This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Journal of Education and Learning (EduLearn) Pendidikan Sosiologi Jurnal Pelangi Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik TIK ILMEU : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi English Community Journal JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan JURNAL PUBLISITAS Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Ilmiah Agribios Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Nusantara Hasana Journal Cokroaminoto Journal of Primary Education Daluang: Journal of Library and Information Science Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Indonesian Journal of Community Empowerment ANTHOR: Education and Learning Journal Journal of Public Health Concerns Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Medika: Medika Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Citra Delima Aktivasi: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research ANTHOR: Education and Learning Journal Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Lembaga Perlindungan Perempuan Mandiri Dalam Pembangunan Pemberdayaan di Kecamatan Sumbawa Kabupaten Banyuasin Febrianza, Muhammad; Mahriadi, Nopriawan; Marleni, Marleni; Fathia A, Fathia A; Berlian, Ong
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v7i2.244

Abstract

The aim of this study is to evaluate women's protection institutions in terms of empowerment, so that services and innovations for resolving issues are in line with the ongoing situation. The focus of the research is the evaluation of the institution. The research method uses a qualitative approach, with data collection through interviews, observations and documentation in the field. The theory used in this study is the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model by Stufflebeam. The results of the study show that there are indicators in the independent women's protection institution that are not optimal, so there is a need for additional resources. Context evaluation revealed that there are limitations in terms of needs and the scope of the area, which must be expanded as soon as possible. Input evaluation revealed a shortage of human resources, funding and supporting facilities, which need to be increased for optimal performance. Process evaluation found that the programme was already being implemented well, in line with the previously set objectives, but adjustments were needed in light of the ongoing development of science and technology. In the product evaluation, the implementation of existing programmes and the addition of new programmes in line with the evolving issues facing women must be carried out on a continuous basis. There is a need for programmes and activities to be publicised so that the community is willing to open up and report any problems they experience. Empowering institutions like this can serve as examples or pioneers for other regions, with the aim of achieving independence, welfare and solving women's issues.
Peningkatan kesadaran risiko kanker payudara pada perempuan dengan riwayat menyusui kurang dari dua tahun Marleni, Marleni; Kusumawardhani, Shandy
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 11 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i11.2412

Abstract

Background:: Breast cancer is a leading cause of morbidity and mortality in women. A protective factor against breast cancer is adequate breastfeeding. However, many women who have breastfed for less than two years still do not understand the potential health risks. Purpose: To increase women's awareness and knowledge of the breast cancer risks associated with breastfeeding for less than two years. Method: This community service activity was carried out on Saturday, December 10, 2025, at 09.00–11.30 WIB at the Melati Integrated Health Post, Air Kepala Tujuh Village, Gerunggang District, Pangkalpinang, Bangka Belitung Islands. The target group of this activity was a group of mothers who were breastfeeding or who had a history of breastfeeding for less than two years. Using a purposive sampling technique based on suitability criteria, 30 respondents were obtained, consisting of breastfeeding mothers and mothers with a history of breastfeeding for less than two years. The implementation of health education was carried out through direct, communicative and interactive counseling with powerpoint presentation media. The material included the definition of breast cancer, risk factors, duration of breastfeeding related to risks, benefits of long-term breastfeeding, and early detection efforts, especially breast self-examination. The instrument to measure the level of knowledge and understanding of respondents used a questionnaire and the evaluation of the activity was carried out descriptively by comparing the assessment of knowledge and awareness of respondents before the educational activity (pre-test) and after the educational activity (post-test). Results: The average age of respondents was 29.14 years with a standard deviation of ±2.64 years. The majority of respondents (19 respondents) were between the ages of 26 and 29. 46.7% were housewives, the majority (60.0%) were elementary school graduates, and most (21 respondents) had one child. There was an increase in the average knowledge score of respondents from 56 points before the educational activity (pre-test) to 82 points after the educational activity (post-test). Conclusion: Direct, communicative, and interactive health education regarding breast cancer, risk factors, and breastfeeding duration has proven effective in increasing awareness and understanding of the importance of early detection and preventive behaviors as an effort to prevent breast cancer. Mothers' behavior of breastfeeding their babies for a longer period has a protective effect against breast cancer risk. Suggestion: Continuous strengthening of community-based health education is needed to ensure wider dissemination of information about the long-term benefits of breastfeeding and the importance of early breast cancer detection and foster sustainable health behaviors. Educational materials on the importance of early breast cancer risk detection are also recommended for integration into health worker programs for premarital adolescents, maternal and child health, and the broader community. Keywords: Breast cancer; Breastfeeding; Early detection; Health education; Prevention Pendahuluan: Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada perempuan. Salah satu faktor protektif terhadap kanker payudara adalah pemberian ASI dalam jangka waktu yang cukup. Namun, masih banyak perempuan yang memiliki riwayat menyusui kurang dari dua tahun dan belum memahami risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan. Tujuan: Untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan perempuan mengenai risiko kanker payudara yang berkaitan dengan riwayat menyusui kurang dari dua tahun. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Desember 2025, pukul 09.00–11.30 WIB di Posyandu Melati, Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Sasaran dalam kegiatan ini adalah kelompok ibu yang sedang menyusui maupun yang memiliki riwayat menyusui kurang dari dua tahun. Dengan teknik purposive sampling berdasarkan kesesuaian kriteria mendapatkan 30 orang responden yang terdiri dari ibu menyusui dan ibu dengan riwayat menyusui kurang dari dua tahun. Pelaksanaan edukasi kesehatan dilakukan melalui penyuluhan langsung, komunikatif dan interaktif dengan media presentasi powerpoint. Materi mencakup pengertian kanker payudara, faktor risiko, durasi menyusui terkait risiko, manfaat menyusui jangka panjang, serta upaya deteksi dini, khususnya pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Instrumen untuk mengukur tingkat pengetahuan dan pemahaman responden menggunakan kuesioner dan evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan penilaian pengetahuan dan kesadaran responden sebelum kegiatan edukasi (pre-test) dan sesudah kegiatan edukasi (post-test). Hasil: Menunjukkan bahwa rata-rata usia responden berada di usia 29.14 tahun dengan standar deviasi ±2.64 tahun dan sebagian besar responden berada di rentang usia 26-29 tahun yaitu sebanyak 19 orang (63.3%). Sebesar 46.7% responden adalah sebagai IRT, mayoritas tingkat pendidikan responden adalah lulusan SD-SMP yaitu sebesar 60.0% dan sebagian besar responden memiliki 1 anak yaitu sebanyak 21 orang (70.0%). Terdapat peningkatan rata-rata skor pengetahuan responden dari sebelum kegiatan edukasi (pre-test) adalah 56 poin dan menjadi 82 poin sesudah kegiatan edukasi (post-test).  Simpulan: Penyuluhan kesehatan secara langsung, komunikatif dan interaktif mengenai pengertian kanker payudara, faktor risiko, dan durasi menyusui terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap pentingnya deteksi dini dan perilaku preventif sebagai upaya pencegahan kanker payudara. Perilaku ibu dengan menyusui bayinya dalam jangka waktu lebih lama memberikan efek protektif terhadap risiko kanker payudara. Saran: Diperlukan penguatan edukasi kesehatan berbasis komunitas secara berkesinambungan agar informasi mengenai manfaat menyusui jangka panjang dan pentingnya deteksi dini kanker payudara lebih luas tersosialisasi serta membentuk perilaku kesehatan yang berkelanjutan. Diharapkan juga untuk mengintegrasikan materi edukasi tentang pentingnya deteksi dini risiko kanker payudara ke dalam program kegiatan tenaga kesehatan pada remaja pranikah, kesehatan ibu dan anak, dan komunitas yang lebih luas.
ANALISIS GENDER TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR SEKRETARIAT DAERAH KOTA PALEMBANG Marleni, Marleni
PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Vol 13 No 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : FISIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/prj.v13i2.2093

