p-Index From 2021 - 2026
7.404
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan PROSIDING SEMINAR NASIONAL Nurse Media Journal of Nursing Majalah Keperawatan Unpad Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keperawatan Padjadjaran Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Comm-Edu (Community Education Journal) Holistik Jurnal Kesehatan Aulad : Journal on Early Childhood Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Journal of Nursing Care Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan Journal of Maternity Care and Reproductive Health Media Karya Kesehatan Borneo Nursing Journal (BNJ) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Telenursing (JOTING) JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Nursing Sciences Journal Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Jurnal Keperawatan JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Holistik Jurnal Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

Sikap, Persepsi, Kesadaran Profesional terhadap Kekerasan Seksual pada Anak: Scoping Review Solehati, Tetti; Hasna K, Nisrina; Rabbani, Hasna; Bilqiis A, Andini; Agusti, Adriyan Dwi; Kosasih, Cecep Eli
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 4 (2024): Jurnal Keperawatan: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i4.1965

Abstract

Kekerasan seksual pada anak (KSA) memiliki dampak buruk dalam kehidupan korbannya. Berbagai professional, seperti: guru, dokter, perawat, kepolisian, dan profesi lain memiliki kontribusi dalam upaya pencegahan KSA. Tujuan penelitian untuk memetakan sikap, persepsi, dan kesadaran profesional mengenai KSA. Desain scoping review. Pencarian literature menggunakan pedoman PRISMA-ScR melalui database PubMed, CINAHL (EBSCO), SAGE, dan search engine Google Scholar. Hasil penelitian ditemukan tiga tema sikap para professional: 1) ada perbedaan sikap terhadap KSA di antara professional; 2) kekhawatiran tentang kemungkinan konsekuensi negatif dari pelaporan dugaan KSA; 3) sikap mendukung pendidikan pencegahan KSA; dan 4) sikap positif terhadap pelaporan KSA. Pada persepsi ditemukan dua tema: 1) persepsi KSA sebagai fenomena kejadian sering terjadi dan tersembunyi terhadap perempuan dan anak disebabkan kurangnya norma sosial, globalisasi, kemiskinan, kerentanan, penyalahgunaan alkohol/narkoba, pengasuhan buruk orang tua; 2) guru percaya bahwa KSA mencakup tindakan apapun antara penyerang dan korban, dengan atau tanpa kontak fisik. Secara keseluruhan para profesional mendukung pencegahan KSA dan memiliki sikap positif terhadap pelaporan KSA, serta memiliki persepsi bahwa KSA merupakan fenomena tersembunyi bagi korban perempuan dan anak-anak. Pada penelitian ini tidak ditemukan artikel tentang awareness professional terkait KSA. Perlu dukungan resmi bagi profesional untuk bekerja sama dalam mengembangkan kurikulum pencegahan KSA, sehingga diperlukan pelatihan memadai. Perlu penelitian selanjutnya terkait awareness professional tentang KSA.
Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir: Narrative Review Solehati, Tetti; Indriani , Dinar; Jamlaay, Ruth; Lestari, Vina Fuji; Kosasih , Cecep Eli
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i2.2274

Abstract

Masa neonatal merupakan masa paling rentan bagi kelangsungan hidup seorang anak, salah satunya rentan terhadap infeksi. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi metode perawatan tali pusat dalam mencegah infeksi pada bayi baru lahir. Desain penelitian narrative review. Pencarian artikel menggunakan kata kunci “Umbilical cord care “AND “Newborn “AND Infection risk “OR” Infection “OR” Complication melalui Database CINAHL, PubMed, dan Science Direct dengan memperhatikan kriteria inklusi, seperti: fokus pada penelitian perawatan tali pusat, artikel primer, dan fullteks, rentang tahun 2015-2024. Hasil pencarian sebanyak 175 artikel, diseleksi dan ditinjau sehingga menghasilkan 20 artikel untuk dianalisis. Hasil akhir ditemukan enem artikel yang eligible, diperoleh 3 tema, yaitu: metode perawatan tali pusat dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) topikal, pemberian chlorhexidine 4%, dan perawatan luka kering. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada beberapa metode perawatan tali pusat pada bayi baru lahir yang efektif untuk mencegah infeksi pada bayi baru lahir. Disarankan pemberian edukasi untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya  perawatan tali pusat yang benar dalam mencegah infeksi.
Health literacy dengan perilaku menstrual hygiene pada remaja putri di SMA Majalengka Fauziyyah, Farras Gapa; Solehati, Tetti; Mulya, Adelse Prima
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 5 (2024): Volume 18 Nomor 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v18i5.324

