Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Kelayakan Media Audiovisual untuk Promosi Kesehatan Personal Hygiene Genital pada Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi SMA Muhammadiyah 6 Surakarta Astutiatmaja, Mulyani Adi; Umaroh, Ayu Khoirotul
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i4.5255

Abstract

Reproductive health issues are still considered a taboo topic in Indonesia, including among children with special needs. One of the basic health needs for children with special needs is the ability to clean themselves, including their genitalia, which is referred to as personal hygiene. Information regarding reproductive organ health can be delivered through health promotion. Audiovisual media can be used as an alternative to provide health education to children with special needs because video media is very easy to understand. The aim of this study is to test the feasibility of audiovisual media as a health promotion tool for personal hygiene and genital care for children with special needs at the SMA Muhammadiyah 6 Surakarta inclusive school. This study applied the Research and Development (R&D) method, which includes problem identification and needs analysis, reference material collection, product design, design validation, design revision, small group trials, and product revision. The informants in this study were selected using purposive sampling techniques, which consisted of two media experts, one subject matter expert, and six children with special needs for the small group trial. The results of this study are audiovisual media in the form of a video containing material about the importance of maintaining reproductive organ health. The results of the validity tests conducted by the first media expert showed an average score of 4.6, categorized as good; the second media expert scored 4.12, also in the good category; the subject matter expert scored 4.87, in the good category; and the small group respondents scored 4.44, which is categorized as good. Based on the validation results from the media experts, subject matter expert, and small group respondents, the audiovisual media on genital hygiene is categorized as good and considered suitable for use as a health promotion tool for children with special needs at SMA Muhammadiyah 6 Surakarta inclusive school.
The Effectiveness of Flashcards Media in Increasing Parents' Knowledge and Perceptions about The Reproductive Health of Elementary School-Age Children Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Kusumawati , Yuli; Inayati , Nurul Latifatul; Umaroh, Ayu Khoirotul; Hidayat, Muhamad Taufik; Livia, Wardhatul; Syifa, Asy; Trijaya; Nabilla, Nur Jihan Luthfia; Nugroho, Purwo Setiyo
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.1135

Abstract

Background: Elementary school-age children need to get reproductive health information, but parents still have negative perceptions and a lack of knowledge about reproductive health in elementary school children. Objectives: This study aims to analyze the effectiveness of using flash cards as educational media to improve parents' knowledge and perceptions of reproductive health education in elementary school-age children. Methods: This quasi-experimental study was conducted with a pretest-posttest control group design in June 2024. The participants in this research were parents of children in grades 1-3 at two elementary schools in Kartasura, with 32 people in the experimental group and 32 in the control group. Statistical analysis used a paired t-test for knowledge, and a Wilcoxon signed rank test for perception. The effectiveness of flashcards on parents' knowledge was tested with an independent t-test, and perception was tested with the Mann-Whitney U test.  The significance level was 5%. Results: The result was an increase in the mean score of knowledge (p-value<0.001) and perception (p-value=0.023) in the intervention group. The mean score did not increase in the control group on these variables. The intervention and control groups differed in parents’ average knowledge (p-value=0.0496) and perception (p-value=0.0036) regarding reproductive health. Conclusions: Flashcards effectively improved parents' knowledge and perceptions about reproductive health education.
PROGRAM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER AISYIYAH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WONOSOBO Indriyani, Yeni; Purnamasari, Salsabila; Werdani, Kusuma Estu; Kusumawati, Maharani Ayu; Fajrin, Rahmawati; Ichsan, Burhannudin; Umaroh, Ayu Khoirotul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29276

