p-Index From 2021 - 2026
5.997
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Kesalahan Berbahasa Tataran Sintaksis pada Tugas Keterampilan Menyimak Pemelajar BIPA Program KNB di Universitas Negeri Surabaya Cahyo, Anggoro Abiyyu Ristio; Sodiq, Syamsul; Inayatillah, Fafi
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v18i1.22961

Abstract

Language is a communication tool that consists of spoken and written language. Writing assignments must be in accordance with linguistic rules, but errors often occur in its application. This study aims to describe the types of language errors in the syntax level. The approach of this research is qualitative. The method used in this research is descriptive. The data source used in this research is the assignment of BIPA learners of KNB program in Writing Skills course at Surabaya State University. The data collection techniques used in this research are listening and note-taking techniques. The data analysis technique in this research is based on six language error procedures, namely data collection, data identification, data classification, determination of frequency and distribution of errors, identification of error areas, and error correction. The result of this research shows that there are phrase and sentence construction errors in the assignments of BIPA learners of KNB program at Surabaya State University.
Keterampilan Berbicara Mahasiswa BIPA melalui Pemanfaatan Media Papan Cerita Rakyat Harris Rizki, Harris Rizki; Sodiq, Syamsul; Inayatillah, Fafi
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v11i2.39432

Abstract

Pentingnya pemanfaatan media papan cerita rakyat dalam pengembangan keterampilan berbicara mahasiswa BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). Penelitian ini menggabungkan konsep keterampilan berbicara dengan keberagaman budaya Indonesia yang tercermin dalam cerita rakyat. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan fokus pada pengalaman belajar mahasiswa dan dampak penggunaan media papan cerita rakyat terhadap kemampuan berbicara mereka. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan media papan cerita rakyat dapat meningkatkan motivasi mahasiswa dalam belajar serta membantu mereka mengembangkan keterampilan berbicara bahasa Indonesia. Hal ini terjadi karena media tersebut memberikan konteks budaya yang nyata dan mendalam bagi mahasiswa untuk memahami dan mengaplikasikan bahasa Indonesia dalam konteks yang relevan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi budaya lokal dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing serta potensi media papan cerita rakyat sebagai alat pembelajaran yang efektif dalam pengembangan keterampilan berbicara mahasiswa BIPA.
Cyber-Bahasa-Sastra pada Aplikasi di Playstore sebagai Model Pembelajaran Bahasa-Sastra Mutakhir Hilaliyah, Hilda; Yulianto, Bambang; Sodiq, Syamsul; Supratno, Haris
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3617

Abstract

Berbagai model pembelajaran bahasa-sastra mutakhir terus dikembangkan saat ini dengan mengombinasikan perkembangan teknologi pada era digital. Salah satunya adalah cyber-bahasa-sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan gambaran terkait cyber-bahasa-sastra pada aplikasi di playstore sebagai model pembelajaran bahasa mutakhir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis isi ditemukan; Pertama banyak tersedia aplikasi pengembangan bahasa dan sastra yang menyediakan berbagai karya. Aplikasi tersebut antara lain, Wattpad, WebNovel, NovelToon, Innovel, AllNovel, Fizzo Novel dan masih banyak lagi. Kedua, penulis menemukan bahwa aplikasi-aplikasi yang tersedia dan dapat diunduh di playstore tersebut dapat dijadikan model pembelajaran bahasa mutakhir dalam hal ini model pembelajaran Cyber-Bahasa-Sastra karena menggunakan teknologi internet dalam penyebaran karya seperti novel, puisi, cerpen, serta prosa lainnya. Penulis mengatakan dapat menjadi model pembelajaran bahasa mutakhir berbasis Cyber-Bahasa-Sastra karena memungkinkan pengembangan bahasa dan sastra indonesia dengan empat indikator yaitu penulis, pembaca, apresiasi karya, kritik karya.
Inovasi Pembelajaran Bahasa dengan Menggunakan Metode Fonik Bagi Anak Autis Isroyati, Isroyati; Kisyani, Kisyani; Mintowati, Mintowati; Bambang Yulianto; Syamsul Sodiq; Haris Supratno
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3739

