Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

HUBUNGAN TADARUS AL-QUR'AN DENGAN KELANCARAN MEMBACA AL-QUR'AN Khoerunnisa; E Bahruddin
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v4i2.2260

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan membaca al-Qur'an sebelum proses pembelajaran di SMAN 1 Kota Bogor, dan untuk mengetahui hubungan kegiatan membaca al-Qur'an sebelum proses pembelajaran dengan kemampuan membaca al-Qur'an siswa SMAN 1 Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif Korelasional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 2 maret hingga 10 maret 2020 Teknik pengambilan sampel ini adalah simple random sampling kepada 63 siswa. Instrument penelitian adalah angket dan tes kompetensi membaca al-Qur'an. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah korelasi peson setelah terlebih dahulu dilakukan uji persyarat yaitu uji normalitas. Hasil pengujian normalitas data menggunakan uji korelasi dapat dilihat antara variabel X dan variabel Y memiliki koefisien korelasi sebesar 0,378 atau 0,378 ≥ α = 0,04, yang artinya jika dilihat dari interpretasinya ternyata terletak di antara 0.20 hingga 0.399. Maka berdasarkan hipotesis, dalam penilitian ini berarti Ha diterima dan Ho ditolak, yaitu terdapat hubungan kegiatan membaca al-Qur'an sebelum proses pembelajaran dengan kemampuan membaca al-Qur'an siswa.
PERSEPSI SISWA MADRASAH TSANAWIYAH TERHADAP PENDIDIKAN MULTIKULTURAL KEAGAMAAN DALAM PENANGGULANGAN RADIKALISME SECARA DINI Ending Bahruddin; Abdu Rahmat Rosyadi; Edy Edy
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 02 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.894 KB) | DOI: 10.30868/ei.v7i2.271

Abstract

Penelitian tentang persepsi siswa Madrasah Tsanawiyah terhadap pendidikan multikultural keagamaan dalam penanggulangan radikalisme secara dini dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan populasi sebanyak 285 siswa dan sample yang menjawab angket sebanyak 168 responden (58,95% dari populasi 285 siswa/i). Dari sample  tersebut menjawab pertanyaan dengan nilai ideal pada skala 5 sebesar 86,74 %.
The Implementation of Amil Zakat Education in Sekolah Amil Indonesia Ade Salamun; Didin Hafidhuddin; E Bahruddin; Akhmad Alim
International Journal of Science Education and Cultural Studies Vol. 2 No. 2 (2023): ijsecs
Publisher : Sultan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58291/ijsecs.v2i2.135

Abstract

This article aims to find out the implementation of amil zakat education at the Sekolah Amil Indonesia. This article was created using is a case study method at the Sekolah Amil Indonesia (SAI) with a qualitative approach. Data was collected by means of in-depth interviews using a guideline of questions. The data that has been collected will be analyzed using content analysis. The results of the study indicate that the basis for the establishment of SAI is that amil zakat in Indonesia must be competent. SAI was established with the aim of ensuring that amil zakat competencies are identified, developed and certified so that they have an entity in Indonesia. The SAI curriculum design refers to SKKNI, but SAI formulates its own curriculum, materials and methods for learning. There is no special character education learning material in SAI, but it is still integrated into the learning material. The learning method at SAI is currently carried out online, offline and hybrid. Learning materials are delivered in a classical way (lectures), presentations, discussions, simulations/case studies, assignments, and going to the field. Measuring the success of learning outcomes is carried out through pretest, posttest, and assignments that must rely on the certification aspect.
Transpersonal Values Unveiled: A Study On Self-Regulated Learning Model Yudhi Munadi; Abuddin Nata; E. Bahruddin; Maemunah Sa’diyah
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 9 NO. 2 2022
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v9i2.32827

