Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor yang Mempengaruhi Academic Burnout pada Mahasiswa Keperawatan Triyana Harlia Putri; Zehro Masitoh; Faisal Khalid
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.379-386

Abstract

Mahasiswa cenderung merasakan berbagai dampak dari fenomena COVID-19 dalam perubahan metode pembelajaran, sehingga meningkatnya beban belajar pada mahasiswa dan  mengarah kepada stress hingga burnout, berbagai faktor yang diduga memengaruhi fenomena ini. Studi ini memiliki tujuan mengidentifikasi faktor yang memengaruhi academic burnout pada mahasiswa keperawatan. Studi merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Kami menetapkan kriteria inklusi dan meneruskan tahap pemilihan sampel dengan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sebanyak 185 mahasiswa yang bersedia menjadi responden yang mana data ini merupakan data sekunder dari penelitian sebelumnya. Instrumen yang digunakan dalam studi ini yaitu Mashlach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia yang memanfaatkan platform Google. Metode analisis yang digunakan dengan Spearman Rank. Hasil dalam penelitian ini yaitu mahasiswa mengalami burnout dalam level sedang (78,4%) dimana usia 19 tahun (24,9%) dan Angkatan 2021 (30.8%) lebih banyak mengalami burnout dibandingkan lainnya, sementara itu mahasiswa lebih banyak mengalami penurunan prestasi secara akademik (76.8%). Temuan dalam studi ini tidak ada satupun faktor sosiodemografi (jenis kelamin, usia dan angkatan) yang mempengaruhi tingkat academic burnout.
Literature Review: Strategi Koping Mahasiswa Keperawatan dalam Praktik Klinik di Masa Pandemi Covid-19 Triyana Harlia Putri; Dian Rahmi; Ramaita Ramaita; Ikbal Fradianto; Djoko Priyono; Rahmaniza Rahmaniza
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.369-378

Abstract

Mahasiswa keperawatan merupakan salah satu kelompok yang merasakan dampak pandemi COVID-19. Mahasiswa cenderung merasakan tantangan dalam situasi klinik, dan menguras emosi selama proses pembelajaran. Dalam menjaga kesehatan mental, mahasiswa memerlukan strategi koping agar masalah selama situasi dalam praktik klinik dapat di atasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran penggunaan strategi koping pada mahasiswa keperawatan dalam praktik klinik selama pandemi. Metode literature review telah digunakan dalam studi ini dengan menggunakan framework SPIDER dan didapatkan database dari Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO, Google Scholar, Garuda dan Neliti dari tahun 2021-2023. Kami menggunakan analisa konten dalam menganalisis artikel. Hasil pemilihan artikel didapatkan 11 artikel diantaranya strategi koping yang digunakan mahasiswa keperawatan dalam menghadapi praktik klinik diantaranya koping transferensi, optimis, pemecahan masalah, koping positif, koping aktif dan koping efektif. Artikel yang melaporkan penggunaan koping dapat digeneralisasikan bahwa mahasiswa cenerung menggunakan koping yang baik selama menghadapi praktik klinik di masa pandemi.
Hubungan Gadget Addiction dengan Mental Emosional Anak Usia Prasekolah Selama Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas II Pontianak Rizqy Ananda Rachmaniah; Berthy Sri Utami Adiningsih; Triyana Harlia Putri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.245 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i3.9909

