p-Index From 2021 - 2026
7.479
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PHARMACON Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian BAHASA DAN SASTRA Jurnal Farmasi Klinik Indonesia English Review: Journal of English Education Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Majalah Farmasi dan Farmakologi (Trends in Pharmacy and Pharmaceutical Sciences) JELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC Jakarta Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Teknik JURNAL FARMASI GALENIKA Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Jurnal Dinamika UMT Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Insan Farmasi Indonesia Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Talenta Sipil Jurnal Pembelajaran Sastra The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology and Digestive Endoscopy Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Jurnal Farmasi Indonesia Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) Guruku: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Jurnal Gizi dan Dietetik Jurnal Medika Farmaka Inaba of Community Services Journal The Indonesian Journal of Computer Science Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Levels of Adiponectin and Soluble Tumor Necrosis Factor-α Receptor 2 (sNFαR2) in Obese Males with or without Fatty Liver Agus Sulaeman; Syarifuddin Wahid; Ali Sulaiman; Gatot Susilo Lawrence
The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy VOLUME 12, NUMBER 1, April 2011
Publisher : The Indonesian Society for Digestive Endoscopy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.549 KB) | DOI: 10.24871/12120111-7

Abstract

Background: Increased lipolysis in obese patients will cause elevated free-fatty acid level leading to insulin resistance. There are varied inflammatory cytokines (sTNFαR2) and anti-inflammatory cytokines (adiponectin) in obese patients, with and without fatty liver (FL). The aim of this study was to determine sTNFαR2 and adiponectin levels in obese patients with and without fatty liver. Method: This study was an observational study with cross-sectional approach, which was conducted between September 2008 and August 2009. The patients were 94 obese male with waist circumference ≥ 90 cm based on criteria of the International Diabetes Federation. Fatty liver was detected by ultrasonography; while adiponectin and sTNFαR2 levels in blood were analyzed by using ELISA Method and blood examination at the clinical laboratory. Results: Levels of adiponectin and sTNFαR2 were different between obese patients with and without FL. The adiponectin level was 3.10 ± 1.14 in patients with FL and was 3.52 ± 1.07 in patients without FL; while the sTNFαR2 were 23.92 ± 6.00 (FL) and 20.61 ± 5.29 (without FL). In patients with low adiponectin level ( 3.33 µ g/L) and high sTNFαR2 level ( 21.78 pg/dL), there was relatively higher occurrence of fatty liver compared to the other patients. Conclusion: Obese patients with fatty liver have higher sTNFαR2 level than patients without fatty liver. Moreover, obese patients with fatty liver have lower adiponectin level compared to patients without fatty liver. Patients with low adiponectin level and high sTNFαR2 level have higher incidence of fatty liver than subjects with high adiponectin level and low sTNFαR2 level. Keywords: adiponectin, soluble tumor necrosis factor α receptor 2 (sTNFαR2), obese, fatty liver
REVIEW AKTIVITAS ANTIHIPERTENSI TANAMAN CARICA PAPAYA Yermia Ademi Dedeo; Aulia Nurfazri Istiqomah; Agus Sulaeman
PHARMACON Vol. 11 No. 3 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kardiovaskular adalah Penyakit tidak menular yang menyerang masyarakat di negara maju hingga negara berkembang seperti Indonesia, salah satu dari penyakit kardiovaskular adalah hipertensi yang disebut sebagai penyumbang kematian terbanyak di dunia setiap tahunnya, seorang dengan tekanan darah abnormal dapat mengalami beberapa penyakit seperti gagal jantung, gagal ginjal, diabetes dan stroke. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi Carica Papaya dalam penanganan hipertensi dan perkembangan penelitian terhadap potensi Carica Papaya. Subjek review ini adalah artikel nasional dan internasional yang terindeks secara nasional dan international 10 tahun terakhir yang membahas kemampuan antihipertensi pada Carica Papaya dengan melakukan klasifikasi berdasarkan metode pengujian yang digunakan, mekanisme kerja senyawa kimia yang berperan aktif dalam aktivitas hipotensi dan bagian tumbuhan yang digunakan dalam pengujian. Pada studi literatur didapatkan bahwa Carica Papaya memiliki berbagai mineral dan metabolit sekunder yang mampu menurunkan tekanan darah melalu mekanisme yang mirip dengan obat konvensional, Carica Papaya memiliki senyawa saponin, alkaloid, flavonoid dan kalium yang mampu menurunkan tekanan darah dengan mekanisme vasodilatasi, ACE Inhibitor dan diuretik. Carica Papaya memiliki kemampuan antihipertensi yang baik pada seluruh bagian tumbuhan namun perlunya studi lebih lanjut secara spesifik pada senyawa aktif dan mekanisme kerja yang belum diteliti.
SNACK BAR SORGUM DAN KACANG MERAH RENDAH INDEKS GLIKEMIK SEBAGAI MAKANAN SELINGAN TINGGI SERAT PENDERITA DIABETES MELITUS Rossa Rosefa Simanjuntak; Agus Sulaeman; Yenny Moviana; Judiono Judiono
Jurnal Gizi dan Dietetik Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Gizi dan Dietetik
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jgd.v1i2.1246

