p-Index From 2021 - 2026
9.016
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Studi Pemerintahan Sosiohumaniora Insignia: Journal of International Relations Jurnal Ilmiah HUBUNGAN INTERNASIONAL Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan Global Strategis Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Jurnal Media Hukum Jurnal Hubungan Internasional Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs ARISTO Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Nation State : Journal of International Studies Jurnal ICMES: The Journal of Middle East Studies Sospol : Jurnal Sosial Politik JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Pagaruyuang Law Journal Jurnal Yustitia BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Management - Small and Medium Enterprises (SME's) Journal of Social Development Studies Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Intermestic: Journal of International Studies Indonesian Perspective Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian Research Journal on Education JUDGE: Jurnal Hukum Innovative: Journal Of Social Science Research Asas wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan, dan Sosial Keagamaan Nanggroe: Journal of Scholarly Service Multifinance Journal of Islamic World and Politics Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi Journal of Mental Health and Social Rehabilitation Anayasa Toplama Indonesian Journal of Community Services Law Journal ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Studi Pemerintahan Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak Inovate : Jurnal Ilmiah Inovasi Teknologi Informasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Intervensi Politik dan Militer Rusia Terhadap Ukraina Sebagai Wujud Penerapan Strategi Deterens Moh. Talabul Amal; Ali Muhammad; Takdir Ali Mukti
Sospol : Jurnal Sosial Politik Vol. 8 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v8i2.21941

Abstract

This study aims to determine the background of Russia's intervention in Ukraine through the approach of the concept of deterrence. To reveal this, this study uses a qualitative-explanatory method aimed at presenting a depth of analysis with the context of testing the hypothesis and the relevance of two variables. The results of the study reveal that the background of Russia's intervention in Ukraine is to respond to threats from the expansion of NATO's membership wing in Eastern Europe, especially Ukraine. In addition, Russia is also driven by the existence of Russian national interests in the territory of Ukraine and the Crimean Peninsula to secure its influence in Ukraine and reject the influence of the United States in Eastern Europe. Russia's intervention in Ukraine is seen as an effort to prevent Ukraine from joining the European Union. Russia is considered not to respect Ukraine's sovereignty over the act of annexing the Crimean peninsula in 2014 and the military invasion of Ukraine in 2022. The limitation of this research is that the data used is still limited to the type of secondary data, namely journals containing data on Russia's intervention against Ukraine.
United Nation dan Sos Children's Villages Internasional Menjalin Kemitraan Global untuk Mengakhiri Kekerasan terhadap Anak-Anak Di Dunia Alfarabi, Alfarabi; Muhammad, Ali
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.89 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i7.3005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami global partnership menggunakan pandangan Liberal Intstitusionalisme. United Nations (UN) dan SOS Children’s Villages International (SOS CVI) sabagai aktor yang terlibat berusaha untuk mengakhiri kekerasan terhadap anak-anak di dunia. UN dan SOS CVI menjalin kemtraan global ini bertujuan untuk memperluas jangkauan dampak dari program Sustainable Development Goals (SDGs) yang dijalankan sehingga tingkat kekerasan terhadap anak-anak bisa diakhiri. Metode penelitian kualitatif digunakan karena objek penelitian yang akan dikaji bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Hasil dari penelitian ini membantu para stakeholder ataupun INGO memahami dan menganalisa setiap potensi program yang mereka jalankan hingga bisa terus berkembang. Tentunya bisa memberikan hasil yang baik bagi masyarakat dan mendorong terciptanya sumber daya manusia yang mampu memudahkan terwujudnya tujuan dari pembangunan berkelanjutan (SDGs). Oleh karena itu, perlindungan untuk anak-anak dari segala bentuk kekerasan adalah hak fundamental yang dijamin oleh Konvensi Hak Anak (UNCRC) dan perjanjian serta standar HAM internasional lainnya. Kesamaan kepentingan (Mutual Interest) antara United Nations (UN) dan SOS Children’s Villages Internasional (SOS CVI), usaha advokasi dari SOS CVI untuk menumbuhkan awareness bagi masyarakat dunia malalui berbagai macam kampanye, serta penelitian-penelitian yang dilakukan oleh SOS CVI bertujuan untuk menghilangkan rasa kecurigaan antar Negara. Maka hal ini yang mendorong United Nations (UN) menjadikan SOS Children’s Villages International (SOS CVI) sebagai kemitraan globalnya.
Penguatan Literasi Digital dalam Merespons Peningkatan Ekonomi Digital pada Masa Pandemi COVID-19 Mutia Hariati Hussin; Ali Muhammad; Gittha Larasathy
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 2 SEPTEMBER 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.984 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v6i2.12488

