p-Index From 2021 - 2026
7.902
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BALI MEDICAL JOURNAL (BMJ) Sport and Fitness Journal Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) COPING (Community of Publishing in Nursing) INDONESIAN JOURNAL OF BIOMEDICAL SCIENCES E-Jurnal Medika Udayana Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Jurnal technoscientia JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI) Journal Industrial Servicess OPERATION EXCELLENCE: Journal of Applied Industrial Engineering Padjadjaran Journal of Dentistry Health Notions Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer) JP.JOK (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) ISM (Intisari Sains Medis) : Jurnal Kedokteran ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Jurnal Kesehatan Medika Udayana Review of Primary Care Practice and Education (Kajian Praktik dan Pendidikan Layanan Primer) Bali Medika Jurnal ANIMA Indonesian Psychological Journal Journal of a Sustainable Global South Babali Nursing Research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Ilmiah Medicamento JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA International Journal of Industrial Engineering and Engineering Management International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Public Health and Preventive Medicine Archive Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Journal of Global Pharma Technology Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Ulil Albab Jurnal Info Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGATURAN ORGANISASI KERJA BERORIENTASI ERGONOMI MENURUNKAN RESPON FISIOLOGIS PEKERJA DAN WAKTU BONGKAR MUAT DI KOMPLEK PERGUDANGAN BULOG BATUBULAN DIVISI REGIONAL BALI Ni Wayan Sutrisni; I Dewa Putu Sutjana; I Putu Gede Adiatmika
Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Vol 4 No 2 (2018): Volume 4 No 2 Desember 2018
Publisher : Program Studi Magister Ergonomi Fisiologi Kerja Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar Bekerjasama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEI.2018.v04.i02.p02

Abstract

Proses bongkar muat beras di pergudangan bulog masih dilakukan dengan tenaga fisik. Berat beban yang diangkat sekitar 60 kg, melebihi beban maksimal yang ditentukan sekitar 40-50 kg. Disamping itu buruh pengumpan yang menaikan beban ke atas bahu buruh pengangkut bekerja dengan sikap membungkuk, kepala menunduk, mengangkut melebihi tinggi bahu dan dilakukan berulang. Kondisi demikian meningkatkan respon fisiologis dan memperlambat waktu bongkar muat. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan seberapa besar pengaturan organisasi kerja berorientasi ergonomi dapat menurunkan respon fisiologis serta waktu bongkar muat. Telah dilakukan penelitian di komplek pergudangan bulog Batubulan divisi regional Bali, Gianyar. Penelitian eksperimental dengan rancangan sama subjek dengan subjek 12 orang buruh. Periode I proses bongkar muat tanpa intervensi. Periode II dengan intervensi pengurangan berat beban dan rotasi tugas. Beban kerja, keluhan muskuloskeletal, kelelahan, dan waktu bongkar muat dianalisis antar Periode I dan Periode II. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengaturan organisasi kerja berorientasi ergonomi dapat menurunkan beban kerja periode I sebelum kerja rerata 81,00±4,30 dan sesudah kerja rerata 128±12,7, periode II sebelum kerja rerata 81,47±4,20 dan sesudah kerja rerata 116±7,06 penurunan sebesar 9,4%. Menurunkan keluhan muskuloskeletal periode I sebelum kerja rerata 42,41±4,62 dan sesudah kerja rerata 54,30±4,64 periode II sebelum kerja rerata 42,08±4,87 dan sesudah kerja rerata 46,35±4,46 penurunan sebesar 14,64%. Menurunkan kelelahan periode I sebelum kerja rerata 35,67±2,94 dan sesudah kerja rerata 67,80±2,26 periode II sebelum kerja rerata 35,95±2,36 dan sesudah kerja rerata 57,82±2,56 penurunan sebesar 14,72%, menurunkan waktu kerja periode I rerata 3,24±0,08 dan periode II rerata 3,15±0,04 penurunan sebesar 2,78%. Pengaturan organisasi kerja berorientasi ergonomi dapat menurunkan beban kerja, keluhan muskuloskeletal, kelelahan, dan waktu bongkar muat (p<0,05). Disimpulkan pengaturan organisasi kerja berorientasi ergonomi pada proses bongkar muat dapat menurunkan respon fisiologis dan waktu bongkar muat. Disarankan pengaturan organisasi kerja berorientasi ergonomi dapat diterapkan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup pekerja.
Postur Kerja dan Risiko Low Back Pain pada Pekerja Pasiran Denny Nurkertamanda; I Nyoman Adiputra; Ketut Tirtayasa; I Putu Gede Adiatmika
Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Vol 3 No 2 (2017): Volume 3 No 2 Desember 2017
Publisher : Program Studi Magister Ergonomi Fisiologi Kerja Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar Bekerjasama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEI.2017.v03.i02.p02

