p-Index From 2021 - 2026
7.902
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BALI MEDICAL JOURNAL (BMJ) Sport and Fitness Journal Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) COPING (Community of Publishing in Nursing) INDONESIAN JOURNAL OF BIOMEDICAL SCIENCES E-Jurnal Medika Udayana Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Jurnal technoscientia JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI) Journal Industrial Servicess OPERATION EXCELLENCE: Journal of Applied Industrial Engineering Padjadjaran Journal of Dentistry Health Notions Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer) JP.JOK (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) ISM (Intisari Sains Medis) : Jurnal Kedokteran ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Jurnal Kesehatan Medika Udayana Review of Primary Care Practice and Education (Kajian Praktik dan Pendidikan Layanan Primer) Bali Medika Jurnal ANIMA Indonesian Psychological Journal Journal of a Sustainable Global South Babali Nursing Research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Ilmiah Medicamento JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA International Journal of Industrial Engineering and Engineering Management International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Public Health and Preventive Medicine Archive Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Journal of Global Pharma Technology Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Ulil Albab Jurnal Info Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN RISIKO KEMUNCULAN SINDROM DE QUERVAIN PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN DAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Elvina Veronica; I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti; I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 4 (2021): Vol 10 No 04(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i4.P08

Abstract

ABSTRACT The intensity of smartphone usage among students is high because the presence of smartphones that support our activities. Many negative effects caused by the intensity of excessive smartphone usage such as musculoskeletal disorders. De Quervain's syndrome is a painful condition of the stiloid processus due to synovial wrapper sheath trauma or inflammation that surrounds the abductor polllicis longus muscle and extensor pollicis brevis muscle in the hand due to excessive repetitive movements. This study was an analytic study with a cross-sectional method to determine the relationship of the intensity of smartphone usage with the risk of de Quervain's syndrome appearance in undergraduate female medical students of Udayana University. Conducted in February-March 2020 at the Faculty of Medicine, Udayana University with 100 undergraduate female medical student of Udayana University class of 2018 and 2019 as respondents who filled DQST (de Quervain Screening Tool) questionnaire on both hands and a questionnaire about intensity of smartphone usage. This research variable consists of independent variable intensity of smartphone usage, dependent variable de Quervain syndrome of both hands, and control variable age, gender, and medical study program. Somers’ D bivariate test results showed no relationship (p> 0.05) between intensity of smartphone usage and risk of de Quervain appearance on both hands. This condition was influenced by position when using a smartphone, type of smartphone, and other factors. Further research is needed related to other factors that influence the risk of de Quervain syndrome appearance and other musculoskeletal disorders. Keywords: de Quervain syndrome, intensity of smartphone usage, pain
PERBEDAAN WAKTU REAKSI PADA MAHASISWA PSSKPD YANG SARAPAN PAGI DAN TIDAK SARAPAN PAGI DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Bella Noviantika; I Made Muliarta; Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 10 (2021): Vol 10 No 10(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i10.P11

