Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JCOMENT (Journal of Community Empowerment)

IN HOUSE TRAINING PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN DAN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT Bayu Anggileo Pramesona; Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani; Selvi Rahmawati; Dwita Nurmumpuni; M. Fauzan Abdillah Rasyid
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v3i3.327

Abstract

Di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mayjend HM Ryacudu Kotabumi, sosialisasi alur dan format pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) terakhir dilaksanakan tahun 2016, sedangkan saat ini banyak pegawai baru yang belum pernah terpapar sistem pelaporan IKP di RS. Hal ini berdampak pada tidak adanya laporan IKP selama dua tahun terakhir. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan niat perawat untuk melaporkan IKP di RS melalui sosialisasi serta in-house training pelaporan IKP tentang alur dan format pelaporan IKP sehingga keselamatan pasien akhirnya dapat terwujud. In-house training ini menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif dan role play pelaporan IKP pada 32 perawat pelaksana di RSD Mayjend HM Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara pada 4 Juli 2022. Media yang digunakan berupa materi tentang pelaporan IKP. Pre dan post-test diberikan untuk mengevaluasi pengetahuan peserta latih sebelum dan setelah pelatihan. Penilaian cara pengisian formulir pelaporan IKP dilakukan setelah role play melalui contoh kasus. Hasil rata-rata skor pengetahuan perawat meningkat sebesar 14.8% setelah diberikan in-house training. Perawat juga dapat mempraktikkan cara pengisian formulir pelaporan IKP dengan benar. Kegiatan in-house training tentang pelaporan IKP ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan perawat untuk melaporkan insiden keselamatan pasien di RS. Perlu dilakukan monitoring dan evaluasi rutin terkait pelaporan IKP pada perawat. Pihak manajemen RS juga disarankan untuk memberikan pelatihan rutin tentang pelaporan IKP pada tenaga kesehatan.
PELATIHAN IMPLEMENTASI FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT Bayu Anggileo Pramesona; Muhammad Iqbal; Ramadhan Triyandi; Dwita Nurmumpuni; Siti Husna
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada program patient safety, penggunaan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dapat digunakan sebagai salah satu metode efektif untuk mencegah insiden keselamatan pasien (IKP) sebelum terjadi. Namun, pelatihan implementasi FMEA ini belum pernah dilakukan di RSUD HM Ryacudu Kotabumi. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP), manajemen RS, dan kepala instalasi/unit untuk mempraktikkan pembuatan FMEA sebagai salah satu metode yang dapat digunakan sebagai manajemen risiko sehingga keselamatan pasien dapat terwujud. Pelatihan menggabungkan metode ceramah, diskusi interaktif dan latihan pembuatan FMEA ini dilaksanakan di aula RSUD HM Ryacudu Kotabumi pada 24 Agustus 2023 dengan melibatkan total 52 peserta terdiri dari manajemen RS yaitu direktur, tiga kepala bidang, sembilan kepala seksi, lima orang tim PMKP, serta 34 petugas kesehatan yang terdiri dari kepala instalasi, kepala ruang rawat inap dan rawat jalan. Pre dan post-test dilakukan untuk mengevaluasi pengetahuan peserta latih sebelum dan setelah pelatihan. Penilaian cara pembuatan FMEA dilakukan setelah latihan kasus. Hasil rata-rata skor pengetahuan peserta latih meningkat sebesar 72,8% setelah diberikan pelatihan. Peserta latih juga dapat mempraktikkan cara FMEA dengan benar. Pelatihan pembuatan FMEA terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan manajemen RS, tim PMKP, dan para kepala instalasi/unit untuk membuat FMEA di RS. Perlu dilakukan pelatihan FMEA secara berkala dengan melibatkan seluruh elemen terkait guna meningkatkan keselamatan pasien di RS.
LOW BACK PAIN (LBP) EXERCISE UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG BAGIAN BAWAH PADA KOMUNITAS PETANI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKADAMAI, LAMPUNG SELATAN Pramesona, Bayu Anggileo; Komala, Ramadhana; Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan; fauzi, ahmad; Zulfikar; Sormin, Merris Hartati; Cantika, Diana Helen
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v5i3.837