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kabupaten Wonosobo khususnya di Desa Butuh Lor, yang memiliki prevalensi kasus stunting tinggi sebesar 56,52% pada tahun 2023. Berbagai faktor penyebab, meliputi kondisi ekonomi, pola asuh, asupan gizi, dan sanitasi yang kurang memadai. Upaya pemerintah desa dan kader kesehatan dalam pencegahan stunting masih belum optimal, sehingga diperlukan adanya suatu intervensi program berbasis pelatihan dan pendampingan kader. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas softskill (komunikasi, advokasi, dan edukasi) dan hardskill (pemeriksaan antropometri, pemantauan tumbuh kembang, dan intervensi gizi) dalam pencegahan stunting melalui pelatihan dan pendampingan, sekaligus mendukung perumusan kebijakan berbasis desa untuk pencegahan stunting di Desa Butuh Lor, Wonosobo. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan melibatkan pelatihan, Focus Group Discussion (FGD), dan penyusunan policy brief sederhana untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan. Hasil program menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader sebesar 40% dan keterampilan kader sebesar 40% serta menghasilkan rancangan sederhana kebijakan untuk pencegahan stunting. Program ini berkontribusi pada penguatan peran kadder dan komitmen pemerintah desa dalam upaya pencegahan stunting.Abstract: Stunting is a major health problem in Indonesia, including in Wonosobo Regency, especially in Butuh Lor Village, which has a high prevalence of stunting cases of 56.52% in 2023. Various causal factors include economic conditions, parenting patterns, nutritional intake, and inadequate sanitation. The efforts of the village government and health cadres in preventing stunting are still not optimal, so a program intervention based on training and mentoring for cadres is needed. This community service aims to increase the capacity of soft skills (communication, advocacy, and education) and hard skills (anthropometric examinations, growth and development monitoring, and nutritional interventions) in preventing stunting through training and mentoring, while supporting the formulation of village-based policies for preventing stunting in Butuh Lor Village, Wonosobo. The implementation method includes the preparation, implementation, and monitoring and evaluation stages. Activities involve training, Focus Group Discussions (FGDs), and the preparation of simple policy briefs to increase the capacity of health cadres. The results of the program show that the training is effective in increasing cadre knowledge by 40% and cadre skills by 40% and produce a simple policy design for stunting prevention. This program contributes to strengthening the role of cadres and the commitment of village governments in stunting prevention efforts.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PRANIKAH KEPADA PEREMPUAN DEWASA AWAL MENGGUNAKAN MEDIA WHATSAPP Werdani, Kusuma Estu; Arifah, Izzatul; Umaroh, Ayu Khoirotul; Wijaya, Chayanita Sekar; Saputri, Inez Ramadhana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35804