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat implementai penggunaan metode fonik dalam pembelajaran bahasa terutama membaca bagi anak autis, Memberikan pemahaman tentang konsep metode fonik sebagai pendekatan pembelajaran bahasa yang fokus pada hubungan antara fonem dan huruf atau grafem yang mewakilinya. Inovasi dalam proses pembelajaran bahasa terutama membaca bagi anak autis memang sangat di butuhkan dalam pembelajaran di kelas. Keterlambatan membaca pada siswa autis merupakan gejala yang tidak dapat disepelekan. Proses membaca menjadi sangat penting, ketika siswa menerima informasi penting pada saat mereka akan duduk dibangku sekolah dasar di rumah autis Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Siklus sebanyak 3 siklus, yaitu prasiklus, siklus 1 dan siklus 2. Metode fonik digunakan pada siklus 1 dan 2. Responden merupakan siswa yang berada di Rumah autis Depok di kelas SKF A (usia 7 hingga 8 tahun). Sebanyak 7 anak menjadi responden. Pemilihan anak berdasarkan kemampuan membaca yang masih dibawah rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami kenaikan kemampuan membaca sebanyak 5 anak dengan perubahan Sebanyak 2 anak masih memerlukan bimbingan lebih lanjut. Terdapat kenaikan hasil membaca dari prasiklus ke siklus 2 sebanyak 6.62 poin. Siswa memelukan latihan membaca di rumah, dengan bantuan para orang tua, hal ini perlu dilakukan agar siswa mengingat kembali bunyi suara dari huruf ⁸yang sama. Kegiatan ini banyak membantu siswa lebih mengenal bunyi huruf yang lebih luas.
Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan Chatgpt: Peluang dan Tantangan bagi Pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum Perguruan Tinggi Noor Komari Pratiwi; Bambang Yulianto; Mintowati, Mintowati; Haris Supratno; Syamsul Sodiq; Mulyono, Mulyono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3931

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan gambaran kuantitatif tentang persepsi mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yang merupakan mata kuliah wajib di kurikulum perguruan tinggi. Data dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner dengan skala Likert mengenai persepsi mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Selanjutnya, prospek dan hambatan penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa Indonesia didasarkan pada hasil deskriptif kuantitatif dari persepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dianggap mudah digunakan untuk mengerjakan tugas, dapat memberikan informasi tambahan dan meningkatkan pemahaman mahasiswa, dapat memberikan jawaban yang tepat sehingga mahasiswa merasa puas dengan jawabannya, dan dapat meningkatkan dorongan dan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosen harus membatasi dan membantu mahasiswa agar alat bantu berbasis kecerdasan buatan membantu pembelajaran, bukan menghambatnya. Dosen diharapkan dapat berfungsi sebagai fasilitator dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis proyek.
STUDI FENOMENOLOGI: PENGALAMAN GURU DALAM MENERAPKAN PENILAIAN PORTOFOLIO DIGITAL PADA PEMBELAJARAN TEKS BIOGRAFI KELAS XI SMA Purnomo, Adi; Sodiq, Syamsul; Amri, Miftachul; Jatmiko, Henry Trias Puguh
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v9i2.26255

Abstract

This study aims to explore teachers' experiences in using digital portfolio assessment for biography texts in grade XI SMA. The research focuses on three main issues: (1) psychological and pedagogical changes in the application of technology, (2) technical and substantial problems encountered, and (3) the positive impact on students' writing ability. The subjective experiences of four Indonesian teachers were explored through interviews and portfolio document analysis. A qualitative research method with a phenomenological approach was used in this study. Results showed that teachers experienced a dilemma between enthusiasm for the benefits of digital portfolios and anxiety about the technology due to limited capabilities. One of the main issues included infrastructure problems, the problem of designing an assessment rubric that matches the features of biographical texts, and the additional task of providing feedback. However, digital portfolios have been shown to improve students' writing skills, especially in terms of text organisation, language use, and analysis of characters' values. This study suggests creating a broad teacher training model that incorporates technology based on contextual needs, and creating guidelines for assessing digital portfolios of biography texts more specifically. These results enhance the literature on evaluation for learning in the Indonesian educational context and aid the development of authentic assessment practices in the digital era.
Representasi konten budaya pada buku ajar bahasa Prancis Super Francais kelas X SMA/MA Indrawan, Adam; Yulianto, Bambang; Sodiq, Syamsul
LingTera Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Department of Applied Linguistics, FBSB, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lt.v8i2.41091

