneponto district, South Sulawesi, totaling 17 people. The results of this training activity showed that all training participants were very enthusiastic and eager to pay attention and listen to the material about the use of palm waste as organic fertilizer and how to make it delivered by the resource team. Based on the results and discussion of the implementation of activities, it can be concluded that several things including partners in this case the farmer group is able to make organic fertilizer from palm waste, and a partner group is formed that is economically and socially independent through this activity.
Ethnobotanical Studies Medicinal Plants in Taulan Village, Regency Enrekang Syamsiah, Syamsiah; Aulya, Rezky; Hiola, St. Fatmah; Abd. Muis
Bionature Vol. 25 No. 1 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/bionature.v25i1.2199

Abstract

Ethnobotany is science that studies about utilization plant in a way traditional, one of them that is plant drugs. This study aims to determine types plant medicine and methods its use by village communities Taulan, Regency Enrekang. This research is of a nature descriptive explorative with method survey as well as technique interview to give detailed description of utilization plant medicine by the people in the village Taulan, Regency Enrekang. Method used is snowball sampling. Interview process done in an open-ended manner with guided by the table interview. Research result show as many as 53 types plants used by village communities Taulan as plant drug. Plant organs used​ like rhizomes, roots, stems, leaves, fruit, and flowers. Processing plant drug done with method simple, that is with method boiled, squeezed, chewed, or eaten direct as fresh vegetables.
Inovasi Pengolahan Limbah Sekolah melalui pembuatan Pupuk Organik Cair Bagi MGMP Biologi Kabupaten Selayar Syamsiah, Syamsiah; Hiola, St. Fatmah; Karim, Hilda; Nurhayati, Nurhayati; Arsal, Andi Faridah
Jurnal IPMAS Vol. 3 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.3.1.2023.270

Abstract

Peningkatan kemampuan profesional harus didasarkan pada kebutuhan atau masalah nyata yang dihadapi oleh guru dalam proses pembelajaran baik di dalam kelas maupun di lingkungan sekitarnya. Forum pertemuan guru di kelompok musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) adalah kelompok yang sangat strategis untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja guru terkait dengan peran mereka, yakni melalui pelatihan dalam pemanfaatan limbah di sekitarnya (rumah dan lingkungan sekolah) menjadi produk yang ramah lingkungan, yaitu pupuk organik. Permasalahan tugas yang harus diselesaikan oleh tim pengabdian kepada masyarakat dan kelompok MGMP Biologi adalah 1) bagaimana memanfaatkan limbah sekolah menjadi pupuk organik; 2) adanya keterampilan membuat pupuk organik yang dimiliki kelompok MGMP Biologi; 3) pengetahuan ini dapat dijadikan salah satu bahan pengajaran di sekolah. Metode yang digunakan berupa metode survey, ceramah, demonstrasi, unjuk kerja, dan diskusi. Hasil yang dicapai adalah: Pelatihan pembuatan pupuk organik yang diberikan, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, sehingga dapat diterapkan di keseharian baik di rumah ataupun di sekolah. Dari 20 jumlah peserta yang hadir, 90% lebih telah memiliki pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan untuk mengubah sampah sekolah menjadi pupuk organik.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BIOLOGI KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN PADA MATERI BIOTEKNOLOGI MELALUI PELATIHAN ISOLASI DNA Ali, Alimuddin; Hiola, St. Fatmah; Karim, Hilda; Rante, Herlina; Yusuf, Yusnaeni; Syahdan, Ulil Ardi; St. Satiah, St. Satiah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i2.53741