Abstract

One of the manual matrial handling jobs is the derivative work from the top of the truck. In working the workers use a tool that enggrong which is a short-handed shovel. Due to the use of employee enggrong work with stooped posture. This work posture raises the potential for low back pain in workers. This study is a cross sectional study with a sample of 9 participants. The purpose of research is to find potential risks of low back pain based on angle trunk when workers work sent down the sand by enggrong. Angle trunk which is predicted covering: 1 angle trunk flexion, 2) angle trunk bending, and 3) angle trunk twisting. Work posture data was taken using Microsoft KinectTM 3D camera and analyzed by using Siemen Jack 3D Static Strength Prediction Program (3DSSPP) software to predict angle trunk. The result of the analysis of the 6 work postures showed that worker's frequently employed posture had the average angle trunk flexion of 61.10 ± 10.090, angle trunk bending of 19.80 ± 6.740 and angle trunk twisting of 20.00 ± 9.030. The average angle trunk flexion at 87.28% of maximal angle is a major cause risk low back pain. So that it can be summed up the potential for low back pain on sand workers. Intervention ergonomics need to prevent and reduce potential risks happened low back pain on sand workers.
PEMBERIAN BUAH PISANG, ISTIRAHAT PENDEK DAN PEREGANGAN MENURUNKAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL, KELELAHAN DAN MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PEMANEN PENGGUNA ALAT EGREK PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. SSD KALIMANTAN TIMUR Yuhana Damantalm; Ketut Tirtayasa; i Putu Gede Adiatmika; Ida Bagus Adnyana Manuaba; I Dewa Putu Sutjana; Lilik Sudiajeng
Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 No 1 Juni 2018
Publisher : Program Studi Magister Ergonomi Fisiologi Kerja Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar Bekerjasama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEI.2018.v04.i01.p04

Abstract

In cutting of fresh palm coconut by using of egrek tools have repeatition movement and need extra of muscle strength. The worker have exhaution experience, so sometimes they took a rest in working time. Using of muscle continously and unergonomic position of worker could lead musculosceletal problems. In order to balance of enough nutrient and proper worker’s posture. The aim of this research to prove that consumption of banana, short rest and stretching in reducing of musculosceletal problems, exhaution and increasing of permanent palm coconut worker productivity in using of egrek tools. The research was done in form of PT. SSD Berau, with treatment by subject design toward 16 workers sample. Period I (P0) of harvest process without intervention and period II (P1) of harvest process with intervention. Exhaution was using 30 item of rating scale exhaution and productivity based on output and input comparison. Data tasted by t-paired test in testing of musculosceletal problem, exhaution and productivity difference in significant level ? = 0.05 before and after working. And t-independent test for difference between groups. The result of research with intervention of musculoskeletal problems of period I before work 37.44 ± 1,21 and after 69.25 ± 2.24, period II before work 37.75 ± 1,13 and after 47,25 ± 4,95 decrease of 31.77%; exhaution period I before working 39.31 ± 1.35 and after 72.63 ± 1.50, period II before work 36.69 ± 1.62 and after 55.38 ± 1.78 decrease of 23.75%, productivity period I 0.51 ± 0.08 and period II 0.70 ± 0.06 increase of 38.40%. There was decreasing in musculoskeletal problems, exhaution and increase productivity with signifikan level (p <0.05).It can be concluded the giving of banana, short rest and stretching decrease musculoskeletal problems, exhaution and increase productivity of harvesters egrek tool user of palm oil plantation PT. SSD. It suggested to apply the interventions in oil palm plantations in reducing musculoskeletal problems, exhaution for increased productivity.
PENGGUNAAN PAKAIAN DINAS HARIAN BERLENGAN PENDEK DAPAT MENINGKATKAN KENYAMANAN DAN KINERJA RADIOGRAFER DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR I Made Purwa Damita; I Putu Gede Adiatmika; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra
Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Vol 3 No 2 (2017): Volume 3 No 2 Desember 2017
Publisher : Program Studi Magister Ergonomi Fisiologi Kerja Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar Bekerjasama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEI.2017.v03.i02.p06

