Articles
ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN PERATURAN PERMAINAN FUTSAL PARA PELATIH FUTSAL DI KABUPATEN PONOROGO
BAYU PUTRO, ANDIKA;
WIDODO, ACHMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Olahraga merupakan aktifitas fisik yang mampu meningkatkan dan mengoptimalkan perkembangan tubuh melalui sebuah gerak yang didasari oleh gerakan sebuah otot. Setiap olahraga tentunya memiliki aturan main sendiri-sendiri didalamnya. Futsal merupakan olahraga beregu yang mempertemukan dua tim didalam sebuah pertandingan. Futsal sejenis olahraga sepakbola yang lingkupnya diperkecil, mulai dari ukuran lapangan, diameter bola, ukuran gawang dan juga jumlah pemainnya. Dalam sebuah tim futsal pelatih adalah orang yang paling berpengaruh dan bertanggungjawab penuh terhadap kemampuan anak didiknya. Baik mulai kemampuan teknik, taktik, fisik, mental dan yang lebih penting adalah pemahaman terhadap permainan yang akan dimainkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat tingkat pemahaman pelatih terhadap peraturan permainan futsal yang terdapat didalam Futsal Laws Of The Game 2014/2015. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan seluruh pelatih SMP sederajat yang berpartisipasi dalam SMADA FUTSAL CHAMPIONSHIP 2020. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang berisi butir-butir pertanyaan yang terkandung materi peraturan permainan futsal. Data yang diperoleh nantinya akan diolah menggunakan rumus persentase. Dari 11 sub-indikator pada angket yang telah diberikan kepada seluruh sampel dapat diketahui 8 sub-indikator termasuk kedalam kategori ?Sangat Baik?, 2 sub-indikator masuk kategori ?Baik?, dan 1 sub-indikator masuk kategori ?Kurang?. Kesimpulan dan hasil dari penelitian ini menunjukkan tingkat pemahaman pelatih terhadap peraturan permainan futsal adalah ?Sangat Baik? dengan persentase sebesar 72,7%. Kata Kunci: pemahaman, pelatih, peraturan, futsal
HUBUNGAN TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP KETEPATAN LONG PASSING PEMAIN FAJAR FC
ZUMMAH, SYAIFUDDIN;
WIDODO, ACHMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Konsentrasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi performa atlet dalam sebuah pertandingan olahraga. Sepak bola adalah salah satu cabang olahraga yang membutuh tingkat konsentrasi dalam mengaplikasikan keterampilan teknik dalam bertanding. Long passing merupakan teknik mengumpan jarak jauh yang sering digunakan dalam serangan cepat (counter attack) pada pertandingan sepak bola. Keberhasilan teknik long passing bergantung pada ketepatan pada objek yang dituju, sehingga membutuhkan konsentrasi dalam melakukannya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat konsentrasi terhadap ketepatan long passing. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode korelasional. Jumlah sampel 15 orang dipilih menggunakan metode populasi sampling pada pemain Fajar FC. Instrumen tes konsentrasi menggunakan blangko gird concentration test, sedangkan tes long passing menggunakan instrumen tes yang dikembangkan Bobby Charlton. Mean hasil analisa deskriptif pada tes konsentrasi adalah 9,5, sedangkan mean hasil tes long passing sebesar 44,9. distribusi data menunjukkan nilai sig pada data tes konsentrasi dan long passing lebih besar dari 0,05 sehingga data penelitian memiliki distribusi normal. Hasil uji korelasi Pearson product moment antara tingkat konsentrasi dengan hasil ketepatan long passing sebesar 0,192. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa tingkat konsentrasi terhadap ketepatan long passing pemain Fajar FC memiliki hubungan yang sangat lemah.