Abstract

ABSTRACT The use of gadgets in preschool children is not a new phenomenon, but due to the Covid-19 pandemic which is still endemic to this day, children often play at home. So that the duration of using gadgets increases from before and can cause children to become addicted to playing gadgets. Gadget addiction is a concern for parents if its use is excessive, which can have an impact on children's development, one of which is emotional development. To analyze the relationship between gadget addiction and mental emotional of preschool-age children during the Covid-19 pandemic at Puskesmas Perumnas II Pontianak. Quantitative research uses analytical observational design with a cross sectional approach. The sampling technique used was proportional sampling with a total sample of 100 respondents. Data analysis using pearson chi square test. Gadget addiction behavior in children as many as 31% experienced severe dependence, 37% moderate, 32% mild, and 4% non-dependent. Emotional mental development of children is 45% likely to have emotional mental problems and 55% have a normal emotional mentality. The Pearson chi square test showed that the P-value = 0.000 (<0.005).There is a relationship between gadget addiction and mental emotional in preschool children during the covid-19 pandemic at Puskesmas Perumnas II Pontianak. Keywords: Gadget Addiction, Mental Emotional Problems, Preschool  ABSTRAK Penggunaan gadget pada anak usia prasekolah bukanlah fenomena yang baru, tetapi akibat pandemi Covid-19 yang masih mewabah hingga saat ini membuat anak lebih sering bermain di rumah. Sehingga durasi penggunaan gadget meningkat dari sebelumnya dan bisa menyebabkan anak menjadi kecanduan dalam bermain gadget. Kecanduan gadget menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang tua jika penggunaannya sangat berlebihan, yaitu dapat berdampak pada perkembangan anak, salah satunya adalah perkembangan emosional. Menganalisis hubungan gadget addiction dengan mental emosional anak usia prasekolah selama masa pandemi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Perumnas II Pontianak. Penelitian kuantitatif menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Analisa data menggunakan uji pearson chi square. Perilaku gadget addiction pada anak sebanyak 31% mengalami ketergantungan berat, 37% sedang, 32% ringan, dan 4% tidak ketergantungan. Perkembangan mental emosional anak sebanyak 45% kemungkinan mengalami masalah mental emosional dan 55% memiliki mental emosional normal. Uji pearson chi square menunjukkan bahwa P-value = 0,000 (<0,005). Ada hubungan antara gadget addiction dengan mental emosional anak usia prasekolah selama masa pandemi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Perumnas II Pontianak. Kata Kunci: Kecanduan Gadget, Masalah Mental Emosional, Anak Prasekolah
Tingkat Ansietas Ibu Hamil Selama Pandemi Covid-19 di Kota Pontianak Fitri Fujiana; Sari Eka Pratiwi; Tamara Septia Chairunisa; Triyana Harlia Putri; Nurmukaromatis Saleha
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i5.7703

Abstract

ABSTRACT The COVID-19 pandemic has caused various kinds of impacts for the people of Indonesia, including psychological impacts, one of which is anxiety. Pregnant women are one of the vulnerable groups to experience serious anxiety due to hormonal changes that are physiologically experienced with increasing gestational age. Anxiety in pregnancy can result in the condition of the fetus being not prosperous which leads to high rates of maternal and infant mortality. This study aims to identify the level of anxiety of pregnant women in the city of Pontianak which aims to determine the provision of interventions to reduce complications or the impact of anxiety on pregnant women. This is a quantitative research, descriptive method with a sample of 100 people based on Lemeshow's calculations. The study was conducted in six sub-districts in Pontianak by distributing online questionnaires through local health centers. There were five respondents with very severe anxiety category, 14 respondents with severe anxiety, 34 respondents with moderate anxiety category, and 47 respondents experiencing mild anxiety during the covid-19 pandemic. The COVID-19 pandemic has a very influential psychological impact, especially pregnant women. Some respondents are known to have very severe anxiety and severe anxiety which needs to be the focus of attention in order to minimize infant mortality and maternal mortality rates in Indonesia. Keywords: Pandemic, Covid 19, Anxiety, Pregnancy  ABSTRAK Pandemi covid-19 menimbulkan berbagai macam dampak bagi masyarakat Indonesia termasuk dampak psikologis yang salah satunya adalah kecemasan. Ibu hamil merupakan salah satu kelompok rentan mengalami kecemasan yang cukup serius lantaran perubahan hormonal yang secara fisiologis dialami seiring bertambahnya usia kehamilan. Kecemasan dalam kehamilan dapat mengakibatkan kondisi janin tidak sejahtera yang berujung pada tingginya angka kematian ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan ibu hamil di kota Pontianak yang bertujuan dalam menentukan pemberian intervensi agar menekan komplikasi atau dampak yang ditimbulkan dari ansietas pada ibu hamil. Merupakan penelitian kuantitatif, metode deskriptif dengan jumlah sampel 100 orang berdasarkan perhitungan Lemeshow. Penelitian dilakukan di enam kecamatan di Pontianak dengan menyebarkan kuesioner online melalui puskesmas setempat. Terdapat lima orang responden dengan kategori ansietas sangat berat, 14 responden dengan ansietas berat, 34 responden dengan kategori ansietas sedang, dan 47 responden mengalami ansietas ringan selama masa pandemic covid-19. Pandemic covid-19 memberikan dampak psikologis yang sangat berpengaruh khususnya ibu hamil. Beberapa responden diketahui mengalami ansietas dengan tingkatan sangat berat serta ansietas berat yang perlu menjadi focus perhatian agar meminimalisir angka kematian bayi dan angka kematian ibu di Indonesia Kata Kunci: Pandemi, Covid-19, Kecemasan, Ibu Hamil
Gambaran Perilaku Non-Suicidal Self Injury (NSSI) pada Remaja Di Masa Pandemi: Literature Review Triyana Harlia Putri; Vivianti Dewi
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.415-428