Abstract

Wabah COVID-19 telah mengubah berbagai tatanan dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di mana pun mereka berada, termasuk di kampung Namburan yang terbagi manjadi Namburan Lor dan Namburan Kidul. Dibandingkan dengan Namburan Lor, Namburan Kidul dengan Paguyuban “Sewelasan”-nya belum memiliki sarana dan penguasaan literasi digital sebaik Namburan Lor. Warga Namburan Kidul yang sebagian besar berprofesi sebagai pengusaha kecil dan menengah mengalami kendala untuk tetap berkegiatan “business as usual” seperti sebelum pandemi terjadi. Di sisi lain, kemajuan teknologi informasi digital yang merambah hingga perekonomian digital telah menjadi tantangan bagi sebagian warga untuk memikirkan cara lain dalam melaksanakan kegiatan serta menopang perekonomian keluarganya khususnya dan kampung Namburan Kidul pada umumnya. Melihat adanya potensi perekonomian digital dalam merespons situasi pandemi COVID-19, maupun sebagai upaya yang dibutuhkan untuk menciptakan ketangguhan perekonomian jangka panjang, program pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan literasi digital warga kampung Namburan Kidul. Melalui metode pelatihan dan pendampingan, program pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kemampuan literasi digital yang dibuktikan dengan tersedianya profil Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) disertai informasi barang serta jasa yang ditawarkan dalam berbagai platform media sosial dan laman ekonomi digital. Hal ini memungkinkan UMKM dapat melakukan pemasaran serta menjaga keberlanjutan perekonomian pengusaha UMKM di Kampung Namburan Kidul.
Combating Cybercrime and Cyberterrorism in Indonesia Cynthia Shafira Hartati; Ali Muhammad
Jurnal Hubungan Internasional Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jhi.v11i2.15647

Abstract

Cybercrime poses a serious risk to national security in Indonesia. The pervasive nature of cybercrime calls into question the efficacy of current regulatory measures. The study objective reflects how the government addresses sustaining securitization in cyberspace. This study employed a descriptive qualitative method to analyze the impact of cybercrime in Indonesia and the regulations with an extremely high intercorrelation. Terrorism, both on the ground and digitally, has been on the rise at an alarming rate in recent years. The influence of universal access to all relevant information has several implications, including the propagation of misinformation and the growth of cybercrime networks. There must be significant disruption to the cyberterrorism industry to foster safe circumstances in Indonesia. The success of Indonesia’s regulatory efforts depends on the contribution and synergy between the government and the public.
HUTAN INDUSTRI DAN DEFORESTASI: BAGAIMANA HUTAN INDUSTRI MENGANCAM KEBERLANGSUNGAN HUTAN HUJAN DI PAPUA, INDONESIA Rista Herjani Dwijayani; Ali Muhammad; Sugito Sugito
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 22, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v22i2.6719

Abstract

Persebaran tutupan hutan alam Indonesia paling luas pada tahun 2021 berada di Provinsi Papua dan Papua Barat. Wilayah ini terkenal sebagai tempat tangkapan karbon di bagian Timur Indonesia, surga bagi keanekaragaman flora-fauna dan kaya akan kebudayaan local bagi masyarakat adat. Namun sejak beberapa tahun terakhir, keindahan hutan-hutan yang berdiri kokoh dan tanah masyarakat adat Papua telah beralih fungsi menjadi hutan industry demi keperluan ekspansi bisnis dan memenuhi permintaan pasar global. Akibatnya, beberapa tempat penting bersejarah rusak karena penggundulan dan penggusuran yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan asing yang datang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hutan industry mampu menjadi ancaman bagi keberlangsungan hutan hujan di Papua, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori sekuritisasi sebagai kerangka berpikir untuk membantu menjawab pertanyaan dari penulisan ilmiah ini. Penelitian ini menggabungkan beberapa sumber literatur seperti artikel jurnal, situs web resmi dan laporan dari beberapa media online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas hutan industri di sektor perkebunan kelapa sawit, industry kertas dan kayu menjadi faktor utama penyebab berkurangnya hutan alam atau deforestasi di Indonesia. Dalam sebuah laporan investigasi “Trashing the Last Rainforest” yang dilakukan oleh beberapa organisasi di Tanah Papua, disebutkan salah satu pelakunya adalah perusahaan kertas Moorim asal Korea Selatan yang telah meratakan hutan hujan alam untuk produksi serpihan kayu pembuatan kertas. Oleh karena itu, beberapa organisasi menyebutkan bahwa waktu terus berjalan untuk menyelamatkan iklim dan hutan di bumi, dimana banyak orang bergantung kepada keduanya.
UNHCR's Influence on Turkish Government Policies towards the Refugees Crisis Audi Izzat Muttaqien; Ali Muhammad
Global Strategis Vol. 17 No. 2 (2023): Global Strategis
Publisher : Department of International Relations, Faculty of Social and Political Science, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jgs.17.2.2023.347-362

