Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Pembelajaran Online selama Pandemi Covid-19 dan Tingkat Stres Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Ni Putu Kristiani; I Gede Putu Darma Suyasa; Idah Ayu Wulandari
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v13i2.256

Abstract

Virus corona merupakan penyakit menular dengan laju penyebaran yang sangat cepat yang berdampak di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Kemendikbud mendesak perguruan tinggi untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh/online berdasarkan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2020. Seiring berjalannya waktu, pembelajaran online mempengaruhi psikologi mahasiswa, terutama di kalangan individu yang mengakibatkan stres. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas pembelajaran online selama pandemi Covid-19 terhadap tingkat stres mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan di ITEKES Bali. Desain studi korelasional menggunakan metodologi cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah 553 mahasiswa yang terdaftar pada program Sarjana Keperawatan ITEKES Bali. Dengan jumlah sampel 255 responden, digunakan teknik pengambilan sampel Proportional Stratifield Random Sampling. Dengan menggunakan kuesioner, data dikumpulkan dan kemudian dianalisis menggunakan Korelasi Spearman Rho. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden (69,8%) menilai kualitas pembelajaran online baik dan memiliki tingkat stres yang normal (66,3 persen). Didapatkan hasil (p-value <0,001, r = -0,379) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pembelajaran online dengan tingkat stres mahasiswa. Diharapkan mahasiswa harus menggunakan teknologi secara kreatif dan mengembangkan kemampuan mereka untuk mengatasi stres yang mereka hadapi dalam situasi yang beragam. Lembaga harus menyediakan link evaluasi, khususnya setelah menerapkan pembelajaran online untuk mengetahui respon siswa dan kemanjuran pembelajaran online diselingi pembelajaran tatap muka selama pandemi Covid-19 dengan tetap fokus pada protokol kesehatan.
Pernikahan Dini pada Remaja di Desa Sukaraja Kecamatan Jeroaru Kabupaten Lombok Timur Nurhayati Nurhayati; I Gede Putu Darma Suyasa; I Ketut Alit Adianta; Sarah K Wulandari
Jurnal PRIMA Vol 8, No 2 (2022): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i2.322

Abstract

Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu prioritas utama pembangunan kesehatan di Indonesia. Program ini bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, ibu bersalin dan bayi neonatal. Salah satu tujuan program ini adalah menurunkan kematian dan kejadian sakit pada ibu dan anak melalui peningkatan mutu pelayanan dan menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan ibu dan prenatal di tingkat pelayanan dasar dan pelayanan rujukan primerPendidikan kesehatan merupakan upaya yang perlu di lakukan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam perawatan ibu post sectio caesaria. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengetahui Pengaruh  Pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap keluarga dalam perawatan ibu post sectio caesaria di Ruang Nifas RSUD Patut Patut Patju Lombok BaratPopulasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post section caesaria berjumlah 286 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 27 orang dengan Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-experimental melalui pendekatan one group pre test-post test design. Teknik pengumpulan data menggunakan Kuesioner. Analisa data ini menggunakan Analisa data uji statistic Wilcoxon signed rankings test.Berdasarkan hasil penelitian ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap keluarga dalam perawatan ibu post section cesaria di ruang nifas RSUD Patut Patuh Patju Gerung Lombok Barat.
Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Vulva Hygiene Saat Menstruasi Dengan Keparahan Pruritus Vulvae Ni Kadek Devariyani Swantari; I Gede Putu Darma Suyasa; Ni Wayan Manik Parwati
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.467 KB) | DOI: 10.37413/jmakia.v12i2.217