Abstract

AbstrakPengajaran Bioteknologi modern pada Kurikulum di sekolah menengah atas menuntut kompetensi guru dalam memvisualisasi DNA sebagai materi genetik. Untuk itu diperlukan keterampilan dan peralatan yang memudahkan siswa mengamati materi genetik melalui proses isolasi DNA. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru melalui pelatihan isolasi DNA. Peserta kegiatan ini adalah guru SMA, MA dan MTs dalam wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Tahapan kegiatan antara lain pemaparan teori, peragaan, latihan isolasi DNA, diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa para peserta pelatihan mampu meningkatkan pemahaman terkait dengan konsep atau teori DNA. Selain itu peserta terampil melakukan praktek isolasi DNA menggunakan bahan dan peralatan sederhana dengan biaya murah. Melalui pelatihan ini, diharapkan keterampilan dan pengalaman guru dapat diimplementasikan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan ini diharapkan berdampak pada upaya meningkatkan minat siswa belajar Bioteknologi serta kecakapan guru terkait cara mengisolasi DNA makhluk hidup.Kata kunci: Bioteknologi, isolasi DNA, guru Biologi, kithcen kiAbstractTeaching modern biotechnology in the high school curriculum requires teacher competence in visualizing DNA as genetic material. This requires skills and equipment that make it easier for students to observe genetic material through the DNA isolation process. This community service activity aims to improve the competence of teachers through DNA isolation training. Participants in this activity are SMA, MA and MTs teachers in the Gowa Regency area, South Sulawesi. The activity stages include theoretical presentations, demonstrations, DNA isolation exercises, discussions and questions and answers. The results of this service activity show that the training participants were able to increase their understanding of DNA concepts or theories. Apart from that, participants are skilled at practicing DNA isolation using simple materials and equipment at low cost. Through this training, it is hoped that teachers' skills and experience can be implemented in the teaching and learning process in schools. This activity is expected to have an impact on efforts to increase students' interest in learning Biotechnology as well as teachers' skills regarding how to isolate the DNA of living things.Key words: Biotechnology, DNA isolation, Biology teacher, kithcen ki,
PELATIHAN PEMBUATAN KECAP BERBAHAN DASAR NIRA LONTAR BAGI KELOMPOK TANI DI DESA PUNAGAYA KEC. BANGKALA, KAB. JENEPONTO SULAWESI SELATAN Syamsiah, Syamsiah; Hiola, St. Fatmah; Pagarra, Halifah; Muis, Abd.; Jamaluddin, Asham Bin
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i1.63282

