Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak Maulida, Eva Titania; Astuti, Lilies Anggarwati; Danial, Danial; Paramita, Swandari; Asfirizal, Verry
Mulawarman Dental Journal Vol 5, No 2 (2025): MOLAR September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/MOLAR.v5i2.22706

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi perhatian, dikarenakan anak usia sekolah 13-15 tahun memiliki tingkat plak yang tinggi mengarah menjadi karies dan penyakit periodontal. Sementara anak-anak pada usia tersebut berperilaku benar ketika menyikat gigi sangat rendah. WHO merekomendasikan pelajar remaja sebagai kelompok usia yang tepat untuk diperkenalkan dan dipromosikan mengenai perilaku pemeliharaan kebersihan gigi mulut. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan online dengan media video terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Metode: Penelitian eksperimental semu dengan desain one group pretest and posttest, sebanyak 49 pelajar SMP Negeri 7 Muara Badak menjadi subjek penelitian. Data pada riset ini yakni data primer yang didapatkan melalui hasil kuesioner pretest dan lembar checklist posttest yang diisi oleh responden selama 21 hari. Hasil: Sebelum penyuluhan online menggunakan media video 21 responden termasuk kedalam perilaku kategori kurang (42,9%) dan 28 responden termasuk kedalam perilaku kategori baik (57,1%) setelah dilakukan penyuluhan online media video. Hasil pengujian Wilcoxon menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Penyuluhan online menggunakan media video memiliki pengaruh terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak.
Empowerment of Micro, Small and Medium Enterprises Based on Upland Rice through Strengthening Legality and Digital Promotion in Sekurau Atas Village, Bengalon, East Kutai, East Kalimantan: Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Berbasis Produk Lokal Masyarakat Desa Sekurau Atas di Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur Paramita, Swandari; Serliana, Selvi; Naibaho, Rima Christine Natalie; Syaidhina, Rachel Syafa; Patrisia, Putri; Sardjitha, Ni Made Karmini Belva; Rongre, Jumiati; Al-Qadhri, Farhan Mustaqim; Zalianti, Alya Aditia; Wahitdah, Nur; Nugraha, Prayoga Adhi; Manalu, Shary Uly Actaviany
Jurnal Abdita Naturafarm Vol. 2 No. 2 (2025): J Abdita Naturafarm
Publisher : B-Creta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jan.v2i2.7784

Abstract

Sekurau Atas Village in Bengalon, East Kutai, East Kalimantan, has natural resource potential that can be developed into a local superior product, namely padi gunung (upland rice). However, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sekurau Atas Village still face limitations in business management, product innovation, and marketing. This community service program aims to empower MSMEs based on local village products, particularly padi gunung. The methods implemented include socialization of the economic potential of padi gunung, packaging development for padi gunung products, education on obtaining a Business Identification Number (NIB), Home Industry Food Production Permit (PIRT), and halal certification for padi gunung products, as well as the creation of social media advertisements and infographics for padi gunung. The results showed an increase in MSME stakeholders’ knowledge in business management, improved product quality, and expanded market access through social media. This program is expected to enhance the community’s economic independence and promote the sustainability of MSMEs based on local potential. In addition, this empowerment model can be replicated for the development of other local superior commodities, supporting sustainable village economic development.
The wound-healing potential of honey and propolis from stingless bees in acute wounds Wafi, Viky Hibatu; Boenjamin, Abdul Azis; Mangara Tua, Ivan Joalsen; Paramita, Swandari; Sawitri, Endang; Arius, Yudhy
Journal of Indonesia Vascular Access Vol. 5 No. 2 (2025): Available online : 1 December 2025
Publisher : Indonesian Vascular Access Association (IVAA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/jinava.v5i2.66

