p-Index From 2021 - 2026
7.971
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) DeKaVe Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prosiding Semnastek Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) ANDHARUPA JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies) Jurnal Mirai Management Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Bioedukatika Gondang: Jurnal Seni dan Budaya JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Komputer) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Civil and Environmental Science Journal (CIVENSE) Riau Journal of Empowerment NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial WAJAH HUKUM Texture : Art and Culture Journal Gelar : Jurnal Seni Budaya JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Mantik DESKOVI : Art and Design Journal Jurnal Teknik Mesin dan Pembelajaran Gestalt : Jurnal Desain Komunikasi Visual Nusantara Science and Technology Proceedings Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Community Empowerment Nivedana : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial Journal of Economics and Business UBS Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Indonesian Journal of Society Engagement (IJSE) Jurnal Media Informatika CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia Journal of Law, Poliitic and Humanities Suluh: Jurnal Seni Desain Budaya QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis Jurnal Sosial dan Sains Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat eProceedings of Management Innovative: Journal Of Social Science Research Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Public Policy and Management Inquiry SAINTEK VISA: Journal of Vision and Ideas Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Teknologi dan Sistem Informasi Journal of Governance and Public Administration Kybernology : Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik International Journal of Education, Vocational and Social Science Jurnal Kawistara Jeskovsia (Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia) J-CEKI Journal Social Humanity Perspective
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Lingkungan Kerja, Team Work, Dan Kompensasi Terhadap Keterikatan Karyawan Dengan Budaya Organisasi Sebagai Variabel Moderasi Setiawan, Bayu; Indarto, Indarto; Santoso, Djoko
Journal of Economics and Business UBS Vol. 12 No. 5 (2023): Special Issue
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v12i5.587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Lingkungan Kerja, Team Work, dan Kompensasi terhadap Keterikatan Karyawan (Employee Engagement) dengan Budaya Organisasi sebagai Variabel Moderasi di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan RS Panti Wilasa Citarum yang berjumlah 539 orang. Sampel dalam penelitian ini yaitu karyawan RS Panti Wilasa Citarum yang berjumlah 84 orang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi moderasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap keterikatan karyawan, team work berpengaruh positif signifikan terhadap keterikatan karyawan, kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap keterikatan karyawan, budaya organisasi memperkuat pengaruh lingkungan kerja terhadap keterikatan karyawan, budaya organisasi memperkuat pengaruh team work terhadap keterikatan karyawan dan budaya organisasi memperkuat pengaruh kompensasi terhadap keterikatan karyawan
MODEL KEAMANAN NASIONAL KOREA SELATAN SEBAGAI PEMBELAJARAN KEAMANAN NASIONAL INDONESIA Yeremia Alexander Abraham Hutagaol, Kennedy; Widodo, Pujo; Sitinjak, Halomoan Freddy; Setiawan, Bayu; Sukendro, Achmed
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.4869-4881

Abstract

Penelitian ditujukan untuk mempelajari bagaimana pemahaman dan penerapan konsep keamanan nasional yang dilakukan oleh masing-masing Indonesia dan Korea Selatan. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan komparatif. Dengan melihat Indonesia dan Korea Selatan sebagai sampel dengan pemilihan variabel berupa identifikasi ancaman, kerangka institusional, sumber daya manusia, teknologi dan intelijen serta kerja sama internasional. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah “Apa saja keunggulan praktik pembentukan dan pelaksanaan keamanan nasional Korea Selatan yang dapat dipelajari oleh Indonesia?” Peneliti menemukan beberapa perbedaan dan persamaan pelaksanaan keamanan nasional antara Indonesia dan Korea Selatan. Perbedaan terbesar terletak pada pemaknaan keamanan nasional. Indonesia yang mengadopsi pendekatan tradisional dan non tradisional, sedangkan Korea Selatan murni menggunakan pendekatan tradisional. Persamaan antara keduanya terletak pada upaya menjaga kedaulatan negara sebagai salah satu tujuan keamanan nasional dan pemanfaatan masyarakat dalam upaya pertahanan dan keamanan. Beberapa keunggulan keamanan nasional Korea Selatan dirangkum dan diolah menjadi saran dalam penelitian ini.
ANALISIS SWOT DALAM PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL (STUDI KOMPARASI LEMBAGA ADAT SUMATERA UTARA DAN SUMATERA SELATAN) Angelia Hartati Sinambela, Fitri; Juni Risma Saragih, Herlina; Setiawan, Bayu; Widodo, Pujo; Sukendro, Achmed
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i8.2024.3339-3348