Abstract

Kesibukan mahasiswa dalam dunia perkuliahan menyebabkan banyak mahasiswa kurang memperhatikan kesehatan diri, salah satunya yaitu mahasiswa kedokteran. Mahasiswa kedokteran disibukkan dengan berbagai macam tugas dan tanggung jawab sehingga mereka tidak memiliki banyak waktu untuk sarapan di pagi hari. Padahal untuk memulai kegiatan sehari-hari sangat penting diawali dengan sarapan. Waktu reaksi yang dimiliki mahasiswa dipengaruhi oleh sarapan. Penelitian yang dilakukan di FK Universitas Udayana bertujuan mengetahui perbedaan waktu reaksi pada mahasiswa program studi sarjana kedokteran dan pendidikan dokter (PSSKPD) yang sarapan pagi dan tidak sarapan pagi. Analitik cross-sectional sebagai desain studi yang digunakan pada penelitian. Keseluruhan subjek berjumlah enam puluh responden dari mahasiswa FK Universitas Udayana. Terdiri atas responden laki-laki dan perempuan. Responden penelitian ini merupakan mahasiswa PSSKPD angkatan 2016 yang sarapan pagi serta yang tidak sarapan pagi. Diperoleh data serta hasil menggunakan pengukuran waktu reaksi dengan alat reaction timer. Hasil penelitian dianalisis dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Pengukuran waktu reaksi pada responden mahasiswa yang sarapan pagi memiliki rerata waktu reaksi 0,484 ± 0,12 detik sedangkan pada responden mahasiswa yang tidak sarapan pagi memiliki rerata waktu reaksi 1,131 ± 0,33 detik (p = 0,000). Perbedaan waktu reaksi signifikan ditunjukan sebagai hasil pada mahasiswa PSSKPD sarapan pagi serta tidak sarapan pagi. Kata Kunci: Sarapan, Waktu Reaksi
HUBUNGAN RUTINITAS OLAHRAGA DENGAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PEGAWAI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Putu Aksa Viswanatha; I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 2 (2020): Vol 9 No 02(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.49 KB) | DOI: 10.24843/MU.2020.V09.i2.P06

Abstract

Gangguan muskuloskeletal adalah sebuah gangguan cedera pada otot, saraf, tulang rawan tendon, dan sendi. Tingginya risiko terjadinya keluhan muskuloskeletal terutama keluhan otot dipengaruhi oleh tingkat kesegaran tubuh. Rutinitas olahraga seseorang akan mempengaruhi kesegaran jasmani tubuhnya. Tingkat rutinitas olahraga yang tinggi akan memperendah risiko terjadinya gangguan muskuloskeletal terutama keluhan otot. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara rutinitas olahraga terhadap gangguan muskuloskeletal. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode analitik dengan studi cross sectional terhadap pegawai yang bekerja di Fakultas Kedokteran Udayana. Jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 44 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan Nordic Body Map (NBM), dan pengukuran rutinitas olahraga menggunakan kuesioner. Dari penelitian ini telah ditemukan adanya hungan antara rutinitas olahraga dengan gangguan muskuloskeletal ditunjukkan dengan adanya tes yang telah dilakukan menggunakan uji kolerasi Pearson dengan nilai p sebesar 0,036 (p<0,05). Kata Kunci: Gangguan Muskuloskeletal, Rutinitas Olahraga, Nordic Body Map
Hubungan Tari Kontemporer terhadap Kebugaran Kardiovaskuler pada Usia Dewasa elisabeth yunilan; I Putu Gede Adiatmika; I Made Krisna Dinata; Susy Purnawati
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 9 (2021): Vol 10 No 09(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i9.P05

Abstract

Dewasa ini banyak manusia yang lebih suka dan dituntut untuk menghabiskan waktunya untuk mendengarkan musik, menatap layar handphone, dan duduk di depan komputer selama berjam-jam sehingga tidak banyak melakukan olahraga atau aktivitas fisik. Untuk meningkatkan kebugaran fisik diperlukan aktivitas fisik yang cukup salah satunya adalah menari karena dapat dilakukan oleh semua orang tanpa memandang jenis kelamin dan menyenangkan untuk dilakukan. Dari sekian macam jenis tari, penulis mengangkat jenis tarian teatrikal seperti tari kontemporer, tari balet, tari modern, dan tari jazz karena belum banyak orang yang mengetahui jenis tari tersebut. Telaah sistematis ini telah meneliti beberapa artikel penelitian yang mengusung salah satu tari teatrikal yang telah disebutkan sebelumnya dan mencari hubungannya dengan kebugaran kardiovaskuler pada manusia dewasa. Terdapat total 31 artikel yang tekah ditelusuri dan sebanyak 12 artikel yang diinklusi sesuai dengan kriteria PICOS dalam telaah sistematis ini. Dari kedua belas artikel tersebut disebutkan bahwa ada peningkatan kemampuan kardiovaskuler pada subjek penelitian, karena para subjek sudah terbiasa untuk melakukan berbagai segmen gerakan yang sama, ditambah semakin ditingkatkannya tekanan dan beban kerja dalam menari. Selain itu tingkat kebugaran kardiovaskuler juga nampak berbeda pada setiap tingkatan penari.
THE ECCENTRIC EXERCISE LEBIH BAIK MENURUNKAN RASA NYERI PADA TENNIS ELBOW DIBANDINGKAN DENGAN TERAPI ULTRASOUND (US) DAN STRETCHING Reza Fauzi; I Nyoman Adiputra; I Putu Gede Adiatmika
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 3 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.631 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2014.v02.i03.p05

