Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE SCRIPT PADA PERKULIAHAN PROGRAM LINIER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA SEMESTER IV PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS MATARAM Nani Kurniati; Sri patmi; Muhammad Turmuzi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.198 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v11i2.110

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi dari pengalaman peneliti selama mengampu mata kuliah Program Linier terlihat bahwa aktivitas belajar mahasiswa masih kurang sehingga prestasinyapun tidak maksimal. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar mahasiswa semester IV program studi pendidikan matematika FKIP Universitas Mataram tahun akademik 2013/2014. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan selama 3 siklus, hasil yang diperoleh pada masing – masing siklus adalah rata – rata hasil evaluasi 63,14, ketuntasan klasikal 67,65 % dan kategori keaktifan cukup aktif dan aktif pada siklus I, rata – rata hasil evaluasi 75,74, ketuntasan klasikal 100 % dan kategori keaktifan aktif dan aktif pada siklus II, rata – rata hasil evaluasi 79, ketuntasan klasikal 85,35 % dan kategori keaktifan  aktif dan sangat aktif pada siklus III. Dilihat dari hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan strategi pembelajaran kooperatif tipe cooperative script secara optimal pada perkuliahan program linier dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar mahasiswa semester IV program studi pendidikan matematika FKIP Universitas Mataram tahun akademik 2013/2014. Kata Kunci : Cooperative Script, Aktivitas Belajar, Prestasi Belajar, Program Linier Abstract: The background of the research was the experience of researcher during teaching of Linear Programming topic whereas that the student learning activity was low. It has contribution to less optimum learning outcomes. The purpose of this research was to increase the activity and learning outcomes of the students of fourth semester, mathematics education division, Faculty of Teacher Training and Science Education, Mataram University in the academic year 2013/2014. This classroom action research conducted using 3 cycles. The results obtained in the first cycle were the 63.14 average of the evaluation results, 67.65% classical completeness and categorized as quite active. The results of the second cycle were 75.74 with 100% classical completeness and considered as active. In the third cycle showed that the average of the evaluation results was 79 with classical completeness 85.35%, categorized as very active. It can be concluded that the strategy of cooperative learning cooperative script optimally at lectures linear program can increase the activity and achievement of students. Keyword : Cooperative Script,  learning activity, learning achievement, Linier Programing
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Muhammad Turmuzi; Sripatmi Sripatmi; Syahrul Azmi; Nurul Hikmah
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.896 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.470

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram melalui model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) pada mata kuliah Analisis Kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Tahap perencanaan terdiri dari kegiatan penyusunan rencana pembelajaran, instrumen penelitian, pada tahap tindakan meliputi kegiatan pemberian tindakan berupa pembelajaran sesuai dengan rancangan pembelajaran yang telah dibentuk sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran Creative Problem Solving (CPS), tahap observasi meliputi kegiatan observasi terhadap aktivitas mahasiwa selama pembelajaran, khususnya pada saat diskusi dan keterlaksanaan tindakan serta hambatan-hambatan yang ditemui, dan tahap refleksi merupakan kegiatan refleksi terhadap pelaksanaan pembelajaran berdasarkan hasil observasi dan hasil penilain kemampuan pemecahan masalah. Hal-hal yang menjadi perhatian pada tahap refleksi ini adalah penilaian terhadap keterlaksanaan tindakan, hambatan-hambatan yang muncul, serta kemajuan-kemajuan yang telah dicapai. Untuk memperoleh data penelitian digunakan dua jenis instrumen penelitian yaitu lembar observasi pelaksanaan pembelajaran dan pedoman observasi serta soal tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pada siklus I adalah sebesar 68,56 meningkat menjadi 83,00 pada siklus II. Rata-rata peningkatan kemampuan pemecahan masalah adalah sebesar 21,06 %. The purpose of this study is to improve the problem solving skills of Mathematics Education students Fakulty of Teacher Training and Education University of Mataram through Creative Problem Solving (CPS) learning model in Complex Analysis course. This study uses a classroom action research approach. Each cycle consists of several stages: planning, action, observation, and reflection. At the planning stage consists of the activities of the preparation of the lesson plans, the preparation of research instruments, the action stage includes activities in the form of teaching activities in accordance with the design of learning that has been formed in accordance with the principles of learning Creative Problem Solving (CPS), the observation stage includes activity observation of activity students during the lesson, especially during the discussion and implementation of the actions and obstacles encountered, and the reflection stage is a reflection of the implementation of learning based on the results of observation and the results of assessment of problem-solving skills. Matters of concern at this stage of reflection are an assessment of the implementation of actions, constraints arising, and the progress that has been achieved. Two types of research instruments were applied to obtain research data. The research instruments are observation sheets of instructional implementation and observation guidance as well as test problem solving abilities. The results of this study indicate that the average ability of problem solving students in cycle I is equal to 68.56 increased to 83.00 in cycle II. The average increase in problem solving ability is 21.06 %.