Abstract

Di Indonesia, keberagaman budaya tidak hanya terlihat dalam kekayaan bahasa dan tradisi, tetapi juga dalam sistem hukum adat yang telah ada sejak zaman dahulu. Berdasarkan informasi dari Statistik Kebudayaan dua tahun terakhir, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan merupakan provinsi yang memiliki peringkat kekayaan tertinggi akan warisan budaya dan adat istiadat, yang menawarkan studi perbandingan menarik tentang peran lembaga adat dalam menangani konflik sosial di masyarakat. Kedua provinsi ini memiliki perbedaan dalam hal budaya, sejarah, dan kondisi sosialnya, yang berpotensi mempengaruhi cara lembaga adat bekerja dalam menyelesaikan konflik. Penelitian ini meneliti efektivitas lembaga adat dalam menangani konflik sosial di Sumatera Utara dan Sumatera Selatan dengan menerapkan Analisis SWOT. Lembaga adat memiliki peran krusial dalam penyelesaian konflik di Indonesia, terutama di wilayah yang kaya akan kebudayaan seperti Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Melalui pendekatan perbandingan, studi ini mengidentifikasi kekuatan internal (Strengths) dan kelemahan (Weaknesses) lembaga adat, serta peluang (Opportunities) dan ancaman (Threats) yang dihadapinya dalam upaya menyelesaikan konflik sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa di Sumatera Utara, kekuatan lembaga adat terletak pada struktur hierarkis yang kuat dan tingkat legitimasi yang tinggi di kalangan masyarakat adat. Namun, lembaga tersebut dihadapkan pada tantangan dalam hal standarisasi regulasi dan integrasi dengan sistem hukum nasional. Di sisi lain, di Sumatera Selatan, lembaga adat mengandalkan nilai-nilai budaya lokal dan tradisi yang kuat untuk menangani konflik dengan efektif, meskipun menghadapi kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan dinamika sosial dan ekonomi modern. Dengan memahami peran serta cara kerja lembaga adat di kedua provinsi ini, tentu akan mempermudah identifikasi pola-pola keberhasilan atau tantangan yang dihadapi dalam upaya mencapai keadilan dan perdamaian sosial.
KONSEP AWAL FILM PENDEK YOUTUBE UNTUK MEREPRESENTASIKAN RESILIENSI PADA REMAJA Santoso, Bilgies Diva; Setiawan, Bayu; Wulandari, Sri
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v8i2.8863

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang konsep awal film pendek yang merepresentasikan resiliensi remaja penyandang bisu tuli, dengan YouTube sebagai media distribusi. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) melalui observasi, wawancara, dan kuesioner pada anggota komunitas TIBA di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi pada remaja bisu tuli terbentuk melalui kemampuan beradaptasi, pengalaman pribadi, dan dukungan lingkungan sosial. Konsep film berjudul Alter dihasilkan untuk menyampaikan pesan empati dan motivasi melalui visual sinematik serta bahasa isyarat. Film ini diharapkan menjadi media edukasi dan inspirasi bagi masyarakat dalam memahami tantangan serta kekuatan penyandang bisu tuli
The Representation of History in Digital Media and Its Influence on Collective Memory Ramadhan, Fahri; Setiawan, Bayu; Maulana, Fajar
Journal Social Humanity Perspective Vol. 2 No. 3 (2024): Journal Social Humanity Perspective
Publisher : Journal Social Humanity Perspective