Abstract

Pengetahuan dan perilaku vulva hygiene saat menstruasi sangat penting dimiliki remaja putri untuk mencegah terjadinya masalah pada genetalia seperti pruritus vulvae. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku vulva hygiene saat menstruasi dengan tingkat keparahan kejadian pruritus vulvae pada remaja putri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 314 orang dengan jumlah sampel 192 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik non probability sampling menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan kuesioner dengan google formulir dan dianalisis dengan Spearman’s Rho Correlation. Hasil temuan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan vulva hygiene cukup (41,2%), tingkat perilaku vulva hygiene baik (51,0%), dan tingkat keparahan kejadian pruritus vulvae ringan (43,2%) pada siswi SMP Widyasakti. Dari 79 responden yang memiliki tingkat pengetahuan vulva hygiene cukup, sebanyak 33 (41,8%) responden mengalami pruritus vulvae dengan tingkat keparahan ringan. Dan dari 98 responden yang memiliki tingkat perilaku vulva hygiene baik, sebanyak 44 (44,9%) mengalami pruritus vulvae dengan tingkat keparahan ringan. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan vulva hygiene saat menstruasi dengan tingkat keparahan kejadian pruritus vulvae. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat perilaku vulva hygiene saat menstruasi dengan tingkat keparahan kejadian pruritus vulvae.
Faktor Determinan Self-Efficacy Perawat Pelaksana dalam Pelaksanaan Discharge Planning Ni Luh Putu Mira Santana Sari; I Gede Putu Darma Suyasa; I Kadek Nuryanto; Putu Noviana Sagitarini
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1164

Abstract

Self-efficacy pada perawat pelaksana merupakan keyakinan dan kemampuan seorang perawat dalam melaksanakan discharge planning untuk meningkatkan kualitas kesehatan yang secara tidak langung berpengaruh pada keberlanjutan perawatan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidetifikasi faktor determinan self-efficacy perawat pelaksana dan menganalisis faktor yang paling dominan terhadap pelaksanaan discharge planning. Design yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 187 perawat pelaksana yang dipilih melalui simple random sampling dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumennya. Sebelum kuesioner diberikan kepada responden dilakukan uji face validity dan reliability untuk validitas dan reliabilitas kuesioner kemudina baru dilanjutkan dengan penyebaran kuesioner kepada responden. Data dianalsis secara univariat, bivariat dengan uji chi square, dan multivariat dengan uji binary logistic regression. Hasil analisis bivariate variabel burnout (p 0,002) dan self esteem (p<0,001) memiliki pengaruh yang signifikan dalam pelaksanaan discharge planning sedangkan hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel burnout dan self esteem memiliki pengaruh yang paling dominan dalam pelaksanaan discharge planning.
Penyuluhan Kanker Servik pada Wanita Masa Reproduksi di Desa Nyuh Tebel Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem Ni Made Nurtini; Komang Ayu Purnama Dewi; Gusti Ayu Dwina Mastryagung; I Gede Putu Darma Suyasa; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.697 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.317

