Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN PERTUMBUHAN BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BISSAPPU KABUPATEN BANTAENG TAHUN 2019 Rismayanti Rismayanti; Wahyudin Wahyudin; zainuddin zainuddin
Medical and Health Journal Vol 1 No 2 (2022): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.242 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.1.2.5841

Abstract

Latar Belakang Berat badan lahir adalah berat badan bayi yang ditimbang dalam waktu 1 jam pertama setelah lahir. Berdasarkan hubungan antara berat lahir dengan umur kehamilan, berat menjadi Sesuai masa kehamilan (SMK), Kecil masa kehamilan berat bayi lahir dapat dikelompokkan (KMK) dan Besar masa kehamilan (BMK) dan dengan cara yang sama berdasarkan umur kehamilan saja bayi-bayi dapat digolongkan menjadi bayi kurang bulan, cukup dan lebih bulan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk diketahuinya ada hubungan riwayat berat badan lahir (bbl) dengan pertumbuhan bayi pada usia 6-12 bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Bissappu Kabupaten Bantaeng. Desain Penelitian dengan menggunakan jenis analitik deskriptif dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Purpossive sampling.dengan sampel sejumlah 23 responden. Hasil Penelitian ini menggunakan hasil uji chi-square diperoleh nilai p = 0,001 hal ini berarti nilai p< É‘(0,05).demikian berarti hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini berarti ada hubungan riwayat berat badan lahir dengan panjang badan saat ini di wilayah kerja puskesmas bissappu. Diharapkan dapat berguna sebagai salah satu hasil penemuan dan kajian serta bahan acuan atau pedemoman bagi instusi jurusan keperawatan dalam menetukan perecanaan dan program selanjutnya. Kata Kunci : Latar Belakang Berat badan lahir adalah berat badan bayi yang ditimbang dalam waktu 1 jam pertama setelah lahir. Berdasarkan hubungan antara berat lahir dengan umur kehamilan, berat menjadi Sesuai masa kehamilan (SMK), Kecil masa kehamilan berat bayi lahir dapat dikelompokkan (KMK) dan Besar masa kehamilan (BMK) dan dengan cara yang sama berdasarkan umur kehamilan saja bayi-bayi dapat digolongkan menjadi bayi kurang bulan, cukup dan lebih bulan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk diketahuinya ada hubungan riwayat berat badan lahir (bbl) dengan pertumbuhan bayi pada usia 6-12 bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Bissappu Kabupaten Bantaeng. Desain Penelitian dengan menggunakan jenis analitik deskriptif dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Purpossive sampling.dengan sampel sejumlah 23 responden. Hasil Penelitian ini menggunakan hasil uji chi-square diperoleh nilai p = 0,001 hal ini berarti nilai p< É‘(0,05).demikian berarti hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini berarti ada hubungan riwayat berat badan lahir dengan panjang badan saat ini di wilayah kerja puskesmas bissappu. Diharapkan dapat berguna sebagai salah satu hasil penemuan dan kajian serta bahan acuan atau pedemoman bagi instusi jurusan keperawatan dalam menetukan perecanaan dan program selanjutnya. Kata Kunci : Berat badan lahir,panjang badan bayi usia 6-12 bulan
THE EFFECT OF USING THE VISITING PATIENT APPLICATION ON THE STRESS LEVEL OF INPATIENTS AT MARGONO SOEKARJO HOSPITAL Hasnah Mutfii; Wahyudin Wahyudin; Lily Kusumawati Burkon; Yudhi Wibowo; Thianti Sylviningrum
Medical and Health Journal Vol 2 No 1 (2022): August
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.181 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.2.1.8020

