This Author published in this journals
All Journal Ar-Raniry, International Journal of Islamic Studies Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Ta´dib Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies Lantanida Journal Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Peuradeun QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Al-Hayat: Journal of Islamic Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Kesehatan Bina Generasi Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Tangible Journal Fitrah: International Islamic Education Journal Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Economics and Digital Business Review Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Accounting Accountability and Organization System (AAOS) Journal FOCUS: Journal of Social Studies International Journal of Social Service and Research Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) IJCIED Mega Buana Journal of Nursing ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Career Development Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Jurnal Konseling Pendidikan Islam Journal of Islamic Education Students Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Madani International Journal of Education, Vocational and Social Science JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Journal Dekstop Application (JDA) JTA Jurnal Kolaborasi Akademika Al-kayyis: Journal of Islamic Education Al-Tarbawi Al-Haditsah
Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Literasi Digital: Analisis Konseptual Annur, Ash shifa; Nurbayani, Nurbayani; Mahmud, Salami; Aisyah, Aisyah
Itqan: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2025): ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/itqan.v16i2.6796

Abstract

This study aims to conceptually analyze the transformation of Islamic Religious Education (PAI) learning models based on digital literacy. A qualitative approach with a library research design was employed to understand, interpret, and synthesize ideas, concepts, and learning models of PAI from theoretical studies and previous research (2018–2024). The data sources included scholarly literature, such as academic books, national and international journal articles, and research reports, which were selected using a qualitative systematic literature review (SLR) approach. Data analysis was conducted through content analysis and qualitative descriptive methods, following the model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data reduction, data presentation, and conclusion. The findings indicate that the transformation of PAI learning in the digital era involves: (1) an epistemological shift from a normative-transmissive approach to a constructive-reflective approach, with teachers acting as epistemic facilitators; (2) the integration of digital pedagogy based on critical literacy through the use of TPACK and the SAMR model, enabling students to actively construct meaning and produce digital religious content; and (3) the internalization of spiritual and digital ethical values, emphasizing digital manners, tafakkur (reflection), ijtihād (critical reasoning), and tablīgh (religious dissemination) within the digital learning ecosystem. This transformation supports the development of holistic learners who are intelligent, critical, creative, and virtuous. The study contributes to Islamic education scholarship by highlighting digital literacy as an instrument for cultivating moral character and reinforcing maqāṣid al-tarbiyah values, rather than merely technological skills. Practically, it requires PAI teachers to develop new roles as moral and pedagogical facilitators in digital learning environments.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Perilaku Bullying: Studi Kualitatif di MIN 15 Aceh Besar Mirdhatillah, Mirdhatillah; Mardhiah, Ainal; Rijal, Fakhrul; Nurbayani, Nurbayani
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.1665

Abstract

Bullying in schools is a social problem that has serious impacts on the mental well-being and physical condition of students who experience it. This study aims to examine the various forms of bullying and the efforts made by Islamic Religious Education teachers to suppress this behavior at MIN 15 Aceh Besar. A qualitative approach was used in this study, collecting data through observation and interviews. The research findings show that bullying most often occurs in verbal forms such as teasing that offends family identity and derogatory remarks and physical acts such as pushing and taking belongings from peers without consent. In response, Islamic Religious Education teachers implement preventative measures through engaging learning activities, reinforcing religious values, and creating a friendly and inclusive school climate. However, the implementation of these strategies still faces several obstacles, including emotional pressure on students from the family environment, weak communication between the school and parents, and excessive parental involvement in student conflicts. Therefore, close synergy between educators, families, and all school elements is crucial in creating a safe learning environment free from bullying.ABSTRAKPerundungan di sekolah merupakan persoalan sosial yang menimbulkan dampak serius terhadap kesejahteraan mental dan kondisi fisik peserta didik yang mengalaminya. Penelitian ini bertujuan mengkaji ragam bentuk bullying serta upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam menekan perilaku tersebut di MIN 15 Aceh Besar. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan pengumpulan data melalui kegiatan observasi dan wawancara. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa perundungan paling sering muncul dalam bentuk verbal—seperti olok-olok yang menyinggung identitas keluarga dan ujaran merendahkan—serta tindakan fisik berupa dorongan dan pengambilan barang milik teman tanpa persetujuan. Dalam merespons kondisi tersebut, guru Pendidikan Agama Islam menerapkan langkah-langkah pencegahan melalui aktivitas pembelajaran yang bersifat menarik, penguatan nilai-nilai keagamaan, dan pembentukan iklim sekolah yang ramah serta inklusif. Namun, pelaksanaan strategi ini masih menghadapi sejumlah hambatan, antara lain tekanan emosional siswa yang berasal dari lingkungan keluarga, lemahnya komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua, serta keterlibatan orang tua yang berlebihan dalam konflik siswa. Oleh sebab itu, sinergi yang erat antara pendidik, keluarga, dan seluruh unsur sekolah menjadi faktor krusial dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan terbebas dari praktik bullying.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal Melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Di Desa Pango Deah Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh Hayati; Salami Mahmud; Nurbayani
Jurnal Kolaborasi Akademika Vol. 3 No. 1 (2026): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64826/57k09067