Abstract

Technological developments increase the clothing industry from a variety of materials, types of fabrics, clothing models used by various professions in the form of work uniforms or daily service clothing (PDH). The convenient use of PDH helps workers improve their performance. This study was conducted to determine the effect of long-sleeved and short-sleeved PDH on the comfort and performance of radiographers at Sanglah Hospital Denpasar. This research was carried out at radiology installation of Sanglah Denpasar Hospital, from May to June 2017. The design of this study was cross-design of two equal period subjects (treatment by subject and two period cross over pre and post-test group design) with a total sample of 16 people. The use of long-sleeved PDH as a control group, short-sleeved PDH as the treatment group. Measurements were performed pre and post on the comfort and performance of radiographers in terms of hand washing time and the number of patients that could be served. Comparison test on comfort and performance using Wilxocon Signed Ranks Test with p <0,05. The results showed that the application short-sleeved PDH increased the subjective comfort y 10.75 or 27.08% (p <0.05), improving the performance of decreasing the time duration score required by hand washing 0,87 or 34,12% p <0.05) and an increase in the number of patients who could be served by 6.31 or 53.98% (p <0.05). The applicastion of short-sleeved PDH compared to long-sleeved PDH showed a difference of comfort and radiographer performance at radiology installation of Sanglah Hospital Denpasar. The next PDH manufacturing process for radiographers is recommended using short-sleeved PDH.
PENERAPAN ISTIRAHAT AKTIF MENINGKATKAN KAPASITAS KERJA DAN PRODUKTIVITAS PEKERJA BAGIAN PEMBENTUKAN KERAMIK DI BTIKK BPPT BALI Made Asri Puspadewi; I Putu Gede Adiatmika; I Nyoman Sutarja
Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Vol 4 No 2 (2018): Volume 4 No 2 Desember 2018
Publisher : Program Studi Magister Ergonomi Fisiologi Kerja Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar Bekerjasama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEI.2018.v04.i02.p03