Abstract

Introduction: Honey and propolis from stingless bees have been reported to promote wound healing due to their anti-inflammatory, antioxidant, antibacterial, and moisturizing activities. However, variations in compounds and biological activities of these products can arise due to geographical and bee origin differences. This study aimed to investigate the wound-healing potential of stingless bee honey and propolis from East Kalimantan in an acute wound animal model. Honey and propolis from stingless bees have been reported to promote wound healing due to their anti-inflammatory, antioxidant, antibacterial, and moisturizing activities. However, variations of compounds and biological activities of these products can arise due to geographical and bee origin differences. This study aimed to investigate the wound-healing potential of stingless bee honey and propolis from East Kalimantan in an acute wound animal model. Method: A post-test-only control group design was employed in this study. Fifteen Wistar rats were divided into 3 groups, i.e., a control receiving tulle and treatment groups receiving stingless bee honey and propolis, respectively. Wound healing activity was evaluated from wound diameter changes and histological evaluations following a hole punch wound.    Result: Kruskal Wallis test results showed no significant changes in the proliferation phase of wound healing, as reflected by the diameter changes (p = 0.989), the rate of histopathological re-epithelization (p = 0.730) as well as number of fibroblasts (p = 0.779), collagen (p = 0.779), and neovascularization (p = 0.756) among the groups. Conclusion: Honey and propolis from stingless bees have the potential to treat acute wounds in the proliferation phase, where their wound healing properties are equivalent to tulle.
Sosialisasi Bebas Skabies pada Santri Pesantren Al-Abqory di Desa Perjiwa, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Paramita, Swandari; Fajarrahadi, Baihaqi; Yani, Sinar; Tololiu, Ayub Agus; Alkhairi, Alif Naufal; Sarwani, Aura Agustin; Meliany, Dea; Salsabila, Devita Oktaviani; Ramdani, Dheanne Puteri; Adelia, Ananda Rizky; Maulida, Artha
ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman Vol. 2 No. 2 (2023): ABDIKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/abdiku.v2i2.1001

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan gatal intens dan disebabkan oleh kutu kecil bernama Sarcoptes scabiei yang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang. Penyakit gatal ini bereaksi kuat saat di malam hari, tanda gatalnya dengan bentol seperti digigit nyamuk namun pada skabies ini bentol-bentolnya sangat banyak dan berada di kulit tipis seperti sela-sela jari, pergelangan tangan, ketiak, dan untuk laki-laki gatalnya di daerah kelamin. Pondok pesantren merupakan salah satu tempat dimana Skabies merajalela karena banyaknya kontak fisik sesama santri dan sedikitnya pengetahuan terhadap penyakit ini. Pondok Pesantren Al-Abqory merupakan pesantren yang terletak di Desa Perjiwa yang juga memiliki masalah Skabies pada santri-santrinya, sehingga diperlukan edukasi untuk para santri terkait pencegahan penyakit ini. Kuliah Kerja Nyata Tematik Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (KKNT FK UNMUL) Desa Perjiwa melihat masalah ini dapat dicegah dengan memberikan edukasi kepada para santri. Program kerja ini diberi nama “popabes” yaitu Pondok Pesantren Bebas Skabies. Kegiatan tersebut terlaksana pada tanggal 19 Juli 2022 diikuti oleh 111 santri dengan sangat antusias. Kegiatannya berupa penyuluhan yang diawali dengan pre test dan diakhiri dengan  post test untuk melihat pemahaman para santri sebelum dan sesudah penyuluhan.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat pada Siswa Sekolah Dasar Terhadap Pengelolaan Sampah di Biatan Baru, Berau, Kalimantan Timur Paramita, Swandari; Akhmad, Nuralam; Asdiyanti, Asning; Lestari, Winda; Hafifah, Nabela; Rahmawaty, Nur; Mulyati, Yohana Fransiska; Arifin, Camelia Ananda; Istikomah, Puput; Rais, Ariandi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah dilaksanakan di Desa Biatan Baru, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Pengelolaan sampah di Desa Biatan Baru masih menjadi tantangan yang perlu segera ditangani. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik belum sepenuhnya terbentuk, yang berdampak pada kondisi lingkungan yang kurang terjaga. Program unggulan KKN di Desa Biatan Baru bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode analisis situasi dengan pendekatan partisipatif kepada siswa SD di Desa Biatan Baru pada bulan Agustus 2024. Berdasarkan hasil diatas telah dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat sebagai program kerja unggulan di Desa Biatan Baru, yaitu pembuatan taman edukatif pengelolaan sampah, pengelolaan sampah plastik menjadi kreasi operasi wajah plastik, dan sosialisasi peningkatan kesadaran pengelolaan sampah. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Program pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, khususnya siswa Sekolah Dasar, dalam pengelolaan sampah. Melalui berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, para siswa akan termotivasi untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Potensi Minyak Asiri Rimpang Bangle (Zingiber purpureum Roxb.) Sebagai Antioksidan Tambunan, Naomi Christy Natasha; Paramita, Swandari; Rahma, Khairunnida; Toruan, Vera Madonna Lumban
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.18827