Abstract

Ketahanan pangan berbasis komunitas atau kearifan lokal menjadi isu strategis dalam pembangunan berkelanjutan, terutama di wilayah perkotaan yang menghadapi keterbatasan lahan dan ketergantungan tinggi pada pasokan eksternal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pango Deah, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga berbasis kearifan lokal. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan difokuskan pada optimalisasi pekarangan, pemanfaatan tanaman lokal, penguatan kapasitas kelembagaan KWT, serta pengolahan hasil pertanian rumah tangga. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam budidaya pangan lokal, meningkatnya ketersediaan pangan rumah tangga, serta tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap pentingnya kemandirian pangan. Selain itu, program ini memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan dalam pembangunan pangan berkelanjutan berbasis nilai-nilai lokal Aceh. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan masyarakat sekaligus pelestarian kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan sosial-ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
STRATEGI PENINGKATAN KINERJA GURU SKI MELALUI KEGIATAN WORKSHOP DI MTsN 8 ACEH BESAR Nurbayani, Nurbayani
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v1i1.160

Abstract

Penelitian ini berupaya mendeskripsikan strategi peningkatan kinerja guru melalui kegiatan workshop di MTsN 8 Aceh Besar. Jenis penelitian ini termasuk penelitin tindakan kelas (PTK) sebagai upaya membenahi pendidikan dari ruang-ruang kelas. Adapun subjek penelitian yakni 20 guru yang mengajar siswa kelas VIII (dengan berbagai bidang studi) tahun ajaran 2022/2023. Analisis data penelitian berbasis cara kuantitatif menggunakan angket dan observasi. Dilaksanakan dalam komponen 2 (dua) siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi peningkatan kinerja guru terlaksana dengan sangat baik melalui workshop di MTsN 8 Aceh Besar. Hal ini ditinjau dari aspek inti pembelajaran dapat menerapkan pembelajaran bahwa tidak ada orang atau 0,00% guru (kategori tidak baik), 1 orang atau 5,00% guru tergolong cukup, 6 orang atau 30,00% tergolong baik dan 13 orang atau 65,00% tergolong sangat baik. Bila dijumlahkan antara yang berkategori baik dan sangat baik mencapai 19 orang atau 95,00%., pemahaman terhadap strategi pembelajaran dapat ditingkatkan baik dalam teoretis (konseptual) maupun implementasi (kontekstual).
PENGARUH PEMANFAATAN PANGAN LOKAL TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Nurlian, sri; Nurbayani
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 17 No 2 (2026): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v17i2.530

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Stunting terjadi karena kekurangan gizi yang terjadi dalam masa 1000 hari kehidupan balita. Kekurangan gizi ini dikarenakan minimnya pengetahuan masyarakat terkait bahayanya stunting dan bagaimana mencegahnya. Hal ini merupakan hal yang tidak dapat dianggap remeh, jika kita melihat dampak keberlanjutan stunting ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan pangan lokal terhadap kejadian stunting pada balita. Desain penelitian menggunakan cross-sectional dengan sampel 120 balita usia 24–59 bulan. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (chi-square), Hasil menunjukkan pemanfaatan pangan lokal berpengaruh signifikan terhadap kejadian stunting (p < 0,001)
Pemanfaatan Handphone dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Baitussalam Nurul Izzah; Salami Mahmud; Nurbayani Nurbayani
Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam
Publisher : Master's degree Department of Islamic Education Postgraduate Program of Universitas Islam Negeri (State Islamic University) Ar-Raniry, Banda Aceh in cooperation with Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/tadabbur.v8i1.903

Abstract

This study examines the optimization of mobile phones as an effective medium for Islamic Religious Education (PAI) learning at SMA 1 Baitussalam, Aceh, Indonesia, focusing on their benefits, challenges, and strategies to overcome obstacles in the digital era. Employing a descriptive qualitative method grounded in postpositivism, data were collected through triangulation techniques including observations, interviews, and documentation over two months. Participants included 3 PAI teachers, 12 eleventh-grade students, and the school principal. The findings reveal that mobile phones facilitate access to digital PAI textbooks, additional references like Qur'anic interpretations, Islamic educational apps (e.g., MyQuran, Google Classroom), discussion platforms, and educational videos on YouTube, promoting flexible and interactive learning aligned with the school's vision of faith, character, and global readiness. However, strict school regulations, including teacher supervision and sanctions, are implemented to prevent misuse, such as accessing social media or games. Key challenges include limited internet access and data quotas, distractions from notifications, and teachers' inadequate digital skills. To optimize mobile phones in PAI, recommendations include providing school internet facilities, teacher training in digital tools, and ethical guidelines for students. This research contributes practical insights for PAI educators, schools, and policymakers to integrate technology wisely, addressing gaps in PAI-specific digital education literature and supporting national educational goals amid globalization.
Strategy For Supporting The Strengthening Of Religious Moderation Among Students At Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Banda Aceh Hayati Hayati; Nurbayani Nurbayani; Nadia Tri Yanty Seroja; Mohammad Eisa Ruhullah
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2025): PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v10i1.19671