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses the effect that the representation of history in digital media has on collective memory with a particular emphasis on its consequences in the sphere of management. In the digital era, history is no longer limited to a textbook, all the archives or institutional accounts; it is being spread globally by the social media and video-sharing sites as well as web communities, where the history is reinterpreted, challenged, and co-created. This study employs the use of a qualitative methodology to research various participants based on their interviews to examine the way audiences interact with digital historical material, how they engage in negotiating meaning, and how the interactions influence the overall formation of common sense about the past. These results indicate that digital media will render history more convenient and personal to experience, especially among younger viewers, yet may also lead to the dissection or watering down of narratives. The interpretations of the audience are also influenced by the active involvement of online dialogue, which gives rise to collective memory due to the interaction, debate, and exchange of other views. Notably, the research indicates that the digital media strengthens national identity and at the same time creates space on which the challenged and plural memory can emerge to challenge institutional authority. On the managerial side, the implications of these dynamics are significant: historical narratives can be seen as strategic assets that can be used to affect the organizational legitimacy, identity construction and accountability. Organizations are no longer able to use one direction storytelling but need to dialogically interact with the various accounts of the past to continue to maintain trust and relevance. Finally, the study will help in understanding further the complexity of digital media, history and collective memory entanglement and provide information on how managers and institutions can negotiate across this shifting landscape in a responsible and strategic way.
Pelatihan pembuatan visual branding berupa logo desa wisata agro Lembah Kecubung Widyasari, Widyasari; Setiawan, Bayu; Nastiti, Ratna Andriani; Kamal, Musthofa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34304

Abstract

Abstrak Sejalan dengan pengembangan Desa Wisata Agro Lembah Kecubung yang digagas oleh BUMDES Ki Ageng Arya, visual branding berupa logo sangat diperlukan untuk memperkenalkan potensi dan citra positif Desa Wisata Agro Lembah Kecubung kepada konsumen. Namun, pihak BUMDES Ki Ageng Arya belum memiliki wawasan dan pengetahuan terkait pembuatan logo. Berangkat dari permasalahan ini, tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur mengadakan kegiatan pelatihan dengan topik Visual Branding Desa Wisata dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan pendampingan dalam rangka mengoptimalkan visual branding berupa logo Desa Wisata Agro Lembah Kecubung. Kegiatan pelatihan ini terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi, dengan menggunakan metode presentasi, diskusi dan praktik. Rangkaian kegiatan pelatihan ini adalah pemberian wawasan dan pengetahuan terkait visual branding desa wisata, diskusi penyusunan potensi Desa Wisata Agro Lembah Kecubung,  pembuatan konsep visual dan sketsa logo, praktik pembuatan logo digital. Selama kegiatan pelatihan berlangsung, peserta mengapresiasi kegiatan pelatihan ini dengan baik, memiliki semangat dan antusias dalam membut logo Desa Wisata Agro Lembah Kecubung. Peserta pelatihan juga memahami dan menyerap materi pelatihan serta aktif melakukan diskusi dua arah, sehingga respon positif ini nampak dari terciptanya logo Desa Wisata Agro Lembah Kecubung yang baru. Kata kunci: desa wisata; Lembah Kecubung; logo; visual branding Abstract In line with the development of the Agro Tourism Village of Lembah Kecubung initiated by BUMDES Ki Ageng Arya, visual branding design as a logo is considered essential to promote the village’s potential and cultivate a positive image among prospective visitors. However, BUMDES Ki Ageng Arya currently lacks sufficient insight and expertise in logo design. Responding to this issue, a Community Service Team from the Faculty of Architecture and Design, Universitas Pembangungan Nasional “Veteran” Jawa Timur, organized a training program entitled Visual Branding for Tourism Villages. The program aimed to provide knowledge and guidance in the creation of visual branding, specifically the logo for the Agro Tourism Village of Lembah Kecubung. The training activities encompassed three stages: preparation, implementation and evaluation, employing methods such as presentations, group discussions and hands-on practice. The series of activities included: delivering conceptual knowledge on visual branding for tourism villages, facilitating discussions to identify the unique potentials of Lembah Kecubung, developing visual concepts and logo sketches and practicing digital logo design. Throughout the training, participants showed high levels of enthusiasm and appreciation for the program. The actively engaged in the learning process, absorbed the material effectively and participated in two-way discussions. This positive response was reflected in the successful design of a new logo for the Agro Tourism Village of Lembah Kecubung. Keywords: tourism village; Lembah Kecubung; logo, tourism village; visual branding
Perancangan Identitas Visual sebagai Rebranding Taman Hutan Raya Lempung Surabaya Azzah, Zafirah Lifia; Arifianto, Pungky Febi; Setiawan, Bayu
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v5i3.7826

