p-Index From 2021 - 2026
6.335
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Intention to Use Digital Payment on Traditional Market: Unified Theory Approach Koesoemasari, Dian Safitri Pantja; Surveyandini, Mayla; Ananda Putri, Juvita; Romadhon, Sahrul
Fokus Bisnis Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol. 24 No. 1 (2025): Fokus Bisnis (On Process)
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/00w4zr48

Abstract

The success of the national cashless action will occur if all levels of society are familiar with and interested in using it, especially at the most basic level, thats a traditional-markets. The theory used to explain is the unified theory of acceptance and use technology (UTAUT). UTAUT is more appropriate to use because it can explain the use of digital payments voluntary and mandatory. The population in this study were merchant in the Pasar Manis Purwokerto, totalling 512 merchants. The minimum research sample based on Isaac and Michael was obtained as many as 220 respondents, while the data processed were 222 respondents. Data were analysed using multiple linear regression. The results of this study can only prove that performance expectancy has a significant positive effect and social influence has a significant negative effect on the intention to use digital payments. These results illustrate that traditional market traders are still in the ‘early adopter’ stage in accordance with one of the supporting theories of UTAUT, namely the technology acceptance model (TAM). Social influence has a negative effect coming from buyers and people around traders not forcing them to use the digital payment.
The Representation of Emotional Disturbances and Their Implications on the Language Abilities of the Character Hendra in the Film My Idiot Brother Modi Eli Sabel; Ananda Putri Amelia; Muhammad Bintang Afrizal; Mintowati; Sahrul Romadhon
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v6i01.10913

Abstract

This study explores the emotional disturbances experienced by Hendra, a fictional character in the Indonesian film “My Idiot Brother” (2014) and their impact on his receptive and productive language abilities. The research aims to investigate how emotional states such as anxiety, frustration, and confusion influence Hendra’s ability to understand (receptive) and express (productive) language. Using a descriptive qualitative method, this study analyzes selected scenes from the film through content analysis to identify verbal and non-verbal patterns affected by emotional disruptions. Data were collected through observational documentation and categorized based on emotional themes and language functions. Findings reveal that Hendra’s receptive language is notably impaired in emotionally intense situations, reflected in delayed or incorrect responses to verbal instructions. Meanwhile, his productive language is characterized by avoidance of speech, disorganized sentence structures, and limited verbal expression, particularly under emotional stress. The analysis shows an evident interdependence between emotional regulation and linguistic performance, with emotional instability disrupting comprehension and verbal output. These results emphasize the importance of integrating emotional intelligence and language therapy in communication-based interventions. This study contributes to the interdisciplinary understanding of how emotional conditions influence language skills in media narratives. It supports the development of inclusive approaches for individuals with similar challenges in real-life contexts.   Penelitian ini mengeksplorasi gangguan emosional yang dialami oleh Hendra, tokoh fiksi dalam film Indonesia “My Idiot Brother” (2014), dan dampaknya terhadap kemampuan bahasa reseptif dan produktifnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana keadaan emosional seperti kecemasan, frustrasi, dan kebingungan memengaruhi kemampuan Hendra untuk memahami (reseptif) dan mengekspresikan (produktif) bahasa. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis adegan-adegan terpilih dari film tersebut melalui analisis konten untuk mengidentifikasi pola verbal dan non-verbal yang dipengaruhi oleh gangguan emosional. Data dikumpulkan melalui dokumentasi observasional dan dikategorikan berdasarkan tema emosional dan fungsi bahasa. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa bahasa reseptif Hendra sangat terganggu dalam situasi yang sangat emosional, tercermin dalam respons yang tertunda atau salah terhadap instruksi verbal. Sementara itu, bahasa produktifnya ditandai dengan penghindaran bicara, struktur kalimat yang tidak teratur, dan ekspresi verbal yang terbatas, terutama di bawah tekanan emosional. Analisis menunjukkan saling ketergantungan yang jelas antara regulasi emosional dan kinerja linguistik, dengan ketidakstabilan emosional yang mengganggu pemahaman dan keluaran verbal. Hasil ini menekankan pentingnya mengintegrasikan kecerdasan emosional dan terapi bahasa dalam intervensi berbasis komunikasi. Studi ini berkontribusi pada pemahaman interdisipliner tentang bagaimana kondisi emosional memengaruhi keterampilan bahasa dalam narasi media dan mendukung pengembangan pendekatan inklusif bagi individu dengan tantangan serupa dalam konteks kehidupan nyata.
DISNEY’S SEXIST LANGUAGE: FEMINIST STYLISTIC APPROACH IN BEAUTY AND THE BEAST (2017) Romadhon, Sahrul
RADIANT: Journal of Applied, Social, and Education Studies Vol. 1 No. 2 (2020): RADIANT Journal of Applied, Social, and Education Studies
Publisher : Politeknik Harapan Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52187/rdt.v1i2.24

