p-Index From 2021 - 2026
9.172
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab ARABIYAT Journal of Nonformal Education Jurnal Gramatika Abjadia, International Journal of Education Jurnal PENA : Penelitian dan Penalaran Arabi : Journal of Arabic Studies English Community Journal UICELL Conference Proceeding Jurnal SOLMA PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Kiryoku: Jurnal Studi Kejepangan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu IZDIHAR JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Journal of English Language Teaching and Linguistics IMPROVEMENT: Jurnal Ilmiah untuk peningkatan mutu manajemen pendidikan JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA) Linguists: Journal of Linguistics and Language Teaching Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia PROJECT (Professional Journal of English Education) Jurnal Eduscience (JES) Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Parameter Lahjah Arabiyah: Jurnal Bahasa Arab dan Pendidikan Bahasa Arab Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Academic Journal Perspective : Education, Language, and Literature ELOQUENCE: Journal of Foreign Language Jurnal Basicedu Ndrumi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Media Bina Ilmiah Jurnal Indonesia Sosial Sains Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Yudistira Tarbiya Islamica Journal of International Multidisciplinary Research Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LINGUISTS : JOURNAL OF LINGUISTICS AND LANGUAGE TEACHING
Claim Missing Document
Check
Articles

PHILOSOPHY OF LANGUAGE AND DIGITAL MEDIA: QUALITATIVE STUDIES IN THE FOREIGN LANGUAGE LEARNING PROCESS Mimin Aminah; Zuriyati, Zuriyati; Samsi Setiadi
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 5: Desember 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid evolution of digital technology has transformed foreign language learning, presenting both opportunities and challenges in understanding language meaning and cultural nuances. This qualitative study explores the role of digital media in the foreign language learning process through the lens of language philosophy, particularly Wittgenstein's language games and Searle's pragmatic theory. Data collected from 20 English education students through interviews and observations highlight the benefits of digital platforms such as Duolingo and YouTube in simplifying linguistic structures and facilitating interactive learning. However, respondents noted limitations in cultural depth and contextual nuance, reflecting the constraints of digital tools in conveying idiomatic expressions and non-verbal cues. The findings underscore the dual nature of digital media as both a facilitator and a constraint in language learning. While virtual platforms like Zoom enhance accessibility and collaborative learning, they often lack the emotional and cultural richness of face-to-face interactions. Respondents expressed optimism about future technologies, envisioning personalized learning environments driven by AI and immersive cultural experiences through virtual reality.The study emphasizes the need for educators to integrate project-based and interactive strategies that balance digital innovation with cultural and contextual engagement. For developers, the findings suggest a focus on adaptive technologies that simulate real-world linguistic and cultural interactions. These insights contribute to understanding language as a social construct mediated by technology, offering practical and theoretical pathways for advancing foreign language education in the digital age.
Effect of Blended Learning in high school Japanese Language Learning outcomes Linda Maryati; Zainal Rafli; Samsi Setiadi
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v24i1.26245

Abstract

This study aimed to determine the effect of blended learning-based contextual learning and independent learning on Japanese language learning outcomes of students at SMA Negeri 1 Setu. The ability to read and write kana (hiragana and katakana) is very important for basic level Japanese learners to support learning at the next level. Blended learning-based learning is the best choice to increase effectiveness, efficiency, during the current pandemic. With blended learning, interaction and communication between students and between teachers and students can continue. This paper will discuss the meaning of blended learning, the advantages and disadvantages of blended learning and the design of blended learning implementation. This study aims to determine the ability of students in mastering hiragana letters and simple grammar using a blended learning model. The author uses online learning (e-learning) with Zoom and Google Classroom applications. This study used an experimental method with level 2 x 2 treatment. The sample of this study amounted to 35 students of class X Language SMAN 1 Setu Bekasi. The research instruments used were tests, questionnaires and observation sheets. The results of this study conclude that Gakkouno seikatsu learning outcomes are higher with contextual learning strategies with blended learning than conventional learning strategy. It is recommended that the blended learning strategy can be used as an alternative learning process in Japanese language learning.
Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Permainan Edukatif Bagi Siswa Eakkapapsasanawich Islamic School Thailand Syamsi Setiadi; Ihwan Rahman Bahtiar; Muhammad Kamal; Fatwa Arifah
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab merupakan bagian integral dari pendidikan di sekolah-sekolah Islam, termasuk di Eakkapapsasanawich Islamic School, Thailand. Namun, tantangan dalam pembelajaran bahasa Arab sering kali muncul, terutama dalam hal motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Urgensi kegiatan ini terletak pada perlunya inovasi dalam metode pembelajaran bahasa Arab yang dapat menarik minat siswa sekaligus meningkatkan pemahaman mereka. Pembelajaran kreatif berbasis permainan edukatif menjadi solusi yang relevan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa, memperkuat keterampilan bahasa, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Hal ini sejalan dengan kebutuhan sekolah untuk mengadopsi metode pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan karakteristik siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan pembelajaran Bahasa Arab yang menyenangkan (joyfun learning) berbasis pada permainan-permainan edukatif sebagai solusi permasalahan yang dihadapi mitra. Kegiatan pengabdian internasional ini dilaksanakan secara langsung di adalah Eakkapapsasanawich Islamic School Thailand. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah kolaboratif-partisipasi yang diawali dengan identifikasi kebutuhan pembelajaran bersama kepala Eakkapapsasanawich Islamic School dan tim PkM FBS UNJ dan dilanjutkan dengan pelaksanaan pembelajaran oleh tim PkM FBS UNJ di sekolah tersebut. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan PkM, diperoleh hasil sebesar 96,7% responden merasa puas dengan kegiatan PkM yang dilaksanakan .
Pengembangan Media Pembelajaran Digital Berbasis Google Site dan Kearifan Lokal Bekasi pada Keterampilan Menulis di SMP Mohamad Roihan; Reni Nur Eriyani; Syamsi Setiadi
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6282

