Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN BUAH NAGA MENJADI KERIPIK YANG SEHAT DAN BERKHASIAT Kiki Andreani; Nadillah Salaming; Faula Andini; Musdalifah Putriami Supardi; Nurul Izza; Ainul Rahma; Andi Rizkiyah Hasbi; Sapar Sapar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2541-2547

Abstract

Pemanfaatan buah naga menjadi keripik yang sehat dan berkhasiat. Tujuan program kreativitas mahasiswa-kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelolah buah naga menjadi keripik yang bernilai jual. Gizi yang terkandung dalam buah naga adalah fosfor, kalsium, karbohidrat, ptotein dan mineral. Buah ini juga banyak mengandung vitamin seperti vitamin c, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B12. Kadar air yang terdapat dalam buah naga mencapai 90,20%. Kadar air yang tinggi terdapat dalam buah naga sehingga mudah terjadi kerusakan atau busuk oleh para mekanis, kimia ataupun biologi. Untuk memperpanjang masa simpanan dari buah tersebut, perlu dilakukan penanganan yang tepat. Pengolahan merupakan cara untuk meningkatkan umur simpan buah. Pengolahan akan meningkatkan penganekaragaman pangan serta mengurangi kehilangan hasil panen. Salah satu produk olahan dari bahan baku buah naga yaitu keripik buah naga. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi.
USAHA HIJAB LOW BADGET DIJAMAN MODERN YANG NYAMAN DIGUNAKAN Pungki Pungki; Diki Wahyudi; Anugrah Riskullah R; Sapar Sapar; Samsinar Samsinar
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Vol 6, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v6i1.139

Abstract

Pemanfaatan tekstur Playcatton menjadi hijab yang laris. Program Kreativitas Mahasiswa – Kewirausahaan (PKM-K) ini bertujuan untuk menginspirasi mahasiswa menjadi pemilik usaha dengan mengubah kain playatton menjadi hijab wearable. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (penciptaan), hasil, dan penilaian. Kesimpulan program PKM-K adalah dengan membuat hijab yang bisa dijual dapat mengajarkan siswa bagaimana tetap inovatif dan kreatif dalam mengolah kain playcotton, memberikan kesempatan untuk mempraktekkan kewirausahaan dengan pemahaman konsep kewirausahaan yang komprehensif, dan menginspirasi mereka untuk terus menjalankan usahanya. bisnis sendiri.
PKM-K : Kripik Wortel Cita Chantiqa Cita Faysabbhi; Annisa Sabella; Dila Resila; Nabila Zakinah; Aliya Maharani; Serli Yandiani; Muh. Yani; Muh. Fauzan; Olivia Olivia; Irfan Irfan; Sapar Sapar; Widyawanti Rajiman
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.4926

Abstract

Kripik Wortel Cita adalah cemilan dari bahan pangan sayuran wortel yang kaya akan gizi diantaranya adalah mineral, senyawa asam folat, asam pantotenat, provitamin A, vit A, vit C, vit BK, Na, Ca, Mg, P, S, Mn, Fe, Cu dan Zn. Dibuat dengan pertimbangan tentang pengolaan sayur yang memiliki sifatcepat busuk, atau sarana surplus bahan pangan sayur agar tetap dimanfaat dengan harga yang pantas. Tujuan program kreativitas mahasiswa- kewirausahaan (PKM-K) ini adalah untuk memberikan memotivasi mahasiswa untuk berwirausaha untuk menciptkan lpangan kerja, ikut membantu pemerita dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia di bidang makanan sehat, diharapkan mengurangi stanting, dan menjadi sarana kemitraan dengan petani lokal. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil PKM-K ini adalah Produk Kripik Wortel Cita yang dimasukkan dalam plastik tepal dengan lebel Cita mulai dari ukuran kecil, sedang, maupun besar sebanyak masing-masing 15 psc. Kemudian dilanjutkan dengan meninjau Kekurangan maupun variable-variabel yang mempengaruhi pengaruh consume terhadap Kripik Wortel Cita ini. Adapun kesimpulan program PKM-K ini adalah bahwa Kripik Wortel Cita menjadi produk kreativitas yang diharapkan mampu menjadi produk unggulan yang inovatif dengan kandungan gizi yang baik, dan dapat diterima dan bernilai jual yang menguntungkan.
INOVASI NASI MENJADI KERUPUK YANG DISUKAI KONSUMEN N.R, Muh. Aqil Maulana; Andini, Putri; Riani, Nengsi; Bahrum, Sulpiani; Salmiati, Salmiati; Sapar, Sapar; Abbas, Estria Indrawati
Jurnal Pijar Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Pijar : Studi Manajemen dan Bisnis
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65096/pmb.v2i4.1429