Abstract

ABSTRAKKanker leher rahim merupakan penyakit keganasan yang terjadi pada leher rahim. Perjalananpenyakit ini didahului dengan kondisi lesi pra-kanker leher rahim yaitu adanyadisplasia/neoplasia intraepitel serviks (NIS). Banjar Tengah  merupakan salah satu Banjar yang berada di wilayah Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis Karangasem yang memiliki tujuan misimemanfaatkan pelayanan kesehatan dengan maksimal atas dasar kesadaran dan kepedulian,partisipasi serta keswadayaan warga. Berdasarkan hal tersebut dipandang sangat perlumemberikan penyuluhan tentang kanker servik pada wanita masa reproduksi dalam upaya preventif pencegahan kanker serviks.  Target luaran yang diharapkan adalah 1) Terjadipeningkatan pengetahuan pada wanita masa reproduksi. 2)Mampu menjaga pola hidup sehat, 3)adanya peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah penyuluhan 4) mampu melakukandeteksi dini kanker seviks  Metode Pelaksanaan dengan memberikan penyuluhan danmelakukan evaluasi melalui pre-post test. Hasil yang didapatkan adalah dari 33 ibu yangmemperoleh kategori pengetahuan baik 21 orang dan cukup 12 orang dan pada post testdidapatkan hasil 28 orang pengetahuan baik dan 5 orang pengetahuan cukup. Kata Kunci : Penyuluhan, Kanker Servik, Wanita Usia RepoduksiABSTRACTCervical cancer is a malignant disease that occurs in the cervix. Course of the disease ispreceded by the condition of pre-cancerous lesions of the cervix is the existence of dysplasia /cervical intraepithelial neoplasia (NIS). Banjar Banjar Tengah is one that is in the Village areaNyuhtebel, District Manggis, Karangasem who have mission objectives with maximum utilizehealth services on the basis of consciousness and awareness, participation and self-reliance ofcitizens. Based on those considered very necessary to provide education on cervical cancer inwomen of reproductive age in the prevention of cervical cancer prevention efforts. Targetoutcomes expected are: 1) There is an increased knowledge in women past reproduksi.2) Ableto maintain a healthy lifestyle, 3) an increase in knowledge between before and after extension4) capable of early detection of cancer seviks increase Implementation Method to providecounseling and conduct an evaluation through pre-post test. The results obtained are of the 33mothers who acquire good knowledge categories 21 and quite 12 people and post test showed28 people the knowledge of good and 5 sufficient knowledge.Keywords: Counseling, Cervical Cancer, Female Age Repoduksi
Penyuluhan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini; I Gede Putu Darma Suyasa; Nadya Treesna Wulansari; I Gusti Ayu Puja Astuti Dewi; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.862 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.318

Abstract

ABSTRAKKecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian nomor tiga yang membutuhkan penangananserius. Kematian dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan dan kemampuan dalammelakukan pertolongan pertama pre hospital. Untuk itu, peningkatan pengetahuan khususnyauntuk masyarakat awam dalam upaya pemberian pertolongan pertama pre hospital perludilakukan. Data diperkuat oleh keterangan tenaga medis pada salah satu rumah sakit di kotaDenpasar, kebanyakan pasien yang dibawa ke rumah sakit belum mendapatkan penangananawal dan dengan cara transportasi yang kebanyakan menyalahi aturan yang semestinya.  Untukitu solusi yang ditawarkan adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar(BHD) untuk masyarakat awam dalam hal ini siswa SMAN 5 Denpasar. Target luaran yangdiharapkan dari mitra dengan menggunakan metode ini adalah: 1) Siswa mampu memahamimateri penyuluhan tentang BHD, 2) Adanya peningkatan pengetahuan antara sebelum dansetelah diberikan penyuluhan, 3) Siswa mampu mempraktikan BHD dengan benar, 4) Siswamampu mengaplikasikan bantuan hidup dasar dalam memberikan pertolongan pre hospital, 5)Siswa mampu menyebarluaskan informasi yang telah didapat kepada orang-orang terdekat.Hasil dari kegiatan ini adalah: 1) Siswa memahami materi penyuluhan tentang BHD, 2)Pemberian penyuluhan mengenai bantuan hidup dasar berpengaruh signifikan terhadap tingkatpengetahuan siswa, 3) Siswa mampu mempraktikan BHD dengan benar, 4) Siswa mampumengaplikasikan BHD pre hospital, dan 5) Siswa mampu menyebarluaskan informasi kepadaorang terdekat. Kata Kunci : Penyuluhan, Pelatihan, Bantuan Hidup DasarABSTRACTTraffic accident is one of three numbers of death causes which requires serious attention. Deathcan occur due to lack of knowledge and first aid ability in pre-hospital. Therefore, improvingthe knowledge of the society of an effort to pre-hospital first aid provision is needed to be done.The data was reinforced by the testimony of medical personnels in a hospital in Denpasar city,most of the patients who were taken to hospital have not received proper early treatment andthe means of transport that most violate the rules it should be. Thus, an education and trainingof Basic Life Support (BLS) was offered as the solution to this problem, it was offered to thesociety, in this case they were the students of SMAN 5 Denpasar. There are some targetoutcomes expected from partners by using this method; 1) The students are able to understandthe material of BLS, 2) An improvement of students’  knowledge before and after they are giveninformation, 3) The students are able to practice BLS properly, 4) The students are able toapply basic life support in providing first aid of pre-hospital, 5) The students are able todisseminate information which has been obtained to those nearby. The results of this projectwere: 1) The students had good understanding of BLS, 2) Providing education about basic lifesupport had significant effect on the level of students' knowledge, 3) The students were able topractice BLS properly, 4) The students were able to apply BLS in pre-hospital, and 5) Thestudents were able to disseminate information to people nearby.Keywords: Education, Training, Basic Life Support
Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis Berbasis Fisik, Psikologi dan Budaya di Dusun Selat Desa Perean Tengah Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan I Gede Putu Darma Suyasa; IGA Rai Rahayuni; Sri Ariani; Kadek Buja Harditya; Asthadi Mahendra Bhandesa; Komang Rosa Tri Anggaraeni; Nadya Treesna Wulansari; Ida Ayu Suptika Strisanti; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.37 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.326

