p-Index From 2021 - 2026
7.975
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan PROSIDING SEMINAR NASIONAL Nurse Media Journal of Nursing Majalah Keperawatan Unpad Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keperawatan Padjadjaran Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Comm-Edu (Community Education Journal) Holistik Jurnal Kesehatan Aulad : Journal on Early Childhood Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Journal of Nursing Care Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan Journal of Maternity Care and Reproductive Health Media Karya Kesehatan Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Telenursing (JOTING) JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Nursing Sciences Journal Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Journal of Public Health Sciences Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Jurnal Keperawatan JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Holistik Jurnal Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PERAWATAN DIRI SELAMA MENSTRUASI PADA SISWI SMP Yustin Usyani Tantry; Tetti Solehati; Desy Indra Yani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.531

Abstract

Remaja putri mayoritas memiliki beberapa keyakinan dan kebiasaan yang salah terkait dengan perawatan diri saat menstruasi. Menstruasi merupakan proses alami pada siklus reproduksi perempuan, tapi jika tidak dikelola dengan baik akan menghasilkan masalah pada organ reproduksi seperti kram perut, gatal-gatal, dan tercium bau tidak sedap. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan, sikap, dan perilaku perawatan diri selama menstruasi pada siswi SMPN 13 Bandung. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode pengambilan sampel stratified sampling. Sampel penelitian ini adalah siswi SMPN 13 Bandung kelas 7 dan 8 yang sudah mengalami menstruasi sebanyak 188 siswi. Pengumpulan data menggunakan 25 pertanyaan multiple choice untuk pengetahuan perawatan diri saat menstruasi, 20 pernyataan untuk sikap dan 25 pernyataan untuk perilaku perawatan diri saat menstruasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (69,1%) responden memiliki pengetahuan yang buruk mengenai perawatan diri selama menstruasi. Sebagian besar (52,7%) responden memiliki sikap yang mendukung dan perilaku yang baik (54,3%) mengenai perawatan diri selama menstruasi. Sumber infromasi yang paling banyak (54,8%) didapat mengenai menstruasi adalah dari ibu atau keluarga. Buruknya hasil pengetahuan yang didapat, maka perlu ditambahkannya konten materi mengenai perawatan diri saat menstruasi. Saran untuk siswi di sekolah ini dan untuk petugas kesehatan setempat adalah untuk menambah informasi yang tepat mengenai perawatan diri selama menstruasi. Metode pemberian informasi kepada para siswi pun harus diperbaiki agar para siswi dapat menyerap informasi tersebut dengan baik dan mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-hari mereka, sehingga para siswi dapat mencegah berbagai keluhan yang dirasakan selama menstruasi.
GAMBARAN KEPUASAN KEBUTUHAN SEKSUAL WANITA DENGAN MASA KLIMAKTERIUM Tetti Solehati; Zakia Nurul Jannah; Dyah Setyorini
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.557