Abstract

Through the feminist stylistic on Walt Disney’s Beauty and the Beast (2017) Live-Action remake, the paper argues that Walt Disney is not as inclusive and progressive as rumoured, but sexist. The study aims to uncover the characteristics of sexism in the context of linguistic derived from a gender-specific term. This study is qualitative research. The objects and data of this analysis are determined by purposive sampling. The object of this study is the text that appeared in the film Beauty and the Beast (2017) on a live-action remake. The data for this study are lexical items (single word, chain of words, and part of a word) that relate to gender-specific. The data analysed using the linguistic determinism theory of Sara Mill's feminist stylistic framework. This study reveals the presence of sexism at the word level. The findings are Walt Disney’s Beauty and the Beast (2017) Live-action remake shows the use of generic-noun and generic-pronouns appear in a sexist way, diminutive naming of gay and female characters, and negative terms used to portray female characters.
FlipPoem: Inovasi Media Pembelajaran Flipbook dalam Pembelajaran Menulis Puisi Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia Istiqomah, Alifiyani Nur; Alatas, Moh Arifin; Romadhon, Sahrul
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025): May-August 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i2.3193

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan inovasi penggunaan FlipPoem, media flipbook interaktif, dalam pembelajaran menulis puisi pada mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia UIN Madura serta menganalisis dampaknya terhadap motivasi, kreativitas, dan keterampilan menulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FlipPoem menyajikan teori puisi secara terstruktur dengan fitur kolom penulisan, ruang diskusi, dan publikasi digital antologi puisi, yang terbukti meningkatkan minat, motivasi, kreativitas, serta keterampilan menulis mahasiswa. Penerapan model Project-Based Learning melalui tugas antologi puisi berkelompok juga memperkuat kolaborasi dan literasi sastra. Kendati demikian, ditemukan kendala berupa keterbatasan keterampilan digital dan hambatan konektivitas internet. Penelitian ini terbatas pada satu kelas sehingga generalisasi masih perlu diperluas melalui penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah FlipPoem dapat menjadi alternatif media inovatif yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran sastra di era digital, dengan dukungan infrastruktur dan pelatihan teknis. Kebaruan penelitian terletak pada pengembangan FlipPoem yang tidak hanya menyajikan teori menulis puisi, tetapi juga memfasilitasi praktik, kolaborasi, dan publikasi karya digital mahasiswa, sehingga memperkuat literasi sastra di perguruan tinggi.
EKRANISASI SASTRA: APRESIASI PENIKMAT SASTRA ALIH WAHANA Praharwati, Dyan Wahyuning; Romadhon, Sahrul
Buletin Al-Turas Vol. 23 No. 2 (2017): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v23i2.5756

Abstract

ABSTRAK: proses alih wahana sastra dari novel ke film merupakan bagian dari proses kreatif sastra yang disebut ekranisasi. Fenomena ekranisasi menjadi isu mutakhir dalam dunia sastra terkait dengan film-film yang masuk dalam daftar box office film Indonesia 70% di antaranya adalah film yang merupakan hasil ekranisasi novel. Munculnya berbagai apresiasi dari penikmat sastra, baik sikap negatif maupun positif dari penikmat sastra semata-mata sebagai ekspresi penyambutan fenomena sastra yang muncul. Sikap positif hendaknya disikapi menjadi motivasi bagi penulis novel maupun produser film. Sikap negatif dapat diatasi dengan dua alternasi, yaitu: (1) menjalin kerja sama antara penulis dan produser serta (2) membuat film sendiri.Kata kunci: ekranisasi, film, sastra, apresiasiDOI : 10.15408/bat.v23i2.5756
Pembelajaran Berbasis Video Interaktif untuk Meningkatan Kemampuan Menulis Siswa Pratum (MI) di Sekolah Anuban Muslim, Thailand romadhon, sahrul
IJIT: Indonesian Journal of Islamic Teaching Vol. 2 No. 2 (2019): Indonesian Journal of Islamic Teaching
Publisher : Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil pengamatan awal siswa selama 3 bulan 20 hari di sekolah Anuban Muslim Satun School Thailand khususnya siswa yang duduk di sekolah setara sekolah dasar menunjukkan bahwa sebagian siswa kesulitan menulis huruf abjad dengan menggunakan metode konvensional. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memberikan fasilitas kepada siswa agar dapat menulis ejaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar setelah beberapa kali menyaksikan video interaktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis teks Parera berdasarkan hasil tulisan siswa.
Implementasi Pendekatan Ramah Anak dalam Pembelajaran Bahasa Kedua bagi Siswa Kebutuhan Khusus di RA Al-Khodijah Rejotangan Alatas, Mochamad Arifin; Irma Rachmayanti; Sahrul Romadhon
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini SPECIAL EDITION: ARAKSA I
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v1i1.12767

