p-Index From 2021 - 2026
8.553
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PHARMACON Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian BAHASA DAN SASTRA Jurnal Farmasi Klinik Indonesia English Review: Journal of English Education Pharmascience Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Majalah Farmasi dan Farmakologi (Trends in Pharmacy and Pharmaceutical Sciences) JELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC Jakarta Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Teknik JURNAL FARMASI GALENIKA Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Jurnal Dinamika UMT Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Insan Farmasi Indonesia Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Jurnal Kajian Ruang Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Media Teknologi Jurnal Talenta Sipil Jurnal Pembelajaran Sastra The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology and Digestive Endoscopy Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Jurnal Farmasi Indonesia Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) Guruku: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Jurnal Gizi dan Dietetik Jurnal Medika Farmaka Journal of Innovative and Creativity Inaba of Community Services Journal The Indonesian Journal of Computer Science Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN PENGGUNAAN BAHASA JAWA SERANG DAN JAWA MAUK PADA MASYARAKAT BANTEN Enawar, Enawar; Sulaeman, Agus; Suherman, Achmad; Hoon, Kim Dong
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i2.11822

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa Jawa Serang Kabupaten Serang dan Bahasa Jawa Mauk kecamatan di Mauk Kabupaten Tangerang. Metode dalam penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian analisis isi. Data penelitian ini yaitu tuturan bahasa Jawa Serang dan Jawa Mauk, sumber data penelitian ini yaitu masyarakat Kecamatan Mauk, Kresek, Kronjo, Gunung Kaler, Sukamulya dan Rajeg. Teknik pengambilan data yaitu dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian didapatakan bahasa Jawa Serang logatnya terlihat sangat kental, pengucapannya lebih dalam, dan sedikit lebih cepat dalam mengungkapkan kata-katanya. Terdapat perbedaan penggunaan kata tapi memiliki arti yang sama dalam penggunaan bahasa Jawa Serang dan Bahasa Jawa Mauk artinya sekarang, klawon-kon artinya sama, dipit-dingin artinya duluan bagi si penutur kedua, nganggo-nggo. Bahasa Jawa Serang dan Jawa Mauk saat ini masih digunakan oleh masyarakat kalangan pedesaan terutama masyarakat yang menetap di daerah pesisir pantai karena penggunaan bahasa Jawa ini memudahkan komunikasi antar Masyarakat.Kata Kunci : Bahasa Jawa Serang, Mauk Banten
Review: Terapi Fibrosis Hati dari Biji-Bijian Biji Chia dan Jintan Hitam yang Mengandung Antioksidan Fatmawati, Eva; Sulaeman, Agus
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i9.16350

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merangkum dan mengevaluasi potensi biji chia dan jintan hitam sebagai terapi untuk fibrosis hati, dengan meninjau berbagai studi ilmiah yang telah dipublikasikan antara tahun 2012 hingga 2022. Fibrosis hati merupakan respons penyembuhan luka akibat cedera berulang pada hati, seperti yang terjadi pada hepatitis virus, di mana regenerasi sel parenkim menggantikan sel yang mengalami nekrosis atau apoptosis. Biji-bijian seperti jintan hitam dan chia telah dikenal memiliki kandungan metabolit sekunder dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Jintan hitam berperan sebagai antioksidan dengan kemampuan "radical scavenging" yang efektif terhadap peroksidasi lipid dan degradasi deoxyribose, sedangkan biji chia dapat mengurangi produksi ROS dan nitrit, menghambat sekresi sitokin pro-inflamasi, serta meningkatkan ekspresi sitokin anti-inflamasi pada kondisi fibrosis hati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan tinjauan literatur dari jurnal ilmiah yang diakses melalui database seperti Pubmed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kedua biji-bijian ini memiliki potensi signifikan dalam menurunkan kerusakan oksidatif dan inflamasi yang terkait dengan fibrosis hati. Kesimpulannya, jintan hitam dan biji chia berpotensi menjadi terapi adjuvan dalam pengelolaan fibrosis hati, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan dosis dan mekanisme aksi yang optimal. Implikasi dari penelitian ini adalah mendorong pengembangan lebih lanjut dari bahan alami sebagai alternatif terapi yang lebih aman dan efektif untuk mengatasi fibrosis hati.
Outdoor Learning Methods on the Ability to Write Free Poetry in Hankuk University of Foreign Studies Malay-Indonesian Study Program Students South Korea Tundreng, Syarifuddin; Sulaeman, Agus; Hoon, Kim Dong; Putra, Eko; Rofi’i, Agus
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 26 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v26i2.45597

