Claim Missing Document
Check
Articles

KUALITAS TIDUR PADA BAYI USIA 6-9 BULAN DI JAKARTA Herwanto, Herwanto; Sekartini, Rini; Batubara, Jose; Yusra; Kekalih, Aria; Lestari, Hesti; Andraini, Trinovita
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v5i1.35276

Abstract

Gangguan tidur dapat memengaruhi kondisi kesehatan seorang bayi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang memengaruhi kualitas tidur bayi usia 6-9 bulan di Jakarta dengan menggunakan kuesioner Brief Infant Sleep Questionnaire-Revised (BISQ-R). Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dengan pendekatan deskriptif analitik, data didapatkan melalui kuesioner BISQ-R untuk menilai kualitas tidur bayi berdasarkan pola tidur bayi, persepsi orang tua, dan kebiasaan pada orang tua yang terkait dengan tidur pada Bayi. Data dianalisis untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi kualitas tidur bayi dan hubungan antar variabel. Sebanyak 88 subjek, yang terdiri dari 33 bayi perempuan dan 55 bayi laki-laki dengan rata-rata usia 7,76 bulan, terlibat dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas bayi memiliki kualitas tidur yang tergolong menengah serta menunjukkan bahwa faktor "jumlah waktu terbangun di malam hari" memiliki korelasi negatif yang signifikan terhadap kualitas tidur bayi (r = -0,258, p = 0,015), menunjukkan bahwa semakin sering bayi terbangun pada malam hari, semakin berkurang kualitas tidurnya. Kebiasaan orangtua merespons kebutuhan tidur dan tempat tidur bayi juga turut memengaruhi kualitas tidur. Penelitian ini menunjukkan pentingnya mengurangi frekuensi bayi terbangun di malam hari untuk meningkatkan kualitas tidurnya serta perlunya menjaga konsistensi rutinitas tidur dan menciptakan lingkungan tidur yang mendukung guna memastikan kualitas tidur bayi yang optimal.
Durasi Penggunaan Gawai Sebelum Tidur sebagai Prediktor Kualitas Tidur Buruk pada Remaja di Manado Claresta, Claresta; Lestari, Hesti; Wangke, Lydia; Manoppo, Jeanette; Waworuntu, David; Wuisantono, Dennis; Andika, Andika
Sari Pediatri Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.3.2025.148-52

Abstract

Latar belakang. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan gawai sebelum tidur di kalangan remaja meningkat pesat yang dapat memengaruhi sleep hygiene dan kualitas tidur. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui durasi penggunaan gawai sebelum tidur yang dapat memengaruhi kualitas tidur pada remaja.Metode. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada bulan Februari sampai Juli 2023 di dua Sekolah Menengah Pertama dan tiga Sekolah Menengah Atas di Manado. Kualitas tidur dinilai menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index. Data dianalisis menggunakan analisis regresi logistik.Hasil. Sebanyak 308 responden berusia 12-17 tahun dilibatkan dalam penelitian ini. Separuh responden (50,6%) memiliki durasi penggunaan gawai >1 jam sebelum tidur dan 83,3% di antaranya memiliki kualitas tidur yang buruk. Durasi penggunaan gawai sebelum tidur yang lebih lama merupakan prediktor terhadap kualitas tidur yang buruk, dimana responden dengan durasi penggunaan gawai >1 jam memiliki risiko 6,57 kali (OR=6,57; IK95% :2,66;16,25) dan 30-60 menit memiliki risiko 2,61 kali (OR=2,61; IK95% 0,96; 7,01) lebih tinggi untuk mengalami kualitas tidur buruk.Kesimpulan. Durasi penggunaan gawai lebih dari satu jam meningkatkan risiko tidur buruk secara signifikan, sementara durasi 30-60 menit menunjukkan tren peningkatan risiko meskipun tidak signifikan. Semakin lama durasi penggunaan gawai sebelum tidur, maka semakin tinggi pula risiko penurunan kualitas tidur.
PELATIHAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN PENGAPLIKASIAN JARINGAN INTERNET DI SEKOLAH DASAR NEGERI 48 KOTA BENGKULU Darnita, Yulia; Toyib, Rozali; Hanif, Patri; Sahputry, Feby Ayu; Lestari, Hesti; Sundari, Weti
JE (Journal of Empowerment) Vol 4, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v4i1.2413

