p-Index From 2021 - 2026
8.332
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Nonformal Education Jurnal PENA : Penelitian dan Penalaran Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual BUAH HATI Pedagogik Journal of Islamic Elementary School JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Jambura Journal of Community Empowerment Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) JURNAL KOULUTUS Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Journal On Teacher Education (Jote) Jurnal Paedagogy Jurnal Darma Agung Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Gagasan Pendidikan Indonesia DEDIKASI PKM Journal of Instructional and Development Researches Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Jurnal Basicedu ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Eastasouth Journal of Effective Community Services Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Journal of Professional Elementary Education Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Khidmat: Journal Community Service Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN)
Claim Missing Document
Check
Articles

PRAKTIK-PRAKTIK PENDIDIKAN TRANSFORMATIF BERBASIS MULTIKULTURALISME PADA PONDOK PESANTREN TARBIYATUL ATFAL Ila Rosmilawati; Ahmad Fauzi; Aji Krismantoro
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v6i2.12896

Abstract

PRAKTIK-PRAKTIK PENDIDIKAN TRANSFORMATIF BERBASIS MULTIKULTURALISME PADA PONDOK PESANTREN TARBIYATUL ATFAL1Ila Rosmilawati, 2Ahmad Fauzi, 3Aji Krismantoro 123 Pendidikan NonformalFakultas Keguruan Dan Ilmu PendidikanUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa1irosmilawati@untirta.ac.id, 2fauzipls@untirta.ac.id, 32221160051@untirta.ac.id ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik-praktik pendidikan transformatif berbasis multikulturalisme pada pondok pesantren Tarbiyatul Atfal. Tujuan pendidikan transformatif di pesantren berbasis multikultural adalah mempersiapkan generasi yang inklusif dan akomodatif terhadap keanekaragaman masyarakat yang memiliki perbedaan agama, etnis dan kultur. Subjek penelitian terdiri dari para santri, kyai dan tenaga pengajar lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan paradigma interpretatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi, dengan mekanisme analisa data melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara faktual pondok pesantren Tarbiyatul Atfal adalah lembaga pendidikan Islam yang masih mempertahankan tradisi lokal dengan menekankan pada pembelajaran kitab-kitab klasik. Namun, praktik-praktik pendidikan multikulturalisme telah lama dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti kegiatan mudzakarah, kegiatan pembentukan perilaku santri dan kegiatan refleksi atau ibrah. Proses transformative learning pada pesantren yang mempraktikkan pendidikan multikultural dilihat dari para santri yang memiliki kepedulian sosial, berjiwa sosial, dan menunjukkan jiwa inklusif dan akomodatif terhadap keanekaragaman masyarakat. Kata Kunci: Pendidikan Multikultural, Pendidikan Transformatif, Pesantren 
IMPLEMENTASI METODE PARTICIPATORY LEARNING AND ACTION (PLA) OLEH AGEN PENDAMPING PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KELURAHAN PIPITAN KECAMATAN CIKANDE KABUPATEN SERANG Muhamad Perdiansyah; Ila Rosmilawati; Dadan Darmawan
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v6i1.11426