Abstract

Latar belakang: Stres adalah perasaan psikologis akibat adanya tekanan mental dan dapat memberi respon negatif terhadap kesehatan. Stres dapat berkurang dengan adanya penambahan pengetahuan melalui suatu informasi dan edukasi yang disampaikan dari media aplikasi. Aplikasi visiting patient adalah aplikasi berbasis android berisi tentang keutamaan orang yang sedang sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi visiting patient terhadap tingkat stres pasien rawat inap RS Margono Soekarjo. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif quasi experimental dengan rancangan penelitian pre and post-test with control group design. Teknik pengambilan data secara non random sampling dengan pendekatan consecutive sampling. Jumlah responden 24 kontrol dan 24 intervensi. Pengukuran tingkat stres menggunakan kuesioner Depression and Anxiety Stress Scale (DASS) 21. Hasil: Rerata tingkat stres pre-test pada kelompok kontrol 9.67 dan pada kelompok intervensi 11.92, sedangkan rerata post-test pada kelompok kontrol 10.67 dan pada kelompok intervensi 10.25. Hasil uji Dependent T-Test kelompok intervensi didapatkan p=0.069 (p>0.05) yang berarti tidak ada perbedaan yang bermakna pada kelompok intervensi, sedangkan kelompok kontrol didapatkan p=0.037 (p<0.05) yang berarti ada perbedaan yang bermakna pada kelompok kontrol. Hasil uji Independent T-Test didapatkan p=0.796 (p>0.05) yang berarti tidak ada perbedaan yang bermakna pada kelompok intervensi dan kontrol. Kesimpulan: Penggunaan aplikasi visiting patient tidak mempengaruhi tingkat stres pasien rawat inap di RS Margono Soekarjo, tetapi hanya menambah pengetahuan pasien yang setidaknya mampu merubah sikap dan pola pikir.
PERCEPTIONS OF SOCIAL SUPPORT WITH STRESS LEVELS OF HOSPITAL INPATIENT PATIENTS Rafika Zamri; Wahyudin Wahyudin; Arfi Nurul Hidayah; Diyah Woro Dwi Lestari; Rani Afifah Nur Hestiyani
Medical and Health Journal Vol 2 No 2 (2023): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.099 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2023.2.2.8247

Abstract

Latar Belakang: Hospitalisasi mengharuskan pasien melakukan perawatan di Rumah Sakit. Hal tersebut dapat menjadi stressor bagi beberapa pasien. Interaksi dengan tenaga kesehatan dan keluarga dapat mengurangi stres pada pasien. Selain itu, dukungan sosial dari teman juga dapat meningkatkan status kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dukungan sosial dengan tingkat stres pasien rawat inap di Rumah Sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 30 orang pasien rawat inap ruang perawatan interna Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto. Hasil: Pada penelitian ini 86,7% pasien memiliki tingkat stres normal. Persepsi dukungan sosial yang tinggi banyak diberikan oleh keluarga. Nilai signifikasi pada uji korelasi antara tingkat stres pasien rawat inap dengan persepsi dukungan keluarga 0,703, teman 0,815 dan significant others 0,249 (p<0,005). Hal ini berarti tidak ada hubungan yang signifikan antarvariabel. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara persepsi dukungan keluarga, teman dan significant others dengan tingkat stres pasien rawat inap rumah sakit.
Differences in body weight post-induction sleep deprivation and sleep recovery in white male rats (Rattus norvegicus) Fitranto Arjadi; Wahyudin Wahyudin; Joko Setyono
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 8, No 2 (2023): June
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v8i2.930

Abstract

Sleep Deprivation (SD) reduced leptin levels, increased ghrelin levels, and it caused were multifactorial, so research was conducted on experimental animals to prove whether SD was the single factor causing changes in body weight (BW). The study's objectives were to know the difference in BW after induction of paradoxical and total SD and to observe the improvement in sleep recovery (SR). This study was true experimental with posttest only, and a control group design used 25 male albino rats randomly shared into five groups; control, PSD, TSD, PSD+SR, dan TSD+SR on  August – September 2021. The weight is measured by OHAUS®  balance. Statistical analysis used by One-way ANOVA and paired t-test denoted no significant difference after SD (p=0,277) and SR (p=0,297), a significant difference in the TSD+SR and TSD between before (p=0,014), after SD  (p=0,008), and after SR (p=0,034). Sleep deprivation increases BW through raised ghrelin, and SR  reverses the effects by increasing the antioxidant. Results must be confirmed by measuring ghrelin levels and leptin orexin type 1 and 2 receptors. In conclusion, that was a significant difference in the TSD+SR and TSD  between pre and post-sleep deprivation and the TSD+SR  between pre and post-SR.    
Prevalence and Risk Factors Associated with Pterygium in Farmers: Cross-Sectional Study in Indonesia Muhamad Rifqy Setyanto; Nendyah Roestijawati; Wahyudin Wahyudin; Zainuddin Zainuddin; Muhammad Iqbal Firdaus
Comprehensive Health Care Vol 7 No 2 (2023): Comprehensive Health Care
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jch.v7i2.1030

