Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Faktor Personal, Sarana Produksi, dan Pola Komunikasi terhadap Ketahanan Pangan M Zainal S; Sapar Sapar; Adi Riyanto Suprayitno; Marhani Marhani; Samsinar Samsinar; Andi Suprianto
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 20 No. 1 (2023)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jik.v20i1, Juni.5317

Abstract

Ketahanan pangan menjadi isu penting di masa pandemi Covid-19. Pemerintah mendorong ketahanan pangan petani melalui program Pekarangan Pangan Lestari. Berbagai faktor memengaruhi keberhasilan program. Penelitian bertujuan menghasilkan analisis faktor personal, dukungan sarana produksi pertanian, dan pola komunikasi penyuluh pendamping dan sesama petani berpengaruh terhadap ketahanan pangan petani. Penelitian didesain sebagai penelitian kuantitatif dengan metode survei cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor personal petani, dukungan sarana produksi pertanian, dan pola komunikasi berpengaruh nyata dan positif terhadap ketahanan pangan petani.
Pemanfaatan Pati Sagu Menjadi Olahan Permen Sagu MUH. LIRAS; Nely Permata; Nurmasita Nur; Samrul; Muhammad Raihan; Andi Rizkiyah; Hasbi; Sapar
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 3 (2023): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i3.48708

Abstract

Utilization of sago starch into processed Sago candy. The aim of the student creativity program – entrepreneurship (PKM-K) is to motivate students to become entrepreneurs in processing sago starch into processed sago candy. The methods of implementing this program are input, process (production), output, and evaluation. The results of this program are input, conducting market surveys to determine market conditions. Then conducted interviews with five female students at the Muhammadiyah University of Palopo. Next is a feasibility study of the business to be run. The last stage is the selection of materials and the provision of places as well as facilities and infrastructure to support the production process. Process (production), the process of making sago candy starting from the preparation of materials and tools until the sago candy is ready to be marketed. Output, namely sago candy crafts that are ready to be used and marketed to consumers. The last is evaluation, namely this stage is carried out when the production of sago candy products has been completed. At this stage, we will review any deficiencies that make consumers uncomfortable consuming our products. The conclusion of the PKM-K program is that using sago starch into processed candies that are worth selling can provide skills to students to remain innovative and creative in processing sago starch, provide opportunities for students to practice entrepreneurship with a comprehensive understanding of entrepreneurial concepts, and build student enthusiasm to stay in business. Keywords: Entrepreneurship; sago starch; candy making. ABSTRAK Pemanfaatan pati sagu menjadi olahan permen Sagu. Tujuan program kreativitas mahasiswa – kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengolah pati sagu menjadi olahan permen sagu. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya melakukan wawancara kepada lima mahasiswi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palopo. Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Proses (produksi), proses pembuatan permen sagu mulai dari persiapan bahan dan alat sampai permen sagu siap dipasarkan. Output, yaitu hasil kerajinan permen sagu yang siap digunakan dan dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, yaitu tahapan ini dilaksanakan pada saat produksi produk permen sagu telah selesai dilakukan. Pada tahap ini akan meninjau tentang kekurangan- kekurangan apa saja yang membuat konsumen tidak nyaman mengonsumsi produk kami. Kesimpulan program PKM-K pemanfaatan pati sagu menjadi olahan permen yang bernilai jual dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk tetap inovatif dan kreatif dalam mengolah pati sagu, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik wirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berbisnis.
PEMBUATAN KUE GEMBLONG KHAS JAWA MENJADI PRODUK IDAMAN KONSUMEN YANG BERNILAI JUAL David Karisma S; Ahmad Hamka; Arini Saputri; Iin Hardianti; Abdul Rahman; Putri Putri; Andi Rizkiya Hasbih; Sapar Sapar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.1991-1998