Abstract

This study aims to determine the effect of using outdoor learning methods on the ability to write free poetry in Audio Visual A1 and A2 classes of Malay-Indonesian. The method used is an experimental method of the Quasi Experimental type using two classes, namely the experimental class of 37 students which given treatment in the form of outdoor learning methods and a control class of 35 students which was not given treatment as a comparison class. The data collection technique used a poetry writing essay test and a questionnaire to find out students' responses to the outdoor learning method. Based on the results of hypothesis testing data analysis using the t test at a significant level of 0.05, a T count of 2.592 and a T table of 1.997 are obtained. Because T count is greater than T table, namely 2.592 > 1.997. It can be concluded that accept H1, reject H0, thus it can be said that there is an influence on the use of outdoor learning methods. Based on the results of hypothesis testing data analysis using the t test at a significant level of 0.05, a T count of 2.592 and a T table of 1.997 are obtained. Because T count is greater than T table, namely 2.592 > 1.997. It can be concluded that accept H1, reject H0, thus it can be said that there is an influence on the use of outdoor learning methods.the ability to write free poetry for students of the Malay-Indonesian study program Hankuk University of Foreign Studies South Korea.  
Efek Kombinasi Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) dan Daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) terhadap Ekspresi Gen eNOS pada Jaringan Hati Tikus Obes Sulaeman, Agus; Agustian, Salim; Susilawati, Elis; Muhsinin, Soni; Kaniawati, Marita; Feliana, Marita
Journal of Pharmascience Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i2.23813

Abstract

Obesitas adalah kondisi patologis akibat akumulasi lemak berlebih yang meningkatkan risiko gangguan metabolik, termasuk disfungsi endotel yang ditandai oleh penurunan produksi Nitric Oxide (NO) sintesis oleh enzim Endothelial Nitric Oxide Synthase (eNOS). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek kombinasi ekstrak etanol rimpang kunyit (Curcuma longa L.) dan daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) terhadap kadar NO serum dan ekspresi gen eNOS pada jaringan hati tikus obesitas. Penelitian eksperimental ini menggunakan tikus jantan yang diinduksi obesitas dengan pakan tinggi lemak dan karbohidrat selama 60 hari. Tikus dibagi enam kelompok: normal (kontrol negative), obesitas (kontrol positif), pembanding orlistat 10,8 mg/kgBB, ekstrak kunyit 200 mg/kgBB, ekstrak pegagan 20 mg/kgBB, dan kombinasi kunyit-pegagan 200:100 mg/kgBB. Parameter yang diukur meliputi berat badan, kadar NO serum (metode Griess), ekspresi gen eNOS (qPCR), kadar SGOT dan  SGPT. Hasil menunjukkan kombinasi ekstrak secara signifikan menurunkan berat badan dan meningkatkan kadar NO dibandingkan kelompok obesitas (p < 0,05), meningkatkan ekspresi gen eNOS serta secara (p< 0,05) signifikan menurunkan kadar SGOT dan SGPT . Penelitian ini mengindikasikan potensi kombinasi ekstrak kunyit dan pegagan sebagai agen preventif disfungsi endotel pada obesitas melalui peningkatan produksi NO dan regulasi ekspresi gen eNOS serta berperan sebagai hepatoprotektor. Kata Kunci: Ekstrak Kunyit, Ekstrak Pegagan, Ekspresi Gen eNOS, Jaringan Hati, Obesitas  Obesity is a pathological condition caused by excessive fat accumulation that increases the risk of metabolic disorders, including endothelial dysfunction characterized by decreased Nitric Oxide (NO) synthesis by the enzyme Endothelial Nitric Oxide Synthase (eNOS). This study aims to evaluate the effects of a combination of ethanol extracts of turmeric rhizome (Curcuma longa L.) and gotu kola leaves (Centella asiatica (L.) Urb) on serum NO levels and eNOS gene expression in the liver tissue of obese rats. This experimental study used male rats induced to become obese with a high-fat and high-carbohydrate diet for 60 days. The rats were divided into six groups: normal (negative control), obese (positive control), orlistat 10.8 mg/kgBW, turmeric extract 200 mg/kgBW, gotu kola extract 20 mg/kgBW, and turmeric-gotu kola combination 200:100 mg/kgBW. The measured parameters included body weight, serum NO levels (Griess method), eNOS gene expression (qPCR), SGOT and SGPT levels. The results showed that the combination of extracts significantly reduced body weight and increased NO levels compared to the obesity group (p < 0.05), increased eNOS gene expression, and significantly (p < 0.05) decreased SGOT and SGPT levels. This study indicates the potential of the combination of turmeric and pegagan extracts as a preventive agent for endothelial dysfunction in obesity through the enhancement of NO production and regulation of eNOS gene expression as well as acting as a hepatoprotector.
Formulasi Cookies Motin Berbasis Mocaf-Patin sebagai Alternatif Pangan Darurat Sumber Protein bagi Ibu Hamil Elysia, Syahda; Hastuti, Widi; Rahmat, Mamat; Sulaeman, Agus
Jurnal Gizi dan Dietetik Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Gizi dan Dietetik
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jgd.v4i2.4169

