Claim Missing Document
Check
Articles

Knowledge, motivation and work culture on compliance in completing medical records at Ibnu Sina Hospital Makassar Ningsi, Iin Widya; Hilmy, Mohamad Reza; Siswati, Siswati
Science Midwifery Vol 12 No 3 (2024): August: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i3.1623

Abstract

The importance of compliance in filling out medical records is a concern in the hospital service quality sector, because it has an impact on problems that often arise, namely filling in medical records, such as doctors' writing that is less specific and examinations that do not match the diagnosis. This situation has an impact on hospitals. This study aims to analyze the influence of knowledge, motivation and work culture on doctors' compliance in filling out medical records at Ibnu Sina Hospital Makassar. The type of research used is descriptive analysis, quantitative method, cross sectional design, to study the dynamics of correlation between risk and effect variables, using an approach, observation or data collection at the same time. Sample selection using purposive sampling technique by determining special characteristics according to the research objectives. The sample for this study was 70 doctors. The results of the research show that there is a correlation coefficient value of 0.276 on the knowledge variable, 0.390 on the motivation variable, 0.281 on the work culture variable and the results of multiple linear regression testing show an F-count value of 19.387 with a significant p value of 0.000 where there is at least 1 independent variable. influence on doctor's compliance simultaneously between the independent variable and the dependent variable. Therefore, knowledge, motivation and work culture have a significant influence on the doctor's compliance variable in filling out medical records.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB STUNTING DI DESA KALISAPU KAB. TEGAL Siswati, Siswati; Fatkhiyah, Natiqotul; Risnanto, Risnanto
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.513

Abstract

Stunting adalah salah satu problem penghambat perkembangan manusia secara global.Permasalahan stunting berhubungan dengan tingkat kesehatan dan dapat mengganggu potensi sumber daya manusia bahkan mortalitas anak sehingga penting untuk segera diselesaikan. Dilihat dari Survei Status Gizi Balita Indonesia memperoleh hasil penurunan angka stunting di Indonesia yaitu 27,67 % di tahun 2019 yang sebelumnya sebesar 29,6% atau di tahun 2017. Meskipun kejadian stunting ini dikatakan menurun, namun angka kejadian stunting dinilai masih tinggi, karena angka stunting tidak boleh >20% sesuai target WHO. Tujuan Penelitian ini mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab kejadian stunting pada balita di Desa Kalisapu. Metode Penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelilitiammya terdapat hubungan antara variabel riwayat pemberian ASI Eksklusif, pendidikan ibu dan pendapatan keluarga serta riwayat berat badan lahir terhadap kejadian stunting pada anak balita dengan nilai p-value < α (0,05).
APLIKASI METODE BRAINSTORMING TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI DESA BENGLE KABUPATEN TEGAL Masturoh, Masturoh; Setyatama, Ike Putri; Siswati, Siswati
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i1.584

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju masa dewasa. Pada masa ini begitu banyak perubahan yang terjadi terutama pada kesehatan reproduksinya, dan remaja perlu mendapatkan informasi yang tepat. KIE pada remaja mengenai kesehatan reproduksi ada berbagai metode, diantaranya diskusi, ceramah, tanya jawab, konselor sebaya, curah pendapat (brainstorming) dan lain-lain. Brainstorming merupakan salah satu metode yang digunakan untuk memecahkan masalah yang kreatif dengan mengumpulkan gagasan-gagasan dalam kelompok yang dilaksanakan dalam waktu yang singkat. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis keefektifan metode brainstorming dalam pemberian KIE pada remaja di Desa Bengle Kecamatan Talang Kabupaten Tegal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023. Populasi adalah remaja desa bengle yang bersedia mengikuti kegiatan KIE yang berjumlah 53 orang. Teknink sampling yang digunakan adalah total sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai p untuk uji paired independent t-test 0,001 yang berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yaitu ada perbedaan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah metode brainstorming. Sedangkan berdasarkan nilai rata-rata terjadi peningkatan -9,41 yang menunjukan adanya peningkatan pengetahuan sesudah metode brainstorming. Nilai minus -9,41 terjadi karena nilai rata-rata pre test lebih rendah dibandingkan post test atau 69,47-78,89= 9,14 dan selisih perbedaan tersebut adalah -12,81 sampai -6,01 (95% Confidence interval of the difference lower upper).
SURVEILLANCE HIPERTENSI KADER "CERIA" DALAM UPAYA PENCEGAHAN KECACATAN DAN KEMATIAN Praningsih, Supriliyah; Maryati, Heni; Siswati, Siswati
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1148

