p-Index From 2021 - 2026
7.902
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BALI MEDICAL JOURNAL (BMJ) Sport and Fitness Journal Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) COPING (Community of Publishing in Nursing) INDONESIAN JOURNAL OF BIOMEDICAL SCIENCES E-Jurnal Medika Udayana Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Jurnal technoscientia JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI) Journal Industrial Servicess OPERATION EXCELLENCE: Journal of Applied Industrial Engineering Padjadjaran Journal of Dentistry Health Notions Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer) JP.JOK (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) ISM (Intisari Sains Medis) : Jurnal Kedokteran ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Jurnal Kesehatan Medika Udayana Review of Primary Care Practice and Education (Kajian Praktik dan Pendidikan Layanan Primer) Bali Medika Jurnal ANIMA Indonesian Psychological Journal Journal of a Sustainable Global South Babali Nursing Research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Ilmiah Medicamento JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA International Journal of Industrial Engineering and Engineering Management International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Public Health and Preventive Medicine Archive Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Journal of Global Pharma Technology Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Ulil Albab Jurnal Info Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LINGKUNGAN TIDAK NYAMAN TERHADAP FUNGSI KOGNITIF MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Ngurah Kade Jaya Wiguna; , I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 3 (2019): Vol 8 No 3 (2019): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.792 KB)

Abstract

Fungsi kognitif dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya lingkungan tidak nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan tidak nyaman terhadap fungsi kognitif dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Telah dilakukan penelitian eksperimental di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan rancangan randomized post test only control-grup design. Sebanyak 22 orang sampel diacak menjadi dua kelompok besar yaitu kelompok eksperimental (suhu 300C, kelembaban 70-75%) dan kelompok kontrol (suhu 220C, kelembaban 50-60%). Penelitian dilakukan satu setengah jam dengan diakhir intervensi dilakukan pengukuran fungsi kognitif stroop color word test dan digit span test yang menghasilkan 10 variabel hasil tes. Dari 10 variabel hasil tes, didapatkan beda rerata bervariasi antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukan lima variabel hasil tes dengan nilai signifikan (p<0.05). Variabel hasil tes ini diantaranya mean respon time SCWT 3(p=0.042), waktu total SCWT 3 (p=0.019), Digit Span Test (p=0.041), dan mean respon time SCWT 1(p=0.005) serta waktu total SCWT 1(p=0.0001). Sedangkan lima hasil tes sisanya memiliki nilai yang tidak signifikan (p>0.05). Disimpulkan bahwa lingkungan tidak nyaman berpengaruh terhadap fungsi kognitif mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Domain fungsi kognitif yang terganggu pada penelitian ini diantaranya fungsi eksekutif, atensi khususnya selective attention serta working memory. Sedangkan untuk komponen konsentrasi tidak dipengaruhi. Kata Kunci: Fungsi kognitif, suhu, kelembaban, atensi
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL DAN DISTRIBUSINYA MENGGUNAKAN NBM (NORDIC BODY MAP) PADA ANGGOTA SENAM SATRIA NUSANTARA DI LAPANGAN NITIMANDALA RENON Made Adinanta Purnawijaya; I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana vol 5 no 2(2016):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan muskuloskeletal  merupakan gangguan otot, tendon, sendi, ruas tulang belakang, saraf perifer, dan sistem vaskular yang dapat terjadi tiba-tiba dan akut maupun secara perlahan dan kronis.Penyebab gangguan muskuloskeletal sendiri dapat berasal dari faktor eksternal dan internal.Salah satunya Indeks Massa Tubuh.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Indeks Masa Tubuh dengan adanya gangguan muskuloskeletal dan distribusi dari gangguan muskuloskeletal.Studi ini dilakukan menggunakan metode analitik cross sectional terhadap kelompok senam sehat Satria Nusantara yang sedang berolahraga di lapangan Niti Mandala Renon.Para sampel yang memenuhi kriteria inkulsi diukur Indeks Massa Tubuhnya terlebih dahulu lalu mengisi kuesioner Nordic Body Map setelah kegiatan olahraga senam selesai. Dari penelitian didapatkan peningkatan rerata skor Nordic Body Map dari setiap kelompok Indeks Massa Tubuh (normal = 29,625 kg/m2, overweight = 32,692kg/m2, obese = 37,75 kg/m2) dan juga dari uji analitik Pearson didapatkan nilai p yang signifikan yaitu 0,001 yang menunjukkan adanya hubungan antara kedua variabel tersebut (p< 0,05). Selanjutnya semakin tinggi tingkat Indeks Massa Tubuh seseorang semakin memungkinkan untuk terjadinya gangguan musculoskeletal, terutama pada bagian ekstremitas bawah, ekstremitas atas, leher dan bahu.
HUBUNGAN POSISI DAN LAMA DUDUK DALAM MENGGUNAKAN LAPTOP TERHADAP KELUHAN LOW BACK PAIN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA I Gusti Bagus Teguh Pramana; I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 8 (2020): Vol 9 No 08(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2020.V09.i8.P04