Persepsi Guru Sekolah Menengah Pertama terhadap Penggunaan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran Online Selama Pandemi COVID-19 Muhammad Turmuzi; Laila Hayati; Nurul Hikmah; Eka Kurniawan; Deni Hamdani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.885 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1571

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru Sekolah Menengah Pertama terhadap penggunaan aplikasi WhatsApp dalam pembelajaran online selama pandemi COVID-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus yang menggunakan pendekatan kualitatif. Responden dalam penelitian ini 20 orang guru di SMPN 1 Labuapi Kabupaten Lombok Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik triangulasi dengan menggunakan berbagai instrumen, khususnya  kuesioner dan wawancara tertulis dengan subjek penelitian. Pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner berfokus untuk menguji pendapat guru tentang penggunaan WhatsApp dalam pembelajaran online. Setelah data terkumpul, peneliti menganalisis data dengan menggunakan teknik analisisi data kualitatif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Kesimpulan penelitian ini adalah sebanyak (95%) responden menyatakan bahwa Grup WhatsApp efektif untuk digunakan dalam pembelajaran online. Semua responden setuju tampilan WhatsApp yang sederhana memudahkan penggunanya saat mengoperasikan aplikasinya
Analisis Kompetensi Profesional dan Pedagogik Mahasiswa Pendidikan Matematika Dalam Implementasi Kurikulum 2013 Muhammad Turmuzi; Wahidaturrahmi Wahidaturrahmi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.301

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi profesional dan pedagogik mahasiswa Pendidikan Matematika dalam Implementasi Kurikulum 2013. Dimensi kurikulum 2013 menekankan pada dimensi pedagogis modern dalam pembelajaran, yaitu menggunakan pendekatan ilmiah yang dalam pembelajaran lebih fokus pada kegiatan mengamati, bertanya, menalar, mencoba, membentuk jaringan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, lembar penilaian perancangan pembelajaran dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian ini diperoleh, kompetensi pedagogik mahasiswa  adalah sebesar 85,11 dengan kategori baik. Nilai tertinggi untuk kompetensi pedagogik terletak pada indikator menentukan metode dan pendekatan pembelajaran. Sedangkan nilai kompetensi profesional mahasiswa  adalah sebesar 88,94 dengan kategori baik. Nilai tertinggi untuk kompetensi professional terletak pada indikator pemilihan materi dan sumber belajar, dengan kategori amat baik. Kesimpulan penelitian ini adalah kompetensi profesional dan pedagogik mahasiswa dalam implementasi kurikulum  2013 tergolong dalam kategori baik. 