Abstract

Sikap kerja duduk statis dalam waktu 7 jam pada pekerja pembentukan keramik dengan mesin electric wheel di industri keramik dapat menimbulkan kelelahan dan keluhan muskuloskeletal. Tujuan penelitian ini adalah mencari solusi untuk meningkatkan kapasitas kerja dinilai dari penurunan kelelahan dan penurunan keluhan muskuloskeletal serta meningkatkan produktivitas pada pekerja bagian pembentukan keramik di BTIKK BPPT Bali. Telah dilakukan penelitian di BTIKK BPPT Bali, dengan rancangan sama subjek terhadap 10 orang pekerja. Periode I (P0) proses pembentukan keramik dengan mesin electric wheel tanpa intervensi. Periode II (P1) dengan intervensi penerapan istirahat aktif berupa Workplace Stretching Exercise dan berjalan untuk mengambil minum. Perbedaan rerata kapasitas kerja berdasarkan penurunan kelelahan dan keluhan muskuloskeletal, serta peningkatan produktivitas dianalisis untuk menguji perbedaannya, pada tingkat kemaknaan ?=0,05 saat sebelum dan sesudah bekerja antara kedua periode. Hasil penelitian menunjukkan kelelahan Periode I sesudah bekerja 68,60±3,23; Periode II sesudah bekerja 56,40±1,84, terjadi penurunan sebesar 17,78%. Keluhan muskuloskeletal Periode I sesudah bekerja 64,90±1,90; Periode II sesudah bekerja 55,40±1,84, terjadi penurunan sebesar 14,63%. Produktivitas Periode I 0,63±0,16 dan Periode II 0,75±0,19, terjadi peningkatan sebesar 19,05%. Terjadi penurunan kelelahan dan keluhan muskuloskeletal serta produktivitas meningkat secara bermakna (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa penerapan istirahat aktif berupa Workplace Stretching Exercise dan berjalan untuk mengambil minum dapat meningkatkan kapasitas kerja dan produktivitas kerja bagian pembentukan keramik dengan mesin electric wheel di BTIKK BPPT Bali. Disarankan untuk diterapkan di BTIKK BPPT Bali agar dapat mengurangi kelelahan dan keluhan muskuloskeletal akibat proses kerja.
REDESAIN PEGANGAN TABUNG SINAR-X YANG ERGONOMIS DI RADIOLOGI RSUP SANGLAH MENURUNKAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL, MENGURANGI KELELAHAN UMUM DAN MENINGKATKAN KECEPATAN PEMERIKSAAN I Putu Adi Susanta; Susy Purnawati; I Putu Gede Adiatmika
Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Vol 3 No 2 (2017): Volume 3 No 2 Desember 2017
Publisher : Program Studi Magister Ergonomi Fisiologi Kerja Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar Bekerjasama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEI.2017.v03.i02.p05

Abstract

Radiology Installation is a unit of medical support services in a health facility that has a function as a means of patient diagnosis. In RSUP Sanglah there are 5 units of radiology sub-section such as Central Radiology, IRD, Wing Amerta, Central Surgery Room and Cath Lab Room which all have a goal of providing quality diagnostic value to patients and society. Problems occurring within the radiology unit are the incidence of work-related musculoskeletal complaints, increased general fatigue in workers, as well as decreased speed of examination by radiographers in service. This can be caused by a mismatch between the work tool and its users. Research has been conducted with intervention of redesign of X-ray tube handling through user anthropometry aims to know how big the effect of X-ray tube grip design improvement to musculoskeletal complaints, general fatigue and increased examination speed by radiographer. The subject anthropometry data is used as the basis for redesigning the X-ray tube handle. The design of the study using Treatment By Subject Designs with a large sample of 12 people who became the control group as well as the intervention group. Subjects were subjected to redesigned X-ray tube handles or grips that have been improved in shape and design more ergonomically adapted to the anthropometry of the subject body. Musculoskeletal complaints were assessed with Nordic Body Map questionnaires from NIOSH Japan, generalized fatigue disorder with 30 general fatigue items, and the examination speed by radiographers was obtained by measuring the time of the radiologic treatment on the number of checks performed. Shapiro - Wilk test was performed to determine the normality of data at significance level (? = 0,05). Differential comparative test between pre-repair and post-design improvement of musculoskeletal complaints, general fatigue and speed of examination using paired t-test at significance level ? = 0.05 It was found that in the intervention group the use of redesigned X-ray tubes could significantly decrease musculoskeletal complaints (p <0.05) by 10.42%, significantly reducing general fatigue by 22.38% (p <0.05 ) and increased the examination rate by 12.50% (p <0.05). Thus it can be concluded that the improved X-ray tube handle design can decrease musculoskeletal complaints, reduce general fatigue and increase the speed of inspection by radiographers at Sanglah Hospital Denpasar.
KAJIAN TERAPI KOMPREHENSIF DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI TOTAL PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DENGAN CANCER RELATED FATIGUE YANG KEMBALI BEKERJA Putu Oka Yuli Nurhesti; I Putu Gede Adiatmika
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.94 KB) | DOI: 10.24843/coping.2021.v09.i04.p01