Abstract

Low Back Pain atau nyeri punggung bawah merupakan cedera yang dijumpai pada akibat aktivitas fisik yang buruk. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya keluhan nyeri punggung bawah adalah posisi dan lama duduk saat beraktivitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara posisi dan lama duduk seseorang dalam menggunakan laptop terhadap terjadinya keluhan nyeri punggung bawah. Telah dilakukan penelitian observasional analitik cross sectional terhadap 126 sampel dengan menggunakan kuisioner. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Hasil kuisioner diuji dengan uji statistik Chi Square. Ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara posisi duduk dengan terjadinya keluhan sakit pinggang (p value = 0,019 ; r2 = 0,274). Adanya hubungan yang signifikan antara posisi duduk dengan terjadinya keluhan sakit bokong (p value = 0,030 ; r2 = 0,262). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara lama duduk dengan terjadinya keluhan sakit pinggang (p value = 0,735). Tidak adanya hubungan yang signifikan antara lama duduk dengan terjadinya keluhan sakit bokong (p = 0,566). Disimpulkan terdapat hubungan antara posisi duduk seseorang dalam menggunakan laptop terhadap terjadinya keluhan nyeri pinggang bawah pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan tidak terdapat hubungan antara lama duduk seseorang dalam menggunakan laptop terhadap terjadinya keluhan nyeri punggung bagian bawah pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kata kunci: Keluhan Low Back Pain, Lama Duduk, Posisi Duduk.
PENGARUH RUTINITAS MANDI AIR HANGAT DAN MANDI BIASA TERHADAP PEMULIHAN KELELAHAN PEMAIN FUTSAL Pande Made Doddy Haryadi; I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 11 (2017): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.758 KB)

