p-Index From 2021 - 2026
11.029
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

The Mutual fund investment performance: Indonesia Sharia stock index as characteristics moderating model Azis, Musdalifah; Darmalaksana, Dedy; Suryaningsi, Suryaningsi; Jaafar, Muhammad Sukar
Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam Volume 10 No. 2, July 2024
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JEKI.vol10.iss2.art9

Abstract

Purpose – This study investigates how the Sharia stock price index influences the relationship between various factors, such as the expense ratio, portfolio turnover ratio, cash ratio, age, size, and characteristics of Sharia mutual funds, and their overall performance. Methodology – This study employed a quantitative descriptive research method to analyze 316 populations. Purposive sampling was used to obtain a total of 51 samples. We used research tools for data collection and SMART PLS 4 statistical software to analyze the collected data. Findings – The characteristics of ISSI-moderated mutual funds have a significant positive effect on the performance of Sharia mutual funds. To achieve better performance, investment managers must incur high costs in implementing active strategies. The more active the investment manager is in trading by looking at existing opportunities, the better the performance of the Sharia Mutual Funds. Implications – The implications of this research indicate that the movement of the Sharia stock price index can strengthen the positive causal relationship between several characteristics of Sharia mutual funds. The effects of Sharia mutual fund portfolio instruments, including shares, bonds, and deposits from the Sharia banking industry, also contribute to improving the performance of Sharia mutual funds in Indonesia.Originality – This study investigates the moderating role of the Sharia stock price index on several characteristics of Sharia mutual funds, including the expense ratio, portfolio turnover ratio, cash ratio, age of the mutual funds, and size of the mutual funds, in relation to their performance.
Sosialisasi Hukum Pencegahan Tindak Kekerasaan dan Perilaku Bullying Pada Anak di TK ABA Samarinda Yulianingrum, Aullia Vivi; Suryaningsi, Suryaningsi; Alfina, Alfina; Kalsela, Wanda Frisilia
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v4i2.4672

Abstract

Mengurangi penindasan (bullying) di sekolah merupakan perhatian utama para pendidik, orang tua, dan legislator. Kekerasan terwujud dalam berbagai cara, dan semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kekerasan tingkat rendah atau mendasar mempunyai dampak yang besar terhadap lingkungan belajar di sekolah. Pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan pendampingan penanganan kasus secara face to face yang meliputi identifikasi kasus, sosialisasi, pemberian materi, pendampingan hukum, solusi, diskusi serta mediasi. Tujuan dari pengabdian adalah menyelesaikan sengketa antara orang tua/wali murid terhadap tindakan bullying oleh siswa penyandang pendampingan psikolog serta memberikan solusi damai antar para pihak yang mengalami konflik. Pengabdian ini menghasilkan bahwa pada kenyataannya bentuk perilaku bullying disertai kekerasan paling umum terjadi di sekolah saat ini dan jika tidak ditangani dapat menyebabkan bentuk kekerasan yang lebih serius. Oleh karena itu, aspek penting dalam pencegahan kekerasan di sekolah adalah identifikasi dan penerapan intervensi ataupun strategi yang dirancang untuk mencegah atau mengurangi intimidasi di sekolah. Strategi pencegahan intimidasi praktis yang menargetkan berbagai tingkat (yaitu, individu, ruang kelas, dan sekolah) disediakan, dan pedoman praktik terbaik untuk menerapkan program pencegahan intimidasi di sekolah dengan banyak melakukan sosialisasi hukum dan parenting.
Kerusakan dan Bencana Ekologis: Relevensi Pancasila dalam Menjaga Keseimbangan Alam Saniah, Saniah; Nurzanah, Nabila Ain; Lestari, Indi Rahma; Suryaningsi, Suryaningsi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36483