Abstract

Utilizing Rice into Creative and Marketable Food Products. The goal of the student creativity program-entrepreneurship (PKM-K) is to motivate students to engage in entrepreneurship by managing rice into marketable food products. Rice is highly beneficial for health, including brain health, being the main energy source for the body, and boosting the immune system. This rice cracker product can also enhance creativity for an entrepreneur, making consumers interested in purchasing the rice crackers. The method of implementing this program includes input, process (production), output, and evaluation. The results of this program are input, conducting market surveys to understand market conditions. Next is the feasibility study of the business to be run. The final stage is selecting materials and providing the place, as well as facilities and infrastructure to support the production process. Process (production), the process of making rice crackers, from preparation of materials and tools to rice crackers ready for sale. Output, which is the result of creative rice crackers ready to be consumed and marketed to consumers. Lastly, the evaluation, this stage is carried out after the production of the rice cracker product is completed. At this stage, we will review the shortcomings that make consumers dissatisfied with our product. The conclusion of the PKM-K program utilizing rice into marketable rice cracker food products can provide students with the skills to remain innovative and creative in processing rice, give students the opportunity to practice entrepreneurship with a comprehensive understanding of entrepreneurial concepts, and build the spirit of students to continue doing business.
PEMANFAATAN STIK ES KRIM MENJADI KERAJINAN LAMPU HIAS YANG BERNILAI JUAL Putri Ramadhanii, Andi Ayu; Nadia, Nadia; Haryana, Haryana; Sapar, Sapar; Samsinar, Samsinar
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v9i1.8292

Abstract

Membuat kerajinan dengan Stik Es Krim yang layak jual. Tujuan Program Kreativitas Mahasiswa-K (PKM-K) adalah menginspirasi siswa untuk menjadi wirausaha dengan mengubah Stik Es Krim bekas menjadi kerajinan yang bernilai jual. Metode pelaksanaan Input, proses (produksi), output, dan evaluasi program semuanya tercakup. Konsekuensi dari program ini adalah masukan,tinjauan pasar langsung untuk memutuskan situasi ekonomi. Kemudian, kami akan berbicara dengan lima mahasiswi di Universitas Muhammadiyah Palopo dan mewawancarai mereka. Langkah selanjutnya adalah studi kelayakan bisnis. Pemilihan bahan dan penyediaan sarana dan prasarana untuk mendukung proses produksi merupakan langkah terakhir. Proses (penciptaan), yaitu cara pembuatan Lampu Hias dari Stik Es Krim ini dimulai dari penataan bahan dan alat hingga Improving Light siap dipasarkan. Produk akhir atau result adalah transformasi Stik Es Krim menjadi Lampu Hias yang dapat digunakan dan dijual kepada pelanggan. Tahap terakhir adalah evaluasi, yang dilakukan setelah produksi produk Lampu Hias selesai. Pada titik ini, kami akan membahas kekurangan yang menyebabkan pelanggan merasa tidak nyaman menggunakan produk kami. Proyek akhir dalam program PKM-K yang menggunakan Stik Es Krim adalah menghasilkan kerajinan berbentuk Lampu Hias atau LASTIK. Kerajinan ini memiliki nilai jual, dapat mengajarkan siswa bagaimana berinovasi dan berkreasi dalam proses pengolahan limbah Stik Es Krim serta dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih berwirausaha dengan pemahaman konsep kewirausahaan yang komprehensif, dan dapat menginspirasi siswa untuk memulai dalam berbisnis.
PERILAKU GENERASI Z TERHADAP MAKANAN KHAS OLAHAN SAGU DI TANA LUWU nurafni, nurafni; Sapar, Sapar; Anggra, Anggra Alfian
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i2.10832