Abstract

Limited post-disaster food access emphasizes the importance of providing nutritious and easily consumed emergency food for all age groups, especially vulnerable pregnant women. Cookies, a potential emergency food, are formulated from highly nutritious local ingredients such as mocaf (Modified Cassava Flour), catfish flour (Pangasius sp.). This study aims to determine the effect of mocaf and patin fish flour formulations on the quality and nutritional value of Motin Cookies as an alternative emergency food for pregnant women. The research design was a one-factor CRD experimental study with mocaf and patin fish flour formulation formulations F1 (80%:20%), F2 (70%:30%), and F3 (55%:45%). The research method used a hedonic test to determine the organoleptic properties, calculation method to determine energy and carbohydrate content, titrimetry to determine protein content, gravimetry to determine fat content, ICP-OES to determine iron (Fe) content, and UV-Vis spectrophotometer to determine antioxidant activity values. The results of the study concluded that there were no significant differences in the hedonic test on the aspects of color, aroma, taste, texture and overall. Cookies with a 55%:45% formula have better acceptance than other formulas. The nutritional value of Motin Cookies per serving (50 grams) is 218.82 kcal of energy, 8.76 grams of protein, 8.81 grams of fat, 26.11 grams of carbohydrates, and 2.04 mg of iron. The antioxidant activity of Motin Cookies IC50 of 1325.79 mg/L is categorized as a very weak antioxidant. Further research is needed regarding the intervention of providing Motin Cookies as an alternative emergency food for pregnant women.
PENGEMBANGAN COOKIES BERBASIS TEPUNG KACANG HIJAU DAN LABU KUNING UNTUK BALITA STUNTING Hamumeha, Abigail Diwa; Sulaeman, Agus; Isdiany, Nitta; Fitria, Mona
Jurnal Gizi dan Dietetik Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Gizi dan Dietetik
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jgd.v4i2.4288

Abstract

Globally, approximately 149.2 million (22.2%) children under five years of age suffer from stunting. In Indonesia, the 2018 Basic Health Research (Riskesdas) reported a stunting prevalence of 30.8%. One nutrition intervention approach is the provision of supplementary foods utilizing local ingredients, including cookies. Cookies made from a combination of mung bean flour and pumpkin flour have the potential to serve as a high-protein and high-calcium snack for stunted toddlers. This study aimed to evaluate the effect of different flour proportions on the organoleptic properties and nutritional content of the cookies. An experimental design was applied using three formulations: F1 (50%:50%), F2 (60%:40%), and F3 (70%:30%). Organoleptic evaluation was conducted using a hedonic test involving 30 semi-trained panelists. The results showed no significant differences in color, aroma, taste, texture, and overall acceptability among the formulations (p > 0.05). Formula F2 was identified as the most preferred, with an overall score of 5.63. Laboratory analysis of the selected formula revealed a protein content of 11.2 g and a calcium content of 254 mg per 100 g. Further studies are recommended to improve crispness and conduct proximate analysis to enhance the accuracy of nutritional data.
ANALISIS MUTU BISKUIT MORINGNA SEBAGAI ALTERNATIF ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Pratiwi, Aulya Yudha; Priawantiputri, Witri; Sulaeman, Agus; Agung, Fred; Hapsari, Agustina Indri
Jurnal Gizi dan Dietetik Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Gizi dan Dietetik
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jgd.v4i2.4422

