Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA SEBAGAI UPAYA DALAM PEMBINAAN SIKAP NASIONALISME PADA SISWA DI SMA NEGERI 21 MEDAN 2024/2025 Simanungkalit, Donita Br; Siagian, Liber
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i3.6628

Abstract

This research is motivated by the erosion of nationalist attitudes among students at SMA Negeri 21 Medan due to the rapid flow of globalization and negative social environmental influences. The focus of this research is to analyze the role of Scouting extracurricular activities as an effort to foster nationalist attitudes, as well as to identify supporting and inhibiting factors through the framework of behaviorism theory. As a crucial step, this research uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews with instructors and students selected through purposive sampling, and documentation. The main findings indicate that various Scouting activities such as ceremonies, marches, and camping function as effective, repeated stimuli in shaping nationalist behavioral responses, such as discipline, love of the homeland, and responsibility. This process is supported by adequate school facilities, but is hampered by low student participation. In conclusion, Scouting extracurricular activities are strategically capable of fostering nationalist attitudes through behavioral habits. However, to achieve optimal results, innovation is needed from the school and instructors to increase student awareness and involvement, so that the potential of Scouting as a means of strengthening national character can be maximized. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh erosi sikap nasionalisme di kalangan siswa SMA Negeri 21 Medan akibat derasnya arus globalisasi dan pengaruh lingkungan sosial yang negatif. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kegiatan ekstrakurikuler Pramuka sebagai upaya pembinaan sikap nasionalisme, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya melalui kerangka teori behaviorisme. Sebagai langkah penting, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara terhadap pembina dan siswa yang dipilih secara purposive sampling, serta dokumentasi. Temuan utama menunjukkan bahwa berbagai kegiatan Pramuka seperti upacara, baris-berbaris, dan perkemahan berfungsi sebagai stimulus berulang yang efektif dalam membentuk respons perilaku nasionalis, seperti disiplin, cinta tanah air, dan tanggung jawab. Proses ini didukung oleh fasilitas sekolah yang memadai, namun terhambat oleh rendahnya partisipasi siswa. Kesimpulannya, ekstrakurikuler Pramuka secara strategis mampu membina sikap nasionalisme melalui pembiasaan perilaku. Namun, untuk mencapai hasil optimal, diperlukan inovasi dari pihak sekolah dan pembina untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan siswa, sehingga potensi Pramuka sebagai sarana penguatan karakter kebangsaan dapat dimaksimalkan.
DEVELOPING A GLOBAL DIVERSITY PROFILE TO STRENGTHEN CIVIC LITERACY IN STUDENTS THROUGH THE DEVELOPMENT OF SCHOOL CULTURE Nurainun; Fazli Rachman; Liber Siagian; Surya Dharma; Oksari Anatasya Sihaloho
JURNAL SETIA PANCASILA Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Setia Pancasila, September 2025
Publisher : PRODI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aimness how the development of students’ global diversity profiles can be fostered through school culture as a means of strengthening civic literacy. The global diversity profile is one of the essential characteristics that students must possess. It is particularly important for citizens living in communities characterized by religious, ethnic, racial, and cultural diversity. This study was conducted at Gajah Mada Private Senior High School, a multicultural school in Medan that embraces diversity in religion, ethnicity, and culture. The research employed a qualitative method with a descriptive approach.The research subjects include the principal, vice principal, Pancasila Education teacher, Japanese and English language teachers, administrative staff, and students. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis used in this study is the spiral data analysis model, which outlines six stages in analyzing qualitative data. These stages include: (1) Data Collection, (2) Data Managing, (3) Reading and Memoing, (4) Describing, Classifying, and Interpreting, (5) Representing and Visualizing. The findings of this study indicate that the development of a globally diverse profile to enhance students’ civic literacy at Gajah Mada Private Senior High School is designed through habitual practices and the creation of an inclusive environment. The implementation of this development is integrated into both intracurricular and cocurricular activities. Moreover, the cultivation of a globally diverse profile is not only focused on shaping students' understanding of national diversity but also extends to an international context
Implementasi Pendidikan Antikorupsi pada Mata Pelajaran PPKn dalam Membina Karakter Jujur Siswa di SMP Negeri 17 Medan Sitompul, Kristina Pujasari; Siagian, Liber