Abstract

Pembuatan kue Gemblong Khas Jawa menjadi produk idaman konsumen yang bersedia menjual. Tujuan dari program PKM-K adalah mendorong perempuan untuk terlibat dalam kewirausahaan di komunitasnya.mengelolah kue gemblong menjadi produk idaman konsumen yang bernilai jual. Kue Gemblong yang sangat bermanfaat  untuk mengembalikan mood, menguatkan dan melenturkan otot, serta memperbaiki sistem imunitas tubuh. Produk ini juga dapat mengurangi resiko terjadinya kanker terutama kanker usus besar, bisa membantu meurunkan berat badan ( Diet ), serta memberikan energi. Adapun Metode eksekusi program ini terdiri dari input, proses (atau produk), output, dan evaluasi. Langkah ketiga adalah pengadaan bahan dan penyediaan ruang, serta penggunaan sarana atau prasarana untuk mempercepat proses produksi. Proses produksi kue gemblong diawali dengan pengadaan bahan baku dan peralatan hingga produk jadi siap untuk perakitan. Output merupakan hasil produksi kue gemblong yang mudah dikonsumsi dan dikomunikasikan kepada konsumen. Tahap selanjutnya adalah evaluasi yang dilakukan pada saat produksi produk kue gemblongtelah telah selesai. Saat ini, kami akan membahas masalah khusus yang menghalangi konsumen untuk menikmati produk kami.
KERIPIK BAMBU: INOVASI MAHASISWA UM-PALOPO SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN JIWA ENTERPRENEUR Edi Saputra S; Nuraini Nuraini; Maudi Dian Tairas; Nova Vurba Sari; Muh. Dimas Al Fikri; Suci Nur Fadilah; Andi Rizkiyah Hasbi; Sapar Sapar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2128-2135

Abstract

Kabupaten Luwu Utara merupakan daerah yang banyak terdapat liang bambusa. Masyarakat umum sudah lama mengenal tuna muda bambu atau rebung sebagai makanan pokok. Rebub biasanya terdiri dari alkohol atau makanan lain. Selain Lezat, Rebung Kaya Serat, dan Bergizi Rasa. Rebung mengandung protein, karbohidrat, daging tanpa daging, dan vitamin. Meskipun demikian, masih banyak masyarakat umum yang tidak mengetahuinya dan hanya sebagian kecil yang mengirimkannya. Oleh karena itu, Kami Mahasiswa UM-Palopo melakukan karya kreatif yang saat ini dikenal sebagai inovasi yang paling ekonomis. Empat komponen utama pelaksanaan program ini adalah input, proses (atau produksi), output, dan evaluasi. Program keluaran terdiri dari penelitian dari pasar yang dilakukan untuk memverifikasi keadaan pasar saat ini. Berikut adalah beberapa tulisan yang akan datang terkait dengan sebuah ide. Pemilihan bahan, penyediaan fasilitas, dan sarana
PENGOLAHAN SAGU MENJADI MAKAN TRADISIONAL : MARTABAK SAGU KHAS LUWU UTARA (DA’DAK) Della Saputri; Wanda Wanda; Tri Adelia T; Nur Halifah Basir; Imdillah Imdillah; Ananda Pratiwi; Samia Samia; Mega Oktaviana; Andi Rizkiyah Hasbi; Sapar Sapar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2231-2237

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan motivasi perempuan untuk berwirausaha dalam rangka mengubah sagu menjadi makanan tradisional yang memiliki nilai jual. Penggunaan sagu telah menjadi makanan pokok masakan tradisional Da'Dak. Da’dak (martabak sagu) merupakan salah satu olahan yang berbahan dasar sagu. Sagu sendiri bermanfaat untuk kesehatan, meningkatkan kualitas tidur, memicu produksi hormon melatonin dalam tubuh, melancarakan peredarah dan pembuluh darah, menghambat laju kadar glukosa darah, dan berfungsi menyehatkan sel-sel pada usus dan paru-paru. Produk ini juga dapat dijadikan sebagai pengganti beras dan bahan pangan lainnya. Empat langkah pelaksanaan program ini adalah input, proses (atau produksi), output, dan evaluasi. Output program terdiri dari riset pasar yang dilakukan untuk memastikan keadaan pasar saat ini. Berikut kajian yang akan diluncurkan terkait sebuah ide. Langkah selanjutnya adalah penyediaan bahan, penyediaan lokasi, dan penyediaan sarana dan prasarana penunjang. Diharapkan dengan adanya kegiatan PKM-K ini pemanfaatan sagu dapat memperoleh hasil produksi yang optimal, membuka peluang usaha bagi mahasiswa dan masyarakat.
SESI PEMANFAATAN TANAMAN GENJER (LIMNOCHARIS FLAVA) MENJADI KERIPIK YANG BERNILAI JUAL Nurafifah Nurafifah; Nayla Jingga Pratiwi; Citra Pratiwi; Mardian Mardian; Afiq Azizah; Andi Rizkiyah Hasbi; Sapar Sapar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2175-2183