Abstract

Secara alamiah seorang remaja termasuk populasi yang rentan terhadap masalah kesehatan mental termasuk perilaku non-suicidal self-injury (NSSI). Namun, wabah COVID-19 menjadi pemicu untuk masalah peningkatan prevalensi NSSI. Studi ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi gambaran perilaku NSSI pada remaja dengan metode studi literatur yang digunakan dalam penelitian ini, selain itu penelitian menggunakan framework SPIDER dan database yang diperoleh dari Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO, Google Scholar, Garuda dan Neliti dari tahun 2021-2023. Kami menggunakan analisis konten dalam menganalisis artikel dan temuan utama dalam studi review ini melaporkan 15 artikel yang didapatkan berasal dari negara maju dan negara berkembang yang terbit dalam 3 tahun terakhir (2021-2023) bahwa sebesar 12% hingga 40% remaja pernah melakukan NSSI. Populasi remaja terbanyak yang mengikuti survey NSSI sebanyak 5854 remaja, dimana laporan penting dari hasil review ini didapatkan bahwa metode NSSI yang paling umum dilakukan remaja adalah mencungkil luka, menggigit sendiri, mencabut rambut, memotong diri sendiri. NSSI lebih banyak terjadi pada kalangan perempuan. Self-Injurious Thoughts and Behaviors Interview (SITBI) menjadi alat ukur yang banyak digunakan dalam mengukur prevalensi NSSI.
Hubungan Smartphone Addiction dengan Tingkat Kecemasan Akademik pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Ersy Aprilya Fransiska; Triyana Harlia Putri; Titan Ligita
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.3.2023.529-536

Abstract

Kecemasan merupakan hal yang sering dialami oleh siapa saja tak terkecuali mahasiswa. Faktor yang memengaruhi timbulnya kecemasan akademik pada mahasiswa seperti target kurikulum yang tinggi, pemberian tugas yang banyak, dan lingkungan akademik yang tidak menyenangkan. Faktor lain seperti menggunakan smartphone diduga turut memberikan dampak pada kecemasan akademik. Mengetahui hubungan antara smartphone addiction dengan tingkat kecemasan akademik mahasiswa. Penelitian bersifat kuantitatif menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Insrumen penelitan menggunakan kuesioner Smartphone Addiction Scale dan Academic Anxiety Scale pada 92 responden yang diambil dengan teknik quota sampling dan data dikumpulkan menggunakan google formulir. Analisa data menggunakan analisa bivariat dengan uji Spearman rank. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara smartphone addiction dengan tingkat kecemasan akademik dengan nilai p-value= 0,000 dan r = 0,576 yang menunjukkan arah korelasi yang searah, artinya semakin tinggi smartphone addiction maka semakin tinggi tingkat kecemasan akademik pada mahasiswa. Terdapat korelasi antara smartphone addiction dengan tingkat kecenasan akademik pada mahasiswa.
Prevalensi Perilaku Perjudian pada Remaja selama Pandemi: Literature Review Triyana Harlia Putri
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.405-414