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2663

Abstract

Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki potensi besar dalam mengintegrasikan pendidikan antikorupsi, mengingat materi yang dibahas terkait dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan kewarganegaraan yang baik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi awal yang menunjukkan masih rendahnya karakter jujur siswa di SMP Negeri 17 Medan, yang ditunjukkan melalui perilaku seperti mencontek, saling menyalahkan, dan ketidakdisiplinan. Penelitian ini bertujuan untuk, mengetahui implementasi pendidikan antikorupsi dalam membina karakter jujur siswa di SMP Negeri 17 Medan. Mendeskripsikan hambatan dalam penerapan nilai-nilai pendidikan antikorupsi pada mata pelajaran PPKn. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PPKn,  dan siswa siswi SMP Negeri 17 Medan. Teknik pengumpulan data melalui data primer dan data sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh  menunjukkan bahwa pendidikan antikorupsi di SMP Negeri 17 Medan telah diintegrasikan dalam pembelajaran PPKn melalui materi, motivasi di awal pembelajaran, dan keteladanan guru. Pendidikan ini berperan penting dalam menanamkan nilai kejujuran, meskipun implementasinya masih menghadapi hambatan, seperti keterbatasan waktu, rendahnya partisipasi siswa, dan kurangnya dukungan lingkungan luar sekolah. Pendidikan antikorupsi dalam PPKn terbukti relevan dan strategis dalam membentuk karakter jujur siswa sebagai fondasi mencegah perilaku koruptif sejak dini.
Politician trojan horse issue: The challenge of developing a priority political strategy for facing the 2024 simultaneous elections Ndona, Yakobus; Siagian, Liber; Ginting, Elisa Br; Faimau, Gabriel
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol. 22 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v22i2.85587

Abstract

This article examines the concept of "Trojan Horse politics" and the challenges associated with priority-based political development in the context of the 2024 simultaneous elections, using an ethical Trojan Horse strategy from a political philosophy perspective. The research is based on a comprehensive literature review of priority-based political frameworks. Data on moral virtues were gathered from various journal articles, academic papers, government reports, social media, online sources, and expert writings, particularly those of Thomas Aquinas. The data analysis employs philosophical hermeneutics, including verstehen, translation, and interpretation techniques. The study, conducted over three months, reveals that prioritisation is critical in selecting potential political leaders and representatives. Virtue should motivate all competencies, guiding prospective leaders in recognising their calling to address societal issues, crafting a vision, setting political agendas, formulating policy programs, and taking bold actions. Furthermore, it underscores the importance of resilience, the ability to inspire risk-taking, and the stimulation of social capital, charisma, and collective potential in fostering national sustainability and achieving social welfare. In preparation for the 2024 elections, political parties must undertake thorough vetting processes and disclose the histories of their candidates to ensure that elected leaders prioritise the public good.
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA BERBASIS MULTIKULTURAL TERHADAP PENGUATAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 37 MEDAN T.A 2025/2026 Khoiria, Siti; Siagian, Liber
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis multikultural terhadap penguatan sikap toleransi beragama siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Medan Tahun Ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penanaman nilai toleransi dalam lingkungan sekolah yang multikultural guna menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII, dengan sampel 48 orang yang diperoleh melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi untuk memperoleh informasi yang valid dan reliabel mengenai pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis multikultural serta sikap toleransi beragama siswa. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana, uji-t untuk menguji signifikansi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, serta uji koefisien determinasi untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel X terhadap variabel Y. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis multikultural berpengaruh signifikan terhadap penguatan sikap toleransi beragama siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi < 0,05 sehingga hipotesis penelitian diterima. Koefisien determinasi (R²) sebesar 74,3% menunjukkan kontribusi yang besar, sedangkan 25,7% dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis multikultural berperan penting dalam memperkuat sikap toleransi beragama siswa di SMP Negeri 37 Medan.