Abstract

Manusia dalam kesehariannya tidak lepas dari kegiatan yang melibatkan tangan, baik itu dalam beraktivitas maupun bekerja. Tangan merupakan anggota gerak tubuh yang sangat penting dalam aktivitas kehidupan sehari- hari manusia karena fungsinya sangat kompleks. Sehingga banyak yang mengalami gangguan muskuloskeletal di daerah lengan atau siku akibat aktivitas yang menggunakan tangan secara berlebihan. Salah satu masalah muskuloskeletal yang dapat terjadi adalah Tennis Elbow. Tennis elbow (lateral epicondylitis) adalah perasaan nyeri pada siku bagian luar terkait ekstensi pergelangan tangan yang berlebihan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh eccentric exercise terhadap penurunan rasa nyeri pada tennis elbow. Metode: Penelitian eksperimental dilaksanakan Juni- Juli 2013, pada subjek yang memenuhi kriteria di klinik fisioterapi Batubulan Gianyar. Subjek berjumlah 28 orang dibagi menjadi 2 kelompok. Subjek kelompok perlakuan sebanyak 14 orang dengan intervensi eccentric exercise dan kelompok kontrol dengan subjek sebanyak 14 orang dengan intervensi US dan stretching. Data yang diukur adalah VAS (Visual Analogue Scale) sebelum dan setelah intervensi. Hasil: Hasil pengukuran VAS sebelum dan setelah 12 kali intervensi dibandingkan dengan t- test untuk mengetahui besarnya pengaruh eccentric exercise terhadap penurunan rasa nyeri pada tennis elbow. Hasil menunjukkan adanya pengaruh eccentric exercise terhadap penurunan rasa nyeri pada tennis elbow (p< 0, 05) sampai 80, 6%. Kesimpulan: Eccentric exercise lebih baik menurunkan rasa nyeri pada tennis elbow dibandingkan dengan terapi ultrasound (US) dan stretching.
HUBUNGAN KEBUGARAN FISIK TERHADAP KECEPATAN BERJALAN PADA LANSIA DI DESA SUMERTA KELOD DENPASAR TIMUR Desak Nyoman Puspa Indah Saraswati; Putu Ayu Sita Saraswati; Ni Wayan Tianing; I Putu Gede Adiatmika
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 2 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.545 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2020.v08.i02.p10

Abstract

Seseorang yang telah mengalami penambahan usia memiliki sebutan lanjut usia. Kesehatan penduduk lansia harus menjadi perhatian karena dampak dari penuaan, lansia mengalami banyak perubahan dari segi struktur dan fungsi tubuh, mental dan psikososial.Salah satu yang mempengaruhi kesehatan lansia adalah kebugaran fisik.Seiring dengan perubahan yang terjadi pada lansia, kebugaran fisik dari lansia pun cenderung akan menurun. Salah satu komponen dari kebugaran fisik yang berhubungan dengan keterampilan motorik adalah kecepatan. Pola jalan pada lansia mengalami perubahan terutama pada kecepatannya. Mengukur kecepatan berjalan pada lansia merupakan salah satu cara untuk menilai dan memantau status fungsional dan kesehatan secara keseluruhan pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebugaran fisik dengan kecepatan berjalan pada lansia di Desa Sumerta Kelod Denpasar Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Maret - April 2019. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 40 orang. Variabel dependen yang diukur adalah kecepatan berjalan dengan 4 Meters Gait Speed Test. Variabel independen yang diukur adalah kebugaran fisik dengan menggunakan 2 Minutes Step Test. Diperoleh hasil penelitian dengan nilai p sebesar 0,03 (p < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kebugaran fisik terhadap kecepatan berjalan pada lansia di Desa Sumerta Kelod Denpasar Timur. Kata kunci: lansia, kebugaran fisik, kecepatan berjalan.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA LANSIA DI DENPASAR TIMUR Made Adelia Pradnya Saraswati; Putu Ayu Sita Saraswati; I Putu Gede Adiatmika; Luh Putu Ratna Sundari
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 1 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.979 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2020.v08.i01.p10

