p-Index From 2021 - 2026
11.645
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Publikasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Prima Edukasia Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan REiD (Research and Evaluation in Education) Taman Cendekia : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Jurnal Moral Kemasyarakatan JURNAL INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Jurnal Sinergitas PkM & CSR Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Musamus Journal of Primary Education Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Cendekiawan Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS Jurnal Sosial Humaniora Sigli Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Teacher in Educational Research Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Inovasi Penelitian Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar DEDIKASI PKM Jurnal Ilmiah Kontekstual Jurnal ComunitA Servizio Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Minfo Polgan (JMP) Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Paris Langkis Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Basicedu Madako Elementary School Journal of Pedagogy and Education Science Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Theologia Forum STFT Surya Nusantara MIMBAR INTEGRITAS Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat JPLED Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat JOEEL (Journal of English Education and Literature) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Praktik Refleksi Guru Dalam Konteks Program Pendidikan Inklusif : Studi Kasus Empat Guru Kelas Inklusif Di Sekolah Dasar Watulingas, Keren Hapkh; Cendana, Wiputra
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.467

Abstract

Praktik refleksi telah menjadi salah satu prinsip utama dalam menjalankan pendidikan inklusif yang sukses. Dengan praktik refleksi, guru dapat memeriksa sikap mereka dan membedakan praktik penilaian, pengajaran, dan pengelolaan kelas mereka, untuk mengakomodasi kebutuhan setiap siswa dan memberikan semua siswa akses dan kemajuan dalam kurikulum pendidikan umum. Penelitian ini mengidentifikasi praktik refleksi yang dilakukan oleh guru dalam rangka memenuhi peranannya dalam pendidikan inklusif dan mengetahui faktor penghalang bagi guru dalam melaksanakan praktik refleksi.  Penelitian ini melibatkan empat guru kelas inklusif di sebuah sekolah dasar di Jakarta. Metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk menggambarkan praktik refleksi pada setiap guru dalam konteks pendidikan inklusif. Prosedur pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan jurnal refleksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa setiap responden telah mulai melakukan praktik refleksi dalam pembelajarannya dengan mencerminkan sikap guru reflektif yaitu berpikiran terbuka, sepenuh hati, dan bertanggungjawab. Hasilnya, guru mampu mengidentifikasi, mengakomodasi, and memotivasi siswa dengan kebutuhan khusus.Kata kunci: praktik refleksi, pendidikan inklusif, peran guru
Keyakinan Epistemologis dan Belajar-Mengajar Matematika Calon Guru Matematika Sekolah Dasar Tamba, Kimura Patar; Cendana, Wiputra; Pratiwi, Jesica
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.573

Abstract

Keyakinan epistemologis guru terhadap matematika akan mempengaruhi keyakinannya dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keyakinan epistemologis, keyakinan belajar-mengajar matematika serta hubungan keduanya pada calon guru matematika sekolah dasar. Kami menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei, yang dilakukan kepada 71 orang mahasiswa calon guru sekolah dasar. Hasil penelitian dipaparkan menjadi dua bagian. Hasil pada bagian pertama yaitu deskripsi keyakinan epistemologis akan matematika dan keyakinan akan belajar- mengajar matematika dari calon guru sekolah dasar, menunjukkan bahwa calon guru sekolah dasar lebih cenderung menyakinan matematika adalah pengetahuan statis. Hasil bagian kedua yaitu analisis korelasi antar keyakinan epistemologis akan matematika dengan keyakinan akan belajar-mengajar matematika, menunjukkan bahwa calon guru sekolah dasar cenderung memegang kedua keyakinan epistemologi statis dan dinamis akan matematika. Penelitian ini memberikan implikasi praktis dalam pendidikan, khususnya pendidikan guru sekolah dasar. Temuan ini mengimplikasikan bahwa untuk mengubah praktik belajar-mengajar matematika, harus dimulai dengan menguji ataupun mengubah keyakinan calon guru sekolah dasar mengenai epistemologi matematika.
Peranan Pancasila Sebagai Pembentuk Karakter Generasi Muda Indonesia Dalam Menghadapi Arus Globalisasi Tirza, Juliana; Cendana, Wiputra
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 6, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v6.n2.2021.pp23-32

