Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU PKK DI DESA RENON DALAM PENGELOLAAN DIIT DAN PEMANTAU MINUM OBAT PASIEN DIABETES Agus Santosa; D A P Niti Widari; K Irwan Setiawan; Vemi Hendrayani; Sri Masyeni
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.6.2.2022.47-52

Abstract

Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang diakibatkan oleh berbagai faktor seperti kerusakan sel beta pancreas atau penyakit autoimun yang menimbulkan kerusakan pancreas. Kadar gula darah yang berkepanjangan akan memicu kerusakan sel endotel yang dapat mengakibatkan komplikasi seperti penyakit ginjal kronis, penyakit jantung dan stroke yang akan memicu permasalahan yang lebih kompleks. Salah satu cara untuk memperlambat munculnya komplikasi diabetes adalah melalui pengontrolan gula darah melalui pengelolaan diit diabetes serta mengonsumsi obat secara rutin. Dukungan keluarga terdekat sangat dibutuhkan dalam membantu penderita diabetes dalam kontrol gula darah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan mitra, yaitu kelompok ibu di desa Renon supaya bisa berperan sebagai pengelola diit dan pemantau minum obat pasien diabetes. Kegiatan diawali dengan rapat koordinasi, focus group discussion untuk menemukan permasalahan prioritas mitra. Solusi untuk mitra adalah pemberdayaan kelompok ibu tersebut yang diawali dengan pre-tes untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu mengenai diabetes, penyampaian materi, praktek mengatur diit diabetes serta mengawasi minum obat. Pemaparan materi dilakukan melalui peragaan pamphlet, poster serta video dan diakhiri dengan post-test. Out-put kegiatan diukur dari peningkatan pengetahuan mitra dari hasil pre dan post-test dimana ditemukan peningkatan pengetahuan mitra sebanyak 75%. Outcome akan diukur dari tercapainya kontrol gula darah pasien dan terhambatnya komplikasi diabetes.
Pemberdayaan Kelompok Petugas Kebersihan di Pasar Kreneng Denpasar Sebagai Kader Pencegahan Penularan Covid-19 Anak Agung Gede Indraningrat; Made Dharmesti Wijaya; Dewa Ayu Putri Sri Masyeni
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.2.2.2020.41-45

Abstract

Merebaknya pandemi COVID-19 di awal tahun 2020 memerlukan aksi nyata dalam upaya pencegahannya di masyarakat. Pemerintah telah secara gencar menyosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang meliputi: mencuci tangan memakai sabun, memakai masker apabila bepergian, mengikuti etika bersin dan batuk, menjaga asupan makanan bergizi dan melakukan aktivitas fisik yang cukup. Penerapan PHBS ini semakin tinggi urgensinya pada kelompok petugas kebersihan pasar mengingat tingginya intensitas paparan terhadap sampah dan berbagai macam kotoran yang dapat menularkan berbagai macam penyakit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini difokuskan untuk menyiapkan kader guna menyosialisasikan gerakan PHBS kepada kelompok petugas kebersihan di Pasar Kreneng Denpasar. Pemilihan lokasi dan topik pada PKM ini didasarkan atas masih kurangnya pemahaman akan PHBS di kalangan petugas kebersihan di pasar Kreneng. Kegiatan PKM ini terdiri dari sosialisasi, focus group discussion, pemaparan materi, pre-test dan post-test, yang diakhiri dengan evaluasi dan monitoring secara berkala selama 1 bulan. Hasil kegiatan menunjukkan kader telah memahami dan mempraktekkan konsep PHBS seperti mencuci tangan memakai sabun yang baik dan benar, memakai masker dengan baik dan benar, serta mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Selain itu pemahaman kader akan konsep PHBS secara signifikan telah ditunjukkan dengan peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test sebesar 40%. Kedepannya diharapkan kader petugas kebersihan dapat secara aktif menyosialisasikan gerakan PHBS pada petugas kebersihan lainnya dan warga di sekitar Pasar Kreneng Denpasar khususnya dalam upaya mencegah penularan COVID-19.
Pemberdayaan Karyawan Yayasan Rama Sesana Sebagai Kader Pencegahan Penularan Covid-19 di Pasar Badung, Bali Made Dharmesti Wijaya; Anak Agung Gede Indraningrat; Dewa Ayu Putri Sri Masyeni
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.2.2.2020.46-50