PENGEMBANGAN PROGRAM LATIHAN MENYERANG DARI "SAYAP" KANAN DAN KIRI UNTUK PEMAIN SEPAKBOLA
RIZQI MUSYAFA, MUHAMMAD;
WIDODO, ACHMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Salah satu permasalahan yang kurang berkembang dalam proses pelatihan sekolah sepakbola khususnya dalam kelompok usia 15sampai 17 tahun dari pengamatan peneliti para pelatih dikelompok ini belum bisa mengembangkan program latihan penyerangan khusus latihan menyerang dari ?sayap? kanan dan kiri, kecenderungan program latihan yang diberikan outodidak misalnya latihan crossing, shooting tanpa adanya variasi. Tujuan: penelitian pengembangan ini untuk mengetahui apakah ada perkembangan dari pengembangan program latihan menyerang dan mengetahui bentuk latihan penyerangan yang efektif dalam program latihan menyerang dari ?sayap? kanan dan kiri untuk pemain sepakbola. Subjek: Lingkup penelitian ini adalah berfokus pada pemain sepakbola berusia 15 sampai 17 tahun yang memiliki keterampilan teknik bermain sepakbola seperti passing, shooting, control ball, yang baik atau setara. Subjek ini berjumlah 20 pemain yang berada di SSB Bima Amora. Metode : pengambilan data diperoleh dari hasil diskusi dengan para ahli tentang produk program latihan yaitu Dosen ahli sepakbola dan pelatih sepakbola berlisensi D. Analisis penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sofware yang digunakan untuk melihat video pada saat uji coba program latihan, yaitu GOM Player. Hasil: penelitian ini menghasilkan produk baru yaitu pengembangan program latihan menyerang dari ?sayap? kanan dan kiri untuk sepakbola. Produk ini sudah diujicobakan di SSB Bima Amora di Desa Hulaan Kec.Menganti, Kabupaten Gresik. ada 6 model variasi penyerangan dari ?sayap? kanan dan kiri, 3 model penyerangan dilakukan mulai dari posisi tengah dan 3 dari sisi ?sayap? kanan dan kiri. Kesimpulan: Hasil penelitian ini dikatakan baik karena dari diskusi para ahli sepakbola mengatakan program latihan yang dibuat peneliti di sususn secara struktur dengan baik. Pengembangan program latihan menyerang dari ?sayap? kanan dan kiri untuk pemain sepakbola sangat efektif dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah sepakbola (SSB) kelompok usia 15 sampai 17 tahun memiliki kelebihan yaitu materi banyak variasi, tidak monoton, pembelajaran disajikan tidak otodidak sehingga mudah dilakukan atau dipraktekkan oleh siswa dengan antusias.
ANALISIS VIDEO SISTEM PERTAHANAN YANG DIGUNAKAN LIVERPOOL FC VS MANCHESTER CITY DI LIGA INGGRIS 2019
ADITYA MAULIDIN, BAREP;
WIDODO, ACHMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sepak bola merupakan cabang olahraga yang dimainkan oleh dua tim, masing-masing tim berjumlah 11 orang pemain yang bertanding. Ada banyak cara yang dilakukan untuk meraih kemenangan dalam sepak bola. Salah satu contohnya yaitu mengatur strategi dalam bertahan. Pertahanan merupakan cara agar tim lawan tidak dapat mencetak gol. Strategi dalam bertahan sangatlah bervariasi seperti man to man marking, zone defense atau kombinasi dari keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pertahanan apa saja yang digunakan oleh tim Liverpool fc sehingga dapat digunakan sebagai referensi sistem pertahanan yang baik. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan melakukan sebuah pengamatan terhadap video pertandingan Liverpool fc vs Manchester city. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan sistem pertahanan yang digunakan oleh Liverpool ada dua, zone defense dan man to man. Strategi yang paling banyak digunakan oleh tim Liverpool Fc adalah zone defense meskipun selisih jumlahnya dengan strategi man to man sedikit. Strategi bertahan zone defense yang digunakan dalam satu pertandingan sebanyak 48 kali. Sedangkan strategi bertahan man to man yang dilakukan dalam satu pertandingan sebanyak 42 kali. Strategi bertahan zone defense yang dilakukan oleh Liverpool memiliki tingkat keberhasilan 95,8% dengan kegagalan 4,2%. Sedangkan strategi bertahan man to man yang digunakan oleh Liverpool memiliki tingkat keberhasilan 88% dan tingkat kegagalan 12%. Jika dihitung dari kemasukan gol, Liverpool memiliki tingkat keberhasilan 100% dengan strategi bertahan zone defense. Sedangkan dengan strategi bertahan man to man, Liverpool memiliki tingkat keberhasilan 97%. Kesimpulannya Liverpool fc menggunakan sistem pertahanan man to man dan zone defense dengan tingkat keberhasilan yang tinggi sehingga dapat meraih kemenangan. Artikel ini ditujukan sebagai referensi sistem pertahanan man to man dan zone defense. Kata kunci: sepakbola, strategi bertahan, zone defense, man to man
Development of Conceptual Design for Electric Bus Body Structure Using Simple Structural Surface Method
Haryanto, Ismoyo;
Widodo, Achmad;
Satya, Ibrahim;
Haryadi, Gunawan;
Kurdi, Ojo;
Budiman, Bentang;
Santosa, Sigit
http://dx.doi.org/10.31427/IJSTT.2021.4.1.3
Publisher : Unijourn Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
An optimum design for a vehicle structure is always desired because the structure can significantly affect the vehicle's performance. However, some complex iterations are usually involved in the designing process. The objective of the present study is to implement the Simple Structural Surfaces (SSS) method for analyzing electric bus body structure that can reduce complexity in the stage of conceptual design. The SSS method model the vehicle structure as several planar sheets and determine the forces in each sheet. Implementing the SSS method at the early stage of the vehicle's development can minimize the number of parameter changes needed during the late stage of development. The results showed that compared with the results obtained from FEM, the SSS method gave the maximum stress value on the chassis in good accordance. Yet, the downside of using this method is that determining the deflections in the structure becomes a little bit complicated. Successfully implementing this strategy can reduce the time and cost required to develop an effective vehicle structure.