Abstract

Pemulihan kelelahan dapat dikerjakan dengan berbagai cara, diantaranya dengan mandi air hangat dan biasa. Rutinitas mandi air hangat dan mandi biasa memiliki perbedaan dampak terhadap pemulihan kelelahan pemain futsal. Telah dilakukan penelitian dengan metode eksperimental yang dilakukan pada pemain futsal yang diukur dengan denyut nadi dan Borg’s Scale. Pemain futsal dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah rutinitas mandi air hangat dan kedua adalah rutinitas mandi biasa. Total sampel yang didapatkan adalah 34 orang yang dibagi menjadi 18 orang menggunakan rutinitas mandi air biasa dan 16 orang menggunakan rutinitas mandi air hangat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) terdapat perbedaan hasil analisis data menyatakan bahwa ada perbedaan rerata penurunan denyut nadi sebelum sampai sesudah pertandingan pada kelompok mandi biasa dan mandi air hangat (p<0,05); (2) tidak ada perbedaan kelelahan akhir yang diukur menggunakan Borg’s Scale sesudah pertandingan pada kelompok mandi biasa dan mandi air hangat (p>0,05). Disimpulkan bahwa rutinitas mandi air hangat dan mandi air biasa berpengaruh terhadap pemulihan kelelahan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh pihak yang memerlukan seperti pelatih atau atlet sebagai bentuk pemulihan kelelahan dalam pelatihan cabang olahraga futsal. Kata Kunci: Rutinitas mandi, mandi air hangat, mandi biasa, pemulihan, kelelahan
HUBUNGAN POSISI DAN LAMA DUDUK DALAM MENGGUNAKAN LAPTOP TERHADAP KELUHAN LOW BACK PAIN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA I Gusti Bagus Teguh Pramana; I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 8 (2020): Vol 9 No 08(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Low Back Pain atau nyeri punggung bawah merupakan cedera yang dijumpai pada akibat aktivitas fisik yang buruk. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya keluhan nyeri punggung bawah adalah posisi dan lama duduk saat beraktivitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara posisi dan lama duduk seseorang dalam menggunakan laptop terhadap terjadinya keluhan nyeri punggung bawah. Telah dilakukan penelitian observasional analitik cross sectional terhadap 126 sampel dengan menggunakan kuisioner. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Hasil kuisioner diuji dengan uji statistik Chi Square. Ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara posisi duduk dengan terjadinya keluhan sakit pinggang (p value = 0,019 ; r2 = 0,274). Adanya hubungan yang signifikan antara posisi duduk dengan terjadinya keluhan sakit bokong (p value = 0,030 ; r2 = 0,262). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara lama duduk dengan terjadinya keluhan sakit pinggang (p value = 0,735). Tidak adanya hubungan yang signifikan antara lama duduk dengan terjadinya keluhan sakit bokong (p = 0,566). Disimpulkan terdapat hubungan antara posisi duduk seseorang dalam menggunakan laptop terhadap terjadinya keluhan nyeri pinggang bawah pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan tidak terdapat hubungan antara lama duduk seseorang dalam menggunakan laptop terhadap terjadinya keluhan nyeri punggung bagian bawah pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kata kunci: Keluhan Low Back Pain, Lama Duduk, Posisi Duduk.
HUBUNGAN FREKUENSI MENARI BALI DENGAN TINGKAT STRES PADA PENARI BALI DI DENPASAR Clara Ratu Angela Christi; I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti; I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 11 (2021): Vol 10 No 11(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i11.P11

Abstract

Perkembangan teknologi berdampak pada menurunnya aktivitas fisik masyarakat. Beban kerja masyarakat juga meningkat yang dapat berujung pada stres. Stres adalah gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang disebabkan oleh faktor luar;ketegangan. Penelitian merupakan analitik korelasi metode cross-sectional yang bertujuan mengetahui hubungan frekuensi menari Bali dengan tingkat stres pada penari Bali di Denpasar. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2020 di Institut Seni Indonesia Denpasar dan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan jumlah 93 responden penari Bali yang mengisi quesioner PSS (Perceived Stress Scale). Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas frekuensi menari Bali, variabel terikat tingkat stres, dan variabel kontrol usia, jenis kelamin, dan durasi tari. Hasil pengujian bivariat Somers’ D menyatakan tidak ada hubungan (p>0,05) antara frekuensi menari Bali dengan tingkat stres. Hal ini dipengaruhi oleh jenis tari dan beban pada penari karena menari sebagai tugas bukan hobi. Perlu dilakukan kontrol variabel seperti jenis tari agar tidak banyak bias yang dapat mengganggu hasil penelitian.
PERBEDAAN VOLUME EKSPIRASI PAKSA DETIK PERTAMA PER KAPASITAS VITAL PAKSA (%VEP1/KVP) ANTARA LAKI-LAKI PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS UDAYANA . Bandoro; I Putu Gede Adiatmika; Ketut Tirtayasa; Susy Purnawati
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 8 (2021): Vol 10 No 08(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i8.P18