Abstract

Masyarakat menganggap hipertensi hal yang biasa sehingga muncul jika sudah parah dan menimbulkan komplikasi. Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Program perawatan kesehatan komunitas untuk menyelesaikan masalah hipertensi adalah melalui pendampingan kader kesehatan. Kader CERIA diharapkan menjadi mitra kerja dalam mengontrol tekanan darah untuk mencegah terjadinya kecacatan dan kematian. Tujuan penelitian adalah menganalisa survillance hipertensi untuk pencegahan kecacatan dan kematian melalui kader CERIA. Desain penelitian menggunakan quasy experiment dengan one group pre post test group. Variable independent adalah kader CERIA dan variabel dependen adalah tekanan darah. Tehnik pengambilan sampel secara purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah 112 orang denagn sampel sejumlah 32 orang yang bersedia dan hadir saat penelitian dengan tekanan darah sistolik >150mmHg. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan seudah perlakuan selama 1 bulan. Analisa data menggunakan uji willxocon. Hasil penelitian didapatkan 32 orang dari 112 lansia memiliki tekanan darah ≥ 150/90 mmHg. Hasil uji wilcoxon signed ranks test tekanan darah sistolik didapatkan p=0,00 atau p<0,05 yang berarti ada pengaruh surveillance hipertensi kader CERIA terhadap tekanan darah sistolik. Hasil uji wilcoxon signed ranks test untuk tekanan darah diastolik didapatkan nilai p=0,01 atau p<0,05. Hasil tersebut menunjukkan ada pengaruh surveillance hipertensi kader CERIA terhadap tekanan darah diastolik. Peneliti yang akan melakukan Penelitian tentang hipertensi, terutama hubungannya dengan kader CERIA hendaknya dapat menggunakan sampel yang lebih banyak pada semua usia untuk mendapatkan data yang lebih akurat. Seluruh masyarakat diharapkan dapat menjalankan program CERIA untuk mengontrol tekanan darah dan bukan terbatas pada lansia saja. Kata kunci: Hipertensi, Kader CERIA, Surveillance DOI: 10.5281/zenodo.4774780
Manfaat Peer Teaching Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa SMK Tentang Pertolongan Pertama Pada Kasus Perdarahan dan Fraktur Terbuka Arif, Taufan; Solikhah, Fitriana Kurniasari; Hamarno, Rudi; Rahma Faradisa, Ahda Fina; Mawadati, Vida; Alfarizi, Aulia Fahmi; Habibi, Yumarsanni; Andrea, Kanesya Putri; Salva Salsa Billa, Adinda Dwi; Mabruroh, Ulum; Siswati, Siswati
Jurnal Abdi Medika Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Abdi Medika Desember 2024
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v4i2.1411

Abstract

Kejadian kecelakaan dapat terjadi dimana saja dan pada waktu kapan saja. Salah satu garda terdepan dalam memberikan pertolongan korban kecelakaan adalah masyarakat umum. Salah satu masyarakat umum atau sering disebut masyarakat awam adalah siswa sekolah. Kesalahan penatalaksaan pada kasus fraktur akan membuat kondisi korban menjadi semakin parah. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah peserta dapat melakukan pertolongan pertama pada kasus fraktur terbuka yang disertai perdarahan. SMK Al-rifa’ie memiliki Palang Merah Remaja yang baru terbentuk sehingga masih banyak yang belum mengetahui tindakan yang diperlukan jika ada korban mengalami kegawatdaruratan. Target dan luaran kegiatan ini adalah menanamkan jiwa kegawatdaruratan tentang pertolongan pertama pada kasus perdarahan dan fraktur terbuka. Metode serta cara pelaksanaan Pengabdian Masyarakat terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Lokasi kegiatan di SMK Modern Al – Rifa’ie Malang dengan jumlah peserta 72 orang dan dibagi 3 kelompok. Kegiatan dilaksanakan tanggal 12-27 Oktober 2024. Tingkat pengetahuan sebelum diberikan sosialisasi mayoritas termasuk dalam kategori tingkat pengetahuan kurang (61%), sedangkan setelah diberikan sosialisasi mayoritas termasuk memiliki tingkat pengetahuan baik (76%). Terdapat peningkatan pengetahuan siswa tentang pertolongan pertama pada kasus perdarahan dan fraktur terbuka di SMK Modern Al-Rifa’ie Malang. Diharapkan materi ini dalam dimasukkan kedalam kurikulum pendidikan SMK Modern Al-Rifa’ie Malang agar mendukung sistem penanggulangan gawat darurat terpadu.
Tinjauan Pelaksanaan Penyusutan Rekam Medis Inaktif di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2021 Kurnia, Hanum Milla; Indawati, Laela; Rumana, Nanda Aula; Siswati, Siswati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i9.443