Abstract

Abstrak: Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, keluarga berencana, dan pencegahan stunting dapat meningkatkan risiko kehamilan tidak direncanakan, komplikasi kehamilan, serta gangguan tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi pranikah secara online menggunakan media WhatsApp kepada perempuan usia dewasa awal. Kegiatan ini dapat mengembangkan hard skill berupa pemahaman kesehatan reproduksi dan soft skill dalam pengambilan keputusan serta kesadaran menjaga kesehatan diri. Kegiatan ini dilaksanakan selama tujuh hari pada bulan Agustus 2025 dengan tahapan pre-test, edukasi dengan media video, dan pos-test. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang kesehatan reproduksi dan kehamilan (13 pertanyaan), stunting (12 pertanyaan), dan keluarga berencana (16 pertanyaan). Metode yang digunakan adalah pendampingan pelatihan peserta untuk belajar mandiri menggunakan media video. Peserta pelatihan adalah perempuan usia >20 tahun yang bersedia mengikuti kegiatan sebanyak 27 orang. Media video berjumlah lima dengan durasi selama 3-5 menit untuk setiap videonya. Pengukuran efektivitas edukasi menggunakan Uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi dan pengetahuan keluarga berencana (p< 0,05), namun tidak pada pengetahuan tentang pencegahan stunting. Kegiatan ini membuktikan bahwa media sosial dapat menjadi sarana efektif dan efisien untuk edukasi kesehatan. Temuan ini mengisyaratkan bahwa mengintegrasikan edukasi pranikah berbasis digital ke dalam program kesehatan masyarakat dapat meningkatkan literasi kesehatan reproduksi pada perempuan usia subur. Abstract: Lack of knowledge about reproductive health, family planning, and stunting prevention can increase the risk of unplanned pregnancies, pregnancy complications, and child growth and development disorders. This community service activity aims to provide online education about premarital reproductive health using WhatsApp to young adult women. This activity can develop hard skills in the form of understanding reproductive health and soft skills in decision-making and awareness of maintaining personal health. This activity was carried out over seven days in August 2025 with pre-test, education using video media, and post-test stages. The instruments used are questionnaires on reproductive health and pregnancy (13 questions), stunting (12 questions), and family planning (16 questions). The method used is training assistance for participants to learn independently using video media. The training participants were 27 women aged over 20 years who were willing to take part in the activity. There were five videos, each lasting 3-5 minutes. The effectiveness of education was measured using the Wilcoxon test to see the difference in participants' knowledge before and after receiving education. The Wilcoxon test results showed an increase in reproductive health knowledge and family planning knowledge (p< 0.05), but not in knowledge about stunting prevention. This activity proves that social media can be an effective and efficient means of health education. These findings suggest that integrating digital-based premarital education into public health programs can improve reproductive health literacy among women of childbearing age.
Co-Authors - Suramto, - Adinda Dwi Septyasari Pratama Agus Triyono Aldise Zulianing Dewi Almira Almira Ambarwati Andriani, Puput Anggi Putri Aria Gita Anisa Catur Wijayanti Annisa Sayyidatul Ulfa Anton Sujarwo, Anton Arif Pristianto Arodah, Nike Indah Astutiatmaja, Mulyani Adi Aura Putri Zahira Aziz, Azzam Alifian Azkiya, Najwa Berliana, Rahma Novita Burhannudin Ichsan Candra Kirana Mustahziyin Chalada, Sri Chayanita Sekar Wijaya cindy prastika Cindy Prastika Daffana Ifnadia Imron Dewanti, Ririn Cahya Dewi Ayu Puspitasari Dewi, Aldise Zulianing Diah Priyawati Dian Purworini Edi Susanto Estu Werdani, Kusuma F Firmansyah, F Fadillah Zuhroh Choirunnisa Faiza, Salsabila Alif Fajrin, Rahmawati Fathoni, Sidik Ferina, Frecilia Friskha Fifit Kurniawati Fitroh, Zavier Ferodova Al Frahestina Frahestina Gita, Anggi Putri Aria H Herawati H Herawati Hadi Pratomo Hadi Pratomo Hadi Pratomo Hanifah, Endah Nur Haryanti, Maharani Nurul Hattapradit, Faron Herawati Herawati Heru Subaris Kasjono Hidayah, Lissa Nur Hidayat, Wahyu Tri Himati Syahidah Husna, Qisty Dzakiyyatu Imron, Daffana Ifnadia Inas Marwaa Dzakiya Inayati , Nurul Latifatul Inayati, Nurul Latifatul Izzatul Arifah Janah, Riyakhul Karjoso, Tri Krianto Khasanah, Devi Jantika Nur Khoirunnisa, Salma Kussudyarsana Kussudyarsana Kusuma Estu Werdani Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah Kusumaningtyas, Bethari Mukti Kusumaningtyas, Bethari Mukti Kusumaningtyas Kusumawati , Yuli Kusumawati, Maharani Ayu Laili, Ramadani Nur Livia, Wardhatul Mesya Ade Karuniawati Muhamad Taufik Hidayat Mulyono, Afieina Maulida Murtiningrum, Chrisna Nabilla, Nur Jihan Luthfia Nadila Anti Nur Khoiriyah Naibul Umam Ekosakti Noor Alis Setiyadi Novyanti Setiyo Rini Nugrahani, Yuniar Kusuma Nugroho, Purwo Setiyo Nur Agustina Widyaningrum Nurkhansa, Thifal Nurul Hidayati Oktaviana, Vindiani Paramita Boni Lestari Pertiwi, Nanda Hani Nur Pinandhita, Pradhana Satria Prameswari, Alifia prastika, cindy Pratama, Muhammad Raditya Arva Pratiwi, Fitria Sandra Prihandana, Sadar Puput Andriani Puspitasari, Anita Putri Zahira, Aura Putri, Hanan Aliya Putri, Vella Arneta Qisty Dzakiyyatu Husna Radi Tia Sintia Dewi Rahma Novita Berliana Rahma, Mislaillatul Khollifah Ratna Yustisiani Rini, Novyanti Setiyo Rio Alviani Ari Setiawan Risa Laras Wati Salsabila Purnamasari Sandrana, Sabrina Cantika Putri Santoso, Faturohit Rois Imron Saputri, Inez Ramadhana Sari, Nur Ayu Sekar Arum Saroh Darojah Septiyanti, Rizma Setia Asyanti Setiyaningrum, Zulia Shabrina, Farah Alifa Nur Shafira Nuril Hidaya Shafira Nuril Hidaya Sheena Ramadhia Asmara Dhani Sintia Dewi, Radi Tia Siti Soekiswati Snow, Rachel C. Soleha, Azza Rhohidatus Sri Chalada Sri Chalada Sri Indra Kurnia Sudrajah Warajaty Kisnawaty Syifa, Asy Tanjung Anitasari Indah K Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Tika Diah Kuswandari Trijaya Trijaya Trijaya Vindiani Oktaviana Wahdiyati, Yunia Wijaya, Chayanita Sekar Windi Wulandari Wita Oktaviana Yeni Indriyani Yuli Kusumawati Yustisiani, Ratna Zahran, Muhammad Irfan Zulfa Kevaladandra