Abstract

IMPLEMENTASI METODE PARTICIPATORY LEARNING AND ACTION (PLA) OLEH AGEN PENDAMPING PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KELURAHAN PIPITAN KECAMATAN CIKANDE KABUPATEN SERANG Muhamad Perdiansyah, Ila Rosmilawati, Dadan DarmawanUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten2221170037@untirta.ac.id, Irosmilawati@untirta.ac.id, dadan.darmawan@untirta.ac.id  ABSTRAKTujuan dari pemebuatan skripsi ini adalah untuk (1) mengtahui tahapan-tahapan metode PLA pada program PKH di Kecamatan Cikande. (2) untuk mengetahui gamabran proses pembelajaran yang berlangsung menggunakan metode PLA pada program PKH Kecamatan Cikande. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sumber data yang diguankan adalah sumber data sekuder dan juga sumber data primer, sumber data sekunder merupakan data-data dari program PKH itu sendiri, dan sumber data primer merupakan sumber data yang didapatkan dari hasil wawancara dengan 3 orang pendamping dan 7 orang KPM. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan 3, yaitu wawancara, observasi dan terkahir doukementasi, Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini juga ada 3 yaitu, reduksi data, display data, dan terkahir kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini mennujukan bahwa (1) Tahapan metode PLA pada program PKH kecamatan Cikande, dilakukan oleh agen pendamping sistematis seuai dengan urutan dari masing-masing tahapan tersebut, dan setiap tahapannya menunjukan hasil yang baik dan terlihat bahwa KPM terlibat aktif dalam setiap tahapannya. Selanjutnya (2) Gamabaran proses belajar masyarakat menggunakaan metode PLA ini mennjukan hasil yang baik juga, dimana setiap proses diikuti oleh para KPM hingga selesai dan Pendamping menjadi fasilitator yang memfaasilitasi setiap kebutuhan para KPM terhadap program PKH di Kecamatan Cikande ini. Serta proses belajar menggunakan metode PLA ini sangatalah efektif untuk membentuk KPM yang mandiri dan sejahtera. Kata Kunci : Pendamping, Program Keluarga Harapan, Partcipatory Learning and Action
RELEVANSI PENYELENGGARAAN KURSUS OTOMOTIF TERHADAP KEBUTUHAN BELAJAR PEMUDA PUTUS SEKOLAH DI DESA SILEBU KECAMATAN KRAGILAN Refi Septiana; Ila Rosmilawati; Syadeli Hanafi
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i2.9255

Abstract

RELEVANSI PENYELENGGARAAN KURSUS OTOMOTIF TERHADAP KEBUTUHAN BELAJAR PEMUDA PUTUS SEKOLAH DI DESA SILEBU KECAMATAN KRAGILAN1Refi Septiana, 2Ila Rosmilawati, 3Syadeli Hanafi 123 Pendidikan NonformalFakultas Keguruan Dan Ilmu PendidikanUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa1refiseptiana97@gmail.com 2irosmilawati@untirta.ac.id3syadeli@untirta.ac.id ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Relevansi Penyelenggaraan Kursus Otomotif Terhadap Kebutuhan Belajar Pemuda Putus Sekolah di Desa Silebu Kecamatan Kragilan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh dari hasil wawancara, sumber data penelitian yaitu Pengelola, Instruktur, dan dua puluh lima Warga Belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kebutuhan belajar pemuda putus sekolah di Desa Silebu ialah mayoritas warga belajar atau peserta kursus otomotif di PKBM Sri Makmur ini berkaitan dengan keterampilan dasar yang sudah dimiliki oleh pemuda putus sekolah tersebut yakni keterampilan dasar dalam otomotif atau mesin sepeda motor. (2) Penyelenggaraan kursus otomotif di PKBM Sri Makmur sudah dikatakan baik. Hal ini berdasarkan dari beberapa aspek penyelenggaraan kursus otomotif di PKBM Sri Makmur, yaitu rekruitmen peserta, proses pelatihan, rekruitmen instruktur, durasi pelatihan, metode pelatihan yang digunakan dan media pelatihan. (3) Relevansi penyelenggaraan kursus otomotif terhadap kebutuhan belajar pemuda putus sekolah di Desa Silebu sudah dikatakan relevan atau sesuai dengan kebutuhan belajar pemuda putus sekolah.Kata Kunci: Putus Sekolah, Kebutuhan Belajar, Kursus otomotif.
PENERAPAN MODEL SELF-DIRECTED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PAKET B DI WINDSOR HOMESCHOOLING JAKARTA BARAT Ila Rosmilawati; Syadeli Hanafi; Elysa Rizky Wijayanti
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v7i1.15304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran self-directed learning pada komunitas homeschooling dan kontribusinya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di Windsor Hsomeschooling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Penerapan model self-directed learning pada komunitas homeschooling dilakukan dengan tahapan-tahapan yang berurutan oleh siswa homeschooling untuk mengatur otonomi belajar siswa yaitu meliputi tahap perencanaan dimana siswa merencanakan aktivitas belajar, tahap pengawasan dimana siswa melakukan pengamatan dan pengobservasian dalam kegiatan belajar dan tahap evaluasi dimana siswa mengevaluasi hasil belajar yang dilakukan melalui umpan balik, (2) Motivasi belajar siswa homeschooling yaitu motivasi belajar intrinsik yang meliputi semangat belajar, belajar untuk mengembangkan potensi diri, adanya rasa keingintahuan terhadap hal baru serta ulet dalam menghadapi kesulitan, serta motivasi belajar ekstrinsik yakni meliputi adanya penghargaan belajar, motivasi tumbuh karena penggunaan metode team quiz dan adanya lingkungan belajar yang nyaman, dan (3) Kontribusi model self-directed learning pada peningkatan motivasi belajar siswa homeschooling yaitu metode penugasan mandiri dalam SDL, mengelola diri dalam SDL, mampu bersosialisasi dengan baik, model SDL dapat membangkitkan minat belajar siswa, dan kontrol diri dalam SDLKata Kunci: Homeschooling, Model Pembelajaran, Self-directed Learning
STRATEGI PEMBELAJARAN SENI DEBUS DALAM RANGKA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI PADEPOKAN TERUMBU BANTEN Muhamad Yusuf Sulaeman, Hidayatullah Haila & Ila Rosmilawati
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v4i1.6280

