p-Index From 2021 - 2026
12.823
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah pesona PAUD Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education PEDAGOGIA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah POTENSIA Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pelita PAUD Aulad : Journal on Early Childhood Seling: Journal of PGRA Study Program Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Abdidas Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini Ilmu Pendidikan MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Education and Social Sciences Review Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL PENA PAUD Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Jurnal Pelita PAUD Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Early Childhood Islamic Education Journal Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Journal of Childhood Education (JCE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kolase Loose Part Terhadap Perkembangan Motorik Halus Di Taman Kanak-Kanak Islam Shabrina Padang shofiathur Rahmah; Serli Marlina
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 1 (2024): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2024
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i1.2172

Abstract

Kurangnya minat guru terhadap media yang mereka gunakan di kelas, khususnya dalam membantu siswa mengasah keterampilan motorik halus mereka, merupakan dasar dari penelitian ini. Oleh karena itu, peneliti bermaksud untuk menentukan apakah dan bagaimana guru TK Islam Shabrina Padang dapat meningkatkan keterampilan motorik halus siswa mereka dengan memasukkan kolase bagian lepas ke dalam rencana pelajaran mereka. Mengetahui bagaimana keterampilan motorik halus siswa TK Islam Shabrina Padang tumbuh saat menggunakan kolase bagian lepas merupakan tujuan utama penelitian ini. Teknik kuantitatif menggunakan metode kuasi-eksperimental digunakan dalam penelitian ini. Lokasi penelitian ini adalah Islam Shabrina Padang. Dalam penelitian ini, sebanyak 114 siswa SD TK Islam Shabrina Padang (masing-masing kelas B2 dan B3) digunakan sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Data dianalisis menggunakan uji hipotesis, uji homogenitas, dan uji normalitas setelah dikumpulkan menggunakan format tes. Berdasarkan hasil penelitian, kelompok kontrol memiliki skor pra-tes sebesar 9,79, sedangkan kelompok eksperimen memperoleh skor rata-rata 10,14. Skor pasca-tes kelompok eksperimen memperoleh skor rata-rata 14,07 sedangkan kelompok kontrol memperoleh skor rata-rata 12,86. Data terorganisasi dan terdistribusi secara normal. Uji hipotesis dianggap berhasil karena kriteria signifikansi kurang dari 0,05 (0,030). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus siswa meningkat ketika mereka menggunakan bahan kolase lepas di TK Islam Shabrina Padang.
EFEKTIVITAS PERMAINAN DADU KATA MODIFIKASI DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PROSOSIAL ANAK DI TK LATIHAN SPG ‘AISYIYAH Monica Engfita wahyuni; Serli Marlina
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 2 (2024): JCE (Journal of Childhood Education)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i2.2181

Abstract

Penelitian ini didorong oleh berbagai masalah yang menunjukkan kurangnya kolaborasi dan perhatian anak-anak dalam kegiatan yang berhubungan dengan sekolah; ketika diberi tugas oleh guru, anak-anak lebih suka bekerja dengan teman dekat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan seberapa baik permainan dadu kata yang dimodifikasi di taman kanak-kanak pelatihan SPG 'Aisyiyah menumbuhkan perilaku prososial pada pelajar muda. Melalui metode kuasi-eksperimental, desain penelitian kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Semua 24 siswa yang terdaftar di taman kanak-kanak pelatihan SPG 'aisyiyah merupakan populasi penelitian; mereka dibagi menjadi dua kelas, B1 dan B2. Purposive sampling adalah metode yang digunakan untuk pengambilan sampel. Tes yang terdiri dari lima item pertanyaan digunakan sebagai bagian dari teknik pengumpulan data. Dengan menggunakan SPSS, prosedur analisis data menggunakan homogenitas, kenormalan, dan pengujian hipotesis. Temuan penelitian menunjukkan efektivitas varians dan N-gain untuk kelas eksperimen menggunakan permainan kontrol balok dan permainan dadu kata. maka nilai sig (2-tiled) hasil uji hipotesis adalah 0,032 < 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa keterampilan prososial anak di TK Binaan SPG 'aisyiyah dipengaruhi secara signifikan oleh permainan dadu kata modifikasi
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Wordwall Pada Anak Usia Dini Di TK Lignita III Kota Sawahlunto Revinka Hulliyah; Serli Marlina
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/nr4znz55

