Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima Nurmi Nurmi; Fahruddin Fahruddin; Mohammad Mustari; Mansur Hakim; Abdul Kadir Jaelani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengimplementasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada jenjang SMA di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap tiga kepala sekolah SMA Negeri di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan transformasional dan adaptif yang terbagi ke dalam empat aspek utama, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi. Strategi perencanaan dilakukan secara kolaboratif dan kontekstual dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dalam pengorganisasian, pembagian tugas dilakukan berdasarkan kompetensi dan minat guru, sedangkan pelaksanaan ditekankan pada pendekatan berbasis proyek dan penguatan motivasi. Evaluasi diarahkan pada penilaian proses serta pembentukan karakter siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan modul, literasi guru, dan partisipasi orang tua. Sebagai solusi, kepala sekolah menginisiasi pelatihan internal, membangun kolaborasi eksternal, dan memanfaatkan media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang reflektif, kolaboratif, dan berbasis nilai sangat berperan dalam menyukseskan implementasi kurikulum merdeka melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan menjadi model strategis yang dapat direplikasi di konteks sekolah menengah lainnya.
Evaluasi Program Kelas Bilingual Berbasis CIPP (Context, Input, Process, Product) dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Inggris Siswa SMAN 5 Mataram Sulistyorini; Abdul Kadir Jaelani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Kelas Bilingual di SMAN 5 Mataram menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Program ini dirancang sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan yang bertujuan membentuk lulusan yang unggul secara akademik dan memiliki kompetensi bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris. Pendekatan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil evaluasi pada aspek konteks menunjukkan bahwa program bilingual merupakan respon terhadap kebutuhan globalisasi dan harapan masyarakat. Pada aspek input, sekolah telah menyiapkan sumber daya manusia, kurikulum bilingual, dan sarana pembelajaran dengan cukup baik. Evaluasi proses menunjukkan bahwa pembelajaran telah berjalan dengan pendekatan CLIL (Content and Language Integrated Learning) dan menggunakan media digital, meskipun masih menghadapi tantangan heterogenitas kemampuan siswa. Sedangkan pada aspek produk, ditemukan peningkatan kompetensi bahasa Inggris siswa, baik dalam kemampuan lisan maupun tertulis, meskipun dibutuhkan penguatan dukungan lingkungan belajar. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan efektivitas yang baik dan dapat menjadi model pengembangan pembelajaran bilingual di sekolah menengah atas lainnya.
Evaluasi Program Unggulan MABIT (Malam Bina dan Taqwa) di TKIT Anak Sholeh Mataram Menggunakan Model Evaluasi CIPP Yunita Sari; Abdul Kadir Jaelani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Malam Bina dan Taqwa (MABIT) di TKIT Anak Sholeh Mataram dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan terdiri dari kepala sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik. Hasil evaluasi pada komponen konteks menunjukkan bahwa pelaksanaan program MABIT dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menanamkan nilai-nilai karakter religius sejak usia dini sebagai bagian dari misi sekolah. Pada komponen input, program didukung oleh tenaga pendidik yang kompeten, sarana prasarana yang memadai, dan kurikulum yang berbasis nilai-nilai Islam. Evaluasi proses menunjukkan bahwa kegiatan MABIT dilaksanakan secara sistematis melalui aktivitas seperti salat berjamaah, tadabbur alam, pembacaan kisah islami, dan muhasabah. Komponen produk menunjukkan bahwa program ini berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter religius peserta didik, seperti peningkatan kedisiplinan, kepedulian, dan kebiasaan ibadah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program MABIT berjalan secara efektif dan relevan dalam mendukung visi sekolah, namun masih perlu peningkatan dalam aspek pelibatan orang tua dan kesinambungan kegiatan pasca-program.