Abstract

The management of diet in diabetes is not only limited to restriction of calories and carbohydrate intake, but also must pay attention to other qualitative nutritional aspects such as glycemic index (IG) and fiber consumption. Adequate fiber consumption can help control blood glucose levels. Sorghum flour and red beans have a low glycemic index and high fiber content. The purpose of this study was to determine the effect of snack bars of sorghum flour and red beans on organoleptic properties and dietary fiber levels. This study used an experimental study design with the formulation of sorghum flour and red beans were 65%:35% (Formula1),  70%:30% (Formula 2), and  80%:20% (Formula 3), respectively. Quality testing was done by hedonic test and gravimetric enzymatic test for dietary fiber content testing in the most preferred formula. Results show there is a significantly difference in the aspect of taste, while in the aspect of color, aroma and texture there is no significantly difference. The fiber content of snack bar sorghum flour and red beans from formula 2 is 6.08 grams/100 grams.
Kemampuan Menemukan Gagasan Utama Pada Paragraf Dengan Metode Scaffolded Reading Berbasis Motivasi Membaca Siswa di Kelas IX SMP Negeri 2 Balaraja Sari Apriyani; Juli Yani; Agus Sulaeman
Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, pembelajaran dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Publikasi Ilmu Pendidikan, pembelajaran dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sadewa.v2i1.484

Abstract

This research is motivated by: 1) the existence of various facts which show that students' reading comprehension abilities and reading motivation are relatively low; 2) the ability to find the main idea in a paragraph is very important in understanding a reading text. This research was carried out to determine the effect of the motivation-based Scaffolded Reading method on improving students' learning outcomes in finding the main idea in a paragraph. The research was carried out in class IX-C of SMPN 2 Balaraja. The method used in the research is an experimental method with a quantitative approach. After knowing the results of data analysis that the application of the scaffolded reading method is effective in improving the ability to find the main idea in a paragraph, it is best to use this technique as an alternative learning technique in learning reading comprehension to improve reading skills.
Efek Pemberian Ekstrak Etanol Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap Inflamasi dan Disfungsi Endotel Kaniawati, Marita; Sulaeman, Agus; Nurfazri, Aulia; Susilawati, Elis; Auliyaa, Millata; Maia de Fatima Freitas, Floriana
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35617/jfionline.v16i1.238

Abstract

Obesitas dapat menyebabkan terjadinya pembesaran dan penambahan jumlah sel adiposa dalam tubuh serta penurunan kadar adiponektin. Adiponektin merupakan salah satu sitokin antiinflamasi. Obesitas juga berhubungan dengan disfungsi endotel vaskular, yang disebabkan oleh berkurangnya ketersediaan nitrit oksida (NO), sebagai akibat dari adanya peningkatan produksi stress oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak etanol bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) terhadap kadar adiponektin dan kadar NO serum pada model hewan obes yang diinduksi fruktosa. Metode penelitian disusun dengan Post Test Only Control Group Design menggunakan hewan uji tikus jantan Galur Wistar selama 60 hari. Penelitian ini menggunakan 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok normal (diet normal), kelompok induksi (diet normal + fruktosa 60%), kelompok pembanding (diet normal + fruktosa 60% + orlistat), dan 3 kelompok uji (diet normal + fruktosa 60% + esktrak etanol bunga rosella 125 mg/kgBB, 250 mg/kgBB dan 500 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga rosella memiliki efek menurunkan bobot badan dan meningkatkan kadar adiponektin dan NO serum. Sebagai kesimpulan ekstrak etanol bunga rosella dengan dosis 250 mg/kgBB dapat meningkatkan kadar adiponektin dan dosis 500 mg/kgBB merupakan dosis terbaik dalam memperbaiki disfungsi endotel.
FORMULASI DAN ANALISIS MUTU COOKIES LAKTOGENIK BERBASIS DAUN KATUK DAN KACANG KEDELAI UNTUK IBU MENYUSUI Fauziyah, Azkia Nurul; Sulaeman, Agus; Hastuti, Widi; Fauziyah, Roro Nur
Jurnal Gizi dan Dietetik Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Gizi dan Dietetik
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jgd.v3i1.2209