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh “rendahnya kemampuan membaca awal pada anak kelompok B di TK Lignita III Kota Sawahlunto”. Permasalahan yang ditemukan antara lain anak kesulitan menyebutkan huruf vokal dan konsonan, membedakan bunyi awal kata, serta membaca kata sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk “meningkatkan kemampuan membaca awal melalui penggunaan media digital Wordwall dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 10 anak kelompok B berusia 5–6 tahun”. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan instrumen pengukuran menggunakan lembar observasi dan rubrik penilaian kemampuan membaca awal. Data dianalisis secara “deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Wordwall dapat meningkatkan kemampuan membaca awal anak yang meliputi kemampuan mengenali huruf, membedakan bunyi awal, serta membaca kata sederhana”. Peningkatan juga terlihat pada motivasi dan keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, penerapan media Wordwall terbukti efektif digunakan dalam pembelajaran membaca awal dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran berbasis digital untuk anak usia dini.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Melukis Di Atas Niru Nada Afviva Mardiah; Syahrul Ismet; Serli Marlina; Saridewi Saridewi
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wjwg1y34

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Salak, yang terindikasi dari kekakuan anak dalam memegang alat tulis dan kurangnya koordinasi mata-tangan saat beraktivitas. Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang monoton dan kurang menstimulasi aspek taktil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan melukis di atas media niru. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 15 anak kelompok B2. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, dengan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada Siklus I, belum terdapat anak yang mencapai kriteria tuntas (0%) karena kendala adaptasi alat dan media. Perbaikan dilakukan pada Siklus II melalui penggantian alat lukis menjadi cotton bud dan penyesuaian teknik scaffolding, yang menghasilkan lonjakan ketuntasan klasikal hingga 93% pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Disimpulkan bahwa kegiatan melukis di atas niru efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak apabila didukung dengan alat ergonomis dan strategi instruksional yang tepat.
Peningkatan Kemampuan Pengenalan Geometri Melalui Game Wordwall Di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Batu Tanjung Ratna Fitri Juita; Serli Marlina
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7f3nj431

Abstract

Kemampuan pengenalan geometri merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini. Namun, berdasarkan observasi awal di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Batu Tanjung, “sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi dan membedakan bentuk-bentuk geometri dasar”.  Penelitian ini bertujuan untuk “meningkatkan kemampuan pengenalan geometri anak usia 5-6 tahun melalui penerapan game Wordwall di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto”. Penelitian ini menggunakan metode “penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 10 anak usia 5-6 tahun”. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dengan lima indikator: mencocokkan benda nyata dengan bentuk geometri, menyebutkan nama bentuk geometri, membedakan bentuk geometri, menggunakan perangkat digital, dan menunjukkan minat serta partisipasi aktif. Hasil penelitian menunjukkan “peningkatan signifikan pada seluruh indicator”. Kemampuan mencocokkan benda nyata dengan bentuk geometri meningkat dari 2% menjadi 80%, kemampuan menyebutkan nama bentuk geometri meningkat dari 20% menjadi 90%, kemampuan membedakan bentuk geometri meningkat dari 10% menjadi 80%, kemampuan menggunakan perangkat digital meningkat dari 20% menjadi 80%, dan minat serta partisipasi aktif meningkat dari 10% menjadi 80%. Penerapan game Wordwall terbukti efektif meningkatkan kemampuan pengenalan geometri anak usia dini karena mengintegrasikan unsur bermain, visual, dan interaksi aktif yang sesuai dengan karakteristik belajar anak.
Peningkatan Sains Anak Usia Dini Melalui Pembuatan Tempe Di PAUD Kasih Ibu Kota Sawahlunto Rina Wulandari; Serli Marlina
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/68k27z24

Abstract

Kemampuan sains anak usia dini di PAUD Kasih Ibu Kota Sawahlunto masih rendah, ditandai dengan kurangnya keterampilan mengamati, mengekspresikan rasa ingin tahu, dan menceritakan hasil pengamatan. Pembelajaran sains yang dilaksanakan cenderung bersifat verbal dan kurang memberikan pengalaman langsung kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk “meningkatkan kemampuan sains anak usia dini melalui kegiatan pembuatan tempe di PAUD Kasih Ibu Kota Sawahlunto”.  Penelitian menggunakan desain “Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 15 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan anekdot, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kemampuan sains anak yang dikembangkan berdasarkan indikator Permendikbud No. 137 Tahun 2014”. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase ketercapaian indikator. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan sains anak dari kondisi awal hingga siklus II. Pada kondisi awal, 70% anak berada pada kategori belum berkembang. Pada siklus I, terjadi peningkatan menjadi 60% anak mulai berkembang dan 13% berkembang sesuai harapan. Pada siklus II, 80% anak berkembang sesuai harapan dan 20% berkembang sangat baik. Kegiatan pembuatan tempe memberikan pengalaman langsung yang memungkinkan anak mengamati, bertanya, dan memahami proses perubahan bahan secara konkret. Pembelajaran sains melalui kegiatan pembuatan tempe terbukti efektif meningkatkan kemampuan sains anak usia dini, khususnya dalam kemampuan mengamati, mengekspresikan rasa ingin tahu, dan mengomunikasikan hasil pengamatan. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman langsung dan pemanfaatan kegiatan kehidupan sehari-hari sebagai media pembelajaran sains di PAUD.
Peningkatan Perhatian Anak Melalui Metode Bercerita Di Taman Kanak-Kanak Lignita 1 Sawahlunto Nurul Annisa; Serli Marlina
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/3s107m55