PENGARUH PELATIHAN LADDER DRILL DENGAN METODE ASCENDING DAN DESCENDING TERDADAP PENINGKATAN KECEPATAN DAN KELINCAHAN
Fikri, Muhammad Dzul;
Wiriawan, Oce;
Widodo, Achmad
Journal of Sport Science and Fitness Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jssf.v7i1.43707
Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan prestasi atlet futsal SMA Antartika Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh latihan Ladder Drill dengan metode latihan ascending dan metode latihan descending terhadap peningkatan kecepatan dan kelincahan pada siswa ekstrakurikuler futsal SMA Antartika Sidoarjo. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi-experiment. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah Pretest-Posttest Control Group Design yang dilaksanakan dalam 24 kali pertemuan dalam 8 minggu. Instrumen tes kecepatan menggunakan lari 40 meter, sedangkan instrumen kelincahan menggunakan shuttle run test. Analisis data yang digunakan untuk mengolah hasil penelitian menggunakan uji-t, MANOVA, dan Post Hoc dengan uji Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kecepatan dan kelincahan yang signifikan dari metode ascending dan descending. Sedangkan analisis post hoc uji Scheffe tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok ascending dan kelompok descending terhadap kecepatan dan kelincahan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua metode ascending dan descending, dapat meningkatkan kecepatan dan kelincahan sama baiknya terhadap atlet futsal SMA Antartika Sidoarjo. Abstract This research was motivated by a decrease in the achievement of futsal athletes at SMA Antartika Sidoarjo. This study aims to examine the effect of ladder drill training with ascending training methods and descending training methods on increasing speed and agility in futsal extracurricular students at SMA Antartika Sidoarjo. The type of research in this research is quantitative with a quasi-experimental method. The design used in the study was the Pretest-Posttest Control Group Design which was carried out in 24 meetings in 8 weeks. The speed test instrument uses 40 meters running, while the agility instrument uses the shuttle run test. Analysis of the data used to process the research results using the t-test, MANOVA, and Post Hoc with the Scheffe test. The results showed a significant increase in speed and agility from the ascending and descending methods. While the post hoc analysis of the Scheffe test, there was no significant difference between the ascending and descending groups in terms of speed and agility. The results of this study concluded that both ascending and descending methods can improve speed and agility as well as futsal athletes at SMA Antartika Sidoarjo.
