Claim Missing Document
Check
Articles

Ideologi Sosial Dalam Kesenian Tradisional Angklung Sered: Dari Alat Perjuangan Hingga Sebagai Sarana Hiburan Masyarakat Agus Ahmad Wakih; Juju Masunah; Tati Narawati; Cece Rakhmat
PANGGUNG Vol 33, No 2 (2023): Ideologi, Identitas, dan Kontekstualitas Seni Budaya Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i2.2586

Abstract

ABSTRACT For 350 years, Indonesia was under the rule of foreign countries before gaining independence in 1945. This colonization had a significant impact on the social, cultural, economic, and political aspects of Indonesian society. The people expressed their resistance through traditional performing arts, such as angklung sered in Balandongan, Tasikmalaya, West Java. This art form served as a tool of struggle against the colonizers. The objective of this research is to discover the values of social ideology embedded in angklung sered within the community of Balandongan. The research methodology employed semiotic analysis, focusing on the text and context of the angklung sered performances. Text analysis emphasizes the musical instrument used in the performance, while contextual analysis examines the artistic function of angklung sered before and after independence. The research data was obtained through interviews and documentary studies. The findings reveal that angklung sered served as a symbol of resistance before independence, while after independence, the emphasis shifted towards the aesthetics of the performance. Angklung sered also became a social ideology for the community, reflected in its meanings and symbols, serving as the foundation of their beliefs in everyday life. Keywords: Social Ideology, Culture, Traditional Art, Angklung Sered, Traditional Performing Arts ABSTRAK Selama 350 tahun, Indonesia dikuasai oleh negara-negara asing sebelum merdeka pada tahun 1945. Penjajahan ini berdampak besar pada sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa Indonesia. Masyarakat menunjukkan perlawanan melalui seni pertunjukan tradisional seperti angklung sered di Balandongan, Tasikmalaya, Jawa Barat. Seni ini dijadikan sebagai alat perjuangan melawan penjajah. Penelitian ini bertujuan menemukan nilai-nilai ideologi sosial masyarakat dalam angklung sered di Balandongan. Metode penelitian menggunakan analisis semiotika, fokus pada teks dan konteks pertunjukan angklung sered. Analisis teks berfokus pada alat musik angklung yang digunakan, sedangkan analisis konteks memeriksa fungsi kesenian ini sebelum dan setelah kemerdekaan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan angklung sered sebelum kemerdekaan menjadi simbol perjuangan, sementara setelahnya lebih menekankan estetika pertunjukan. Angklung sered juga menjadi ideologi sosial masyarakat, tercermin dalam makna dan simbolnya yang menjadi dasar keyakinan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: Ideologi Sosial, Budaya, Kesenian Tradisional, Angklung Sered, Seni Pertunjukan Tradisional
NADRAN SEBAGAI MODEL FESTIVAL PESISIR DI CIREBON Yanti Heriyawati; Afri Wita; Juju Masunah
PANGGUNG Vol 33, No 2 (2023): Ideologi, Identitas, dan Kontekstualitas Seni Budaya Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i2.2442

Abstract

Nadran merupakan ritual tahunan masyarakat pesisir Cirebon untuk merayakan pesta nelayan. Pusat penyelenggaraan peristiwa sakral ini di Makam Gunung Djati yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan keraton. Kajian ini menjelaskan bagaimana ritual nadran sebagai model festival pesisir yang merepresentasikan peristiwa pesta rakyat dan raja dalam memaknai integritas sosial dalam ruang dan waktu terpilih. Metode kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi pengemasan ritual nadran sebagai festival pesisir dalam menjaring komunitas seni pesisir untuk mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal. Festival pesisir yang dilaksanakan kerjasama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan keraton. Festival memberi ruang bagi masyarakat pesisir untuk meningkatkan produksi karya/produk kreatif; menciptakan panggung seni pertunjukan; para pelaku, seniman, dan creator memiliki ruang dialog dan jejaring untuk membangun integritas bangsa melalui seni dan ritual. Perubahan masyarakat dalam memaknai realitas memacu jiwa kebertahanan dan sikap kesiapan untuk bersaing secara kompetitif sehingga terus menghasilkan karya yang berkualitas.
Virtual reality video project design to improve vocational teachers' skills in implementing Kurikulum Merdeka Yana Endrayanto; Yudi Sukmayadi; Juju Masunah
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 10, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v10i3.62009