Abstract

ABSTRAK Desa Perean Tengah yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Baturiti. Masalah kesehatan padalansia yang banyak dihadapi di desa Perean Tengah saat ini antara lain adalah Rheumatik, Batuk,Hipertensi dan Gangguan penglihatan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakanberdasarkan surat permohonan dari Bendesa Adat tentang permohonan melaksanakan pelayananpemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis untuk menjaga kesehatan krama Dusun Selat dalamrangka pelaksanaan piodalan di Pura Dalem Kayangan Tiga Dusun Selat. Solusi untuk menanganimasalah tersebut yaitu melaksanakan pemeriksaan serta pengobatan gratis melalui program P2MSTIKES Bali. Target dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat DusunSelat, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Luaran dari kegiatan iniadalah meningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam upaya menjaga kesehatannya.Kapasitas pelayanan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kami batasi untuk 100 peserta yangdidistribusikan secara merata di wilayah Dusun Selat, Desa Perean Tengah. Pada hasil pemeriksaanditemukan 29 orang yang memiliki tekanan darah tinggi, 2 orang yang memiliki kadar gula darahyang tinggi dan 99 orang memiliki asam urat melebihi batas normal. Kesimpulan dari pelaksanaankegiatan abdimas secara umum berjalan dengan lancar dan masalah kesehatan pada lansia palingbanyak adalah asam urat. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan abdimas ini kesadaranmasyarakat khususnya lansia tentang kesehatan dapat meningkat untuk meningkatkan derajatkesehatan yang optimal.Kata Kunci : Perean, Baturiti, Lansia, Pemeriksaan kesehatan ABSTRACTPerean Tengah villages included Baturiti District. Elderly’s health problems in Perean Tengahvillages today are rheumatic, cough, hypertension and impaired of vision. Implementation ofcommunity services is based on request letter from Head of Village about the request to doing health screening and free treatment to maintain healthy people of the Selat, Perean Tengahvillages in the implementation of piodalan ceremony in Dalem Kayangan Temple. Problem solvingis carry out the health screening and free treatment witch is a program P2M by STIKES Bali.Target of community service are the community of Selat, Perean Tengah villages, Baturiti District,Tabanan Regency. Outcome of these activities is to increase community awareness and knowledgein an effort to maintain their health. Capacity of community service activities are limited to 100participants spread evenly at Selat, Perean Tengah villages. Result of health screening showed 29people who have high blood pressure, two people who have high blood sugar levels and 99 people have gout exceed normal limits. It can be concluded generally the implementation of communityservices was fluent and commonly the health problem in elderly was gout. Therefore it is expected through community services the awareness of people especially elderly about the health can beimproved to increase the degree of optimal health.Keywords: Perean, Baturiti, Elderly, Health screening
Pemeriksaan Golongan Darah dan Rhesus pada Anak Kelas 4,5, dan 6 Sekolah Dasar di Desa Tribuana Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem I Gede Putu Darma Suyasa; Nadya Treesna Wulansari; Ni Putu Kamaryati; Gst Ayu Dwina Mastryagung; Ni Kadek Sutini; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.596 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.327