Abstract

AbstractReviving transpersonal values in higher education through lectures lacks a proven effective model. Current learning is predominantly expository, focused on cognitive knowledge mastery in classrooms, neglecting experiential exploration and the full potential of peer interaction and environmental resources. A culture of value-based learning has yet to be established. This  descriptive qualitative study aims to uncover transpersonal values within the Self-Regulated Learning (SRL) model applied to Media dan Teknologi Pembelajaran (MTP) courses. Data on transpersonal values are collected through interviews and open-ended questions, validated through member-checking using a Likert scale with 122 participants. The MLT's SRL model comprises six stages: task understanding, planning, preparation, exploration, assessment, and reflection. These stages reveal values such as intention, inclusivity, responsibility, spiritual intelligence, trustworthiness, patience, self-reflection, self-observation, and character refinement. Empowering individual autonomy, these steps guide actions towards acquiring information, expertise, self-improvement, and heightened spiritual awareness.                                                                      Abstrak                      Menghidupkan kembali nilai-nilai transpersonal di perguruan tinggi melalui perkuliahan belum memiliki model yang terbukti efektif. Pembelajaran saat ini cenderung bersifat ekspositoris, berfokus pada penguasaan pengetahuan kognitif di dalam ruang kelas, yang mengabaikan eksplorasi pengalaman dan potensi penuh interaksi dengan teman sebaya dan sumber daya lingkungan. Budaya pembelajaran berbasis nilai-nilai juga belum terbentuk dengan baik. Studi deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai transpersonal dalam model Self-Regulated Learning (SRL) yang diterapkan pada mata kuliah Media dan Teknologi Pembelajaran (MTP). Data mengenai nilai-nilai transpersonal dikumpulkan melalui wawancara dan pertanyaan terbuka, kemudian divalidasi melalui member-checking menggunakan skala Likert dengan 122 partisipan. Model SRL MLT terdiri dari enam tahapan: pemahaman tugas, perencanaan, persiapan, eksplorasi, penilaian, dan refleksi. Tahapan-tahapan ini mengungkapkan nilai-nilai seperti nilai intensi, inklusif, tanggung jawab, cerdas spiritual, amanah, sabar, muhasabah, muraqabah, dan tahsinul akhlaq Dengan memberdayakan otonomi individu, langkah-langkah ini memandu tindakan menuju perolehan informasi, keahlian, peningkatan diri, dan kesadaran spiritual yang lebih tinggi.How to Cite : Munadi, Y., Nata, A., Bahruddin, E, Sa’diya, M. (2022). Transpersonal Values Unveiled: A Study On Self-Regulated Learning Model. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 9(2), 211-226. doi:10.15408/tjems.v9i2.32827.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN DI HOMESCHOOLING ISLAMI Sadiah Sadiah; H E Bahruddin; Maemunah Sadiyah
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 02 (2023): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v6i02.4879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen pembelajaran dalam meningkatkan pembelajaran yang efektif di homeschooling Sekolah Tahfidz Plus Khoiru Ummah, Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan study kasus. Sumber datanya adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriftif kualitatif dengan pengecekan keabsahan temuannya adalah trianggulasi dan bahan referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran homeschooling di Sekolah Tahfidz Plus Khoiru Ummah, meliputi: (1) perencanaan pembelajaran, kurikulum yang digunakan mengacu pada Kemendikbud dan juga kurikulum yang berbasis aqidah islam; (2) pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Tahfidz Plus Khoiru Ummah, yaitu siswa diberi kesempatan untuk bereksplorasi secara langsung berkaitan dengan sesuatu yang dipelajari; (3) evaluasi hasil pembelajaran siswa homeschooling di Sekolah Tahfidz Plus Khoiru Ummah untuk kelulusan ditentukan dari nilai ujian kesetaraan; dan (4) faktor yang sangat mendukung dalam pelaksanaan pembelajaran homeschooling di Sekolah Tahfidz Plus Khoiru Ummah, yaitu keterlibatan dan kerjasama orang tua dalam mengikuti program pembelajaran yang telah disepakati.
MANAJEMEN BUDAYA SEKOLAH ISLAMI Mayang Trisna Wardani; H E Bahruddin; Maemunah Sadiyah
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 02 (2023): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v6i02.4933

Abstract

Pendidikan adalah salah satu aspek kehidupan yang berhubungan erat dengan kebudayaan. Banyak generasi saat ini menjadikan budaya liberal dan sekuler sebagai mercusuar kepribadiannya. Padahal sebagai seorang muslim, kita wajib mengambil dan membangun budaya yang Islami dalam lembaga pendidikan atau sekolah. Manajemen budaya sekolah Islami akan menjadi benteng yang kokoh untuk memperkuat nilai-nilai keislaman pada diri peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif lapangan yang berlokasi di MI Khoiru Ummah Bogor Utara pada tahun 2023, dengan fokus pada pembahasan manajemen budaya sekolah Islami. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa MI Khoiru Ummah Bogor Utara  menggunakan nilai-nilai Islam dalam manajemen budaya sekolahnya. Budaya sekolah di MI Khoiru Ummah Bogor Utara direalisasikan dengan berbagai macam program pembiasaan di sekolah dan di rumah. Seluruh program yang dilaksanakan sejalan dengan visi misinya sebagai institusi pendidikan berbasis akidah Islam. Manajemen budaya sekolah tersebut sudah Islami, tetapi perlu ditingkatkan secara berkelanjutan agar terus berkembang dan lebih optimal dalam mencapai hasil pendidikan yang diinginkan.
MANAJEMEN KOMUNIKASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Amalia Hasanah; H E Bahruddin; Maemunah Sadiyah
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 02 (2023): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v6i02.4979