Analisis Kesulitan Belajar Mahasiswa Secara Online (E-learning) Selama Masa Pandemi Covid-19 Muhammad Turmuzi; Arifman S. Haji Dasing; Baidowi Baidowi; Junaidi Junaidi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.482

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan permasalahan yang dihadapi mahasiswa pendidikan matematika FKIP Universitas Mataram selama proses pembelajaran secara online serta untuk mengaitkan antara gambaran nyata terkait kesiapan mahasiswa dalam beradaptasi pada pembelajaran terhadap hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jumlah responden yang diteliti dalam penelitian ini adalah 53 responden yang terdiri dari mahasiswa aktif pendidikan matematika FKIP Universitas Mataram angkatan 2018/2019. Sampel yang diambil menggunakan teknik Proportional Stratification Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket. Teknik analisis data meliputi data reduction, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat berbagai macam kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram selama pembelajaran secara online. Adapun kesulitan dalam proses pembelajaran online yang di alami oleh mahasiswa terletak pada efektifitas proses belajar mengajar dan juga faktor kendala teknis seperti jaringan internet yang tidak stabil, kuota yang terbatas dan juga Interaksi yang minim ketika proses pembelajaran online berlangsung
IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING PADA PROSES PEMBELAJARAN 4.0 DALAM RANGKA MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL PESERTA DIDIK KELAS 5 SDN 5 CAKRANEGARA Hudian Yusfil Hazmi; Muhammad Tahir; Muhammad Turmuzi
Renjana Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2021): Edisi Mei 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat mendorong berbagai lembaga pendidikan memanfaatkan sistem e‐learning untuk meningkatkan efektivitas dan fleksibilitas pembelajaran. Melalui e‐learning, materi pembelajaran dapat diakses kapan saja dan dari mana saja. Permasalahan yang sering muncul saat ini di kelas adalah pembelajaran tatap muka (face to face) yang membuat sebagian peserta didik merasa bosan untuk mengikutinya. Hasil observasi awal di lapangan menunjukkan bahwa e-learning tidak sepenuhnya mengganti peran guru dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu, diperlukan perpaduan antara e-learning dengan pembelajaran tatap muka (face to face). Berdasarkan pernyataan tersebut, kemudian berkembanglah Blended learning. Blended learning adalah sebuah model pembelajaran yang menggabungkan antara pembelajaran tatap muka (face to face) dengan e-learning. Blended learning merupakan konsep baru dalam pembelajaran dimana penyampaian materi dapat dilakukan di kelas dan online. Hasil dari Peneitian ini menunjukkan bahwa Blended Learning bagi peserta didik dapat meningkatkan Literasi Digital seperti mengetahui cara mengirim file, foto serta video pembelajaran dari WhatsApp sehingga tidak ada batasan waktu dalam proses pembelajaran. Sedangkan manfaat bagi guru yaitu lebih memahami jejaring sosial dalam pemberian materi dan tugas kepada peserta didik serta guru juga lebih mengetahui website-website edukasi yang digunakan dalam proses pembelajaran.
IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING PADA PROSES PEMBELAJARAN 4.0 DALAM RANGKA MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL PESERTA DIDIK KELAS 5 SDN 5 CAKRANEGARA Hudian Yusfil Hazmi; Muhammad Tahir; Muhammad Turmuzi
Renjana Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2021): Edisi Mei 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat mendorong berbagai lembaga pendidikan memanfaatkan sistem e‐learning untuk meningkatkan efektivitas dan fleksibilitas pembelajaran. Melalui e‐learning, materi pembelajaran dapat diakses kapan saja dan dari mana saja. Permasalahan yang sering muncul saat ini di kelas adalah pembelajaran tatap muka (face to face) yang membuat sebagian peserta didik merasa bosan untuk mengikutinya. Hasil observasi awal di lapangan menunjukkan bahwa e-learning tidak sepenuhnya mengganti peran guru dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu, diperlukan perpaduan antara e-learning dengan pembelajaran tatap muka (face to face). Berdasarkan pernyataan tersebut, kemudian berkembanglah Blended learning. Blended learning adalah sebuah model pembelajaran yang menggabungkan antara pembelajaran tatap muka (face to face) dengan e-learning. Blended learning merupakan konsep baru dalam pembelajaran dimana penyampaian materi dapat dilakukan di kelas dan online. Hasil dari Peneitian ini menunjukkan bahwa Blended Learning bagi peserta didik dapat meningkatkan Literasi Digital seperti mengetahui cara mengirim file, foto serta video pembelajaran dari WhatsApp sehingga tidak ada batasan waktu dalam proses pembelajaran. Sedangkan manfaat bagi guru yaitu lebih memahami jejaring sosial dalam pemberian materi dan tugas kepada peserta didik serta guru juga lebih mengetahui website-website edukasi yang digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ONLINE DALAM MATERI PECAHAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III SDN 15 CAKRANEGARA TAHUN AJARAN 2020/2021 Yusuf Imron; Lalu Hamdian Affandi; Muhammad Turmudzi
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 1 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v1i2.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan Media Video Online terhadap hasil belajar Matematika peserta didik kelas III di SDN 15 Cakranegara tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode True- Experimental Design type Non- Equivalent Control Grup Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD dengan jumlah 45 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sample dengan ukuran sample kelas yang parallel yaitu ; kelas Experimen IIIB 23 siswa dan kelas control IIIA 22 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan soal tes pilihan ganda dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji t-test dengan menggunakan polled varians. Hasil analisis data dengan dengan menggunakan t-test dengan taraf signifikan 5% (0,05) menunjukan bahwa t hitung = 1,65 sedangkan t tabel = 2,016 sehingga nilai t hitung = 1,65 < t tabel = 2,016, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan media video online terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas III SDN 15 Cakranegara tahun ajaran 2020/2021.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA METEMATIKA SISWA KELAS V Irnawati Irnawati; Ida Bagus Kade` Gunayasa; Muhammad Turmudzi
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 1 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v1i2.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan menyelesaiakan soal cerita matematika di kelas V SDN 1 Saribaya tahun pelajaran 2020/2021.Penelitian ini menggunakan penelitian, jenis Quasi Eksperimental Design tipe one group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar 1 Saribaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes soal matematika tertulis bentuk uraian sebanyak 5 butir soal yang telah memenuhi validitas. Uji hopotesis pada penelitian ini menggunakan paired sampel t-test. Sebelum melakukan uji hipotesis data yang diperoleh terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitas data. Berdasarkan perhitungan pengujian hipotesis dengan uji t diperoleh thitung sebesar -12,162 sedangkan ttabel 2,060 pada taraf signifikansi 5% dengan df 25. Sehingga thitung -12,162 > 2,060maka dapat dinyatakan bahwa Ha diterima dan H0ditolak yang berarti terdapat perbedaan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika antara sebelum dan setelah mendapat perlakuan model problem based learning. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa SD Kelas V SDN 1 Saribaya.
Hubungan Pembelajaran Daring Google Classroom Pada Masa COVID-19 dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika Muhammad Turmuzi; Nurul Hikmah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.667

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pembelajaran online Google classroom dan motivasi belajar dengan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif ex-post facto. Besar sampel penelitian ini adalah 28 mahasiswa yang memprogram mata kuliah strategi pembelajaran matematika kelas D semester III tahun 2020. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment dan analisis hubungan ganda. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa pada mata kuliah strategi pembelajaran matematika, hubungan antara X1 dan X2 dan Y memiliki hubungan yang signifikan yaitu pembelajaran Google classroom dan motivasi belajar mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa. Ini bisa dilihat melalui Sig. (2-tailed) = 0,000 <0,05 (5%), koefisien korelasi Pearson 0,720.