Abstract

Konsumsi rokok menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kematian akibat Penyakit Tidak Menular. Tercatat 7,2 juta orang tiap tahunnya meninggal karena rokok, menjadikan rokok sebagai penyebab kematian tertinggi yang paling dapat dicegah di dunia. Morbiditas yang ditimbulkan oleh rokok sangat berhubungan dengan pengaruh-nya terhadap kapasitas fungsional paru, dengan manifestasi yang paling sering berupa Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). Tes spirometri menjadi salah satu pilihan dalam membantu menegakkan diagnosis PPOK yang dapat ditandai dengan penurunan volume ekspirasi paksa detik pertama per kapasitas vital paksa (%VEP1/KVP). Beberapa penelitian sebelumnya telah menunjukan bahwa kebiasaan merokok memiliki pengaruh terhadap faal paru-paru yang ditandai dengan menurunnya %VEP1/KVP pada orang dewasa yang diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai perbedaan %VEP1/KVP pada target populasi yang berbeda dengan memaparkan pula perbedaan pada indikator %VEP1 dan %KVP. Penelitian ini bersifat observasional (non-experiment) analitik. Data diambil secara cross-sectional terhadap laki-laki di lingkungan Universitas Udayana. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Ditemukan %VEP1/KVP yang lebih rendah pada perokok dibandingkan bukan perokok (93,22 + 4,4 vs 94,30 + 3,1; p=0,281). Penurunan %KVP terjadi secara signifikan pada perokok yang merokok lebih dari 10 batang per harinya (p=0,047). Tidak ditemukan adanya perbedaan signifikan terhadap nilai %VEP1 baik secara umum, berdasarkan jumlah konsumsi rokok, maupun lama merokok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat %VEP1/KVP yang lebih kecil pada perokok dibandingkan dengan bukan perokok, meskipun hasil tidak signifikan secara statistik. Terkait keterbatasan studi, penulis menyarankan untuk dilakukannya penelitian lebih lanjut dengan pendekatan longitudinal dan sampel dari berbagai sampel agar hasil studi lebih representatif terhadap populasi yang sesungguhnya. Kata kunci : VEP1/KVP, VEP1, KVP, Rokok, Laki-laki
PERBEDAAN WAKTU REAKSI PADA MAHASISWA PSSKPD YANG SARAPAN PAGI DAN TIDAK SARAPAN PAGI DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Bella Noviantika; I Made Muliarta; Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 12 (2020): Vol 9 No 12(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2020.V09.i12.P06

Abstract

ABSTRAK Kesibukan mahasiswa dalam dunia perkuliahan menyebabkan banyak mahasiswa kurangmemperhatikan kesehatan diri, salah satunya yaitu mahasiswa kedokteran. Mahasiswa kedokterandisibukkan dengan berbagai macam tugas dan tanggung jawab sehingga mereka tidak memilikibanyak waktu untuk sarapan di pagi hari. Padahal untuk memulai kegiatan sehari-hari sangat pentingdiawali dengan sarapan. Waktu reaksi yang dimiliki mahasiswa dipengaruhi oleh sarapan. Penelitianyang dilakukan di FK Universitas Udayana bertujuan mengetahui perbedaan waktu reaksi padamahasiswa program studi sarjana kedokteran dan pendidikan dokter (PSSKPD) yang sarapan pagidan tidak sarapan pagi. Analitik cross-sectional sebagai desain studi yang digunakan pada penelitian.Keseluruhan subjek berjumlah enam puluh responden dari mahasiswa FK Universitas Udayana.Terdiri atas responden laki-laki dan perempuan. Responden penelitian ini merupakan mahasiswaPSSKPD angkatan 2016 yang sarapan pagi serta yang tidak sarapan pagi. Diperoleh data serta hasilmenggunakan pengukuran waktu reaksi dengan alat reaction timer. Hasil penelitian dianalisis dandisajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Pengukuran waktu reaksi pada responden mahasiswa yangsarapan pagi memiliki rata-rata waktu reaksi 0,484 ± 0,12 detik sedangkan pada responden mahasiswayang tidak sarapan pagi memiliki rata-rata waktu reaksi 1,131 ± 0,33 detik (p = 0.000). Perbedaanwaktu reaksi signifikan ditunjukan sebagai hasil pada mahasiswa PSSKPD sarapan pagi serta tidaksarapan pagi. Kata Kunci: Sarapan, Waktu Reaksi
Kadar antioksidan superoksida dismutase (SOD) hati tikus pada aktivitas fisik berat I Putu Prananta Andi Yunarsa; I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 4 (2018): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.758 KB)