Abstract

Background: Health literacy among the Indonesian adolescent population is still quite low. Adolescent girls who do not receive sufficient health information show poor menstrual hygiene habits. This increases the risk of reproductive tract infections in adolescent girls. Purpose: To determine the relationship between health literacy and menstrual hygiene behavior. Method: Correlational descriptive research conducted on young women from one of the high schools in Majalengka was carried out on 24-28 February 2023. The total sample was 289 adolescent girls selected using the proportional stratified random sampling technique. The instruments used in this research were the HLS-EU-16Q and the menstrual hygiene questionnaire. The data analysis used was univariate data analysis and the Spearman Rank test. Results: Based on the Spearman Rank hypothesis analysis test data, a significance value or Sig was obtained. (2-tailed) of 0.001 (<0.05) Ha is accepted, so there is a significant relationship between health literacy and menstrual hygiene behavior in adolescent girls. The strong relationship between health literacy and menstrual hygiene behavior in young women is 0.900, meaning there is a very strong relationship between the two variables, while the direction of the relationship between the two variables is positive. Conclusion: There is a significant relationship between health literacy and menstrual hygiene. The higher the health literacy, the better the menstrual hygiene behavior. Suggestion: It is hoped that future researchers can consider other variables that may have an impact on menstrual hygiene behavior. Additionally, this can be expanded by identifying programs that can improve these two variables   Keywords: Adolescent Girls; Health Literacy; Menstrual Hygiene.   Pendahuluan: Health literacy pada populasi remaja Indonesia masih cukup rendah. Remaja putri yang kurang mendapatkan informasi kesehatan menunjukkan kebiasaan menstrual hygiene yang buruk. Hal ini meningkatkan risiko kejadian infeksi saluran reproduksi pada remaja putri. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan health literacy dengan perilaku menstrual hygiene. Metode: Penelitian deskriptif korelasional yang dilakukan pada remaja putri di salah satu SMA di Majalengka dilaksanakan pada 24-28 Februari 2023. Jumlah sampel sebanyak 289 remaja putri, dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu HLS-EU-16Q dan kuesioner menstrual hygiene. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data univariat dan uji Rank Spearman. Hasil: Berdasarkan data uji analisis hipotesis Spearman Rank, nilai signifikansi atau Sig. (2-tailed) sebesar 0.001 (<0.05) Ha diterima, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara health literacy dengan perilaku menstrual hygiene pada remaja putri. Tingkat kekuatan hubungan antara health literacy dengan perilaku menstrual hygiene pada remaja putri adalah sebesar 0.900, berarti terdapat korelasi yang sangat kuat antara kedua variabel, sedangkan arah hubungan yang terdapat diantara kedua variabel yaitu memiliki arah hubungan yang positif. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara health literacy dengan menstrual hygiene. Semakin tinggi health literacy maka semakin baik pula perilaku menstrual hygiene. Saran: Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel-variabel lain yang mungkin berdampak pada perilaku menstrual hygiene. Selain itu, dapat diperluas dengan mengidentifikasi program yang dapat meningkatkan kedua variabel.   Kata Kunci: Health Literacy; Menstrual Hygiene; Remaja Putri.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Bahaya Rokok Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa Sekolah Dasar Cecep Eli Kosasih; Tetti Solehati; Mamat Lukman
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/s16e1r58

