p-Index From 2021 - 2026
9.295
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha KUMARA CENDEKIA Abdimas Rekayasa Mesin Jurnal Dinamika Hukum Jurnal Pendidikan Usia Dini BELIA: Early Childhood Education Papers Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Al Ishlah Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) PAEDAGOGIA AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Jurnal Meta-Yuridis Journal of Educational Research and Evaluation Journal of Primary Education International Journal of Active Learning J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Indonesian Journal of Instructional Media and Model Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Journal of Educational Sciences Action Research Journal Indonesia (ARJI) Jurnal Mutiara Pendidikan CENDEKIA PENDIDIKAN Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Joyful Learning Journal JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hak Anak dalam Adaptasi Sosial Siswa Hasil Perkawinan Campuran di Lingkungan Sekolah Indonesia Makkah Siti Rahmawati; Eko Handoyo; Edi Waluyo
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.380

Abstract

Perlindungan hak anak, khususnya bagi anak hasil perkawinan campuran lintas negara, menjadi isu yang mendesak di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan sosial yang dihadapi anak-anak tersebut dan menganalisis peran Sekolah Indonesia Makkah dalam memenuhi hak mereka. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, dilaksanakan di Sekolah Indonesia Makkah yang merupakan institusi pendidikan bagi siswa dengan latar belakang multikultural. Partisipan penelitian terdiri dari lima siswa, dua guru, satu kepala sekolah, dan dua orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Pengambilan data dilakukan selama empat tahapan, termasuk wawancara dan observasi, yang berlangsung selama empat minggu. Teknik analisis data mengikuti model interaktif Miles & Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam bahasa, konflik identitas, serta kurangnya dukungan sistemik dari sekolah. Meskipun terdapat program inklusi, kebutuhan spesifik anak-anak dari keluarga campuran belum sepenuhnya terpenuhi, yang menghambat proses adaptasi sosial mereka. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya pendekatan yang lebih holistik dan sistemik dalam memenuhi hak anak, agar mereka dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan pendidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa hasil perkawinan campuran menghadapi tantangan signifikan dalam adaptasi sosial, terutama terkait bahasa dan identitas budaya. Hal ini menghambat interaksi sosial dan partisipasi mereka di lingkungan sekolah
Dampak Perceraian Terhadap Hak dan Perlindungan Anak dalam Perkembangan Pendidikan di Kota Cirebon Sukniasih Sukniasih; Eko Handoyo; Edi Waluyo
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.390

Abstract

Tingginya angka perceraian di Kota Cirebon beberapa tahun terakhir menjadi isu yang memprihatinkan bagi perkembangan pendidikan anak-anak korban perceraian. Perceraian  berdampak negatif pada hak dan perlindungan anak, terutama dalam konteks pendidikan. Anak-anak mengalami kesulitan dalam mencapai potensi akademik yang terganggu oleh kondisi emosional dan psikologis yang tidak stabil. Perlindungan dan hak-hak anak perlu ditingkatkan, melalui penguatan kerja sama antara pihak-pihak terkait seperti lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Dibutuhkan pendekatan holistik yang melibatkan konseling psikologis, dukungan sosial, dan pendidikan yang memadai untuk membantu anak-anak mengatasi dampak perceraian orang tua. Sehingga diharapkan anak-anak tetap fokus dan berkembang secara optimal dalam bidang pendidikan tanpa terbebani oleh masalah orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak perceraian terhadap hak pendidikan anak serta bentuk perlindungan yang diberikan di Kota Cirebon. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Kota Cirebon. Subjek penelitian melibatkan anak-anak korban perceraian, orang tua, dan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sementara teknik analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian berdampak negatif terhadap motivasi belajar anak, prestasi akademik, dan hak atas pendidikan yang layak. Perlindungan terhadap hak anak pasca perceraian di Kota Cirebon telah dilakukan melalui program-program dari Dinas Pendidikan dan peran sekolah, namun masih memerlukan penguatan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, orang tua, dan pemerintah kota untuk memastikan hak pendidikan anak-anak korban perceraian tetap terlindungi.
MEDIA ULAR TANGGA “KLA ADVENTURE” DALAM MEWUJUDKAN SATUAN PENDIDIKAN RAMAH ANAK BERBASIS LITERASI PERUBAHAN IKLIM DI SD NEGERI DEMPET 2 KABUPATEN DEMAK Candra Kristiyan; Eko Handoyo; Edi Waluyo
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol. 12 No. 1 (2026): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Lembaga Pengembangan Profesi Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v12i1.696