Abstract

AbstrakGenerasi Z saat ini telah memasuki fase perkembangan remaja dan dewasa. Usia generasi Z saat ini berkisar antara 11-26 tahun. Generasi ini merupakan generasi penerus dan cukup berpengaruh terhadap kecenderungan-kecenderungan yang terjadi di masyarakat termasuk kecenderungan terhadap makanan khas (kuliner). Sehingga memperhatikan perilaku generasi Z dalam hal makanan khas olahan sagu menjadi sangat mendesak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perilaku generasi z terhadap makanan olahan sagu di Tana Luwu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan analisis kuantitatif. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan model SEM melalui aplikasi Smart PLS 3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor personal tentang makanan khas olahan sagu berpengaruh signifikan terhadap perilakunya dalam memilih makanan olahan sagu tersebut. Hal ini terlihat dari hasil T hitung (8.500) > T tabel 1,653 dan P Value (0,000) < nilai cut off (0,05) adapun pada hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Gen Z tentang makanan khas olahan sagu berpengaruh tidak signifikan terhadap perilakunya dalam memilih makanan olahan sagu. makanan olahan sagu, berdasarkan hasil T Hitung 1,470 < T tabel 1,653 dan P Value = 0,142 > nilai cut off = 0,05. Sedangkan hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan sumber informasi tentang makanan khas olahan sagu berpengaruh signifikan terhadap perilakunya dalam memilih makanan olahan sagu tersebut. Hal ini terlihat dari hasil T hitung (3.246) > T tabel 1,653 dan P Value (0,001) < nilai cut off (0,05).Kata kunci : Gen z, olahan sagu, perilaku
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENARUHI TINGKAT PRODUKSI KELAPA SAWIT DI DESA RADDA KABUPATEN LUWU UTARA Rivaldi, Rivaldi; Sapar, Sapar; Maming, Rian
Jurnal Inovasi Bisnis Indonesia (JIBI) Vol. 1 No. 3 (2024): March
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jibi.v1i3.38

Abstract

Abstrak Komoditas kelapa sawit merupakan salah komoditi sub sektor perkebunan yang dapat meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat, penyedia bahan baku industri pengolahan yang menciptakan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari modal, tenaga kerja, luas lahan, herbisida dan pupuk terhadap produksi kelapa sawit di Desa Radda Kabupaten Luwu Utara. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder dengan mengumpulkan data yang bersifat kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 45 petani kelapa sawit di Desa Radda Kabupaten Luwu Utara. Metode pengambilan data yang digunakan pada penelitian ini adalaha dengan wawancara (kuesioner dan dokumentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal dan luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi. Sedangkan tenaga kerja, herbisida dan pupuk berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap produksi kelapa sawit Kata kunci: Modal, Tenaga Kerja, Luas Lahan, Herbisida, Pupuk, Produksi Abstract The oil palm commodity is one of the plantation sub-sector commodities that can increase the income of farmers and communities, providing raw materials for processing industries that create added value. This study aims to determine the effect of capital, labor, land area, herbicides and fertilizers on oil palm production in Radda Village, North Luwu Regency. The data used are primary and secondary data by collecting quantitative data. The sample of this study was 45 oil palm farmers in Radda Village, North Luwu Regency. The data collection method used in this research is interviews (questionnaires and documentation). The results showed that capital and land area had a positive and significant effect on production. While labor, herbicides and fertilizers have a positive and insignificant effect on oil palm production. Keywords: Capital, Labor, Land Area, Herbicide, Fertilizer, Production.
KLUSTERISASI KELOMPOK TANI DI SULAWESI SELATAN Mujahida, Mujahida; Sapar, Sapar; Lamane, Siti Aisa
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 49, No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v49i3.14752

