p-Index From 2021 - 2026
11.029
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Program Kerja Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan siswa di SMP Negeri 21 Samarinda Fanisa Aprily; Moh. Bahzar; Marwiah Marwiah; Aloysius Hardoko; Suryaningsi Suryaningsi; Wingkolatin Wingkolatin
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i1.2

Abstract

OSIS merupakan organisasi sah di sekolah yang menjadi tempat bagi siswa untuk mengembangkan potensi keterampilan masing-masing siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program kerja OSIS dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dan teknik analisis data data mengunakan reduksi, pengumpulan data, display data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukan terdapat tiga bentuk program kerja yang berpengaruh pada pembentukan karakter kepemimpinan siswa, yaitu LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) memberikan pengalaman langsung dalam kepemimpinan sehingga dapat membentuk karakter disiplin, percaya diri, tanggung jawab, dan berjiwa pemimpin, program kerja pembiasaan siswa di sekolah yang dapat menciptakan budaya disiplin, sopan santun, dan kepatuhan terhadap peraturan sekolah, dan program suara demokrasi dapat mengembangkan kesadaran politik, sikap demokratis, dan berpikir kritis.
Realizing Social Justice: East Kalimantan's Gender Profile 2023 in the Perspective of Human Rights and Citizenship Ali Gilang Pratama Ali Gilang Pratama; Suryaningsi; Wingkolatin
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol. 8 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/humanisma.v8i1.9717

Abstract

This study examines gender inequality in East Kalimantan using a mixed-methods approach that combines quantitative indicators with qualitative insights. Quantitative data from the 2023 Human Development Index (HDI), Gender Development Index (GDI), and Gender Empowerment Index (GEI), supported by education, health, employment, and political participation statistics, reveal persistent disparities between men and women across districts. While aggregate indicators suggest “high” development, women continue to face disadvantages in accessing education, decent work, health services, and decision-making roles. Qualitative evidence, derived from 15 key informant interviews and participatory observations, illustrates the lived realities of these gaps, including early school dropout, maternal health risks, and gender-based violence limiting opportunities. The findings show that more than half of voters are women, yet their legislative representation averages only 16%. The study underscores that gender-responsive development policies are essential to achieve social justice and sustainable equality in provincial governance.
Politik Hukum dalam Legislasi Nasional: Studi Kritis terhadap Proses dan Arah Pembentukan Undang-Undang di Indonesia Ali Gilang Pratama; Alma Elvira Saputri; Ana Rahayu; Titin Pujianti; Ratiani Puspitasari; Suryaningsi Suryaningsi; Endang Herliah
Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/nomos.v5i2.3123

Abstract

Artikel ini mengkaji politik hukum dalam proses legislasi nasional di Indonesia dengan menyoroti dinamika hubungan antara pemerintah, DPR, panitia kerja (panja), kelompok kepentingan, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyoroti bagaimana inisiatif legislasi sering kali didominasi oleh pemerintah dan elite politik, sementara partisipasi masyarakat bersifat terbatas. Melalui pendekatan yuridis normatif dan analisis grafis alur legislasi, hasil penelitian ini mengungkapkan ketidakseimbangan dalam proses pembentukan undang-undang yang memengaruhi kualitas dan legitimasi produk hukum. bahwa praktik prosedural yang tidak demokratis, marginalisasi partisipasi publik, dan dominasi kekuasaan elit politik kerap kali mengwarnai pembentukan undang-undang. Politik hukum digunakan untuk mempertahankan atau memperluas kekuasaan daripada mewujudkan keadilan hukum dan kepentingan rakyat. Hasil ini menekankan pentingnya masyarakat sipil dan lembaga pengawasan dalam menjaga integritas proses legislasi, dan pentingnya rekonstruksi politik hukum nasional yang lebih bertanggung jawab, terlibat, dan berorientasi pada keadilan substantif. Model ideal politik hukum menjadi rekomendasi yang disesuaikan dengan transformasi sosial sambil tetap berbasis pada prinsip-prinsip Pancasila dan Konstitusi.
Perlindungan Hukum bagi Korban Kekerasan Seksual dalam Keluarga: Perspektif Gender dan Studi Kasus UPTD-PPA Putri Sri Wahyuni; Suryaningsi Suryaningsi; Wingkolatin Wingkolatin; Aloysius Hardoko; Marwiah Marwiah; Endang Herliah
Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/nomos.v5i2.3154