Abstract

Pemanfaatan tanaman Genjer (Limnocharis Flava) menjadi keripik yang bernilai jual.Tujuan program kreativitas mahasiswa-kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelolah tanaman genjer (Limnocharis Flava) menjadi keripik yang bernilai jual.Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Proses (produksi), proses pembuatan keripik genjer mulai dari persiapan bahan dan alat sampai keripik genjer siap dipasarkan. Output, yaitu hasil keripik genjer yang siap digunakan dan dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, yaitu tahapan ini dilaksanakan pada saat produksi produk keripik genjer  telah selesai dilakukan. Pada tahap ini akan meninjau tentang kekurangan-kekurangan apa saja yang membuat konsumen tidak menyukai produk kami. Kesimpulan program PKM-K pemanfaatan tanaman Genjer (Limnocharis Flava) menjadi keripik yang bernilai jual dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk tetap inovatif dan kreatif dalam mengolah tanaman Genjer (Limnocharis Flava), memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik wirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berbisnis.
PENGARUH REKRUITMEN DAN SELEKSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR DESA SE–KECAMATAN LATIMOJONG Nurcaya Nurcaya; Sapar Sapar; Haedar Haedar
Jurnal Inovasi Bisnis Indonesia (JIBI) Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pencapaian kinerja pegawai tidak dapat dilepaskan dari faktor sumber daya manusia yang ada. Hal ini dikarenakan sumber daya manusia menjadi salah satu sorotan tajam dalam penyelenggaraan pemerintahan terkait kesiapan, jumlah pendidikan, dan profesionalitasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rekrutmen dan seleksi terhadap kinerja pegawai pada kantor desa di kecamatan Latimojong. Dalam mengaplikasikan tujuan tersebut, digunakan metode statistik SPSS versi 22 melalui pendekatan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis mengenai pengaruh antara rekrutmen dan seleksi terhadap kinerja pegawai pada kantor desa di kecamatan Latimojong diketahui bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara rekrutmen dan seleksi terhadap kinerja pegawai. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rekrutmen dan seleksi sama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada kantor desa di kecamatan Latimojong. Selanjutnya dari hasil pengujian hipotesis kedua, ternyata variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai adalah variabel seleksi. Kata kunci: perekrutan, seleksi, karyawan Abstract The achievement of employee performance cannot be separated from the existing human resource factors. This is because human resources are one of the sharpest highlights in the implementation of government regarding readiness, amount of education, and professionalism. The purpose of this study was to determine the effect of recruitment and selection on employee performance at the village office in Latimojong sub-district. In applying these objectives, the SPSS version 22 statistical method was used through a multiple linear regression analysis approach. Based on the results of the analysis of the influence between recruitment and selection on employee performance at the village office in Latimojong sub-district, it is known that there is a positive and significant influence between recruitment and selection on employee performance. So it can be concluded that recruitment and selection both affect employee performance at the village office in Latimojong sub-district. Furthermore, from the results of testing the second hypothesis, it turns out that the most dominant variable affecting employee performance is the selection variable. Keywords: recruitment, selection, employee
Lulur bedda lotong rahasia kecantikan wanita suku bugis: Lulur bedda lotong Aisha; Nur Azila; Annisa Ishaka Ismail; Sapar Sapar; Samsinar Samsinar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i3.1173

Abstract

Make a useful lotong bedda scrub using spices. This student entrepreneurship and creativity program aims to inspire and motivate students to become entrepreneurs. This program uses input, process (production), output, and evaluation methods. The results obtained from this program are: input, to ensure market conditions we conducted a market survey, interviewed 10 students at Muhammadiyah University of Palopo, conducted a feasibility study of the business to be carried out, selected materials, and provided facilities and infrastructure to support the production process. The process (production) of making bedda lotong scrub begins with providing materials and tools and continues until the lotong bedda scrub is ready to be sold. Output, namely the result of the lotong bedda scrub that can be purchased and used by consumers. And the last is evaluation, this stage is carried out when the production of Bedda Lotong scrubs has been completed, and will check for any deficiencies that make customers feel uncomfortable using the Bedda Lotong scrubs that we produce. The conclusion of the PKM-K program is to use spices to make scrubs that are of sale value and so that the public and students know about the benefits of using scrubs. In addition, it can encourage students to continue doing business by giving them the opportunity to practice and have a comprehensive understanding of the concept of entrepreneurship.
Pemanfaatan Lilin Biasa Menjadi Produk Lilin Aromaterapi Fresh Yang Bernilai Jual Andi Mutiara Azzahra; Rahmadina Rahmadina; Alhafidz Asir; Muh Arifal; Sapar Sapar; Samsinar Samsinar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i3.1177