Co-Authors -, Lisa Anggun Aulia A. Witono AA Biban Azhimuh Abadi, M. Jodi Faerus Aflahul Ma'wa Afriliani Rismayanti Ainun Rizqi Aluh Mustika Dewi Amrullah Amrullah Amrullah Anak Agung Inten Paraniti Anisah Mufidah Annisa Syafrina Rizkyka Hamid Aprilia Listiana Ardi, Arsista Ardi Arifman S. Haji Dasing Arjudin Arjudin Arjudin Arjudin Arjudin Arjudin Arjudin Arjudin Arjudin Asri Fauzi Asri Fauzi Asrin Asrin Aulya, Hafiana Azzahra, Sakinah Baidowi Baidowi Baiq Dwi Ernawati Baiq Elisa Aristia Baiq Putri Ayu Wirenika Bayu Saputra Bijaksana, Muhammad Arif Cintawan, Eny Damayanti, Fany Eka Darojatun Fikri Deni Hamdani Dian Niam, Siti Nur Dita Oktavihari Dwi Lestari Dwi Ningsih Dwi Novitasari Dwiana Permatasari Eka Adithya Altri Cahya Eka Kurniawan Eka Kurniawan Eka Kurniawan Erma Zuriatun Eva Nurdiana FANDI AHMAD Farizal Ramadhan fati, Fatiha Putri Aura Diva Febian Asri Firmansyah Fitri, Nurul Wahidatul Fitria Febriani Putri Fitriana, Nur Azda Fresti Haqina Guntoro Edy Prayogi Hafad Haikal, Muhammad Hafizotul Wahyi Hairun Nufus Haliza Ramadan Hapipi Hapipi Haqul Siddiqi Hardiyansyah, Wira Harry Soeprianto Harry Soeprianto Harry Soeprianto Heri Hadi Saputra Heri Setiawan Hery Hadi Saputra Hilmi Hijriani Hilyana Zilfit Hudian Yusfil Hazmi Husnul Khatimah I Gede Ratnaya I Gusti Putu Suharta I Made Sutajaya I Nyoman Bagus Suweta Nugraha I Nyoman Karma I Nyoman Sridana I Wayan Puja Astawa Ida Bagus Kade` Gunayasa Iqrimi Ziarati Irnawati Irnawati Irwana, Ira Ismaya Oktasya Izzati Hilmi, Nida Jumiati Jumiati Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kalsum, Maria Kartini Kartini Ketut Sarjana Ketut Sarjana Ketut Sarjana Ketut Sarjana KETUT SARJANA, KETUT Khairatun Nafisah Khairil Basri Khairun Nisa Kirani A Seva Krismonica Mawardi Kurniawan, Eka Laila Hayati Laila Hayati Laila Hayati Laila Hayati Laila Hayati, Laila Lalu Abdul Yasir Lalu Hamdian Affandi Leni Widia Ningsih Lilik Apriani Lisa Hariati Lisyana Alyanthi Lutfianti, Safira Mala Pazira Manggala Wihasta Jagat Wicaksana Mardhiati, Nurul Fitri Maya Zulva Mihratun Mihratun Mislan Moh. Irawan Zain Muhamad Tahir Muhammad Agung Alghifaari Muhammad Iqbal Muhammad Makki Mutia Jayeswari Naba Nunun Lamhabaha Nani Kurniati Nani Kurniati Nanik Khaeroni Ni Made Intan Kertiyani Ni Putu Wika Yunanda Pradiani Nila Ulfiani Saputri Nilza Humaira Salsabila Nina Niarti Nopia Rizki Nourma Pramestie Wulandari Nourma Pramestie Wulandari Nunung Supita Elisa Nur Idamayanti Nurhadiani, Rina Nurmawanti, Iva NURUL HIKMAH Nurul Wahdaniah Nyoman Arya Sejati Nyoman Sridana Nyoman Sridana Nyoman Sridana Onis, Oniansy Pangestuti, Fadilla Dwi Prawangsa, Khofifah Indra Prawangsa Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Puspita Sari, Ratih Rahman Hidayat Ramdan Ramdan Ratih Ayu Apsari Ratna Yulis Tyaningsih Rini Andriani Sabrina Oktarini Safruddin Safruddin Safruddin Sahrul Azmi Salsabila, Nilza Humaira Silvia Rizki Ayu Ningsih Siska Wulandari, Siska Siti Istiningsih Sofiatul Mu'awanah Sri patmi Sri Radiatun Wahida Sri Subarinah Sri Subarinah, Sri Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi, Sripatmi Sudi Prayitno Sudi Prayitno Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Suryadi, Rahadi Syahrul Azmi Syahrul Azmi Syahrul Azmi Syarifa Wahidah Al Idrus Tabita Wahyu Triutami Tabita Wahyu Triutami Tabita Wahyu Triutami Tara Rezika Aliffianti Tegar Nando Toni Muhammad Sahrul Watoni Triutami, Tabita Wahyu Ulandari, Lisa Ulfa Lu'luilmaknun Ulfa Lu’luilmaknun Vanny Algafari Vivi Rachmatul Hidayati Wahidaturrahmi, Wahidaturrahmi Wahidayani, Silviana Yinsix Tamala Yuliana Yulis Tyaningsih, Ratna Yusuf Imron