Abstract

Perhatian merupakan kemampuan krusial pada anak usia dini yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran. Observasi awal di TK Lignita 1 Sawahlunto menunjukkan 70% anak kelompok B mengalami kesulitan mempertahankan perhatian selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan “meningkatkan perhatian anak melalui metode bercerita dengan media boneka tangan”. Penelitian tindakan kelas dengan model Kurt Lewin dilaksanakan dalam 2 siklus pada 15 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi sistematis menggunakan lembar observasi perhatian anak yang mencakup 8 aspek kemampuan. “Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan rumus persentase”. Hasil menunjukkan “peningkatan signifikan dari kondisi awal ke Siklus I dan Siklus II”. Kemampuan anak memusatkan perhatian, mempertahankan fokus, dan terlibat aktif mengalami peningkatan konsisten. Pada Siklus II, sebagian besar anak mencapai kategori 'mampu' dengan persentase keberhasilan mencapai target yang ditetapkan. Metode bercerita dengan media boneka tangan efektif meningkatkan perhatian anak usia dini. Implikasi penelitian menunjukkan pentingnya penggunaan media konkret dan interaktif dalam pembelajaran PAUD untuk mendukung pengembangan kemampuan perhatian anak.
Kemampuan  Motorik  Halus  Anak  Usia  Dini Melalui  Media  Rumah – Rumahan  Edukatif Di  PAUD  Marhamah Ria Novita; Serli Marlina
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dzg7z058

Abstract

Perkembangan keterampilan motorik halus merupakan “aspek penting dalam pertumbuhan anak usia dini. Keterampilan motorik halus mencakup kemampuan anak untuk menggunakan otot-otot kecil di tangan dan jari mereka dalam melakukan berbagai aktivitas, seperti memegang, menulis, membangun, atau memindahkan benda-benda kecil”. Keterampilan ini menjadi dasar untuk mendukung kesiapan anak dalam belajar pada tahap berikutnya, seperti menulis dan menggunakan alat tulis. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak anak usia dini yang belum mengembangkan keterampilan motorik halus secara optimal. Hal ini juga terjadi di Pusat Pendidikan Anak Usia Dini Marhamah di Kota Sawahlunto, di mana sebagian besar anak tampak kesulitan melakukan aktivitas seperti mengambil benda kecil, mengaitkan manik-manik, menyusun balok, atau memegang alat tulis dengan benar. Kemampuan motorik halus yang rendah dapat memengaruhi proses belajar anak secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk “meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui penggunaan rumah bermain edukatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus, dengan 10 anak berusia 3–5 tahun sebagai subjek penelitian. Kinerja anak-anak diamati, dicatat, dan dievaluasi sebagai bagian dari metode pengumpulan data. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan motorik halus anak-anak pada setiap siklus setelah penerapan rumah bermain edukatif. Anak-anak tampak lebih bersemangat, aktif, dan segera berpartisipasi dalam aktivitas belajar. Media rumah bermain edukatif mampu melatih koordinasi mata-tangan, kelenturan jari, dan ketepatan anak melalui permainan peran dan latihan manipulatif. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media rumah bermain edukatif bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di PAUD Marhamah di Kota Sawahlunto”.
Rethinking teaching readiness: how self-regulated learning transforms prior knowledge and pedagogical competence in early childhood education Anggarda Paramita Muji; Farida Mayar; Serli Marlina
Education and Social Sciences Review Vol. 7 No. 1 (2026): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr684900

Abstract

This study addresses a critical gap in teacher education literature concerning how knowledge is transformed into teaching readiness. Although prior knowledge and pedagogical content knowledge (PCK) are widely recognized as essential, the mechanisms linking them to professional readiness remain underexplored. This study proposes self-regulated learning (SRL) as a transformative mechanism connecting knowledge and teaching readiness. A quantitative explanatory design using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) was employed, involving 199 early childhood teacher education students in Indonesia. The results show that prior knowledge has the strongest effect on SRL (β = 0.497, t = 7.644), while PCK exerts a substantial direct effect on teaching readiness (β = 0.406, t = 5.000). SRL significantly influences teaching readiness (β = 0.240, t = 2.683) and partially mediates the effects of prior knowledge (β = 0.119, t = 2.659) and PCK (β = 0.107, t = 2.306). These findings indicate that teaching readiness emerges through self-regulatory processes rather than direct knowledge acquisition. This study offers a novel mechanism-based perspective by positioning SRL as a central process in transforming knowledge into professional competence.
Peningkatan Kemampuan Membaca Melalui Media Bahan Bekas di TK Al-Qur’an Ijtihad Sikalang Sawahlunto Nurul Khairunnisa; Serli Marlina
Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Prodi PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61082/bunayya.v6i3.676