Abstract

The large population and density often cause stress for residents who live in urban areas, so they need to be relaxed so that their spiritual life is balanced. One method of relaxation that is often tried is by staying silent in a room filled with aromatherapy. Aromatherapy candles are an alternative to applying aromatherapy by inhalation or inhalation and can produce a refreshing aroma. Aromatherapy candles have many benefits, especially for people who are very busy. The purpose of the researchers to make this article is to provide information to the public that aromatherapy candles have benefits as refreshing and relaxing, as well as to inspire people to start their own businesses by turning ordinary candles into aromatherapy candles that are worth selling. The result of this dedication is aromatherapy candles which are refreshing because they are combined with essential oils to produce aroma. Through this community service, it is hoped that the community and students can use candles as a source of lighting as well as air freshener.
Peningkatan Kreativitas Masyarakat dalam Mengolah Limbah Sedotan Plastik Menjadi Tempat Tissue Ema Wardana; Cintia Apsari; Afriana Afrianaa; Sapar Sapar; Samsinar Samsinar
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v4i1.2891

Abstract

The use of plastic straws to make tissue box crafts that are worth selling. The purpose of the student creativity program - entrepreneurship (PKM-K) is to motivate students to become entrepreneurs in processing waste, especially into crafts that have market value, such as tissue box crafts. Plastic straw waste in the Palopo City environment is one of the elements that causes pollution which is not easy to decompose because it is made from plastic and is inorganic. Utilizing plastic straw waste into valuable products is a creative effort to reuse waste to preserve the environment and increase the economic value of waste that is no longer used. The methods used are the input, process (production), output and evaluation stages. The results of this program are input, conducting market surveys to determine market conditions. Next is a feasibility study of the business to be run. The last stage is the selection of materials and the provision of places as well as facilities and infrastructure to support the production process. Process (production), the process of making a tissue box starts from the preparation of materials and tools. Output, namely the craft of tissue holders that are ready to be used and marketed to consumers. The last is evaluation. At this stage, we will review any deficiencies that make consumers uncomfortable using our products. The conclusion of the PKM-K program is that the use of plastic straws to make tissue box crafts that are worth selling can provide skills to students, especially at the Muhammadiyah University of Palopo, to remain innovative and creative in processing plastic straw waste, providing opportunities for students to practice entrepreneurship with a comprehensive understanding of the concept of entrepreneurship, and build students' enthusiasm to stay in business.