Abstract

Depreciation is an activity to reduce medical records from storage shelves by moving active medical records to inactive medical records. Depreciation of medical records needs to be done and considered, if the depreciation is not carried out with the addition of medical records that continues to increase, it will cause a buildup of medical record archives. This study aims to determine how the implementation of inactive medical record shrinkage at the Islamic Hospital Jakarta Cempaka Putih. This research method uses a descriptive method with a qualitative approach consisting of 3 informants, namely 1 head of medical records and 2 medical record officers. Based on the results of the study, it was found that the Islamic Hospital of Jakarta Cempaka Putih already had standard operating procedures related to shrinkage (retention) and destruction. The medical record unit depreciates medical records referring to the existing SOP. In carrying out the depreciation of the Jakarta Cempaka Putih Islamic Hospital, there were several things that had not been implemented, such as media transfer and extermination. The obstacle factors that occur in the implementation of depreciation are lack of human resources and there are still many medical records that accumulate because they have not been done entirely. Suggestions for the Islamic Hospital of Jakarta Cempaka Putih to make Standard Operating Procedures regarding the depreciation of inactive medical records, make decisions on medical records based on useful and not useful values, suggestions for Human Resources (HR) in the depreciation implementation section set a schedule so that the depreciation process can conducted.
Pengembangan Game Puzzle Sebagai Edugame Berbasis Android Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematika Siswa SD Aini, Baiq Olatul; Ayu, Khaerunnisa Cantika; Siswati, Siswati
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.997 KB) | DOI: 10.31764/jtam.v3i1.768

Abstract

Abstrak: Pada aplikasi game puzzle ini berisi materi teori bilangan, aljabar, bangun datar dan bangun ruang. Pada game ini terdapat 15 level dan dibuat dari Appsgeyser. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir melalui minat belajar siswa di SD kelas III, IV, V dan VI. Dampak dari media pembelajaran edugame ini adalah media pembelajaran berpengaruh pada kemampuan berpikir siswa. Instrument penelitian yang digunakan adalah pedoman angket dan observasi. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil validasi dari ahli media dengan skor rata-rata 73,649% dalam kriteria layak, sedangkan respon dari pengguna rata-rata sebesar 80,335% dalam kreteria menarik.Abstract: In this puzzle game application contains material in number theory, algebra, wake up flat and build space. In this game there are 15 levels and are made from Appsgeyser. This study aims to increase students' interest in learning at SD class III, IV, V, and VI. The impact of edugame learning media is learning media influencing student learning outcomes. The research instrument used was the questionnaire and observation guidelines. Based on the results of data analysis, the results of validation from media experts were obtained with an average score of 73,649% in eligible criteria, while the response from users on average was 80,335% in the criteria interesting.
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antihipertensi di Puskesmas Jagakarsa, Jakarta Selatan Periode Juli-Desember 2023 Hasanah, Kurniatul; Siswati, Siswati; Adriyati, Nur Azmi
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol. 18 No. 1 (2025): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v18i1.2205