Abstract

Kuantitas ASI ibu menyusui harus tetap terjaga agar dapat memenuhi kebutuhan bayi sehingga dianjurkan mengkonsumsi makanan dengan efek laktogenik seperti senyawa isoflavon, fitosterol, dan papaverine. Isoflavon dapat membantu kerja kelenjar susu, papaverine dapat menghambat reseptor dopamin serta dapat merangsang pelepasan prolaktin, fitosterol berfungsi untuk meningkatkan transduksi sinyal pada hormone oksitosin. Kacang kedelai dan daun katuk termasuk pada bahan makanan laktogenik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kacang kedelai dan tepung daun katuk terhadap sifat organoleptik dan kadar proksimat cookies. Desain penelitian yang digunakan yaitu desain studi eksperimental dengan rancangan acak lengkap 1 faktor yaitu formulasi tepung daun katuk dan tepung kacang kedelai yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu F1 (35% : 65%), F2 (50% : 50%), dan F3 (65%: 35%). Pengujian mutu dilakukan dengan melakukan uji hedonik yang dilakukan oleh 30 panelis agak terlatih serta uji kadar proksimat (abu, air, karbohidrat, lemak total, dan protein). Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada aspek aroma dan rasa, sedangkan pada aspek warna, tekstur, dan overall menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna. Hasil uji organoleptik secara deskriptif menunjukkan bahwa imbangan F1 lebih disukai panelis dibandingkan imbangan F2 dan imbangan F3 pada aspek warna, aroma, rasa, tekstur, dan overall. Dalam 100 gram cookies mengandung rata-rata kadar abu 2,77%, kadar air 3,1%, kadar karbohidrat 56,065%, kadar lemak total 24,405%, kadar protein 13,66%. Diperlukan reformulasi agar kadar lemak tidak terlalu tinggi.
PENINGKATKAN KESADARAAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN OBAT SECARA MANDIRI DI DESA CIBIRU WETAN Reza Pratama; M Ramadhan Saputro; Agus Sulaeman; Anne Yuliantini; Idar
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i2.374

Abstract

Indonesia sekarang memasuki situasi era digital, sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan informasi secara instan. Masyarakat juga dengan mudah mengakses informasi kesehatan secara umum tanpa melakukan verifikasi kepada Tenaga Kesehatan. Data memperlihatkan total 103.860 keluarga atau 35,2% dari 249.959 keluarga di Indonesia menyimpan obat-obatan untuk pengobatan mandiri. Kemudian dari 103.860 keluarga yang menyimpan obat, sebanyak 35,7% diantaranya menyimpan obat keras dan 27,8% diantaranya menyimpan obat jenis antibiotik. Hal ini akan menimbulkan masalah baru dalam dunia kesehatan, oleh karena itu, tujuan kegiatan bermaksud menyelenggarakan kampung sadar obat sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas kesehatan kepada masyarakat dan juga pengetahuan terkait pengelolaan obat melalui materi DAGUSIBU. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode ceramah melalui penyuluhan oleh satu narasumber. Target peserta sebanyak 30 peserta warga yang berada dilingkungan Desa Cibiru Wetan RW 07 Kabupaten Bandung. Hasil pengabdian kepada Masyarakat adalah adanya peningkatan pengetahuan yang diukur menggunakan soal dengan rata – rata nilai pre-test (30,42) dan post-test (79,58). Perolehan nilai selanjutnya dilakukan analisis statistik dengan paired t-test two sample, terdapat perbedaan secara signifikan karena nilai p-value yang didapat adalah < 0.05. 
Analisis Manajemen Risiko Pada Proyek Konstruksi Rehabilitasi Daerah Irigasi Bungkal Kota Sungai Penuh Irman, Deni; Sulaeman, Agus
Jurnal Talenta Sipil Vol 7, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v7i2.587