Abstract

The main cause of iron nutritional anemia in women is the lack of dietary iron (Fe) intake. Iron intake can be obtained from foods such as biscuits. Moringa flour and mung bean flour added as biscuit ingredients can be used as a high-iron snack in an effort to increase iron intake in adolescent girls. This study aims to determine the effect of the formulation of Moringa flour and mung bean flour on organoleptic properties and iron content. This research is an experimental study with a formulation ratio of F1 75%: 25%, F2 50%: 50% and F3 25%: 75%. The organoleptic test was carried out by 30 moderately trained people, then the best results were tested for iron levels by the ICP-OES method. Data analysis used the Kruskal Wallis test, followed by the Mann Whitney test method. The biscuit that has the highest score is the F1 formulation with a ratio of moringa flour and mung bean flour 75%: 25%. One serving is 60 grams and can meet 24% of iron needs. The results of the statistical test found a value (p (0.000) < (0.05)) which means that there is an effect of the formulation of Moringa flour and mung bean flour on the taste of biscuits, and there is an effect on aspects of taste, aroma, and texture of biscuits. This research can be continued by improving the texture of the product to further increase its acceptability and conducting research on the target.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Terhadap Kepatuhan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Anak di Posyandu Bayu Laksmana Jati; Agus Sulaeman; Isnaeni; Gusrida
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8757

Abstract

Latar Belakang : Masalah kesehatan anak di dunia khususnya di negara berkembang merupakan salah satu masalah utama dalam bidang kesehatan. Angka Kematian Bayi (AKB) di dunia masih tergolong tinggi. Imunisasi merupakan salah satu strategi yang efektif dan efisien dalam meningkatkan derajat kesehatan nasional dengan mencegah enam penyakit mematikan, yaitu : Tuberculosis, Poliomyelitis, Campak, Hepatitis B, Difteri, Pertussis, Tetanus dan Polio. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar terhadap kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi signifikan antara pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi.Tujuan Penulisan : Untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar terhadap kepatuhan pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak di Posyandu Ananda Wilayah Puskesmas Bahagia Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi Tahun 2023.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan α = (<0,05). Pengambilan data dilakukan pada 54 responden.Hasil Penelitian : Hasil analisis didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar lengkap (p = 0,132) dengan pengetahuan ibu yang kurang sebesar 55,6% dan ibu yang tidak patuh dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada anaknya sebesar 53,7%. Kesimpulan dan Saran : Kesimpulan yang didapatkan ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di posyandu Ananda di wilayah Puskesmas Bahagia Kecamatan Babelan-Bekasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi instansi kesehatan agar dapat melakukan pembinaan guna meningkatkan pengetahuan serta kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak.
ANALISIS STABILITAS TANAH DENGAN PENERAPAN RIGID INCLUSION PADA FENOMENA LIKUIFAKSI DI YOGYAKARTA INTERNASIONAL AIRPORT Apriyadi, Twe Endo M; Sulaeman, Agus
Jurnal Kajian Ruang Vol 6, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jkr.v6i1.51097