Abstract

ABSTRACTGrouptani is a horizontal farmers' union that can consist of several units in a village based on commodity, farm area, and gender. The existence of grouptani has many functions, one of which is as a condition of access to funding programmes from the Government. The aim of this study is to cluster the species based on their class in the South Sulawesi region. The research method used is clusterization using the K-Mens method. The data used is accessed from the website of the agricultural survey center. The results of the cluster analysis show that there are five clusters of farm groups based on their classes. Cluster 1 consists of 5 districts/cities: Makassar City, Parepare, Palopo, Barru, and Soppeng. Cluster 2 is composed of 7 Districts namely Jeneponto, Wajo, Luwu, Bulukumba, Gowa, Northern Luvu, and East Luwou. Claster 3 consists from 7 Districs namely Bantaeng, Selayar, Pangkep, Takalar, Sinjai, Maros, and Enrekang. It is expected that this research will be a benchmark in evaluating the performance of agricultural pipes in the construction of farm groups. Keywords:  Ability Classes, Clustering, Farmer Groups ABSTRAKKelompoktani merupakan persekutuan petani secara horizontal yang dapat terdiri dari beberapa unit dalam suatu desa berdasarkan komoditas, luas tanam pertanian, dan gender. Keberadaan kelompoktani memiliki banyak fungsi yang salah satunya adalah sebagai persyaratan mengakses program pendanaan dari Pemerintah. Sehingga penentuan kelas kelompoktani yang dilakukan oleh penyuluh tiap tahun akan sangat dibutuhkan oleh para petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklusterisasi kelompoktani berdasarkan kelasnya di wilayah Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah klusterisasi menggunakan metode K-Mens. Data yang digunakan diakses dari website pusat penyuluhan pertanian. Hasil analisis kluster menunjukkan bahwa terdapat 5 kluster kelompok tani berdasarkan kelasnya. Kluster 1 terdiri dari 5 kabupaten/kota yakni Kota Makassar, Parepare, Palopo, Barru, dan Soppeng. Kluster 2 terdiri dari 7 kabupaten yakni Kabupaten Jeneponto, Wajo, Luwu, Bulukumba, Gowa, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Kluster 3 terdiri dari 7 kabupaten yakni Kabupaten Bantaeng, Selayar, Pangkep, Takalar, Sinjai, Maros, dan Enrekang. Kluster 4 terdiri dari 1 kabupaten yakni Kabupaten Bone. Serta Kluster 5 terdiri dari 4 kabupaten yakni Kabupaten Toraja Utara, Toraja, Pinrang, dan Sidrap. diharapkan penelitian ini menjadi acuan dalam mengevaluasi kinerja penyuluh pertanian dalam pembinaan kelompok tani. Kata Kunci : Klusterisasi, Kelompok Tani, Kelas Kemampuan
Strategi Dalam Pengembangan Kompetensi Karyawan Untuk Meningkatkan Daya Saing Kewirausahaan Warkop Tea House Arjun Arjun; Muammar Khaddapi; Sapar Sapar
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 tentang kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan koperasi serta UMKM memberikan peluang bagi usaha kecil untuk berkembang. Salah satu faktor utama dalam perkembangan UMKM adalah pengembangan kompetensi karyawan untuk meningkatkan daya saing kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi karyawan dalam mendukung daya saing usaha di Warkop Tea House, Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data primer dan sekunder melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi karyawan, melalui pelatihan dan pengembangan, berdampak positif terhadap daya saing kewirausahaan. Strategi bisnis yang efektif dan kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan mampu meningkatkan kinerja usaha di tengah persaingan dan perubahan pola pasar yang cepat. Kesimpulannya, pengembangan kompetensi karyawan secara berkelanjutan sangat penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di era globalisasi.
Innovation of Sago Into Dry Cakes (DA, DAK) Miranda, Miranda; Ima, Ima; Insani, Nurul Aulia; Maghfirah, Rabiah; Kasmiati, Kasmiati; Mulia, Nurcahya Indah; Sinta, Sinta; Rajiman, Widyawanti; Sapar, Sapar
PROMOTOR Vol. 7 No. 6 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v7i6.878