Abstract

Bahaya rokok merupakan ancaman bagi kehidupan manusia termasuk anak sekolah dasar. Mereka dapat terpapar dari lingkungan, terutama keluarganya yang merokok. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan bahaya rokok pada siswa Sekolah Dasar. Desain penelitian quasi eksperimen dengan rancangan pre test dan post test. Penelitian dilakukan tahun 2017 di SDN Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4- 6 berjumlah 323 orang. Sample yang digunakan adalah total sampling. Semua siswa diberikan quisioner sebelum intervensi untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap siswa, kemudian diberikan penyuluhan tentang bahaya rokok, lalu diberikan quisioner kembali untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan tentang bahaya rokok sebelum intervensi 256 (79.3%)siswa berkatagori baik meningkat menjadi 293 (90.7%) siswa berkatagori baik (p=0,000). Penelitian ini juga menemukan bahwa rata-rata sikap sebelum intervensi 253 (78.3%) siswa memiliki sikap mendukung tentang bahaya rokok meningkat menjadi 293 (90.7%) setelah intervensi (p=0,000). Penelitian ini menemukan perbedaan bermakna peningkatan rata-rata pengetahuan dan sikap siswa sebelum dan setelah periode intervensi (p= 0.000). Berdasarkan hasil penelitian perlu adanya dukungan dari pihak sekolah dan puskesmas bagi keberlanjutan program edukasi kesehatan bahaya rokok di sekolah beserta evaluasinya
Persepsi, Sikap, dan Awareness Orang Tua Terkait Kekerasan Seksual Pada Anak: Scoping Review Solehati, Tetti; Tanjung, Rifani Okti Putri; Herman, Regina Yasmine; Regita, Aulia Putri; Ramdhona, Dinyatul Arba; Hermayanti, Yanti; Kosasih, Cecep Eli
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.806

Abstract

Orang tua merupakan orang terdekat yang berperan besar dalam mencegah kekerasan seksual pada anak (KSA). Persepsi, sikap, dan awareness orang tua berperan penting dalam pencegahan KSA. Tujuan penelitian untuk memetakan sikap, persepsi, dan awareness orang tua terhadap KSA. Desain penelitian scoping review. Pencarian artikel menggunakan database Pubmed, CINAHL, SAGE, dan search engine Google Scholar Direct dengan memperhatikan kriteria inklusi, seperti: fokus pada penelitian persepsi sikap, awareness orang tua terkait KSA, artikel primer, dan fullteks, rentang tahun 2011-2021, berpedoman pada Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses Extension for Scoping Reviews (PRISMA ScR). Hasil awal ditemukan 376.071 artikel, setelah dilakukan screening diperoleh 5 artikel eligible. Hasil studi menunjukkan bahwa mayoritas penelitian berfokus persepsi (n=3), sebagian tentang sikap (n=2) dan pengetahuan (n=1) orang tua terkait KSA, tidak ada tentang awareness. Implikasi hasil penelitian adalah sebagai evidence base pengembangan program pencegahan KSA bagi orang tua.
Literatur Review: Intervensi Skin to Skin Contact untuk Ibu dan Bayi Baru Lahir Solehati, Tetti; Mujahidah, Gita; Lastari, Vina Fuji; Ulfah, Diana; Agustin, Agustin; Kosasih, Cecep Eli
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i2.3626

