Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Kelayakan Media Audiovisual untuk Promosi Kesehatan Personal Hygiene Genital pada Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi SMA Muhammadiyah 6 Surakarta Astutiatmaja, Mulyani Adi; Umaroh, Ayu Khoirotul
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i4.5255

Abstract

Reproductive health issues are still considered a taboo topic in Indonesia, including among children with special needs. One of the basic health needs for children with special needs is the ability to clean themselves, including their genitalia, which is referred to as personal hygiene. Information regarding reproductive organ health can be delivered through health promotion. Audiovisual media can be used as an alternative to provide health education to children with special needs because video media is very easy to understand. The aim of this study is to test the feasibility of audiovisual media as a health promotion tool for personal hygiene and genital care for children with special needs at the SMA Muhammadiyah 6 Surakarta inclusive school. This study applied the Research and Development (R&D) method, which includes problem identification and needs analysis, reference material collection, product design, design validation, design revision, small group trials, and product revision. The informants in this study were selected using purposive sampling techniques, which consisted of two media experts, one subject matter expert, and six children with special needs for the small group trial. The results of this study are audiovisual media in the form of a video containing material about the importance of maintaining reproductive organ health. The results of the validity tests conducted by the first media expert showed an average score of 4.6, categorized as good; the second media expert scored 4.12, also in the good category; the subject matter expert scored 4.87, in the good category; and the small group respondents scored 4.44, which is categorized as good. Based on the validation results from the media experts, subject matter expert, and small group respondents, the audiovisual media on genital hygiene is categorized as good and considered suitable for use as a health promotion tool for children with special needs at SMA Muhammadiyah 6 Surakarta inclusive school.
The Effectiveness of Flashcards Media in Increasing Parents' Knowledge and Perceptions about The Reproductive Health of Elementary School-Age Children Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Kusumawati , Yuli; Inayati , Nurul Latifatul; Umaroh, Ayu Khoirotul; Hidayat, Muhamad Taufik; Livia, Wardhatul; Syifa, Asy; Trijaya; Nabilla, Nur Jihan Luthfia; Nugroho, Purwo Setiyo
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.1135

Abstract

Background: Elementary school-age children need to get reproductive health information, but parents still have negative perceptions and a lack of knowledge about reproductive health in elementary school children. Objectives: This study aims to analyze the effectiveness of using flash cards as educational media to improve parents' knowledge and perceptions of reproductive health education in elementary school-age children. Methods: This quasi-experimental study was conducted with a pretest-posttest control group design in June 2024. The participants in this research were parents of children in grades 1-3 at two elementary schools in Kartasura, with 32 people in the experimental group and 32 in the control group. Statistical analysis used a paired t-test for knowledge, and a Wilcoxon signed rank test for perception. The effectiveness of flashcards on parents' knowledge was tested with an independent t-test, and perception was tested with the Mann-Whitney U test.  The significance level was 5%. Results: The result was an increase in the mean score of knowledge (p-value<0.001) and perception (p-value=0.023) in the intervention group. The mean score did not increase in the control group on these variables. The intervention and control groups differed in parents’ average knowledge (p-value=0.0496) and perception (p-value=0.0036) regarding reproductive health. Conclusions: Flashcards effectively improved parents' knowledge and perceptions about reproductive health education.
PROGRAM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER AISYIYAH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WONOSOBO Indriyani, Yeni; Purnamasari, Salsabila; Werdani, Kusuma Estu; Kusumawati, Maharani Ayu; Fajrin, Rahmawati; Ichsan, Burhannudin; Umaroh, Ayu Khoirotul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29276