Abstract

Zingiber purpureum Roxb., yang disebut juga dengan bangle, adalah salah satu tanaman asal Kalimantan Timur yang memiliki kandungan minyak asiri. Tanaman ini telah dimanfaatkan masyarakat sebagai pengobatan alami secara tradisional . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari minyak asiri rimpang Bangle. Penelitian ini menggunakan metode distilasi uap dan air  untuk mendapatkan minyak asiri dan uji DPPH (1,1-difenil-2pikrilhidrozil) dengan asam askorbat sebagai kontrol positif untuk mengukur aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan minyak asiri rimpang bangle memiliki aktivitas  antioksidan dengan persentase penghambatan DPPH sebesar 57,96% pada konsentrasi 100 ppm dengan nilai IC50 85,35 ppm.
Perbandingan Uji Aktivitas Antibakteri Sarang Semut (Myrmecodia Tuberosa Jack) Kalimantan Terhadap Pertumbuhan Bakteri Treponema denticola Penyebab Penyakit Infeksi Periodontal: Comparison Antibacterial Activity Test of Borneo Ant-Nest (Myrmecodia tuberosa Jack) Against the Growth of Treponema denticola Bacteria Causing Periodontal Infection Disease Sallata, Kaka Batara; Astuti, Lilies Anggarwati; Alhawaris, Alhawaris; Listiyawati, Listiyawati; Paramita, Swandari
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i5.2510