Abstract

Setiap bayi baru lahir (BBL) memerlukan kehangatan setelah dilahirkan sebagai bentuk adaptasi bayi diluar uterin. Perawatan bayi yang tepat pada awal kelahiran dapat mengurangi kematian BBL. Tujuan untuk mengidentifikasi pengaruh perawatan skin to skin contact pada bayi baru lahir dengan berbagai keadaan. Desain penelitian lielatur review. Pencarian artikel menggunakan kata kunci “Therapy” AND “Intervention” AND “Non Farmakologi” AND “skin to skin contact”. dengan bantuan database Willey, Pubmed, Science Direct, Sprink Link, Cambridge, serta Taylor & France . Kriteria inklusi penelitian ini adalah: jenis artikel primer yang dipublikasikan full text dalam rentang tahun 2010-2020, penelitian kuantitatif yang membahas tentang pengaruh skin to skin contact pada BBL. Hasil pencarian artikel didapatkan 1.449 artikel. Willey 157 artikel, Pubmed 189 artikel, science direct 125 artikel, sprink link 645 artikel, Cambridge 210 artikel, Taylor & France Online 123 artikel. Setelah disesuaikan kriteria inkluasi, maka tersisa 14 artikel yang kemudian ditelaah kualitasnya dengan menggunakan JBI. SSC efektif dalam meningkatkan interaksi vokal dan menurunkan tangisan bayi, meningkatkan penurunan tinggi fundus uteri, mengurangi stres oksidatif ibu dan risiko infeksi neonatal, meningkatkan inisiasi menyusui, menstabilkan berat bayi, meningkatkan breastfeeding, meningkatkan fungsi sistem saraf autonomis pada bayi dengan penyakit jantung bawaan, dan meningkatkan perkembangan fisik bayi.  SSC berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan BBL dan ibunya sehingga disarankan sebagai terapi untuk perawatan BBL di rumah sakit dan di rumah.
HUBUNGAN SUMBER INFORMASI DENGAN PENGETAHUAN REMAJA AWAL TENTANG PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI SDN LEUWI BANDUNG Mutia, Gina Ummul; Maryati, Ida; Solehati, Tetti
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.26904

Abstract

The number of sexual abused in young adolescents is still relatively high. Therefore, knowledge about preventing sexual abused is very important for young adolescents to reduce their risk of becoming victims of sexual abused. Information sources play a key role in shaping young adolescents' understanding of sexual abused and how to prevent it. This study aims to determine the relationship between information sources and early adolescents' knowledge about preventing sexual abused at SDN Leuwi Bandung. The quantitative correlational research design with a cross-sectional study approach. The research sample was 36 people with a purposive sampling technique. Data collection used questionnaires and data analysis used univariate and bivariate analysis Rank Spearman test. The results showed that most early adolescents (71.2%) accessed many sources of information, most early adolescents (69.4%) had a good level of knowledge, there was a relationship between information sources and knowledge (p = 0.000 <0.05). Based on these findings, it can be concluded that the more sources of information accessed by early adolescents, the better their knowledge about preventing sexual abused. Therefore, it is important to increase awareness of young adolescents regarding the importance of choosing reliable sources of information, as well as exploring and verifying the information obtained, especially from social media. Keywords: Sexual Abused, Prevention, Knowledge, Young Adolescents, Sources of Information. Abstrak Angka kekerasan seksual pada remaja awal saat ini masih tergolong tinggi. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai pencegahan kekerasan seksual sangat penting dimiliki remaja awal guna mengurangi resiko mereka menjadi korban kekerasan seksual. Sumber informasi memegang peranan kunci dalam membentuk pemahaman remaja awal terkait kekerasan seksual dan cara pencegahannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan sumber informasi dengan pengetahuan remaja awal tentang pencegahan kekerasan seksual di SDN Leuwi Bandung. Desain penelitian kuantitatif correlational dengan pendekatan cross-sectional study. Sampel penelitian sebanyak 36 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat Rank Spearman test. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar remaja awal (71,2%) mengakses banyak sumber informasi, sebagian besar remaja awal (69,4%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik, terdapat hubungan antara sumber informasi dengan pengetahuan (p = 0,000 < 0,05). Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa semakin banyak sumber informasi yang diakses oleh remaja awal, semakin baik pula pengetahuan mereka mengenai pencegahan kekerasan seksual. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran remaja awal mengenai pentingnya memilih sumber informasi yang terpercaya, serta mendalami dan memverifikasi informasi yang didapat, khususnya yang berasal dari media sosial. Kata Kunci: Kekerasan Seksual, Pencegahan, Pengetahuan, Remaja Awal, Sumber Informasi.
Hubungan Jenis Kelamin dengan Sikap Siswa tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Remaja Awal di SDN Dayeuhkolot Putri, Dea Sephia; Solehati, Tetti; Rosidin, Udin
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19298