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perbandingan luasan representasi dari kemunculan domain dan aspek budaya serta menemukan kategori domain dan aspek budaya yang paling dominan muncul pada buku ajar Super Francais kelas X SMA/MA yang diterbitkan oleh penerbit lokal Erlangga. Analisis buku tersebut menggunakan metode konten analisis dalam bentuk deskriptif kualitatif. Elemen kuantitatif pada penelitian ini digunakan untuk mengidentifikasi jumlah dan persentase kemunculan konten budaya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ketidakseimbangan representasi konten budaya yang disajikan pada sisi domain dan aspek budaya. Konten yang disajikan secara keseluruhan mencakup domain budaya yang diajukan (Indonesia, Prancis, negara frangkofon dan Internasional). Luasan kemunculan pada keseluruhan empat aspek budaya yang diajukan oleh Yuen hanyak mencakup domain budaya Indonesia dan Prancis, sedangkan domain budaya internasional dan frangkofon terbatas pada aspek produk dan penokohan. Represenrasi domain budaya Prancis menjadi paling dominan yang terdiri atas 48,64% dari total konten budaya yang ditemukan. Sedangkan representasi aspek budaya yang ditonjolkan adalah aspek produk dengan total temuan sebesar 78,37% dimana 37.5% merupakan aspek produk budaya Prancis yang paling sering muncul dibanding domain budaya Indonesia dan domain lainnya. Secara keseluruhan, luasan dan kategori domain dan aspek budaya yang disajikan merepresentasikan lapisan dasar / pengetahuan umum mengenai negara Prancis. The representation of cultural contents  in the textbook Super Francais for senior high school grade X AbstractThis study aims to identify the appearing comparison of the wide representation and to find out the most appearing categories in cultural aspects and cultural domains from Super Francais Textbook for Senior High School grade X published by local publisher Erlangga. Content analysis is used as the methodology in form of qualitative descriptive. Quantitative element is used to investigate the number and percentage appearances of the cultural contents. The results indicate that there is an imbalance in the representation of cultural content presented in the domain and cultural aspects. The contents generally have covered the whole cultural domain (Indonesia, France, francophone countries and International). The wide appearance in all four cultural aspects proposed by Yuen only covers the cultural domains of Indonesia and France, while for international and francophone countries are limited, only on the aspects of product and person. The most representation is dominated by French culture which made up 48.64% of the total cultural appearances. While the highlighted cultural aspects is an aspect of product with a total finding 78.37% in which 37.5% is the French domain as the most appearing compared to the Indonesian and others. Overall, the extent and category of domains and cultural aspects presented represent the basic layer/general knowledge of French.
Inferioritas dan Pendidikan Merdeka dalam Tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer Dawudi, Dandy Ashghor; Suyatno, Suyatno; Sodiq, Syamsul
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1695

Abstract

Masyarakat Indonesia memiliki riwayat panjang sebagai bangsa terjajah, pendidikan merdeka diperlukan dalam rangka dekolonisasi alam pikiran yang dilakukan pada ruang pendidikan, khususnya melalui pembelajaran sastra. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inferioritas dan pendidikan merdeka Ki Hajar Dewantara dalam roman tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif kritis dengan pendekatan kontekstual. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam roman tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer yang menceritakan kisah perjalanan hidup tokoh Minke mengandung unsur inferioritas poskolonial dan pendidikan merdeka sebagaimana yang digagas oleh Ki Hajar Dewantara. Adapun unsur inferioritas berupa perilaku hibriditas, ambivalensi dan mimikri, sedangkan unsur kemerdekaan yang dimaksudkan yakni kemerdekaan eksistensial dan intelektual sesuai dengan kodrat alam, kehalusan akal budi, dalam bingkai semangat kebangsaan yang berdasar dalam taman sari kemanusiaan bersifat universal. Penelitian ini menghasilkan implikasi bahwa roman tetralogi Buru yang mengandung unsur inferioritas poskolonial dan pendidikan merdeka dapat diterapkan sebagai media pendidikan dalam rangka menyembuhkan menanamkan jiwa merdeka pada generasi bangsa secara reflektif melalui pembelajaran sastra.
ANALISIS ONE-MINUTE PAPER DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PUISI SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 23 KEDUNGPRING Okta Diana Anggrayni; Syamsul Sodiq; Miftachul Amri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24900