Abstract

Pendekatan ergonomic total diperlukan untuk memfasilitasi penderita kanker payudara yang sudah dinyatakan sembuh dan kembali bekerja untuk dapat bekerja dengan nyaman dan tidak kehilangan produktivitas. Cancer Related Fatigue merupakan salah satu gejala umum yang terjadi pada pasien dengan kanker. Gejala ini juga dialami oleh pasien kanker yang mendapat kemoterapi, terapi radiasi, transplantasi sumsum tulang, atau pengobatan kanker lainnya. Pasien yang mengalami kesembuhan dari dari kanker melaporkan bahwa Cancer Related Fatigue adalah gejala gangguan yang dialami berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah perawatan kanker berakhir. Fatigue yang terus menerus terjadi pada pasien kanker dapat mengganggu kualitas hidup pasien sehingga diperlukan pengkajian dan penatalaksanaan yang baik terhadap kondisi ini. Pendekatan Ergonomi total dengan pendekatan Sistemik, holistik, interdisiplin dan partisiptori melalui teknologi tepat guna dibuat menjadi terapi komprehensif yang menggabungkan antara aktivitas fisik, terapi relaksasi dan edukasi merupakan salah satu bentuk penanganan Cancer Related Fatigue yang paling definitif. Kata Kunci: Pendekatan Ergonomi Total, Cancer Related Fatigue, kembali bekerja
HUBUNGAN MOTIVASI MELAKUKAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA I Gde Arya Dharmika Palguna; I Putu Gede Adiatmika; Made Krisna Dinata
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 8 (2020): Vol 9 No 08(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2020.V09.i8.P03

Abstract

Motivasi yang baik dan berkelanjutan dibutuhkan oleh mahasiswa dalam melakukan aktivitas fisik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antra motivasi melakukan aktivitas fisik dengan tingkat aktivitas fisik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Cross sectional merupakan desain penelitian yang digunakan. Pengumpulan data menggunakan kusioner BREQ-2 dan kuseioner IPAQ. Hasil pengisian kuesioner akan mengkategorikan sampel sesuai dengan tipe motivasi dan tingkat aktivitas fisik sampel. Dari total 144 kuesioner yang diberikan, 120 sampel menjadi sampel penelitian yang valid. Sampel laki-laki sebanyak 50 (41,7%) dan perempuan sebanyak 70 (58,3%), usia sampel dalam rentang 18-22 tahun, serta BMI rerata 22,44 kg/m2. Tingkat aktivitas fisik sampel dikategorikan menjadi rendah, moderat, dan tinggi (10,8%, 47,5%, dan 41,7%). Tipe motivasi dikategorikan menjadi amotivation (0%), external regulation (4,2%), introjected regulation (0%), identified regulation (58,3%), dan intrinsic regualtion (37,5%). Dari hasil analisis tipe motivasi dengan tingkat aktivitas fisik didapatkan korelasi positif (p<0,05) dan analisis skor RAI dengan skor MET juga didapatkan korelasi positif lemah (r = 0,281, p<0,05). Melalui hasil tersebut, dapat disimpulkan adanya hubungan antra motivasi melakukan aktivitas fisik dengan tingkat aktivitas fisik mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat diteliti lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang bermanfaat untuk akademisi dan masyarakat. Kata kunci: motivasi, aktivitas fisik, mahasiswa
HUBUNGAN POLA HIDUP LACTO VEGETARIAN TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI WANITA DI PESRAMAN SRI SRI RADHA RASESVARA BADUNG Ni Putu Radha Premaiswari Suparthika; Ketut Tirtayasa; I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 8 (2021): Vol 10 No 08(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i8.P11