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan media gamifikasi pada papan permainan ular tangga “KLA Adventure” dalam mewujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak (SPRA) berbasis literasi perubahan iklim di SD Negeri Dempet 2 Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan metode mixed-methods dengan desain concurrent triangulation yang melibatkan 32 siswa kelas IV sebagai subjek utama. Data dikumpulkan melalui tes literasi iklim, skala observasi lingkungan SPRA, serta wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi iklim siswa serta perilaku adaptasi terhadap krisis iklim. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi hibrida antara 5 klaster hak anak dan skenario mitigasi bencana hidrometeorologi pada tingkat lokal. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan model empiris pengembangan sekolah dasar ramah anak yang resilien terhadap lingkungan di wilayah agraris.
Analisis Peran Sekolah dalam Perlindungan Hak Anak di Sekolah Dasar Alfian, Denis; Handoyo, Eko; Waluyo, Edi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.101632

Abstract

Perlindungan hak anak di sekolah merupakan hal yang sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sekolah dalam melindungi hak anak di SD Negeri 6 Arjawinangun, dengan fokus pada kebijakan sekolah, sikap dan perilaku pendidik, program-program yang dijalankan, serta persepsi siswa terhadap rasa aman dan penghargaan atas hak-hak mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang bagaimana prinsip perlindungan hak anak diterapkan di sekolah dasar. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap berbagai kebijakan dan program sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri 6 Arjawinangun telah mengimplementasikan berbagai kebijakan dan program yang mendukung perlindungan hak anak, seperti pembentukan Tim Perlindungan Anak dan pelatihan untuk guru. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan pelatihan guru dalam perlindungan anak, kurangnya partisipasi orang tua, dan rendahnya sistem pelaporan kasus pelanggaran hak anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun ada komitmen yang kuat dari pihak sekolah, upaya lebih lanjut dibutuhkan untuk mengatasi tantangan tersebut dan memastikan perlindungan hak anak di sekolah lebih efektif dan berkelanjutan.
Implementasi Muatan Kemaritiman melalui Project - Based Learning dalam Pendidikan Anak Usia Dini Panti Indriyati; Ali Formen; Edi Waluyo; Deasylina Da Ary
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi muatan kemaritiman dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan informan yang terdiri dari kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menyatakan bahwa muatan kemaritiman dalam pendidikan anak usia dini pada satuan pendidikan anak usia dini diimplementasikan melalui metode Project-Based Learning. Pembelajaran Project–Based Learning dirancang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini yang berorientasi pada pengalaman langsung. Metode ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, keterlibatan, dan berpikir kritis siswa. Muatan kemaritiman dengan metode Project-Based Learning yang diimplementasikan ini memberikan implikasi bagi perkembangan  pengetahuan, sikap dan keterampilan anak terutama dalam bidang kemaritiman. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran kontekstual berbasis kemaritiman dalam pendidikan anak usia dini yang belum banyak dikaji oleh penelitian sebelumnya.
SWOT Analysis of Declining Accreditation Status of Kindergarten Institutions Milu Khoirunisa; Edi Waluyo
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.5776

Abstract

Accreditation is a crucial indicator for evaluating the quality of early childhood education (ECE) institutions. A decline in accreditation status reflects challenges in school management. This study aims to analyze the factors influencing the declining accreditation of kindergartens in Magelang Regency through a SWOT analysis. The research employed a qualitative approach using observations, interviews, and primary data collected from teachers and principals of 10 kindergartens that experienced a decrease in accreditation, as well as secondary data from assessors and the local education office. The findings reveal that the main strength lies in the collaboration among teachers, principals, students, and parents in supporting school activities. The major weaknesses include teachers’ limited skills in information technology, inadequate documentation of learning activities, and insufficient mastery of learning concepts. Opportunities arise from government support and parental involvement, while threats stem from competition with newly established schools and parents’ low awareness of the importance of early childhood education. In conclusion, weaknesses and threats are more dominant in contributing to the decline in accreditation scores. Therefore, improving teachers’ competencies through training, strengthening parental engagement, and optimizing government support are crucial strategies to enhance the quality of ECE institutions.
Analyzing Kindergarten Teachers’ Understanding and Practices in Integrating Warak Ngendog Culture into Classroom Learning in Semarang City Ni'matul Latifah; Edi Waluyo
Kumara Cendekia Vol 14, No 2 (2026): KUMARA CENDEKIA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i2.104647