Abstract

This project aims to improve the skills of vocational teachers in implementing the Merdeka Curriculum, with the design of the Merdeka Curriculum virtual reality video project to encourage the use of a learner-centered approach and prioritize skills-based learning relevant to the world of work. VR video content is designed to improve vocational teachers' understanding and skills in implementing the Merdeka Kurikulum. The purpose of this research is to facilitate teachers to have pedagogical skills in preparing teaching materials to evaluate learning. The method in this research is Action research with the VR video content development process involving determining clear learning objectives, designing a VR curriculum, preparing VR materials and content, and making VR videos using relevant technology and software. Furthermore, VR video content is implemented in vocational teacher learning by providing access to VR devices and clear usage guidelines. Evaluation is conducted to measure the effectiveness of VR videos in achieving learning objectives and obtain feedback from vocational teachers. The results of this project show that using VR videos in vocational teachers' learning can improve their engagement, understanding, and skills in the context of the Merdeka Curriculum. Vocational teachers experience a more interactive and immersive learning experience through a realistic virtual environment. Students also benefit from using VR videos, with an increased understanding of vocational concepts and their readiness for the world of work. The project also faced some challenges, such as the accessibility of VR devices and technical constraints. In discussing the project results, it is recommended to collaborate with related parties and share experiences with the education community so that the use of VR videos in vocational learning can expand and continue to grow.
PROSES BELAJAR SENI TARI BERBASIS LMS SEKOLAHAN.ID DI SMKN 1 BANDUNG Wulan Purnamasari; Juju Masunah; Beben Barnas
Ringkang : Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari Vol 3, No 02 (2023): AGUSTUS, 2023
Publisher : Departemen Pendidikan Seni Tari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ringkang.v3i02.60393

Abstract

Kemajuan teknologi berjalan berdampingan dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi dan informasi dimanfaatkan keseluruh aspek kehidupan manusia termasuk pada bidang pendidikan. Keberadaannya yang berbasis website kini sudah digunakan sebagai media atau alat yang dapat membantu kinerja guru dalam mengajar maupun proses belajar untuk peserta didik. Penelitian ini mempunyai tujuan dalam mendeskripsikan sebuah website yang komprehensif dan terintegrasi untuk mempermudah proses belajar mengajar di SMKN 1 Bandung, khususnya dalam pembelajaran seni tari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam proses belajar seni tari menggunakan LMS Sekolahan.id ini untuk mengetahui bagaimana fitur- fitur, pemanfaatan guru dan peserta didik di SMKN 1 Bandung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa LMS Sekolahan.id dalam proses belajar seni tari di SMKN 1 Bandung ini memiliki fitur- fitur yang dapat membantu guru dalam mengajar dan mengerjakan administrasi seperti absen siswa, data siswa, membuat soal ujian akhir dan lainnya. LMS Sekolahan.id juga membuat peserta didik lebih mudah dalam belajar karena tidak perlu lagi membawa buku pelajaran yang banyak kesekolah, dan untuk pemahaman siswa mengenai penggunaan LMS Sekolahan.id dari awal sampai sekarang tidak ada yang merasa kesulitan, karena peserta didik itu adalah generasi citizenship yang sangat mudah mengerti akan penggunaan teknologi. Kesimpulan penelitian yang dilakukan ialah pemanfaatan LMS Sekolahan.id ini sangat membantu dalam pembelajaran seni tari, dan diharapkan juga menjadi contoh untuk sekolah lainnya, agar kedepannya tidak perlu khawatir jika penggunaan teknologi itu bisa lebih optimal dalam membantu pembelajaran disekolah.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR TARI SISWA LAKI-LAKI MELALUI PROJECT BASED LEARNING Fadil Ahmad Nahrowi; juju Masunah; beben Barnas
Ringkang : Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari Vol 3, No 02 (2023): AGUSTUS, 2023
Publisher : Departemen Pendidikan Seni Tari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ringkang.v3i02.59132