Abstract

Periodontitis is a condition that affects the supporting structure of the teeth and causes tooth loss. Indonesia has a variety of medicinal plants, one of which is ant's nest (Myrmecodia tuberosa jack) which contains various secondary metabolites. To determine the antibacterial activity of Kalimantan anthill extract (Myrmecodia tuberosa jack) in inhibiting the growth of Treponema denticola bacteria. This research is a pure experimental research (true experimental) with post test only control group design. Ant-nest extract (Myrmecodia tuberosa jack) was made by maceration method using 96% ethanol and then serial dilution. The results showed antibacterial activity at concentrations of 80 mg/mL and 40 mg/mL which means it has bacteriostatic properties with a p value = 0.003 which means there is a very significant difference in each concentration of anthill extract and the results of the Minimum Bactericidal Concentration (MBC) did not show any killing power against Treponema denticola bacteria. Ant-nest extract (Myrmecodia tuberosa jack) has the ability to inhibit the growth of Treponema denticola bacteria and there are very significant differences in each concentration of ant nest extract (Myrmecodia tuberosa jack) against Treponema denticola bacteria. Keywords:          Ethanol extract, Myrmecodia tuberosa jack, Chronic periodontitis, Treponema denticola   Abstrak Periodontitis adalah kondisi yang mempengaruhi struktur penyangga gigi dan menyebabkan gigi goyah bahkan tanggal. Indonesia memiliki beragam tanaman obat, salah satunya sarang semut (Myrmecodia tuberosa jack) yang mengandung berbagai metabolit sekunder. Mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak sarang semut Kalimantan (Myrmecodia tuberosa jack) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Treponema denticola. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni (true experimental) dengan post test only control group design. Ekstrak sarang semut (Myrmecodia tuberosa jack) dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% lalu dilakukan serial dilusi. Hasil penelitian menunjukan adanya aktivitas antibakteri pada konsentrasi 80 mg/mL dan 40 mg/mL yang berarti memiliki sifat bakteriostatik dengan nilai p= 0,003 yang berarti terdapat perbedaan sangat signifikan pada setiap konsentrasi ekstrak sarang semut dan hasil Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) tidak menunjukan adanya daya bunuh terhadap bakteri Treponema denticola. Ekstrak sarang semut (Myrmecodia tuberosa jack) memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Treponema denticola dan terdapat perbedaan yang sangat bermakna pada tiap konsentrasi ekstrak sarang semut (Myrmecodia tuberosa jack) terhadap bakteri Treponema denticola. Kata Kunci:         Ekstrak Etanol, Treponema denticola, Myrmecodia tuberosa jack, Periodontitis kronis
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Perkebunan Sawit Rakyat di Bukit Makmur Jaya, Biatan, Berau, Kalimantan Timur Paramita, Swandari; Al Wafi, Rangga; Lembayung, Salsabila Sekar; Hasanah, Balqis Badi’ul; Qisyam, Muhammad; Sunafiah, Anis; Anggraini, Dinda; Daniel, Hendrico; Wardani, Ni Luh Sudi; Ibrahim, M; Sajid, Muhammad Rakan; Indayanto, Poetra Raqhib
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 1 (2025): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v2i1.1604

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah dilaksanakan di Desa Bukit Makmur Jaya, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Desa Bukit Makmur Jaya memiliki potensi besar dalam sektor perkebunan sawit. Namun, rendahnya produktivitas dan harga jual hasil panen menjadi tantangan utama yang dihadapi petani. Program unggulan KKN di Desa Bukit Makmur Jaya bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan perkebunan sawit rakyat. Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode analisis situasi dengan pendekatan partisipatif. Berdasarkan hasil diatas telah dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat sebagai program kerja unggulan di Desa Bukit Makmur Jaya, yaitu upaya pemenuhan regulasi, optimalisasi administrasi, dan optimalisasi hasil perkebunan sawit rakyat. Program ini memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan pemberdayaan dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan perkebunan sawit rakyat. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan pemberdayaan dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan perkebunan sawit rakyat.
Pemberdayaan Masyarakat di Lokasi Wisata Air Panas Asin Pemapak di Biatan Bapinang, Biatan, Berau, Kalimantan Timur Paramita, Swandari; Sari, Regita Wulan; Yuda, Ananda Fitra; Gita, Almanda; Situmorang, Rico Jeryanto; Siburian, Adi; Mahendra, Raka Huda; Hasan, Musdalifa; Patabang, Agustinus; Ramadina, Renova; Aldisa, Olga Olivia; Deni, Deni; Faradillah, Azizah
Jurnal Abdita Naturafarm Vol. 1 No. 2 (2024): J. Abdita Naturafarm
Publisher : B-Creta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jan.v1i2.3137