Abstract

ABSTRAK Desa Tribuana merupakan salah satu desa yang terletak  di Kecamatan Abang. KabupatenKarangasem, Bali, Indonesia. Sampai saat ini, penyuluhan dan pemeriksaan dini jenis golongandarah pada anak sekolah dasar di Desa Tribuana, Kecamatan Abang Karangasem belum pernahdilakukan. Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan beberapareaksi transfusi imunologis dan aspek klinis seperti ketidakcocokan pada sistem golongan darahABO dan Rhesus. Luaran dari pelaksanaan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuanmengenai jenis golongan darah sistem ABO dan Rhesus di kalangan masyarakat. Sampelkegiatan ini adalah siswa-siswi kelas 4,5, dan 6 Sekolah Dasar Negeri 2 Tribuana Tahun Ajaran2016/2017. Metode pelaksanaan meliputi persiapan ijin, koordinasi intern pihak STIKES Balidengan mahasiswa serta alat dan bahan yang digunakan. Pemeriksaan meliputi pemeriksaangolongan darah sistem ABO dan Rhesus. Hasil pemeriksaan golongan darah diperoleh dari 63orang yang terdiri dari 35 orang laki-laki dan 28 orang perempuan dengan rincian golongandarah A+, B+, AB+, dan O+ berturut-turut berjumlah 15, 24, 2 dan 22 orang. Kata kunci : Golongan darah, ABO, Rhesus, SDN 2 Tribunana, Abang, Karangasem ABSTRACTTribuana is a village which is located at Abang district, Karangasem regency, Bali, Indonesia.Counseling and early examination of blood type to the group of elementary students atTribuana village, Abang district, Karangasem regency has not been done before. Bloodtransfusion from incompatible types can cause an immunological transfusion reactions andclinical aspects such as the incompatibility of the blood type systems ABO and Rhesus. The aimof this activity was to improve the community knowledge about blood type systems ABO andRhesus. This examination followed by elementary students at grade 4,5 dan 6  of ElementarySchool number 2 Tribuana in academic year 2016/2017. The Actions method consisted ofpermits, internal coordination between Stikes Bali and students also tools and materials used.The examination included blood type systems ABO and rhesus. The test result showed that from63 students, there were 35 male students and 28 were female students. There were 24 studentswho have B blood type, 22 students with O blood type, 15 students with A blood type and only 2students have AB blood type. All students have a positive Rhesus (Rh+).Key words : blood type, ABO, Rhesus, Elementary School 2 Tribuana, Abang, Karangasem
PENGALAMAN KELUARGA DALAM MELAKSANAKAN POLA DIET STROKE LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SERIRIT BULELENG BALI Ida Bagus Putu Rai Suryawan; I Gede Putu Darma Suyasa; I Kadek Nuryanto; Sarah K Wulandari; Agus Ari Pratama
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 2 No. 1 (2023): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.794 KB)

Abstract

Perawatan pasca stroke, merupakan tantangan tersendiri dari keluarga. Sebab, pada fase pasca stroke, penderita banyak yang mengalami perubahan dari segi fisik, psikis dan rutin dalam pengobatan agar tidak terhentinya terapi pengobatan pada penderita stroke. Upaya rehabilitatif tersebut merupakan pencegahan disabilitas atau serangan ulang. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi pengalaman keluarga dalam melaksanakan pola diet stroke lansia di wilayah kerja Puskesmas Seririt. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ada empat pengalaman keluarga dalam melaksanakan pola diet stroke lansia yaitu namely family support for elderly stroke diets, malnutrisi post-stroke, makanan sehat dan kebutuhan informasi gizi.
HUBUNGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANSIA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 : RELATIONSHIP OF PHYSICAL ACTIVITY LEVEL WITH THE EVENT OF DEPRESSION IN THE ELDERLY DURING THE COVID-19 PANDEMIC I Komang Wirayasa; I Gede Putu Darma Suyasa; Idah Ayu Wulandari; Ni Wayan Manik Parwati
Jurnal Keperawatan Sumba (JKS) Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Sumba (JKS)
Publisher : Program Studi Keperawatan Waikabubak, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jks.v1i1.846