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kabupaten Wonosobo khususnya di Desa Butuh Lor, yang memiliki prevalensi kasus stunting tinggi sebesar 56,52% pada tahun 2023. Berbagai faktor penyebab, meliputi kondisi ekonomi, pola asuh, asupan gizi, dan sanitasi yang kurang memadai. Upaya pemerintah desa dan kader kesehatan dalam pencegahan stunting masih belum optimal, sehingga diperlukan adanya suatu intervensi program berbasis pelatihan dan pendampingan kader. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas softskill (komunikasi, advokasi, dan edukasi) dan hardskill (pemeriksaan antropometri, pemantauan tumbuh kembang, dan intervensi gizi) dalam pencegahan stunting melalui pelatihan dan pendampingan, sekaligus mendukung perumusan kebijakan berbasis desa untuk pencegahan stunting di Desa Butuh Lor, Wonosobo. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan melibatkan pelatihan, Focus Group Discussion (FGD), dan penyusunan policy brief sederhana untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan. Hasil program menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader sebesar 40% dan keterampilan kader sebesar 40% serta menghasilkan rancangan sederhana kebijakan untuk pencegahan stunting. Program ini berkontribusi pada penguatan peran kadder dan komitmen pemerintah desa dalam upaya pencegahan stunting.Abstract: Stunting is a major health problem in Indonesia, including in Wonosobo Regency, especially in Butuh Lor Village, which has a high prevalence of stunting cases of 56.52% in 2023. Various causal factors include economic conditions, parenting patterns, nutritional intake, and inadequate sanitation. The efforts of the village government and health cadres in preventing stunting are still not optimal, so a program intervention based on training and mentoring for cadres is needed. This community service aims to increase the capacity of soft skills (communication, advocacy, and education) and hard skills (anthropometric examinations, growth and development monitoring, and nutritional interventions) in preventing stunting through training and mentoring, while supporting the formulation of village-based policies for preventing stunting in Butuh Lor Village, Wonosobo. The implementation method includes the preparation, implementation, and monitoring and evaluation stages. Activities involve training, Focus Group Discussions (FGDs), and the preparation of simple policy briefs to increase the capacity of health cadres. The results of the program show that the training is effective in increasing cadre knowledge by 40% and cadre skills by 40% and produce a simple policy design for stunting prevention. This program contributes to strengthening the role of cadres and the commitment of village governments in stunting prevention efforts.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PRANIKAH KEPADA PEREMPUAN DEWASA AWAL MENGGUNAKAN MEDIA WHATSAPP Werdani, Kusuma Estu; Arifah, Izzatul; Umaroh, Ayu Khoirotul; Wijaya, Chayanita Sekar; Saputri, Inez Ramadhana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35804

Abstract

Abstrak: Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, keluarga berencana, dan pencegahan stunting dapat meningkatkan risiko kehamilan tidak direncanakan, komplikasi kehamilan, serta gangguan tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi pranikah secara online menggunakan media WhatsApp kepada perempuan usia dewasa awal. Kegiatan ini dapat mengembangkan hard skill berupa pemahaman kesehatan reproduksi dan soft skill dalam pengambilan keputusan serta kesadaran menjaga kesehatan diri. Kegiatan ini dilaksanakan selama tujuh hari pada bulan Agustus 2025 dengan tahapan pre-test, edukasi dengan media video, dan pos-test. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang kesehatan reproduksi dan kehamilan (13 pertanyaan), stunting (12 pertanyaan), dan keluarga berencana (16 pertanyaan). Metode yang digunakan adalah pendampingan pelatihan peserta untuk belajar mandiri menggunakan media video. Peserta pelatihan adalah perempuan usia >20 tahun yang bersedia mengikuti kegiatan sebanyak 27 orang. Media video berjumlah lima dengan durasi selama 3-5 menit untuk setiap videonya. Pengukuran efektivitas edukasi menggunakan Uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi dan pengetahuan keluarga berencana (p< 0,05), namun tidak pada pengetahuan tentang pencegahan stunting. Kegiatan ini membuktikan bahwa media sosial dapat menjadi sarana efektif dan efisien untuk edukasi kesehatan. Temuan ini mengisyaratkan bahwa mengintegrasikan edukasi pranikah berbasis digital ke dalam program kesehatan masyarakat dapat meningkatkan literasi kesehatan reproduksi pada perempuan usia subur. Abstract: Lack of knowledge about reproductive health, family planning, and stunting prevention can increase the risk of unplanned pregnancies, pregnancy complications, and child growth and development disorders. This community service activity aims to provide online education about premarital reproductive health using WhatsApp to young adult women. This activity can develop hard skills in the form of understanding reproductive health and soft skills in decision-making and awareness of maintaining personal health. This activity was carried out over seven days in August 2025 with pre-test, education using video media, and post-test stages. The instruments used are questionnaires on reproductive health and pregnancy (13 questions), stunting (12 questions), and family planning (16 questions). The method used is training assistance for participants to learn independently using video media. The training participants were 27 women aged over 20 years who were willing to take part in the activity. There were five videos, each lasting 3-5 minutes. The effectiveness of education was measured using the Wilcoxon test to see the difference in participants' knowledge before and after receiving education. The Wilcoxon test results showed an increase in reproductive health knowledge and family planning knowledge (p< 0.05), but not in knowledge about stunting prevention. This activity proves that social media can be an effective and efficient means of health education. These findings suggest that integrating digital-based premarital education into public health programs can improve reproductive health literacy among women of childbearing age.
SEXUAL EDUCATION THROUGH DOLLS TO STRENGTHEN PERSONAL SAFETY OF CHILDREN WITH HIV/AIDS AT LENTERA FOUNDATION SURAKARTA Diniyati, Muti'ah; Umaroh, Ayu Khoirotul; Setyaningsih, Endang
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v10i1.3259