Abstract

Taman Hutan Raya Lempung is one of the botanical forest parks in Surabaya, East Java. The purpose of the construction of Taman Hutan Raya Lempung is to create a green space in Surabaya. In addition, the park is also used as a tourist destination. However, many people in Surabaya and its surroundings still do not recognize or know about Taman Hutan Raya Lempung. The purpose of the project is to design a visual identity as a rebranding for Taman Hutan Raya Lempung to increase the awareness of the people of Surabya and its surroundings about the tourist destination. This research uses qualitative and quantitative methods through primary data such as interviews, observations, and questionnaires also secondary data through a literature review. The data analysis techniques used are 5W+1H analysis and TOWS matrix analysis.
Perancangan Konten Sosial Media Instagram Tari Orek-Orek Ngawi di Sanggar Soeryo Budhoyo untuk Memperkenalkan Warisan Budaya Masdanur, Fadli; Setiawan, Bayu; Yani, Aditya Rahman
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v5i3.7828

Abstract

Tari Orek-Orek is a traditional dance from Ngawi Regency that has long been a symbol of local cultural identity. Despite its rich history and cultural significance, the popularity of this dance has declined, especially among the younger generation. One of the factors contributing to this decline is the lack of effective promotion through modern media, particularly digital platforms. This study aims to design an informational media that can introduce Tari Orek-Orek to a wider audience, especially the younger generation, by utilizing technology and social media. A creative and interactive visual approach is employed through digital content, such as promotional videos, and the use of social media features like Instagram to reach a broader audience. It is hoped that this informational media design will help Tari Orek-Orek gain more recognition, appreciation, and preservation as part of Ngawi's cultural heritage. This research is expected to contribute to the preservation of traditional arts and the development of effective promotional media for local performing arts.
Perancangan Rebranding Untuk Meningkatkan Brand Awarness Rumah Kue Wiweka Sebagai Toko Oleh-Oleh Khas Batam Maheswari, Made Ruby Candra; Setiawan, Bayu; Wulandari, Sri
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 1.1
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i1.10370

Abstract

The culinary sector is growing rapidly in Batam because tourists are willing to pay high prices for local specialties. This has led to the emergence of many food and souvenir shops in Batam. Therefore, a unique brand identity is needed. One of Batam's specialty souvenir shops, Rumah Kue Wiweka, has a vision of becoming the primary choice for tourists. However, Rumah Kue Wiweka has a weak brand identity, making it difficult for tourists to recognize it. A rebranding design is a possible solution so that Rumah Kue Wiweka can strengthen its brand identity as the number one choice souvenir shop in Batam. This design uses qualitative research methods that prioritize interviews, literature studies, and customer journey analysis. Several concepts generated from the data analysis will later serve as references in the rebranding design: verbal concepts, visual concepts, and media concepts. Thus, this design is expected to be a solution for Rumah Kue Wiweka to increase brand awareness as a specialty souvenir shop in Batam.
Analisis Temperatur Terhadap Hasil Pengeringan pada Mesin Pengering Cengkeh Setiawan, Bayu; Ilham, M. Muslimin; Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1082