Abstract

Indonesia merupakan negara yang tunduk pada hukum dan menjadikan Pancasila sebagai salah satu dari empat pilar landasan kehidupan berbangsa dan bernegaranya. Tidak dapat dipungkiri, Pancasila sebagai ideologi Indonesia sering dihadapkan pada fenomena globalisasi, salah satu peran kita sebagai masyarakat Indonesia ialah memegang dan mempertahankan nilai-nilai Pancasila. Terkhususnya, sangat dibutuhkan peran dari generasi muda untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai pembentuk karakter dalam arus globalisasi. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda Indonesia sebagai pembentuk karakter dalam menghadapi arus globalisasi dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan agar penerapan nilai-nilai Pancasila dapat terlaksana dengan baik, penulis melakukan penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif analitik dan mengolah data menggunakan teknik probabilitas. Pemerolehan data diawali dengan menyebarkan survei kuesioner kepada 10-15 mahasiswa XYZ. Syarat utama untuk mengisi kuesioner ini adalah para responden merupakan mahasiswa yang terdaftar sebagai mahasiswa aktif di XYZ. Tujuan penggunaan survei berupa kuesioner ini ialah untuk mempelajari sikap, perilaku, dan karakteristik seseorang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah nilai-nilai Pancasila sangat berpengaruh terhadap karakter bangsa dan individu dalam menghadapi era globalisasi. Ada beberapa kendala yang ditemui responden dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini juga pada akhirnya menuntun kepada kesimpulan bahwa ada banyak tindakan yang dapat dilakukan dan diterapkan untuk mempertahankan nilai-nilai Pancasila pada era globalisasi.
Improving the quality of vocational education through work-based learning in the era of the ASEAN Economic Community Edwiyan Pradana, Defris Hanindya; Yoto, Yoto; Romadin, Achmad; Permana, Frihandhika; Cendana, Wiputra
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v3i62023p263-269

Abstract

In this AEC time, competition can be a benchmark of the significance of progressing the quality of human assets in Indonesia. To respond to current market conditions, it is necessary to have a fast response. The aim is that educational institutions can face the changing global market threat. Education in SMKs must be able to develop and be able to innovate to follow up on opportunities and challenges in the global market. The right solution to this problem is the work-based learning model approach. There are three approaches to learning: first, the practice of fieldwork is a form of development that can be done by vocational education institutions to improve skills not found in the learning process at school and carried out together with the Business World or Industrial World (BW/IW). Second, the industrial class, which is currently widely applied in vocational schools because it is one of the programs considered to be able to bridge the competency gap that exists in schools with BW/IW so that schools can continue to follow the times that can produce skilled workers in the industry. Third, the teaching factory is work-based learning in vocational schools whose output is production/service that alludes to the benchmarks and methods that apply within the industry and are carried out in an atmosphere like that that exists within the industry. Through learning opportunities in practical settings, work-based learning will have an impact on participants and serve as a model for improving the standard of instruction at vocational institutions. Di masa MEA ini persaingan dapat menjadi tolak ukur betapa pentingnya kemajuan kualitas aset manusia di Indonesia. Untuk menyikapi kondisi pasar saat ini, diperlukan respon yang cepat. Tujuannya agar lembaga pendidikan dapat menghadapi ancaman pasar global yang terus berubah. Pendidikan di SMK harus mampu berkembang dan mampu berinovasi untuk menindaklanjuti peluang dan tantangan di pasar global. Solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan pendekatan model pembelajaran berbasis kerja. Pendekatan pembelajarannya ada tiga, yaitu: pertama, praktek kerja lapangan merupakan suatu bentuk pengembangan yang dapat dilakukan oleh lembaga pendidikan vokasi dalam meningkatkan keterampilan yang tidak terdapat pada proses pembelajaran di sekolah dan dilakukan bersama dengan Dunia Usaha atau Dunia Industri. (BW/IW). Kedua, kelas industri yang saat ini banyak diterapkan di SMK karena merupakan salah satu program yang dianggap mampu menjembatani kesenjangan kompetensi yang ada di sekolah dengan BW/IW, sehingga sekolah dapat terus mengikuti perkembangan zaman. menghasilkan tenaga kerja terampil di industri tersebut. Ketiga, teaching factory, teaching factory merupakan pembelajaran berbasis kerja di SMK yang outputnya berupa produksi/jasa yang mengacu pada tolok ukur dan metode yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang ada di industri. Melalui kesempatan pembelajaran dalam suasana praktis, pembelajaran berbasis kerja akan berdampak pada peserta dan berfungsi sebagai model untuk meningkatkan standar pengajaran di lembaga kejuruan.
PENGGUNAAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA MEMPERLENGKAPI SEMINAR GADGET PPA MELALUI VIDEO ROLE PLAY Cendana, Wiputra; Br Sitepu, Putri Lopiga; Yunita, Katrina Eva
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.1854