Abstract

Latar Belakang: Pemerintah Indonesia sejak awal pandemi menerapkan kebijakan dan himbauan pada masyarakat mengenai pembatasan aktivitas di luar rumah, padahal banyak aktivitas fisik yang biasanya dilakukan di luar rumah, khususnya yang sering dilakukan oleh lansia. Hal tersebut membuat lansia malas bergerak dan berdampak pada kurangnya aktivitas fisik sehingga menyebabkan depresi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat aktivitas fisik dengan kejadian depresi pada lansia selama masa pandemi COVID-19 di Desa Rendang. Metode: yang digunakan adalah menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh lansia di Desa Rendang yang berjumlah 925 orang dengan sampel sebanyak 237 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen untuk mengukur aktivitas fisik menggunakan kuesioner PASE (Physical Activity Scale for Elderly), dan instrumen pengukur depresi menggunakan kuesioner GDS (Geriatric Depression Scale). Analisis data menggunakan uji rank Spearman. Hasil: Menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (62%), berusia 60-74 tahun (65.5%), tidak sekolah (46,8%), dan bekerja sebagai petani/nelayan (34,6%). Sebagian besar lansia masuk dalam kategori depresi ringan yaitu sebanyak 96 orang (40,5%) dan tingkat aktivitas fisik kurang yaitu sebanyak 102 orang (43%). Kesimpulan:Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dengan kejadian depresi pada lansia (p value <0,05; r=-0,563). Saran: Lansia diharapkan senantiasa tetap melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki dan membuat kerajinan tangan untuk menghilangkan depresi dan peneliti selanjutnya diharapkan meneliti lebih lanjut tentang pengaruh berjalan kaki dan membuat kerajinan tangan untuk menghilangkan depresi di masa pandemi COVID-19.
Co-Authors A.A. Ayu Yuliati Darmini Adnyanita, Anak Agung Istri Citra Agus Ari Pratama Agustini , Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini, Ni Komang Tri Agustini, Ni Komang Tru Anak Agung Istri Citra Adnyanita Anak Agung Istri Wulan Krisnandari, Anak Agung Istri Wulan Anggari, Inggita Apiradee Pimsen Aries Susanti, Ni Putu Arinjaya, I Gede Eka Arnaya, I Gede Putu Suka Artsanthia, Jintana Astawa, I Gede Satria Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Buntari, Ni Luh Putu Inca Agustini Cahyani, Kadek Indra Chi-Jane Wang Darmini, AAA Yuliati Dewi, Ni Putu Ayu Ratna Dewi, Ni Putu Dita Ariani Sukma Dewi, Putu Ayu Laksmi Dewi, Putu Sundari Diyu, Ida Ayu Ningrat Pangruating Dr. Ni Luh Dwi Indrayani Duygulu, Sergul Edi Sanjana, I Wayan Gst Ayu Dwina Mastryagung Gusti Ayu Dwina Mastryagung I Gusti Agung Tresna Wicaksana I Gusti Ayu Puja Astuti Dewi I Kadek Nuryanto I Ketut Alit Adianta I Ketut Alit Adianta I Ketut Swarjana I Komang Wirayasa I Nengah Agus Mega Aryawan