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa relevan nilai-nilai Pancasila saat menghadapi kerusakan lingkungan yang disebabkan aktivitas pertambangan batubara di Kalimantan Timur. Masalah utama yang dihadapi termasuk penebangan hutan, pencemaran sungai, hilangnya berbagai jenis hewan dan tumbuhan, serta banjir yang berdampak pada kehidupan di masyarakat secara sosial dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif yang berasal dari beberapa jurnal akademis, laporan lembaga lingkungan, dan mengambil data dari pemerintah tahun 2015 sampai 2025. Model analisis yang dipakai adalah analisis isi untuk melihat hubungan antara kerusakan lingkungan alam dan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ketiga (Persatuan Indonesia), sila keempat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan), dan sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai ini bisa memperkuat kerjasama sosial, meningkatkan dan melibatkan partisipasi masyarakat dalam pembentukan kebijakan lingkungan, dan mempromosikan keadilan ekologis yang berkelanjutan. Dalam kesimpulannya, Pancasila bisa menjadi dasar moral dan etika dalam membuat kebijakan lingkungan yang adil serta memperhatikan keseimbangan alam. Temuan ini menegaskan betapa pentingnya memasukkan nilai-nilai Pancasila dalam pengelolaan sumber daya alam untuk menjaga keberlanjutan ekosistem yang di jaga dengan baik di negara kita.
Lubang Tambang dan Keselamatan Jiwa: Perspektif Pancasila tentang Hak Hidup Masyarakat Sabila, Melly; Ibrahim, Jihan Fhadillah; Maharani, Diya Desrina; Sabila, Melly Sabila; Hanif, Tito Ali; Suryaningsi, Suryaningsi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 02 (2025): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v10i02.11239

Abstract

Penelitian ini membahas permasalahan lubang bekas tambang batubara yang tidak direklamasi dan menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, sosial, dan kemanusiaan, seperti pencemaran air, degradasi tanah, hilangnya vegetasi, hingga ancaman keselamatan jiwa terutama bagi anak-anak. Kondisi ini mencerminkan lemahnya pengawasan negara, kurangnya tanggung jawab perusahaan, serta pelanggaran hak asasi manusia dan pengabaian nilai Pancasila, khususnya sila pertama dan kedua yang menekankan penghormatan terhadap kehidupan serta kemanusiaan yang adil dan beradab. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi pustaka melalui analisis literatur berupa jurnal akademis, buku, penelitian terdahulu, dan sumber berita yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reklamasi pascatambang bukan hanya kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab moral, sosial, dan hukum yang harus dijalankan secara kolaboratif oleh pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, karena reklamasi yang baik dapat mencegah jatuhnya korban jiwa, memulihkan ekosistem, serta mewujudkan keadilan sosial yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan manusiawi.
Pedagogical Competence of Civic Education Teachers in Senior High School: A Qualitative Analysis Based on the 2023 Teacher Competence Model Sharla, Difa Novika; Hardoko, Aloysius; Pardosi, Jawatir; Suryaningsi, Suryaningsi
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 17, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v17i2.38229

Abstract

This study aims to analyze the pedagogical competence of Civic Education teachers at MAN 2 Samarinda based on the Regulation of the Director General of Teachers and Education Personnel Number 2626/B/Hk.04.01/2023 concerning the Teacher Competency Model, focusing on creating safe learning environments, student-centered learning, and assessment practices. The research used a descriptive qualitative method through intensive classroom observations and semi-structured interviews with two teachers and six students selected purposively. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including reduction, display, and conclusion drawing. The results indicate that teachers’ pedagogical competence is mainly concentrated at the levels of conceptual understanding and classroom-level implementation across the three aspects, but declines at higher levels such as reflection, collaboration, and professional assistance. Assessment practices represent the lowest level of achievement, as they remain largely procedural and have not functioned optimally as formative tools.
Kesenjangan Sosial di Daerah Pertambangan: Analisis Pemerataan Kesejahteraan berdasarkan Sila Keadilan Sosial Febriantsyah, Muhammad Sultan; Islami, Marsya Esa Nur; Aulia, Adella Senra; Suryaningsi, Suryaningsi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36155

