Articles
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Tes Diagnostik Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Pecahan
Suryati, Yustika Indira;
Isrokatun, Isrokatun;
Maulana, Maulana
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27780
Kemampuan berpikir kritis siswa dalam kemampuan berpikir kritis yang masih kurang merupakan hal yang melatarbelakangi penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa dalam kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pecahan. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan deskriptif tipe survei lintas-bagian (cross-sectional survey). Penelitian ini dilakukan di kelas IV SDN Tenjonagara, Kabupaten Sumedang berjumlah 45 siswa. Dalam pengambilan instrumen penelitian ini diambil analisis berupa tes diagnostik yang dilakukan kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pecahan memperlihatkan bahwa kemampuan siswa berada pada tingkat kategori sedang yaitu 57,77 sehingga kemampuan berpikir kritis siswa masih perlu ditingkatkan agar lebih optimal. Kesulitan yang dialami siswa berdasarkan analisis kemampuan berpikir kritis dalam penelitian ini yaitu sulit dalam mengoperasikan hitungan matematika, sulit membedakan simbol-simbol, sulit menemukan kata kunci, sulit mengubah kalimat ke dalam representasi matematika, dan sulit menyusun strategi penyelesaian dengan tepat.
Pengaruh Pendekatan SAVI terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Motivasi Belajar Siswa
Lusiani, Resi;
Isrokatun, Isrokatun;
Kurnia, Dadang
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i1.19009
ABSTRAKPENGARUH PENDEKATAN SAVI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA (Penelitian Kuasi Eksperimen pada Materi Segibanyak terhadap Siswa Kelas IV SDN Nanggerang dan SDN Malingping Kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang)Kemampuan pemecahan masalah matematis dan motivasi belajar merupakan keterampilan yang perlu dimiliki oleh setiap siswa. Pendekatan Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) merupakan pendekatan yang efektif untuk diterapkan di sekolah dasar. Penelitian yang dilakukan, bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang lebih besar antara pendekatan SAVI dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dan motivasi belajar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol tidak ekuivalen. Popuasi yang diambil yaitu siswa kelas IV se-Kecamatan Cisitu, dengan sampel yang diteliti adalah siswa kelas IV SDN Nanggerang dan SDN Malingping. Adapun instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan pemeahan masalah matematis, angket motivasi belajar, lembar observasi guru dan siswa, catatan lapangan dan jurnal harian siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan SAVI memberikan pengaruh lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan motivasi belajar. Adanya hubungan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dan motivasi belajar dalam pembelajaran dengan pendekatan SAVI.
Analisis Kesulitan Pemahaman Matematis Siswa Kelas IV Pada Materi Sifat-sifat dan Luas Bangun Datar
Rahayu, Ninda Ajeng Mustika;
Maulana, Maulana;
Isrokatun, I
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27774
Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah siswa mempunyai kemampuan memahami konsep matematika. Dalam pembelajaran matematika siswa bukan sekedar menghafal rumus, siswa harus memiliki kemampuan pemahaman yang baik terhadap suatu materi/konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar pemahaman matematis yang dialami oleh siswa pada materi sifat dan luas bangun datar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Parungjaya II di Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif, dengan desain survey. Pengumpulan data penelitian diambil dari tes diagnostik siswa. Analisis data menunjukkan bahwa kemampuan matematis siswa masih rendah (16,6%) serta siswa mengalami kesulitan menggunakan konsep, kesulitan menggunakan prinsip serta kesulitan dalam proses perhitungan aritmatika. Kesulitan yang paling tinggi dialami oleh siswa adalah kesulitan menggunakan prinsip, hal ini disebabkan siswa belum memahami secara penuh prinsip-prinsip matematika pada materi sifat dan luas bangun datar.
PENGARUH SITUATION-BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DAN SELF-EFFICACY SISWA
Fauziah, Mila Sri;
Hanifah, Nurdinah;
Isrok'atun, Isrok'atun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i1.18882
The background of this research based on Creative Problem Solving (CPS) skill and low student’s self-efficacy. Because CPS skill and student’s self-efficacy is very important, so it needs to step up. The solution to increase both of those goals, the researcher was chosen Situation Based Learning (SBL). This research method used quasi-experimental research with non-equivalent control group design. Sample of this research were students of SDN Karapyak I, which is VB class as the experimental class and VA class as the controlled class. The instrument of this research used CPS test, questionnaires, teacher’s performance observation sheet and student’s activities, and field notes. The results showed that SBL learning had a positive effect on CPS skill and student’s self-efficacy. SBL learning is better than conventional learning towards student’s CPS skill.Both of those learning give the same effect towards student’s self-efficacy , but it is not better effect. There is a positive relationship between CPS skill and student’s self-efficacy.
DESAIN DIDAKTIS MATERI PENGUKURAN PANJANG MENGGUNAKAN SITUATION-BASED LEARNING UNTUK MENGATASI HAMBATAN BELAJAR ACCAPTANCE FINDING SISWA SEKOLAH DASAR
Rosdiyana, Rosdiyana;
Isrok'atun, Isrok'atun;
Iswara, Prana Dwija
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i1.18853
Measurement is one of the important mathematical concepts. Studying material about “pengukuran panjang†is not easily understood by students. This is evident from the number of learning obstacles experienced by students in learning. One of the obstacles experienced about “pengukuran panjang†can occur because students have low accaptance finding skills. Such problems encourage researchers to minimize learning obstacle students. These efforts are carried out by implementing a didactic design characteristic SBL to overcome learning obstacles in accaptance finding skills regarding “pengukuran panjang†students grade IV. The research method used is DDR. The research began with preliminary study. Furthermore, the didactic design hypothesis to be implemented. The result of the implementation students indicate tendency to a particular response, so that it can produced a revised didactic design implemented for better teaching materials result. Data collection techniques used are through test instrument in of question, participatory observation, interviews, documentation and the combination of all there or triangulation.