Abstract

ABSTRACT The incidence of sexual abuse among adolescents had been increasing each year, with female adolescents being more likely to experience sexual abuse compared to their male counterparts. To reduce the occurrence of sexual abuse, it was essential to foster preventive attitudes among adolescents. This study aimed to analyze the relationship between gender and students' attitudes toward preventing sexual abuse among early adolescents. The study employed a quantitative analytic method with a cross-sectional approach. Data collection was conducted using questionnaires distributed to 43 students in grades 4-6 from an elementary school in Dayeuh Kolot, Bandung Regency, during August to December 2024. The data were analyzed using univariate and bivariate methods. The research findings showed that the majority of respondents were female (53.5%) and had a positive attitude (83.7%). Bivariate analysis using the Chi-Square test revealed a p-value of 0.678. These results indicated no significant influence between gender and early adolescent students' attitudes toward preventing sexual abuse. Based on the research results, there was no significant relationship between gender and early adolescent students' attitudes toward preventing sexual abuse. This could be due to other factors influencing these attitudes. Nevertheless, efforts to enhance positive attitudes toward sexual abuse prevention need to be promoted among both male and female students, considering the ongoing increase in sexual abuse incidents and the significant harm it causes to victims.  Keywords: Attitudes, Early Adolescents, Gender, Sexual Abuse Prevention  ABSTRAK Angka kejadian kekerasan seksual pada remaja dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dengan prevalensi korban kekerasan seksual pada remaja perempuan lebih banyak daripada remaja laki – laki. Sikap pencegahan kekerasan seksual pada remaja diperlukan untuk mencegah kejadian kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis kelamin dengan sikap siswa tentang pencegahan kekerasan seksual pada anak remaja awal. Penelitian menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada siswa kelas 4-6 dari salah satu SDN di Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung sebanyak 43 responden pada bulan Agustus-Desember 2024. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden berjenis perempuan (53,5%) dan memiliki sikap positif (83,7%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square didapatkan p-value 0,678. Haisl tersebut menunukan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara jenis kelamin dengan sikap siswa remaja awal terkait pencegahan kekerasan seksual.  Berdasarkan hasil penelitian tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dan sikap siswa remaja awal terhadap pencegahan kekerasan seksual. Hal ini dimungkinkan karena ada factor lain yang mempengaruhi sikap tersebut. Walaupun demikian, peningkatan sikap positif terhadap kekerasan seksual perlu ditingkatkan pada siswa berjenis kelamin perempuan maupun laki-laki, mengingat masih terus meningkatnya akan kekerasan seksual pada kedua jenis kelamin dan dampak yang sangat merugikan bagi korbannya. Kata Kunci: Jenis Kelamin, Pencegahan Kekerasan Seksual, Remaja Awal, Sikap
Sumber Informasi Orang Tua Siswa Sekolah Dasar tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Rachma Noer Fadhilah; Tetti Solehati; Sukmawati Sukmawati
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3724