Abstract

In implementing construction projects, various obstacles arise from risks which cause the expected quality of work results to not be achieved, therefore it is necessary to implement risk management before implementing the Bungkal Irrigation Area construction project. The risk management used in this research is according to Australia/New Zealand. Standards (1999), risk management is part of a systematic process of identifying, analyzing, evaluating, controlling, supervising and communicating risks related to all activities, functions or processes with the aim of the company being able to minimize losses and maximize opportunities. The implementation of this risk management helps companies identify risks from the start and helps make decisions to overcome these risks. The aim of this thesis research is to identify risks in the rehabilitation of the Bungkal Irrigation Area in Sungai Full City before project implementation, so that they can find out how to control risks. This is to reduce losses that may arise from the risks of this rehabilitation construction activity. This research uses quantitative descriptive methods with interview methods and distributing questionnaires to respondents. The results of this research show that there are 3 risks that fall into the Extreme Risk category out of 32 existing risk indicators, namely: Flooding, first place, lack of depth of normalized soil excavation in irrigation drainage channels, second place, lack of supervision over work implementation, third place. Extreme risk is a risk that requires immediate treatment to reduce the risk, activities must not be carried out or continued. If risks cannot be reduced with limited resources, then the work cannot be completed.
PENETAPAN TOKSISITAS AKUT DAN SUBKRONIK PADA EKSTRAK ETANOL DAUN KATUK (Sauropus androgynus (L). Merr) Putra, Hendra Mahakam; Sulaeman, Agus; Nurfazri Istiqomah, Aulia; Nurfadillah, Ilham
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 27 No. 3 (2023): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/mff.v27i3.26462

Abstract

Daun katuk (Sauropus androgynus) dapat digunakan sebagai obat herbal karena kaya akan kandungan metabolit sekunder dan nutrisi. Untuk menjamin keamanan dalam penggunaannya sebagai obat herbal, dilakukan uji toksisitas akut dan toksisitas subkronik dengan menggunakan ekstrak etanol daun katuk pada tikus wistar betina dengan mengacu pada dosis uji dari OECD dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yaitu dosis tunggal 300 mg/kg bb, 2.000 mg/kg bb, 5.000 mg/kg bb untuk uji toksisitas akut dan dosis harian 50 mg/kg bb, 100 mg/kg bb, 200 mg/kg bb untuk uji toksisitas subkronik. Tikus diamati setiap hari untuk gejala toksik masing-masing selama 14 dan 28 hari, dan pada hari ke 0 dan 28, untuk uji toksisitas subkronik dilakukan pengukuran biokimia darah yaitu SGOT, SGPT, dan Kreatinin. Di akhir percobaan, indeks berat organ juga ditentukan untuk semua tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun katuk tidak menimbulkan gejala toksik dan tidak menyebabkan kematian pada hewan uji. Pemberian ekstrak daun katuk juga tidak mempengaruhi bobot badan secara signifikan jika dibandingkan dengan kelompok yang diberi N-CMC 1%. Hasil uji biokimia SGOT, SGPT, dan kreatinin juga dalam batas normal dan tidak ada perbedaan bermakna (p>0,05) antara kelompok normal dan kelompok uji. Oleh karena itu, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun katuk praktis tidak toksik dengan nilai LD50 >5.000 mg/kg bb dan aman digunakan untuk konsumsi sehari-hari.
Upaya Meningkatkan Pencegahan Stunting dengan PHBS di Desa Haurpanggung Kabupaten Garut Saputro, M. Ramadhan; Sulaeman, Agus; Winasari, Winasari; Yuliani, Rany; Widianto, Asriadi Prihandika
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i2.432