Abstract

Gambling atau perjudian termasuk masalah kesehatan masyarakat yang telah menyita perhatian dunia, termasuk Indonesia. Secara global prevalensi gambling adalah 2-4 kali lebih tinggi di kelompok remaja, bahkan selama 20 tahun terakhir, gambling semakin marak terjadi pada kelompok ini, Oleh sebab itu, gambling pada remaja merupakan suatu kondisi yang membutuhkan studi lebih lanjut, tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi prevalensi perjudian yang terjadi pada remaja di masa wabah. Metode literature review telah digunakan dalam studi ini dengan menggunakan framework SPIDER dan didapatkan database dari Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO, Google Scholar, Garuda dan Neliti dari tahun 2022-2023 Metode PRISMA telah digunakan untuk menganalisis hasil literature review dengan teknik analisa konten. Hasil remaja meningkat selama pandemic 3% hingga 71% selama 12 bulan terakhir terutama pada gelombang ke 4 masa wabah. kegiatan perjudian yang paling sering dilakukan remaja adalah gosok kartu, bingo, dan cards for money Peningkatan permasalahan perjudian pada remaja tampaknya dikaitkan dengan kesehatan mental selama pandemic, remaja yang beridentitas sebagai siswa sekolah dikhawatirkan berdampak pada pendidikan mereka. 
Influence of Brief Psychoeducation Using Audio Video to Depression Score in Patients with Diabetic Foot Ulcer Priyono, Djoko; Putri, Triyana Harlia; Fradianto, Ikbal; Yulanda, Nita Arisanti; Sukarni, Sukarni; Akhmad, Arif Nur
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2: June 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1332.922 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i2.488

Abstract

Diabetes mellitus is one of the most common diseases today. It will cause several complications, one of which is a diabetic foot wound. The effects of this complication will affect psychological conditions in the form of depression. Depression can be handled using a psychosocial approach, one of which is psychoeducation intervention. The provision of psycho-educational interventions can use a variety of media so that the educational material presented is more attractive and can be received as much as possible. This study aimed to determine if there is an effect of brief psychoeducation using audio-video on depression score in a patient with a diabetic foot ulcer. This research used a quasi-experimental study with a pretest and posttest approach with the control group. The sample consisted of 32 respondents, divided into 2 groups of intervention and control groups. Samples were taken using purposive sampling. The instrument used was the Beck Depression Inventory (BDI) questionnaire. The data were analyzed using the Wilcoxon and Mann Whitney tests. The results showed that there was a difference in the average depression score between the control and intervention groups with a p-value less than 0.05. Psychoeducation using audio-video can help reduce depression in diabetic foot ulcer patients.Abstrak: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita saat ini. Diabetes melitus akan mengakibatkan terjadinya beberapa komplikasi, salah satunya luka kaki diabetik. Efek dari komplikasi ini akan mempengaruhi kondisi psikologis berupa depresi. Depresi dapat ditangani dengan menggunakan pendekatan psikososial, salah satunya intervensi psikoedukasi. Pemberian intervensi psikoedukasi dapat menggunakan berbagai media agar materi edukasi yang disampaikan lebih menarik dan dapat diterima semaksimal mungkin. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest and posttest with control group. Sampel berjumlah 32 responden, dibagi menjadi 2 kelompok intervensi dan kelompok control. Sampel diambil menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Beck Depression Inventory (BDI). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaaan rata-rata skor depresi antara kelompok kontrol dan intervensi dengan nilai p kurang dari 0,05. Psikoedukasi menggunakan video audio dapat membantu mengurangi depresi pada pasien diabetic foot ulcer.
The Effect of Clay Therapy: Increase Self Esteem Among Elderly Putri, Triyana Harlia
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2: June 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.117 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i2.441