Abstract

Kegiatan pertambangan di Indonesia memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, tetapi pada saat yang sama juga memunculkan kesenjangan sosial yang tajam di wilayah sekitar tambang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidakadilan yang timbul akibat aktivitas pertambangan, khususnya ketimpangan ekonomi, hilangnya sumber penghidupan tradisional, kerusakan lingkungan, serta lemahnya perlindungan terhadap kelompok rentan seperti pekerja perempuan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, analisis hukum, serta kajian yuridisempiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pertambangan sering kali memperbesar jurang sosial-ekonomi antara kelompok yang memperoleh keuntungan dan masyarakat lokal yang menanggung dampak negatif. Analisis berdasarkan nilai Pancasila menunjukkan bahwa: sila ketiga menekankan pentingnya mengutamakan kepentingan sosial untuk menjaga persatuan, sila keempat menuntut dialog sosial yang inklusif dalam pengambilan keputusan, dan sila kelima menegaskan pemerataan kesejahteraan sosial. Dengan demikian, penyelesaian kesenjangan sosial di daerah pertambangan membutuhkan kebijakan yang menekankan pada partisipasi masyarakat, keadilan distributif dan prosedural, serta perlindungan terhadap seluruh warga demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan yang adil.
Problem-Based Learning as a Transformative Framework for Multicultural Education in Secondary Schools Miranda Wulandari; Jawatir Pardosi; Suryaningsi Suryaningsi
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Research, Training and Philanthropy Institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v7i2.1716

Abstract

This study examines how Problem-Based Learning (PBL) is designed, implemented, and its effectiveness in strengthening multicultural education through the Bhinneka Tunggal Ika topic at SMP Negeri 1 Samarinda. Using a descriptive qualitative case study, the participants comprised one Civic Education teacher and 32 ninth-grade students from class IX F, purposively selected for their religious and ethnic diversity. Data were gathered through participatory observation across five PBL sessions and in-depth interviews, then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing with source triangulation. The findings show that PBL enhanced students’ multicultural competence, indicated by multicultural knowledge (91%), tolerance for differences (88%), cross-cultural collaboration (84%), and inclusive communication (81%). These gains emerged through five PBL stages: problem orientation, heterogeneous group organization, collaborative investigation, presentation of results, and reflection. The study demonstrates that PBL is an effective transformative approach for cultivating multicultural competence in secondary school civic education, and it offers practical guidance for inclusive, diversity-based teaching in heterogeneous classrooms in a widely diverse context.
Optimalisasi Politik Hukum Pengelolaan Lahan Pascatambang dalam Pengembangan Ekowisata Berbasis Pancasila: Integrasi Politik Hukum dan Nilai Pancasila dalam Pengembangan Ekowisata di Lahan Pascatambang Suryaningsi Suryaningsi; Rosmini Rosmini; dermawan Waruwu
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 5 No. 2 (2026): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, April 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v5i2.1924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis politik hukum dalam pengelolaan lahan pascatambang yang diarahkan pada pengembangan ekowisata berbasis nilai-nilai Pancasila. Aktivitas pertambangan yang masif, khususnya di Kalimantan Timur, meninggalkan berbagai persoalan ekologis, sosial, dan ekonomi. Lahan bekas tambang yang tidak direhabilitasi secara optimal berpotensi menjadi sumber bencana lingkungan serta menurunkan kualitas hidup masyarakat sekitar. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kebijakan yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga normatif dan filosofis melalui politik hukum yang berlandaskan Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui studi literatur dan analisis data lapangan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik hukum pengelolaan lahan pascatambang di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti disharmonisasi regulasi, lemahnya penegakan hukum, serta kurangnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam implementasi kebijakan. Pengembangan ekowisata menjadi solusi strategis karena mampu mengintegrasikan aspek ekologis, ekonomi, dan sosial secara berkelanjutan. Nilai-nilai Pancasila, seperti keadilan sosial, gotong royong, dan kemanusiaan, menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pengelolaan lahan pascatambang yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, peningkatan partisipasi masyarakat, serta sinergi antar pemangku kepentingan sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan lahan pascatambang berbasis ekowisata yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Tantangan Pengelolaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Pelindungan Hak Asasi Manusia di Era Digital dalam Sistem Pemerintahan Indonesia Atiqah Nurmaulidyawati; Ema Zaskia Neza Bella; Suryaningsi Suryaningsi
Verfassung: Jurnal Hukum Tata Negara Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/vjhtn.v5i1.782