Abstract

Heavy physical activity will be increased the production of free radicals or reactive oxygen species (ROS) in the body, so it can decreased intracellular antioxidant enzymes liver, including superoxide dismutase (SOD). This study aims to determine antioxidant superoxide dismutase activity in liver on heavy physical activity. This research was a laboratory experiment with randomized post-test only control group design. This study was used of 20 male rats albino Wistar strain with an average body weight of 200 g. Rats were divided into two groups, without treatment or control treatment (K1) and treatment with heavy physical activity (K2). Heavy physical activity treatment are given swimming for one hour/day. This research was carried out for 3 weeks. At the end of the treatment, all rats ware sacrificed by euthanasia using ketamine-HCl 1 mL/200 g bw. Rat liver were taken and divided into two, namely for SOD level analysis and for immunohistochemical staining. Data were analyzed by independent t test. The results showed that treatment of heavy physical activity have a negative impact. Level of SOD in rat liver tissue by 34.84% lower compared to the control treatment (K1) of 68.39% (p<0.01). By immunohistochemistry, on liver tissue of normal control rats (K1), qualitatively appear SOD react positively on nucleus and the cytoplasm with a strong brown color intensity compared to liver tissue rat with heavy physical activity treatment (K2). It can be concluded that heavy physical activity can reduce level of SOD enzyme in the liver. Keywords: heavy physical activity, SOD, free radical, oxidative stress.
KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA LAUNDRY DI KECAMATAN DENPASAR SELATAN, BALI Joice Sari Tampubolon; I Putu Gede Adiatmika
E-Jurnal Medika Udayana vol 3 no 5 (2014):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.054 KB)