Abstract

AbstrakLontar merupakan tumbuhan khas KabupatenJeneponto yang selama ini tumbuh melimpah dan telahbanyak dimanfaatkan masyarakat dalam berbagaikeperluan. Tujuan secara umum kegiatan pengabdiankepada Masyarakat ini adalah pemanfaatan Nira Lontar dalam pembuatan kecap bagi Kelompok Tani di DesaPunagaya Kec. Bangkala, Kab. Jeneponto. Tujuan khususdari kegiatan ini adalah: 1) Memanfaatkan bahan dasarnira Lontar dalam pembuatan kecap sehingga dapatmeningkatkan kualitas Lontar sebagai ciri khas daerahKab. Jeneponto; 2) Meningkatkan pengetahuan bagiKelompok Tani dalam memanfaatkan nira lontar untukdijadikan kecap; 3) Meningkatkan pendapatan ekonomimasyarakat Kelompok Tani melalui pembentukan usahapembuatan kecap. Metode yang digunakan yaitu; metodeceramah, tanya jawab, dan metode praktik.Hasil yang dicapai adalah peserta pelatihan sangat antusias dan termotivasi mendapatkan pengetahuanpembuatan kecap berbahan dasar nira lontar yang berasaldari tumbuhan lokal daerah, yaitu tumbuhan lontar. Melalui pelatihan ini masyarakat dapat meningkatkankepedulian dan sikap wirausaha untuk mempertahankankeberlangsungan pemanfaatan tumbuhan Lontar di masa akan datang.Kata Kunci: Nira Lontar, Pembuatan Kecap, Wirausaha, Desa Punagaya. AbstractLontar is a typical plant of Jeneponto Regency which has grown abundantly and has been widely used by the community for various purposes. The general aim of this service activity is the use of Lontar Nira in making soy sauce for the Farmer Group in Punagaya Village, Bangkala District, Jeneponto Regency. The specific objectives of this activity are: 1) Utilizing the basic ingredients of Lontar Nira in making soy sauce, so as to improve the quality of Lontar as a regional characteristic of Jeneponto Regency; 2) Increasing knowledge for Farmer Groups in using Lontar Nira to make soy sauce; 3) Increasing the income of the Farmer Group community through the establishment of a soy sauce manufacturing business. The method used is; lecture method, question and answer, and practice method.The results achieved were that the training participants were very enthusiastic and motivated to gain knowledge of making soy sauce made from Lontar Nira which comes from local plants, namely the Lontar plant. Through this training, the community can increase their awareness and entrepreneurial attitude to maintain the sustainable use of Lontar plants in the future. Keywords: Lontar Palm, Soy Sauce Making, Entrepreneurship, Punagaya Village
PKM Pengenalan Tempah Sampah Optimal (TSO) Sebagai Komposter Skala Rumah Tangga di Kota Makassar Syamsiah, Syamsiah; Arsal, Andi Faridah; B, Nurhayati; Hiola, St. Fatmah; Adnan, Adnan
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Pengelolaan sampah yang benar sangat mempengaruhi kualitas lingkungan. Lingkungan yang bersih dan asri sangat ditentukan dari kemampuan pengelolaan sampah oleh masyarakat. Partisipasi masyarakat sangat berperan penting dalam konsep pengelolaan sampah yang benar.Pelatihan Pengenalan Tempat Sampah Optimal sebagai komposter Skala Rumah Tangga di Kota Makassar bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, mengispirasi, mempopulerkan, dan menggugah masyarakat di Kota Makassardalam memanfaatkan dan mengembangkan TSO sebagai komposter skala rumah tangga dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari. Metode yang telah dilakukan dalam kegiatan ini secara bertahap meliputi ceramah untukpemaparan materi dengan pengenalan mengenai bahan, alat, perakitan danprinsip kerja,demostrasi serta praktik langsung, dan diskusi. Hasil pelatihan menunjukkan respons positif dari peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sudah mengetahuipemanfaatan TSO sebagai komposterserta manfaat lainnya. Selain pemanfaatan TSO sebagai komposter, secara mandiri masyarakat dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan dan penerapannya. Seluruh peserta telah memiliki keterampilan dan pengetahuan sehingga peluang untuk pemanfaatan TSOsebagai kompostersemakin terbuka lebar. Selama kegiatanberlangsung seluruh peserta menunjukkan antusiasme sangat tinggi terhadap kegiatan pelatihan ini.
Co-Authors A. Irma Suryani A. Mushawwir Taiyeb, A. Mushawwir Abd Muis Abd. Muis Abdul Muis Adnan Adnan Adnan Adnan Ahmad, Muh. Ihsan Said Ainun Mardhiyah Alimuddin Ali Alimuddin Ali Alvina Yulianti Tan Andi Akram Nur Rizal Andi Baso Kaswar Andi Baso Kaswar Andi Faridah Arsal Andi Faridah Arsal Andi Irna Lestari Husni Andi Irna Lestari Husni Andi Mu’nisa Arifah Novia Arifin, Arifah Novia Arifin, Arifah Novia Aris Baharuddin Arlinda Puspita Sari Army Auliah Arsad Bahri Asham Bin Jamaluddin Aulya, Rezky Delviany Delviany Dirawan, Gufran D Erma Suryani Sahabuddin Erwinda Erwinda Faizal Amir Firdaus Daud Fischa Talicha Gufran D. Dirawan, Gufran D. Hafifah Maharani Irsyam Hajerah Halifah Pagarra Hartati Hartono Hartono Hartono Hasan Basri Hasmawaty, Hasmawaty Henny Sanulita Henriawang Henriawang Herlina Rante Herpina Herpina Hilda Karim Hilmiah, Hilmiah Idris, Irma Suryani Imamul Hak Imamul Hak Istiqamah, I. Junda, Muh Juniarti, Nurinsan Jusry Meidy Anti Lodang, Hamka Lukman Amir Lukman Amir Mithen Lululangi Mithen, Mithen Muhammad Ihsan Said Ahmad Muhammad Shaleh R. Fakaubun Muhammad Wiharto Muhiddin Palennari Muis, Sahribulan Mushawwir Taiyeb Mutmainna, Andi Mutia Nabila Aqmarina Nani Kurnia Nur Aina Nur Anny Suryaningsih Taufieq Nur Fadila Harifa Nur Indah Sari Nurhayati B Nurhayati B. Nurhayati Nurhayati Nurina Happy Nurlita pertiwi, Nurlita Nurul Muhlisa Oslan Jumadi Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari Putra, Nur Astaman Putri Humaira Salsabila Putri Ulan S, Dian Dwi Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rosdiana Ngitung Rosinta Paradilla Sahribulan Sahribulan Sahribulan, Sahribulan Sainal Sainal Saparuddin Saparuddin Sarah Shaista Amrullah St. Satiah, St. Satiah Sumarni Sumarni Surahman Nur Surahman Nur, Surahman Syahdan, Ulil Ardi Syamsiah Syamsiah Syamsiah, Syamsiah Syamsuardi Saodi Syawaluddin, Ahmad Taiyeb A. Mushawwir Todingan, Ajeng Klarica Tomi Apra Santosa Wiharto, Muh. Yuliani Dewi Yulianti Boroallo Yusminah Hala Yusnaeni Yusuf Yusuf, Yusnaeni