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia agar memiliki fungsi tubuh yang optimal. Kualitas tidur yang buruk dapat mengaktivasi sistem saraf simpatis yang menyebabkan peningkatan tekanan darah. Penelitian sebelumnya di dapatkan hasil bahwa lansia yang memiliki kualitas tidur yang buruk cenderung memiliki tekanan darah tinggi dibandingkan dengan lansia yang memiliki kualiatas tidur yang baik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada wanita lansia di Denpasar Timur. Rancangan penelitian menggunakan cross sectional analitik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-April 2019. Jumlah sampel adalah sebanyak 67 wanita lansia yang berusia 60-74 tahun. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah kualitas tidur seseorang dan variabel dependen adalah tekanan darah. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil penelitian kualitas tidur terhadap tekanan darah sistolik adalah 0,000 (p < 0,005) dan kualitas tidur terhadap tekanan darah diastolik adalah 0,001 (p < 0,005) yang berarti adanya hubungan kualitas tidur terhadap tekanan darah pada wanita lansia di Denpasar Timur. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Tekanan Darah, Lansia.
PENGARUH PEDAL EXERCISE DAN PEREGANGAN OTOT BETIS LEBIH EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN NILAI AMBANG NYERI OTOT BETIS PADA PEMOTONG KAIN DI KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN TABANAN Ni Putu Ayu Sasmita Sari; I Made Niko Winaya; I Putu Adiartha Griadhi; I Putu Gede Adiatmika
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 1 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.878 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2018.v06.i01.p10

Abstract

ABSTRACT Stands work attitude in a long time cause muscle complaints on fabric cutters worker. The purpose of this studyis knowing whether effect of pedal exercise and stretching calf muscles more effective to increase threshold of calfmuscle pain on the fabric cutters worker. Measurement of the value of pain was measured using a sphygmomanometerThis study is experimental research using Pre Test and Post Test Control Group Design. These samples included 20people who were divided into group treatment and group control. Group treatment was given pedal exercise andstretching calf muscles, while Group control without treatment. Hypothesis test by paired sample t-test in group treatmentis p=0.000 with a mean difference 30.00±16.99, that mean is it can increase threshold of calf muscle pain, while incontrol group is p=0.758 with a mean difference 1.00±9.94, that mean is it can’t increase threshold of calf muscle pain.At different test between treatment group and control group using independent sample t-test was obtained p=0.000(p<0.05). Based on these results, it can be concluded that pedal exercise and stretching calf muscles more effective toincrease threshold of calf muscle pain. Keywords: pedal exercise, stretching, calf muscle pain, fabric cutter
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI DAN TEKANAN DARAH PADA PRIA DEWASA AKHIR DI DENPASAR UTARA Putu Leli Juniari; M. Widnyana; I Putu Gede Adiatmika; I Made Niko Winaya
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 2 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.81 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2020.v08.i02.p12