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah dilaksanakan di Desa Biatan Bapinang, tepatnya di Wisata Air Panas Asin Pemapak. Bupati Berau telah meresmikan sarana prasarana baru sebagai penunjang obyek wisata ini. Dengan keberadaan fasilitas pendukung tersebut, Wisata Air Panas Asin Pemapak kini lebih representatif untuk dikunjungi lebih banyak wisatawan. Berdasarkan hal tersebut maka pemberdayaan masyarakat di lokasi wisata menjadi hal yang diperlukan oleh masyarakat disana. Program unggulan KKN di Desa Biatan Bapinang bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat terhadap pengelolaan Wisata Air Panas Asin Pemapak. Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode analisis situasi dengan pendekatan partisipatif. Berdasarkan hasil diatas telah dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat sebagai program kerja unggulan di Desa Biatan Bapinang, yaitu pembuatan video promosi wisata, penanaman pohon disertai pembuatan papan informasi nama pohon di lokasi wisata, serta penerapan digital payment dengan metode pembayaran non tunai menggunakan QRIS di Wisata Air Panas Asin Pemapak. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat Desa Biatan Bapinang dalam pengelolaan Wisata Air Panas Asin Pemapak.
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Meningkatkan Pengetahuan Stunting dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri dan Ibu Hamil di Desa Penggalaman Sandi, Dita Ayulia Dwi; Izma, Hayatun; Setiawan, Muhammad Irwan; Paramita, Swandari; Ismail, Sjarif; Anggraeni, Ike
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.23562