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA BERBASIS MULTIKULTURAL TERHADAP PENGUATAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 37 MEDAN T.A 2025/2026 Khoiria, Siti; Siagian, Liber
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis multikultural terhadap penguatan sikap toleransi beragama siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Medan Tahun Ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penanaman nilai toleransi dalam lingkungan sekolah yang multikultural guna menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII, dengan sampel 48 orang yang diperoleh melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi untuk memperoleh informasi yang valid dan reliabel mengenai pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis multikultural serta sikap toleransi beragama siswa. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana, uji-t untuk menguji signifikansi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, serta uji koefisien determinasi untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel X terhadap variabel Y. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis multikultural berpengaruh signifikan terhadap penguatan sikap toleransi beragama siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi < 0,05 sehingga hipotesis penelitian diterima. Koefisien determinasi (R²) sebesar 74,3% menunjukkan kontribusi yang besar, sedangkan 25,7% dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis multikultural berperan penting dalam memperkuat sikap toleransi beragama siswa di SMP Negeri 37 Medan.
PERAN GURU PPKN DALAM PENGUATAN KARAKTER INTEGRITAS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEMEROSOTAN MORAL SISWA DI SMPN 38 MEDAN Mufidah Pulungan, Anisah; Siagian, Liber
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.349-364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mendapatkan gambaran tentang peran guru PPKn dalam penguatan karakter integritas inti yang ada di SMPN 38 Medan, di mana penguatan karakter integritas di lingkungan sekolah dan di lingkungan luar sekolah memiliki perbedaan. Sehingga yang terjadi masih ditemui beberapa siswa yang belum menerapkan karakter integritas yang ada pada diri siswa tersebut. Seperti masih terlambat kesekolah, melanggar aturan sekolah, tidak mengikuti tata tertib sekolah dan  kelas, tidak mengerjakan tugas sekolah, tidak menjaga fasilitas sekolah, membolos, atribut seragam sekolah tidak lengkap, berkata kotor, dan ketika jam pelajaran kosong maka siswa-siswa akan pergi ke kantin. Untuk metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru mata pelajaran PPKn yang ada di lingkungan sekolah SMPN 38 Medan, sedangkan  analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Guru PPKn di SMP Negeri 38 Medan menjalankan peran sebagai pendidik, komunikator, motivator, dan fasilitator dengan baik, sehingga siswa tidak hanya memahami nilai-nilai integritas inti secara teori, tetapi juga bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai pendidik, guru menjadi teladan yang memberikan contoh nyata tentang bagaimana bersikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Dalam peran sebagai komunikator, guru mampu menyampaikan materi pelajaran dan nilai-nilai integritas dengan cara yang mudah dipahami oleh siswa. Sebagai motivator, guru memberikan penghargaan dan dorongan agar siswa lebih semangat menerapkan nilai-nilai tersebut. Sedangkan sebagai fasilitator, guru menyediakan sarana dan bimbingan yang mendukung siswa untuk mengembangkan integritas mereka. Secara keseluruhan, peran guru PPKn tidak hanya membantu siswa meraih prestasi akademis, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter baik, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Dengan bimbingan yang tepat, siswa menjadi lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dengan nilai-nilai integritas yang kuat.