Abstract

ABSTRACTYogyakarta International Airport (YIA), located in a coastal alluvial area, is characterized by loose saturated sandy soils with high susceptibility to earthquake-induced liquefaction. Although rigid inclusion (RI) has been widely applied as a ground improvement method, its effectiveness in optimizing spacing configuration for liquefaction mitigation under site-specific conditions such as YIA has not been comprehensively evaluated. This study aims to assess the liquefaction potential beneath the runway area and to evaluate the performance of rigid inclusion with different spacing configurations. A two-dimensional dynamic numerical analysis was conducted using PLAXIS 2D under a Peak Ground Acceleration (PGA) of 0.30 g. Four modeling scenarios were analyzed: without reinforcement and with rigid inclusion spacing of 3 m, 2.5 m, and 2 m. The results indicate that the unreinforced condition exhibits severe liquefaction potential, characterized by excess pore pressure ratio (RU) exceeding 1.0 and a safety factor (SF) below 1.0. The installation of rigid inclusion significantly reduces pore pressure development and improves soil stability. The most effective configuration is achieved at 2 m spacing, resulting in RU reduction to 0.19 and an increase in SF up to 5.29. These findings demonstrate that closer rigid inclusion spacing substantially enhances liquefaction resistance and provide a practical basis for optimizing ground improvement design in liquefaction-prone airport infrastructure.Keywords: liquefaction mitigation, rigid inclusion, soil stabilization, numerical modeling, PLAXIS 2D. ABSTRAKYogyakarta International Airport (YIA) yang berlokasi pada kawasan aluvial pesisir dicirikan oleh tanah pasir lepas jenuh air dengan kerentanan tinggi terhadap likuifaksi akibat gempa bumi. Meskipun rigid inclusion (RI) telah banyak diterapkan sebagai metode perbaikan tanah, efektivitasnya dalam mengoptimalkan konfigurasi jarak pemasangan untuk mitigasi likuifaksi pada kondisi tanah spesifik seperti di YIA belum dievaluasi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi likuifaksi di bawah area runway serta mengevaluasi kinerja rigid inclusion dengan variasi jarak pemasangan. Analisis numerik dinamis dua dimensi dilakukan menggunakan PLAXIS 2D dengan pembebanan gempa sebesar Peak Ground Acceleration (PGA) 0,30 g. Empat skenario pemodelan dianalisis, yaitu tanpa perkuatan serta dengan rigid inclusion berjarak 3 m, 2,5 m, dan 2 m. Hasil menunjukkan bahwa kondisi tanpa perkuatan memiliki potensi likuifaksi yang tinggi, ditandai dengan rasio tekanan air pori berlebih (RU) melebihi 1,0 dan faktor keamanan (SF) kurang dari 1,0. Penerapan rigid inclusion secara signifikan mampu menekan perkembangan tekanan air pori dan meningkatkan kestabilan tanah. Konfigurasi paling efektif diperoleh pada jarak 2 m dengan penurunan RU hingga 0,19 dan peningkatan SF mencapai 5,29. Temuan ini menunjukkan bahwa jarak rigid inclusion yang lebih rapat secara substansial meningkatkan ketahanan terhadap likuifaksi serta memberikan dasar praktis dalam optimasi desain perbaikan tanah pada infrastruktur bandara di kawasan rawan likuifaksi.Kata Kunci: liquefaction mitigation, rigid inclusion, soil stabilization, numerical modeling, PLAXIS 2D. 
A Study of Affixation in Korean Students' Descriptive Composition BIPA Advanced Level Sulaeman, Agus; Hoon, Kim Dong
JELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC Jakarta Vol 11 No 01 (2026): JELL STIBA IEC
Publisher : STIBA IEC JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37110/jell.v11i01.334