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki populasi yang tinggi sekitar 270 juta berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Dengan jumlah populasi sebesar itu, Indonesia adalah negara yang mengalami permasalahan stunting dengan angka prevalensi stunting anak Indonesia tahun 2018 mencapai 30,8 %. PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) pada hakikatnya merupakan perilaku pencegahan oleh individu atau keluarga dari berbagai penyakit salah satunya stunting. PHBS dapat mencegah terjadinya stunting namun secara tidak langsung melalui riwayat penyakit infeksi. Berdasarkan permasalahan kesehatan yang terjadi, tim pengabdian kepada masyarakat melakukan kegiatan edukasi kepada masyarakat yang bertempat di Desa Haurpanggung, Kabupaten Garut terkait PHBS dan stunting. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan dan diskusi dua arah dengan materi tentang PHBS dan stunting. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan post-test. Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan yang dilaksanakan dan memiliki pengetahuan yang baik setelah dilakukan penyuluhan.
Co-Authors Adinda, Deistha Adzkia, Muhammad Fasya Ahmad Suherman Akbar Rulazi, Bagus Ali Sulaiman Ali Sulaiman Anne Yuliantini Aolina, Shelin Ardadinata, Raihan Arief, Mansur Ariyana Ariyana Ariyana, Ariyana Asherlia, Dwita Astuti, Ayu Dwi Aulia Nurfazri Istiqomah Aulia, Arsy Auliyaa, Millata Azhari, Swary Anistri Bachrudin, Panji Bayinah, Ai Nur Deni Iskandar Destianto, Anto Dewi, Nova Freena Dhiani, Yanni Dimas R. Pambudi Djoko Widodo Dwitantika, Bryan Eka Cahyani, Dhiana Eka Gumilang, Nurani Eka Wardatul Jannah eko putra, eko Embas Saraswati, Dewa Ayu Enawar, Enawar Ernawati Ernawati Fatmawati, Eva Fauziyah, Azkia Nurul Fauziyah, Roro Nur Garnadi Jafar, Garnadi Gatot Susilo Lawrence Ghassani, R Wulandari Goziyah Goziyah Goziyah, Goziyah gumilar, mulus Hanna Sundari Hapsari , Agustina Indri Haryanti, Reni Hasimun, Patonah Hastuti, Widi Heny Sulistyowati Herdiansah , Yudi Herdiansah, Yudi Hoon, Kim Dong Hossanti Ntobu, Febri Hun, Kim Dong Idar Ira Miranti, Ira Irawan, Farid Irman, Deni Irviansyah, Cepy Okta Isybillah Ahmad, Afifah Judiono Judiono Juli Yani Kamiri, Kamiri Larson Boling Sau, Barth Lindasari, Heni Lutfiyah, Fifih M Ramadhan Saputro Maia de Fatima Freitas, Floriana Malik Al Akbar, Ayatullah Mamat Rahmat Marita Kaniawati Marliani, Lia Maryati Dewi, Maryati Maulana, Didit Mia N. A. Fatin Mona Fitria Muhamad Agung Muhamad Iqbal mulus gumilar Mutoharoh Mutoharoh Nori Anggraini, Nori Novia Adiningsih, Arum Nurfadillah, Ilham Nurfazri Istiqomah, Aulia Nurfazri, Aulia Nurjaman, Jajang Patonah Prasasti, Tresna Dewi Purawinangun, Ira Anisa Pusparini Pusparini Putra, Hendra Mahakam Rafiansyah, Rafli Rizki Rahmat Santoso, Rahmat Rahmatullah, Muhammad Firdaus Rauda Ramdania, Diena Regi Fasya Septrian Resdiana, Rafli Aridzalrahman Reza Pratama Rizkyanto, Dheva Ferdinand Rofi’i, Agus Roni Farfian Roni Hidayat Rosmana, Dadang Rossa Rosefa Simanjuntak Royani, Ani Rum, Ira Adiyati Saleky, Yohannes Willihelm Salma Tia Salsabila Saputra, Nanda Saputro, M. Ramadhan SARI APRIYANI Sayeti, Ety Siti Supriyati Stiani, Sofi Nurmay Sumarjo, Dwi Nur Ida Islamiati Suri Darmawan, Ammar Susilawati, Elis Syaharuddin Kasim Syahrizal Syahrizal Syarifuddin Wahid Syarifuddin Wahid Tundreng, Syarifuddin Udayanto, Nugroho Sungkono Vallini, Lia Wati, Afifah Ashma Widartika Widartika Widianto, Asriadi Prihandika Winara, Zahra Winasari, Winasari Winda Dwihudhana Witri Priawantiputri Xbal Meiprasetyo Yani Mulyani Yayuk Febriyanthi , Anggita Yenny Moviana, Yenny Yermia Ademi Dedeo Yuliani, Rany Yunita, Dilla Zinan, Daula Zahra