Abstract

The Elderly who experiences adaptation of psychosocial changes can respond to maladaptive and have the potential to decrease self-esteem in the elderly. However, self-esteem in the elderly not been properly resolved. Low self-esteem might be psychologically reduced by clay therapy. There only have been very few studies conducted to examine clay therapy methods in elderly with low self-esteem in nursing homes. This study aims to determine the effect of clay therapy on self-esteem among the elderly. This study employed Quasi-Experimental Pre-Post Test With Control Group, Consecutive sampling technique was used to obtain 40 subjects, through clay therapy program during 8 weeks of 16 sessions and analyzed using t-paired and independent-sample t-test. The results of the study reported that participants in both groups were elderly (60-80 years), the control group was dominated by men, while women dominated the intervention group, and there were differences in the mean of significant differences between interventions. and the control group (p = 0.007) after clay therapy. There is a positive effect of clay therapy on reducing self-esteem in the elderly. The elderly can be given an example in the form of a picture to imitate the clay model that will be made, the role of therapy in facilitating and stimulating the elderly during the process is very important.Abstrak: Lansia mengalami adaptasi perubahan psikososial sehingga berpotensi dalam respon maladaptif dan menurunkan harga diri pada lansia. Namun meskipun banyak studi yang telah dilakukan, harga diri pada lansia belum teratasi dengan baik. Harga diri yang rendah dapat dikurangi dengan bermain terapi tanah liat. Hanya ada sedikit penelitian yang dilakukan untuk meneliti metode terapi tanah liat pada lansia di panti jompo. Tujuan penelitian mengidentifikasi pengaruh terapi tanah liat terhadap harga diri lansia. Design studi menggunakan Quasi-Experimental Pre-Post Test With Control Group, teknik consecutive sampling digunakan untuk mendapatkan 40 subjek, melalui program clay therapy selama 8 minggu sebanyak 16 sesi dan dianalisis menggunakan t-paired dan independent-sample t-test. Studi ini melaporkan partisipan pada kedua kelompok adalah lansia (60-80 tahun), kelompok kontrol didominasi oleh laki-laki, sedangkan kelompok intervensi didominasi perempuan, dan terdapat perbedaan rerata perbedaan bermakna antar intervensi. dan kelompok kontrol (p = 0,007) setelah terapi tanah liat. Ada efek positif terapi tanah liat terhadap penurunan harga diri pada lansia. Lansia dapat diberikan contoh berupa gambar untuk mencontoh model clay yang akan dibuat, peran terapi dalam memfasilatsi dan menstimulasi lansia selam proses sangat penting.
Edukasi Kesehatan Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS pada Anak Didik Pemasyarakatan (ANDIKPAS LPKA) di Sungai Raya, Kalimantan Barat Fitri Fujiana; Herman Herman; Triyana Harlia Putri; Virgilius Phasacola Tiko Kafaso; Nadya Eulalia; Tamara Septia Chairunisa
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.315 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v4i2.1616