Abstract

Keluhan muskuloskeletal adalah keluhan pada otot yang disebabkan oleh faktor-faktor kerja dan lingkungan saat melakukan pekerjaan. Keluhan muskuloskeletal merupakanmasalah kesehatan yang paling sering terjadi dalam dunia industri termasuk  industrirumah tangga laundry. Saat ini industri rumah tangga laundry  berkembang sangat pesatyang disebabkan oleh tingkat kesibukan yang sangat tinggi pada masyarakat terutamamasyarakat di kota besar. Oleh sebab itu, penulis ingin mengkaji tentang distribusikeluhan muskuloskeletal pada pekerja laundry di Kecamatan Denpasar Selatan, Bali.Studi deskriptif cross sectional dilakukan dengan menggunakan kuesioner Nordic BodyMap yang dibagikan pada 30 orang pekerja di 26 tempat laundry yang berada diKecamatan Denpasar Selatan, Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritaspekerja berumur < 35 tahun (63,33%), masa kerja 1-2 tahun (53,33%), durasi kerja 9-12jam/hari (80%) dan lama istirahat 1 jam (83,33%). Keluhan muskuloskeletal yangterdapat pada pekerja yaitu bahu kanan 22 orang (73,33%), betis kiri dan betis kananmasing-masing berjumlah 17 orang (56,66%) serta pinggang dan bahu kiri masingmasingberjumlah 16 orang (53,33%). Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkajifaktor yang mempengaruhi terjadinya keluhan muskuloskeletal pada pekerja.
Co-Authors - Nurhayati . Bandoro A A Ayu Tri Bhuana Komala Sari A A Indah Puspita Sari A. Manuaba Ade Sri Mariawati adiartha g Aditya Johan Romadhon Agnes Lindrasari Jonathan Agung Wiwiek Indrayani Ainul Ghurri Amalia Marza Anak Agung Gede Angga Puspa Negara Andhika Putri Perdana Andy Sirada Ari Wibawa Aria Wibawa Ariati, N.N. Arnylia Djunaidy Aryana, I Gust Putu Suka Asrul Sani Astika, I Nyoman Aulia, Zabrina Ayu Rizkyah Azriel Siloam Bagiartha, I Made Oka Bagus Arbi Adrianto Bagus Komang Satriyasa Bella Noviantika Boki Jaleha Brigitta Brigitta Callista Fernanda Catarina Budi P Chaya Ducinta Ananta Christie Cindy Clara Ratu Angela Christi D A A Diah Hadiningrat D A inten D.M. Ari Dwi Jayanti D.P. Sutjana Dahlan Abdullah Damha Al Banna Darryl Rex Zaffyr Daryaswanti, Putu Intan Deasy Virka Sari Debby Chesilya Wijaya Denny Nurkertamanda Desak Nyoman Puspa Indah Saraswati Dewa Putu Gede Purwa Samatra Dewi, Gusti Ayu Made Purnama Dhofirul Fadhil Dzil Ikrom Al Hazmi Dikes Melati Dionisius Wora Driansha, Cindy Liora Eka Diah Eko Putu Indrawati Elisabeth Raysa elisabeth yunilan Elvina Veronica Emilia Eka Arrianti Enny Wulandari Erynne Gracia Monica Sheriman Euis Nina Saparina Yuliani Euis Nina Saparina Yuliani, Euis Nina Saparina Fadli Fadma Putri Fathiyyah Rozana Festiawan, Rifqi Fransisca Natalia Galih Prakoso Gde Ngurah Idraguna Pinatih Gede Oka Pujihadi Gimbar Adiputra Grace Pandiangan Hairudin - Hardianto Iridiastadi Helena Candy I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti, I Dewa Ayu Inten Dwi I Dewa Putu Sutjana I Gde Arya Dharmika Palguna I Gede Widyatmika Pratama I Gusti Ayu Widianti I Gusti Bagus Teguh Pramana I Gusti Ngurah Agung Cahya Prananta I Gusti Putu Ngurah Adi Santika I Gusti Putu Suka Aryana I Ketut Suada I Ketut Suastika I Ketut Wedarthana Aditya Prana I Made Bakta I Made Jawi I Made Jawi I Made Karna Laksana I Made Krisna Dinata I MADE MULIARTA . I Made Niko Winaya I Made Niko Winaya I Made Purwa Damita I Made Wahyu Palguna I Made Yoga Parwata I Nyoman Adi Putra I Nyoman Adiputra I Nyoman Agus Pradnya Wiguna I Nyoman Astika I Nyoman Mangku Karmaya I Nyoman Sutarja I Nyoman Wande I Nyoman Wande I Putu Adi Susanta I Putu