Co-Authors A. Hasbi Munarka A.Y, Adinda Maya Abbas, Estria Indrawati Abdul Rahman Abdul Rahman Adelia T, Tri Adi Riyanto Suprayitno Adil Adil Adil Adil, Adil Afiq Azizah Afriana Afrianaa Ahmad Hamka Ainul Rahma Aisha Albar Albar Aldarisma Aldarisma Alhafidz Asir Aliya Maharani Amanda Amanda Amiruddin Saleh Amita, Amita Amri Jahi Ananda Pratiwi Ananda, Ananda Andi Ananta Regina Putri Andi Mutiara Azzahra Andi Rizkiya Hasbi Andi Rizkiya Hasbih Andi Rizkiyah Andi Rizkiyah Hasbi Andi Suprianto Andini, Faula Andreani, Kiki Anggra Alfian Anggra, Anggra Alfian Anggriawan, Dicky Ade Annisa Ishaka Ismail Annisa Sabella Anugrah Riskullah R Aqsa, Muhammad Arifal, Muh Arifuddin Arifuddin Arini Saputri Arjun Arjun arjun, arjun Arjuna, Arjuna Asir, Alhafidz Asniah Asniah Asrianti Asrianti Astrid, Astrid Aulia Ifha Sabnur Aulia, Atika Azizah, Afiq Azzahra, Andi Mutiara Bahrum, Sulpiani Bilqis Azzahra Kentju Chantiqa Cita Faysabbhi Cintia Apsari Citra Pratiwi David Karisma S Della Saputri Dewi Sulistianengseh Diah Asdiany Dian Tairas, Maudi Diki Wahyudi Dila Resila Dimas Al Fikri, Muh. Duwi Putri Pramesty Edi Saputra S Ema Wardana Fajrullah Sabri Faula Andini Fikram Busa Haedar Haedar Haedar Haedar Halifah Basir, Nur Hamka, Ahmad Hardianti, Iin Haryana, Haryana Hasbi Husna S, Nurul I. Gede Putu Purnaba Ibriansyah Ibriansyah Iin Hardianti Ilham Tahier Ima, Ima Imdillah Imdillah Imdillah, Imdillah Insani, Nurul Aulia Irfan Irfan Irma Irnah Sari Irninta Islamiah Yusran Isra, Isra Izza, Nurul Jaelani, Tegar Al Rizaly Jingga Pratiwi, Nayla juita juita Jumawan Jasman Kadek Eva Sulystyawati Karisma S, David Kasmiati Kasmiati Khaddapi, Muammar Kiki Andreani Kooshartoyo, Meedy Kurnia Maslu Laita, Inda Tande Lamane, Siti Aisa Lanteng Bustami M Risal, M M Zainal S M. Risal Maghfirah, Rabiah Magnalia, Mutiara Maming, Rian Mardian Mardian Mardian Mardian Marhani Marhani Maudi Dian Tairas Mega Oktaviana Mega Oktaviana Miranda, Miranda Mita Mita, Mita Muammar Khaddafi Muammar Khaddapi Muchtar Surullah Muh Arifal Muh Fahri, Muh Muh. Abit Muh. Azhari Ramadan Muh. Dimas Al Fikri Muh. Fauzan MUH. LIRAS Muh. Yani Muh. Yusuf Qamaruddin Muhammad Al Ayyubi Misrang Muhammad Aqsa Muhammad Aqsa Muhammad Kasran Muhammad Raihan Muhammad Yusuf Qamaruddin Mujahida, Mujahida Mulia, Nurcahya Indah Musdalifah Putriami Supardi Mutia Rahmaniah N.R, Muh. Aqil Maulana Nabila Zakinah Nadia Nadia Nadillah Salaming Nayla Jingga Pratiwi Nely Permata Norma Nitha Nova Vurba Sari Nugraha Rasyid Nur Afni Nur Azila Nur Fadilah, Suci Nur Halifah Basir Nurafifah Nurafifah Nurafifah, Nurafifah NurAfni NurAfni Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurcaya Nurcaya Nurfadillah Nurfadillah Nurhaedah Adnin Rasyad Nurmasita Nur Nurmaya Nurmaya Nurpadilla Nurpadilla Nurul Izza Nurul Salsabila Nurul Utami, Suci Olivia Olivia Pane, Ivransa Zuhdi Pang S. Asngari Paulus Palimbong Pratiwi, Ananda Pratiwi, Citra Pratiwi, Wanda Pungki Pungki Purwanti, Mawar Putri Andini, Putri Putri Putri Putri Putri, Putri Putri Ramadhanii, Andi Ayu Putriami Supardi, Musdalifah Qomaruddin, M. Yusuf Rahma, Ainul Rahmad Solling Hamid Rahmadina Rahmadina Rahmadina, Rahmadina Rahmawati Sjamsu Alam Rajima, Widyawanti Rajiman, Nur Annisa Rajiman Rajiman, Widyawanti Ramadani, Magfirah Indah Rati, Rati Ratna Wati Regina, Putri Riani, Nengsi Rika Harianti Rivaldi, Rivaldi Rizkiya Hasbih, Andi Rizkiyah Hasbi, Andi Rohimah, Inayatul rum, Safril M. Safitri, Nadila Salaming, Nadillah Salju Salju Salmiati Salmiati, Salmiati Samia Samia Samia, Samia Samrul Samsa, Satriani Samsinar Samsinar Samsinar Samsinar Samsinar Samsinar Saputra S, Edi Saputra, Moh Fadel Saputri, Arini Saputri, Della Sarina Sarina Satriadi Sukri Serli Yandiani Sinta, Sinta Siti Nur Ariska Sotte, Sotte Suardi M. Anwar Suci Nur Fadilah Suharni Suharni Sukmawati Labusa Supardi Supardi Suprianto Suprianto Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syam, Riyan Muhammad Taman, Muliani Tanan, Dea Ananda Taufiq Taufiq Tinanti , Tinanti Tri Adelia T Viska Angraeni Vurba Sari, Nova Wanda Wanda Wanda Wanda Wasmiana Wasmiana Widya Aulia Rahman Widyawanti Rajiman Zahra, Wafiq Az Zainal Efendy Zainal S, M