p-Index From 2021 - 2026
15.591
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Prosiding Seminar Nasional MIPA Media Komunikasi FPIPS Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha JURNAL PENDIDIKAN MIPA Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Dharmas Education Journal (DE_Journal) Journal for Lesson and Learning Studies JURNAL PENDIDIKAN IPS Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Abdi Masyarakat Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF BERBANTUAN TEKNIK MATEMATIKA VEDA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Kadek Ermi Rosalina; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas IV semester 1 SD N 1 Tirtasari tahun pelajaran 2013/2014 melalui penerapan model pembelajaran metakognitif berbantuan teknik matematika veda dalam pembelajaran matematika Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Tahapan kegiatan untuk tiap siklus terdiri atas empat tahap, yakni : perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/ evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester 1 SD Negeri 1 Tirtasari, tahun pelajaran 2013/2014. Aktivitas belajar siswa dapat diketahui melalui kegiatan observasi. Hasil observasi tersebut dikumpulkan dalam bentuk data/ skor dengan menggunakan instrumen lembar pengamatan. Sedangkan hasil belajar instrumen perangkat tes/ butir tes (tes tertulis) dengan menggunakan instrumen perangkat tes/ butir tes. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I secara klasikal persentase rata-rata aktivitas belajarnya mencapai 60,8% dengan kategori kurang aktif. Pada siklus II persentase rata-rata aktivitas belajar mengalami peningkatan sebesar 20,6% hingga mencapai 90,4%. Persentase rata-rata hasil belajar matematika siswa pada siklus I secara klasikal sebesar 65,4% dengan kategori cukup baik dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 61,5%. Pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 19,6%. Hingga mencapai 85,0% dengan kategori baik dan persentase ketuntasan belajar sebesar 100%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran metakognitif berbantuan teknik matematika veda dalam pembelajaran matematika di kelas IV SD N 1 Tirtasari dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : metakognitif, aktivitas siswa, hasil belajar This study aims to improve the activity and outcomes of learning mathematics first semester of fourth grade students of SD N 1 Tirtasari academic year 2013/2014 through the implementation of a metacognitive learning model veda -aided engineering mathematics in mathematics This research is an action research conducted two cycles . Phases of activity for each cycle consists of four stages , namely : planning , action, observation / evaluation and reflection . The subjects were first semester of fourth grade students of SD Negeri 1 Tirtasari , school year 2013/2014 . Student learning activities can be known through observation . The observation results are collected in the form of data / scores by using the observation sheet instruments . While the learning outcomes of the test instrument / item test ( written test ) using the instrument test / test item . Analysis of the data in this study using quantitative descriptive analysis. This research is an action research conducted two cycles . Phases of activity for each cycle consists of four stages , namely : planning , action, observation / evaluation and reflection . The subjects were first semester of fourth grade students of SD Negeri 1 Tirtasari , school year 2013/2014 . Student learning activities can be known through observation . The observation results are collected in the form of data / scores by using the observation sheet instruments . While the learning outcomes of the test instrument / item test ( written test ) using the instrument test / test item . Analysis of the data in this study using quantitative descriptive analysis . Based on the results of the study , in the first cycle in the classical average percentage reached 60.8 % learning activities with less active category . In the second cycle the average percentage of learning activities increased by 20.6 % to reach 90.4 % . The average percentage of students' mathematics learning outcomes in the first cycle was 65.4 % in the classical category quite well with the percentage reached 61.5 % mastery learning . In the second cycle the average percentage of students in the classical learning outcomes increased by 19.6 % . Up to 85.0 % with both categories and the percentage of 100 % mastery learning . Based on these data it can be concluded that by applying metacognitive learning model veda aided mathematical technique in learning mathematics in fourth grade N 1 Tirtasari can increase the activity and student learning outcomes.keyword : metacognitive , student activities , learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV DI GUGUS VIII KECAMATAN KUBUTAMBAHAN ., I Ketut Agus Budiastawa Putra; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2013/2014 antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Teams Games Tournament dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2013/2014 di Gugus VIII Kecamatan Kubutambahan, dengan jumlah siswa 105 orang. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Pakisan yang berjumlah 27 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 5 Pakisan yang berjumlah 22 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes. Data tentang hasil belajar IPA siswa.dikumpulkan dengan menggunakan tes isian singkat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Teams Games Tournament dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung =53,46 >ttabel= 2,02;α = 0,05). Dari rata-rata hasil belajar IPA diketahui siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Teams Games Tournament lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional ( mean1= 15,63; mean 2=9,91) Kata Kunci : Teams Games Tournament, hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences in science learning outcomes in grade IV of the school year 2013/2014 among students who studied with Teams Games Tournament models o flearning and students who learn using conventionallearning models. This studyis aquasi-experimental research design using only postest control group design. The study population was all fourth grade students in the academic year 2013/2014 in cluster VIII Kubutambahan Buleleng district, with anumber of 105 people. Sample ofthis study. The fourth grade students of SD Negeri 2 Pakisan the 27 people as the experimental group and the fourth grade students of SD Negeri 5 Pakisan evidence amounting to 22 people as a control group were selected by random sampling technique. Colleting data in this study were calculated using the test. Data on science learning out comes using short answer tests. Data were analyzed using-test statistical analysis. The results showed that there were diferences in learning outcomes between students who take science learning with the Teams Games Tournament model of learning and the learning of students who take using conventional learning model (thitung =53,46 >ttabel= 2,02;α = 0,05). From an average of known science learning outcomes of students who take lessons with a better model of Teams Games Tournament learning (15,63) of the student in learning using conventonal learning (9,91). keyword : Teams Games Tournament learning model, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MEANS-ENDS ANALYSIS (MEA) DENGAN SETTING BELAJAR KELOMPOK BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD ., Ketut Teddi Harto; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar siswa pada kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional, (2) deskripsi hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model MEA dengan setting belajar kelompok, dan (3) pengaruh yang signifikan metode MEA dengan setting belajar kelompok terhadap hasil belajar dalam mata pelajaran Matematika pada siswa kelas IV SD di Desa Bebetin Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen (quasi experiment) dengan rancangan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SD di Desa Bebetin tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 45 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 45 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar Matematika. Bentuk tes hasil belajar Matematika yang digunakan adalah tipe uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung 3,23 > ttabel 2,00 dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model MEA dengan setting belajar kelompok yaitu 30,18 yang berada pada kategori sangat tinggi dan siswa yang belajar menggunakan metode ceramah yaitu 25,53 yang berada pada kategori tinggi, sehingga terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model MEA dengan setting belajar kelompok dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan metode ceramah. Jadi terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan model MEA dengan setting belajar kelompok.Kata Kunci : model MEA, belajar kelompok, hasil belajar Matematika This study aimed to determine : ( 1 ) description of the learning outcomes of students in the control group that followed the conventional learning methods , ( 2 ) description of the learning outcomes of students in the experimental group who followed the model of learning with MEA with group learning setting , and ( 3 ) the influence of the significant method of MEA with group learning setting on learning outcomes in Mathematics in fourth grade student at Bebetin Village Academic Year 2013/2014 . The study was quasi-experimental ( quasi experiment ) with a design draft of non equivalent post - test only control group design . The study population was all students in elementary school in the Bebetin village academic year 2013/2014 , amounting to 45 people . Samples collected by random sampling , amounting to 45 people . The data collected in this study is the result of learning Mathematics . Mathematics achievement test form used is the type of description . The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical t-test . The results showed that t 3.23 > 2.00 ttable and supported by the difference in the average score obtained by the students who learned using the MEA model of group learning setting is 30.18 which is the category of very high and students learn to use the method lecture is 25.53 which was the high category , so there are differences in mathematics achievement significantly between groups of students learn to