Abstract

COVID-19 merupakan pandemi yang tengah mengancam kesehatan dan keselamatan global. Di tengah kebijakan social distancing yang dihimbau pemerintah, terdapat beberapa lapisan masyarakat yang tidak mendapatkan privilage ini, salah satunya adalah para pedagang pasar tradisional. Pasar menjadi salah satu tempat yang berisiko tinggi terhadap penularan COVID-19 karena interaksi antarmanusia yang tidak bisa dihindari dalam kegiatan transaksi. Salah satu pasar tradisional terbesar di Bali yaitu Pasar Badung, mengalami masalah serupa dimana para pedagang harus tetap berjualan untuk menyambung hidup. Yayasan Rama Sesana sebagai mitra dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, telah berusaha melakukan upaya untuk membantu pencegahan penularan penyakit ini dengan membagikan leaflet mengenai COVID-19 kepada para pedagang dan menyarankan pentingnya cuci tangan. Namun, karena akses air yang cukup jauh dari kios pedagang, penggunaan hand sanitizer dirasa akan sangat membantu. Sayangnya, kelangkaan produk hand sanitizer di masyarakat, serta harganya yang melambung tinggi membuat mitra kesulitan dalam menjalankan programnya dalam upaya menurunkan tingkat penularan COVID-19. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini difokuskan untuk melatih karyawan Yayasan Rama Sesana mengenai cara pembuatan hand sanitizer yang sesuai standar WHO dengan teknik aseptik. Metode yang digunakan adalah melakukan focus group discussion, penyuluhan dan pemutaran video mengenai pencegahan penularan COVID-19, serta pelatihan pembuatan hand sanitizer kepada mitra. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, serta telah dilakukan pula monitoring dan evaluasi kegiatan.
DETEKSI SEROKONVERSI DENGAN RAPID ANTIBODY TEST PASKA VAKSINASI COVID-19: Vaksinasi COVID-19 Dewa Ayu Putri Sri Masyeni Masyeni; SP Permana Lestari; IG Rai Tirta; Ratna Kartika; Ananda Maheraditya
Surabaya Biomedical Journal Vol. 1 No. 2 (2022): January
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/sbj.v1i2.24

Abstract

Imunisasi COVID-19 bertujuan untuk untuk membangun herd immunity dengan cepat guna mengurangi penyebaran serta jumlah kasus COVID-19. Tujuan penelitian saat ini adalah untuk mengevaluasi serokonversi setelah vaksinasi COVID-19. Studi cross-sectional prospektif dilakukan di Bali pada mahasiswa kedokteran yang menerima vaksin COVID-19 (CoronaVac), suatu inactivated vaccine. Mahasiswa telah dilakukan pemeriksaan serial dengan test cepat antibodi COVID-19 setiap 2 minggu sekali dalam rangka pembelajaran mahasiswa selama menjalani masa kepaniteraan. Serokonversi diperiksa dengan menggunakan tes antibodi cepat yang dimulai dua minggu setelah imunisasi dan dilanjutkan setiap dua minggu selama 12 minggu berikutnya. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data hasil penelitian ini. Kriteria inklusi adalah mahasiswa dengan hasil uji test cepat antibodi COVID-19 negatif sebelum dilakukan vaksinasi COVID-19. Sebanyak 106 siswa yang serial seronegatif COVID-19 sebelum vaksinasi secara prospektif dipantau menggunakan tes antibodi cepat. Rata-rata usia sampel adalah 22,9 tahun (23). Mayoritas peserta adalah laki-laki, terhitung 33,01 persen dari total. Serokonversi mulai terdeteksi pada minggu ke 8 dari jadwal pemantauan, dengan tingkat setinggi 1,9 persen, 7,5 persen pada minggu 18, dan 41,5 persen pada minggu 12 dan 13. Nyeri di tempat suntikan (12,3%), kelemahan (23,3%), dan demam (7%) adalah efek samping yang paling umum ditemukan di antara para peserta. Kesimpulan penelitian adalah tes cepat antibodi COVID-19 dapat mendeteksi serokonversi paska vaksinasi COVID-19 dengan deteksi yang sedikit terlambat dibandingkan dengan pemeriksaan antibodi metode lain
PERBEDAAN KARAKTERISTIK PASIEN SUSPEK NEGATIF COVID-19 DAN TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DI RSUD SANJIWANI TAHUN 2020: Infeksi COVID-19 Dewa Ayu Putri Sri Masyeni Masyeni
Surabaya Biomedical Journal Vol. 1 No. 3 (2022): May
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/sbj.v1i3.32