Abstract

Karakter pekerjaan petani yang sering melakukan aktifitas berat dan sangat berisiko mengalami low back pain (LBP), maka dirasa perlu dilakukan upaya-upaya untuk mencegah dan mengurangi terjadinya LBP sehingga diharapkan angka kesakitan dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat khususnya dari komunitas petani dalam upaya mencegah dan mengurangi LBP serta mencegah komplikasi yang diakibatkan oleh LBP melalui LBP exercise. Kegiatan PkM yang terdiri promosi kesehatan dan latihan peregangan otot ini dilaksanakan di Desa Rulung Mulya, wilayah kerja Puskesmas Sukadamai, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan pada 5 Juli 2024. Sasaran kegiatan adalah 45 orang yang terdiri dari petani sawit yang menjadi profesi mayoritas masyarakat setempat, kader kesehatan, dan petugas kesehatan. Pre dan post-test dilakukan untuk mengevaluasi pengetahuan peserta latih sebelum dan setelah pelatihan. Penilaian praktik latihan LBP dilakukan setelah promosi kesehatan dilakukan. Hasil rata-rata skor pengetahuan peserta latih meningkat sebesar 66,7% setelah diberikan pelatihan. Peserta latih juga dapat mempraktikkan cara latihan LBP dengan benar. Pelatihan low back pain (LBP) exercise efektif dalam meningkatkan pengetahuan petani di Wilayah Kerja Puskesmas Sukadamai, Kabupaten Lampung Selatan dalam upaya mengurangi nyeri punggung bagian bawah. Petani diharapkan dapat lebih memperhatikan posisi ketika bekerja agar mencegah terjadinya LBP. Selain itu, pihak Puskesmas Sukadamai diharapkan dapat secara rutin memberikan penyuluhan terkait upaya pencegahan LBP pada petani di wilayah kerjanya.
INTERVENSI EDUKASI PENGGUNAAN MASKER DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT PERNAPASAN PADA PEKERJA DI HOME INDUSTRY PENGOLAHAN KOPI BUBUK DI BANDAR LAMPUNG Pramesona, Bayu Anggileo; Hafizh, Ahmad Fauzan; Putra, Pandya Fisatama; Fatwa, Zahra Ramadhani
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v6i2.936

Abstract

Paparan asap dari proses pengolahan kopi dapat menyebabkan gangguan kesehatan pernapasan pada pekerja, seperti iritasi saluran napas hingga penyakit paru kronis. Penggunaan alat pelindung diri seperti masker menjadi langkah preventif penting, namun pemahaman pekerja terhadap pentingnya penggunaan masker masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai penggunaan masker sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kerja. Metode yang digunakan adalah edukasi langsung yang dilengkapi dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Kegiatan dilakukan pada 22 Mei 2025 di home industry pengolahan kopi bubuk Cap Jempol Supri, Bandar Lampung, dengan melibatkan enam pekerja. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan pasca edukasi, terutama pada peserta dengan tingkat pengetahuan awal yang rendah. Rata-rata skor post-test meningkat dibandingkan pre-test, menandakan efektivitas intervensi edukatif ini. Edukasi penggunaan masker mampu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pekerja dalam upaya pencegahan risiko gangguan pernapasan di lingkungan kerja.
PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA MASYARAKAT PERKOTAAN DENGAN PROMOSI KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDATON, BANDAR LAMPUNG Pramesona, Bayu Anggileo; Kurniawan, Betta; Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan; Agustine Sesunan, Dyah Surya; Puspitasari, Lia; Budyantara, Ronalda
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v6i3.1034