Abstract

Abstract: Description of sexual neeeded satisfaction of women with climacteric. The satisfaction of sexual needs is one of the basic human needs that ideally can always be fulfilled by someone. But normally women will experience problems in satisfying satisfactory sexual needs due to the completion of the reproductive period of women or so-called climacterium. This study aims to determine how the satisfaction of sexual needs of women with climacterium in women employee of Universitas Padjadjaran. The research uses quantitative descriptive with sampling inclusion-exclusion criteria technique on 138 Unpad education staffs who are entering the age of climacterium with age above 40 years. The research instrument used questionnaire Sexual Satisfaction Scale-Women where the questionnaire was using the likert scale 1-5. Data were analyzed using frequency distribution.The results showed that communication variables have the lowest average value that is equal to 21.25. While the the highest average value of sub-variable is personal concern, that is equal to 24.62. While for sub variable of contentment, compatibility, and relational concern each have average value equal to 23,01; 22.85; and 23.58. Based on this research got the result that most of the respondents showed the total value of satisfaction of sexual requirement very high. It is possible to expose information about the satisfaction of sexual needs in the climacterium at the employees of Universitas Padjadjaran. It is recommended that women undergoing a climacteric age maintain this positive attitude until they actually enter the menopause phase. Keywords: Sexual Satisfaction, Sexual Needs, Climacterium      Abstrak:Gambaran Kepuasan Kebutuhan Seksual Wanita Dengan Masa Klimakterium. Kepuasan kebutuhan seksual merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang idealnya dapat selalu terpenuhi oleh seseorang. Namun secara normal wanita akan mengalami masalah dalam pemenuhan kebutuhan seksual yang memuaskan akibat selesainya masa reproduktif wanita atau yang disebut juga dengan klimakterium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah kepuasan kebutuhan seksual wanita dengan klimakterium pada tenaga kependidikan wanita Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik kriteria inklusi-eksklusi sampling pada 138 tenaga kependidikan Unpad yang tengah memasuki masa klimakterium dengan usia diatas 40 tahun. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Sexual Satisfaction Scale-Women dimana kuesioner ini menggunakan skala likert 1-5. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sub variabel komunikasi memiliki nilai rata-rata yang paling rendah yaitu sebesar 21,25. Sedangkan nilai rata-rata sub variabel yang paling tinggi adalah concern personal, yaitu sebesar 24,62. Sedangkan untuk sub variabel kepuasan, kecocokan, dan concern relational masing-masing memiliki nilai rata-rata sebesar 23,01; 22,85; dan 23,58. Berdasarkan penelitian ini didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden menunjukan total nilai kepuasan kebutuhan seksual yang sangat tinggi. Hal ini terjadi kemungkinan baiknya paparan informasi mengenai kepuasan kebutuhan seksual dimasa klimakterium pada karyawan Universitas Padjadjaran. Disarankan agar wanita yang tengah mengalami masa klimakterium mempertahankan sikap positif ini hingga mereka benar-benar memasuki fase menopause. Kata kunci: Kepuasan Seksual, Kebutuhan Seksual, Klimakterium   
Pengaruh Teknik Pemijatan Terhadap Kualitas Tidur Pasien Penyakit Jantung: Scoping Review Tetti Solehati; Yanti Hermayanti; Cecep Eli Kosasih; Jasmine Fasya Fadillah; Rahadiani Ayu; Shafira Juniar; Rachelya Nurfirdausi Islamah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.134

Abstract

Latar belakang: Penyakit jantung dapat menimbulkan berbagai macam manifestasi klinis pada pasien, salah satunya pada kebutuhan istirahat tidur. Diperlukan intervensi non-farmakologi disamping garmakologi yang dapat membantu pasien mengatasi gangguan tidurnya tanpa memperberat beban pasien selama masa perawatan. Salah satunya adalah intervensi pemijitan. Tujuan: tujuan penelitian untuk memetakan bukti mengenai bagaimana teknik pemijatan tubuh dapat mempengaruhi kualitas tidur pada pasien jantung. Metode: Desain penelitian scoping review. Pencarian artikel dilakukan melalui database elektronik, meliputi: MEDLINE, PubMed, dan SCOPUS dengan memperhatikan kriteria inklusi seperti: artikel dengan topik intervensi pemijitan terhadap tidur pasien gangguan jantung dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, fullteks dipublikasikan antara tahun 2014-2024, desain randomized control trial, clinical trial, atau quasi experimental. Pencarian awal ditemukan 438 artikel, setelah dilakukan screening ditemukan ada 6 artikel eligible digunakan dalam pembahasan studi ini. Hasil: hasil penelitian menunjukkan ada tiga lokasi tubuh yang biasa digunakan dalam terapi pemijitan untuk meningkatkan kualitas tidur pasien jantung, yaitu pijitan pada kaki (n=4), pada kepala dan wajah (n=1), serta pada punggung (n=1). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas refleksi pijat (n=5) efektif meningkatkan kualitas tidur pada pasien jantung. Kesimpulan: Terapi pemijatan terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien dengan penyakit jantung. Refleksi pijat pada area kaki merupakan teknik yang paling sering digunakan dan menunjukkan hasil yang positif. Temuan ini mendukung penggunaan pemijatan sebagai bagian dari perawatan pendukung untuk mengatasi gangguan tidur pada pasien jantung.
Refresh (Reflection Response of Habits) Website Inovasi untuk Remaja SMP Tingkatkan Sikap Anti Bullying Adista Nurfadillah; Tetti Solehati
JANACITTA Vol. 9 No. 1 (2026): JANACITTA (Journal of Primary and Children’s Education)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v9i1.5026