Abstract

Abstract Child sexual abuse (CSA) in Indonesia remains a serious issue, with the number of cases continuing to rise. One of the causes of CSA is the lack of exposure to information among parents, compounded by the perception that the topic is taboo. Parents need to obtain adequate information to educate their children about preventing CSA. Information can be accessed from various sources, such as individuals, conventional media, and social media. This study aims to identify the sources of information about CSA prevention that parents utilize. The research was conducted in October 2024 using a descriptive quantitative research design with a sample of 100 parents of students in grades 1–6 at elementary schools in the Dayeuhkolot subdistrict, Bandung Regency. The sampling technique employed was stratified random sampling. The instrument used was a questionnaire developed by Solehati, (2022) titled "Prevention of Sexual Violence in Elementary School-Aged Children Involving the Role of Parents and Teachers in West Java," which includes demographic data and information sources. Data collection was conducted through Google Forms. Data analysis consisted of frequency distribution and percentages of the information sources used by parents, presented in graphical form.  The results showed that almost all respondents (88%) used social media as a source of information about CSA prevention. To develop CSA prevention programs, healthcare workers and teachers are advised to incorporate the use of social media to enhance CSA prevention efforts among parents. Abstrak Kekerasan seksual pada anak (KSA) di Indonesia saat ini masih menjadi masalah serius dengan jumlah kasus yang terus meningkat. Salah satu penyebab terjadinya KSA karena orang tua kurang terpapar informasi disertai adanya anggapan tabu. Orang tua harus mendapatkan informasi yang memadai agar dapat memberikan edukasi tentang pencegahan KSA. Informasi dapat diakses dari berbagai sumber seperti manusia, media konvensional, dan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber informasi pencegahan KSA yang didapatkan orang tua. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2024 menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel orang tua siswa kelas 1-6 berjumlah 92 orang di Sekolah Dasar wilayah Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner yang dibuat oleh Solehati, (2022) tentang “Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Sekolah Dasar dengan Melibatkan Peran Orang tua dan Guru Sekolah di Jawa Barat” yang berisi data demografi serta sumber informasi. Teknik pengumpulan data melalui Google Form. Analisis data berupa distribusi frekuensi dan persentase sumber informasi orang tua yang disajikan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden (88%) menggunakan media sosial sebagai sumber informasi tentang pencegahan KSA. Untuk mengembangkan program pencegahan KSA petugas kesehatan dan guru disarankan melibatkan penggunaan media sosial dalam meningkatkan upaya pencegahan KSA pada orang tua.
Hubungan Jenis Kelamin dengan Pengetahuan Siswa tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Remaja Awal di SDN Dayeuh Kolot Mariana Dwi Utami; Tetti Solehati; Yanti Hermayanti
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3780