Abstract

Artikel ini menganalisis efektivitas sistem pemerintahan parlementer dan presidensial di Indonesia dalam perspektif hukum tata negara dengan fokus pada pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta pelindungan hak asasi manusia (HAM). Artikel ini menggunakan metode penelitian socio-legal. Hasilnya, sistem presidensial pasca-amandemen UUD NRI Tahun 1945 lebih stabil dalam mendukung penguatan IPTEK dan mekanisme akuntabilitas, namun masih menghadapi tantangan berupa literasi digital rendah, kebocoran data, dan potensi pelanggaran HAM melalui pengawasan digital dan bias algoritmik. Sementara itu, contoh negara parlementer menunjukkan fleksibilitas politik yang lebih tinggi, namun rentan terhadap instabilitas eksekutif.
Living Law Versus Hukum Negara: Konflik Tanah Adat Dayak dan Izin Pertambangan Artika, Artika; Auliya, Nabila; Suryaningsi, Suryaningsi
Limbago: Journal of Constitutional Law Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Constitusional Law
Publisher : Universitas Jambi, Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/limbago.v6i2.50245

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbedaan antara hukum negara yang dikodifikasi dan hukum adat yang telah berkembang secara alami dalam masyarakat mengenai hak atas tanah pada masyarakat Dayak di Kalimantan Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana hukum adat berfungsi dalam pengelolaan tanah ulayat dan bagaimana hal itu berhubungan dengan hukum positif. Metode yang digunakan adalah antropologi hukum dan socio-legal. Ini menggunakan data primer melalui wawancara mendalam dan data sekunder seperti dokumen, berita, peraturan perundang-undangan, dan literatur akademik. Data dianalisis secara kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Selain itu, metode triangulasi digunakan untuk mengujinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan nilai sosial, budaya, dan spiritual masyarakat, hukum adat Dayak masih berfungsi sebagai hukum hidup yang mengatur pengelolaan tanah ulayat secara komunal. Namun, ketika kebijakan dari hukum positif memberikan izin pertambangan, HPH, HTI, dan perkebunan kelapa sawit, mereka telah mengurangi wewenang masyarakat adat atas tanah komunalnya. Hal ini menyebabkan konflik antara hukum positif dan hukum adat. Masyarakat adat adalah lapangan sosial yang memiliki sedikit autonomi karena situasi ini. Oleh karena itu, untuk menjamin perlindungan hak atas tanah adat yang lebih efektif, hukum positif dan hukum adat harus diharmonisasi.