Abstract

Sanitasi lingkungan dan akses air bersih merupakan hak dasar yang dijamin oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Masyarakat di wilayah padat seperti Kelurahan Kalibaru, Jakarta Utara belum sepenuhnya menikmati hak tersebut secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi jaminan hukum atas sanitasi dan air bersih serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang terjadi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan menggabungkan studi hukum dan pengumpulan data lapangan melalui wawancara serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak atas sanitasi bersifat formalistik. Akses terhadap air bersih masih terbatas, kondisi lingkungan tidak sehat, dan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan masih rendah. Perubahan regulasi yang berlangsung cepat menyebabkan kesulitan dalam proses sosialisasi serta menghambat pelaksanaan kebijakan di tingkat daerah. Program lingkungan seperti TPS 3R dan bank sampah dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara menunjukkan adanya inisiatif pemerintah untuk membangun kesadaran kolektif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan peran pemerintah daerah, stabilisasi kebijakan, serta perluasan pendekatan sanitasi berbasis komunitas secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Tinjauan Hukum terhadap Peran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik menurut Persepsi Mahasiswa Rio Agung Kurniawan; Suryaningsi Suryaningsi; Nur Fitri Handayani; Jawatir Pardosi; Endang Herliah
Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/nomos.v5i2.3156

Abstract

Penyebaran hoaks di era digital merupakan ancaman serius bagi integritas pendidikan tinggi, termasuk di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Mulawarman terhadap peran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dalam mencegah penyebaran hoaks di lingkungan pendidikan tinggi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memahami pentingnya Undang-Undang tersebut sebagai instrumen hukum dalam mengatur ruang digital. Namun, implementasinya dinilai belum optimal akibat rendahnya literasi digital dan pemahaman terhadap aspek hukum di kalangan mahasiswa. Temuan ini menegaskan urgensi penguatan pendidikan hukum dan pelatihan literasi digital secara berkelanjutan sebagai strategi untuk meningkatkan kesadaran hukum dan memaksimalkan efektivitas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dalam memerangi penyebaran informasi palsu di lingkungan kampus.
Akses Perempuan terhadap Layanan Kesehatan Terkait Dampak Lingkungan Indri Oktapia; Risky Ramadhani; Suryaningsi Suryaningsi
Doh Gisin Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.4347