Abstract

 Abstract Cases of child sexual abuse (CSA) had reached an "Gawat Sexual Abuse" status. One of the causes of CSA was children's lack of knowledge about CSA prevention. Differences in gender roles and the strong influence of patriarchal ideology in society affected children's knowledge of CSA prevention. The risk of CSA increased when children entered early adolescence, as this period involved a phase of tansition. The aim of this study was to determine the relationship between gender and students' knowledge of CSA prevention in early adolescents. This research was a quantitative study with a correlational analytic approach. The study was conducted at SDN Dayeuh Kolot, Bandung Regency, from August to November 2024, involving 45 students from grades 4-6 of SDN Dayeuh Kolot. The sampling technique used was total sampling. The instrument used was a questionnaire developed by Solehati et al. (2022), which had been tested for validity and reliability. Data collection was carried out using a questionnaire distributed directly to students, consisting of demographic data and seven questions regarding knowledge of CSA prevention. Data analysis used univariate analysis in the form of frequency distribution and bivariate analysis using the Chi-Square test. The results showed that the majority of respondents were female (55.6%), and most respondents had good knowledge (57.8%). The bivariate analysis results showed a p-value of 0.095. From these findings, it was concluded that there was no relationship between gender and students' knowledge of CSA prevention in early adolescents at SDN Dayeuh Kolot. Abstrak Kasus kekerasan seksual pada anak (KSA) sudah berstatus “Gawat Sexual Abuse”. Salah satu penyebab terjadinya KSA adalah kurangnya pengetahuan anak tentang pencegahan KSA. Adanya perbedaan dalam peran gender dan ideologi patriarki yang masih kental di masyarakat mempengaruhi pengetahuan anak tentang pencegahan KSA. Risiko KSA meningkat ketika anak memasuki masa remaja awal karena pada usia tersebut terjadi fase transisi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dengan pengetahuan siswa tentang pencegahan kekerasan seksual pada anak remaja awal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dan pendekatan analitik korelasional. Penelitian dilakukan di SDN Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung pada bulan Agustus-November 2024 dengan melibatkan 45 siswa kelas 4-6 SDN Dayeuh Kolot. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner terstandarisasi yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner yang diberikan secara langsung kepada siswa yang berisi data demografi dan 7 pertanyaan mengenai pengetahuan pencegahan KSA. Analisis data menggunakan univariat yaitu distribusi frekuensi dan bivariat yaitu Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (55.6%), sebagian besar responden berpengetahuan baik (57.8%). Hasil analisis bivariat menunjukkan p-value sebesar 0.095. Dari temuan ini diambil kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan siswa tentang pencegahan KSA pada remaja awal di SDN Dayeuh Kolot.     
Co-Authors Aan Nuraeni Aat Sriati Ade Kirana Adila, Raisa Agus Cakrahayat Agus Rahmat Agus Rahmat agus rahmat Agusti, Adriyan Dwi Agustin Agustin Ahmad Yamin Ai Mardhiyah Ai Rahmawati Aisha Chaerani Murti Alfiyah, Nur Alifa Rufaida Amalia Rizqi Sholihah Amalia Rizqi Sholihah Amalia Rizqi Sholihah Amalia Rizqi Sholihah Anastasia Yovita Sari Andini, Melina Rike Andriana, Shela Anggraeni, Farina Anita Purnama Anita Setyawati Annisa Apriliani Ardliana, Ratna R Asep Solahudin Audi Siti Sarah Aulia, Dian Avicena Farhan Ramadhan Ayu, Rahadiani Ayuningtias, Rayinda Azalia Melati Putri Bilqiis A, Andini Budiman, Ganjar Wisnu Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Chandra Isabela Purba chania, Astilia Chealse Fernanda Citra Windani Mambang Sari Dadang Purnama DaiIa DahIia Rojabani Darmawan, Tasya Alfainninda Putri Darmayanti Darmayanti Dea Aulia Putri Desy Adityani Desy Indra Yani Devita Madiuw Dewi, Nadya Puspita Dian Triyani Diana Maljuliani