Abstract

ABSTRAK Tahun 2024, Desa penggalaman mencatatkan angka kejadian stunting yakni 23,4%, dimana angka ini masih beradadiatas target nasional, yakni 14%. Stunting tidak hanya dipengaruhi oleh asupan gizi ibu hamil dan anak, tetapi juga dipengaruhi oleh gizi ibu pada periode sebelum kehamilan, terutama pada periode pra konsepsi, yaitu wanita usiasubur dan remaja. ebesar 48,9% ibu hamil mengalami anemia, sementara sebagian lainnya terkena masalah Kurang Energi Kronik (KEK). Kondisi ini berkontribusi pada tingginya angka bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), yang merupakan salah satu faktor utama penyebab stunting. Memberikan edukasi dan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri serta ibu hamil mengenai stunting dan anemia, juga kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD) dengan memanfaatkan penggunaan aplikasi TASTING. Menggunakan desainpre-post group. Sebanyak 28 remaja putri dan ibu hamil menerima edukasi tentang anemia, stunting, dan konsumsi TTD melalui pemaparan menggunakan PowerPoint serta media pendukung berupa leaflet dan buku saku. Setelah itu dilakukan pemeriksaan awal kadar hemoglobin. Remaja putri yang mengalami anemia dan seluruh ibu hamil kemudian didampingi untuk mengonsumsi TTD selama satu bulan dengan bantuan aplikasi pengingat. Satu bulan setelah intervensi, kadar hemoglobin kembali diukur dan peserta diminta mengisi instrumen untuk menilai tingkat kepatuhan. Rata-rata skor pengetahuan pada remaja putri menunjukkan adanya peningkatan sebanyak 12,31%, dari 76,15%menjadi 88,46%. Sedangkan pada ibu hamil terjadi peningkatan sebanyak 15,6%, dari 84,44% menjadi 100%. Setelah pendampingan konsumsi TTD selama 1 bulan, 100% remaja putri dan ibu hamil mengalami peningkatan kadar Hb > 12 g/dl, Dimana rata-rata Tingkat kepatuhan terjadi peningkatan sejumlah 26,67%, dari sebelumnya 66,66% menjadi 93,33%. Penggunaan media leafleat dan buku saku dalam edukasi stunting, anemia dan tablet tambah darah dapatmeningkatkan tingkat pengetahuan remaja putri dan ibu hamil. Begitu pun pendampingan konsumsi tablet tambah darah dengan memanfataakan aplikasi pengingat minum obat dapat meningkatkan kepatuhan remaja putri (100%) dan ibu hamil (93,33%) terhadap konsumsi tablet tambah darah. Diperlukan usaha yang berkelanjutan dan konsisten untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan remaja putri dan ibu hamil dalam konsumsi tablet tambah darah sebagai Upaya pencegahan stunting. Kata Kunci: Anemia, Aplikasi Pengingat, Buku Saku, Leafleat  ABSTRACT In 2024, the village of Pegalaman recorded a stunting incidence of 23.4%, which is still above the national target of 14%. Stunting is not only influenced by the nutritional intake of pregnant women and children but also by maternal nutrition in the period before pregnancy, especially in the pre- conception period, namely women of childbearing age and adolescent girls. As many as 48.9% of pregnant women suffer from anemia, and some others experience chronicenergy deficiency (CED). This causes the prevalence of babies with low birth weight (LBW), which is one of the main causes of stunting, to remain high. to educate and assist adolescent girls and pregnant women in enhancing theirunderstanding of stunting and anemia prevention, as well as to improve adherence to iron supplement intake via TASTING applications. Pre-post group design. Twenty-eight adolescent and pregnant women received education on anemia, stunting, and iron supplement consumption via PowerPoint presentations, supplemented with leaflets andpocketbooks. Additionally, initial hemoglobin levels were assessed. Adolescent girls with anemia and all pregnantwomen were monitored to ensure the consumption of iron tablets for one month through a medication reminder application. One month post-therapy, hemoglobin levels were reassessed, and instrument filling was conducted toevaluate compliance levels. Based on the average knowledge score of adolescent girls, there was an increase in knowledge of 12.31%, from 76.15% to 88.46%. While in pregnant women there was an increase of 15.6%, from 84.44%to 100%. After assistance with iron tablet consumption for 1 month, 100% of adolescent girls and pregnant women experienced an increase in Hb levels > 12 g/dL, where the average level of compliance increased by 26.67%, from the previous 66.66% to 93.33%. The use of leaflets and pocketbooksin education on stunting, anemia, and iron tablets canenhance knowledge acquisition of adolescent girls and pregnant women. Likewise, mentoring the consumption of ironsupplements using a medication reminder app can improve adherence among adolescent girls (100%) and pregnantwomen (93.33%). Consistent and ongoing efforts are needed to improve the knowledge and compliance of adolescent girls and pregnant women regarding iron supplement consumption as a means of preventing stunting. Keywords: Anemia, Reminder Application, Education Book, Leafleat