Abstract

Background: Pterygium is a multifactorial fibrovascular growth of the bulbi conjunctiva. Farmers are a profession that is prone to pterygium because they do a lot of outdoor activities and are exposed to the risk factors that cause pterygium. Objective: To determine the prevalence and risk factors for pterygium in farmer groups in Petir Village, Kalibagor District, Banyumas Regency.Methods: This research is an analytic observational study using a cross-sectional study approach. The sample of this research was 69 farmers in Petir Village, Kalibagor District, Banyumas who were selected by consecutive sampling method. Data collection by interview using a questionnaire, and pterygium examination using a pen light. Data analysis using prevalence ratio. Results: The results of this study indicate that the prevalence of pterygium in farmer groups in Petir Village, Kalibagor Banyumas District is 15.9%. The results of the prevalence ratio analysis showed the prevalence ratio values of heredity (RP = 1,200 and CI = 1,077 - 1,337), age (RP = 1,196 and CI = 1,076 - 1,330), sex (RP= 0.865 and CI = 0.722 - 1.037), length of working period (RP = 1,212 CI = 1,081- 1,357), duration of work (RP = 0.884 and CI = 0.665 - 1.175), use of personal protective equipment (RP = 1.016 and CI = 0.814 - 1.268).Conclusion: Heredity, age, and length of working period are risk factors for pterygium in farmer groups in Petir Village, Kalibagor District, Banyumas. Gender, duration of work, and use of personal protective equipment were not risk factors for pterygium in farmer groups in Petir Village, Kalibagor District, Banyumas. Keywords: pterygium, farmer, length of work periode
Health Literacy Pengolahan Sampah melalui Gerakan Warung Sampah untuk Peningkatan Pendapatan dan Derajat Kesehatan Masyarakat di Kawasan (TPA) Balang Kab Takalar Zainuddin Zainuddin; Muharti Syamsul; Nurachmy Sahnir; Ratnasari Iskandar; Wahyudin Wahyudin; Salmah Arafah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi salah satu perhatian utama bagi pemerintah saat ini, karena PHBS dijadikan sebagai tolak ukur dalam pencapaian untuk meningkatkan kualitas/taraf kesehatan pada program Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2015-2030. Health literacy dalam menjaga hidup bersih dan sehat sangat diperlukan dalam memilih dan memilah sampah untuk membantu masyarakat tetap bekerja dengan tubuh yang kuat dan sehat. Tujuan pengabdian ini meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan pemanfaatan sampah menjadi memiliki nilai jual yang tinggi untuk peningkatan pendapatan. Metode Pelaksanaan yaitu Society Parcipatory yaitu perlibatan masyarakat sebagai mitra dalam menyerap keterampilan yang diberikan dengan cara by doing. Mitra yang secara langsung melibatkan mitra secara langsung, mulai saat persiapan, sosialisasi program, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi. Hasil: Partisipasi aktif Peningkatan pengetahuan masyarakat, Peningkatan keahlian mitra dalam memanfaatkan limbah plastic, Peningkatan kemampuan, pengetahuan dan kesadaran mitra dalam penggunaan APD.
Kampanye Kesadaran dan Screaning Prediktor Gula Darah (Pradiabetes) melalui Kelas Edukasi dalam Meningkatkan Perilaku Adaptif di Kabupaten Takalar: Awareness Campaign and Screening for Blood Sugar Predictors (Prediabetes) through Educational Classes to Improve Adaptive Behavior in Takalar Regency Zainuddin Zainuddin; Rosmin Ilham; Wahyudin Wahyudin; Sarinah Basri K.; Ahmad Yani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i11.4237