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya minat belajar siswa laki-laki adalah kurangnya pemahaman guru mengenai metode dan bahan pengajaran. Kecenderungan mereka menggunakan metode satu arah atau metode ceramah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat tari pada siswa laki-laki menggunakan model project based learning melalui iringan musik tari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen dengan menggunakan jenis pre-experimental design (one group pretest and posttest). Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan strategi pengambilan contoh berdasarkan pertimbangan faktor tertentu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, penggunaan angket, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan cara teknik pengolahan data statistik deskriptif dan teknik statistik inferensial. Hasil penelitian ini mengindikasikan adanya peningkatan minat belajar pada siswa laki-laki, yang ditunjukkan dengan nilai pretest dan posttest di atas 0,05. Nilai signifikansi pretest adalah 0,222 dan nilai signifikansi posttest adalah 0,800. Hal ini dapat diamati melalui analisis menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 25, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil minat belajar siswa dari pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa "Ha diterima Ho ditolak", yang berarti model Project Based Learning pada pembelajaran iringan music tari dapat meningkatkan minat siswa laki-laki.
Pembelajaran Tari Tempurung Melalui Aplikasi Wordwall Santi Aditiya; Juju Masunah
Ringkang : Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari Vol 3, No 02 (2023): AGUSTUS, 2023
Publisher : Departemen Pendidikan Seni Tari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ringkang.v3i02.59133

Abstract

Hasil belajar siswa dalam pembelajaran seni budaya pada materi tari di kelas VIII E SMPN 1 Baregbeg masih sangat rendah dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Hal ini disebabkan guru seni budaya yang belum memaksimalkan penggunaan media dengan baik, serta keterbatasan materi yang menjadikan pembelajaran monoton, tidak kreatif dan inovatif akibat dari guru yang tidak berlatar belakang seni. Fenomena dalam penelitian ini diangkat dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII E SMPN 1 Baregbeg dalam pembelajaran Tari Tempurung menggunakan aplikasi wordwall. Penelitian kuantitatif digunakan peneliti sebagai pendekatan dalam penelitian ini dengan metode eksperimental jenis pre-experimental, desain yang digunakan yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Pedoman observasi, pedoman wawancara, dan bentuk tes pilihan ganda serta dokumentasi digunakan sebagai instrumen penelitian. Teknik pengolahan data statistik deskriptif dan teknik statistik inferensial digunakan sebagai metode analisis data dalam penelitian ini. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti, proses pelaksanaan Tari Tempurung menggunakan aplikasi Wordwall yang dilakukan oleh peneliti berjalan dengan baik dan efektif, sehingga respon siswa menjadi lebih baik serta antusias siswa meningkat. Ini menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotor, yang ditunjukkan oleh hasil post-test. Adanya penelitian ini direkomendasikan agar guru dapat memanfaatkan media dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan pembelajaran dan memilih bahan ajar yang tepat, kreatif dan inovatif
Pemanfaatan Aplikasi Android dalam Promosi Kain Sasirangan oleh Pengrajin di Bantaran Sungai Lulut sebagai Digital Startup di Masa Pandemi Covid-19 Putri Yunita Permata Kumala Sari; Eva Qomariah; Muhammad Jazuli; Juju Masunah; Wahyu Lestari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 tidak serta merta hanya memberikan dampak buruk bagi global, namun ternyata ada banyak hikmah yang dapat dipetik dari pandemi yang telah lalu. Salah satunya memberikan peluang bisnis yang lebih baik bagi para pengrajin kain tradisional Kalimatan Selatan, yaitu kain Sasirangan. Yang mana awalnya hanya menggunakan aspek kewirausahaan dalam bidang promosi yang belum mengenal teknologi digital untuk kegiatan promosi, khususnya pada para pengrajin yang berada di pinggir bantaran Sungai Martapura. Salah satunya pengarajin kain Sasirangn yang ada di Mads Sasirangan Kabupaten Banjar, Kalimantan selatan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas promosi produk Mads Sasirangan melalui penggunan aplikasi android dan untuk mengukur efektivitas aplikasi yang digunakan. Kualitatif dipilih untuk memotret fenomena digital startup yang diupayakan para pengrajin kain Sasirangan. Berdasarkan pengamatan didapatkan informasi mengenai: (1) cara penggunaan aplikasi VN dan Capcut dalam pembuatan video promosi berbagai produk Mads Sasirangan. (2) tahapan-tahapan pembuatan video promosi produk Mads Sasirangan yang terdiri dari empat tahapan: (a) persiapan aplikasi VN dan Capcut, (b) merencanakan produk yang akan dipromosikan, adapun produk-produk Mads Sasirangan yaitu, kain Sasirangan, baju kaos Sasirangan, sejadah Sasirangan, dll (c) mendokumentasikan produk Mads Sasirangan berupa foto dan video, (d) proses editing menggunakan aplikasi VN dan Capcut, (3) menjelaskan efektivitas video promosi dan aplikasi yang digunakan pengrajin. Penggunaan aplikasi android dalam video promosi produk Mads Sasirangan menjadi awal membuka peluang bisnis digital sebagai upaya mempertahankan perekonomian bagi masyarakat pengrajin di bantaran Sungai Martapura dari masa pandemi covid-19 hingga sekarang. Walau memang efektifitasnya belum begitu signifikan, dikarenakan belum dapat meningkatkan omset penjualan.
The Process of Dance Learning Based Sekolah.Id LMS at SMKN 1 Bandung Wulan Purnamasari; Juju Masunah; beben Barnas
Journal of Dance and Dance Education Studies Vol 3, No 2 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jddes.v3i2.64656