Co-Authors Abdillah Iskandar Abdul Mu’ti Adelia, Ananda Rizky Aditiya Setyorini Akhmad, Nuralam Al Wafi, Rangga Al-Qadhri, Farhan Mustaqim Aldisa, Olga Olivia Alhawaris, Alhawaris Alif Bareizy Alkhairi, Alif Naufal Aman S. Panggabean Aminyoto, Meiliati Andre Kusuma Ruslim Anggraini, Dinda Ardy, Ari Arifin, Camelia Ananda Arius, Yudhy Ariyanto Ariyanto Ariyanto Asdiyanti, Asning Asrianti, Tanti Bahar, Gita Wahyuni Bakhtiar, Rahmat Bara Al-Ayubi W Boenjamin, Abdul Azis Christiane, Stephani Cicih B. Purnamasari Danial - Danial Danial Daniel, Hendrico Deni Deni Desy Merindasari Devina RS. Pardosi Devina Ruth Sheylen Pardosi Dewi Guntar Rachmawatiningtyas Dewi, Januartha Kisari Dina Lusiana Setyowati Djoen Herdianto Efi Fitriani Emil Bachtiar Moerad Endang Sawitri Enos T. Arung Enos Tangke Arung, Enos Tangke Eva Marliana, Eva Evi Fitriany Fajarrahadi, Baihaqi Faradillah, Azizah Fauziah Bahar Fenny Yunita Fikriah, Ika Gita, Almanda Hafifah, Nabela Hary Nugroho Hasan, Musdalifa Hasanah, Balqis Badi’ul Ibnu Sina Ibrahim, M Ifroh, Riza Hayati Ike Anggraeni Indayanto, Poetra Raqhib Irawiraman, Hadi Iskandar Muda Istikomah, Puput Izma, Hayatun Joshua Gaza Dirgantara Tandirogang Juliansyah Roy Kevin Sanjaya Khemasili Kosala Kim, Soo-Ya Kim, Yong-ung Kusuma, Irawan W. Lasmito Lasmito Lasmito Lembayung, Salsabila Sekar lestari, winda Lilies A. Astuti Lilies Anggarwati Astuti, Lilies Anggarwati Lilis A. Astuti Listiyawati, Listiyawati M. Aris A. Widodo M. Khairul Nuryanto M. Surya Tiyantara Magdaleni Agustina Rahayu Mahendra, Raka Huda Manalu, Shary Uly Actaviany Mangara Tua, Ivan Joalsen Mapalidara , Alfina Marihot Pasaribu Masruhin, Muhammad A. Masyhudi Amir Masyhudi Masyhudi Maulida, Artha Maulida, Eva Titania Meiliati Aminyoto Meliany, Dea Mita Ellyana Ashadi Mohammad Aris Mona Zubaidah Moriko Pratiningrum Mu'ti, Abdul Muhammad Khairul Nuryanto Muhammad Rasyid, Muhammad Muhammad Rizqan Khalidi Muhammad Surya Tiyantara Muhammad Yusuf Aditya Prawira Mulyati, Yohana Fransiska Naibaho, Rima Christine Natalie Nataniel Tandirogang Nazilla Nazilla Netty Maria Naibaho Noor Hijriyanti Shofiana Al Rasyid Nova, Dewa Made Rama Noverita Febriani Nugraha, Prayoga Adhi Nur Rahmawaty, Nur Nuryanto, M. Khairul Nuryanto, Muhammad Khairul Olga F Tantiwi Nurdin Ompusunggu , Novelin Yohana Patabang, Agustinus Patrisia, Putri Pratiwi, Melynda Dyah Prilandy Jayastri Purnamasari , Cicih Bhakti Putro, Trijono Patono Qhuzairi, Muhammad Rezwan Qisyam, Muhammad Rachmad Mulyadi, Rachmad Raharjo Ari Suwasono Rahma, Khairunnida Rahmat Bakhtiar Rais, Ariandi Ramadina, Renova Ramdani, Dheanne Puteri Riadh, Dellysa Naomi Riananda , Meidya Rizqi Rongre, Jumiati Ronny Isnuwardana Ruth Djalung Safira Dhia Rahmawaty Sajid, Muhammad Rakan Sallata, Kaka Batara Salsabila, Devita Oktaviani Sandi, Dita Ayulia Dwi Sardjitha, Ni Made Karmini Belva Sari, Regita Wulan Sarita, Nadia Rahma Sarwani, Aura Agustin Sembiring, Rinawati Serliana, Selvi Setiawan, Muhammad Irwan Setyasih, Iya Sholihatuz Zahro, Abidah Siburian, Adi Silvia Anitasari Sinaga, Panuturi Ratih Elizabeth Thresna Sinaga, Tumpak Situmorang, Rico Jeryanto Sjarif Ismail Soetomo Soewarto Soleha Adipinasthika Putri Sri Hastati Sri Wahyuningsih Sunafiah, Anis Sutiman B. Sumitro Syafrizal Syafrizal Syahdumawarta, Lirana Imute Syaidhina, Rachel Syafa Syella Chintya Dewi Takdir, Azizah Qothrunnada Tambunan, Naomi Christy Natasha Tiyantara, Muhammad S. Tololiu, Ayub Agus Toruan, Vera Madonna Lumban Trijono Patono Putro Trikortea E. Cahyasit Tua, Ivan Joalsen Mangara Verry Asfirizal Wafi, Viky Hibatu Wahitdah, Nur Wahnadita Rahman Wardani, Ni Luh Sudi Yadi Yadi Yasir Yadi Yasir Yani, Sinar Yuda, Ananda Fitra Yung Kang Shen Yuniati Yuniati Yustye Yustye Zahrah, Asma’ Thufailah Zainal Abidin Zalianti, Alya Aditia