Abstract

Learning in early childhood plays an important role in shaping children’s character and identity. Rapid technological development requires local culture-based learning to be prioritized in order to strengthen children's identity contextually and sustainably. Warak Ngendog, as a local cultural identity of Semarang City, contains values of tolerance, diversity, and unity that are important to introduce from an early age. However, it is not yet clearly known how far kindergarten teachers understand this culture and how it is applied in learning. This study aims to analyze kindergarten teachers’ understanding in integrating Warak Ngendog culture into the learning process in Semarang City. This research used a descriptive quantitative approach with data collected through questionnaires distributed to 136 kindergarten teachers selected using simple random sampling. The instrument was tested for validity and reliability. Data were analyzed using percentage techniques and categorized into levels of understanding. The results showed that the overall level of teacher understanding was in the good category (79%), with the highest scores in tolerance (85%) and knowledge (81%). Teachers have also applied cultural approaches in learning, such as introducing regional songs, traditional clothing, and folklore. The introduction of Warak Ngendog culture contributes to character building and strengthening children's identity from an early age.
The Effectiveness of Child-Friendly Media on the Reading Interest and Ability of Elementary School Students Rujiani Rujiani; Eko Handoyo; Edi Waluyo
PAEDAGOGIA Vol 29, No 1 (2026): PAEDAGOGIA Jilid 29 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/paedagogia.v29i1.112300