Diana Ulfah Dinda, Arini Dwi Ningsih Handayani Setianing Budi Dyah Setyorini Dyah Setyorini E, Ermiati Efri Widianti Eldiana, Liesta Elhaqqa, Arina Elvi Juliansyah Jamari Ermiati . Ermiati E Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Evi Annisa Haryati Fasya Fadillah, Jasmine Fauzania, Syifa Nurul Fauziyyah, Farras Gapa Fikri, Auliya Ramanda Firdha Rizkiani Cipta Pertiwi Fithriyah, Noor Fithriyah, Noor Fitriani Rahayu Furkon Nurhakim Gihon Jessi Novita Gusgus Ghraha Ramdhanie Hana Giriutami Handayani, Audia Hanifa Iqomatulhaq Hariyani, Salsa Dila Fitria Hasan, Nur Bilqis Haibah Mufidah Hasna K, Nisrina Hendrawati Hendrawati Henny Suzana Mediana Henny Suzana Mediana Henny Suzana Mediani Henny Yulianita Herman, Regina Yasmine Hesti Platini Hidayat, Anne Mayliani Hilmi Adillah Ida Maryati Ida Nurhidayah Ilham Taufik Nurilhami Indriana, Vivi V Indriani , Dinar Iqroansyah, Rifa Ikbal Islamah, Rachelya Nurfirdausi Iwan Shalahuddin Jamlaay, Ruth Jannah, Zakia Nurul Juniar, Shafira Karlina Noviyanti Kinaya Vathia Zalva Niara Komalasari, Masriyah Kosasih , Cecep Eli Kosim Kosim Laili Rahayuwati Lastari, Vina Fuji Lestari, Vina Fuji Liana Deta Putri Lidya Nazhifa Kusumah Lilis Mamuroh Lisda Pasti Gantina Mahendra, Olga Sandrela Mahmuudah, Lu'lu N Mamat Lukman Mamat Lukman Mamat Lukman Mariana Dwi Utami Marlinda, Yani Mediana, Henny Suzana Mega Nurrahmatiani Meideline Chintya Meilinda Ulfah Adha Suhenda Melani Nurasifa Miftah Hudatul Umam Miliarta, Evita R Millenika, Valencia Trie Mira Sani Mira Trisyani Mira Trisyani Mira Trisyani Mira Trisyani Mira Trisyani Mira Trisyani Koeryaman Muhammad Iqbal Assafa Mujahidah, Gita Mulya, Adelse Prima Muntiq Jannatunna’im Mutia, Gina Ummul Nabila Fauziah Nur` Aini Nadila Vinri Napisah, Pipih Nasya Yuniar Nia Ratnasari Niken Fitri Astuti Nisaul Habibah Nona Intan Permatasari Wadjaudje Noviani Megatami Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nurafni, Ratu Nurfirdausi Islamah, Rachelya Nurhidayah, Ida Nurul Aulia, Syifa Nurul Taopik Maulud Nur’Aini , Erina Olga Sandrela Mahendra Olivia Qashrina Agni Putri M Plita Muliahati Prastidini, Tri Pratiwi, Rery Yuliani Pratiwi, Siti Rahmiati Pravidanti, Findhya Rachma Puji Adi Kharisma Puput Antika Sari Purwanto, Maitza Orita Savita Puspita, Nezla Puspitasari, Neneng Ratnanengsih Puspitasari, Neneng Ratnanengsih Putri, Dea Sephia Putri, Sarah Rauzana Rabbani, Hasna Rachma Noer Fadhilah Rahayu, Yuliana Sri Rahmawati, Ai Rahmawati, Syoifa Rahmi, Elisa Rais, Yulia Rais, Yulia Ramdhona, Dinyatul Arba Realita, Chikita Regita, Aulia Putri Restuning Widiasih Rida Siti Toyibah Riezky Fajri Septiani Rifan Muhammad Rafi Riftania Aulia Puri Riki Kurniawan Rindiarti, Nadia Amelia Riska Audina Risma Juniarti Rismawati, Ima Rizka Fauzia Rahmah Rizka Muliani Rizki Romadona Rizky Ayu Gardelia Sabrina Muthi’ah Sakti, Dimas Wibawa Salsabila, Azzahra Salsabila, Khalishah Salsabila, Unik Hanifah Salwa Az-zahra Nurazizah Samdjaya, Lu'lu Nadiyya Santi MuIyani Sari, Citra Windani Mambang Sayu Putu Yuni Paryati Sayu Putu Yuni Paryati Selly Amalia Nurhasanah Selvia Nurfauzan Sely Novianty Septianah, Tri Indah Setiawan, Sobur Shabrina, Raden Maghfira Izzany Shelly Helena Shifa Leviyanti Azzahra Sholihah, Amalia Rizki Sifa Nur Afriani Sifa Nuraini Sifva Fauziah Sinta Dwi Ananda Siti Fauziah Siti Haiva Alawiyah Siti Nur Fatimah Siti Sarah Purnamasari Siti Sarah Purnamasari Sobur Setiawan Solihah, Amalia Rizqi Sonia Dwiastuti Pratiwi Sri Hendarwati Sri Hendrawati Sri Mayang Rahayu Sri Purnama Alam Sri Susilawati Suci Larasati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Syoifa Rahmawati Tanjung, Rifani Okti Putri Tantry, Yustin Usyani Taslam, Afni Faddilah Taty Hernawaty Titin Sutini Tri Nur Jayanti Triesna, Meuthia Saulikha Tsabitah Rahmah Udin Rosidin Venturini Vera Rosaria Indah Vici Triyunita Sabiyanto Virdayanti, Vira Wahib Abdul Rahman Wening Handayani Wina Winingsih Winingsih, Wina Witdiawati, Witdiawati Wiwi Mardiah, Wiwi Yani Marlina Yanny Trisyani Yanti Hermayanti Yustin Usyani Tantry Zaenal, Zabina Syaharani Zakia Nurul Jannah