Evaluasi Program Teaching Factory dalam Membentuk Budaya Mutu di SMK Negeri 2 Praya Tengah Wahyu Ahady Irnawan; Abdul Kadir Jaelani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Teaching Factory (TeFa) dalam membentuk budaya mutu di SMK Negeri 2 Praya Tengah dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terhadap implementasi program. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil evaluasi pada aspek konteks menunjukkan bahwa program TeFa telah dirancang berdasarkan kebutuhan industri dan sejalan dengan kebijakan revitalisasi SMK serta penguatan link and match. Namun, pada aspek input, ditemukan kendala berupa keterbatasan fasilitas dan kurangnya tenaga pengajar dengan pengalaman industri. Proses pelaksanaan menunjukkan pola kemitraan yang baik, tetapi belum dilengkapi dengan sistem dokumentasi mutu dan manajemen produksi yang berkelanjutan. Dari sisi produk, siswa mengalami peningkatan kompetensi teknis dan non-teknis, meskipun daya saing lulusan masih bervariasi tergantung pada keterlibatan mereka dalam praktik nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan program TeFa sangat dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya, efektivitas manajemen mutu, serta kolaborasi dengan mitra industri. Oleh karena itu, diperlukan penguatan aspek input dan proses untuk mewujudkan budaya mutu yang mendukung peningkatan kompetensi lulusan secara berkelanjutan.
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Membangun Budaya Kerja Guru Sekolah Dasar Akreditasi Unggul di Lombok Timur Muhammad Wisnu Alfan Hadi; Lalu Sumardi; Mansur Hakim; Asrin; Abdul Kadir Jaelani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya kerja guru di sekolah dasar berakreditasi unggul di Kabupaten Lombok Timur. Fokus utama penelitian ini mencakup bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah diterapkan serta faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri 3 Pancor, sebagai sekolah inti di gugus Kecamatan Selong. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan transformasional dan situasional yang mendorong kolaborasi, tanggung jawab, inovasi, dan disiplin kerja guru. Faktor pendukung dalam membangun budaya kerja mencakup lingkungan kerja yang religius, hubungan harmonis antar guru, serta dukungan dari pengawas dan komite sekolah. Sementara itu, faktor penghambat mencakup beban administrasi guru, kesenjangan generasi, dan keterbatasan pelatihan profesional. Kesimpulannya, keberhasilan budaya kerja guru di sekolah dasar unggul sangat bergantung pada kepemimpinan kepala sekolah yang mampu menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan konteks dan dinamika sekolah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kepemimpinan pendidikan dan perumusan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan mutu sekolah.
Evaluasi Teaching Factory dengan Model CIPP (Context, Input, Process, Product) di SMKN 7 Mataram Sri Ayulan; Abdul Kadir Jaelani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program Teaching Factory (TEFA) pada jurusan Desain Produksi Busana di SMK Negeri 7 Mataram menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi, melibatkan kepala sekolah, kepala program keahlian, guru, serta siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek konteks, program TEFA dirancang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan potensi daerah. Aspek input mencakup dukungan stakeholder, kurikulum yang relevan, pelatihan guru, serta ketersediaan fasilitas pendukung. Pada aspek proses, TEFA dilaksanakan melalui kolaborasi antara sekolah dan mitra industri dengan metode pembelajaran berbasis proyek nyata. Sedangkan pada aspek produk, program ini telah berhasil meningkatkan kompetensi teknis dan soft skills siswa, meskipun tingkat penyerapan lulusan ke dunia kerja masih perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, TEFA memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan vokasi, namun perlu evaluasi dan penguatan kolaborasi lebih lanjut agar lulusan benar-benar siap menghadapi dunia kerja.
Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan Dian Ananta; Abdul Kadir Jaelani; Filsa Era Sativa
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja guru PAUD di Kecamatan Ampenan. Latar belakang studi ini didasari oleh belum optimalnya kesejahteraan guru, khususnya guru honorer, yang dihadapkan pada tantangan seperti rendahnya upah, terbatasnya sarana prasarana, serta kurangnya dukungan dari gaya kepemimpinan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, serta metode survei melalui angket. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh guru PAUD di Kecamatan Ampenan, dan sebanyak 62 orang dijadikan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen angket telah melalui uji validitas dan reliabilitas, dengan hasil semua item dinyatakan valid dan nilai Cronbach’s Alpha >0,7, menunjukkan bahwa instrumen bersifat reliabel. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, linearitas, dan uji t untuk menguji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan hubungan antarvariabel bersifat linear. Uji hipotesis memperlihatkan bahwa kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pertimbangan bagi pihak terkait dalam meningkatkan kesejahteraan guru demi mendukung kualitas pendidikan anak usia dini.