Abstract

Dengan menggunakan Google Sites dan pengetahuan tradisional Bekasi, penelitian ini akan menciptakan sumber daya daring untuk membantu siswa kelas delapan dan siswa SMP meningkatkan kemampuan menulis puisi mereka. Ada tiga fase dalam setiap proses penelitian dan pengembangan yang baik, dan penelitian ini mengikuti model Alessi dan Trollip. Observasi, wawancara, dan survei digunakan untuk mengumpulkan data. Metode kuantitatif dan kualitatif digunakan untuk analisis data. Seorang instruktur bahasa Indonesia, seorang spesialis media, dan seorang ahli materi pelajaran semuanya memeriksa kelayakan produk. Keluaran akhir adalah sumber daya pendidikan digital yang dapat diakses melalui ponsel, tablet, dan PC. Ahli mata pelajaran: 81,4, ahli media: 84,73, dan guru: 92,83; semua penilaian dianggap cukup hingga sangat praktis dalam evaluasi. Siswa dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi mereka melalui penggunaan media ini, yang dianggap valid dan sesuai untuk tujuan tersebut.
The Students’ Engagement in Foreign Language Learning through ICT Incorporation Purnawati Purnawati; Zainal Rafli; Syamsi Setiadi
Journal of English Language Teaching and Linguistics Journal of English Language Teaching and Linguistics, 9(1), April 2024
Publisher : Yayasan Visi Intan Permata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/jeltl.v9i1.1281

Abstract

In this 21st century, the incorporation of Information and Communication Technology (ICT) has become a prominent practice in various educational domains, including the learning of languages in the classroom. However, there are a small number of teachers who are not familiar with incorporating ICT in their classrooms due to numerous causes. By the given situation, this study aims to identify the disparities in students' engagement between English as a Foreign Language (EFL) classrooms that utilize Information and Communication Technology (ICT) and those that do not. Additionally, it seeks to determine the predominant and higher forms of engagement in these two types of EFL classrooms. A descriptive qualitative approach was applied in this research. To obtain the data, the authors examined the level of student involvement during teaching and learning activities in two types of classrooms: those that employed ICT (Information and Communication Technology) and those that did not. Subsequently, the acquired data was scrutinized and categorized based on the parameters of students' involvement (behavioral, cognitive, and emotional). The results indicate that both classrooms are primarily characterized by students' behavioral involvement. The class that included ICT in its teaching and learning process experienced a 9.5% increase in students' cognitive engagement. The implication of this research is to encourage teachers to incorporate ICT in the classroom so that the students’ three engagement types can be achieved better proportionally.
Bahan Ajar Mata Kuliah Nahwu Awal Berbasis Pembelajaran Mikro untuk Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Universitas Negeri Jakarta: Pengembangan Materi Pembelajaran Berbasis Microlearning untuk Mata Kuliah Nahwu Awal Samsi Setiadi; Khotimatun Nafi'ah; Puti Zulharby; Yumna Rasyid; Ihwan Rahman Bahtiar
ELOQUENCE : Journal of Foreign Language Vol. 5 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Language Development Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/eloquence.v5i1.3051