Abstract

This research examines the influence of UNHCR as an international institution on Turkey in global refugee governance. The Syrian war was the cause of the large influx of refugees to Europe, Turkey, as a transit country, received many refugees who came before they were forwarded to third countries. Turkey has become the most significant country in responding refugee crisis, especially the Syrian refugee crisis. This study used a qualitative method of reading critically and then being analyzed for interpretation. The data was collected through library research. The author uses an international regime theory to explain the role of international institutions in influencing actors' behaviors. The results found that UNHCR, as an international institution, influences Turkey's behavior in dealing with refugee issues. UNHCR standards and refugee regulations affect Turkey to adjust and adopt policies in the field of education, temporary protection regulations, and policy standards for refugees with a certain sexual orientation. Even though UNHCR influences the Turkish government, referring to the theory as an international institution, UNHCR's role is not binding and intervening in Turkish policies. Hence, the policies adopted by the Turkish government are their own decisions because the policies also follow their goals. Keywords: International Institution, Policy Influence, Refugee, Turkey, UNHCR   Penelitian ini mengkaji pengaruh UNHCR sebagai lembaga internasional terhadap Turki dalam tata kelola pengungsi global. Perang Suriah menjadi penyebab masuknya pengungsi dalam jumlah besar ke Eropa, Turki sebagai negara transit banyak menerima pengungsi yang datang sebelum diteruskan ke negara ketiga. Turki menjadi negara yang paling signifikan dalam merespon krisis pengungsi, khususnya krisis pengungsi Suriah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif membaca secara kritis kemudian dianalisis untuk interpretasi. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan. Penulis menggunakan teori rezim internasional untuk menjelaskan peran lembaga internasional dalam memengaruhi perilaku aktor. Hasil penelitian menemukan bahwa UNHCR sebagai lembaga internasional memengaruhi perilaku Turki dalam menangani isu pengungsi. Standar UNHCR dan peraturan pengungsi memengaruhi Turki untuk menyesuaikan dan mengadopsi kebijakan di bidang pendidikan, peraturan perlindungan sementara, dan standar kebijakan bagi pengungsi dengan orientasi seksual tertentu. Meskipun UNHCR memengaruhi Pemerintah Turki, mengacu pada teori sebagai lembaga internasional, peran UNHCR tidak mengikat dan mengintervensi kebijakan Turki. Oleh karena itu, kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Turki adalah keputusan mereka sendiri karena kebijakan tersebut juga sesuai tujuan mereka. Kata-kata kunci: Institusi Internasional, Pengaruh Kebijakan, Pengungsi, Turki, UNHCR
Azerbaijan's Strategy to Win the Conflict over the Nagorno-Karabakh Territory with Armenia in 2020 Maretha Syawallin Umarach; Ali Muhammad
Journal of Islamic World and Politics Vol. 7 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Prodi Hubungan Internasional Program Magister Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jiwp.v7i1.49

Abstract

Decades ago, Armenia and Azerbaijan, two countries in the South Caucasus region, had disagreements over a territorial dispute called Nagorno-Karabakh. In 1921, the Government of the Soviet Union annexed the predominantly ethnic Armenian Nagorno-Karabakh into Azerbaijan. However, after the Soviet Union collapsed in 1991, Armenian separatists seized Nagorno-Karabakh in an incident backed by the Armenian Government. Azerbaijan showed its distaste for this treatment, resulting in fighting between Azerbaijan and Armenia, where around 30,000 people died. Before 2020, the Nagorno-Karabakh conflict could be frozen due to strenuous peace efforts even though various parties had intervened to find the best solution. Until November 10, 2020, Azerbaijani President Ilham Aliyev, Armenian Prime Minister Nikol Pashinyan, and Russian President Vladimir Putin agreed to sign an agreement to stop the fighting that had been taking place in the Nagorno-Karabakh region. The ceasefire was signed after Azerbaijani military forces managed to control most of Nagorno-Karabakh. This study uses an offensive realism paradigm to analyze Azerbaijan's strategy to win the conflict over the Nagorno-Karabakh region with Armenia in 2020. The results revealed that Azerbaijan developed beneficial diplomatic relations with Turkey, Israel and Russia. These countries later assisted. One of them was the assistance of military equipment which enabled Azerbaijan to win the war against Armenia.
The Significance of Partnership and Collaboration During Crisis: The Case of Humanitarian Intervention in Papua Rista Herjani Dwijayani; Ali Muhammad
Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Vol. 9 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/islam_realitas.v9i2.6463