PENGARUH PELATIHAN LADDER DRILL DENGAN METODE ASCENDING DAN DESCENDING TERDADAP PENINGKATAN KECEPATAN DAN KELINCAHAN
Fikri, Muhammad Dzul;
Wiriawan, Oce;
Widodo, Achmad
Journal of Sport Science and Fitness Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jssf.v7i1.43707
Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan prestasi atlet futsal SMA Antartika Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh latihan Ladder Drill dengan metode latihan ascending dan metode latihan descending terhadap peningkatan kecepatan dan kelincahan pada siswa ekstrakurikuler futsal SMA Antartika Sidoarjo. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi-experiment. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah Pretest-Posttest Control Group Design yang dilaksanakan dalam 24 kali pertemuan dalam 8 minggu. Instrumen tes kecepatan menggunakan lari 40 meter, sedangkan instrumen kelincahan menggunakan shuttle run test. Analisis data yang digunakan untuk mengolah hasil penelitian menggunakan uji-t, MANOVA, dan Post Hoc dengan uji Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kecepatan dan kelincahan yang signifikan dari metode ascending dan descending. Sedangkan analisis post hoc uji Scheffe tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok ascending dan kelompok descending terhadap kecepatan dan kelincahan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua metode ascending dan descending, dapat meningkatkan kecepatan dan kelincahan sama baiknya terhadap atlet futsal SMA Antartika Sidoarjo. Abstract This research was motivated by a decrease in the achievement of futsal athletes at SMA Antartika Sidoarjo. This study aims to examine the effect of ladder drill training with ascending training methods and descending training methods on increasing speed and agility in futsal extracurricular students at SMA Antartika Sidoarjo. The type of research in this research is quantitative with a quasi-experimental method. The design used in the study was the Pretest-Posttest Control Group Design which was carried out in 24 meetings in 8 weeks. The speed test instrument uses 40 meters running, while the agility instrument uses the shuttle run test. Analysis of the data used to process the research results using the t-test, MANOVA, and Post Hoc with the Scheffe test. The results showed a significant increase in speed and agility from the ascending and descending methods. While the post hoc analysis of the Scheffe test, there was no significant difference between the ascending and descending groups in terms of speed and agility. The results of this study concluded that both ascending and descending methods can improve speed and agility as well as futsal athletes at SMA Antartika Sidoarjo.
Estimating Object Location using Particle Clustering on Rotating Sonar Detection
Harindra Wisnu Pradhana;
Suryono Suryono;
Achmad Widodo
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 12, No 2: June 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v12i2.56
Particle filter been used for localization and position estimation with various applications. Several method applied in order to reduce the complexity of particle information to lower processing resource requirement while providing a precise map. Sonar sensor provide a range precision with poor bearing. Partial observation applied to gain estimation of object location using several measurement from multiple vantage point. This paper propose grouping of detection particle from sonar sensor using clustering method in order to provide estimated object position from a single vantage point. The approach estimate objects using euclidean distance treshold to separate one object detections from the other and group all the detection particle into cluster containing a set of number. As a result of particle clustering, object location can be estimated with their respective weight of certainty as an attribution for further decision making.
Development of Wireless Smart Sensor for Structure and Machine Monitoring
Achmad Widodo;
Latief Rozaqi;
Ismoyo Haryanto;
Djoeli Satrijo
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 11, No 2: June 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v11i2.944
Vibration based condition monitoring is a method used for determining the condition of a system. The condition of mechanical or a structural system can be determined from the vibration. The vibration that is produced by the system indicates the condition of a system and possibly used to calculate the lifetime of a system or even used to take early action before fatal failure occurred. This paper explains how the wireless smart sensor can be used to identify the health condition of a system by monitoring the vibration parameters. The wireless smart sensor would continuously senses the vibration parameters of the system in a real-time systems and then data will be transmitted wirelessly to a base station which is a host PC used for digital signal processing, from there the vibration will be plotted as a graph which used to analyzed the condition of the system. Finally, several tested performed to the real system to verify the accuracy of a smart sensor and the method of condition based monitoring.
The use of ON-OFF and ANN Controllers for Automated Irrigation System Model Based on Penman-Monteith Evapotranspiration
Susilo Adi Widyanto;
Achmad Widodo;
Achmad Hidayatno;
Suwoko Suwoko
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 12, No 3: September 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v12i3.440
The climate change tends to be extreme condition that directly affects on decreasing agriculture production. Therefore, application of automated system in agriculture activities is the potential issue which must be considered. This paper presents ON-OFF and ANN controllers which are applied to the automated irrigation system. Controlling irrigation system used a calculated Penman-Monteith evapotranspiration and a reference of soil moisture as the compared input. Input parameters of the evapotranspiration included temperature, heat radiation, atmosphere pressure and wind speed. The use of feed forward ANN included 1 input layer with 15 neurons and 2 hidden layers with 10 and 5 neurons and 1 output layer and 1 input layer, 2 hidden layers with 96 and 1 neurons and 1 output layer, errors are 14.3% and 3.9%, respectively. Error of the ON-OFF controller with sampling time of 0.05 second is equal to the error of ANN controller. The performance of such controllers were evaluated and compared based on error of both controllers. The simulation result of ON-OFF controller was used as the reference of controller development based on ATmega 8 microcontroller. The simulation results show that the error of the ON-OFF controller can be easily adjusted by setting the sampling time of the dead zone discretization.