Abstract

Cengkeh termasuk komoditi hasil pertanian dengan nilai jual tinggi, bersifat musiman. Penanganan paska panen cengkeh di tingkat petani biasanya dilakukan secara tradisional. Cuaca mendung, hujan dan saat malam hari menyebabkan tidak tersedianya energi surya sehingga pengeringan segera dilakukan setelah pemanenan, karena keterlambatan pengeringan akan berakibat buruk terhadap kualitas cengkeh perlu digantikan oleh mesin pengering cengkeh. Penelitian tentang temperatur terhadap hasil pengeringan optimal pada mesin pengering cengkeh telah dilakukan. Untuk mendapatkan hasil pengeringan cengkeh dengan kualitas yang baik pada mesin pengering cengkeh diperlukan pengaturan temperatur mesin pengering cengkeh. Upaya memaksimalkan kualitas hasil pengeringan adalah konsep yang akan dianalisa pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung temperatur mesin pengering cengkeh agar hasil pengeringan yang optimal. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. hasil pengujian pengeringan yang telah dilakukan didapatkan hasil kadar air terendah yaitu 6,3% pada temperatur pengeringan 75ºC dan kadar air tertinggi yaitu 8,9 pada temperatur pengeringan 40ºC sehingga terdapat perbedaan kadar air yang signifikan pada saat temperatur pengeringan berbeda, dari hasil perhitungan temperatur pada mesin pengering cengkeh temperatur yang tinggi cukup baik digunakan untuk hasil pengeringan yang maksimal.
Co-Authors Abdul Ghofur Abdullah Achmad Fauzi Adhitia, Dimas Adiningrum , Maheswari Aditya Rahman Yani Airlangga, Eka Mas Tommy Aji, Restu Ismoyo Akhmad Syarief Alek Al Hadi Alfian Candra Ayuswantana Ali Rokhman, Ali ali, yusuf Alimuddin, Ahmad Noor Amandafira, Lailatul Azijah Andry Setiawan Andy Nugraha Angelia Hartati Sinambela, Fitri Apit Fathurohman Ardiah Juita Armansyah Armansyah Arvianti, Armita Astuti, Geovani Ayu Atmaji, Lutfi Tri Aufa Ramadhasari, Aulia AYU RAHMAWATI Azlan, Mohd Azzah, Zafirah Lifia Bakti Viyata Sundawa Bayu Wibisono, Aryo Budi Setiawan Chidtian, Aileena Solicitor Costa Rica El Daniar, Aninditya delonix, yudha Denok Kurniasih Diana Aqidatun Nisa Dini, Annisa Dini, Annisa Rahma Djoko Santoso Enjellita , Rissa Fadliyanur Fahrunnisa, Fahrunnisa Fauzi, Ah Sulhan Firdaus, Clara Oktavia Fitri , Anisa Gadis Cantik Bunga Tunjungwangi Hanafi, Aprinaldi Haqi, Muamar Harpendya, Ganes Herwina, Nevlin Cresentia Hidayat, Eri R Humaicha Mahira, Nafisa Ilham, M. Muslimin Indah Ramadhani, Wahyu Indarto Indarto Iqbal, Muhammad Raihan Istiqomah, Restifar Amalia Ivan Sebastian Jinan, Rifa Fatma Joko Tri Nugraha Jumaryadi, Yuwan Juni Risma Saragih, Herlina Kholek, Abdul Kurniasari, Nurul Sandra Kusuma, Ade Lamijo, Lamijo Larasati, Anindya Laksmi Larasaty, Karunia M Faisal, Pebi Wahyudin M. Imron Mas’ud Mahardika Suryanto, Kristian Maheswari, Made Ruby Candra Marsa, Anantya Masa, Amin Padmo Azam Masdanur, Fadli Masnuna, Masnuna Maulana, Fajar Muhammad Nizar Ramadhan Munawaroh, Fadilah Musthofa Kamal N Nelfiyanti Nafisah, Jauharotun Nastiti, Ratna Andriani Ngudi Wiyatno, Tri Padoran , Jenita Nice Pradana, Jimmy Putra Pramesti, Rizka Sintya Prastyo, Yudi Pratiwi, Ambar Priyambada, Aldo Ajisaka Pujo Widodo, Pujo Pungky Febi Arifianto Puri Dewanggi, Amisha Nindi Putri, Widya Lestari Putut Pamilih Widagdo, Putut Pamilih Qisty, Fauziah Nauri Rachmat Setiawibawa Rahmadhanty, Erica Paramita Raihan, Muhammad Raihan Iqbal Ramadhan, Fahri Ratna Kusumawardani, Ratna Reza Mehdi Fauzi Ridlo, M Harun Rosyid Ririn Puspita Tutiasri Risma Saragih, Herlina Juni Risma, Nafiatul Samongilailai, Jerlianus Samudera, Elang Santoso, Bilgies Diva Saputra, Dani Saragih, Herlina Juni Risma Sari, Ika Juwita Shabrina Aulia Putri Sitinjak, Halomoan Freddy Slamet . Slameto, Ginanjar Hari Soetrisno, Ade Latifa Sri Rum Giyarsih Sri Wulandari Sudarsono, Djayeng Tirto Sukendro, Achmed Sumardjijati, Sumardjijati Suryanta, Dhanu Syamsunasir, Syamsunasir Symonsz, Domenique Issabell Nhatassa Taher, Salsabila Talitha, Shakira Triadi, Irwan Uksan, Arifuddin Utama, Anang Puji Wahyu Santoso Wibawati, Kholifatul Asysyifaa Nur Widyaningrum , Trianik Widyaningrum Widyasari Widyasari, Widyasari Widyastuti , Tia Sandy Widyastuti Wulandari, Sri Yeremia Alexander Abraham Hutagaol, Kennedy Yuvina, Yuvina Zaelany, Andy Ahmad Zahra , Aji Arinda Zahro, Mir’atuz