Abstract

Aktivitas fisik adalah gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang membutuhkan pengeluaran energi saat melakukannya. Data penduduk usia dewasa di Indonesia menunjukkan pada tahun 2011 aktivitas fisik terendah terjadi sebesar 31,9% pada laki-laki dan 27,9% pada perempuan dengan total 29,9% dari keseluruhan penduduk pada tahun 2010.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik terhadap daya tahan kardiorespirasi dan tekanan darah pada pria dewasa akhir di wilayah Puskesmas III Denpasar Utara. Penelitian ini analitik cross sectional yang dilakukan pada bulan April-Mei 2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan sampel 84 orang pria. Variabel independen penelitian ini yaitu aktivitas fisik diukur dengan kuisioner Physical Activity Questionnaire versi Short-Form (IPAQ-SF). Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu daya tahan kardiorespirasi diukur dengan Harvard Step Test dan tekanan darah yang diukur dengan alat stetoskop dan sphygmomanometer. Uji hipotesis yang digunakan yaitu Spearman’s Rho Test untuk menilai hubungan aktivitas fisik terhadap daya tahan kardiorespirasi didapatkan hasil p sebesar 0,001 dengan r 0,695 hasil uji dari aktivitas fisik terhadap tekanan darah sistolik didapatkan p sebesar 0,074 dengan r -0,196 dan aktivitas fisik terhadap tekanan darah diastolik didapatkan p sebesar 0,848 dengan r 0,021. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik terhadap daya tahan kardiorespirasi, tetapi tidak ada hubungan aktivitas fisik terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada pria dewasa akhir di wilayah Puskesmas III Denpasar Utara. Kata Kunci: aktivitas fisik, daya tahan kardiorespirasi, tekanan darah
DURASI MEJEJAITAN DENGAN KEJADIAN DE QUERVAIN SYNDROME PADA PEDAGANG BANTEN DI KOTA DENPASAR Putu Savitri Priutami; I Putu Yudi Pramana Putra; Agung Wiwiek Indrayani; I Putu Gede Adiatmika
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 2 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2022.v10.i02.p05