Co-Authors Addriana Bulu Baan Aditiyawan, Haris Rizky Afriliani, Rhiska Ahmad, Fakhrul Mubarak Ainani, Ainani Al Faiq, Muhammad Fadhil Aldo Aditya Ramadhan Alfian Rokhmansyah Alfina, Alfina Ali Gilang Pratama Ali Gilang Pratama Ali Gilang Pratama Alias, Alima Tsusyaddya Alma Elvira Saputri Aloysius Hardoko Aloysius Hardoko Ana Rahayu Andi Muhammad Andriawan, Muhammad Ferry Antonio, Christofher Dylan Anugrah Anugrah Ardiansyah, Hirwan Ardinawati, Ardinawati Ariyani, Alya Arsanda, Wiwid Artika, Artika Asmal Asnar Asnar Asnar Asnar, Asnar Astuti, Tina Sesarya Atiqah Nurmaulidyawati Aulia, Adella Senra Auliya, Nabila Azyuyun, Azyuyun Bahzar , Moh. Bahzar, Mohammad Bhazar, Moh Carmela, Herlinda Ragil Feby Citra Ayu Deswina Maharani Darmalaksana, Dedy Darman, Siska Shafrianti Pratiwi dermawan Waruwu Dernayun, Dernayun Dewi, Intan Fitria Dwi Vika Sari Edi Rahmad Eki, Lusia Ema Zaskia Neza Bella Endang Dwi Sulistyowati Endang Herliah Erika H, Yulita Erika, Yulita Erwiantono Fadila, Nilda Fanisa Aprily Febriantsyah, Muhammad Sultan Fidjri Erianto Ghafur, Abd. Hafida, Khoirunisa Hamdawang, Hamdawang Hanif, Tito Ali Hardoko , A. Hardoko , Aloysius Hardoko, A. Hatima, Siti Fahmatul Hautami Nadia Zahratul Afifah Henny Pagoray Herliah , Endang Herliah, Endang Ibrahim, Jihan Fhadillah Inarsia, Inarsia Indah Dwi Lestari Indri Oktapia Islami, Marsya Esa Nur Jaafar, Muhammad Sukar Jamil Jamil Jamil Jamil Jamil, M. Jawatir Pardosi Jody, Exca Sukas K., Iriyani Kalsela, Wanda Frisilia Khatimah, Kusnul Latif, Angel Lestari, Indi Rahma Lusiana, Putri M Jamil, M M. Amir Masruhim Maharani, Diya Desrina Maharani, Nurani Majid , Novita Majid, Novita Marbun, Andreas Hari Susanto Marina Marina Marwiah Marwiah Marwiah, Marwiah Masaid, Femy Febriyanti Mauldya Nailya, Cut Miranda Wulandari Moh. Bahzar Muhammad Akmal Muhammad Fayyadh Mahasin Muhammad Jumadi Muhammad Rean Wahyudi Musdalifah Azis Mustangin Mustangin Ni Luh Suparni Asih Nila, Nila Nopianto, Eko Nulwelen, Maria Nur Fauzia Nur Fitri Handayani Nur Yanti, Nur Nurzanah, Nabila Ain Oon Darmansyah Pajerih, Irwan Saputra Paran, Fransiskus Pardosi , Jawatir Pranaditya, Wahyu Dhira Putri Sri Wahyuni Putri, Novita Amelia Putri, Rani Anggara Rahmi, Adelia Hidayatul Ramadani, Fivin Ramadhan, Widzar Alghifary Ramadhanita, Shavira Ramayanti, Livia Ratiani Puspitasari Reiyna Kumala Putri Rio Agung Kurniawan Risky Ramadhani Rosmini Rosmini Rosmini Ruslan, Ridwan Da’I Malarangeng Sabila, Melly Sabila, Melly Sabila SAFITRI, SELVI Saleh, Andi Muhammad saniah saniah Saputri, Alma Elvira Saputri, Rizda Sandiva Sari, Dwi Vika Savitri, Pitaloka Alif Setiani, Intan Kumala Sharla, Difa Novika Siti Rabbani Karimuna Sri Muliani, Sri Sri YM, Feranda Surahman, Adi Tammu, Herlindar Taoha, Aurel Amelia Putri Taufik, Aliyyah Nisrina Titin Pujianti Utami, Faradhita Venna Puspita Sari Wardani, Indri Reva Warman , Warman Warman Warman Widyaningsih, Tika Widyatmike Gede Mulawarman Wijaya, Nur Aida Fida Wingkolatin Wingkolatin , Wingkolatin Wingkolatin Wingkolatin Wingkolatin, Wingkolatin Wirapuspita Wisnuwardani, Ratih Wulandari, Melda Nur Yulia Rahmawati, Yulia Yulianingrum, Aullia Vivi