Abstract

Assessment is the process of collecting and assessing information to evaluate students' understanding, skills, and development in various aspects of learning. This study aims to analyze One-Minute Paper (OMP) as an assessment model in learning to read poetry in grade VIII of SMP Muhammadiyah 23 Kedungpring. The background of this research is based on the limited assessment instruments that are able to record the reflective and affective aspects of students in literary learning, especially poetry. The approach used is descriptive qualitative by involving OMP sheets and performative observations as the main instruments. The results of the analysis show that OMP is able to explore the understanding of the meaning of poetry, foster emotional involvement, and encourage students' reflective thinking skills. Students show an interest in poems that contain strong imagery and symbolic meaning, and begin to build a personal relationship with the text. In addition, observations of reading performance show that there are developments in the aspects of fluency, intonation, articulation, expression, and student participation in the classroom
Menilai Kembali (Ketidak)Terlihatan Kompetensi Plurikultural dalam Asesmen BIPA: Analisis Wacana Kritis atas Representasi Basa-Basi dalam Buku Teks Terbitan Pemerintah Sry Aji Prabowo Mukti; Asteria, Prima Vidya; Sodiq, Syamsul
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21704

Abstract

Pluricultural competence is a critical component in teaching Indonesian as a Foreign Language (BIPA), particularly within the context of intercultural communication, as reflected in the practice of basa-basi (Indonesian small talk). However, the representation of this competence in formal BIPA assessment has received limited critical attention. This study aims to evaluate the visibility of pluricultural competence through the representation of basa-basi in assessment tasks found in government-issued BIPA textbooks. Employing a descriptive qualitative approach and Fairclough’s model of Critical Discourse Analysis (CDA), the study analyzes seven official BIPA textbooks from Levels 1 and 2, with a focus on assessment sections. The findings reveal that the representation of basa-basi remains limited and fails to capture the complexity of Indonesian sociocultural interaction. Assessment items tend to prioritize structural aspects of language while overlooking pragmatic and cultural dimensions. The study concludes that insufficient attention to pluricultural competence in assessment may hinder BIPA learners from achieving full communicative competence. It recommends the explicit integration of basa-basi elements and pragmatic evaluation criteria in BIPA assessments as a step toward strengthening a culturally responsive language teaching approach.
Co-Authors ., Darni Adi Purnomo Ahmad Bayu Prastyo Alfarobby, Mufti ALFI SYAHRIYAH, NUR Alisiananda Dewi Nurani Amri, Miftachul Anas Ahmadi Asteria, Prima Vidya Astuti, Sri Sakti Wahyu Bambang Yulianto Bambang Yulianto Bambang Yulianto Bella Nindi Hariatin Putri Berlanti Ifada Alfinalin Cahyo, Anggoro Abiyyu Ristio Chitra Dewi Pertiwi Darni Darni Darni Dawudi, Dandy Ashghor Didik Nurhadi Didik Nurhadi Diding Wahyudin Eni Nurhayati, Eni Erika Kurniawati, Erika Fanani, Urip Zaenal Fatiha, Azrilya Agoesta Nur Haris Supratno Haris Supratno Harris Rizki, Harris Rizki Hilda Hilaliyah I Gusti Bagus Wiksuana inayatillah, fafi INDARTI, TITIK Indrawan, Adam Indrawati, Dianita IRWANSYAH Isroyati Istri May Astuti JATMIKO, HENRY TRIAS PUGUH Julianto Julianto Kafrawi, Fatkur Rohman Kisyani Kisyani Kisyani Laksono Kisyani, Kisyani LAILA, IZATUL Lilik Uzlifatul Jannah Listyan Purwo Nugroho Lutfiyah Alindah Makhfudz Sidiq, Mukhammad Ali Maratussholihah, Zuhrotul Miftachul Amri Mintowati Mintowati Mintowati, Mintowati Mochamad Arifin Alatas Mohammad Rokib Mohammad Rokib MUAZIZAH, RISALATUL MUFIDA, MASADATUL Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Noor Komari Pratiwi Noor Komari Pratiwi Noor Komari Pratiwi, Noor Komari NOR MIFTAH FARIDL, MUHAMMAD Nur Fadilah, Malika Okta Diana Anggrayni Pratita, Ina Ika Puji Anto RIFQI AZIZAN, YOGA Riki Nasrullah RONI Roni, Roni Ryzalia Maf'ulin Ashila Irmal Saputri, Rois Ageng Ayu Sry Aji Prabowo Mukti Subandiyah, Heny Suhartono . Suhartono Suhartono Supratno, Haris Suyanto Suyanto SUYATNO Suyatno Suyatno Titik Indarti Utami, Alvidya Nisa Wahyuningtyas, Cindy Wisma Kurniawati Yuniseffendri Yuniseffendri . Yuniseffendri, Yuniseffendri Zuhrotul Maratussholihah