Abstract

Setiap individu berhak menentukan pola hidupnya dengan harapan dapat melangsungkan hidup yang sejahtera dan sehat, salah satunya adalah penerapan pola hidup lacto vegetarian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola hidup lacto vegetarian terhadap siklus menstruasi wanita. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner menstruasi dan FoodbFrequency Questionnaire (FFQ). Sampel merupakan perempuan dewasa berusia 18-25 tahun yang berkunjung ke pesraman Sri Sri Radha Rasesvara dan memenuhi kriteria inklusi. Sebanyak 45 sampel yang dilibatkan dalam penelitian dan diperoleh hasil yaitu: 1) tidak terdapat hubungan antara asupan karbohidrat, protein, lemak, serat, energi, fitoestrogen terhadap siklus menstruasi wanita, 2) tidak terdapat hubungan antara Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan siklus menstruasi wanita yang menerapkan pola hidup lacto vegetarian. Hal ini disebabkan oleh perbedaan jenis sampel yang digunakan dan kadar estrogen endogen yang mempengaruhi efek fitoestrogen dalam tubuh. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola hidup lacto vegetarian terhadap siklus menstruasi wanita di pesraman Sri Sri Radha Rasesvara. Kata kunci : Lacto vegetarian, Menstruasi, IMT
TINGKAT KELELAHAN DAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PENJAHIT DI KOTA DENPASAR PROVINSI BALI Fathiyyah Rozana; I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana vol 3 no 5 (2014):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.761 KB)