Abstract

STRATEGI PEMBELAJARAN SENI DEBUS DALAM RANGKA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI PADEPOKAN TERUMBU BANTENMuhamad Yusuf Sulaeman, Hidayatullah Haila & Ila Rosmilawatiyusuf_ismi21@ymail.com, irosmilawati@gmail.com PENDIDIKAN LUAR SEKOLAHFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA  ABSTRAK Kesenian debus adalah salah satu kesenian daerah Banten warisan leluhur yang masih dipertahankan dan dilestarikan sebagai bentuk identitas masyarakat Banten. Nilai-nilai budaya debus sebagian besar dipengaruhi oleh unsur-unsur agama islam yang dijadikan acuan oleh masyarakat dalam bertingkah laku. Sehingga identitas sosial budaya masyarakatnya dikenal sebagai masyarakat yang religius. Dalam penelitian ini terdapat tiga fokus penelitian, yaitu : (1) strategi pembelajaran kesenian debus di padepokan Terumbu Banten. (2) hasil pembelajaran kesenian debus di padepokan Terumbu Banten. (3) faktor pendukung dan penghambat pembelajaran seni debus dalam rangka pelestarian budaya lokal di padepokan Terumbu Banten. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan denga teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah pengurus padepokan Terumbu Banten yang di dalamnya sebagainya ketua, pelatih dan para peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) penggunaan strategi mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaian sudah efektif. Baik dalam segi perencanaan sampai tahap penilaian. Dari mulai tahapan perencanaan hingga penilaian pengurus mengajak semua peserta didik untuk ikut ddalam pelaksanaan strategi yang dibuat tersebut. (2) dari hasil yang didapat banyaknya suatu manfaat baru bagi padepokan Terumbu Banten. Karena tidak diduganya suatu manfaat tersebut yang awal hanya dilaksanakan sesuai dengan perencanaan namun dalam pelaksanaannya terdapat hasil dan manfaat baru. Dalam perencanaan hanya berawal melestarikan debus di sekita padepokan. Kini peserta didiknya banyak yang datang dari luar padepokan itu sendiri tanpa disadari ini menjadi suatu manfaat baik untuk menumbuh kembangkan pelestarian debus. (3) dalam semua program dan proses yang berjalan tentu adanya suatu faktor yang menghambat dan mendukung suatu program. Dari faktor pendukungnya niat dari diri sendiri serta rasa cinta terhadap kesenian debus untuk terus dilestarikan serta dukungan dari pemerintah kota maupun daerah yang saat ini semakin terus melestarikan kesenian debus. Dari faktor penghambatnya pada saat ini adalah perkembangan zaman dan teknologi yang mempengaruh masyarakat untuk melestarikan kesenian debus karena adanya teknologi yang membuat pola pikir merasa malas terutama remaja yang saat ini terfokuskan pada gadget. Serta budaya asing yang masuk ke Indonesia saat ini seperti ragae, hip hop dan lain sebagainya menjadikan muda-mudi terlupakan akan kesenian tradisional daerahnya Pelestarian kesenian debus masih terus dilakukan di Desa Sukadana, Kecamatan Kasemen. Kota Serang dengan mengembangkan nilai-nilai budaya kesenian debus yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terus menanamkan warisan leluhur tersebut kepada generasi muda.  KATA KUNCI : Strategi, Pembelajaran, Seni Debus, Pelestarian.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN PEMBIASAAN PADA PROGRAM PAKET C DI LEMBAGA PKBM NEGERI 21 TEBET TIMUR JAKARTA Dadan Darmawan, Ila Rosmilawati
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i1.8098