Abstract

Pendahuluan: Pedagang banten merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki risiko untuk mengalami gangguan muskuloskeletal. Hal ini disebabkan oleh aktivitas mejejaitan yakni kegiatan memotong dan merangkai janur menjadi banten yang akan digunakan untuk upacara agama Hindu di Bali. Aktivitas mejejaitan yang dilakukan pedagang banten dalam jangka panjang dan repetitif, akan menyebabkan gangguan muskuloskeletal salah satunya de quervain syndrome, yaitu merupakan peradangan pada selaput tendon (tenosynovitis) otot abductor pollicis longus dan extensor pollicis brevis sehingga menyebabkan nyeri pada ibu jari. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya de quervain syndrome, salah satu faktor pencetusnya adalah durasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi mejejaitan terhadap risiko terjadinya de quervain syndrome pada pedagang banten di Denpasar. Metode: Penelitian berlangsung dari bulan Januari – Maret 2021 dengan menggunakan metode penelitian observasional analitik dan desain cross-sectional analitik. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Responden penelitian berjumlah 90 orang. Variabel dependen yang diukur yakni de quervain syndrome menggunakan Tes WHAT (Wrist Hyperflexion and Abduction Thumb) dan interpretasi nyeri berupa Numerical Rating Scale (NRS). Hasil: Variabel independen yang diukur yakni durasi mejejaitan berdasarkan hasil wawancara. Berdasarkan hasil uji hipotesis melalui uji chi-square, didapatkan p = 0,016 (p<0,05). Simpulan: Terdapat hubungan antara durasi mejejaitan yang signifikan dengan risiko terjadinya de quervain syndrome pada pedagang banten di Denpasar. Kata Kunci: de quervain syndrome, mejejaitan, cedera berulang, tes WHAT, pedagang banten
Co-Authors - Nurhayati . Bandoro A A Ayu Tri Bhuana Komala Sari A A Indah Puspita Sari A. Manuaba Ade Sri Mariawati adiartha g Aditya Johan Romadhon Agnes Lindrasari Jonathan Agung Wiwiek Indrayani Ainul Ghurri Amalia Marza Anak Agung Gede Angga Puspa Negara Andhika Putri Perdana Andy Sirada Ari Wibawa Aria Wibawa Ariati, N.N. Arnylia Djunaidy Aryana, I Gust Putu Suka Asrul Sani Astika, I Nyoman Aulia, Zabrina Ayu Rizkyah Azriel Siloam Bagiartha, I Made Oka Bagus Arbi Adrianto Bagus Komang Satriyasa Bella Noviantika Boki Jaleha Brigitta Brigitta Callista Fernanda Catarina Budi P Chaya Ducinta Ananta Christie Cindy Clara Ratu Angela Christi D A A Diah Hadiningrat D A inten D.M. Ari Dwi Jayanti D.P. Sutjana Dahlan Abdullah Damha Al Banna Darryl Rex Zaffyr Daryaswanti, Putu Intan Deasy Virka Sari Debby Chesilya Wijaya Denny Nurkertamanda Desak Nyoman Puspa Indah Saraswati Dewa Putu Gede Purwa Samatra Dewi, Gusti Ayu Made Purnama Dhofirul Fadhil Dzil Ikrom Al Hazmi Dikes Melati Dionisius Wora Driansha, Cindy Liora Eka Diah Eko Putu Indrawati Elisabeth Raysa elisabeth yunilan Elvina Veronica Emilia Eka Arrianti Enny Wulandari Erynne Gracia Monica Sheriman Euis Nina Saparina Yuliani Euis Nina Saparina Yuliani, Euis Nina Saparina Fadli Fadma Putri Fathiyyah Rozana Festiawan, Rifqi Fransisca Natalia Galih Prakoso Gde Ngurah Idraguna Pinatih Gede Oka Pujihadi Gimbar Adiputra Grace Pandiangan Hairudin - Hardianto Iridiastadi Helena Candy I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti, I Dewa Ayu Inten Dwi I Dewa Putu Sutjana I Gde Arya Dharmika Palguna I Gede Widyatmika Pratama I Gusti Ayu Widianti I Gusti Bagus Teguh Pramana I Gusti Ngurah Agung Cahya Prananta I Gusti Putu Ngurah Adi Santika I Gusti Putu Suka Aryana I Ketut Suada I Ketut Suastika I Ketut Wedarthana Aditya Prana I Made Bakta I Made Jawi I Made Jawi I Made Karna Laksana I Made Krisna Dinata I MADE MULIARTA . I Made Niko Winaya I Made Niko Winaya I Made Purwa Damita I Made