Kemampuan Awal Siswa Pada Materi Persegi dan Persegi Panjang
Hartanti, Khanza Khalisha;
Isrokatun, I;
Aeni, Ani Nur
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27465
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal yang dimiliki siswa pada pembelajaran matematika materi persegi dan persegi panjang di kelas V Sekolah Dasar. Kemampuan awal ini difokuskan pada kemampuan siswa dalam menghitung luas dan keliling dari persegi dan persegi panjang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dimana pengambilan data dilakukan dengan hasil tes kemampuan awal. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN Pelandakan 2 Kota Cirebon yang berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir setengah dari siswa kelas V di SDN Pelandakan 2 memiliki kemampuan awal pada materi persegi dan sebagian besar dari siswa kelas V di SDN Pelandakan 2 memiliki kemampuan awal pada materi persegi panjang. Adapun kesalahan saat siswa mengerjakan soal yaitu disebabkan karena kesalahan konsep, kesalahan perhitungan, dan kesalahan prosedur.Â
Evaluasi Kualitas Materi Dalam Buku Siswa Matematika Sd Kelas V Edisi Revisi 2018 Berdasarkan Kriteria Bell
Fazrin, Mutiara;
Irawati, Riana;
Isrokatun, Isrokatun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teaching materials, one of which is books, are essential components in the learning process. Conceptual errors of a textbook will result in errors in students' understanding. For this reason, the evaluation of the 2018 Revised Edition of the Class V Elementary School Mathematics Student Book using the bell's criteria aimed to assess the quality of the material contained in the book. The research method used in this study is a qualitative method with a content analysis design. The object of this research is the document of mathematics students' books and students who use the book. The instruments used are interview guidelines and evaluation sheets. The study result, the quality of the 2018 Revised Edition of the Class V Elementary School Mathematics Student Book based on the bell's criteria has good quality. Because almost all of the material presented has met the bell's criteria.
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA KELAS V MATERI PERISTIWA ALAM
Haryanti, Tia Sri;
Sujana, Atep;
Isrok'atun, Isrok'atun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i1.18946
Pembelajaran sains pada sekolah dasar masih jarang yang mengkaitkan konsep Sains dengan kehidupan nyata atau lingkungan sekitar sehingga pembelajaran menjadi tidak bermakna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi sains siswa dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah serta mengetahui perbedaan peningkatan literasi siswa laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol tidak ekuivalen. Populasi penelitian berasal dari seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka. Sampel yang terpilih adalah SDN Waringin II (eksperimen), dan SDN Palasah I (kontrol). Variabel bebas adalah pembelajaran berbasis masalah dan variabel terikat adalah kemampuan literasi sains. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes kemampuan literasi sains, angket, observasi, dan wawancara, Simpulan penelitian yang diperoleh, yaitu : 1) Pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan literasi sains siswa 2) Pembelajaran konvensional dapat meningkatkan literasi sains siswa 3) Pembelajaran berbasis masalah lebih baik dalam meningkatkan literasi sains siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional 4) Terdapat perbedaan secara signifikan literasi sains siswa laki-laki dan perempuan, dengan kemampuan literasi sains perempuan lebih baik dibandingkan siswa laki-laki.
Analisis Kemampuan Guru SD Berprestasi dalam Mengembangkan Inovasi Pembelajaran Matematika
Yuliana, Isty;
Maulana, Maulana;
Isrokatun, Isrokatun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v4i1.39680
Mathematics is still one of the subjects feared by elementary school students. This can affect the effectiveness of learning. Therefore, there needs to be innovation in mathematical learning. On the other hand, high school teachers are required to create or develop innovation, especially in learning. Thus, the purpose of this research is to know the efforts made by elementary school teachers who excel in developing mathematical learning innovations. The methods used in this study are qualitative descriptive. The subjects of this study were five outstanding elementary teachers from Sumedang Regency and one outstanding elementary teacher from Garut Regency. The instruments used in this study are in the form of interview guidelines, documentation studies, and questionnaires. The results showed that the innovation developed by elementary teachers excelled in developing mathematical learning innovations in the form of media and learning strategies. In addition, there are efforts to utilize technology as a support for the learning process.
Pengaruh Situation-Based Learning Terhadap Kemampuan Problem Posing Siswa
Roningsih, Roningsih;
Isrok'atun, Isrok'atun;
Gusrayani, Diah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i1.18887
Students lack confidence in expressing curiosity, then students tend to be shy in asking questions, which causes low problem posing abilities of students. Mathematics is inseparable from the submission of problems, so the problem posing ability is important for students to have. Therefore problem posing skills need to be trained and developed through SBL learning. The purpose of this study was to determine the effect of SBL learning on students' problem posing abilities. The method used in this study was quasi-experimental with a type of nonequivalent control group design. The study population used was all students of fifth grade elementary school in North Sumedang District. Sampling using purposive sampling technique. While the sample was taken from SDN Rancamulya. The instruments used in this study were problem posing ability test questions, attitude scale questionnaires, teacher performance observation sheets, student activities, and field notes. The results showed that SBL learning had a positive effect on students' problem posing abilities.