Abstract

Abstract Adolescents are a vulnerable population undergoing biological, cognitive, and socio-emotional transitions, which may increase the risk of involvement in bullying behavior, either as perpetrators or victims. The rising prevalence of bullying cases in Indonesia highlights the need for more systematic and preventive digital interventions. This study aims to develop a conceptual design of the REFRESH (Reflection Response of Habits) website as a digital-based anti-bullying intervention model for junior high school students. A descriptive qualitative approach with a conceptual study design was employed. System development followed the Waterfall model, including requirement analysis, system design, conceptual implementation, comparative testing, and maintenance planning. The proposed REFRESH platform integrates five core features: interactive educational content, anonymous reporting, psychological risk screening, psychological assessment, and collaboration with school counselors and healthcare professionals. Comparative evaluation indicates that REFRESH offers a more comprehensive approach than existing anti-bullying platforms by emphasizing early detection and multidisciplinary collaboration. Conceptually, the integration of these features has the potential to enhance students’ awareness, strengthen psychological safety, and support sustainable school-based interventions. Further research is required to implement the system technically and to empirically evaluate its effectiveness in improving anti-bullying attitudes and behaviors. Abstrak Remaja merupakan kelompok rentan yang mengalami perubahan biologis, kognitif, dan sosio-emosional sehingga berisiko terlibat dalam perilaku bullying, baik sebagai pelaku maupun korban. Meningkatnya kasus bullying di Indonesia menunjukkan perlunya inovasi pencegahan yang lebih sistematis dan preventif. Penelitian ini bertujuan merancang konsep website REFRESH (Reflection Response of Habits) sebagai model intervensi digital untuk meningkatkan sikap anti-bullying pada remaja SMP. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi konseptual. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi konseptual, pengujian komparatif, dan perencanaan pemeliharaan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa REFRESH mengintegrasikan lima fitur utama, yaitu edukasi interaktif, pelaporan anonim, skrining risiko psikologis, asesmen psikologis, serta kolaborasi dengan guru BK dan tenaga kesehatan. Evaluasi komparatif menunjukkan bahwa sistem ini lebih komprehensif dibandingkan platform anti-bullying sebelumnya karena menekankan deteksi dini dan pendekatan kolaboratif lintas profesi. Secara konseptual, integrasi fitur tersebut berpotensi meningkatkan kesadaran, memperkuat keamanan psikologis siswa, serta mendukung intervensi berkelanjutan di lingkungan sekolah. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menguji efektivitas dan implementasi teknis sistem secara empiris.
Hubungan Karakteristik dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja pada Mahasiswa Baru Keperawatan Vira Virdayanti; Tetti Solehati
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i3.24528

Abstract

ABSTRACT Adolescent reproductive health in Indonesia remains a serious problem due to high rates of premarital sex, teenage pregnancy, and sexually transmitted infections. Nursing students, as future health workers, have an important role to play in understanding and implementing good reproductive health behaviors. This study aims to identify the relationship between characteristics (age, gender, and acquisition of reproductive health information) and reproductive health behaviors among new nursing students. This quantitative cross-sectional study involved 130 new nursing students selected through total sampling. Data were collected using a validated questionnaire and analyzed using the Chi-Square test at a significance level of 0.05. The results showed that the majority of respondents were 18 years old (59.2%), female (88.5%), and had obtained reproductive health information (71.5%). A total of 57.7% of students exhibited behaviors that did not support reproductive health. Bivariate analysis showed no significant relationship between age (p=0.705), gender (p=0.358), and information acquisition (p=0.596) with reproductive health behaviors. Demographic characteristics and information acquisition do not significantly influence students' reproductive health behavior, indicating a complex and multifactorial phenomenon. Comprehensive efforts are needed through curriculum strengthening and a supportive campus environment to transform knowledge into positive behavior. Keywords: Characteristics, Reproductive Health, Students, Behavior.  ABSTRAK Kesehatan reproduksi remaja di Indonesia masih menjadi permasalahan serius dengan tingginya angka hubungan seksual pranikah, kehamilan remaja, dan infeksi menular seksual. Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam memahami dan menerapkan perilaku kesehatan reproduksi yang baik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara karakteristik (usia, jenis kelamin, dan perolehan informasi kesehatan reproduksi) dengan perilaku kesehatan reproduksi mahasiswa baru keperawatan. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 130 mahasiswa baru keperawatan yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi dan dianalisis dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 18 tahun (59,2%), berjenis kelamin perempuan (88,5%), dan telah memperoleh informasi kesehatan reproduksi (71,5%). Sebanyak 57,7% mahasiswa menunjukkan perilaku yang tidak mendukung kesehatan reproduksi. Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia (p=0,705), jenis kelamin (p=0,358), dan perolehan informasi (p=0,596) dengan perilaku kesehatan reproduksi. Karakteristik demografi dan perolehan informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku kesehatan reproduksi mahasiswa, mengindikasikan fenomena yang kompleks dan multifaktoral. Diperlukan upaya komprehensif melalui penguatan kurikulum dan lingkungan kampus yang mendukung untuk mengubah pengetahuan menjadi perilaku positif. Kata Kunci: Karakteristik, Kesehatan Reproduksi, Mahasiswa, Perilaku.
Hubungan Jenis Kelamin dengan Sikap Siswa tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Remaja Awal di SDN Dayeuhkolot Dea Sephia Putri; Tetti Solehati; Udin Rosidin
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19298

Abstract

ABSTRACT The incidence of sexual abuse among adolescents had been increasing each year, with female adolescents being more likely to experience sexual abuse compared to their male counterparts. To reduce the occurrence of sexual abuse, it was essential to foster preventive attitudes among adolescents. This study aimed to analyze the relationship between gender and students' attitudes toward preventing sexual abuse among early adolescents. The study employed a quantitative analytic method with a cross-sectional approach. Data collection was conducted using questionnaires distributed to 43 students in grades 4-6 from an elementary school in Dayeuh Kolot, Bandung Regency, during August to December 2024. The data were analyzed using univariate and bivariate methods. The research findings showed that the majority of respondents were female (53.5%) and had a positive attitude (83.7%). Bivariate analysis using the Chi-Square test revealed a p-value of 0.678. These results indicated no significant influence between gender and early adolescent students' attitudes toward preventing sexual abuse. Based on the research results, there was no significant relationship between gender and early adolescent students' attitudes toward preventing sexual abuse. This could be due to other factors influencing these attitudes. Nevertheless, efforts to enhance positive attitudes toward sexual abuse prevention need to be promoted among both male and female students, considering the ongoing increase in sexual abuse incidents and the significant harm it causes to victims.  Keywords: Attitudes, Early Adolescents, Gender, Sexual Abuse Prevention  ABSTRAK Angka kejadian kekerasan seksual pada remaja dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dengan prevalensi korban kekerasan seksual pada remaja perempuan lebih banyak daripada remaja laki – laki. Sikap pencegahan kekerasan seksual pada remaja diperlukan untuk mencegah kejadian kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis kelamin dengan sikap siswa tentang pencegahan kekerasan seksual pada anak remaja awal. Penelitian menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada siswa kelas 4-6 dari salah satu SDN di Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung sebanyak 43 responden pada bulan Agustus-Desember 2024. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden berjenis perempuan (53,5%) dan memiliki sikap positif (83,7%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square didapatkan p-value 0,678. Haisl tersebut menunukan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara jenis kelamin dengan sikap siswa remaja awal terkait pencegahan kekerasan seksual.  Berdasarkan hasil penelitian tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dan sikap siswa remaja awal terhadap pencegahan kekerasan seksual. Hal ini dimungkinkan karena ada factor lain yang mempengaruhi sikap tersebut. Walaupun demikian, peningkatan sikap positif terhadap kekerasan seksual perlu ditingkatkan pada siswa berjenis kelamin perempuan maupun laki-laki, mengingat masih terus meningkatnya akan kekerasan seksual pada kedua jenis kelamin dan dampak yang sangat merugikan bagi korbannya. Kata Kunci: Jenis Kelamin, Pencegahan Kekerasan Seksual, Remaja Awal, Sikap
Current Mobile Applications for The Prevention of Child Sexual Abuse: A Scoping Review Solehati, Tetti; Hermayanti, Yanti; Trisyani , Mira; Nurfirdausi Islamah , Rachelya; Eli Kosasih, Cecep
Journal of Public Health Sciences Vol. 5 No. 01 (2026): Journal of Public Health Sciences
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.jphs.001138

Abstract

The use of mobile applications in child protection has increased in recent years, including their potential role in preventing child sexual abuse (CSA). However, the extent and nature of evidence supporting mobile application–based interventions for CSA prevention remain unclear. This scoping review aimed to identify, synthesize, and map existing evidence on the development and use of mobile applications for the prevention of child sexual abuse. Following the Arksey and O’Malley framework, a scoping review was conducted using systematic searches in ScienceDirect, CINAHL (EBSCO), and Scopus. Search terms included variations of mobile applications (including mobile and smartphone apps), prevention, and child sexual abuse. Eligible studies were quantitative intervention or mixed-methods studies that evaluated mobile application–based interventions targeting CSA prevention, were available in full text, published in English, and released between 2017 and 2024. Data were extracted manually and synthesized descriptively using thematic analysis. From 3,896 records, four studies met the inclusion criteria. Thematic analysis identified four key themes: (1) improved children’s awareness and protective skills; (2) promotion of self-protective behaviours; (3) enhanced parental knowledge; and (4) usability and accessibility of mobile applications. The available evidence on mobile applications for CSA prevention remains limited and heterogeneous. While existing studies suggest that mobile applications may support awareness-building and short-term preventive outcomes, the current evidence is insufficient to establish effectiveness. Further theory-informed and methodologically rigorous research is needed to evaluate sustained behavioural change, long-term outcomes, and equitable implementation across diverse contexts.
Co-Authors Aan Nuraeni Aat Sriati Ade Kirana Adila, Raisa Adista Nurfadillah Agus Cakrahayat agus rahmat Agus Rahmat Agus Rahmat Agusti, Adriyan Dwi Agustin Agustin Ahmad Yamin Ai Mardhiyah Ai Rahmawati Aisha Chaerani Murti Alfiyah, Nur Alifa Rufaida Amalia Rizqi Sholihah Amalia Rizqi Sholihah Amalia Rizqi Sholihah Amalia Rizqi Sholihah Anastasia Yovita Sari Andini, Melina Rike Andriana, Shela Anggraeni, Farina Anita Purnama Anita Setyawati Annisa Apriliani Ardliana, Ratna R Asep Solahudin Audi Siti Sarah Aulia, Dian Avicena Farhan Ramadhan Ayu, Rahadiani Ayuningtias, Rayinda Azalia Melati Putri Bilqiis A, Andini Budiman, Ganjar Wisnu Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Chandra Isabela Purba chania, Astilia Chealse Fernanda Citra Windani Mambang Sari DaiIa DahIia Rojabani Darmawan, Tasya Alfainninda Putri Darmayanti Darmayanti Dea Aulia Putri Dea Sephia Putri Desy Adityani Desy Indra Yani Devita Madiuw Dewi, Nadya Puspita Dian Triyani Diana Maljuliani Diana Ulfah Dinda, Arini Dwi Ningsih Handayani Setianing Budi Dyah Setyorini Dyah Setyorini E, Ermiati Efri Widianti Eldiana, Liesta Elhaqqa, Arina Elvi Juliansyah Ermiati . Ermiati E Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Evi Annisa Haryati Fasya Fadillah, Jasmine Fauzania, Syifa Nurul Fauziyyah, Farras Gapa Fikri, Auliya Ramanda Firdha Rizkiani Cipta Pertiwi Fithriyah, Noor Fithriyah, Noor Fitriani Rahayu Furkon Nurhakim Gihon Jessi Novita Gusgus Ghraha Ramdhanie Hana Giriutami Handayani, Audia Hanifa Iqomatulhaq Hariyani, Salsa Dila Fitria Hasan, Nur Bilqis Haibah Mufidah Hasna K, Nisrina Hendrawati Hendrawati Henny Suzana Mediana Henny Suzana Mediana Henny Suzana Mediani Henny Yulianita Herman, Regina Yasmine Hesti Platini Hidayat, Anne Mayliani Hilmi Adillah Ida Maryati Ida Nurhidayah Ilham Taufik Nurilhami Indriana, Vivi V Indriani , Dinar Iqroansyah, Rifa Ikbal Islamah, Rachelya Nurfirdausi Iwan Shalahuddin Jamlaay, Ruth Jannah, Zakia Nurul Jasmine Fasya Fadillah Juniar, Shafira Karlina Noviyanti Kinaya Vathia Zalva Niara Komalasari, Masriyah Kosasih , Cecep Eli Kosim Kosim Laili Rahayuwati Lastari, Vina Fuji Lestari, Vina Fuji Liana Deta Putri Lidya Nazhifa Kusumah Lilis Mamuroh Lisda Pasti Gantina Mahendra, Olga Sandrela Mahmuudah, Lu'lu N Mamat Lukman Mamat Lukman Mamat Lukman Mariana Dwi Utami Marlinda, Yani Mediana, Henny Suzana Mega Nurrahmatiani Meideline Chintya Meilinda Ulfah Adha Suhenda Melani Nurasifa Miliarta, Evita R Millenika, Valencia Trie Mira Sani Mira Trisyani Mira Trisyani Mira Trisyani Mira Trisyani Mira Trisyani Mira Trisyani Koeryaman Muhammad Iqbal Assafa Mujahidah, Gita Mulya, Adelse Prima Muntiq Jannatunna’im Mutia, Gina Ummul Nabila Fauziah Nur` Aini Nadila Vinri Napisah, Pipih Nasya Yuniar Nia Ratnasari Niken Fitri Astuti Nisaul Habibah Nona Intan Permatasari Wadjaudje Noviani Megatami Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nurafni, Ratu Nurfirdausi Islamah , Rachelya Nurfirdausi Islamah, Rachelya Nurhidayah, Ida Nurul Aulia, Syifa Nurul Taopik Maulud Nur’Aini , Erina Olga Sandrela Mahendra Olivia Qashrina Agni Putri M Plita Muliahati Prastidini, Tri Pratiwi, Rery Yuliani Pratiwi, Siti Rahmiati Pravidanti, Findhya Rachma Puji Adi Kharisma Puput Antika Sari Purwanto, Maitza Orita Savita Puspita, Nezla Puspitasari, Neneng Ratnanengsih Puspitasari, Neneng Ratnanengsih Putri, Sarah Rauzana Rabbani, Hasna Rachelya Nurfirdausi Islamah Rachma Noer Fadhilah Rahadiani Ayu Rahayu, Yuliana Sri Rahmawati, Ai Rahmawati, Syoifa Rahmi, Elisa Rais, Yulia Rais, Yulia Ramdhona, Dinyatul Arba Realita, Chikita Regita, Aulia Putri Restuning Widiasih Rida Siti Toyibah Riezky Fajri Septiani Rifan Muhammad Rafi Riftania Aulia Puri Riki Kurniawan Rindiarti, Nadia Amelia Riska Audina Risma Juniarti Rismawati, Ima Rizka Fauzia Rahmah Rizka Muliani Rizki Romadona Rizky Ayu Gardelia Sabrina Muthi’ah Sakti, Dimas Wibawa Salsabila, Azzahra Salsabila, Khalishah Salsabila, Unik Hanifah Salwa Az-zahra Nurazizah Samdjaya, Lu'lu Nadiyya Santi MuIyani Sari, Citra Windani Mambang Sayu Putu Yuni Paryati Sayu Putu Yuni Paryati Selly Amalia Nurhasanah Selvia Nurfauzan Sely Novianty Septianah, Tri Indah Setiawan, Sobur Shabrina, Raden Maghfira Izzany Shafira Juniar Shelly Helena Shifa Leviyanti Azzahra Sholihah, Amalia Rizki Sifa Nur Afriani Sifa Nuraini Sifva Fauziah Sinta Dwi Ananda Siti Fauziah Siti Haiva Alawiyah Siti Nur Fatimah Siti Sarah Purnamasari Siti Sarah Purnamasari Sobur Setiawan Solihah, Amalia Rizqi Sonia Dwiastuti Pratiwi Sri Hendarwati Sri Hendrawati Sri Mayang Rahayu Sri Purnama Alam Sri Susilawati Suci Larasati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Syoifa Rahmawati Tanjung, Rifani Okti Putri Tantry, Yustin Usyani Taslam, Afni Faddilah Taty Hernawaty Titin Sutini Tri Nur Jayanti Triesna, Meuthia Saulikha Trisyani , Mira Tsabitah Rahmah Udin Rosidin Udin Rosidin Venturini Vera Rosaria Indah Vici Triyunita Sabiyanto Vira Virdayanti Wahib Abdul Rahman Wening Handayani Wina Winingsih Winingsih, Wina Witdiawati, Witdiawati Wiwi Mardiah, Wiwi Yani Marlina Yanny Trisyani Yanti Hermayanti Yanti Hermayanti Yustin Usyani Tantry Zaenal, Zabina Syaharani Zakia Nurul Jannah