Abstract

This study aims to improve early childhood reading skills through the use of recycled materials. The low interest and reading ability of group B children at the Al-Quran Ijtihad Sikalang Kindergarten in Sawahlunto City is the background of this study, where learning is still dominated by conventional methods that lack variety. This type of research is Classroom Action Research (CAR) which was carried out in two cycles, with each cycle consisting of three meetings. The subjects were 15 children in group B. Data collection techniques used observation, documentation, and performance assessment. The results showed a significant increase in each cycle. In the pre-cycle condition, classical mastery only reached 4%. After the Cycle I action, children's abilities began to develop but were not optimal. Rapid improvement occurred in Cycle II with the use of environmental print media (real product packaging), where classical mastery reached 95% with the categories Developing According to Expectations (BSH) and Developing Very Well (BSB). It was concluded that recycled materials media are effective in creating contextual, enjoyable learning and significantly improving children's early reading skills.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Afrella Dewita, Cindy Afriani, Depta Aisyah Gustia, Bening ANDRI KURNIAWAN Anggraini, Vivi Anna Ayu Herawati Annisa Annisa Anyla Hayatun Nufus Asdi Wirman Attala Maulidda Aulia, Hasnatul Aurella, My Zhura Ayu Herawati, Anna Ayu Nofika, Revina azilawati, nurul batubara, lailatussipah Berliana Zaira, Nabilla Cahaya Zoja, Chinta Dadan Suryana Darmawan, I Gede Boy Desmaneli, Willia Desrianti, Vivi Dewita, Murni Dian Pratiwi Elmasari, Resti Elva Reza Engfita wahyuni, Monica Fadgita, Fadgita Fahira Yupita fahirayupita Farida Mayar Gusnita, Elvira Hafifah, Siti Handayani, Rani Hari Wiki Utama Henifo Oktari Hesti Hesti hilda ningsih, nurul Humayro Husni, Yayan Mi’rojul Imam Muthie Indra Yeni Indra Yeni Indriani , Faradila Isa Hidayati Ismah, Zakiatul Isra Nova Julia Citra Afriza Khairunnisa, Mitra Lathifah Afra Amani Latifah, Rahmy Mailona, Welli Marlena, Meli Melia Eka Daryati Mila Wirnasari Milati, Nurul Monica Engfita wahyuni Muh Sarkowi Muji, Anggarda Paramita Musroinah Musroinah Nabilla Berliana Zaira Nada Afviva Mardiah Nadia Yulisyafira Nandi Haerudin Nenny Mahyuddin Ni Ketut Arsini Ninda Trinovia Nisti Wasila Nofita Fatmawati Nufus, Anyla Hayatun Nur Hazizah Nuraini Nuraini Nurhafizah Nurhafizah Nurhafizah Nurhafizah Nurhayani nurhayani Nurhazizah, Nurhazizah Nurmai Yunis Nurul Annisa Nurul Arifah NURUL ARIFAH nurul azilawati nurul hilda ningsih Nurul Khairunnisa Nur’aini Malik Pratama, Riza Aulia Puji Lestari Puji Lestary Qalbi, Zahratul Rafhi Febryan Putera Rahmah, shofiathur Rahmayanti, Putri Rahmi Mulyasari Rahmi, Nicky Zonita Ramadhani, Ayu Ratih Elia Nova Ratna Fitri Juita Restu Asriya, Fitri Revina Ayu Nofika Revinka Hulliyah Ria Novita Rina Wulandari Rislah Arini Rismareni Pransiska Riza Mastia Ruspa, Yona Aldi Safitri, Mella Mimi Safyana, Suci Indra Sari, Minda Sari, Resti Elma Saridewi Saridewi, Saridewi Seftiana, Selly SETIYO UTOYO Shinta Shinta shofiathur Rahmah Sopia, Sopia Sri Cahaya Sihombing Sri Hartati Suhada, Nadia Sujana, Mutiara Suryani, Neni Susi Gusti Ayu Syahrul Ismet Tisna Syafnita Ummi Zakia Warrizqi, Iftitahurrahmi Welli Mailona Widiatama, Angga Jati Widiawati Widiawati, Widiawati Willya Fitriani Wulandary, Zyiva Yaswinda Yaswinda Yesi Susanti Yulianti, Resma Yulisyafira, Nadia Yulsyofriend Yulsyofriend, Yunita, Arni Zahratul Qalbi Zakiatul Ismah Zolanda, Putri Attari Zulhijrawanti Zulhijrawanti Zulminiati Zulminiati Zyaqiah Almuna Wara Zyiva Wulandary