Abstract

Diabetes merupakan epidemi dengan menimbulkan beberapa masalah kesehatan masyarakat utama di seluruh dunia. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan perilaku adaptif dari hasil screaning melalui kelas edukasi dan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pradiabetes, mengajarkan mereka tentang faktor risiko, gejala, dan cara mengelola kondisi ini, serta memberikan layanan skrining untuk mendeteksi potensi pradiabetes pada individu. Metode pengabdian ini, pertama membagikan kuesioner risiko diabetes masyarakat untuk membantu mereka menilai risiko mereka terkena diabetes, melakukan Kampanye Kesadaran dapat dilakukan melalui penyuluhan di tempat umum, penggunaan media sosial, pemasangan spanduk, dan penyebaran materi informasi melalui modul, Diskusi dan Tanya Jawab serta melakukan screaning. Hasil screaning dari total 80 peserta disimpulkan kelompok dengan hipertensi sebanyak 46 orang (57,5%) dan IMT ( overweight 15 (18,8%), gemuk 43 orang (53%) sedangkan kelompok teridentifikasi pradiebetes 41 orang (51,3). Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dengan meningkatkan kesadaran dan perilaku sehat dalam jangka panjang.
Validity And Reliability Of The Self Administered MemTrax Test In Students Rizki Amelia Sinensis; Meida Sofyana; Jajar Setiawan; Zaenal Muttaqien Sofro; Wahyudin Wahyudin
Comprehensive Health Care Vol 7 No 3 (2023): Comprehensive Health Care
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jch.v7i3.1191

Abstract

Background: Students have serious challenges when they enter their first year at university. Stress can cause impaired cognitive function. The large number of activities, school time and technology have an influence on sleep activities which intersect with sleep physiology. The MemTrax test is an online computerized test with measure memory performance. The aim of this research is to determine the validity of the self administered MemTrax Test in measuring RT and PC compared to the standard MemTrax Test and to determine the reliability of the self administered MemTrax Test in measuring RT and PC. Method: This research is an observational study by testing the construct validity and reliability of the MemTrax Mandiri Test. The sample in this study was 54 students aged 19-24 years who were the validity sample, and 41 students aged 18-25 years who were the reliability sample. Validity data analysis used correlation analysis between the RT and PC of the MemTrax Test and the self administered MemTrax Test. Reliability analysis uses test retest reliability using the Intraclass Correlation Coefficient. Results: The RT results of the self administered MemTrax Test with the MemTrax Test have a significant relationship with a significance value of 0.00 and a strong correlation strength value of 0.658, and the value is not correlated with PC. For reliability, it was found that the reaction time results of the self administered MemTrax Test had a moderate reliability value, namely 0.646, while the reliability value for percent correct for the self administered MemTrax Test had a low value, namely 0.585. Conclusion: The self administered MemTrax test is not valid, this is proven by the RT results which are correlated, but the PC is not correlated. The self administered MemTrax test is not yet reliable, as evidenced by the results of moderately correlated RT and weakly correlated PC, so the self administered MemTrax test cannot be used as a cognitive function examination tool at this time. Keywords: Online memory test, Self administered memory test, Cognitive Function, Reaction Time, Percent Correct
POTENTIAL OF PLANT-DERIVED ANTIMICROBIAL COMPOUND AGAINS MULTI-DRUG RESISTANT TUBERCULOSIS (MDR-TB): A LITERATUR REVIEW Pauzi, Rizqi Yanuar; Ihtiaringtyas, Suci; Wahyudin, Wahyudin
Medical and Health Journal Vol 3 No 2 (2024): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mhj.2024.3.2.10459

Abstract

Antibiotic resistance is currently a global challenge, especially in the healthcare. Tuberculosis is a disease caused by Mycobacterium tuberculosis that has developed to resistant strains against antibiotic. Multi-drug resistant tuberculosis (MDR-TB) is a Mycobacterium strain that is resistant to first-line TB drugs such as isoniazid and rifampicin. More than 10 million people suffer from TB every year, while MDR-TB sufferers in 2022 about 410,000 people. Treatment for MDR-TB patients has side effects in the form of toxicity. Plant-derived antimicrobial compounds have the potential to inhibit the growth of MDR-TB so they can be used as alternative treatments. Recent studies discuss several potential plant compounds against MDR-TB in a country. This article presents several antimicrobial compounds from various plant species from various countries against MDR-TB. The results of the study showed that around 20 compounds from various plant species had the potential to inhibit MDR-TB. These compounds can be developed further, especially by examining their side effects on the body so that they can be used as an alternative treatment for MDR-TB.
PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG KECACINGAN DAN PENGOBATAN TERHADAP KEJADIAN INFEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTH DI SDN CIBEREM KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS: A CROSS SECTIONAL STUDY Susiawan, Lieza Dwianasari; Wahyudin, Wahyudin; Sari, Octavia Permata; Pramono, Wisnu Budi; Bahiyah, Fiona Annisa
Medical and Health Journal Vol 3 No 2 (2024): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mhj.2024.3.2.11388