Abstract

Background: Among the branches of Arabic linguistics that students need to master is Nahwu (Arabic grammar). Online Nahwu learning has led to a learning loss phenomenon, resulting in varying levels of students’ understanding of the material. Some students in the Introductory Nahwu course have demonstrated low comprehension. This was evident when they were unable to answer questions related to the material during online class discussions. Purpose: This study aims to develop microlearning-based teaching materials for the  Nahwu Awal course as a strategic alternative to mitigate learning loss. Method: This study employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model, limited to the product development stage. Data was collected from participants representing the target population through purposive sampling. The research instruments included questionnaires and observation sheets to assess product feasibility. The data were analyzed descriptively to evaluate the quality and validity of the developed product. Results and Discussion: he needs analysis showed that 66.3% of students experienced difficulties in learning Nahwu Awal. In addition, 97.5% of respondents indicated the need for visual and audiovisual microlearning-based teaching materials. The developed product was then validated by subject matter experts and media experts. The validation results indicated that the product was categorized as feasible to highly feasible for use in learning. These LMS-based microlearning teaching materials were considered effective in addressing learning needs and overcoming the limitations of engaging and interactive instructional materials. Conclusion and Implications: Students in the Nahwu Awal course need microlearning-based teaching materials that integrate visual and audiovisual content. The materials are presented as short content segments that gradually explain each learning topic in the LMS. Microlearning-based teaching materials can help overcome learning loss and support more effective learning in the Nahwu Awal course.
Evaluasi Program Bahasa Inggris Bertujuan Khusus dengan Pendekatan CIPP Nurhasanah Halim; Muchlas Suseno; Syamsi Setiadi
Improvement: Jurnal Ilmiah untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2022): Improvement: Jurnal Ilmiah Untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/improvement.v9i1.27791

Abstract

Abstract: English for Special Purposes (BIK) is English language teaching specifically designed to meet the needs of learners in an English language learning program so that they can communicate in a particular context. The qualitative study seeks to answer the research question “How far has the English Program for Special Purposes for Secretaries and Administrative Strengths been successful in meeting the English language development needs and the English learning needs of students?” by using the CIPP component in the evaluation model approach advocated by Stufflebeam. The CIPPs component is used as a guide for planning, implementation and evaluation of the ESP program through theoretical-based criteria derived from the researchers’ understanding of language learning programmes. (Kiely dan Rea-Dickins, 2005). Data collection was carried out on ten participants, two teachers and one program developer through interview techniques. The evaluation results showed that the BIK program has successfully met the language skills development needs and the English learning needs of the students. The biggest challenge in the implementation of the BIK program is to reduce the difficulty of participants in learning English without explicitly incorporating language structural elements. In addition, these evaluations also produce systematic guidelines that can be used to evaluate English for Special Purposes programmes at other program providers or can also be used in the evaluation of teaching programmes in other fields of study.
PEMALI DAN IDENTITAS BUDAYA: PERSPEKTIF FILSAFAT BAHASA DALAM MASYARAKAT BETAWI Dwi Septiani; Zuriyati Zuriyati; Samsi Setiadi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12828

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemali dalam konteks budaya Betawi sebagai simbol yang memiliki makna kultural dan sosial yang mendalam, serta mencerminkan norma-norma sosial yang dijunjung tinggi oleh masyarakat, seperti kesopanan, keharmonisan, dan penghormatan terhadap tradisi. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pamali dan identitas budaya dalam perspektif filsafat bahasa dalam Masyarakat Betawi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengadopsi pendekatan hermeneutika, linguistik fungsional, dan semiotika. Data penelitian ini yaitu tuturan mengenai pamali masyarakat Betawi. Sumber data yaitu dua informan yang merupakan penduduk asli suku Betawi di Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam secara langsung untuk mendapatkan informasi yang relevan mengenai mitos dan pantangan yang ada dalam masyarakat Betawi, kemudian data dicatat dalam format naratif. Teknik analisis data menggunakan metode agih, yang mencakup langkah-langkah seperti wawancara, pencatatan, penyaringan data, serta penyajian data dalam berbagai format. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemali tidak hanya berfungsi sebagai larangan, tetapi juga sebagai alat komunikasi yang mengingatkan individu akan dampak dari tindakan sehari-hari terhadap nasib dan kesejahteraan komunitas. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pelestarian pemali dan nilai-nilai budaya di tengah tantangan globalisasi serta mendorong generasi muda untuk lebih menghargai warisan budaya mereka. Kata kunci: identitas budaya, pemali, budaya betawi 
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS MODEL CIPP: STUDI KASUS DI SLBN DHARMA WANITA DALAM KERANGKA PENDIDIKAN INKLUSIF Dwi Septiani; Muchlas Suseno; Samsi Setiadi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Lingua
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.14122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembelajaran Bahasa Indonesia di SLBN Dharma Wanita Kota Bogor dalam konteks pendidikan inklusif menggunakan pendekatan Model Evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Dengan desain studi kasus kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru senior dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi konteks, keberagaman karakteristik siswa seperti tunagrahita, autisme, dan cerebral palsy menuntut strategi pembelajaran yang sangat adaptif dan terpersonalisasi. Dimensi input menampilkan keterbatasan infrastruktur dan jumlah guru, tetapi diimbangi dengan kreativitas guru dalam memodifikasi kurikulum, menggunakan media visual, dan menerapkan pendekatan translanguaging. Dimensi proses memperlihatkan dinamika kelas inklusif yang kompleks karena pembelajaran berlangsung secara fleksibel dengan metode ceramah sederhana, bercerita, serta evaluasi berbasis lisan dan visual. Pada dimensi produk, capaian siswa bersifat fungsional, seperti kemampuan menyimak, merespons pertanyaan sederhana, dan menyampaikan kebutuhan secara verbal maupun nonverbal. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia di ruang inklusi tidak hanya ditentukan oleh standar akademik konvensional, melainkan oleh pencapaian komunikasi fungsional dan perkembangan kemandirian siswa. Temuan ini berkontribusi terhadap penguatan kajian linguistik terapan inklusif dan memberikan rekomendasi strategis bagi pengembangan kebijakan serta praktik pembelajaran Bahasa Indonesia di lingkungan pendidikan khusus.
Penggunaan Bahan Ajar Digital untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Kanji pada Pembelajar Bahasa Jepang Pemula Nia Septiany; Siti Drivoka Sulistyaningrum; Samsi Setiadi
KIRYOKU Vol 10, No 1 (2026): Kiryoku: Jurnal Studi Kejepangan
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v10i1.51-60