Abstract

PPA ID0614 Emaus Batang Tarang merupakan Pusat Pengembangan Anak yang bernaung di bawah Gereja Persekutuan Pemberitaan Injil Kristus Jemaat Emaus Batang Tarang Kecamatan Balai Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat, bermitra dengan Compassion East Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Yayasan Kasih Karunia. Dalam rangka mengembangkan pengetahuan anak, mahasiswa TC hadir untuk membantu para mentor dalam mempersiapkan bahan ajar dalam bentuk video seminar mengenai gadget. Video seminar tersebut berisi edukasi tentang bahaya gadget bagi anak-anak yang ada di PPA melalui role play. Banyak hal yang mengakibatkan para siswa menjadi kecanduan terhadap gadget mereka. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dirangkai selama 1 bulan melalui metode diskusi, menonton dan mencari materi terkait seminar gadget oleh beberapa mahasiswa dengan mengikuti protokol kesehatan pada masa pandemi Covid19 dan penguatan materi yang tepat secara hybrid learning. Pelaksanaan project Pengabdian kepada Masyarakat dalam membuat seminar ini diawali dengan perkenalan PPA oleh mentor kepada 5 mahasiswa Universitas Pelita Harapan dengan memanfaatkan media teknomogi yang ada yaitu aplikasi WA. Seluruh kegiatan seminar gadget telah terlaksana dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. Setiap anggota mampu memenuhi tanggung jawab dengan baik, sehingga menghasilkan kerjasama yang baik. Semua anggota merasa bahagia karena mampu memenuhi tanggung jawab yang pada awalnya dianggap terlalu berat.
BAHAN AJAR ( STORAGING MATERIALS ) DALAM MEMBANTU MEMPERLENGKAPI KURIKULUM PPA Cendana, Wiputra; Agnes Munte, Imelda Suwati; Yunita, Katrina Eva
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.1855

Abstract

Abstrak Salah satu daerah Batang Tarang, Kecamatan Balai, Kabupaten sanggau, Kalimantan barat belum memperoleh pendidikan secara menyeluruh, di daerah tersebut masih terdapat keterbatasan kompetensi pedagogi, sarana dan prasarana ajar, serta kurangnya bahan penunjang belajar. Salah satunya adalah bahan ajar, Bahan ajar/storaging materials merupakan bentuk materi yang akan disampaikan pengajar kepada peserta didik yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Bahan ajar harus mampu menjadi daya tarik bagi anak-anak sehingga tetap fokus, tidak bosan dan memahami materi. Bahan ajar penting dalam memperlengkapi kurikulum yang telah ditentukan untuk membantu peserta didik memperoleh pengetahuan dengan baik. Kurikulum merupakan merupakan perangkat rencana pembelajaran yang akan didapatkan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. PPA Batang Tarang merupakan salah satu Pendidikan Non-formal yang memfasilitasi anak-anak Batang Tarang dalam memperoleh pengetahuan. Melalui hal tersebut maka tujuan penelitian adalah untuk melihat peran bahan ajar dalam membantu memperlengkapi kurikulum dalam meningkatkan kemauan belajar anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Pembuatan bahan ajar ini dibantu oleh beberapa mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UPH berdasarkan arahan, pendampingan dan bimbingan mentor PPA seperti PPT, video pembelajaran yang dirancang melalui diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar sangat membantu mentor dan anak-anak yang ada dalam penyampaian pembelajaran dan menerima pembelajaran.
BELAJAR DI TENGAH MASA PANDEMI MELALUI BIMBINGAN BELAJAR EAGLE NEST Tangkin, Wiyun Philipus; Cendana, Wiputra; Sari, Ganda
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.1954