Abstract

This study aims to determine the effect of Gender Analysis on Emplpyee Performance at the Regional Secretariat Office of North Palembang City. This research is a research with a totalquantative approach. The data used are primary data, with a total sample of 60 respndents, where this research was conducted for 2 months using a questionnaire to obtain the required data. Analysis of the influence of variables using simple linear regression gender analysis has a significant effect on employee performance.
Co-Authors Adiyalmon Adiyalmon Ahmad Pauzi, Ahmad Akbar, Waza Karia Andrinisa, Regita Annisa, Winda Ansofino Ansofino Asterli, Neni Tria Aswadi Jaya, Aswadi Atma, Adiya Austin, Trecy Bayumi, Ruli Ihsan Berlian, Ong CYNTHIA PETRA HAUMAHU Dellasari, Dessy Dian Nuzulia Armariena, Dian Nuzulia Diany Putri Pratiwi Didin Sahidin Eke Wince, Eke Elvawati Elvawati Elvinda, Ami Enjelina, Monika Erianjoni Erianjoni Fadilla, Anissa Maharani Fajriah, Rika Nurul Fathia A, Fathia A Febrianza, Muhammad Febrina, Melly Fikri, Zakiyudin Fitriani, Rianti Flaxseng Candra Franinta Ginting, Evi Hamzah Hamzah Hefni, Hefni Herlina Herlina Hermansah, Bambang Hermansyah, Bambang Herthira, Roro Tri Nur Hetilaniar, Hetilaniar I Gusti Ngurah Antaryama I Wayan Gede Suarjana Icuk Muhammad Sakir Ikhsan Muharma Putra, Ikhsan Muharma Imansyah, Farizal Inne Miftah Dewi Isnawijayani Jayanti, Jayanti Junior Zamrud Pahalmas Karlina, Iin Khasana, Nurul Uswatun Kustiyandari, Aisyiah Kusumawardhani, Shandy leni, Marleni Lisdiana Lisdiana Lishapsari Prihatini Listari, Ayu Marhamah, Faila Sufa Martina, Anna Maryamah, Rima Megawati - mekarsasi, rindang Nadia Fitri Yani Nopriawan Mahriadi Nugraha, Nanan Nuri, Nuri Selfina Sari Okta Pratama, Satria Ultra Oktarianti, Risti Padang, Rebyency Banne Paikung, Elsiani Perdana, Moga Pusnita, Indah Putri Anita Rahman Putri, Dini Utami Putri, Refti Yolanda Putri, Winda Sri Yulia Rabela, Shania Wini Rahmat Iswanto, Rahmat Ramadhona, Rizky Rhoni Rodin RINEL MA FITLAYENI S.Sos Rizati, Ery Rizkyantha, Okky Romi Mesra Rusmiatiningsih, Rusmiatiningsih Sagiman, Sagiman salsabila, safira Santya, Windi Sapta Yuliansyah Sarungu', Opika Sasea, Sanita Carolina Siti Fathimah Slamet Rianto Solehati, Indah Sri Rahmadani, Sri Sulasdi, Nur Ain Desta Syahbudin Hasibuan Taqwa, Dwi Muhammad Tenri, Andi Tri Martial Turania, Konita Vivi Emita Wagisri, Wagisri Wahidin Wahidin Wijaya, Andriansya Wiska Wiska Yansah, Feri Yuhelna . YULIAN HERMANUS WENNO Yulisa, Reni Zusmelia Zusmelia