use the model of MEA with group learning setting with a group of students who are learning to use the lecture method . So there is a significant effect on the application of the MEA with group learning setting.keyword : models of MEA , group learning , learning outcomes Mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V ., Donnie Weda Dharmawan; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai keterampilan berbicara antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran role playing dan siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas V SD Gugus VI Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng yang berjumlah 184 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling (undian). Data keterampilan berbicara siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi berupa rubrik penilaian. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji t-polled varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan nilai keterampilan berbicara antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran role playing dan siswa yang belajar dengan metode pembelajaran konvensional (thitung = 8,19 dan ttabel = 2). Siswa yang mengikuti pembelajaran pembelajaran dengan model role playing memperoleh rata-rata nilai keterampilan berbicara yaitu = 83,80 berada pada kategori sangat baik. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memperoleh rata-rata nilai 60,08 berada pada kategori cukup. Jadi model pembelajaran role playing berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa.Kata Kunci : role playing, keterampilan berbicara The purpose of this research was to recognize the differences between the students that taught with role playing learning model and those that taught with conventional learning model. This research was a quasi experimental research using post test design only with non equivalent control group design. The research population was all students in grade V which belong to Elementary School Gugus VI Kecamatan Buleleng, with the total 184 students. The samples were determined by using random sampling technique. In collecting the data, the writter uses observation sheet, which had some indicators on it. The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic. The result of this research showed that there were the differences between the students taught with role playing learning model and taught with conventional model learning (tarithmetic = 8.19 ; ttable = 2). The average score of the students taught with role playing model learning is 83.80 it is considered to be excellent. Whereas those taught with conventional learning model is 60.08 it is considered to be enough category. In this research role playing model learning can be considered to be significant in developing student speak skills.keyword : role playing, speak skill
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE WEBBED TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV DI KECAMATAN BULELENG ., Putu Eka Krisnayani; ., Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran webbed dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Semester 2 di Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV sekolah dasar yang menerapkan kurikulum 2013 di Kecamatan Buleleng yang berjumlah 264 orang. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV SD No. 4 Banyuasri yang berjumlah 33 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV SD No. 4 Kaliuntu sebagai kelas kontrol yang berjumlah 36 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t, dengan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 33,39; (2) hasil belajar siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata (M) 18,89; (3) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran webbed dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thit > ttab, thit = 10,069 dan ttab = 2,000). Dengan demikian, model pembelajaran webbed berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD semester 2 di Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : model pembelajaran webbed, hasil belajar This study aimed at describing the difference on learning outcome between the group of students who learned by the use of webbed instructional model with a group of students who learned by the use of conventional instructional model in fourth grade students of elementary school semester two in Buleleng sub district. This research was a quasi-experiment and used non-equivalent post test only control group design. The population in this study was all students in the fourth grade of elementary school who applied curriculum 2013 in Buleleng sub district, consisting of 264 people. The sample of this research was SD No. 4 Banyuasri which consisted of 33 people as an experimental class and SD No. 4 Kaliuntu as control classes totaling 36 people. Learning outcome data were collected using a multiple-choice test. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics, namely t-test. The results of this study were as follows: (1) the learning outcome of experimental group is relatively high with mean (M) 33.39; (2) the learning outcome of control group is medium with mean (M) 18.89; (3) there are significant difference learning outcome between the group of students who learning by the use of webbed instructional model with a group of students who learning by the use of conventional instructional model (tvalue > ttable, tvalue = 10.069 and ttable = 2.000). Based on these result, it assumed that the group of student who learning by the use of webbed instructional model influences the learning outcome of fourth grade students who applied curriculum 2013 in Buleleng sub district.keyword : webbed instructional model, learning outcome