Abstract

Pandemi COVID-19 kini telah menjadi masalah di seluruh belahan dunia. Karakteristik kasus COVID-19 harus diketahui dengan jelas untuk penanganan yang efektif sehingga luaran pasien lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakteristik pasien suspek negatif COVID-19 dan terkonfirmasi positif COVID-19 di RSUD Sanjiwani Gianyar pada tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional pada rekam medik pasien yang dirawat dengan gejala infeksi saluran nafas. Data dianalisis dengan uji Chi-Square digunakan untuk data variabel nominal, uji paired t-test digunakan untuk variabel numerik yang terdistribusi normal sedangkan Mann-Whitney digunakan untuk variabel numerik yang terdistribusi tidak normal. Hasil penelitan ini terdapat 101 (67,3%) pasien suspek tidak terkonfirmasi COVID-19 dan 49 (32,7%) pasien terkonfirmasi positif COVID-19. Hasil analisis bivariat menunjukan tidak ada perbedaan yang bermakna antara variabel jenis kelamin, gambaran klinik, penyakit komorbid, hasil laboratorium darah lengkap, rasio NLR, derajat, hasil foto rontgen dada, lama rawat dan luaran (p>0,05), sedangkan terdapat perbedaan bermakna antara variabel usia pasien pasien suspek negatif COVID-19 dan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dan (p<0.05). Kesimpulan: manifestasi klinis tidak dapat membedakan pasien COVID-19 atau non-COVID, sehingga pemeriksaan baku standar mutlak dibutuhkan dalam menegakkan diagnosis COVID-19.
Co-Authors A. Maheraditya A.A. Raka Budayasa AAG Indraningrat Adhiputra, I Ketut Agus Indra Agus Santosa Agus Santosa Agus Santosa Agus Santosa Ali A. Rabaan Anak Agung Gede Budhitresna, Anak Agung Gede Anak Agung Gede Indraningrat Ananda Maheraditya Andri Frediansyah Andri Frediansyah, Andri Arini, Ida A. Aryati , Aryati Aryati Aryati Aryati Aryati Aryati Aryati Atmaja, Kadek Surya Benediktus Yohan Benediktus Yohan Budhitresna, Anak AG. D. A. P. N. Widari D. G. A Budiyasa Danti, Ida Ayu Mahari Desak Putu Citra Udiyani Dewa Ayu Niti Widari Dewa Nyoman Sadguna Dewa Nyoman Sadguna Dewa Nyoman Sadguna Dewa P. Surawan DEWI, SARASWATI LAKSMI Diari, Padma Dinar, Gita Pritayanti Dinar, I Gusti Ayu Agung Gita Pritayanti Duwi Sumohadi ERLY SINTYA Erni J. Nelwan Erni J. Nelwan, Erni J. Erni Juwita Nelwan, Erni Juwita Fahriani, Marhami Firzan Nainu Firzan Nainu Francesco Rosiello Gondo Mastutik Gustu Rama Bhaskara Putra Hanifah Yusuf HANIFAH YUSUF Haypheng Te Helnida A. Maliga I Gede Pasek Mangku I Gusti Ngurah Adi Rajistha I Gusti Rai Tirta I Ketut Agus Indra Adhiputra I Komang Galih Vedanta Artana I Made Indra Wijaya I Made Sila Darmana I Made W. Wardhana Ida Bagus Semara Putra Ilmawan, Muhammad Ima Arum Lestarini Indraningrat, Anak Agung Gede Iqhrammullah, Muhammad Jonny K. Fajar Jonny K. Fajar Juwita, Dewa Ayu Putu Ratna K Irwan Setiawan Kadek Suryawan Kadriyan, Hamsu Kartika Dewi Kartika Dewi Keam, Synat Komang Aditya Yudistira Kuntaman Kuntaman Kuntaman Kuntaman Lestari, Putri P. Lestarini, Asri LUH VIDYA KENCANA S. ROBIN M Dharmesti Wijaya M. Indrawijaya MADE , SUHITA GIANI Made Dharmesti Wijaya Made Dharmesti Wijaya Maharani, Ni Luh Putu Silfia Mahardika, Wayan Gede Maliga, Helnida A. Margyaningsih, Nur Ita Marhami Fahriani Marta Setiabudy Md. Rabiul Islam Md. Rabiul Islam Miyazawa, Naori Muchlis AU Sofro Muchlis AU. Sofro Muhammad Amirul bin Abdul Rahman Muhammad Ilmawan Muhammad Iqhrammullah Ni Kadek Kumara Aida Ni Kadek Kumara Aida NI MADE DHANISWARA PUTRI WIRAWAN Ni Wayan Widhidewi Nindyaswari, Raka Dyah Nyoman Dian Permata Sari NYOMAN NGURAH PRIZKY ANGGRINA Ophinni, Youdiil P.A Suryanditha PA Suryandhita Paramasatiari, Anak Agung Ayu Lila Permana Lestari, Sagung Putri Permatananda, Pande Ayu Nayakasih Pinatih, Januartha Putra Prebawa, Arya Giri Purnomo, Windu Putri P. Lestari Putu Arya Suryanditha Putu Ayunda Trisnia Putu Indah Budi Apsari PUTU, ARYA SURYANDITHA R. Kartika R. Tedjo Sasmono R. Tedjo Sasmono Rabaan, Ali A. Rahman, Muhammad Amirul bin Abdul Ratna Kartika Retenra P. Suwari Rima Kusuma Ningrum Rismawaty, Ika Rosiello, Francesco Ruby Riana Asparini Salin Sirinam SANJAYA LIE, MIRACLE NYOMAN SARASWATI LAKSMI DEWI Sasmono, R. Tedjo Setiabudy, Marta Sirinam, Salin Sofro, Muchlis AU Sofro, Muchlis AU. SP Permana Lestari Sukma Sahadewa, Sukma Sumohadi, Duwi Surawan, Dewa P. Suryawan, Kadek Suwari, Retenra P. Synat Keam Te, Haypheng Trisnia, Putu Ayunda Usman Hadi Usman Hadi Vemi Hendrayani Wasudewa Wikananda Wedari, Niti Widari, DAP Niti Widhidewi, Ni W. Wijaya, Indra Wikananda, Wasudewa Windu Purnomo Wulandari, Christina Nyoman Yohan, Benediktus Youdiil Ophinni Yuniekawati, Yuyun