Evaluasi Sumatif Program Pengelolaan Kegiatan Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB: Peran Fasilitasi Biro Pemerintahan dan Otda Setda Provinsi NTB (Periode 2019-2024) Muhammad Zainuddin; Abdul Kadir Jaelani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1341

Abstract

Penelitian evaluasi ini bertujuan untuk menilai secara sumatif efektivitas dan capaian program pengelolaan kegiatan Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang difasilitasi oleh Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Setda Provinsi NTB selama periode Tahun Anggaran 2019-2024. PAW merupakan proses krusial dalam menjaga kesinambungan fungsi legislatif daerah. Biro Pemerintahan dan Otda berperan penting dalam koordinasi, fasilitasi administrasi, dan penyusunan rekomendasi terkait usulan PAW dari DPRD Kabupaten/Kota kepada Gubernur, sebelum diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Evaluasi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan fokus pada aspek kepatuhan regulasi, efisiensi waktu proses, dan akuntabilitas prosedur. Hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecepatan penyelesaian berkas PAW, namun tantangan utama masih terletak pada sinkronisasi data dan pemahaman regulasi di tingkat Sekretariat DPRD Kabupaten/Kota. Rekomendasi yang diajukan adalah penguatan fungsi pembinaan teknis dan standarisasi sistem informasi pengelolaan berkas PAW di seluruh wilayah NTB.
Evaluasi Program Pustakawan Siswa (Pustakasis) Dengan Pendekatan Model CIPP (Context, Input, Process, Product) Dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi Peserta Didik SMA Negeri 2 Mataram Fitria Andriani; Abdul Kadir Jaelani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1346

Abstract

Perpustakaan sekolah memiliki peran strategis dalam penguatan literasi dan pengembangan karakter peserta didik. Di SMA Negeri 2 Mataram, keterbatasan pustakawan dan kapasitas layanan memunculkan kebutuhan inovasi berbasis partisipasi siswa melalui Program Pustakawan Siswa (PUSTAKASIS). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program tersebut menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap siswa pustakawan, pustakawan sekolah, guru pendamping, dan pemustaka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara kontekstual program memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan sekolah dan visi pendidikan literasi. Pada aspek input, program memperoleh dukungan sumber daya manusia, pelatihan, dan pendanaan, meskipun ditemukan keterbatasan durasi pelatihan dan sarana promosi digital. Pelaksanaan program berjalan relatif baik, tetapi menghadapi kendala seperti variasi motivasi peserta dan pengelolaan jadwal. Komponen produk menunjukkan manfaat nyata bagi perpustakaan, siswa, dan sekolah, namun outcome jangka panjang terkait budaya literasi berkelanjutan dan digitalisasi layanan belum optimal terealisasi. Secara keseluruhan, PUSTAKASIS dinilai relevan dan bermanfaat, tetapi membutuhkan penguatan kapasitas pelatihan, manajemen implementasi, dan integrasi teknologi agar memberikan dampak berkelanjutan bagi ekosistem literasi sekolah.