Abstract

Prevalensi diabetes Mellitus (DM) pada penduduk ³15 tahun mayoritas berdomisili di perkotaan dengan latar belakang pendidikan rendah. Provinsi Lampung berada pada urutan ke-7 kasus DM tertinggi dari seluruh provinsi di Indonesia untuk kategori semua umur. Kota Bandar Lampung memiliki jumlah penderita DM terbanyak ke-5 se-provinsi Lampung. Sedangkan Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung berada pada peringkat ke-3 puskesmas se-Bandar Lampung dengan jumlah pasien DM terbanyak dan cenderung bertambah. Perlu adanya upaya preventif agar prevalensi DM tidak terus meningkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat perkotaan khususnya kelompok Prolanis DM dalam upaya mencegah terjadinya penyakit DM serta mencegah komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit DM. Kegiatan ini dilaksanakan pada 8 Agustus 2025 di Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung melibatkan 60 lansia prolanis. Promosi kesehatan dilakukan dengan media promosi kesehatan berupa presentasi PowerPoint, dan buku saku DM. Pre-test dan post-test dilakukan sebelum dan setelah kegiatan untuk mengukur skor pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 77,5 menjadi 93,5 (20,6%), dan analisis statistik dengan uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan signifikan skor sebelum dan setelah diberikan promosi kesehatan (p<0,001). Selain peningkatan kuantitatif skor, kegiatan juga melibatkan partisipasi aktif peserta selama sesi diskusi. Temuan ini mengindikasikan bahwa promosi kesehatan pada layanan primer efektif meningkatkan pengetahuan pencegahan diabetes mellitus pada lansia khususnya di perkotaan dan berpotensi mendorong adopsi perilaku preventif, sehingga direkomendasikan replikasi dan penguatan jejaring rujukan untuk tindak lanjut individu berisiko.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abda Abda Abdurrouf, Muhammad Adiputra, I Made Sudarma Agusta Saraswati Agustine Sesunan, Dyah Surya Ahmad Farizan Radhitya Ahmad Veda Yudanto Aila Karyus Akbar, Muhamad Farhan Akbar, Muhammad Farhan Amalia Tirzaningrum Amallia, Rizka Dina Ananda Fitriliani Andhini, Friska Asep Sukohar Azhar, Hafidz Sirojudhin Baehaqi betta kurniawan Betta Kurniawan Betta Kurniawan Betta Kurniawan, Betta Cantika, Diana Helen Catur Ariwibowo Clara Sylvia Agustin Dayu Laras Wening Defri, Carisa Nabila Dewi Nur Fiana Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dwita Nurmumpuni Dwita Nurmumpuni Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Eka Nur Sejati Eka Putri Rahmadhani Elsye Maria Rosa Endro Prasetyo Wahono Ety Apriliana Evi Kurniawaty Evryna Sipahutar Exsa Hadibrata Fatwa, Zahra Ramadhani Firdausy, Daniatul Fitria Saftarina Fitria Saftarina Galih Prayogo Ginting, Sadar Hadibrata, Exsa Hafizh, Ahmad Fauzan Hasmal, Aditia Leo Heru Santosa I Nyoman Asdiwinata I Wayan Dika Aditia Darma Indirawati, Sri Malem Intanri Kurniati Issroviatiningrum, Retno Jhons Fatriyadi Suwandi Joko Apriyono Khaironi Fitriany Khairun Nisa Larasati, Ratri Mauluti Lariza Serafina Tobroni Larrassati, Vanesya Naya Leni Ervina, Leni Lintang Lestari Cahya Sawitri M. Fauzan Abdillah Rasyid M. Ridho Ulya Maria Ulfa Maya Dwi Yustini Maya Ganda Ratna Mela Liberti Octoriani Simaremare Momoyo Azuma Muhammad Iqbal Nasution, Rizqiani Astrid Nopryan Ekadinata Nurmaini Nurmaini Nurrahma, Alya Nabila Nurwijayanti Oktadoni Saputra Oktadoni Saputra, Oktadoni Oktoba, Zulpakor Otta Nur Kirana Puspitasari, Dyah Wiji Putra, Pandya Fisatama Putu Karis Ayu Kirana Rahayu, Anis Dwi Rahayu, Anisa Dwi Ramadhan Triyandi Ramadhana Komala Rasmi Zakiah Oktarlina Reni Zuraida Rianto, Muhamad Arif Rika Lisiswanti Risal Wintoko Risal Wintoko Risti Graharti Rizki Pratama Ronalda Budyantara Salsabila Nurislami Salsabila Nurislami Sari, Dewi Keumala selvi rahmawati Septia Eva Lusina Setiawan, Gigih Shaffa Aulia Shabrina Shinta Nareswari Sihaloho, San Maulina Sinta Nurmalasari Siti Husna Siti Zahara Nasution, Siti Zahara Sormin, Merris Hartati Suharmanto Suharmanto Suharmanto Susianti Susianti Susianti Susianti, Susianti Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutyarso TA Larasati Theresia Anita Pramesti Tri Umiana Soleha Triyandi, Ramadhan Tugiyono Tugiyono Wardani, Dyah Wulan Wardani, Ika Novianna Wido Gamani Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiwi Febriani Yulizar Yulizar Yuviana, Yuviana Zakiah Zakiah Zefanya Angie Zulfikar