Abstract

Before rice became widely known in its current form, sago was the staple food of Indonesian people. Sago is eaten in the form of papeda, a type of porridge, or other preparations. Sago is unique as a source of carbohydrates because it is produced in wetlands, a natural habitat for straw. This condition has benefits for the environment but is less economical and more difficult to distribute. Sago is popular among many people in Kitakagiri, and many foods are made from it. Dhadak is a typical food from the Masamba area in Kitakagiri district. Not many people know about this food. However, not many people know about Dhadak, a food made from sago and coconut. Dhadak is a typical Masamba regional dish and is one of the traditional dishes. This product is rarely available on the market and almost non-existent. Apart from being used as food and a complementary ingredient, sago has been proven to provide significant benefits to the ecological chain. Like the sago area, this area is a breeding ground for various types of living creatures, including wild boars, snakes, beetles and birds. Apart from that, from a health perspective, sago is one of the best plants that is able to convert the sun's photosynthetic energy through its leaves and channel it to nature. This means that being around trees can help people avoid lung disease and asthma.
Co-Authors A. Hasbi Munarka A.Y, Adinda Maya Abbas, Estria Indrawati Abdul Rahman Abdul Rahman Adelia T, Tri Adi Riyanto Suprayitno Adil Adil Adil Adil, Adil Afiq Azizah Afriana Afrianaa Ahmad Hamka Ainul Rahma Aisha Albar Albar Aldarisma Aldarisma Alhafidz Asir Aliya Maharani Amanda Amanda Amiruddin Saleh Amita, Amita Amri Jahi Ananda Pratiwi Ananda, Ananda Andi Ananta Regina Putri Andi Mutiara Azzahra Andi Rizkiya Hasbi Andi Rizkiya Hasbih Andi Rizkiyah Andi Rizkiyah Hasbi Andi Suprianto Andini, Faula Andreani, Kiki Anggra Alfian Anggra, Anggra Alfian Anggriawan, Dicky Ade Annisa Ishaka Ismail Annisa Sabella Anugrah Riskullah R Aqsa, Muhammad Arifal, Muh Arifuddin Arifuddin Arini Saputri Arjun Arjun arjun, arjun Arjuna, Arjuna Asir, Alhafidz Asniah Asniah Asrianti Asrianti Astrid, Astrid Aulia Ifha Sabnur Aulia, Atika Azizah, Afiq Azzahra, Andi Mutiara Bahrum, Sulpiani Bilqis Azzahra Kentju Chantiqa Cita Faysabbhi Cintia Apsari Citra Pratiwi David Karisma S Della Saputri Dewi Sulistianengseh Diah Asdiany Dian Tairas, Maudi Diki Wahyudi Dila Resila Dimas Al Fikri, Muh. Duwi Putri Pramesty Edi Saputra S Ema Wardana Fajrullah Sabri Faula Andini Fikram Busa Haedar Haedar Haedar Haedar Halifah Basir, Nur Hamka, Ahmad Hardianti, Iin Haryana, Haryana Hasbi Husna S, Nurul I. Gede Putu Purnaba Ibriansyah Ibriansyah Iin Hardianti Ilham Tahier Ima, Ima Imdillah Imdillah Imdillah, Imdillah