Abstract

The risk of HIV/AIDS transmission increases for children in juvenile prisons. This is due to the association of prison children close to factors that trigger transmissions, such as a history of drug use and risky sexual behaviour. Lack of information and education related to HIV/AIDS makes andikpas less concerned about taking care of themselves to avoid transmission of HIV/AIDS. Transmission and prevention of the spread of HIV/AIDS can be done through Health Education. This activity aims to increase understanding of HIV/AIDS for correctional students (ANDIKPAS) at LPKA Sungai Raya, West Kalimantan Province. This activity took place offline on 7 September 2022, involving 23 participants. The results of this activity showed an increase in the knowledge score after being given the intervention. This increase in knowledge is expected to improve the behaviour of LPKA Sungai Raya children in carrying out HIV-AIDS prevention. For the next activity, it is recommended to carry out educational activities as well as VCT screening examinations for LPKA Sungai Raya children so that they can provide first aid as soon as possible for those positively improve prevention for those with negative results.
Co-Authors -, Rikayoni Abbasiah Abbasiah Adinda, Nurul Aulia Afconneri, Yudistira Afnuhazi, Ridhyalla Agusthia, Mira Agustia, Yuni Agustina, Vanisia Ainun Najib Febrya Rahman Ajani, Anggra Trisna Akhmad, Arif Nur Anggraini, Rara Aprida Manurung Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Arif Nur Akhmad Arinanda, Rizki Putri Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab Aulia Asman Azalia, Dora Hestia Berthy Sri Utami Adiningsih betari, belia Dialika Putri Miftazah Dialika Putri Miptaza Dian Rahmi Dias, Maria Frani Ayu Andari Dinda Maharani Dini Tryastuti Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Dora Hesti Azalia Eduarna, Mutiara Suryani Ermiati Ermiati Ersy Aprilya Fransiska Ervina Lili Neri Fahdi, Faisal Khalid Faisal Khalid Faisal Khalid Fahdi Faisal Khalid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Fanny Venezuela Fatriona, Emitra Fauzan, Suhaimi Ficky Nazhira Rahma Firza Arfandy Firza Arfandy Firza Arvandy Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri, Tasya Aulia Fradianto, Ikbal Fradinta, Aulia Fransiska Tania Fransiska Tania Fujiana, Fitri Gusti Lestari Handayani Handayani, Reska Hany, Felesia Reynita Harianti Harianti Hartini Hartini Haryati Septiani Hendrayana, Bimo Herawati, Novi Herman Herman Herman Herman Herman Herwanto, Dede Ike Ike Ike, Ike Juliansyah Khansa, Marsyabila Puspa Khansa, Masyabila Puspa Len, Jenny Firda Lestari, Gangsar Indah M. Ali Maulana Marwa Qatrunnada Mia Audina, Mia milya novera Miptaza, Dialika Putri Mira Agusthia Mistika Zakiah Mita Mita, Mita Muhammad Ikhsan Ghifari Muhammad Luthfi Murtilita, Murtilita Muthia Hana Nadia Rahmawati Nadya Eulalia Nadya Eulalia Narullita, Dewi Nelwati Neni Kurnia Hastari Novikadarti Rahma, RA Gabby Novikadarti Rahma Nuraini, Syarifah Try Nurul Wafda Marpunir Rahmah Nuruliza, Fira Nurwianti, Ismaniar Pavita Arista Widya Priyono, Djoko Putra, Galih Abisatya Hartono Putri Sukma Deri Qatrunnada, Aura Rahayu, Melly Rahayuningsih, Atih Rahmanadanti Daud Rahmaniza Rahmaniza Rahmaniza, Rahmaniza Rahmawati, Nadia Rahmi, Dian Ramaita Ramaita Ramaita, Ramaita Reska Handayani Ridha Sri Rezeki Ridha Ulfah Righo, Argitya Rizqy Ananda Rachmaniah Rochmayanti, Novita Saleha, Nurmukaromatis Sari Eka Pratiwi Sari, Lili Asrika Seprian, Dwin Shalsabila, Zahwa Randa Siska Rafhina Dewi Siti Alfiya Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suseno, Dwi . Syifa Yuni Zayajarda Anwar, Uray Nurul Tafwidhah, Yuyun Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tasya Aulia Fitri Titan Ligita Tyas, Tri Wahuning Tyas, Tri Wahyuning Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Vivi Yuderna Vivianti Dewi Vivianti Dewi Wardhani, Utari Christya Wenny, Bunga Permata Wulandari, Purnita . Yoga Pramana Yuderna, Vivi Yudistira Afconneri Yulanda, Nita Arisanti Yuyun Tafhwidah Zahwa Randa Salsabila Zehro Masitoh Zehro Masitoh