Adiartha Griadhi I Putu Agus Budi Sudarsana I Putu Edra Putra Indrawan I Putu Ery Suardana I Putu Prananta Andi Yunarsa I Putu Putrayasa Wiguna I Putu Yudi Pramana Putra I W Weta I Waya Gede Suarjana I Wayan Bandem Adnyana I Wayan Mustika I Wayan Supriana I Wayan Surasta I Wayan Surata I Wayan Weta I. N. Adiputra Ida Bagus A. Swamardika Ida Bagus Adnyana Manuaba Ida Bagus Ngurah Ida Bagus Putu Putrawan Iing Dr Imakulata Magi Loda indah adiputra Indah Adiputra Indira Vidiari J Indira Vidiari Juhanna Indra Lesmana Iswara, Ni Putu Ayu Astri Prana J. A. Pangkahila James W H Manik Jessica Jessica Joice Sari Tampubolon K Tirtayasa K tirtayasa K. Tirtayasa Kaisa Lana Afida Karina Mutiara Kartika Sutanto Ketut Laksmi Puspa Dewi Ketut Tirtayasa Khaerul Anam L. Ade Sintia Devi Latisha Lubianca Lestari, Ni Putu Nila Lilik Sudiajeng Lina Meylyn Shine Lisye Marrilyn Lukas Luh Made Indah S.H. Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Putu Miyako Mutiara Sari Luh Putu Ratna Sundari Luh Putu Ratna Sundari M Sarapung M Widnyana M. Ali Imron M.Ali Imron Made Adelia Pradnya Saraswati Made Adinanta Purnawijaya Made Asri Puspadewi Made Ida Mulyati, Made Ida Made Rendra Wisnu Rahasbistara Made Sudarma Maghfirotul Iffah Manuaba, I.B.P Mariani, Fitri Maryoto Subekti Melisa Ayu Moh. Ali Imron, Moh. Muh. Ali Imron Muh. Irfan Muhammad Ali Imron Muhammad Irfan Muhammad Irfan Munawwarah, Muthiah Mutiah Munawaroh Myranti Puspitaningtsya Junaedi N. Adiputra N. Adiputra N. Adiputra N. Adiputra N. Adiputra N. Sandi, N. Najmi Puspasari Marsabessy Nanang Masrani Naomi Hutabarat Nathasya Ferdyastari Ngurah Kade Jaya Wiguna Ni Kadek Yuni Lestari Ni Ketut Dewi Irwanti Ni Ketut Rai Purnami Ni Ketut Rake Putri Saraswati Ni Komang Ayu Juni Antari Ni Komang Wiardani Ni Luh Dian Apsari Ni Luh Gde Widiantari Ni Made Ista Prestiyanti Ni Made Mahadewi Dwijayanti Reistriawan Ni Nyoman Ayu Dewi Ni Nyoman Ayu Dewi Ni Nyoman Devi Yani Prabashanti Ni Nyoman Suratmiti Ni Putu Ayu Sasmita Sari Ni Putu Candra Manika Sari Ni Putu Radha Premaiswari Suparthika Ni Wayan Muliarthini Ni Wayan Sutrisni Ni Wayan Tianing Nila Wahyuni Nila Wahyuni Nitaya Putri Nur Hidayat Noor Jumay Maya Nova Mahendra, Agung Nurpratiwi, Resti Nym Adiputra Nyoman Adiputra Nyoman Adiputra Nyoman Ayu Anggayanti Nyoman Rama Kurniawan Oktovianus Fufu Oktovianus Fufu Pande Made Doddy Haryadi Paramita, Diah Pradnya Peter Djoko Tjahjono Prahasari Darma Pramesti, Theresia Anita Prisca Angelina Kanggriani Purnami, Ni Ketut Rai Purnamsidi, Wilbert Putri Yekti Budi Asih Putu Aksa Viswanatha Putu Astawa Putu Ayu Sita Saraswati Putu Dyah Agustina Lestari Putu Leli Juniari Putu Lestari Sudirman Putu Oka Yuli Nurhesti Putu Ratna Candra Puspita Putu Savitri Priutami Putu Wandari Pranitha R. A.T. Kuswardhani Raharja, Made Agung Ratna Tri Permata Reza Fauzi S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. P. Dedy Darma Yasa Safitri, Amaliyah Hana Santoso, Ayu Meylianawati Sawitri, Anak Agung Sagung Sherla Wijoyo Sri Juniari Sri Yuliana Stefani Luziani Stella Widjaja Sudiarsa, I Wayan Sugianto, Alena Juliani Sugijanto - Sugijanto Sugijanto Susy Purnawati Sutajaya, I.M. Syahmirza Indra Lesmana Syavira Nooryana Tania Rosa Tirtayasa, K. Tirtayasa, Pande Komang Rai Tjokorda Gde Bagus Mahadewa Try Christian Sulaeman Tuti Hartati Vera Pravitasari Susila Visca Zerlinda Vittala, Govinda Wahyu Susihono Wahyuddin Wahyuddin - Wahyuddin, Wahyuddin Wardoyo, Adik Susilo Wilianto W Yenny Boedi Soesanto Yessy Hartono Yogie Wiswadewa Yuhana Damantalm