Abstract

Soil Transmitted Helminths (STH) infection is a disease caused by nematodes and often occurs among elementary school age children. One factor that can influence the occurrence of recurrent infections is parents' lack of understanding about worm treatment. Errors in treating worms can be influenced by several factors, one of which is the level of parental knowledge. To determine the relationship between the level of parental knowledge about worms and treatment on the incidence of Soil Transmitted Helminth infections at SDN Ciberem, Sumbang District, Banyumas Regency. Analytical research is an observational study with a cross-sectional design on 96 Ciberem Elementary School students using purposive sampling techniques. Data collection was carried out by questionnaires on parental knowledge and fecal examination at the FK Unsoed Parasitology Laboratory using the floating method (qualitative). Hypothesis analysis uses Fisher's Exact test. Result: The prevalence of STH infection at SDN Ciberem was 5.2% with the worm type Trichuris trichiura. The results of the Fisher's Exact statistical test showed that parental knowledge about worms (p= 0.052) did not have a significant relationship with the incidence of STH infection. The level of parental knowledge about worm treatment (p=0.033) has a significant relationship with the incidence of STH infection. Conclusion: There was no relationship between the level of parental knowledge about worms and the incidence of STH infection. There is a relationship between the level of parental knowledge about worm treatment and the incidence of STH infection.
Co-Authors A Fahira Nur Ahmad Yani Alfi Muntafiah Alwi Alwi arafah, Salmah Arfi Nurul Hidayah Arfi Nurul Hidayah Ariadne Tiara Hapsari Astanti, Amini Dwi Ayunissa, Desty Lofita Bahiyah, Fiona Annisa Basori, Devina Stevanova Najwa Philo Desi Ratna Sari, Desi Ratna Dewiyanti, Dewiyanti Dina Oktaviana Diyah Woro Dwi Lestari Dwi Nur Indah Sari Eman Sutrisna Ernawati Ernawati Fajar Wahyu Pribadi Fajar Wahyu Pribadi, Fajar Wahyu Farkhria, Iffa Naila Fitranto Arjadi Fitranto Arjadi Habibie, Kimi Handini, Tri Okmawati Hartina, Hartina Hasanuddin Nuru Hasnah Mutfii Hendra Stevani Hidayah, Arfi Nurul Ihtiaringtyas, Suci Jajar Setiawan Joko Setyono Joko Setyono Kamriana Kamriana Kamriana, Kamriana Kautsarmesya, Audivalensi Kusuma, Muhammad Nanang Himawan Laksitasari, Anindita Lantip Rujito Lily Kusumawati Burkon Meida Sofyana Meylida Ichsyani Miftahul’ulum, Rizal Miko Ferine Muhamad Rifqy Setyanto Muhammad Iqbal Firdaus Najmudin Nawangtantrini, Gita Nendyah Roestijawati Ning Widhi, Anriani Puspita Karunia Nining Yusnitasari Nitihapsari, Galuh Yulieta NUR'AINI, INDAH Nurachmy Sahnir Nuroaena, Nuroaena Octavia Permata Sari Octavia Permata Sari, Octavia Permata Ormat, Ormat Patmawati Patmawati, Patmawati Pauzi, Rizqi Yanuar Putri, Salsa Apriliana Qodri Santosa Rafika Zamri Rani Afifah Nur Histiyani Ratnasari Iskandar Riski Fatah, Muhammad Rismayanti Rismayanti Rizak Tiara Yusan Rizki Amelia Sinensis Rizqi Yanuar Pauzi Rochidati, Tavi Rosmin Ilham Rosmin Ilham Sallazaria Hanin Prameswari Syafiqa Ardli Saputra, Said Rendi Sarinah Basri K Sartika, Sartika Septiya, Lia Setiawan, Ferdy Setiawati Setiawati Setyanto, Muhamad Rifqi Sofro, Zaenal Muttaqien Suardi Suardi Sudarto Sudarto Sulaiman, Ibrahim Supriyati . Susiawan, Lieza Dwianasari Syamsul, Muharti Thalib, Abdul Thianti Sylviningrum Untung Gunarto, Untung Wardani, Inggit Yulia Wisnu Budi Pramono, Wisnu Budi Yudhi Wibowo Yudhistira Tri Wardhana Yunika, Novia Zainuddin Zainuddin Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin