Articles
Analisis Keterbukaan Diri (Self Disclosure) Kepada Orang Tua Dengan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa
Shelsiyanti, Shelsiyanti;
Suhendri, Suhendri;
Venty, Venty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12922
Tujuan dalam riset ini ialah guna mengetahui hubungan keterbukaan diri (self disclosure) kepada orang tua dengan keterampilan komunikasi interpersonal. Pada membuktikan riset ini tata cara yang dipakai merupakan kuantitiatif dengan tipe riset korelasi. Populasi dalam riset ini ialah seluruh siswa kelas VIII I SMP Negeri 2 Karangawen sejumlah 116 siswa. Dalam penentuan sampel memakai teknik cluster random sampling sehingga jumlah sampel diketahui sebesar 58 siswa. Berdasarkah hasil pengujian ditemukan jika terdapat hubungan keterbukaan diri (self disclosure) dengan keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII SMP N 2 Karangawen. Oleh karena itu, penting bagi siswa, guru maupun orang tua untuk selalu memiliki sifat keterbukaan diri agar komunikasi khususnya komunikasi interpersonal dapat meningkat dan berdampak positif bagi siswa maupun orang tua.
Studi Perbandingan Produktivitas Pemodelan Pondasi Bored Pile Menggunkan Tekla Structures Dan Software AutoCAD
Suhendri, Suhendri;
Hamdani, Hafiz;
Zarkasi, Ahmad;
Pujiastuti, Heni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21002
Pemodelan struktur pondasi merupakan tahap penting dalam perencanaan konstruksi untuk memastikan akurasi dan efisiensi. Penelitian ini membandingkan produktivitas pemodelan pondasi bored pile menggunakan Tekla Structures 2025 dan AutoCAD 2021 pada proyek Gedung Layanan Pendidikan dan Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Mataram. Metode melibatkan produktivitas pemodelan dengan kedua software, pengukuran waktu, pemilihan menu, penilaian kualitas gambar serta melalui skala Likert oleh 30 responden (ahli/mahasiswa pengguna Tekla Structures dan AutoCAD). Hasil penelitian menunjukkan Tekla Structures lebih efisien, menyelesaikan pemodelan 4 jam lebih cepat dari AutoCAD 10 jam. Menu Tekla structures lebih otomatis, AutoCAD memerlukan ketelitian manual. Tekla Struktures unggul dalam pemodelan 3D dan visualisasi realistis, AutoCAD lebih baik untuk gambar 2D dengan fleksibilitas manual tinggi. Hasil dari data kuesioner, Tekla Structures unggul dalam kecepatan dan kemudahan menu, sedangkan AutoCAD lebih unggul dalam kualitas gambar. Korelasi temuan penelitian selaras dengan penilaian responden pada aspek kecepatan dan kemudahan menu, namun berbeda dalam penilaian kualitas gambar.
PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL CANVA PADA BIMBINGAN KARIR DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN STUDI LANJUT
Saputro, Panji Dimas;
Suhendri, Suhendri;
Indraswati, Veronika
JUTECH : Journal Education and Technology Vol 5, No 1 (2024): JUTECH JUNI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/jutech.v5i1.3435
Bimbingan karir dalam pemilihan studi lanjut sangat diperlukan  karena merupakan langkah awal dalam pemilihan karir nantinya. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa berpengaruh dalam penggunaan media digital canva pada bimbingan karir dalam meningkatkan pemahaman studi lanjut. Metode dalam penelitian ini menggunakan model One Group Pretest-Posttest Design dan dalam menentukan subyek dilakukan dengan random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara, dan angket.  Teknik analisis data menggunakan Paired Sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media digital canva pada bimbingan karir dalam meningkatkan pemahaman studi lanjut sangat berpengaruh. Pengaruh tersebut dapat dibuktikan dengan pemahaman siswa dalam menentukan pilihan perencanaan studi lanjut. Data menunjukkan sebelum diberikan bimbingan karir diperoleh 46,03 dan setelah dilakukan bimbingan karir melalui media canva diperoleh data sebesar 77,67. Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media digital canva pada bimbingan karir dalam meningkatkan pemahaman studi lanjut berpengaruh bagi siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Semarang Kota Semarang.
Effect Firm Growth, Firm Size, Debt Policy on Profitability Case Study On Telecommunication Subsector Listed On BEI
Samara, Aldi;
Wijaya, Anton;
Susanti, Metta;
Suhendri, Suhendri
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v5i4.2415
This study aims to determine the effect of company growth, company size, debt policy on case profitability studies of telecommunications companies listed on the Indonesia Stock Exchange either simultaneously or partially. The population in this research is a case study of the telecommunication sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2018-2020 period as many as 6 companies. Hypothesis testing in this study was carried out using the Smart PLS (Partial Least Square) program. Based on the analysis of the magnitude of the influence obtained for the percentage of influence of Company Size is the most dominant influence of other variables with a percentage of 48.3575% while the variable growth of the Company is only able to influence the variable Profitability of 6%. And the Debt Policy variable only affects the Profitability variable by -1%. For Variable Growth, Company Size, Debt Policy on Profitability of 53.36%.
Educational Model of Religious Humanist Values In Madrasah
Febriyanti, Febriyanti;
Handriadi, Handriadi;
Udin, Tamsik;
Suhendri, Suhendri;
Tenri Awaru, A. Octamaya
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30868/ei.v12i02.4710
This research set out to identify the Madrasah educational paradigm for religious humanism principles. A literature review was performed as the research methodology. It is recognised that the model of religious humanism value education in Madrasahs, namely 1) The Model of Religious humanism Values, is based on examination of many literary sources, including books, papers, and prior research. The educational system used in madrasahs is integralistic. The covert curriculum, meanwhile, contains the instructional process. The process of fostering religious humanist educational values in Madrasas has taken the form of meaningful learning (meaningfull learning); transformative learning; dialogical learning; growth towards the development of self-respect character; realisation of learning experiences; and freedom to learn (freedom to learn) human/student potential towards physical, intellectual, and moral development.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling Pada Pembelajaran Berbasis Deep Learning Untuk Meningkatkan Self-Regulated Siswa Generasi Z
Suhendri, Suhendri;
Ajie, Gregorius Rohastono;
Mei Fita Asri Untari
Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Increasing the role and competence of Guidance and Counseling Teachers in implementing Deep Learning to develop the potential of Generation Z is an important effort in facing educational challenges in the digital era. Generation Z, with its unique characteristics and different learning needs, requires innovative and relevant learning approaches. The solution implemented is to carry out workshop activities related to Deep Learning to improve student self-regulation as a learning method that emphasizes deep understanding and application of knowledge, offering great potential to meet the needs and active involvement of students in learning activities. However, the implementation of Deep Learning in schools in Indonesia still faces various obstacles. One of the causes is the lack of understanding and skills of counseling teachers in applying the deep learning approach. The method of implementing this community service program activity was carried out for 2 weeks which was divided into three stages, namely: (1) planning stage, (2) implementation stage, (3) evaluation stage. The training to increase the role of guidance and counseling teachers conducted by the Team showed success in increasing the understanding of counseling teachers, especially in the application of deep learning approaches or methods in counseling services. BK teachers are able to have an understanding and are able to implement the concept of deep learning in BK. This will have a positive impact on the implementation of counseling services.
TANTANGAN DAN STRATEGI GURU BK DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA DI SMA NEGERI 10 SEMARANG
Malik, Muhammad Fajar;
Suhendri, Suhendri
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.176-185
Kedisiplinan menjadi hal yang penting dalam dunia pendidikan sehingga kedisiplinan siswa menjadi isu yang komplek menjadi masalah bersama, sehingga guru BK harus berperan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan tantangan dan strategi guru BK dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Negeri 10 Semarang. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mencari sumber data dengan wawancara semi struktural, observasi dilingkungan sekolah dan analisis dokumen terkait kebijakan sekolah dan program BK. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa tantangan seperti kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga, pengaruh teman sebaya dan kurangnya kesadaran guru sedangkan strategi yang diupayakan oleh guru BK adalah menjalin kolaborasi dengan berbagai elemen, melakukan layanan dasar dan layanan responsif, home visit dan konferensi kasusÂ
TINGKAT MANAJEMEN WAKTU BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SEMARANG
Sofiyanti, Cindy;
Suhendri, Suhendri;
Safaatun, Safaatun
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 3 (2024): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i3.512-517
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat manajemen waktu belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Semarang. Penelitian ini mengambil pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode skala. Dalam penelitian ini, kami menggunakan strategi pengambilan sampel probabilitas berdasarkan simple random sampling untuk memilih 315 siswa kelas VIII. Penelitian mengenai tingkat manajemen waktu belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Semarang menunjukkan rata-rata 60,3% siswa tersebut masuk dalam kategori sedang, sedangkan 15,4% berada pada kategori rendah dan 17,2% berada pada kategori tinggi.
GAMBARAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 10 SEMARANG
Qomaruddin, Muhammad;
Suhendri, Suhendri;
Dina, Farah
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i1.6-10
Masih ditemukan nya masalah prokrastinasi akademik peserta didik menjadi latar belakang dari penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran prokrastinasi akademik pada peserta didik kelas XI SMA N 10 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan metode studi deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 186 peserta didik kelas XI dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa prokrastinasi akademik peserta didik di SMA N 10 Semarang Tahun Ajaran 2023/2024 rata-rata berada diposisi kategori sedang dengan 46,20%, dan ada peserta didik yang memiliki tingkat prokrastinasi akademik yang tinggi 24,20% dan rendah 29,60%.
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS X SMA N 5 SEMARANG
Abdillah, Ivan Aziz;
Suhendri, Suhendri;
Iffah, Leni
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.164-175
Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) hendaknya menjadi pembelajarmandiri. Berbagai pekerjaan akademik harus diselesaikan tepat waktu. Pekerjaan rumahdapat menyebabkan penundaan dalam belajar. Itu semua tergantung pada kemampuansiswa dalam mengendalikan diri terhadap penundaan dalam belajar. Penelitian inidiharapkan dapat mengungkap hubungan antara kebijaksanaan dan keraguan ilmiah dikelas X siswa SMA N 5 Semarang. Teknik koneksi kuantitatif adalah metodologi yangdigunakan. Jumlah penduduk dalam ulasan ini terdiri dari 432 siswa kelas SMA N 5Semarang, dan contohnya adalah 68 pria dan 110 wanita berusia 14 hingga 17 tahun,dengan usia rata-rata 16 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalahAverill Discretion Scale dan McCloskey Scholarly Delaying Scale. Investigasi datayang digunakan adalah pemeriksaan hubungan kedua produk Pearson. Hasilnyamenunjukkan nilai koefisien -0,600 dan nilai kepentingan 0,000. Hasil ini menunjukkanbahwa ada hubungan negatif yang dilacak antara kebijaksanaan dan penundaan ilmiah.Semakin besar pengendalian diri yang dimiliki seorang siswa, semakin kecilkemungkinannya untuk menunda-nunda dan sebaliknya. Memprovokasi danmengalihkan perhatian dari kegiatan yang bertentangan dengan tujuan dapat diatasi olehsiswa yang memiliki pengendalian diri yang kuat.