Abstract

Various types of conflicts and violence that occur in Papua Land, Indonesia, have attracted a lot of attention from the international community to participate in providing assistance and creating stability in conflict areas. Unfortunately, intervention from outside is often considered to use military force and violate the concept of sovereignty of a country. This study uses qualitative descriptive methods to analyze the international community’s strategy in conducting humanitarian interventions in Papua Land, Indonesia, since the region experienced an escalation in 2008. The results show that while in conflict areas, INGO such as the ICRC, as one of the organizations that is neutral and has no internal interest, collaborates with local security forces, such as POLRI and TNI, as well as local NGO, such as PMI to carry out humanitarian interventions in the form of (1) distributing water, food, clothing, medical equipment, and medicines. (2) Carry out COVID-19 vaccination programs and cataract surgery. (3) Conducting seminars related to law enforcement based on international standards and norms. (4) Joining the “Nilai Kemanusiaan” program (humanitarian value program), (5) holding a special meeting to sign the MoU regarding the implementation of the “Humanitarian Pause”.Berbagai macam konflik dan kekerasan yang terjadi di Tanah Papua, Indonesia telah menarik banyak perhatian dari komunitas internasional untuk ikut serta dalam memberikan bantuan dan menciptakan stabilitas di wilayah konflik. Namun sayangnya, intervensi dari pihak luar seringkali dianggap menggunakan kekuatan militer dan melanggar konsep kedaulatan sebuah negara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis strategi komunitas internasional dalam melakukan intervensi kemanusiaan di Tanah Papua, Indonesia sejak wilayah tersebut mengalami eskalasi pada tahun 2008. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa selama berada di wilayah konflik, INGO seperti ICRC sebagai salah satu organisasi yang bersikap netral dan tidak memiliki kepentingan internal melakukan kolaborasi dengan aparat keamanan setempat, seperti POLRI dan TNI serta NGO local, seperti PMI untuk melakukan intervensi kemanusiaan berupa: (1) mendistribusikan air bersih, makanan, pakaian, perlengakapan medis dan obat-obatan. (2) Melaksanakan program vaksinasi COVID-19 dan operasi katarak. (3) Mengadakan seminar terkait penegakan hukum berdasarkan standar dan norma internasional. (4) Bergabung dalam program “Nilai Kemanusiaan”, (5) bahkan komunitas internasional mengupayakan penandatangan MoU untuk melaksanakan “Humanitarian Pause”.
Pemberian Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Bagi Kualitas Psikologis Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta Arzethy, Putri Laura; Muhammad, Ali; Anwar, Umar
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 8 (2023): November (In Progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10171310

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is one of the basics in recognizing and understanding how to maintain the health of each individual. The Juvenile Detention Center (LPKA) at Jakarta Class II as an institution for Children in conflict with the law (ABH) certainly does not escape providing education on the importance of PHBS during its detention period. However, based on the results of field observations through the implementation of a gradual questionnaire taking a population of 26 assisted children, it was found that assisted children experienced limitations in sanitation and hygiene facilities and infrastructure, which affected their clean living behavior while in Juvie. The method used by the Cadets in implementing this service practicum is the Community Development Method in assisting The Juvenile Detention Center at Jakarta Class II which aims to achieve increased implementation of Clean and Healthy Living Behavior by using collaboration and socialization or counseling techniques, namely the Cadets together with The Juvenile Detention Center at Jakarta Class II collaborates together to carry out activities using socialization or counseling techniques to increase the awareness and motivation of target children in implementing Clean and Healthy Living Behavior despite limitations. At the end of the practicum, there was an increase in awareness and personal hygiene activities by the target children in implementing Clean and Healthy Living Behavior while at The Juvenile Detention Center.
Peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam Meningkatkan Self-confidence terhadap Klien Anak di Balai Pemasyarakatan Kelas I Cirebon Zaynudin, Alan; Muhammad, Ali
Intelektualita Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v12i002.19744