Abstract

This study aims to describe the use of affixation in narrative texts that highlight natural phenomena and the experiences of the speakers in them. Affixation is one of the morphological processes in Indonesian that plays an important role in word formation, word class changes, and the development of meaning in a discourse. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The research data are in the form of linguistic units containing affixation processes found in the text, including prefixes, suffixes, infixes, and confixes. The data collection technique was carried out using the listening and note-taking method through careful reading of the analyzed text. The results of the study show that the analyzed text contains the use of prefixes, suffixes, and confixes, while infixes are not found. The dominant prefixes used include me-, di-, ber-, and ter- which function to form active verbs, passive verbs, and express states and events. Suffixes such as -an, -itas, and -nya play a role in forming concrete and abstract nouns, as well as providing emphasis on meaning in sentences. In addition, the confixes me-kan, me-i, and ke--an are used to form causative meanings, processes, and certain states or situations. The absence of infixes indicates that the text makes greater use of productive and commonly used affixation forms in modern Indonesian.
Co-Authors Adinda, Deistha Adzkia, Muhammad Fasya Afriade Siregar, Chandra agung, fred Agustian, Salim Agustina Indri Hapsari Ahmad Suherman Akbar Rulazi, Bagus Ali Sulaiman Ali Sulaiman Anne Yuliantini Aolina, Shelin Apriyadi, Twe Endo M Ardadinata, Raihan Arief, Mansur Ariyana Ariyana Ariyana, Ariyana Asherlia, Dwita Astuti, Ayu Dwi Aulia Nurfazri Istiqomah Aulia, Arsy Auliyaa, Millata Azhari, Swary Anistri Bachrudin, Panji Bayinah, Ai Nur Bayu Laksmana Jati Deni Iskandar Destianto, Anto Dewi, Nova Freena Dhiani, Yanni Dimas R. Pambudi Djoko Widodo Dwitantika, Bryan Eka Cahyani, Dhiana Eka Gumilang, Nurani Eka Wardatul Jannah eko putra, eko Elysia, Syahda Embas Saraswati, Dewa Ayu Enawar, Enawar Ernawati Ernawati Fatmawati, Eva Fauziyah, Azkia Nurul Fauziyah, Roro Nur Feliana, Marita Garnadi Jafar, Garnadi Gatot Susilo Lawrence Ghassani, R Wulandari Goziyah Goziyah Goziyah, Goziyah gumilar, mulus Gusrida Hamumeha, Abigail Diwa Hanna Sundari Hapsari , Agustina Indri Haryanti, Reni Hasimun, Patonah Hastuti, Widi Heny Sulistyowati Herdiansah , Yudi Herdiansah, Yudi Hoon, Kim Dong Hossanti Ntobu, Febri Hun, Kim Dong Idar Ira Miranti, Ira Irawan, Farid Irman, Deni Irviansyah, Cepy Okta Isdiany, Nitta Isnaeni Isybillah Ahmad, Afifah Judiono Judiono Juli Yani Kamiri, Kamiri Larson Boling Sau, Barth Lindasari, Heni Lutfiyah, Fifih M Ramadhan Saputro Maia de Fatima Freitas, Floriana Malik Al Akbar, Ayatullah Mamat Rahmat Marita Kaniawati Marliani, Lia Maryati Dewi, Maryati Maulana, Didit Mia N. A. Fatin Mona Fitria Muhamad Agung Muhamad Iqbal mulus gumilar Mutoharoh Mutoharoh Nori Anggraini, Nori Novia Adiningsih, Arum Nurfadillah, Ilham Nurfazri Istiqomah, Aulia Nurfazri, Aulia Nurjaman, Jajang Patonah Prasasti, Tresna Dewi Pratiwi, Aulya Yudha Purawinangun, Ira Anisa Pusparini Pusparini Putra, Hendra Mahakam Rafiansyah, Rafli Rizki Rahmat Santoso, Rahmat Rahmatullah, Muhammad Firdaus Rauda Ramdania, Diena Regi Fasya Septrian Resdiana, Rafli Aridzalrahman Reza Pratama Rizkyanto, Dheva Ferdinand Rofi’i, Agus Roni Farfian Roni Hidayat Rosmana, Dadang Rossa Rosefa Simanjuntak Royani, Ani Rum, Ira Adiyati Saleky, Yohannes Willihelm Salma Tia Salsabila Saputra, Nanda Saputro, M. Ramadhan SARI APRIYANI Sayeti, Ety Siti Supriyati Soni Muhsinin Stiani, Sofi Nurmay SULASTRI, AAS Sumarjo, Dwi Nur Ida Islamiati Suri Darmawan, Ammar Susilawati, Elis Syaharuddin Kasim Syahrizal Syahrizal Syarifuddin Wahid Syarifuddin Wahid Tundreng, Syarifuddin Udayanto, Nugroho Sungkono Vallini, Lia Wati, Afifah Ashma Widartika Widartika Widianto, Asriadi Prihandika Winara, Zahra Winasari, Winasari Winda Dwihudhana Witri Priawantiputri Xbal Meiprasetyo Yani Mulyani Yayuk Febriyanthi , Anggita Yenny Moviana, Yenny Yermia Ademi Dedeo Yuliani, Rany Yunita, Dilla Zinan, Daula Zahra