Abstract

Penelitian kuantitatif ini bertujuan menganalisis pengaruh simultan faktor lingkungan (kualitas air bersih dan polusi udara ambien) dan faktor sosial-struktural (kontrol keputusan rumah tangga dan edukasi kesehatan lingkungan) terhadap akses layanan kesehatan perempuan (n=30) di Samarinda. Menggunakan metode Regresi Linier Berganda, hasil Uji F menunjukkan model signifikan secara statistik (Sig. F = 0.000) dengan kontribusi keseluruhan sebesar 45.5% (R-Square). Hasil uji t (parsial) menemukan bahwa kualitas air bersih (B = -0.350, p=0.000) dan kontrol keputusan rumah tangga (B = -0.220, p=0.032) berpengaruh negatif signifikan, mencerminkan bahwa degradasi lingkungan memicu biaya penyakit dan norma patriarki menghambat ketepatan waktu layanan. Sementara itu, polusi udara ambien (B = 0.410, p=0.000) dan edukasi lingkungan (B = 0.510, p=0.000) berpengaruh positif signifikan, menunjukkan bahwa polusi meningkatkan permintaan layanan dan edukasi meningkatkan kesadaran risiko. Akses perempuan ditentukan oleh interseksi kerusakan lingkungan yang memicu morbiditas dan kesenjangan gender yang membatasi otonomi. Direkomendasikan pergeseran paradigma kuratif ke preventif oleh Puskesmas, serta kebijakan yang mengatasi hambatan biaya tidak langsung dan inklusif terhadap perempuan penyandang disabilitas.
Kurangnya Pelibatan Perempuan dalam Edukasi dan Kampanye Kesadaran Lingkungan Muhammad Fayyadh Mahasin; Reiyna Kumala Putri; Suryaningsi Suryaningsi
Doh Gisin Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.4375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rendahnya pelibatan perempuan dalam edukasi dan kampanye kesadaran lingkungan di masyarakat. Perempuan memiliki peran strategis dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan, namun partisipasinya masih sering terpinggirkan karena minimnya akses terhadap pendidikan lingkungan dan kegiatan sosial berbasis ekologis Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengkaji berbagai hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas perempuan melalui pendidikan dan pelatihan lingkungan dapat memperkuat kesadaran ekologis serta mendorong keterlibatan aktif dalam program kampanye lingkungan yang berkelanjutan.
Ketidaksetaraan Gender dalam Partisipasi Pengambilan Keputusan Pengelolaan Sumber Daya Alam Fidjri Erianto; Muhammad Jumadi; Suryaningsi Suryaningsi
Doh Gisin Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.4380