Abstract

nelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembimbing kemasyarakatan dalam meningkatkan self-confidence terhadap klien anak di Balai Pemasyarakatan Kelas I Cirebon. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dari pembimbing kemasyarakatan sangat diperlukan bagi masa depan anak dengan melibatkan klien anak dengan program bimbingan konseling individu maupun kelompok diharapkan anak dapat pulih terutama dalam segi mental sehingga anak dapat meningkatkan rasa percaya dirinya. Peran dari Balai Pemasyarakatan yang menjalin kerjasama dengan pihak ketiga juga menjadi upaya pembimbing kemasyarakatan dalam mengembalikan kondisi klien anak seperti semula dan dapat bersosialisasi dengan masyarakat luas secara wajar sesuai dengan status dan perannya.
Co-Authors A, Muhammad Zahniar Abadi, Fany Anggun Adhansyach, Naufal Adie Hendrawan, Richardus Batista Ahmad Sahide Ahmad Sahide Ahmad, A Aliyah Alfiqri, Syahrun Alfredha Shinta Putri Alimuddin, Sitti Zarina Andini, Leniawati Rika Angraini, Yulita Anshori, Hafizh Anwar, Umar Ardli Johan Kusuma, Ardli Johan Ariasmara, Sunu Arzethy, Putri Laura Audi Izzat Muttaqien Aulia, Qhistina Aulia, Qisthina Azhar, Satria Eldia Aziza, Annisa Nur Biafri, Vivi Silvyani Biafri, Vivi Sylviani Butar-Butar, Herry F. Butar-Butar, Herry Fernades Cahyoko Edi Tando Candra, Ilham Agustian Chomah, Isti Contesa, Yenis Cynthia Shafira Hartati Damodaran, Yadu K Daulah, Krisna Asma Saeful DEWI SARTIKA Dian Azmawati Dwijayani, Rista Herjani Enumbi, Yuprilia Rama Ria Fabira, Dwie Shafa Fahmi Hidayat Febriana, Nabilah Salma Firdaus, Muhtadin Firmansyah Firmansyah Gittha Larasathy Gumay, Feby Kurnia Rapanca Hadidah Sallimi Hamzah, Imaduddin Hastira, Muhammad Fajhriyadi Hidayah, Yulianti Hidayati, Mega Hulir, Tresia Rita Husnul Khatimah Hutami, Amalia Nurul Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ikram , Aprialdi Muharrami Fahrial Khairul Munzilin Ladiqi, Suyatno Laode Muhammad Fathun, Laode Lestari, Nana Citrawati Lucitania Rizky, Lucitania Luh Putu Ratna Sundari Maemonah, Maemonah Maharani, Jesica Triyana Mani, Kannan a/I Maretha Syawallin Umarach Maulana, Raihan Irsad Moh. Talabul Amal Muhammad Ali Equatora Muhammad F. Athifi Muhlis Madani, Muhlis Mukhtar, Dimas Mutia Hariati Hussin Nugraha, Fajar Iman Nur Saidi, Ahmad Ali Pangestu, Muhammad Aji Dimas Panjaitan, Monica Astia Theresia Pradipta, Tri Yoga Prasetyo, Satria Iman Pratiwi, Ayu Inka Priyatmono, Budi Putri, Falehah Devi Nismara Rahman, Ade Awliya Rajagukguk, Binsar Parulian Ramadan, Novan Rizky Ramadhan, Rafli Aldira Rista Herjani Dwijayani Riswanda Imawan, Riswanda Riupassa, Goerge Rudolf Jacob A. Rumbruren, Abdul Munir Saleem, Muhammad Saad Saragih, Alexandro Junior Senoputro, Rifqi Murtadho Sidiq Kurniawan Sinambela, Stivani Ismawira Sipahutar, Daniel Lukman Sopacua, Hendro Micha Yabes Soraya, Ninda Sugeng Riyanto Sugito, Sugito Surwandono Surwandono Surwandono Surwandono Surwandono Surwandono Takdir Ali Mukti, Takdir Ali Tulus Warsito Tulus Warsito Tulus Warsito Ulung Pribadi, Ulung Vyolicha, Pani Yaser, Muhamad Yoyo Yulianto, Rama Fatahillah Zahira Rahman, Fariya Zaynudin, Alan