Abstract

Kelelahan ialah penurunan kapasitas kerja dan ketahanan tubuh yang ditandaidengan hilangnya kemauan untuk bekerja, sehingga berakibat pada kecelakaan kerja.Musculoskeletal disorders terjadi apabila adanya kelelahan dan keletihan secara terusmenerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelelahan secara umummaupun distribusi keluhan muskuloskeletal berdasarkan karakteristik responden. Desainpenelitian adalah deskriptif cross-sectional dengan pengisian kuesioner 30 Item ofRating Scale dan Nordic Body Map terhadap 43 penjahit di Kota Denpasar. Pemilihansampel dengan teknik consecutive sampling. Hasil studi didapatkan bahwa tingkatkelelahan rendah pada responden sebesar 58,1%, tingkat kelelahan sedang sebesar34,9%, dan 7% dengan tingkat kelelahan tinggi. Lokasi keluhan muskuloskeletal yangpaling sering terjadi pada responden adalah sakit atau kaku pada leher bawah,punggung, dan pinggang dengan persentase yang sama sebanyak 86,05%. Terdapatperbedaan rerata skor terhadap karakteristik responden. Penjahit laki-laki, penjahitberusia >30 tahun, penjahit yang bekerja > 8 jam dalam sehari, dan penjahit yang kurusmemiliki rerata skor kelelahan dan keluhan muskuloskeletal yang lebih tinggi dibandinglainnya. Studi analitik lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui ada tidaknya hubunganyang bermakna.
Co-Authors - Nurhayati . Bandoro A A Ayu Tri Bhuana Komala Sari A A Indah Puspita Sari A. Manuaba Ade Sri Mariawati adiartha g Aditya Johan Romadhon Agnes Lindrasari Jonathan Agung Wiwiek Indrayani Ainul Ghurri Amalia Marza Anak Agung Gede Angga Puspa Negara Andhika Putri Perdana Andy Sirada Ari Wibawa Aria Wibawa Ariati, N.N. Arnylia Djunaidy Aryana, I Gust Putu Suka Asrul Sani Astika, I Nyoman Aulia, Zabrina Ayu Rizkyah Azriel Siloam Bagiartha, I Made Oka Bagus Arbi Adrianto Bagus Komang Satriyasa Bella Noviantika Boki Jaleha Brigitta Brigitta Callista Fernanda Catarina Budi P Chaya Ducinta Ananta Christie Cindy Clara Ratu Angela Christi D A A Diah Hadiningrat D A inten D.M. Ari Dwi Jayanti D.P. Sutjana Dahlan Abdullah Damha Al Banna Darryl Rex Zaffyr Daryaswanti, Putu Intan Deasy Virka Sari Debby Chesilya Wijaya Denny Nurkertamanda Desak Nyoman Puspa Indah Saraswati Dewa Putu Gede Purwa Samatra Dewi, Gusti Ayu Made Purnama Dhofirul Fadhil Dzil Ikrom Al Hazmi Dikes Melati Dionisius Wora Driansha, Cindy Liora Eka Diah Eko Putu Indrawati Elisabeth Raysa elisabeth yunilan Elvina Veronica Emilia Eka Arrianti Enny Wulandari Erynne Gracia Monica Sheriman Euis Nina Saparina Yuliani Euis Nina Saparina Yuliani, Euis Nina Saparina Fadli Fadma Putri Fathiyyah Rozana Festiawan, Rifqi Fransisca Natalia Galih Prakoso Gde Ngurah Idraguna Pinatih Gede Oka Pujihadi Gimbar Adiputra Grace Pandiangan Hairudin - Hardianto Iridiastadi Helena Candy I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti, I Dewa Ayu Inten Dwi I Dewa Putu Sutjana I Gde Arya Dharmika Palguna I Gede Widyatmika Pratama I Gusti Ayu Widianti I Gusti Bagus Teguh Pramana I Gusti Ngurah Agung Cahya Prananta I Gusti Putu Ngurah Adi Santika I Gusti Putu Suka Aryana I Ketut Suada I Ketut Suastika I Ketut Wedarthana Aditya Prana I Made Bakta I Made Jawi I Made Jawi I Made Karna Laksana I Made Krisna Dinata I MADE MULIARTA . I Made Niko Winaya I Made Niko Winaya I Made Purwa Damita I Made Wahyu Palguna I Made Yoga Parwata I Nyoman Adi Putra I Nyoman Adiputra I Nyoman Agus Pradnya Wiguna I Nyoman Astika I Nyoman Mangku Karmaya I Nyoman Sutarja I Nyoman Wande I Nyoman Wande I Putu Adi Susanta