Abstract

The problems in strengthening religious moderation at Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah are related to challenges in integrating the values of moderation, especially overcoming internal and external differences in religion and the application of the principle of non-violence among students. The purpose of the study is to be able to improve this strengthening, a suitable and appropriate mentoring pattern is needed considering that the students of the Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Dayah come from orphans who are victims of the conflict in Aceh and orphans who are victims of natural disasters. This service method uses Participation Action Research (PAR). The number of mentoring samples was 32 students (10%) and 2 ustadz/ustazah and 1 dayah leader. The results of the study showed that 1). The Mentoring Pattern for Strengthening Religious Moderation at the Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Dayah Students in Banda Aceh is that the dayah leader builds a pattern of strengthening religious moderation based on the values of family, brotherhood, and equality among fellow students. This pattern includes close relationships like parents and children, siblings and older siblings, and grandparents. 2). The materials for mentoring the strengthening of religious moderation in students of Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Banda Aceh are First, Balance (Tawazun). Second, Tolerance (Tasamuh). Third, Justice (Adl). Fourth, Humanity (Insaniyah). Fifth, Anti-Violence (Laa Unf). Sixth, Openness (Infitah), which invites to be open to changes in the times without sacrificing the basic principles of religion, and Seventh, Deliberation (Syura).
Co-Authors Abdul Rahman Ainal Mardhiah Aisyah Aisyah Aisyah Idris Akbar, Jumadil Akbar, Rizaldi Ali, Rustan Alim Rahmat, Muhammad Rijal Ambarita, Aulia Amiruddin Amiruddin Amiruddin Annur, Ash shifa Anugrah, Ria AR, Nurdin Azhari Azhari Azlan Azhari Bagas Nirwana Selian Bambang Irawan Bida, Restu Milenium Charles Cut Nya Dhin Damanik, Fritz Hotman Syahmahita Fadli Fadli Fakhrul Rijal, Fakhrul Farisa Nazila Fauziah Fauziah Friska Sampelallung Fritz Hotman Syahmahita Damanik Gerlan A Manu Hadini Hadini Hadini Hadini, Hadini Hamida Hamida Hamida Hasan Harmaini Harmaini Hasan Basri Hasbiah Haslina Haslina Hayati Hayati Hayati Hayati Hayati Isnaniah Isnaniah Jeditia Taliak Lindriani, Lindriani Listri Anisa Loeziana Uce Lukman Affandi M. Imamuddin M. Yogi Riyantama Isjoni Maimun Sari Maizanti, Niza Rusita Marlina Siregar Marzuki Marzuki Masbur Masbur Masrizal Mawardi Maysyurah Turiza Maysyurah Turiza Mirdhatillah, Mirdhatillah Mohammad Eisa Ruhullah Muhammad AR Muhammad Furqan, Muhammad Muhammad Hanif Muliana, Muliana Mulyana Mulyana Mutia, Jarah Nadia Tri Yanty Seroja Nafiar Najamuddin Petta Solong Nariani, Ribka Nasriati Nasriati Nazhirah Duanna Nisak M. Isa, Qudwatin Novitasari, Gladys Nufiar Nufiar Nur, Afrinis Nur, Suriyadi Nurdin, Realita Nurlian, Sri Nurul Izzah Pabetta, Duma Purwanda, Nur Widia Ramadani, Muh Reza Raudhahtun Nisa Realita Realita Ressy Kurniasari Safrina Ariani Saiful Saiful Saiful Salami Mahmud Salami Salami, Salami Siswadi Sululing Siswadi Sululing Siti Aqlima Sri Mulyati Sri Rahmi Sri Wahyuni Sukamto Sukamto Sulaiman Sulaiman Sululing, Siswadi Suraiya Suraiya Suriana Suriati, Suriati Syamsiar, Syamsiar syamsidar syamsidar Taliak, Jeditia Tasnim Idris Teri teri, teri Teri, Teri Teri Tri Maulana Hadi Uswatun Hasanah Wardiana Yunita Sari Yus, Sulhan Zaharuddin M, Zaharuddin M ZAHRA, RITA Zahrah, Anita Zubaidah R, Zubaidah Zulfatmi Zulfatmi