Abstract

Children with HIV/AIDS are a vulnerable group that needs to strengthen their understanding of personal safety from an early age due to limited knowledge and the risk of experiencing unsafe treatment. Situation analysis shows that personal safety education that is appropriate to the child's age and condition is still limited, so that children do not fully understand the limits of their personal body and how to protect themselves. These problems are the basis for the implementation of community service activities that aim to increase the understanding of personal safety of children with HIV/AIDS through education using puppet props. The activity was carried out at the Surakarta Lentera Foundation involving 15 children aged 6-12 years. The activity method includes pre-test, interactive education about personal body parts, safe and unsafe touch, and direct practice using puppet props, then ending with a post-test. The results of the activity showed an increase in the average score of children's understanding from 66.1% before the activity to 95.2% after the activity. In addition, children show the courage to tell stories and ask for help when they are in uncomfortable situations. This activity is complemented by the implementation of training of trainers for caregivers and the submission of educational manuals as an effort to sustain the program. It can be concluded that personal safety education based on doll props is effective, easy to accept, and feasible to apply to community service activities for other vulnerable children.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK SEKOLAH TENTANG POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI MIM KLASEMAN KABUPATEN SUKOHARJO Renaya Amelta Sahda; Luthfi Alfian; Puri Larasati; Aura Safitri; Ellyza Rahmawati; Nadira Jihan Fitria; Ahmad Fatih Fauzi; Nadhiira Dwi Amri; Nuristiqomah Dwi Putri; Tya Handayani; Annisa Kurniawati; Arif Pristianto; Ayu Khoirotul Umaroh
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 2, Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i2.2836

Abstract

Golden Age merupakan masa yang efektif untuk optimalisasi berbagai potensi kecerdasan yang dimiliki oleh anak agar meningkatkan kualitas anak dalam tumbuh kembangnya. Kebiasaan pada siswa sekolah dasar berhubungan dengan kebersihan individu dan lingkungan. Rendahnya tingkat pengetahuan anak tentang kesehatan akan sangat berpengaruh dalam masa tumbuh kembangnya. Salah satunya, kurangnya pengetahuan anak tentang kebiasaan hidup yang bersih dan sehat, seperti pemahaman anak mengenai cara mencuci tangan pakai sabun secara baik dan benar dengan menggunakan air bersih yang mengalir serta pemahaman anak tentang makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Terdapat 6 juta anak meninggal dunia disebabkan oleh penyakit diare. Sebagian kematian tersebut terjadi pada negara yang berkembang. Selain itu, data anak dibawah 5 tahun diperkirakan lebih dari 10 juta meninggal. tujuan dari kegiatan penyuluhan ini difokuskan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa di MIM Klaseman. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental dengan rancangan one-group pretest post-test design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V MIM Klaseman sebanyak 36 anak. Pembagian sampel menggunakan teknik total sampling. Analisa data yang digunakan adalah Analisa One-Sample Kolmogorov-Sminrnov Test Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan (p=0,027 (<0,005) berarti ada perbedaan antara sebelum diberikan pre test dan sesudah diberikan post test.) tentang PHBS pada siswa MIM Klaseman
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TANDA PERSALINAN, TANDA BAHAYA NIFAS DAN ASUPAN GIZI PADA IBU HAMIL DI DESA SINGOPURAN Bacharuddin Akbar; Erina Adriana Paramitha; Kharisma Puja Kusuma; Rizki Nisaa'uljanah; Riyakhul Janah; Henky Atorik Gimnastiar; Puput Mardiani; Nabita Regina Intan; Dziya Safira Hakim; Elvina Safarinda; Dwinata Windya Putri; Irma Jauza Heriaskalma; Istianah Nur Adila; Faizah Betty Rahayuningsih; Ayu Khoirotul Umaroh
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i1.6069