Abstract

Bimbingan belajar Eagle Nest ini adalah bimbingan belajar nonprofit yang diinisiasi oleh Gereja Baptis Indonesia dan bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan - Teachers College (FIP-TC), UPH. Keprihatinan tercetus saat mendengar sharing dari anggota jemaat yang tinggal di daerah setempat yang prihatin terhadap masyarakat sekitar, dimana anak-anak yang berperan sebagai siswa mengalami kesulitan belajar, disebabkan oleh beberapa faktor seperti tidak adanya pendampingan lanjutan dalam belajar setelah pulang sekolah, tingkat pendidikan orang tua yang rendah, dan juga kesibukan orang tua yang harus bekerja mencari nafkah. Anak-anak ini, berasal dari keluarga tidak mampu. Kegiatan bimbingan belajar dimulai pada tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Mata pelajaran yang diajarkan adalah Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris. Metode belajar bermain akan diterapkan untuk siswa TK hingga SD kelas III, sedangkan untuk SD kelas IV hingga SMA akan disesuaikan dengan materi yang diajarkan. Bimbingan belajar dilakukan secara daring, sebanyak 3 kali pertemuan per minggu, dan yang mengajar (tutor) adalah mahasiswa FIP-TC, UPH yang sudah diseleksi sebelumnya. Hasil dari kegiatan ini adalah kemampuan siswa meningkat dalam hal membaca, menulis, dan berhitung bagi siswa TK hingga SD, dan juga kemampuan siswa dalam mata pelajaran Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris meningkat untuk SMP hingga SMA. Selain itu, keterampilan mengajar mahasiswa calon guru juga meningkat bahkan semakin dikuatkan dalam menghidupi panggilannya sebagai guru.
MENCERDASKAN GENERASI MUDA BANGSA MELALUI PEMBANGUNAN KARAKTER PADA PROGRAM PADEPOKKAN BISAT NUSANTARA Cendana, Wiputra; Mangilaleng, Juliana Tirza; Han, Chandra; Siahaan, Hernawati; Solarbesain, Grace
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.1972

Abstract

Padepokan Bisat Nusantara merupakan salah satu tempat berlokasi di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang yang dijadikan sebagai wadah berkumpul dan bertumbuhnya anak-anak dimana orang tuanya sedang berada di dalam lapas khusus Jabodetabek. Padepokan ini melayani pembelajaran untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dalam kegiatan ini, dilakukan berupa bimbingan belajar pengembangan karakter. Di dalamnya terdapat pelatihan atau pendampingan yang diberikan sebanyak 16x dalam kurun waktu Februari 2023 – Juni 2023. Kegiatan ini diisi dengan permainan kreatif dan berkolaborasi dengan mahasiswa tutor. Selain itu, adanya kegiatan seperti fieldtrip ke Ragunan pada saat libur sekolah dan ditutup dengan kunjungan ke kampus UPH sebagai bentuk refleksi bagi siswa sebagai anak yang selalu bersyukur atas kesempatan belajar yang mereka dapatkan. Kegiatan outbond diisi dengan berbagai kegiatan fun dan menarik yang juga bisa membentuk nilai kebersamaan, tanggung jawab dan kekeluargaan. Dari hasil evaluasi terlihat 80% peserta mampu memahami materi pembelajaran karakter, 85% menikmati games kreatif yang disajikan, 80% memiliki cita-cita/harapan yang tinggi dan 90% mampu belajar bekerja sama. Dengan demikian, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dapat menanamkan karakter yang dapat mencerdaskan anak Padepokkan yang taat kepada Tuhan sang Pencipta.
MENUMBUHKAN JIWA KEPEMIMPINAN KRISTEN MELALUI KEGIATAN FIELD TRIP BOGOR han, chandra; Cendana, Wiputra; Panjaitan, Andry M.; Siahaan, Hernawati; Akimas, Handreas S.
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2013