Abstract

ABSTRAK Kebijakan sekolah memperbolehkan guru-guru daring dari sekolah untuk mengurangi biaya penggunaan internet di rumah,  awalnya prasarana jaringan internet bisa men cover kebutuhan guru-guru akan tetapi karena pandemic berlangsung lama dan penggunaan aplikasi yang buat oleh pemerintah yang mengharuskan ada akses internet secara luas maka dengan sendirinya sekolah harus menambah akses internetnya di hampir semua ruangan sehingga tidak menumpuk disatu ruangan saja dan juga untuk antisipasi penyebaran varian covid 19 antar guru, disamping permasalahan dengan jaringan internet di sekolah, masih banyak guru-guru yang belum begitu terbiasa dengan penggunaan teknologi informasi khususnya guru-guru senior yang masih gaptek dengan teknologi. Metode kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan, sosialisasi serta  praktek yang diajarkan kepada guru-guru dan proses pengabdian masyarakat ini berlangsung dengan baik terlihat dengan antusias peserta dalam mengikuti pelatihan dan kemampuan mereka bertambah dengan hasil post test dan pra test yang dilakukan dengan tingkat ketercapaian angka 82 % sampai 85 % dan kendala yang dihadapi masih minimnya kemampuan guru-guru senior dalam penguasaan teknologi untuk itu harus sering diadakan kegiatan secara berkala untuk mengupdate kemampuan mereka.ABSTRACTSchool policies allow online teachers from schools to reduce the cost of using the internet at home, initially the internet network infrastructure could cover the needs of teachers, but because the pandemic lasted a long time and the use of applications made by the government required wide internet access, then automatically schools must increase their internet access in almost all rooms so that they don't pile up in one room and also to anticipate the spread of the Covid 19 variant between teachers, besides problems with the internet network in schools, there are still many teachers who are not very familiar with the use of information technology, especially teachers senior teachers who are still clueless with technology. The method of activity carried out in the form of training, socialization and practice taught to teachers and the community service process is going well as seen by the enthusiasm of the participants in participating in the training and their abilities have increased with the results of the post test and pra test which were carried out with an achievement rate of 82%. up to 85% and the constraints faced are still the lack of ability of senior teachers in mastering technology for this reason activities must be held regularly to update their abilities.
Pendampingan Fase Pencarian Jati Diri Remaja Muhammadiyah Jakarta, Fokus Pada Penguatan Pemahaman Berbagai Bentuk Narkoba dan Kesehatan Gigi Lestari, Hesti; Listiyaningsih, Erlin; Paramita, Pradnya; Sumantoro, Wasis; Pernamasari, Noviantoro
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12848

Abstract

Background: Fase remaja merupakan fase perubahan fisik, psikologis dan sosial, yang diekspresikan melalui perilaku meniru dan eksplorasi seperti mencoba jenis kuliner baru. Banyak remaja yang melupakan kesehatan giginya, selain itu, dalam kondisi psikis yang masih labil, usia remaja menjadi periode rawan akan pengaruh pengedar narkoba. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan mengenai bahaya narkoba, serta meningkatkan kebersihan dalam pemeliharaan fisik terutama gigi. Metode: Sebanyak 89 siswa SMA 4 Muhammadiyah Jakarta Timur, menjadi peserta dalam kegiatan ini. Tahapan kegiatan ini dilakukan dengan pendataan tingkat pengetahuan, pemberian edukasi, evaluasi hasil edukasi, dan pendampingan. Hasil: 100% siswa-siswi SMA Muhammadiyah 4 Jakarta Timur tidak mengkonsumsi Narkoba jenis apapun, dan, 92% tidak menggunakan behel gigi. Terdapat 18% siswa-siswi perokok, 29% rutin melakukan cek kesehatan gigi ke dokter gigi, dan 38% pernah sakit gigi. Kesimpulan: Siswa SMA Muhammadiyah 4 Jakarta Timur tidak menggunakan Narkoba jenis apapun. Perlu dilakukan bimbingan dan pendampingan kepada 18% siswa-siswi yang merokok, 71% yang tidak melakukan kunjungan rutin ke dokter gigi agar mereka dapat memeperbaiki gaya hidupnya dan terhindar dari hal-hal yang kurang baik pada dirinya.
Pengabdian Masyarakat Donor Darah dan Pemeriksaan IVA Masyarakat Peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-119 dan HUT IDI ke-72 “Berbakti Untuk Negri Mengabdi Untuk Rakyat” Lestari, Hesti; Rinaldi, Enrico Adhitya
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.14134