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS IV SD DI DESA KALIBUKBUK ., Putu Ari Udayani; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test 0nly control group design. Siswa kelas IV SD di Desa Kalibukbuk Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 105 orang dijadikan populasi dalam penelitian ini. Sampel diambil dengan teknik random sampling yang berjumlah 79 orang siswa. Teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan menggunakan tes uraian/essay. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut statistik inferensial digunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai rata-rata kelompok eksperimen yaitu 85,03 berada pada kategori baik, sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol yaitu 66,36 berada pada kategori cukup. Perbedaan tersebut didukung oleh hasil analisis uji-t bahwa thitung (24,85) > ttabel (2,000). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk.Kata Kunci : model siklus belajar 5E, model konvensional, kemampuan berpikir kritis The purpose of this study was idendifying the ability of the critical thinking in IPA between the group of students who teached by 5E cycle teaching model and the group of student who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementary schoool in Kalibubuk village. The types of this studied was experiment shadow with teaching model by using post test only control group design. The data was taken from observing 105 student of elementry school in kalibukbuk village in the academic years 2013/2014.The sampel of data was taken by random sampling technic from 79 students by giving the students an essay test.The data analyzed by using descriptive and inferensial statistic. The result by using inferensial statistic was idendifying by uji t. Based on the data analysis, the average score in group experiment were 85.03 and it was in good categories, meanwhile¬ the average score in control group were 66.36 and it was categories in moderate categories. Based ¬ on the result it can be conclude that there is the differences in the ability of critical thinking in IPA between the students who teach by the 5E cycle teaching model and the students who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementery school in Kalibukbuk Village.keyword : 5E cycle teaching model, konventional teaching model, Ability of critical thinking
PENGARUH STRATEGI REACT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD ., I Ketut Agus Budiartana; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui deskripsi kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran konvensional. (2) Mengetahui deskripsi kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran REACT. (3) Mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelejaran REACT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent posttest only control group design.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VIII, Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 121 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD SD No. 1 Paket Agung yang berjumlah 43 orang dan siswa kelas IV SD SD No. 2 Paket Agung yang berjumlah 41 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah dalam bentuk uraian. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) Kemampuan pemecahan masalah matematika kelompok kontrol dengan rata-rata (M) 64,33. (2) Kemampuan pemecahan masalah matematika kelompok eksperimen dengan rata-rata (M) 96,07. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan memecahkan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran REACT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi konvensional (thitung > ttabel, thitung = 7,84 dan ttabel = 2,00).Kata Kunci : strategi pembelajaran REACT, kemampuan pemecahan masalah matematika This research was purposed to know : (1) matemathic problem solving skill the group of student who learnt by using conventional learning strategy, (2) mathemathic problem solving skill the group of student who learnt by using REACT learning strategy, (3) difference of mathemathic problem solving skill between group of student who learnt by using REACT learning strategy and group of student who learnt by using conventional learning strategy. Type of this research was a quasi experiment with nonequivalent posttest only control group design. Population of this research was fourth grade in gugus VIII of kecamatan Buleleng in 2013/2014 school year which consisted of 121 students. The sample was fourth grade students in SD No. 1 Paket Agung which consisted of 43 students and fourth grade students in SD No. 2 Paket Agung which consisted of 41 students. The data were collected by using problem solving skill test in the form of description that was analyzed by descriptive statistics analysis and inferential statistics that was t-test. Result of this reserach is proving that (1) mean of mathemathic problem solving skill in control group was 64,33, (2) mean of mathemathic problem solving skill in experiment group was 96,07, (3) there was difference of mathemathic problem solving skill between group of student who were learnt by REACT learning strategy and group of student who were learnt by conventional strategy (tcount > ttable, tcount = 7,84 dan ttable = 2,00).keyword : REACT learning strategy, mathemathic problem solving skill