Insani, Nurul Aulia Irfan Irfan Irma Irnah Sari Irninta Islamiah Yusran Isra, Isra Izza, Nurul Jaelani, Tegar Al Rizaly Jingga Pratiwi, Nayla juita juita Jumawan Jasman Kadek Eva Sulystyawati Karisma S, David Kasmiati Kasmiati Khaddapi, Muammar Kiki Andreani Kooshartoyo, Meedy Kurnia Maslu Laita, Inda Tande Lamane, Siti Aisa Lanteng Bustami M Risal, M M Zainal S M. Risal Maghfirah, Rabiah Magnalia, Mutiara Maming, Rian Mardian Mardian Mardian Mardian Marhani Marhani Maudi Dian Tairas Mega Oktaviana Mega Oktaviana Miranda, Miranda Mita Mita, Mita Muammar Khaddafi Muammar Khaddapi Muchtar Surullah Muh Arifal Muh Fahri, Muh Muh. Abit Muh. Azhari Ramadan Muh. Dimas Al Fikri Muh. Fauzan MUH. LIRAS Muh. Yani Muh. Yusuf Qamaruddin Muhammad Al Ayyubi Misrang Muhammad Aqsa Muhammad Aqsa Muhammad Kasran Muhammad Raihan Muhammad Yusuf Qamaruddin Mujahida, Mujahida Mulia, Nurcahya Indah Musdalifah Putriami Supardi Mutia Rahmaniah N.R, Muh. Aqil Maulana Nabila Zakinah Nadia Nadia Nadillah Salaming Nayla Jingga Pratiwi Nely Permata Norma Nitha Nova Vurba Sari Nugraha Rasyid Nur Afni Nur Azila Nur Fadilah, Suci Nur Halifah Basir Nurafifah Nurafifah Nurafifah, Nurafifah NurAfni NurAfni Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurcaya Nurcaya Nurfadillah Nurfadillah Nurhaedah Adnin Rasyad Nurmasita Nur Nurmaya Nurmaya Nurpadilla Nurpadilla Nurul Izza Nurul Salsabila Nurul Utami, Suci Olivia Olivia Pane, Ivransa Zuhdi Pang S. Asngari Paulus Palimbong Pratiwi, Ananda Pratiwi, Citra Pratiwi, Wanda Pungki Pungki Purwanti, Mawar Putri Andini, Putri Putri Putri Putri Putri, Putri Putri Ramadhanii, Andi Ayu Putriami Supardi, Musdalifah Qomaruddin, M. Yusuf Rahma, Ainul Rahmad Solling Hamid Rahmadina Rahmadina Rahmadina, Rahmadina Rahmawati Sjamsu Alam Rajima, Widyawanti Rajiman, Nur Annisa Rajiman Rajiman, Widyawanti Ramadani, Magfirah Indah Rati, Rati Ratna Wati Regina, Putri Riani, Nengsi Rika Harianti Rivaldi, Rivaldi Rizkiya Hasbih, Andi Rizkiyah Hasbi, Andi Rohimah, Inayatul rum, Safril M. Safitri, Nadila Salaming, Nadillah Salju Salju Salmiati Salmiati, Salmiati Samia Samia Samia, Samia Samrul Samsa, Satriani Samsinar Samsinar Samsinar Samsinar Samsinar Samsinar Saputra S, Edi Saputra, Moh Fadel Saputri, Arini Saputri, Della Sarina Sarina Satriadi Sukri Serli Yandiani Sinta, Sinta Siti Nur Ariska Sotte, Sotte Suardi M. Anwar Suci Nur Fadilah Suharni Suharni Sukmawati Labusa Supardi Supardi Suprianto Suprianto Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syam, Riyan Muhammad Taman, Muliani Tanan, Dea Ananda Taufiq Taufiq Tinanti , Tinanti Tri Adelia T Viska Angraeni Vurba Sari, Nova Wanda Wanda Wanda Wanda Wasmiana Wasmiana Widya Aulia Rahman Widyawanti Rajiman Zahra, Wafiq Az Zainal Efendy Zainal S, M