Abstract

Hypertension is defined as a condition where an individual's systolic blood pressure is consistently above 140 mmHg and diastolic blood pressure is above 90 mmHg, as determined by two separate measurements. This condition represents a major public health challenge, with high rates of morbidity and mortality globally, particularly in Indonesia. The World Health Organization (WHO) estimates that 50% of all drugs worldwide are prescribed, dispensed, or sold inappropriately. This often leads to improper drug use by patients, resulting in adverse clinical and economic consequences. This can cause unwanted problems such as unachieved therapeutic goals and increased side effects of drugs. The purpose of this study was to determine the demographics of hypertensive patients, the characteristics of hypertensive patients, patterns of antihypertensive use and the rationality of antihypertensive use including appropriate indications, appropriate drugs and appropriate doses. This study was an observational retrospective study using a descriptive analysis design. The sample used was 166 patients who met the inclusion criteria. The results showed patient demographic data for female gender as many as 89 patients (53.62%) and male as many as 77 patients (46.39%). Based on age, the majority of patients were in the range of 46-55 years, as many as 51 people (30.72%). Based on disease characteristics, the majority of patients were in stage II hypertension, as many as 113 patients (68.07%). Based on complications or comorbidities, the majority of patients were hypertensive patients without complications and comorbidities, as many as 69 patients (41.57%). The most frequent use of antihypertensives was in the form of single therapy, as many as 146 patients (87.85%), namely the calcium channel blocker (amlodipine) drug group, as many as 139 patients (83.73%). The results of the evaluation of the rationality of antihypertensive use in the category of appropriate indications were 100% (166 patients), appropriate drugs were 100% (166 patients) and appropriate doses were 94.58% (157 patients). All samples examined demonstrated adherence to the principles of rational antihypertensive therapy, specifically regarding appropriate indications and drug selection. The aspect of appropriate doses reached 94.58%.
Hubungan Antara Self-Compassion dan Efikasi Diri pada Mahasiswa yang Sedang Menyelesaikan Tugas Akhir Siswati, Siswati; Hadiyati, Frieda Nuzulia Ratna
Mediapsi Vol 3 No 2 (2017): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2017.003.02.3

Abstract

Students as late adolescents often experience unstable physical and emotional conditions due to suffering they endure. It then affects his efficacy. Self-acceptance is necessary when facing suffering and difficult situations in life. This research aims to determine empirically the relationship between self-compassion and self-efficacy among students who are completing their final project. This research employed a quantitative method with correlational design. The measuring tool used in this research was The Self-Compassion Scale consisting of 22 items (α=0.858) and Self-Efficacy Scale with 22 items (α=0.850). The subjects of this research were 110 third-year students on Faculty of Psychology University Y, obtained by simple random sampling technique. Data obtained from this research was then analyzed by using simple regression analysis technique. The result showed the correlation coefficient of 0.741 with p=0.000 (p<0.05), meaning that alternative hypothesis proposed by the researcher was accepted. Determinant coefficient value of self-compassion gave an effective contribution of 54.9% for self-efficacy variable, while the remaining 45.1% is affected by other unrevealed factors.Mahasiswa sebagai remaja akhir sering kali mengalami kondisi fisik dan emosi yang tidak stabil dikarenakan penderitaan yang dialaminya. Hal tersebut selanjutnya berdampak pada efikasi dirinya. Penerimaan diri diperlukan ketika menghadapi penderitaan dan situasi sulit dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris hubungan antara self-compassion dan efikasi diri pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan korelasional. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Self-Compassion yang berjumlah 22 butir (α=0.858) dan Skala Efikasi Diri yang berjumlah 22 butir (α=0.850). Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 6 Fakultas Psikologi Universitas Y berjumlah 110 orang yang diperoleh melalui teknik simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diperoleh koefisien korelasi sebesar 0.741 dengan p=0.000 (p<0.05). Artinya, hipotesis alternatif yang diajukan peneliti dapat diterima. Nilai koefisien determinan self-compassion memberikan sumbangan efektif sebesar 54.9% untuk variabel efikasi diri, sedangkan 45.1% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian.
Pengembangan e-booklet petani tanggap gigitan hewan berbisa (Tangkas) dalam meningkatkan keselamatan kesehatan kerja petani pedesaan Dianita, Eka Mei; Siswati, Siswati; Azizah, Erliana Nur; Fattah, Muhammad Awalu; Wiritanaya, Bunga; Amelia, Nisa; Aprilia, Nur Panca; Ulumuddin, Abdillah
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1678