PENGARUH PENDAMPINGAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PPKn SISWA KELAS VIII DI SMPN 40 MEDAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Dinho Simatupang, Ray; Siagian, Liber
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i3.2025.1207-1213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendampingan orang tua terhadap prestasi belajar PPKn siswa kelas VIII di SMP Negeri 40 Medan. Penelitian ini termasuk ke dalam deskriptif kuantitatif dengan mengacu pada teknik pengumpulan data meliputi observasi penyebaran angket dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk penelitian ini adalah observasi secara langsung ke SMP Negeri 40 Medan dan menyebar angket dan dokumentasi dengan siswa-siswi di SMP Negeri 40 Medan.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus korelasi Product Moment dari Karl Pearson dengan bantuan computer SPSS ( statistical product and service solution). Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 242 siswa terdiri dari 8 kelas dan sampel dalam penelitian ini adalah 5% dari jumlah siswa kelas VIII (242) yaitu sebanyak 24 siswa. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan angket, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data dengan metode kuantitatif statistik dengan menggunakan perhitungan rumus product moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya sebesar 17,38% Pengaruh Pendampingan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar PPKn Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 40 Medan Tahun Pelajaran 2023/2024. Hal ini dibuktikan dengan rhitung lebih besar dari rtabel atau 0,4170,404 sehingga koefisien korelasi variabel X dan variabel Y adalah signifikan, dimana rtabel pada n= 24 pada taraf kesalahan 5% adalah 0,404. Hasil penelitian dengan menggunakan uji “t” diperoleh thitung sebesar 3,361 dan ttabel sebesar 2,074 pada taraf signifikan 5% pada derajat kebebasan (dk) = n-2 (24 –2= 22), sehingga thitung ttabel(3,3612,074). Hal ini menunjukkan hipotesis alternatif (Ha) dapat diterima yang menyatakan ada Pengaruh Pendampingan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar PPKn Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 40 Medan.
Co-Authors Abdinur Batubara Alissa Putri Simbolon Alya Rachma Ameliya Harahap Arief Wahyudi Asari, Nur Arba Balqis, Tifany Laura Batubara, Abdinur Daniel Happy Putra Daniel R. Sihite Dedek Andriani Dinho Simatupang, Ray Eka Putriani Sihombing Elisa Br Ginting Elsa Prida Br Tarigan Erbina Br Sembiring Ertika S. Pasaribu Fadillah Melani Putri Faimau, Gabriel Fazli Rachman Fitri Andriyani Florensia Silaban Gadis Prasiska Gajahmanik, Shelly Elprida Habeahan, Sampitmo HALKING Harahap, Rizky Dinda Sarmita Herlide Purba Hutapea, Dorlince Ida Nurjana Tamba Iren Br Bangun Kania Nova Ramadhani Khoiria, Siti Latifah Hannum Gultom Lisa Caroline Pakpahan Lumbangaol, Lammarito lumbangaol, Riski sakti Manik, Asianna Mantasia Hasibuan Manurung, Ruth Geraldine Mario Fany Manurung Maryatun Kabatiah Maryatun Kabatian Mufidah Pulungan, Anisah Mukhamad Murdiono Ndona, Yakobus Ndona, Yakobus Nurainun Oksari Anatasya Sihaloho Panjaitan, Pebri Asina Pebryna R. Siburian Prayoga, Alex Pulumun Peterus Ginting Pulumun Peterus Ginting, Pulumun Peterus Pulungan, Nabila Amanda Putri Lopiga Br Tarigan Putri Widia Ningsih Rahmi Siregar Raja Songkup Pratama Ramadhania, Jihan Aisyah Rian Todo Simanjuntak Ruth Yessika Siahaan Salwa Andini Sampitmo Habeahan Sari, Delila Maya Seevaira Chyta Simanullang Sembiring, Eshaulin Sidebang, Daniel David Sihite, Dwi Valentina Sijabat, Yosua Gabe Maruli Simanungkalit, Donita Br Sinaga, Andre Dwi Putra Sinaga, Sondang Ruth Lovenia Siti Zahra Siagian Sitompul, Kristina Pujasari Sitorus, Novandiwan Sri Wahyuni Surya Dharma Talita Sembiring Taufik, Taslima Amelia Tawarika M. Pandiangan Thereza Dwi Ningrum Siburian Thesia, Devi Thesia, Devi Putri Ulfa Fatimah Vinolya Lidevia Br Manik Wahyudi , Arief Yakobus Ndona Yakobus Ndona Yeni Yolanda Simbolon Yuli Indriani Lubis