Abstract

This research is motivated by the second language learning (Arabic) for special needs students at RA Al-Khodijah Rejotangan. The study aims to describe this learning process, including planning, implementation, and evaluation. This research is qualitative descriptive in nature. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. The data sources for this research are the school principal, teachers, special needs students, and documents. The results of this study provide an overview of second language learning (Arabic) for special needs students at RA Al-Khodijah Rejotangan, including: (1) Lesson planning, which includes the curriculum, syllabus, and lesson plans like other schools. (2) Implementation of the learning process, which includes teaching materials such as Islamic religious books. The teaching methods include alphabet method, demonstration, religious studies, and lectures dominated by sign language. The learning media used are cards and (3) Evaluation of the learning process, which includes process and outcome evaluation indicating that special needs students can recognize Arabic letters but have difficulties in pronunciation.
Dampak Pemanfaatan Gawai terhadap Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3-6 Tahun: Pendekatan Ramah Anak Romadhon, Sahrul; Mita Cintiya Sari; Mochamad Arifin Alatas
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini SPECIAL EDITION: ARAKSA I
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v1i1.12906

Abstract

This study aims to explore the impact of gadget use on language acquisition in children aged 3-6 years using a child-friendly approach. The use of gadgets is increasingly widespread among children, raising concerns about its effects on their language development. This study employs qualitative methods, including observation and interviews with children aged 3-6 years in the vicinity of Desa Lemper Rt 001/002 Pademawu, Pemekasan. The results indicate that children who excessively use gadgets tend to experience delays in vocabulary acquisition and verbal communication skills. However, with a child-friendly approach, such as the use of educational applications and proper parental supervision, negative impacts can be minimized. Children who use gadgets in a controlled manner with appropriate content show improvements in word recognition and storytelling abilities. In conclusion, gadgets do not always negatively impact children's language development if used wisely and properly supervised. It is crucial for parents and educators to understand how to positively and child-friendly utilize technology to support optimal language development. This research provides significant contributions in the effort to integrate technology into children's lives without neglecting the aspects of their language development.
pendahuluan REKONSTRUKSI PRAKTIK HIBAH DALAM PEMBAGIAN WARISAN: JALAN TENGAH ANTARA HUKUM DAN KEHARMONISAN KELUARGA: pembahasan Muhlisin, Muhlisin; Romadhon, Sahrul; Habibah, Habibah; Purnama, Desi
al Hairy | Journal of Islamic Law Vol. 1 No. 2 (2025): al Hairy
Publisher : Yapilin Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64344/hry.v1i2.36

Abstract

Hibah merupakan salah satu instrumen hukum yang diakui dalam hukum positif Indonesia, hukum Islam, dan hukum adat, yang berpotensi menjadi mekanisme efektif dalam mencegah konflik kewarisan serta menjaga keharmonisan keluarga. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep dan praktik hibah dalam pembagian warisan dengan memadukan dimensi normatif, sosiologis, dan yurisprudensial, guna menghasilkan model pembagian yang berkeadilan substantif. Dengan pendekatan yuridis normatif dan analisis sosio-legal, penelitian ini menguraikan definisi hibah dan kewarisan, pondasi hukum hibah, perdebatan antara hibah sama rata dan hibah sesuai ketentuan waris, serta problematika yang muncul di tingkat praktik dan peradilan. Hasil analisis menunjukkan bahwa hibah memiliki fleksibilitas yang tidak dimiliki oleh kewarisan, khususnya karena tidak dibatasi proporsinya dan dapat diberikan seluruhnya selama dilakukan semasa hidup dengan kerelaan kedua belah pihak. Perbedaan pandangan mengenai bentuk keadilan hibah dapat diharmonisasikan melalui pendekatan keadilan substantif yang mempertimbangkan aspek hukum, kebutuhan sosial, dan nilai kekeluargaan. Penelitian ini merekomendasikan adanya pedoman teknis terpadu yang mengintegrasikan ketentuan hibah dalam tiga kerangka hukum tersebut, konsistensi yurisprudensi di peradilan agama, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan hibah secara transparan dan terdokumentasi. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan hukum keluarga di Indonesia, sekaligus menjadi rujukan bagi kebijakan pencegahan sengketa waris berbasis kearifan lokal dan prinsip keadilan.
Problematika Lingkungan Hidup dalam Lirik Lagu Rock “Lupa Aturan”: Studi Ekologi Sastra Rizal Maulana Ishaq; Sahrul Romadhon
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2024: SPECIAL EDITION: LALONGET V
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.17199