Abstract

This study examined the effectiveness of a child-friendly interactive magnetic board in improving elementary students' reading interest and early reading skills in regular and inclusive classrooms. A convergent parallel mixed-methods design was used to integrate quantitative and qualitative evidence. Participants were 12 students selected purposively from two schools: six Grade-1 students from SD Negeri Tlogowungu 02 (regular setting) and six Grade-2 students from SD Negeri Trangkil 06 (inclusive setting with diverse learning needs). Reading interest was assessed through structured observations (attention, enthusiasm, verbal response, participation), while reading skills were measured using a teacher-administered early literacy test (letter recognition, word decoding, and simple sentence reading). Quantitatively, median reading-skill scores increased from 52.0 to 78.5 in the regular class and from 45.0 to 70.0 in the inclusive class after two intervention sessions; Wilcoxon signed-rank analysis indicated improvement in both groups (p = 0.031). Qualitative findings showed higher engagement, longer on-task behavior, and increased willingness to read aloud. The interactive magnetic board functioned as a child-friendly multisensory medium (visual, auditory, tactile) that supported motivation and literacy participation, including among students with learning difficulties. The study concludes that the media is a feasible and inclusive instructional tool for early literacy instruction, while also noting the need for larger samples and longer intervention periods in future studies
CYBER GROOMING PADA ANAK: ANALISIS FAKTOR RISIKO, DAMPAK PSIKOSOSIAL, DAN PELANGGARAN HAK ANAK DALAM PERSPEKTIF SDGs 16 Chitra Sintarani; Eko Handoyo; Edi Waluyo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena cyber grooming pada anak di Indonesia melalui kajian terhadap faktor risiko, dampak psikososial, serta pelanggaran hak anak dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs) 16.2. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), yang memanfaatkan berbagai sumber ilmiah bereputasi, laporan lembaga internasional, serta data nasional yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa cyber grooming merupakan fenomena yang terbentuk melalui interaksi kompleks antara aspek individu, keluarga, sekolah, dan lingkungan digital. Proses grooming berlangsung secara bertahap dan manipulatif, dimulai dari pembentukan kepercayaan hingga eksploitasi, sehingga sulit dikenali pada tahap awal. Dampak yang ditimbulkan bersifat multidimensional, mencakup gangguan emosional, penurunan kepercayaan diri, hambatan relasi sosial, serta penurunan performa akademik. Selain itu, praktik cyber grooming merepresentasikan pelanggaran serius terhadap hak anak, khususnya dalam aspek perlindungan, keamanan, dan kesejahteraan. Dalam perspektif SDGs 16.2, fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara komitmen global dan implementasi di lapangan, terutama akibat keterbatasan sistem dalam mengantisipasi kekerasan digital yang bersifat tersembunyi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan berbasis sistem yang adaptif, mencakup penguatan indikator, deteksi dini, serta respons kebijakan yang terintegrasi untuk mendukung upaya penghapusan kekerasan terhadap anak di era digital.
Resiliensi Digital Anak Sekolah Dasar dalam Menghadapi Risiko Eksploitasi Daring: Analisis Peran Keluarga, Sekolah, dan Tata Kelola Perlindungan Anak Berbasis SDGs 16.2 Wahyu Ramdhani; Eko Handoyo; Edi Waluyo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi digital anak sekolah dasar dalam menghadapi risiko eksploitasi daring dengan menelaah peran keluarga, sekolah, dan tata kelola perlindungan anak berbasis SDGs 16.2. Perkembangan teknologi digital telah membuka ruang baru bagi anak untuk belajar, berkomunikasi, dan berpartisipasi, tetapi juga menghadirkan risiko seperti kontak dengan orang asing, manipulasi emosional, penyalahgunaan data pribadi, paparan konten berbahaya, perundungan siber, dan eksploitasi berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Data diperoleh dari artikel ilmiah, laporan lembaga internasional, dokumen kebijakan, dan regulasi nasional yang relevan dengan perlindungan anak di ruang digital. Analisis dilakukan secara tematik dengan menelaah lima tema utama, yaitu risiko eksploitasi daring, resiliensi digital anak, digital parenting, pendidikan keamanan digital di sekolah, dan tata kelola perlindungan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa resiliensi digital tidak dapat dipahami hanya sebagai kemampuan individu anak dalam menggunakan teknologi, tetapi sebagai kapasitas yang dibentuk melalui dukungan keluarga, sekolah, kebijakan negara, dan desain platform digital yang aman. Keluarga berperan melalui pendampingan dan komunikasi terbuka, sedangkan sekolah berperan melalui pendidikan keamanan digital dan mekanisme pelaporan. Tata kelola perlindungan anak diperlukan untuk memperkuat regulasi, pengawasan platform, layanan pelaporan, dan prinsip child safety by design. Penelitian ini menegaskan bahwa resiliensi digital merupakan strategi preventif dalam mendukung pencapaian SDGs 16.2, khususnya penghapusan kekerasan, eksploitasi, dan perlakuan salah terhadap anak di era digital.
Co-Authors A.A. Bagus Tri Rama Antara AA Sudharmawan, AA Achmad Sumali Af'idah, Nabila Zakiyyatul Agus Yuwono Agustinus Arum Eka Nugroho, Agustinus Arum Eka Akaat Hasjiandito, Akaat Alfian, Denis Ali Formen Ali Masyhar Amanda, Rahma Yulista Amirul Mukminin Anggraeni, Hilda Eka Arif Widiyatmoko, Arif Ary, Deasylina da Asi Sriwidiastuty Asmoro, Martini Azhary, Luqman Bagus Kisworo, Bagus Bambang Bambang Bambang Subali Barokah Isdaryanti Candra Kristiyan Chaeruna, Tyastya Chitra Sintarani Deasylina Da Ary DENI SETIAWAN Desi Setiyadi Dewanti Handayani, Sri Sularti Dewanti Handayani, Sri Sularti Dhina Cahya Rohim Diana Diana Diana Diana Diana Diana Eko Handoyo Eko Handoyo Ettiyana Putri, Dannella Fadhilah Fadhilah Fadhilah Feunika Apsira Sutrisno Finanti, Efdina Fitri, Sinthia Nurul Galih Cahya Pratama Hairunisa Hairunisa, Hairunisa Hana Sumiati Widjaja Haryono Haryono Helmi Auliya Hidayati, Festi Irna Anjarsari Ismi, Anasta Dian Istikomah, Eloh Jayanti Mughiyati, Jayanti Khoirun Nisak Kristianingsih, Kristianingsih Kurnia, Budi Laila Silmi Kaffah Listanto, Virgiawan Lita Latiana Luqman Rohmad Maghribi Malika, Laila Malika, Laila Milu Khoirunisa MINARTI Nadhifa, Essa Rahma Naili Rohmah, Naili Nani Winarti Naning Sulistyowati Nasution, Annio Indah Lestari Neneng Tasu’ah, Neneng Ni'matul Latifah Niken Widyastuti Nisa, Hairunisa Noka, Isara Abda Novita Puspa Dewi Novitasari M NR, Ananda Expor Nuni Widiarti Nurikhsani, Fadilla Aisah Nurul Farhin Oktafiani, Annisa Isni Okvi Maharani Pangaribuan, Juliaman Panti Indriyati Pramesti, Awanda Ayu Pranoto , Yuli Kurniawati Sugiyo Purnama, Santausa Purwanti, Arum Putri Oktaviani Putri, Dannella Ettiyana Putri, Risti Andriana Rahmadya, Salsabilla Rizkytanova Rahmawati, Alvi Dwi Rahmiati, Devi Risky, Bella Herkiana Risky, Bella Herkiana Rizquna Saputri, Rizquna Ro'i Khatul Jannah Rujiani Rujiani salamah salamah Samsiah Samsiah Sari, Desty Citra Sastrodiyoto, Abadi Selviana Selviana Septiana, Ria Ayu Siti Rahmawati Solieah, Ummi Sonbai, Eflin I. Sri Hastuti Sri S. Dewantik H Sri Setiyo Rahayu Sri Sumartiningsih SRI WARDANI Sudarmin Sudarmin Sukamto Sukamto Sukniasih Sukniasih Sulchaniya, Chilya Sulistio, Basuki Sumiyem Sumiyem Sumiyem, Sumiyem Tri Suminar Triyono Triyono Ulfa, Dama Ulfa, Dama Uriansyah, Uriansyah Wahyu Ramdhani Wantoro Wantoro, Wantoro Wicaksono, Zaenurokhman Pipit Wicaksono, Zaenurokhman Pipit Xander Salahudin Yuli Utanto Zahro, Masfiyyatuz Zahro, Masfiyyatuz