Abstract

Ketidaksetaraan gender dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) masih menjadi persoalan mendasar yang memengaruhi efektivitas, keberlanjutan dan keadilan dalam tata kelola lingkungan. Meskipun perempuan memiliki pengetahuan lokal dalam pengelolaan lahan, air, dan hutan, partisipasi mereka dalam mengambil keputusan sering terbatas karena faktor sosial, budaya, ekonomi dan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk ketimpangan dalam partisipasi pengambilan keputusan pengelolaan SDA di Indonesia, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta merumuskan strategi pemberdayaan yang dapat meningkatkan kesetaraan. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka sistematik dengan menelaah berbagai sumber akademik, laporan lembaga internasional, serta kebijakan pemerintah terkait gender di sektor lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hambatan utama partisipasi perempuan terletak pada norma-norma patriarki yang mengakar, struktur kelembagaan yang tidak menyeluruh, serta kurangnya akses terhadap sumber daya dan informasi. Selain itu, kebijakan yang sering kali gagal mengakomodasi peran dan kebutuhan perempuan di tingkat lokal. Pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan SDA memerlukan pendekatan yang holistik, melibatkan transformasi kelembagaan, peningkatan kapasitas, serta penguatan posisi perempuan sebagai pemain strategis dalam tata kelola sumber daya. Dengan demikian, integrasi perspektif gender dalam kebijakan lingkungan bukan hanya persoalan keadilan sosial, tetapi juga prasyarat penting bagi keberlanjutan ekologis dan kesejahteraan masyarakat.
Co-Authors Addriana Bulu Baan Aditiyawan, Haris Rizky Afriliani, Rhiska Ahmad, Fakhrul Mubarak Ainani, Ainani Al Faiq, Muhammad Fadhil Aldo Aditya Ramadhan Alfian Rokhmansyah Alfina, Alfina Ali Gilang Pratama Ali Gilang Pratama Ali Gilang Pratama Alias, Alima Tsusyaddya Alma Elvira Saputri Aloysius Hardoko Aloysius Hardoko Ana Rahayu Andi Muhammad Andriawan, Muhammad Ferry Antonio, Christofher Dylan Anugrah Anugrah Ardiansyah, Hirwan Ardinawati, Ardinawati Ariyani, Alya Arsanda, Wiwid Artika, Artika Asmal Asnar Asnar Asnar Asnar, Asnar Astuti, Tina Sesarya Atiqah Nurmaulidyawati Aulia, Adella Senra Auliya, Nabila Azyuyun, Azyuyun Bahzar , Moh. Bahzar, Mohammad Bhazar, Moh Carmela, Herlinda Ragil Feby Citra Ayu Deswina Maharani Darmalaksana, Dedy Darman, Siska Shafrianti Pratiwi dermawan Waruwu Dernayun, Dernayun Dewi, Intan Fitria Dwi Vika Sari Edi Rahmad Eki, Lusia Ema Zaskia Neza Bella Endang Dwi Sulistyowati Endang Herliah Erika H, Yulita Erika, Yulita Erwiantono Fadila, Nilda Fanisa Aprily Febriantsyah, Muhammad Sultan Fidjri Erianto Ghafur, Abd. Hafida, Khoirunisa Hamdawang, Hamdawang Hanif, Tito Ali Hardoko , A. Hardoko , Aloysius Hardoko, A. Hatima, Siti Fahmatul Hautami Nadia Zahratul Afifah Henny Pagoray Herliah , Endang Herliah, Endang Ibrahim, Jihan Fhadillah Inarsia, Inarsia Indah Dwi Lestari Indri Oktapia Islami, Marsya Esa Nur Jaafar, Muhammad Sukar Jamil Jamil Jamil Jamil Jamil, M. Jawatir Pardosi Jody, Exca Sukas K., Iriyani Kalsela, Wanda Frisilia Khatimah, Kusnul Latif, Angel Lestari, Indi Rahma Lusiana, Putri M Jamil, M M. Amir Masruhim Maharani, Diya Desrina Maharani, Nurani Majid , Novita Majid, Novita Marbun, Andreas Hari Susanto Marina Marina Marwiah Marwiah Marwiah, Marwiah Masaid, Femy Febriyanti Mauldya Nailya, Cut Miranda Wulandari Moh. Bahzar Muhammad Akmal Muhammad Fayyadh Mahasin Muhammad Jumadi Muhammad Rean Wahyudi Musdalifah Azis Mustangin Mustangin Ni Luh Suparni Asih Nila, Nila Nopianto, Eko Nulwelen, Maria Nur Fauzia Nur Fitri Handayani Nur Yanti, Nur Nurzanah, Nabila Ain Oon Darmansyah Pajerih, Irwan Saputra Paran, Fransiskus Pardosi , Jawatir Pranaditya, Wahyu Dhira Putri Sri Wahyuni Putri, Novita Amelia Putri, Rani Anggara Rahmi, Adelia Hidayatul Ramadani, Fivin Ramadhan, Widzar Alghifary Ramadhanita, Shavira Ramayanti, Livia Ratiani Puspitasari Reiyna Kumala Putri Rio Agung Kurniawan Risky Ramadhani Rosmini Rosmini Rosmini Ruslan, Ridwan Da’I Malarangeng Sabila, Melly Sabila, Melly Sabila SAFITRI, SELVI Saleh, Andi Muhammad saniah saniah Saputri, Alma Elvira Saputri, Rizda Sandiva Sari, Dwi Vika Savitri, Pitaloka Alif Setiani, Intan Kumala Sharla, Difa Novika Siti Rabbani Karimuna Sri Muliani, Sri Sri YM, Feranda Surahman, Adi Tammu, Herlindar Taoha, Aurel Amelia Putri Taufik, Aliyyah Nisrina Titin Pujianti Utami, Faradhita Venna Puspita Sari Wardani, Indri Reva Warman , Warman Warman Warman Widyaningsih, Tika Widyatmike Gede Mulawarman Wijaya, Nur Aida Fida Wingkolatin Wingkolatin , Wingkolatin Wingkolatin Wingkolatin Wingkolatin, Wingkolatin Wirapuspita Wisnuwardani, Ratih Wulandari, Melda Nur Yulia Rahmawati, Yulia Yulianingrum, Aullia Vivi