Abstract

The development of technology and information has now been applied in human life, including in the field of education. The presence of website-based technology is now being used as a medium or tool that can help teachers' performance in teaching and the learning process for students. This research aims to describe a comprehensive and integrated website to facilitate the teaching and learning process at SMKN 1 Bandung, especially in learning dance. The method used in this research is a descriptive analysis method with a qualitative approach. Data obtained from observations, interviews and documentation in the process of learning dance using the Sekolahan.id LMS is to find out the features and use of teachers and students at SMKN 1 Bandung. The results of this research show that the Sekolahan.id LMS in the process of learning dance at SMKN 1 Bandung has features that can help teachers in teaching and doing administration such as student absences, student data, creating final exam questions and others. LMS Sekolahan.id also makes it easier for students to learn. It is hoped that this research will also be an example for other schools, so that in the future there is no need to worry about whether the use of technology can be more optimal in helping learning at school.
MAKNA SIMBOLIK DAN NILAI TRI SILAS DALAM UPACARA ADAT BAKTI PURNAMASARI DI SUKABUMI Hapidzin, Rivaldi Indra; masunah, Juju; Narawati, Tati; Sunaryo, Ayo
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 39 No 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v39i2.2267

Abstract

The Bakti Purnamasari traditional ceremony serves as a vessel for the community to engage in spiritual practices that have been passed down through generations, based on references from the Pantun Pajajaran Bogor manuscripts. Additionally, this traditional ceremony serves as a social platform for communal activities. The Bakti Purnamasari Ceremony transcends beyond a mere series of religious rituals; it becomes a manifestation of cultural continuity and social involvement laden with values and meaning. In this context, the ceremony not only embodies spiritual values but also significantly contributes to the formation of community identity and the reinforcement of social solidarity. In the context of this article, the aim is to describe and analyze the research findings related to symbols, subsequently elaborating on their meanings and the trisilas value namely, silih asih,silih asah, and silih asuh embedded in the Bakti Purnamasari traditional ceremony in Sukabumi. The research methodology employed is descriptive analysis with a qualitative approach. Participants in the study were selected from cultural figures in the city of Sukabumi, deemed valuable sources