Evaluasi Program Pelaksanaan Supervisi Akademik Menggunakan Model CIPP di SD Negeri 3 Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi Eka Setyawati; Abdul Kadir Jaelani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1349

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan supervisi akademik di SD Negeri 3 Karang Bongkot menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian dilakukan dengan pendekatan evaluatif melalui wawancara, observasi kelas, dan telaah dokumen. Hasil evaluasi konteks menunjukkan bahwa supervisi akademik sangat dibutuhkan karena guru masih menghadapi kesulitan dalam penyusunan modul ajar, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, serta pelaksanaan asesmen formatif. Pada aspek input, kepala sekolah telah memiliki pemahaman dasar tentang supervisi, namun variasi teknik dan kelengkapan instrumen masih terbatas sehingga pembinaan belum sepenuhnya mendukung pengembangan profesional guru. Dari aspek proses, supervisi telah dilaksanakan sesuai prosedur, tetapi tahap pra-observasi dan pasca-observasi belum optimal, terutama dalam memberikan umpan balik yang spesifik dan tindak lanjut yang berkelanjutan. Pada aspek produk, supervisi memberikan dampak positif pada peningkatan kelengkapan perangkat ajar dan keterampilan dasar mengajar, namun belum signifikan mendorong inovasi pembelajaran dan pemanfaatan teknologi. Secara keseluruhan, supervisi akademik berjalan cukup efektif, tetapi memerlukan penguatan pada teknik supervisi, instrumen, dan monitoring tindak lanjut agar lebih berdampak terhadap kualitas pembelajaran.
Co-Authors A Hari Witono A Wahab Jufri A Wahab Jufri A. Hari Witono Agustin Eka Ariestari Ahmad Harjono Aliefvia Rezqa Aluh Cindy Adriyan Putri Amelia Pitriana Haris Amnah Aulia Miranty Andang Wiltarsan Anisa Fitri Ardiansyah Ardiansyah Arjudin Arjudin Arjudin Asrin Asrin Asrin Astini, Baik Nilawati Aulia dwi amalina Wahab Ayu Astri Baik Nilawati Astini Baiq Indah Mayasari Baiq Nur Izwana Pujianti Cindy Oktaviana Amri Citra Lara Dadi Setiadi Darmiany Darmiany Darmiany Dian Ananta Diyan Hastika Egidia Anjaswati Pratiwi Eka Setyawati Ela Santi Nonita Ellisan Erfan, Muhammad Fahruddin Fahruddin Fahruddin Fahruddin Fardillah Fardillah Filsa Era Sativa, Agil Al Idrus, Gito Hadiprayitno Fitria Andriani Fitriani Azizah H. Mohammad Liwa Ilhamdi Hafsiahnor Pua Note Hari Witono Harmaen Harmaen Hasnawati Hasnawati Heri Hadi Saputra Heri Setiawan Husniati Husniati I Ketut Widiada I Ketut Widiada I Nyoman Karma I Nyoman Karma I Nyoman Suarta I Wayan Karta Ibrahim Ida Bagus Kade Gunayasa Indradewa, Rhian Ine Febriyanti Ine Febriyanti Ines Kurnila Sari Ismayani Ismayani Ismayawati Putri Izur Mizwar Jumadil Awal Khairun Nisa Khairunisa Khairunisa Lalu Ali Wardana Lalu Hamdian Affandi Lalu Irwan Ansori Lalu Sumardi Liza Natalia M Arisandy M. Amin M. Faisal M.A. Muazar Habibi Mansur Hakim Mansur Mansur Moh. Irawan Zain Moh. Mustari Mohamad Mustari Mohammad Archi Maulyda Mohammad Mustari Muazzar Habibi Mudrika Lutfiah Muhamad Makki Muhammad Fachry Muhammad Makki Muhammad Tahir Muhammad Tahir Muhammad Wisnu alfan Hadi Muhammad Zainuddin Musaddat, Syaiful Nasruddin Nasruddin Ni Made Novi Suryanti Nuning Wibisono Nur Asiah Nur Aulia Hidayatni Nur Bunaya Nuraini Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhidayatul Millah Nurjanah Nurjanah Nurmi Nurmi Nurul Hidayanti Nurul Hidayati Nurul Kemala Dewi Rachmayani, Ika Radiusma Radiusman Radiusman Rezki Febrianti Ridhan Hadi Ruslan Zain Said Dud Daraen Samsul Hadi Hidayatullah Sarlan Sarlan Setiani Novitasari Sisvissia Srimawirya Sri Ayulan Sri Wahyuningsih Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Wilian Sulistyorini Sunia Tri putri Sutisna, Deni Syamsul Hadi Ujang Kusnadi Ulia Arta Sari Uswatun Hasanah Vina Febriana Wahyu Ahady Irnawan Widodo, Arif Yunita Sari Zarkasi Zarkasi