Abstract

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN PEMBIASAAN PADA PROGRAM PAKET C DI LEMBAGA PKBM NEGERI 21 TEBET TIMUR JAKARTA 1Dadan Darmawan, 2Ila Rosmilawati12Pendidikan NonformalFakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa 1dadan.darmawan@untirta.ac.id  2irosmilawati@untirta.ac.idABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penguatan Pendidikan karakter melalui kegiatan pembiasaan pada program paket C di Lembaga PKBM Negeri Tebet Timur Jakarta. Fokus penelitian ini adalah penanaman nilai-nilai karakter melalui 5 nilai utama karakter Religius, Nasionalis  Mandiri  Gotong Royong dan Integritas. Penelitian Ini merupakan penelitian deskriptif dengan Pendekatan Kualitatif. Hasil penelitian ini adalah  1)Nilai nasionalis dalam penguatan Pendidikan karakter  yang diselenggarakan PKBM Negeri 21 Tebet timur adalah memperingati hari besar seperti hari batik nasional dan juga hari kartini dimana para siswa diwajibkan menggunakan batik dan kebaya, hal ini dilakukan agar para siswa memiliki rasa cinta terhadap negaranya. 2)Nilai Religius dalam penguatan Pendidikan karakter yang dilakukan oleh PKBM Negeri 21 Tebet Timur dengan mengadakan kegiatan rutin mengaji di hari jumat, selain itu juga mengadakan syukuran dan pengajian untuk kelulusan siswa, hal ini dilakukan agar para siswa menjaga hubungannya dengan sang pencipta, diharapkan para siswa memiliki Karakter Religius. 3)Nilai Integritas dalam penguatan Pendidikan karakter yang dilakukan oleh PKBM Negeri 21 Tebet Timur, dilakukan oleh para tutor dengan membuat kegiatan yang sifatnya membuat anak-anak mau bertanggung jawab atas segala yang telah dilakukannya, seperti piket kelas yang di pandu langsung oleh para tutor, hal ini dilakukan agat para siswa mau bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan di kelas, dan juga agar memiliki rasa memiliki yang baik terhadap segala fasilitas PKBM. Pembelajaran juga menggunakan sistem pembagian kelompok, sehingga terjadi dinamika didalam kelompok. Melatih siswa menjadi pemimpin yang baik dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas. 4)Nilai Mandiri dalam penguatan Pendidikan Karakter yang dilakukan PKBM Negeri 21 Tebet Timur adalah dengan melakukan kegiatan kewirausahaan terhadap para siswa paket, hasil dari pelatihan ini pun dipasarkan agar mendapatkan hasil materi untuk PKBM atau para siswa. Selain itu nilai mandiri juga di terapkan para tutor pad aproses pembelajaran dengan menggunakan tugas mandiri di luar PKBM, sehingga tanpa di awasi para tutor pun mereka akan mandiri belajar dan diharapkan menjadi terbiasa dan akhirnya menjadi karakter mandiri bagi mereka. 5)Nilai Gotong Royong dalam penguatan Pendidikan Karakter yang dilakukan PKBM negeri 21 Tebet Timur dengan menjadawalkan kegiatan bersih-bersih PKBM setiap sebulan sekali, hal ini dilakukan untuk seluruh lingkungan PKBM dan para siswa pun ikut berpartisipasi dan semangat dalam mengikutinya. Diharapkan dengan pembiasaan ini para siswa memiliki karakter gotong royong yang bisa mereka gunakan di masyarakat. Kata Kunci : PPK, Kegiatan Pembiasaan, 5 Nilai Karakter
Pemanfaatan Permainan Tradisional Bola Bekel dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Bai Badariah; Desi Pristiwanti; Ila Rosmilawati
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.10001