Abstract

Edukasi terkait tanda memulai masa persalinan pada ibu hamil hingga masa pasca melahirkan serta asupan gizi yang dipenuhi dikalangan ibu-ibu hamil belum dilaksanakan secara optimal. Salah satu hal yang menghambat adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya mengetahui tanda tanda tersebut dan upaya yang harus dilakukan setelah masa persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan mengenai tanda persalinan,tanda bahaya masa nifas dan asupan gizi terhadap tingkat pengetahuan pada ibu hamil di Desa Singopuran, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan metode eksperimen (quasi-xperiment). Desain penelitian ini menerapkan rancangan One Group PretestPosttest Design. Sampel penelitian adalah ibu hamil di Desa Singopuran Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo yang berjumlah 10 orang. Media informasi yang digunakan pada kegiatan ini yaitu poster tentang tanda persalinan, bahaya nifas dan gizi ibu menyusui. Hasil dari penyuluhan ini terjadi peningkatan pengetahuan pada ibu hamil dengan baik dari sebelum mendapatkan penyuluhan sebesar Sebanyak 80% ibu yang hadir di kelas ibu hamil meningkat pengetahuan nya dengan nilai rata2 pretest 81% menjadi 90% pada posttest yang berarti terjadi kenaikan pengetahuan sebesar 9%.
UPAYA PENCEGAHAN HIPERTENSI MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN DAN SCREENING HIPERTENSI PADA KADER PKK DESA KERTONATAN Refansa Desfa Dinata; Vina Alviana; Serilda Alya Madaniyah; Angelita Noor Ramadhini; Finna Rachma Agustin; Feby Margareta; Ivana Dewi Solihah; Destianna Destianna; Firda Dwi Anggriany; Nur Lailatul Muhlishoh; Septiana Ratnawati; Aulia Febriani; Ega Tanaya; Ayu Khoirotul Umaroh; Faizah Betty Rahayuningsih
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 2, Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i2.6072

Abstract

Mayoritas mortalitas di dunia penyebabnya adalah penyakit tidak menular, salah satunya adalah hipertensi. Pada bulan Mei menunjukkan prevalensi penderita hipertensi yaitu sejumlah 16 orang berdasarkan data dari wawancara bidan desa. Permasalahan ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang hipertensi serta pola hidup yang kurang baik oleh Masyarakat. Penyuluhan tentang hipertensi dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkanpengetahuan mengenai penyakit hipertensi serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan dan edukasi intensif kepada 30 responden Kader PKK Desa Kertonatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader PKK ditunjukkan dengan nilai mean sebelum penyuluhan adalah 6,13. Sedangkan nilai mean setelah penyuluhan adalah 8,77. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan efektif memberikan kontribusi positif dalam upaya pencegahan dan pengelolaan hipertensi di Masyarakat Desa Kertonatan. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk memperluas cakupan dan mendalamkan pemahaman mengenai strategi intervensi yang lebih efektif dalam mengatasi masalah kesehatan ini.
SOSIALISASI KEKERASAN FISIK PADA ANAK DISABILITAS DENGAN MEDIA VIDEO EDUKASI DI SMA MUHAMMADIYAH 6 SURAKARTA Ayu Khoirotul Umaroh; Wanda Averillia
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i2.6882