Abstract

Mahasiswa Kristen yang merupakan kawan sekerja Allah yang memiliki jiwa kepemimpinan Kristen. Jiwa kepemimpinan Kristen tersebut harus ditumbuhkan di dalam pemahaman yang sejati tentang tujuan penginjilan yang ada dalam melaksanakan Amanat Agung Allah dan misi pemuridan. Jiwa kepemimpinan ini harus didasarkan pada kebenaran Firman Tuhan. Kegiatan ini dimulai dengan membekali peserta dalam membangun dan melatih jiwa kepemimpinan yang ada melalui kegiatan Field Trip yang menarik. Pada tahap persiapan pelayanan ini dilakukan dengan adanya survei lokasi dan pertemuan dengan mitra pelaksana dalam menentukan jadwal pelaksanaan dan kebutuhan acara. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan perencanaan berupa penyusunan program secara kreatif, menarik dan penuh tantangan dikaitkan dengan materi kepemimpinan melalui narasumber terbaik yang berjiwa muda dan berdedikasi tinggi dalam pembelajaran kepemimpinan. Kegiatan diakhiri dengan ibadah dan refleksi. Pelaksanaan selama ± 2 hari memberikan makna mendalam bagi 50 orang peserta yang hadir dalam mengisi waktu libur menjelang tahun baru. Tujuan kegiatan tercapai dalam membekali mahasiswa untuk persiapan diri menghadapi praktik lapangan sebagai missionary / memberitakan Injil sejati. Hasil evalusi dari kegiatan ini sangat positif dimana 80% menyatakan lebih memahami materi kepemimpian, 80% lebih menemukan panggilan, 85% menikmati kebersamaan dalam kerja kelompok berupa games dan 90% menyatakan lebih mengenal potensi diri dalam diri.
GERAKAN LITERASI CINTA LINGKUNGAN MELALUI POJOK BACA MASYARAKAT Pramono, Rudy -; Cendana, Wiputra; M. Panjaitan, Andry; Siahaan, Hernawati; Sekar Syallomitha, Dinda
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2022