Abstract

Background: Venomous snakebite is a high-priority neglected tropical disease, particularly affecting rural communities. Venomous snakebites cause approximately 500,000 permanent disabilities annually worldwide. Venomous animal bites primarily affect agricultural workers in rural areas due to the high risk of being bitten by a venomous animal. Several cases of venomous snakebite victims have been reported, most often identified as cobras. Farmers lack access to optimal information on first aid for venomous animal bites. This poses a threat to the health and occupational safety of rural farmers if bitten by a venomous animal. Purpose: To develop an e-booklet on Venomous Animal Bites for farmers to improve the health and occupational safety of rural farmers. Method: The research and development (RnD) design consisted of four steps: a descriptive exploratory survey to disseminate farmers' knowledge and attitudes regarding first aid for venomous animal bites; development of health education media through Focus Group Discussions (FGDs); expert consultation; and feasibility testing of the e-booklet. The population in this study was residents of Marmoyo Village, Kabuh District, Jombang Regency. The inclusion criteria for the sample were farmers and the ability to operate a smartphone. Results: Most respondents (290) (74.9%) occasionally saw snakes, 372 (96.1%) had never encountered a snake, and 287 (74.2%) did not know first aid. Most respondents (234) (60.6%) had moderate knowledge, and 343 (88.9%) had negative attitudes. The analysis showed a significant relationship between knowledge (p = 0.248) and attitude (p = 0.001) regarding snakebite management. The better the knowledge and attitude, the more appropriate the actions taken in snakebite management. Conclusion: There is a significant relationship between knowledge and attitude regarding snakebite management. Empowering farmers with skills in providing first aid for animal bites through digital education, including e-booklets, integrating snakebite management into public health initiatives, and involving the local community. Suggestion: Health students should be actively involved in designing and implementing health education on snakebite prevention for patients, families, and the community.   Keywords: E-book; Farmers; Occupational Health and Safety; Rural Areas; Venomous Animal Bite Response.   Pendahuluan: Gigitan ular berbisa merupakan penyakit tropis terabaikan yang menjadi prioritas tinggi, sebagian besar menyerang masyarakat pedesaan. Gigitan ular berbisa menyebabkan sekitar 500,000 kecatatan permanen di setiap tahunnya di seluruh dunia. Gigitan hewan berbisa sebagian besar memengaruhi pekerjaan pertanian di daerah pedesaan karena meraka memiliki risiko tinggi terkena gigitan hewan berbisa. Terdapat beberapa kasus korban gigitan ular berbisa, lebih banyak teridentifikasi sebagai ular kobra. Petani belum memiliki akses informasi yang optimal tentang pertolongan pertama gigitan hewan berbisa. Hal ini menjadi ancaman terhadap keselamatan kesehatan kerja petani pedesaan jika tergigit hewan berbisa. Tujuan: Untuk pengembangan e-booklet petani  tanggap gigitan hewan berbisa (Tangkas)  dalam meningkatkan keselamatan kesehatan kerja petani pedesaan. Metode: Desain penelitian Research and Development (RnD), terbagi menjadi 4 langkah, yaitu survei deskriptif eksplorasi untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan dan sikap petani terhadap pertolongan pertama gigitan hewan berbisa; pengembangan media pendidikan kesehatan melalui Focus Group Discussion (FGD); konsul pakar; dan uji kelayakan e-booklet. Populasi dalam penelitian ini adalah warga Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang dengan kriteria inklusi sampel yaitu seorang petani dan dapat mengoperasikan smartphone. Hasil: Sebagian besar responden kadang-kadang melihat ular sebanyak 