I Putu Gede Darmayasa I Wayan Remiasa Ida Ayu Ketut Adi Setiawati Ida Ayu Suptika Strisanti Ida Bagus Putu Rai Suryawan Idah Ayu Wulandari IGA Rai Rahayuni IGN Made Kusuma Negara Kusuma Negara Indrayani, Ni Luh Dwi Inggita Anggari Intan Julia Anastasia Israfil Israfil, Israfil Israfil, Israfil Israfil Jaya Kusuma, I Made Kadek Ayu Ananda Maharini Kadek Buja Harditya Kadek Sriasih Kamaryati, Ni Luh Putu Kenbubpha, Kedsaraporn Kesari Darmapatni, Ni Wayan ketut hendra yanti dewi Ketut Widia Komang Asrini Widya Tri Lestari Komang Ayu Purnama Dewi Komang Rosa Tri Anggaraeni komang suarningsih Kusuma, I Made Jaya Made Dian Shanti Kusuma Made Rismawan Meenongwah, Jaroonsree Nadya Treesna Wulansari Negara, I Gusti Ngurah Made Gusti Kusuma Nelson, Warongrong Ni Kadek Devariyani Swantari Ni Kadek Devariyani Swantari Ni Kadek Leni Ni Kadek Sriasih Ni Kadek Sutini Ni Kadek Sutini Ni Ketut Erawati Ni Komang Ady Tri Hapsari Ni Komang Tru Agustini Ni Luh Dwi Indrayani Ni Luh Gede Hari Nugrahini Ni Luh Putu Dina Susanti Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini Ni Luh Putu Mira Santana Sari Ni Luh Putu Mira Santana Sari Ni Luh Tutik Hermi Wahyuni Ni Made Ari Widayani Ni Made Candra Citra Sari Ni Made Dewi Wahyunadi Ni Made Manik Elisa Putri Ni Made Milapastiniari Ni Made Nurtini Ni Made Sri Rahyanti Ni Made Wirantini Ni Nyoman Nuartini Ni Putu Ayu J. Sastamidhyani Ni Putu Ayu Jelantik Sastamidhyani Ni Putu Kamaryati Ni Putu Kristiani Ni Wayan Deani Ni Wayan Kesari Darmapatni Ni Wayan Kesari Dharmapatni Ni Wayan Manik Parwati Ni Wayan Sri Wahyuni Ni Wayan Sukma Antari Nooiad, Ganyanee Nugrahini, Ni Luh Gede Hari Nurhayati Nurhayati Nuryanto, Kadek Oka Putra, I Nyoman Trisna Oka Putra Pande Putu Ida Oktaviani Pangruating Diyu, Ida Ayu Ningrat Pimsen, Apiradee Portia, Vitug Promwong, Waiyaporn Putra, I Komang Ardidhana Nugraha Putra, I Nyoman Arya Maha Putra, Kadek Andika Dwi Putra, Komang Ardidhana Nugraha Putri, Ni Made Manik Elisa Putu Adinda Saraswati Putu Awik Sirna Wardani Putu Inge Ruth Suantika Putu Noviana Sagitarini Ratih Comala Dewi, Ni Made Rittiruang, Amonwan Sagita, Ni Wayan Riska Sandra, Putu Yudara Sani, Ari Wina Sanjana, I Wayan Edi Sarah K Wulandari Serinadi, Desak Made Sri Ariani Sri Dewi Megayanti Sriasih, Ni Kadek Strisanti, Ida Ayu Suptika suarningsih, komang Suryawan, Ida Bagus Putu Rai Suyasa, Agus Baratha Swantari, Ni Kadek Devariyani Tanuparbrungson, Supawan Tripayana, I Nyoman Trisna, Made Oktaviani Bulan Untung Sujianto Vitug, Portia Zoleta- Wangi, Ni Luh Putu Ayu Puspita Wardana, Dewa Gede Wisnu widia, ketut Wulandari, Sarah K Wulandari, Sarah K. Wulandari, Sarah Kartika yanti dewi, ketut hendra Yoga, Sukma Wisnu Yogi RS, I Gusti Agung Yudi Wahyu, I Made Yulistina, Putu Desi Yusniawati, Yustina Ni Putu