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial untuk terjalinya hubungan sosial yang baik maka manusia dengan manusia yang lain didalamnya terjadi proses komunikasi, setiap orang berhak untuk berkomunikasi sesuai UUD 1945 pasal 28 F dalam kenyataannya proses komunikasi tidak selamanya lancar hal ini terjadi karena kurangnya memperhatikan unsur-unsur yang ada dalam komunikasi. Dalam dunia Pendidikan komunikasi sangatlah penting karena setiap harinya dituntut untuk berkomunikasi dengan orang lain yang terlibat didalam dunia yang sama, terdapat enam komponen tentang prinsip berkomunikasi yang dijelaskan dalam Al-Qur’an, tujuannya agar terjadi kesepahaman antara pendidik dengan peserta didik. Metode yang digunakan artikel ini adalah studi Pustaka (library research)  yaitu dengan menggunakan literatur baik berupa buku, jurnal dan sumber lain yang berkaitan. Untuk terjadinya komunikasi yang efektif maka perlu memperhatikan unsur-unsur yang berkaitan dengan proses komunikasi baik oleh komunikator ataupun oleh komunikan. Proses komunikasi akan efektif apabila seorang komunikator melakukan perannya, sehingga terjadinya suatu proses komunikasi yang baik dan sesuai dengan harapan dimana gagasan atau ide yang dibahas dalam suatu musyawarah dan terjadi pemahaman tentang informasi atau segala sesuatu hal menjadi pokok pembahasan untuk mengarah pada kesepakatan dan kesatuan dalam pendapat.
MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM TERPADU DI SDIT AL FIRDAUS CIJERUK KABUPATEN BOGOR Selvi Sri Wahyuni; H E Bahruddin; Maemunah Sadiyah
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 02 (2023): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v6i02.4915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen  sekolah dasar Islam terpadu (SDIT ) Al Firdaus, dengan memfokuskan pada manajemen sumber daya manusia (SDM) yaitu  tenaga pendidik dan kependidikan, manajemen keuangan, serta apa saja faktor pendukung dan hambatan yang dihadapi dalam merealisasikan manajemen sekolah dasar Islam terpadu (SDIT) Al Firdaus. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Firdaus Cijeruk Bogor. Alasan melakukan penelitian disekolah tersebut karena sekolah itu diminati oleh masyarakat sekitar walaupun baru merintis kurang lebih selama lima tahun. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriftif kualitatif dengan pengumpulan data yang diperoleh melalui wawancara, pengamatan secara langsung  serta studi dokumentasi. Subjek penelitian yaitu Ketua Yayasan,Kepala Sekolah dan bagian Tata Usaha (TU). Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah pertama, manajemen perencanaan, pelaksanaan dan kontrol pengawasan terhadap pengembangan sumber daya manusia yang telah dilakukan di sekolah dasar Islam terpadu (SDIT) Al Firdaus yang telah diterapkan berjalan cukup baik. Kedua, manajemen keuangan utnuk pembiayaan operasional lembaga tersebut hanya mengandalkan pemasukan dari yayasan, donatur dan partisipasi. Ketiga,f aktor pendukung dalam merealisasikan manajemen sekolah. Keempat, hambatan dalam merealisasikan manajmen sekolah
EVALUASI KINERJA GURU BAHASA INGGRIS GUNA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH ALIYAH Luthfiyah Masrukhan; Maemunah Sa'diyah; Ending Bahruddin; Citra Dewi; Rita Prima Bendriyanti
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 3 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i3.16184

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujun untuk membahas kinerja guru bahasa inggris guna meningkatkan mutu Pendidikan di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptiif. Model evaluasi yang digunakan adalah Formatif Sumatif Evaluation Model. Objek pada penelitian ini adalah MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. Hasil penelitian menyatakan bahwa Evaluasi Kinerja Guru Bahasa Inggris Guna Meningkatkan Mutu Pendidikan di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor yaitu: kinerja guru dalam belajar mengajar sudah baik karena guru selalu melakukan langkah-langkah yang harus dipersiapkan sebelum pelaksanaan pembelajaran, Mutu Pendidikan dalam pelajaran bahasa Inggris memiliki mutu yang baik dilihat dari pemahaman dan prestasi yang diraih peserta didik adapun kendalanya adalah belum adanya labroratorium bahasa bagi guru pengajar juga peserta didik namun demikian dapat memanfaatkan sarana prasarana yang ada seperti perpustakaan.Abstract:  This research purpose to discuss the performance of English teachers to improve the quality of education at MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. The evaluation model used is the Formative Summative Evaluation Model. The object of this research is MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. The results of the study stated that the Evaluation of the Performance of English Teachers to Improve the Quality of Education at MA Darunnajah 2 Cipining Bogor, namely: the teacher's performance in teaching and learning was good because the teacher always carried out the steps that had to be prepared before the implementation of learning, the Quality of Education in English lessons had a quality which is good in terms of understanding and achievements achieved by students. The obstacle is that a language laboratory for teaching teachers and students must be available. However, they can utilize existing infrastructure, such as libraries.
PERSEPSI SISWA MADRASAH TSANAWIYAH TERHADAP PENDIDIKAN MULTIKULTURAL KEAGAMAAN DALAM PENANGGULANGAN RADIKALISME SECARA DINI Ending Bahruddin; Abdu Rahmat Rosyadi; Edy Edy
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 02 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v7i2.271

Abstract

Penelitian tentang persepsi siswa Madrasah Tsanawiyah terhadap pendidikan multikultural keagamaan dalam penanggulangan radikalisme secara dini dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan populasi sebanyak 285 siswa dan sample yang menjawab angket sebanyak 168 responden (58,95% dari populasi 285 siswa/i). Dari sample  tersebut menjawab pertanyaan dengan nilai ideal pada skala 5 sebesar 86,74 %.