Wahyu Palguna I Made Yoga Parwata I Nyoman Adi Putra I Nyoman Adiputra I Nyoman Agus Pradnya Wiguna I Nyoman Astika I Nyoman Mangku Karmaya I Nyoman Sutarja I Nyoman Wande I Nyoman Wande I Putu Adi Susanta I Putu Adiartha Griadhi I Putu Agus Budi Sudarsana I Putu Edra Putra Indrawan I Putu Ery Suardana I Putu Prananta Andi Yunarsa I Putu Putrayasa Wiguna I Putu Yudi Pramana Putra I W Weta I Waya Gede Suarjana I Wayan Bandem Adnyana I Wayan Mustika I Wayan Supriana I Wayan Surasta I Wayan Surata I Wayan Weta I. N. Adiputra Ida Bagus A. Swamardika Ida Bagus Adnyana Manuaba Ida Bagus Ngurah Ida Bagus Putu Putrawan Iing Dr Imakulata Magi Loda indah adiputra Indah Adiputra Indira Vidiari J Indira Vidiari Juhanna Indra Lesmana Iswara, Ni Putu Ayu Astri Prana J. A. Pangkahila James W H Manik Jessica Jessica Joice Sari Tampubolon K tirtayasa K Tirtayasa K. Tirtayasa Kaisa Lana Afida Karina Mutiara Kartika Sutanto Ketut Laksmi Puspa Dewi Ketut Tirtayasa Khaerul Anam L. Ade Sintia Devi Latisha Lubianca Lestari, Ni Putu Nila Lilik Sudiajeng Lina Meylyn Shine Lisye Marrilyn Lukas Luh Made Indah S.H. Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Putu Miyako Mutiara Sari Luh Putu Ratna Sundari Luh Putu Ratna Sundari M Sarapung M Widnyana M. Ali Imron M.Ali Imron Made Adelia Pradnya Saraswati Made Adinanta Purnawijaya Made Asri Puspadewi Made Ida Mulyati, Made Ida Made Rendra Wisnu Rahasbistara Made Sudarma Maghfirotul Iffah Manuaba, I.B.P Mariani, Fitri Maryoto Subekti Melisa Ayu Moh. Ali Imron, Moh. Muh. Ali Imron Muh. Irfan Muhammad Ali Imron Muhammad Irfan Muhammad Irfan Munawwarah, Muthiah Mutiah Munawaroh Myranti Puspitaningtsya Junaedi N. Adiputra N. Adiputra N. Adiputra N. Adiputra N. Adiputra N. Sandi, N. Najmi Puspasari Marsabessy Nanang Masrani Naomi Hutabarat Nathasya Ferdyastari Ngurah Kade Jaya Wiguna Ni Kadek Yuni Lestari Ni Ketut Dewi Irwanti Ni Ketut Rai Purnami Ni Ketut Rake Putri Saraswati Ni Komang Ayu Juni Antari Ni Komang Wiardani Ni Luh Dian Apsari Ni Luh Gde Widiantari Ni Made Ista Prestiyanti Ni Made Mahadewi Dwijayanti Reistriawan Ni Nyoman Ayu Dewi Ni Nyoman Ayu Dewi Ni Nyoman Devi Yani Prabashanti Ni Nyoman Suratmiti Ni Putu Ayu Sasmita Sari Ni Putu Candra Manika Sari Ni Putu Radha Premaiswari Suparthika Ni Wayan Muliarthini Ni Wayan Sutrisni Ni Wayan Tianing Nila Wahyuni Nila Wahyuni Nitaya Putri Nur Hidayat Noor Jumay Maya Nova Mahendra, Agung Nurpratiwi, Resti Nym Adiputra Nyoman Adiputra Nyoman Adiputra Nyoman Ayu Anggayanti Nyoman Rama Kurniawan Oktovianus Fufu Oktovianus Fufu Pande Made Doddy Haryadi Paramita, Diah Pradnya Peter Djoko Tjahjono Prahasari Darma Pramesti, Theresia Anita Prisca Angelina Kanggriani Purnami, Ni Ketut Rai Purnamsidi, Wilbert Putri Yekti Budi Asih Putu Aksa Viswanatha Putu Astawa Putu Ayu Sita Saraswati Putu Dyah Agustina Lestari Putu Leli Juniari Putu Lestari Sudirman Putu Oka Yuli Nurhesti Putu Ratna Candra Puspita Putu Savitri Priutami Putu Wandari Pranitha R. A.T. Kuswardhani Raharja, Made Agung Ratna Tri Permata Reza Fauzi S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. P. Dedy Darma Yasa Safitri, Amaliyah Hana Santoso, Ayu Meylianawati Sawitri, Anak Agung Sagung Sherla Wijoyo Sri Juniari Sri Yuliana Stefani Luziani Stella Widjaja Sudiarsa, I Wayan Sugianto, Alena Juliani Sugijanto - Sugijanto Sugijanto Susy Purnawati Sutajaya, I.M. Syahmirza Indra Lesmana Syavira Nooryana Tania Rosa Tirtayasa, K. Tirtayasa, Pande Komang Rai Tjokorda Gde Bagus Mahadewa Try Christian Sulaeman Tuti Hartati Vera Pravitasari Susila Visca Zerlinda Vittala, Govinda Wahyu Susihono Wahyuddin Wahyuddin - Wahyuddin, Wahyuddin Wardoyo, Adik Susilo Wilianto W Yenny Boedi Soesanto Yessy Hartono Yogie Wiswadewa Yuhana Damantalm