Pengaruh Pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V ., I Dewa Gede Satria Juniarta; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus 5 Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan semester genap tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah enam kelas dengan jumlah siswa 101 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 42 siswa, yang ditentukan dengan cara simple random sampling. Data kemampuan hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar berbentuk uraian. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t dengan bantuan program Microsoft Excel 2007 for Windows. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) berada pada kualifikasi baik (M=33,45; SD=4,76), sedangkan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi cukup (M=27,5; SD=6,477). Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) dan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung=3,42> ttabel=2,021; db=40). Hal ini berarti bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan SAVI lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Pendekatan SAVI, konvensional, dan hasil belajar This research is to know difference between study result of the student who study using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) approach and students who study using conventional study in sains subject. The research is false experiment with post test only control group design plan. This research population is all of 5tn grader student in SD gugus 5 Kediri, Tabanan, academic year 2013/2014 which has 6 classes and 101 students. The sampel is 2 classes with 42 students, which be gotten by simple random sampling. The data was collected by essay. Data is analyzed by descriptive statistic and t-test by Microsoft Excel 2007 for Windows. All test was done in 5% significancy level. The result shows that students who study using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) is in good qualification (M=33,45; SD=4,76), meanwhile students who study by conventional sytem are in enough qualification (M=27,5; SD=6,477). T-test result shows that there is a difference between studying using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) system and conventional system (tcount=3,42> ttable=2,021; db=40). It means that SAVI is better then conditional usay.keyword : SAVI system, conventional, studying result
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEMESTER II MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI (MIN) SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ismiatul Jannah; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). (2) Mengetahui hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran pendekatan konvensional. (3) Mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi kelas IV MIN Singaraja. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVA MIN Singaraja yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas IVB MIN Singaraja yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) Hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 20,3. (2) Hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 17,3. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV semester II MIN Singaraja yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan kelompok siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran konvensional (thit > ttab, thit = 2,9133 dan ttab = 2,001).Kata Kunci : pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan hasil belajar IPA This study aims to: (1) Knowing the science learning outcomes of students who followed the experimental group learning approach using Contextual Teaching and Learning (CTL). (2) Knowing the science learning outcomes of students learning a control group that followed the conventional approach. (3) Knowing the differences in outcomes between groups of students learn science students who take learning approach using Contextual Teaching and Learning (CTL) with a group of students who carry out learning using conventional learning approaches. The research is a quasi experimental research. The population was students of class IV MIN Singaraja. The sample of this study was involved 30 in fourth grades A and involved 30 class IVB students in MIN Singaraja. The research data were obtained by using multiple choice test instrument and then analyzed descriptively and inferentially (t-test). The results of this study explain that: (1) The results of the experimental group students learn science as very high with an average of (M) 20.3. (2) The results of the control group students learn science is high with a mean (M) 17.3. (3) There are differences in the results of the fourth grade students learn science second semester MIN Singaraja significantly between groups of students who take the approach of learning using Contextual Teaching and Learning (CTL) with a group of students who take conventional learning approach (thit> ttab, thit = 2.9133 and ttab = 2.001). keyword : approach contextual teaching and learning (CTL) and the results learn science