Abstract

Bola Bekel adalah sebuah permainan tradisional yang tidak banyak diminati lagi seiring berkembangnya era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan permainan tradisional Bola Bekel dalam upaya meningkatkan kemampuan motivasi dan hasil belajar siswa. Metodologi penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas IV SDN Pasirjaka yang terdiri dari 31 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penerapan permainan Bola Bekel Tradisional sebagai salah satu media yang digunakan dipembelajaran pada perangkat keras operasi hitung bilangan bulat dinilai efektif, karena hasil penelitian ini menunjukkan keberhasilan siswa dalam meningkatkan semangat dan prestasi belajarnya.
Development of Character Education Based on School Culture in Non-Formal Education Dadan Darmawan; Ila Rosmilawati; Herlina Siregar
Gagasan Pendidikan Indonesia Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/gpi.v3i2.15035

Abstract

The study of character education is done at 5 (five) education units of non-formal education in Banten Provinces, Indonesia. This study aimed to find out the development of character education based on school culture on non-formal equivalent education units. The data collectiion technique of this study are interviews, observations, and documentation. The results of this ethnographic study is being developed to create a conceptual model of character education based on school community’s culture. The development of character education based on school culture at non-formal equivalent education units has outcomes such as: 1) determine the values of characters, 2) Determining the activity to develop character values, which are: a) Independence, b) self-authority, c) interest-based learning, locality, and d) sense of family. Character education through the school culture development is designed in 4 forms of activity which are a) routine activities, b) spontaneous activities, c) exemplary activities, and d) conditioning activities. Action education character program based on school culture can be done with home visit, donation for disaster, leadership training. Character education assessment based on school culture is done based on the behavior indicators from character values from activities which had been determined by the school. One of the evaluating techniques used are observation, an evaluation done through direct surveillance of the students. Although all school activities comprise of character values, it still must be exposed explicitly and must be reflected then confirmed at the end of each activity so the students are aware and understand
Pelaksanaan Pelatihan Menjahit Untuk Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Ibu Rumah Tangga di LKP Nining Modiste Kota Depok Kholillah Widia; Sholih Sholih; Ila Rosmilawati
DEDIKASI PKM Vol. 4 No. 2 (2023): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v4i2.30087