I Putu Adiartha Griadhi I Putu Agus Budi Sudarsana I Putu Edra Putra Indrawan I Putu Ery Suardana I Putu Prananta Andi Yunarsa I Putu Putrayasa Wiguna I Putu Yudi Pramana Putra I W Weta I Waya Gede Suarjana I Wayan Bandem Adnyana I Wayan Mustika I Wayan Supriana I Wayan Surasta I Wayan Surata I Wayan Weta I. N. Adiputra Ida Bagus A. Swamardika Ida Bagus Adnyana Manuaba Ida Bagus Ngurah Ida Bagus Putu Putrawan Iing Dr Imakulata Magi Loda indah adiputra Indah Adiputra Indira Vidiari J Indira Vidiari Juhanna Indra Lesmana Iswara, Ni Putu Ayu Astri Prana J. A. Pangkahila James W H Manik Jessica Jessica Joice Sari Tampubolon K Tirtayasa K tirtayasa K. Tirtayasa Kaisa Lana Afida Karina Mutiara Kartika Sutanto Ketut Laksmi Puspa Dewi Ketut Tirtayasa Khaerul Anam L. Ade Sintia Devi Latisha Lubianca Lestari, Ni Putu Nila Lilik Sudiajeng Lina Meylyn Shine Lisye Marrilyn Lukas Luh Made Indah S.H. Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Putu Miyako Mutiara Sari Luh Putu Ratna Sundari Luh Putu Ratna Sundari M Sarapung M Widnyana M. Ali Imron M.Ali Imron Made Adelia Pradnya Saraswati Made Adinanta Purnawijaya Made Asri Puspadewi Made Ida Mulyati, Made Ida Made Rendra Wisnu Rahasbistara Made Sudarma Maghfirotul Iffah Manuaba, I.B.P Mariani, Fitri Maryoto Subekti Melisa Ayu Moh. Ali Imron, Moh. Muh. Ali Imron Muh. Irfan Muhammad Ali Imron Muhammad Irfan Muhammad Irfan Munawwarah, Muthiah Mutiah Munawaroh Myranti Puspitaningtsya Junaedi N. Adiputra N. Adiputra N. Adiputra N. Adiputra N. Adiputra N. Sandi, N. Najmi Puspasari Marsabessy Nanang Masrani Naomi Hutabarat Nathasya Ferdyastari Ngurah Kade Jaya Wiguna Ni Kadek Yuni Lestari Ni Ketut Dewi Irwanti Ni Ketut Rai Purnami Ni Ketut Rake Putri Saraswati Ni Komang Ayu Juni Antari Ni Komang Wiardani Ni Luh Dian Apsari Ni Luh Gde Widiantari Ni Made Ista Prestiyanti Ni Made Mahadewi Dwijayanti Reistriawan Ni Nyoman Ayu Dewi Ni Nyoman Ayu Dewi Ni Nyoman Devi Yani Prabashanti Ni Nyoman Suratmiti Ni Putu Ayu Sasmita Sari Ni Putu Candra Manika Sari Ni Putu Radha Premaiswari Suparthika Ni Wayan Muliarthini Ni Wayan Sutrisni Ni Wayan Tianing Nila Wahyuni Nila Wahyuni Nitaya Putri Nur Hidayat Noor Jumay Maya Nova Mahendra, Agung Nurpratiwi, Resti Nym Adiputra Nyoman Adiputra Nyoman Adiputra Nyoman Ayu Anggayanti Nyoman Rama Kurniawan Oktovianus Fufu Oktovianus Fufu Pande Made Doddy Haryadi Paramita, Diah Pradnya Peter Djoko Tjahjono Prahasari Darma Pramesti, Theresia Anita Prisca Angelina Kanggriani Purnami, Ni Ketut Rai Purnamsidi, Wilbert Putri Yekti Budi Asih Putu Aksa Viswanatha Putu Astawa Putu Ayu Sita Saraswati Putu Dyah Agustina Lestari Putu Leli Juniari Putu Lestari Sudirman Putu Oka Yuli Nurhesti Putu Ratna Candra Puspita Putu Savitri Priutami Putu Wandari Pranitha R. A.T. Kuswardhani Raharja, Made Agung Ratna Tri Permata Reza Fauzi S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. P. Dedy Darma Yasa Safitri, Amaliyah Hana Santoso, Ayu Meylianawati Sawitri, Anak Agung Sagung Sherla Wijoyo Sri Juniari Sri Yuliana Stefani Luziani Stella Widjaja Sudiarsa, I Wayan Sugianto, Alena Juliani Sugijanto - Sugijanto Sugijanto Susy Purnawati Sutajaya, I.M. Syahmirza Indra Lesmana Syavira Nooryana Tania Rosa Tirtayasa, K. Tirtayasa, Pande Komang Rai Tjokorda Gde Bagus Mahadewa Try Christian Sulaeman Tuti Hartati Vera Pravitasari Susila Visca Zerlinda Vittala, Govinda Wahyu Susihono Wahyuddin Wahyuddin - Wahyuddin, Wahyuddin Wardoyo, Adik Susilo Wilianto W Yenny Boedi Soesanto Yessy Hartono Yogie Wiswadewa Yuhana Damantalm