Abstract

Blood donation is a process of taking a certain percentage of the blood we have. There is a lot of good that an individual can gain if that individual gives their blood to another individual who needs it, provided that the individual donating blood must comply with the specified donor requirements. This community service is carried out with one of the objectives, namely to provide empowerment for the wider community. Apart from commemorating the 119th Indonesian Doctor's Service Day and also the 72nd IDI Anniversary, this activity was carried out as a form of solidarity between people to help each other in the health sector. Community service activities were carried out from May to November 2023, blood donation activities and VIA examinations were carried out on different dates. Participants who participated in this activity included many parties. From the recorded data, the total number of participants who took part in this activity was 538 participants, with details of 468 participants who participated in blood donation and 70 participants who took part in VIA examinations. Overall, community service activities commemorating the 119th Indonesian Doctor's Service Day and also the 72nd IDI Anniversary ran smoothly.
Co-Authors A, Halen A. Rinaldi, Enrico Adrian Umboh Agahari Abadi Sianipar, Agahari Abadi Agus Ananto Widodo, Agus Ananto Agus Susilo Ahmad Putra Utama Amalia, Rizka Nur Andika Andika Anindita Ulfa Hadini Anita Anita Ari L. Runtunuwu Aria Kekalih Arsyad Fathon, Arsyad Azhar A, Al B H. R. Kairupan Basri, Yesi Batubara, Jose Bunga Sari, Affa Claresta, Claresta Darnita, Yulia Dewi Rostyaningsih Didik Nugroho Dwi Puji Lestari, Dwi Puji Dyah Hariani Dyah Lituhayu Eka Yulia Rahmawati Ningsih Ela Indriani Elyna Nur Fadhilathul Rohmah Emma Rachmawati Endang Larasati Endang Larasati ERLIN LISTIYANINGSIH Erni Ismawati Eva Nur Cahyaningsih, Eva Nur Febrianna Chadijah Febrilia Laita Saputri Ferdinand Harianja Fitriza, Rozi Hanif, Patri Hardi Warsono Helda Khusun Herbasuki Nurcahyanto Herwanto Herwanto Hery Susanto Hosang, Kevin H. Ida Hayu Dwimawanti Ilma Navik Iroth, Villi Monicha Izhar Aduardo Raisid, Izhar Aduardo Jeanette Elmerose Natalia Lee, Jeanette Elmerose Natalia Jeanette I.Ch. Manoppo Joharman Joharman Kairupan, Tiffani S. Landjar Kurniawan Listanti Listanti Lita Listyoningrum M. Izur Rifki Ovani Maesaroh Maesaroh Mahfudloh, Mahfudloh Manggu, Blasius Manoppo, Jeanette Margaretha Suryaningsih Mochammad Mustam Mona Agisa Widia Gutama Muhammad Ari Noviyanto Mulyawati, Devi Annisa Nada Salsabila, Kamilia Nadila, Astri Evarista Najidah, Nurul Nawangsari, Hasna Ulayya Nelly Mayulu Nina Widowati Nita Haryanti Novie H. Rampengan Nurhayati Masloman Nurohman, Aji Ima Nuryana, Hurip Paendong, Boy A.I. Pernamasari, Noviantoro Pondagitan, Alpinia Shinta Pradnya Paramita Preistia Preistia Pricilia Dwi Candra R. Slamet Santoso R., Munna Rafika Rinaldi, Enrico Adhitya Rini Sekartini Ristiawan, Muhammad Ibnu Rocky Wilar Rohman, Satria Nur Rokot, Natasya T. Sahputry, Feby Ayu Saraswati, Maria Tika setiatri, Regita tias Siti Fatimah Sri Suwitri Suciningati Suciningati Sumantoro, Wasis Sundari, Weti Sundarso Sundarso Suryadi N. N. Tatura, Suryadi N. N. Tilaar, Stephanie K.I. Toyib, Rozali Trinovita Andraini Wahyu Iriani Wangke, Lydia Waworuntu, David Wildan Ardiansyah Wuisantono, Dennis Youke Faradhilla Nasution Yuliantari, Kadek Rani Yusra Zainal Hidayat