PENGARUH METODE SOSIODRAMA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS V KECAMATAN SUKASADA ., Ida Ayu Alit Artini H; ., Drs. Made Sumantri; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4393

Abstract

Abstrak Masalah yang sering dihadapi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia adalah proses pembelajaran masih kurang bermakna karena metode yang digunakan pada saat pembelajaran masih menggunakan metode ceramah. Sehubungan dengan itu maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode Sosiodrama dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus V Kecamatan Sukasada. Penelitian ini adalah penelitian populasi yang melibatkan siswa kelas V di SD No 1 Panji dan kelas V di SD No. 2 Panji. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu menggunakan Posstest Only Control Group Design. Variabel bebas berupa model Sosiodrama dan variabel terikat adalah keterampilan berbicara Bahasa Indonesia. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada, tahun pelajaran 2013/2014. Sampel pada penelitian adalah siswa kelas V SD No.1 Panji sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 2 Panji sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik undian. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik lembar observasi. Teknik analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji “t” di atas diketahui thitung = 5,58 dengan db = 45 dan taraf signifikansi 5%diketahui ttabel = 2,014. Dari hasil perhitungan tersebut diketahui thitung > ttabel ini berarti hasil penelitian signifikan. Kata Kunci : sosiodrama, keterampilan berbiara Abstract The main problem that is often faced in social science learning is that the process is still less effective because the method used mainly lecturing method. For that reason, the purpose of this research is to find out the difference of the learning perfomance between the Indonesian speak skill group who attended Sociodrama Learning method and the group of students who attended the conventional learning method in grade V of the group V elementary school, in Sukasada regency. This research used population method which involved the elemantary school students of grade V Panji state in SD No. 1 Panji and SD No. 2 Panji. I used posttest only control group design. The independent variabel model was Sociodrama and the dependent variabel was the learning performance of Indonesian speak skill class. The population of the research was all elementary students of grade V in group V in Sukasada regency for academic year of 2013/2014. The sampel of the research was the grade V students in SD No. 1 Panji as the experiment group and grade V students in SD No. 2 Panji as the control group. The sample technique used was the sampling technique. The data collection technique used was the observation sheet. The data analysis technique was t-test. Based on the data analysis result using t-test, it was found that the t-count is 5,58 with db= 45 and the level of significance was 5% and the t-tabel is 2.014. From the result of the calculation it was found that the t-count is higher than t-tabel¬, which meant that the research was significant. keyword : sociodrama, speak skill
Co-Authors ., A.A. Gede Agung Wisnu ., Desak Ketut Paramita ., Eva Roosyana Dewi ., Gusti Ayu Kade Dwi Nirmala Dewi ., Gusti Ayu Kade Emi Saptayanti ., Gylank Okka Prathama I.W. ., I Gede Wisnu Antara ., I Gusti Ayu Nyoman Prawidayanti ., I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyuni ., I Ketut Dedi Agung Susanto Putra ., I Made Bagus Susila Putra ., I Made Dwita Saraswatha ., I Made Helly Mahayana ., I Putu Yogi Karnanda ., Ida Ayu Kade Marta Adnyani ., Kadek Ayu Nataliani ., Kadek Rai Puspitawangi ., Kadek Selvia Narayani ., Kadek Yuni Artati ., Ketut Indah Arfika Yani ., Komang Hendrawan ., Luh Budiasih ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd. ., Luh Putu Sri Widnyani ., Luh Salvia Antari ., Made Yuni Paramita ., Muhammad Hasim ., Ni Kadek Nuraeni ., Ni Kadek Sukreni ., Ni Kadek Susi Oktapiani ., Ni Luh Diah Noviyanti ., Ni Made Ayu Permita Budiani ., Ni Made Dwi Kartika ., Ni Putu Seni Armini ., Ni Putu Sri Widiyastuti ., Ni Wayan Yuniari ., Putu Ardi Wiranata ., Putu Ayu Riska Candrayani ., Putu Frendita Muliantika Ade Ayu Sri Wulandari Adnyani, Komang Alit Darma Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Afni, Nur' Agung Yulia Astuti Agustina, I Gusti Ayu Tri Alexander Hamonangan Simamora Anak Agung Dwi Mas Juliastari Andryani, Ni Kadek Dessy Riris Anfal, Wahyuddin Antara, I Kadek Nika Antari, Putu Lusi Ardiari, Ni Putu Asnita Eka Ari, Ni Luh Putu Merta Aryandani, Ni Made Sintya Astuti, Agung Yulia Aulia Deviana Purnamayani Bagus Putu Aryana Basilius Redan Werang Bayu, I Made Krisna Daniel Happy Putra Darmayanti, Ni Nyoman Karina Mas Desak Putu Parmiti Deswinta Febiyanti Devi, Kadek Sri Trisna Dewa Nyoman Sudana Dewi, Luh Gede Ayu Rusiana Dewi, Luh Gede Santhika Dewi, Luh Monik Septiani Dewi, Ni Wayan Tutik Santika Dharmayanti, Putu Ary Dinna Tertiana Divayuda, I Putu Gede Bagus Tedja Donnie Weda Dharmawan . Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Eryang, Ni Wayan Putu Dila Febiyanti, Deswinta Gede Elga Pranata ., Gede Elga Pranata Gede Eva Ariska Putra ., Gede Eva Ariska Putra Gede Wira Bayu Gusti Ayu Made Indah Setiawati Gusti Ayu Made Mia Arisandhi Gusti Ngurah Sastra Agustika Hadiwinata, Simon Hiranmayena, Ni Putu Candra I Dewa Gede Satria Juniarta . I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede N. Suta Waisnawa I Gede Yudi Setiawan ., I Gede Yudi Setiawan I Gst. Ayu Agung Windha Laksmi Dewi I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ayu Tri Agustina I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Agus Sudiandika I Kadek Agus Sudiandika I Kadek Agus Sudiandika I Kadek Ira Widiana I Kadek Suartama I Ketut Agus Budiartana . I Ketut Agus Budiastawa Putra . I Ketut Gading I Komang Sudarma I Made Candiasa I Made Darsana I Made Gunamantha I Made Hendra Sukmayasa I Made Margunayasa I Made Suarjana I Made Sujana I Made Tegeh I Made Wiraguna . I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Adi Pratama, I Putu Adi I Putu Agistyawangsa I Putu Agus Adi Saputra I Putu Windu Pratama I W. Gylank Okka Prathama I Wayan Eka Mahendra I Wayan Permaswitra ., I Wayan Permaswitra I Wayan Susanta I Wayan Widiana Ida Ayu Alit Artini H . Ida Ayu Mas Utami Putri Ida Bagus Ngurah Manuaba . Ign. Wayan Suwatra Ignatius I Wayan Suwatra Ismiatul Jannah . Jian-Bang Deng Kade Sathya Gita Rismawan Kadek Ayu Wahyuni Kadek Dian Indah Sari Kadek Ermi Rosalina . Kadek Hery Martin Edy Permana ., Kadek Hery Martin Edy Permana Kadek Siska Wulandari Kadek Sri Trisna Devi Kadek Yudiana Kadek Yuliantini ., Kadek Yuliantini Kandi, Ni Nyoman Andi Sri Ketut Pudjawan Ketut Sedana Arta Ketut Sri Puji Wahyuni Ketut Suma Ketut Teddi Harto . Komang Asriningsih . Komang Nitha Eliyani Komang Suandewi Komang Sujendra Diputra Kusumayani, Ni Kadek Mila Kusumayani, Ni Kadek Mila Ledang, Herlince Beri Lestari, Ni Putu Yeni Luh Dian Mahayani Luh Made Diah Sukmayani ., Luh Made Diah Sukmayani Luh Putu Riyanti Yulia Dewi . Luh Putu Sri Lestari M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Si Drs. Gede Raga . Made Agus Adi Setyawan Made Merri Tarisna Made Sastrini . Made Sumantri Made Vina Arie Paramita Made Wery Dartiningsih Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahendra, I Gede Ricky Manu, Ferderika Nofriyanti Maria Goreti Rini Kristiantari Mariantini, Luh Maritza Agustin Monica Virly Egithareina Mahendra N Putri Sumaryani Nanditasari, Kadek Dwi Ni Kadek Adnyani ., Ni Kadek Adnyani Ni Kadek Dessy Riris Andryani Ni Kadek Elsya Charlina Ni Kadek Sintayani Ni Ketut Sri Mahendri Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Ketut Warmi Juliantari Ni Komang Astari Ni Komang Ayu Wahyuni Ni Komang Nanda Mega Utami Ni Luh Gede Sulistyawati Ni Luh Made Mita Oktaviani Ni Luh Pande Latria Devi Ni Made Radha Dwi Goestiani ni made sri sukmawati Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Sumarniti . Ni Putu Asih Rosalina ., Ni Putu Asih Rosalina Ni Putu Nita Loka Ni Putu Riska Damayanti Ni Putu Sri Artini . Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Wayan Anisa Rianti Ni Wayan Arini Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Nopi Adnyani ., Ni Wayan Nopi Adnyani Ni Wayan Rati Ni Wayan Sunita Ni Wayan Tutik Santika Dewi Nicanta, Flower Nice Maylani Asril Nyoman Adi Sudhira Nyoman Jampel Nyoman Sri Mayuni . Oktariani, Reza Parmithi, Ni Nyoman Pradnyani, Putu Sagita Prathama, I W. Gylank Okka Premana, Dewa Nyoman Dede Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Purnamayani, Aulia Deviana Putra, I Gede Diyana Putra, I Gede Made Yoga Dwi Putri, Ni Komang Indah Melantini Putu Aditya Antara Putu Ari Udayani . Putu Citra Arni Kusumaningrum . Putu Dharma Komala Suarsi Putu Dian Eka Wariningsih Putu Eka Krisnayani . Putu Elsa Yulian Vitriani Giri ., Putu Elsa Yulian Vitriani Giri Putu Listya Candra Dewi Putu Nanci Riastini Ranting, Ni Wayan Rezaldi Rismayanti, Ni Made Rismayasa, Kadek Ady S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Santra, Putu Santra, Putu Saputra, I Putu Agus Adi Saputra, I Putu Agus Adi Saputra, Made Darma Sayang Pradnyani, I Dewa Ayu Septiana, I Gede Yudha Setiawan, Nyoman Rudi Sri Hardiningsih sri sukmawati, ni made Sripangjaya, Komang Agus Suandewi, Komang Suandewi, Ni Km. Suarsi, Putu Dharma Komala Suartawan, I Dewa Gede Sudiandika, I Kade Agus Sudiandika, I Kadek Agus Sugita Utami, Ida Ayu Nyoman Trisna Sulaksana, I Made Harman Sulistianingsih, Kadek Ferna Supartayasa, I Ketut Rauh Suprabawa, Nyoman Suriani, Luh Yeni Suryani, Ni Komang Suryani, Ni Komang Suryantari, Ni Made Ayu Susanti, Kadek Ayu Citra Susanti, Ni Komang Novi Susanti Swiyadnya, I Made Gede Tiarawati, Putu Tirtawati, I Gusti Ayu Tri Utami, Ida Ayu Putri Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma Tunas Arnawa, I Ketut Tunas Arnawa, I Ketut Udayani, Ni Komang Restu Tri Krisnanti Vina Riani, Putu Endy Wahyuni, I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyuni, Ni Komang Ayu Wahyunita, I Gusti Ayu Widya Tri Wayan Eka Paramartha Widiadnyani, Kadek Widiari, Luh Eka Ratna Wiratsari, Kadek Tatanika Yuliana Eva Yuniari, Ni Putu Anik Yuswantara, I Kadek Jodi