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana (1) pelaksanaan pelatihan menjahit, (2) hasil pelatihan menjahit untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, (3) faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan memperoleh sumber data melalui wawancara dan observasi. Hasil yang diperoleh melalui pelatihan menjahit yaitu ibu rumah tangga yang belum memiliki pekerjaan dan keahlian menjahit, selepas mengikuti pelatihan ini diharapkan agar dapat mengimpelementasikan keahliannya pada peluang usaha jahit mandiri sehingga hal tersebut dapat meningkatkan ekonomi rumah tangga dan menunjang kehidupannya agar lebih baik
Analisis Keberhasilan Pelaksanaan Program Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) Dalam Mewujudkan Kemandirian Berwirausaha Warga Belajar Afifah Husnul Khotimah; Syadeli Hanafi; Ila Rosmilawati
Jambura Journal of Community Empowerment Volume 4 No. 2: Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjce.v4i2.2763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keberhasilan pelaksanaan program Keaksaraan Usaha Mandiri dalam mewujudkan Kemandirian Berwirausaha warga belajar di PKBM Al-Kahfi Kota Serang. Dalam penelitian ini, penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu 1 pengelola sekaligus tutor pada program Keaksaraan Usaha Mandiri, 1 tutor program Keaksaraan Usaha Mandiri, 1 tutor sekaligus warga belajar program Keaksaraan Usaha Mandiri, 4 warga belajar pada program Keaksaraan Usaha Mandiri. Hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa Keberhasilan program Keaksaraan Usaha Mandiri di PKBM Al-Kahfi Kota Serang dalam mewujudkan kemandirian wirausaha dapat dikatakan berhasil dilihat dari capaian kedua aspek yaitu rintisan usaha dan jiwa kewirausahaan. Kedua aspek tersebut sudah dimiliki oleh warga belajar yang telah mengikuti program Keaksaraan Usaha Mandiri di PKBM Al-Kahfi Kota Serang.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aan Hendrayana Afifah Husnul Khotimah Agustina, Maslihah Zahroh Agustina, Shofi Zahra Ahmad Fauzi Ahmad Firdaus, Ahmad Aji Krismantoro Akhmad Fakhri Ani, Ani Minarti Aprilanata, Egis Rianti Arini, Ririn Ariyani, Siti Nur Asmaarobiyah, Ratu Aulia, Shafrina Ayuningrum, Ayuningrum Baehaki Baehaki Baehaki, Baehaki Bai Badariah Dadan Darmawan Dadan Darmawan Dadan Darmawan Dadan Darmawan, Dadan Damayanti, Risma Dase Erwin Juansah Desi Pristiwanti Desiana, Cindy Diyanti, Istiqomah Eka Dzisye, Humaira Elysa Rizky Wijayanti Ervira Masri, Asyifa Fakhri, Akhmad Febriyanti, Indri Fisi Dwi Yunika Fransiska Simatupang, Fransiska Haila, Hidayatullah Hanafi, Syadeli Hanafi, Syadeli Hasanah , Windatul Hasanah, Windatul Heni Pujiastuti Herlina Siregar Herlina Siregar, Herlina Hermansah Hermansah, Hermansah Hildayanti, Dyah Ika Rizqi Meilya Indi Rahmawati Inten Risna Istiqomah, Firly Jakiyah, Jakiyah Juansyah, Dase Erwin Jumyati, Jumyati Karmilah, Talitha Karta Sasmita Khoirunnisa Muthia Kholillah Widia Krisdiana, Mega Larasati Larasati Larasati Larasati Maman Fathurrohman, Maman Meilya, Ika Rizqi Minarti, Ani Moh Fikri Tanzil Mutaqin Muhamad Farhan Muhamad Farhan Muhamad Perdiansyah Muhammad Gizwa Afdhallah Sachlan Mulyani, Wina Mulyaningsih, Dewi Musyafa Ridha, Arini Rizqi Mutaqin, Moh Fikri Tanzil Muthia, Khoirunnisa Mutiara Widyati Naim, Mohamad Najiah, Mar’atun Nana Supriatna, Muh Narni, Narni Ni'mah, Suroya Azfa Nisrina, Ajeng Nida Nurfitriah, Huswatun Hasanah Nurwijayanti Nuryani Nuryani Octavina, Triansani Oktania, Sella Oktaviana, Safira Pertiwi, Gadis Niyanti Putri Alika Putri, Aura Purnamaya Rachmanda, Rifda Rahmatika, Rosatria Rahmatulloh, Figo Sakifli Ramadhan, Risky Satria Ravena, Aliyah Refi Septiana Riska, Nina Rohyadi, Edi Sachlan, Muhammad Gizwa Afdhallah Sari, Sri Mulia Sasmita, Karta Sholih Sholih Sholih Sholih, Sholih Taufiq Hidayatullah Trian Pamungkas Alamsyah, Trian Pamungkas Ujang jamaludin, Ujang Widyati, Mutiara Yuda, Erlangga Kusuma Yudianti, Dewi Yuliatin, Ida Yuliesie , Wiwit Yuniar, Erni Yunika, Fisi Dwi