Abstract

Literary Ecology This research aims to analyze environmental problems in the lyrics of the rock song “Forgot Rules” using literary ecology studies. This research was conducted using a descriptive qualitative approach. The data source in this research is the lyrics of the rock song “Forgot Rules” Soul Patriot on the ADEWE MUSIC YouTube account channel. The data in this research are words and sentences in the lyrics of the rock song “Forgot Rules”. The data analysis technique used consists of three stages, namely listening to the rock song “Forgot Rules” on the ADEWE MUSIC YouTube channel, identifying (determining data), describing (depiction of data accompanied by appropriate references). The results of this research related to environmental problems in the lyrics of the rock song “Forgotten Rules” are (1) Statements related to environmental conditions, (2) Satire related to environmental conditions, (3) criticism related to environmental conditions and (4) reflections related to environmental conditions. Environment.
Co-Authors A.Fatikhul Amin Abdullah, A.Fatikhul Amin Abdullah, A. Fathikul Amin Agik Nur Efendi Agung Dwi Bahtiar El Rizaq Agung Setyawan Agung Widiyanto Santoso Agusniar Dian Savitri Ahmad Imam Khairi Ahmad Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad, Terbit Bagaskara Alatas, Moh Arifin Albaburrahim Aldresti, Fitri Amin, Moh. Badruddin Ananda Putri Amelia Ananda Putri, Juvita Andi Risqita Nuria Fawash Anwar, Fathoni Misbahul Ardi Wina Saputra Arifin Alatas, Mochamad Arifin, Mochmad Bambang Yulianto Dawud Dawud Della Adelia, Della Denny Adrian Nurhuda Dicky Wahyu Pratama Diningrum, Sahwa Desvita Djodjok Soepardjo Dyan Wahyuning Praharwati Fahmi, Ach. Syafiq Faizal Hadi Nugroho Faraniena Yunaeni Risdiana Faraniena Yunaeni Risdiana Faraniena Yunaeni Risdiana Fatmala, Dewi Nur Rizqi Gagah Bella Alhaq Gunawan, Jessie Habibah Habibah Haqiqi, Ahmad Herawati, Yulita Ibrahim, Mohd Hairy Imam Agus Basuki Irma Rachmayanti Irma Rachmayanti Istiqomah, Alifiyani Nur Ita Rani Itaanis Tianah Kharisma Septiawati Yunita Sari Koesoemasari, Dian Safitri Pantja Kusumawati, Hesti Laksono, Prayitno Tri Liana Rochmatul Wachidah Liana Rochmatul Wachidah Liska Kartika Putri Susanti Maimun Maimun Mintowati Mita Cintiya Sari Mochamad Arifin Alatas Modi Eli Sabel Moh. Basori Alwi Moh. Hafid Effendy, Moh. Hafid Moh. Jovan Andrie Fahrian Mohammad Ali Al Humaidy Muhammad Bintang Afrizal Muhammad Hadiatur Rahman Muhammad Risky Ardiansyah Muhlis Tahir Muhlisin Muhlisin Mulyono Mulyono Nurhuda, Pradicta Oktafiana, Shinta Praharwati, Dyan Wahyuning Purnama, Desi Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad Quratul Aini Qurrotul Aini Qusyairi , Farida Ulfa Lutfiyah Rachmayanti, Irma Rahman, Muhammad Hadiatur Ramadhan Yahya Regina Prastika Caeli Richo Imana Risdiana, Faraniena Yunaeni Rizal Maulana Ishaq Safira Yulfa Aniqoh Sefrianah, Nur Aisyah Shinta Oktafiana Sigit Dwi Saputro, Sigit Dwi Sinta Oktafiana Siti Azizah Sofiriyah, Nurul Muna Stefany, Evy maya Sudibya Sugerman, Sugerman Surveyandini, Mayla Surya Dimas Suyono Suyono Tianah, Itaanis Tiko Indra Yulianto Tita Prihatiningrum Veddayana, Campin Wiwik Sri Utami Zahroh, Farichatuz