Abstract

Desa Cikande merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Serang, Banten. Desa ini terdiri atas masyarakat pendatang dengan pekerjaan sebagai buruh perusahaan besar yang bergerak di bidang industri, wirausahawan, IRT dan pedagang kecil. Masyarakat disana sangat antusias di dalam menyambut kegiatan yang dilakukan oleh kampus dengan berbagai program pelayanan berupa Service Learning Project, Hibah Pemerintah PPK Ormawa dan PkM dosen maupun mahasiswa secara khusus tentang literasi. Kegiatan ini merupakan lanjutan program sebelumnya bagi anak didik. Peserta terdiri atas jenjang TK, SD hingga usia SMP di Desa Cikande yang sangat menikmati proses bimbingan belajar literasi tersebut. Kegiatan dibagikan dalam bentuk berbagai aktifitas edukatif yang sederhana sehingga anak-anak tidak hanya tahu teori namun juga dapat mengaplikasikannya di dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pelayanan ini menjadi rangkaian program di pojok baca masyarakat. Selain itu ada kegiatan penanaman 50 pohon berupa tanaman herbal seperti kunyit, jahe dan laos dan buah-buahan seperti manga, jambu serta jeruk sehingga anak-anak mengenal manfaatnya sejak dini sebagai bagian dari kecintaan terhadap lingkungan bersama masyarakat desa. Kegiatan dijalankan selama 4 kali dimana 1 kali/bulan dihadiri 40 sd 50 anak didik yang dikemas menarik dan kreatif berkolaborasi antar mahasiswa relawan ke Desa Cikande. Dari hasil evaluasi terlihat 80% peserta lebih memahami kecintaan lingkungan, 85% menikmati games kreatif yang disajikan dan 90% lebih belajar Kerjasama dalam team belajar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, kegiatan Gerakan literasi lingkungan dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat melalui pojok baca masyarakat.
Co-Authors Abraham, Yohanes Adi Saputra Achmad Romadin Adegoke Adegbite Adelia Juanita Agnes Munte, Imelda Suwati Akimas, Handreas S. Alim, Evan Kurnia Amperawati Turnip, Sinthia Marlina Anggraeni, C. Kiky Puspita Araini, Tia Kartika Argorby Simanullang Argorby Simanullang Ari Setiawan Arianto, Diki Agus Aripin Tambunan Asih Sugiharti Atalya Agustin, Atalya Ayres, Mark Banjarnahor, Evander Belferik, Ronald Bill Areal Sharon Djaduhu Daeli Br Sitepu, Putri Lopiga Budi Wibawanta, Budi Bunda, Dince Chandra Han Chris Müller Christanty, Zefania Julia Cicilya Margareta Naibaho Clara Febria Mooy Dakara, Jeconia Curnita Desy W. Margareth Dinda Sekar Syallomitha Dita Ciptaningtyas Kristidhika Dwi Febrianty Edwiyan Pradana, Defris Hanindya Elce Purwandari Erywati, Erywati Fanggidae, Aldy M Farizawati Farizawati Febrianty, Dwi Grace Solarbesain Han, Chandra Hannah Dea Hapkh Watulingas, Keren Hariyanto, Claudia Cindy Hartati, Merri Sri Hernawati Siahaan Hernawati Siahaan Hutabarat, Moses L. P. Ida Ronauli Saragi Napitu Im, Keun Ireremena Felix-Otuorimuo Jasmine Thesalonika Fajrin Jesica Pratiwi Johanes P. Simanjuntak Josephine Natasha Marpaung Juliana Tirza Juliana Tirza Mangilaleng Keren Hapkh Watulingas Keren Hapkh Watulingas Kiky Puspita Anggraeni, C. Kristidhika, Dita Ciptaningtyas Kusman Sudarja Kusumah, Indra Praja Larasati, Tabitha Grace Mangilaleng, Juliana Tirza Martina Endarrini Metha E. Br. Simamora Mochamad Ridwan, Mochamad Mone, Jesica Albertha Naibaho, Cicilya Margareta Nanik Margaret Tarihoran Napitu, Ida Ronauli Saragi Neneng Andriani Ni Nyoman Parwati Nico Tanles Tjhin Ningsih, Sri Novia Salfrien Kumayas Panjaitan, Andry M. Permana, Frihandhika Pesik, Tobian Habel Pramono, Rudy Pratiwi Sibarani, Debora Pratiwi, Jesica Purba, Enjel Natanael Purba, Ruth Angeli Melki Recard, Michael Recard, Michael Recard Risnawati Munte Riza Sativa, Riza Robert H. Soesanto Robert Soesanto Romauli Sihotang Sari, Ganda Sekar Syallomitha, Dinda Shoreamanis, Meicky Siahaan, Hernawati Siane Indriani, Siane Sibarani, Debora Sibarani, Debora Pratiwi Sihotang, Romaida Annamaria Silaban, Paulina Deborah Simanullang, Argorby Simatupang, Apriani Sinthia Marlina Amperawati Turnip Sinthia Marlina Amperawati Turnip Sintikhe Syela Adu Siskha Putri Sayekti Situngkir , Adventina Situngkir, Adventina Solarbesain, Grace Sorn, Vannak Sovia Clara Wau Sri Panca Setyawati Stephanie Quensi Abrahams Sumahaf, Gracelia Meynanda Tabitha Grace Larasati Tamba, Kimura Patar Tangkin, Wiyun Philipus Tia Kartika Araini Tia Kartika Araini Tirza, Juliana Tjhin, Nico Tanles Turnip, Sinthia Marlina Amperawati Vinny Yuniar Ranasiwi Seco Wardhani, M. Kusumah Watulingas, Keren Hapkh Wibisono, Yemima Widianto Sri Nugroho Wijaya, Ghovinda Fitra Winardi, Yonathan Wiyun Philipus Tangkin Wiyun Tangkin Yoto Yoto, Yoto Yubali Ani, Yubali Yuldashev, Azim Abdurakhmanovich Yunita, Katrina Eva Zebua, Firman Ebenejer