of information due to their rich knowledge and experiences associated with the Bakti Purnamasari Ceremony. Data collection techniques included observation, interviews, and documentary studies, with data analysis using triangulation. The research results indicate that the symbols in the traditional ceremony are reflected through offerings with intended meanings expressing gratitude for the blessings received. The trisilas values in the Bakti Purnamasari ceremony portray sincere expressions of love and affection, mutual filling or synergy, and a sense of selfless care.
KEAKTIFAN SISWA MELALUI MODEL CARD SORT DALAM PEMBELAJARAN TARI Fakhirah, Ashillah Radhwa; Masunah, Juju; Barnas, Beben
Ringkang : Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari Vol 4, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Tari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ringkang.v4i2.74378

Abstract

Co-Authors ., Desfina Ace Iwan Suryawan, Ace Iwan Aditiya, Santi Afri Wita Afri Wita Agus Ahmad Wakih Agus Budiman ANGGRAENI, RENI Anggriani, Fifi Annisa Bela Pertiwi, Annisa Bela Annisa Pertiwi Arief Johari Asep Sufyan Muhakik Atamtajani Asyifah, Siti Ayo Sunaryo Ayo Sunaryo Beben Barnas, Beben Besari, Silvi Nuraeni Cepi Riyana, Cepi Dedi Rosala Dedy Ari Nugroho Dedy Setyawan Eka Yuliana Rahman Eko Hadi Prayitno Erazo Andrade, Santiago Paul Erlina Wiyanarti Eva Qomariah Fadil Ahmad Nahrowi Fakhirah, Ashillah Radhwa Feny Yuliani Fifiet Dwi Tresna Santana Fifiet Dwi Tresna Santana, Fifiet Dwi Tresna Ganda Prawira, Nanang Hapidzin, Rivaldi Indra Hayani Wulandari Hayani Wulandari, Hayani Heni Komalasari Heri Puspito Diyah Setiyorini Hery Supiarza Isa, Badrul Iwan Gunawan Jeon, Jeong Ok Juniar, Rike Lasido, Nur Allan LELI KURNIAWATI Lely Kurniawati Mahendra, Benny Mariah, Yoyoh Siti Maskat, Suryadi Maya Sari Mohd Zahid, Muhammad Fairul Azreen Mubiar Agustin Muhammad Jazuli Muniir, Muhammad Sirojul Nadia Zahratunnisa Najamudin, Muhammad Nana Ganda Nana Supriatna Nguyen, Kieu-Trang Nina Nursetia Ningrum Noviana Wluan Syafitri nuri Fitriani, Pomalingo, Moh Fikri Puspa Melliyanti Ramdhani Putri Lilis Dyani Rakhmat, Cece Reni Haerani Ria Sabaria Ria Sabaria Riana Rosa Prastika Rini Andari, Rini Rita Milyartini Rusnia Yanti Sabaria, Ria Iwan Saian Badaruddin Sandi Jembar Wijaya Santi Aditiya Sari, Putri Yunita Permata Kumala Sasaki, Mariko Shifa Adelia siti Asyifs Soetedja, Zakarias S. Soeteja, Zakaria S Soeteja, Zakarias S. Sunaryo, Ayo Sutisna, Riya Felisia Tati Narawati Tri Karyono Trianti Nugraheni uus karwati Vanessa Gaffar Wahyu Lestari Wakih, Agus Ahmad Wibowo, Dhany Yufisa Wulan Indah Fatmawati Wulan Purnamasari Yana Endrayanto Yanti Heriyawati yaris agustiani Yudi Sukmayadi Zakarias S. Soeteja Zakarias Sukarya Soeteja