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of digital Kanji teaching materials in improving N5-level Kanji reading skills among beginner learners of Japanese. The primary objective is to investigate how the integration of digital learning resources influences students’ ability to recognize and comprehend Kanji characters at the N5 level. The study employed a quasi-experimental design using a pre-test and post-test approach to measure the extent to which the independent variable (digital teaching materials) affected the dependent variable (Kanji reading skills). The findings revealed a significant improvement in students’ N5-level Kanji reading performance after the implementation of digital materials. These results suggest that digital teaching materials not only increase learner engagement but also promote a deeper understanding of Kanji through interactive and multimodal learning features. This research contributes to the field of Japanese language education by emphasizing the pedagogical value of technology integration, which supports the development of more effective and engaging instructional strategies applicable across diverse educational contexts.
Co-Authors Abdul Hamid Aceng Rahmat Achmad Yani Ahlan Faruqi Ahmad Khoiril Anam Ahmad Marzuq Ahmad Zaki Munibi Aminah, Mimin Andri Ilham Anis Rahmawati Annisa Ayu Rahmah Athiya Zahidah Ayu Putri Seruni Cesar Adi Dakhi, Epos Sister Krismon Selan David Darwin Dinda Rahmawati Dwi Septiani Eka Septiani Elfarissyah, Andria Mella Endry Boeriswati Eriyani, Reni Nur Fadli, Mohammad Fatwa Arifah Fatwa Arifah Ihwan Rahman Bahtiar Ihwan Rahman Bahtiar Ihwan Rahman Bahtiar Imam Santosa Imam Santosa Irma Rasita Gloria Barus Iwan Setiawan Jannah, Eni Nurul Kasmanah Kheryadi Kuswahyudi La Ode Muhammad Idrus Hamid B Liliana Muliastuti Linda Maryati Litteu Nur El Lailatie Lutfi Lutfi M Yanuardi Zain Mahmud Mahmud Marthin Steven Lumingkewas Marudut Bernadtua Simanjuntak Miftahulkhairah Anwar Mohamad Roihan Mohammad Fadli Muchlas Suseno Muchlas Susesno Muhammad Kamal Muhammad Kamal Muhammad Kamal Bin Abdul Hakim Nafi’ah, Khotimatun Nia Septiany Ninuk Lustiyantie Ninuk Lustyantie Novi Anoegrajekti Nurhasanah Halim Nuruddin Octa Pratama Putra Paramita Ida Safitri Purnawati Purnawati Puti Zulharby Puty Zulharby RAHARJO Rahayu Rizky Prathamie Rajaguk-guk, Sastri Br Ramadhan Jabal Primadana Rasyi, Yumna Reni Nur Eriyani Rifda Haniefa Riziq Fitra Pratama Roihan, Mohamad Romdani Romdani Saifur Rohman Saprudin Padlil Syah Sarip, Mohamad Sarra Nurfitriani Shafruddin Tajuddin Siti Ansoriah Siti Ansoriyah SITI DRIVOKA SULISTYANINGRUM Siti Masyitoh Siti Masyitoh Susilowati, Indri Syah, Saprudin Padlil Yasep Setiakarnawijaya Yumna Rasyid Zainal Rafli Zainal Rafli Zainal Rafli, Zainal Zulharby, Puti Zuriyati Zuriyati