290 responden (74.9%), sebanyak 372 responden (96.1%) tidak pernah digigit ular, dan sebanyak 287 responden tidak mengetahui pertolongan pertama (74.2%). Tingkat pengetahuan responden mayoritas pada kategori sedang sebanyak 234 (60.6%) dan memiliki sikap yang negatif sebanyak 343 (88.9%). Hasil  analisis  menunjukkan  terdapat  hubungan  signifikan  antara  pengetahuan (p  =  0.248) dan  sikap (p  =  0.001) terhadap penanganan gigitan ular. Semakin baik pengetahuan dan sikap, semakin tepat pula tindakan yang dilakukan dalam menangani gigitan ular. Simpulan: Terdapat  hubungan  signifikan  antara  pengetahuan  dan  sikap terhadap penanganan gigitan ular. Pemberdayaan petani dengan keterampilan dalam mengelola pertolongan pertama gigitan hewan melalui edukasi digital, termasuk e-booklet mengintegrasikan manajemen gigitan ular ke dalam inisiatif kesehatan masyarakat dan melibatkan masyarakat setempat. Saran: Mahasiswa kesehatan harus terlibat aktif dalam merancang dan mengimplementasikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan gigitan ular bagi pasien, keluarga dan masyarakat.   Kata Kunci: E-booklet; Keselamatan Kesehatan Kerja; Pedesaan; Petani; Tanggap Gigitan Hewan Berbisa (Tangkas).
Co-Authors Abdul Muntholib Adam, M. Adriyati, Nur Azmi Afif Suryana Effendi Aini, Baiq Olatul Ainun Wulandari Akhatik, Nurul Alfarizi, Aulia Fahmi Ali Masduqi AMANDA ESTI SETIANIK Amelia, Nisa Andi Mi&#039;rajusysyakur Muchlis Andini, Issri Mila Nova Andrea, Kanesya Putri Anis Muatsiroh ANNISA PUTRI PERMATASARI Aprilia, Nur Panca Arif, Taufan Aritonang, M. Yohanes Christian Asri Hana Savitri Ayu Putri, Nathia Wisnu Ayu, Khaerunnisa Cantika Berkah Pamuji, Siti Erniyati Bernadeta Anggi Desiavi H. Cahyo Budi Utomo Costrie Ganes Widayanti Dewi Sawitri Dian Oktianti Diana Rusmawati Dianita, Eka Mei Diannisa Wahyu Putri Chinanti Dina Sonia Elmira Yulian Yori Erliana Nur Azizah, Erliana Nur Erwi Putri Setyaningsih Fahmi, Agus Fajar Nugroho Farida Hidayati Fatihatun Nuroniyah Karimah Fatkhiuah, Natiqotul Fattah, Muhammad Awalu Febriani, Amelia Fitria Susanti Habibi, Yumarsanni Hadiningsih, Tri Agustina Hadiyati, Frieda Nuzulia Ratna Hasanah, Kurniatul Herdini , Herdini Hidayati, Frieda N. R. Hilda Amanda Idrus, Andi Ika Maruya Kusuma INDAH AYU MUFIDA Indawati, Laela Indra Dwi Wirandika Inggit Kartika Sari Izzatinisa, Izzatinisa Jaya, Rendy Indra Jerry, Jerry Jurniati, Jurniati Kinari Arya Apsari Kurnia, Hanum Milla Kurniasih Ayu Archentari Kusuma, Ika Maruya Lelahester Rina Lili Musnelina Listiyo Rini M. Yohanes Christian Aritonang Mabruroh, Ulum Maemunah Maemunah Maria Catherina Palar Marran, Riska Martaria Rizky Rinaldi Maryati, Heni Masturoh, Masturoh Mawadati, Vida Mei Linda Wati Meina, Shearly Eka Mohamad Reza Hilmy Monika Aprilia Dwi Astuti Muchlis, Andi Mi'rajusysyakur MULYONO, NININ KHLOLIDA Munawarohthus Sholikha Munir, Abd. Nadia Sintia Naharani, Adrestia Rifki Nan Tiara Cahyani Natiqotul Fatkhiyah Nidya Agesthi Ningsi, Iin Widya Nurul Fajri NURUL HIDAYAH Paramita Estikasari Patahiruddin, Patahiruddin Pontoan, Jenny Pramudhita, Fitrotunnisa Mulyo Prasetyo Budi Widodo Pristi Mutia Hanitis Puspita, Diraveica Widya Putri Marita Abdurachman Putri, Elvina Triana Rachmatiah, Tiah Rahma Faradisa, Ahda Fina Ramadani, Nurmagfira Retno Adriyani Risnanto Risnanto Rizal Ramadhan Rosta Rosalina Rudi Hamarno Sabrina Sella Devi Salva Salsa Billa, Adinda Dwi Saputra, Aryanto Mandala Setyatama, Ike Putri Sheila Amalia Hanum Silmi Kafah Sinidikoro, Hita Soehartati, Tri Solikhah, Fitriana Kurniasari Subaryanti, Subaryanti Sukatin, Sukatin Supriliyah Praningsih Susanti Susanti Syafriana, Vilya Teodhora, Teodhora Terendienta Pinem Teti Indrawati Tri Nugroho Budi Santoso Tri Puji Astuti Ulumuddin, Abdillah Umi Mawardah Veryanti, Putu Rika Vina Novia Widyapratiwi, Ritha Wiritanaya, Bunga Wiwid Novita Wulan Dwi Rahayu Yulia, Noor Zainal Abidin