Abstract

Satu dari tiga anak penyandang disabilitas di dunia pernah mengalami kekerasan, baik secara fisik, seksual, dan emosional dan penelantaran. Dilansir dari Medical Xpress, menemukan bahwa anak-anak dan remaja (usia 0-18 tahun) dengan disabilitas mengalami kekerasan fisik pada tingkat yang jauh lebih tinggi dari pada mereka yang tidak disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa disabilitas mengenai kekerasan fisik, metode yang digunakan yaitu pengisian pre-test dan post-test, dari hasil pre-test didapatkan nilai rata-rata sebanyak 87,6 % dan untuk setelah diberikan materi edukasi dilakukan pengisian post-test yang didapatkan hasil rata-rata sebanyak 92.3% jadi dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan siswa terdapat peningkatan setelah diberikan video edukasi terkait kekerasan fisik, kesimpulan bahwa kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa disabilitas dalam materi kekerasan fisik.
Co-Authors - Suramto, - Adinda Dwi Septyasari Pratama Agus Triyono Ahmad Fatih Fauzi Aldise Zulianing Dewi Almira Almira Ambarwati Andriani, Puput Angelita Noor Ramadhini Anggi Putri Aria Gita Anisa Catur Wijayanti Annisa Kurniawati Annisa Sayyidatul Ulfa Anton Sujarwo, Anton Arif Pristianto Arodah, Nike Indah Astutiatmaja, Mulyani Adi Aulia Febriani Aura Putri Zahira Aura Safitri Aziz, Azzam Alifian Azkiya, Najwa Bacharuddin Akbar Berliana, Rahma Novita Burhannudin Ichsan Candra Kirana Mustahziyin Chalada, Sri Chayanita Sekar Wijaya cindy prastika Cindy Prastika Daffana Ifnadia Imron Destianna Destianna Dewanti, Ririn Cahya Dewi Ayu Puspitasari Dewi, Aldise Zulianing Diah Priyawati Dian Purworini Diniyati, Muti'ah Dwinata Windya Putri Dziya Safira Hakim Edi Susanto Ega Tanaya Ellyza Rahmawati Elvina Safarinda Endang Setyaningsih Erina Adriana Paramitha Estu Werdani, Kusuma F Firmansyah, F Fadillah Zuhroh Choirunnisa Faiza, Salsabila Alif Faizah Betty Rahayuningsih Fajrin, Rahmawati Fathoni, Sidik Feby Margareta Ferina, Frecilia Friskha Fifit Kurniawati Finna Rachma Agustin Firda Dwi Anggriany Fitroh, Zavier Ferodova Al Frahestina Frahestina Gita, Anggi Putri Aria H Herawati H Herawati Hadi Pratomo Hadi Pratomo Hadi Pratomo Hanifah, Endah Nur Haryanti, Maharani Nurul Hattapradit, Faron Henky Atorik Gimnastiar Herawati Herawati Heru Subaris Kasjono Hidayah, Lissa Nur Hidayat, Wahyu Tri Himati Syahidah Husna, Qisty Dzakiyyatu Imron, Daffana Ifnadia Inas Marwaa Dzakiya Inayati , Nurul Latifatul Inayati, Nurul Latifatul Irma Jauza Heriaskalma Istianah Nur Adila Ivana Dewi Solihah Izzatul Arifah Janah, Riyakhul Karjoso, Tri Krianto Kharisma Puja Kusuma Khasanah, Devi Jantika Nur Khoirunnisa, Salma Kussudyarsana Kussudyarsana Kusuma Estu Werdani Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah Kusumaningtyas, Bethari Mukti Kusumaningtyas, Bethari Mukti Kusumaningtyas Kusumawati , Yuli Kusumawati, Maharani Ayu Laili, Ramadani Nur Livia, Wardhatul Luthfi Alfian Mesya Ade Karuniawati Muhamad Taufik Hidayat Mulyono, Afieina Maulida Murtiningrum, Chrisna Nabilla, Nur Jihan Luthfia Nabita Regina Intan Nadhiira Dwi Amri Nadila Anti Nur Khoiriyah Nadira Jihan Fitria Naibul Umam Ekosakti Noor Alis Setiyadi Novyanti Setiyo Rini Nugrahani, Yuniar Kusuma Nugroho, Purwo Setiyo Nur Agustina Widyaningrum Nur Lailatul Muhlishoh Nuristiqomah Dwi Putri Nurkhansa, Thifal Nurul Hidayati Oktaviana, Vindiani Paramita Boni Lestari Pertiwi, Nanda Hani Nur Pinandhita, Pradhana Satria Prameswari, Alifia prastika, cindy Pratama, Muhammad Raditya Arva Pratiwi, Fitria Sandra Prihandana, Sadar Puput Andriani Puput Mardiani Puri Larasati Puspitasari, Anita Putri Zahira, Aura Putri, Hanan Aliya Putri, Vella Arneta Qisty Dzakiyyatu Husna Radi Tia Sintia Dewi Rahma Novita Berliana Rahma, Mislaillatul Khollifah Ratna Yustisiani Refansa Desfa Dinata Renaya Amelta Sahda Rini, Novyanti Setiyo Rio Alviani Ari Setiawan Risa Laras Wati Riyakhul Janah Rizki Nisaa'uljanah Salsabila Purnamasari Sandrana, Sabrina Cantika Putri Santoso, Faturohit Rois Imron Saputri, Inez Ramadhana Sari, Nur Ayu Sekar Arum Saroh Darojah Septiana Ratnawati Septiyanti, Rizma Serilda Alya Madaniyah Setia Asyanti Setiyaningrum, Zulia Shabrina, Farah Alifa Nur Shafira Nuril Hidaya Shafira Nuril Hidaya Sheena Ramadhia Asmara Dhani Sintia Dewi, Radi Tia Siti Soekiswati Snow, Rachel C. Soleha, Azza Rhohidatus Sri Chalada Sri Chalada Sri Indra Kurnia Sudrajah Warajaty Kisnawaty Syifa, Asy Tanjung Anitasari Indah K Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Tika Diah Kuswandari Trijaya Trijaya Trijaya Tya Handayani Vina Alviana Vindiani Oktaviana Wahdiyati, Yunia Wanda Averillia Wijaya, Chayanita Sekar Windi Wulandari Wita Oktaviana Yeni Indriyani Yuli Kusumawati Yustisiani, Ratna Zahran, Muhammad Irfan Zulfa Kevaladandra