Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Android Interaktif Sebagai Media Pembelajaran Sejarah Multikultural Untuk Meningkatkan Historical empathy Siswa SMA N 2 Kota Metro Sumargono, Sumargono; Arif, Suparman
Journal of Social Science Education Vol 5, No 2 (2024): Vol 5, No 2 (2024) Journal of Social Science Education
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pengembangan media pembelajaran sejarah yang sesuai kebutuhan siswa di daerah dengan memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satunya adalah aplikasi android interaktif sebagai media pembelajaran sejarah multikultural untuk meningkatkan historical emphaty siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research & Development (R&D) yang diadaptasi dan dimodifikasi Borg&Gall. Prosedur langkah kerja dalam penelitian meliputi; 1) studi pendahuluan; 2) pengembangan media; 3) implementasi penggunaan media; 4) uji efektivitas produk. Uji efektivitas produk dilakukan dengan metode eksperimen. Berdasarkan analisis hasil uji kefektifan, hasil post test kelas eksperimen (menggunakan modul yang dikembangkan) lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol (menggunakan media PPT). Pernyataan tersebut dibuktikan berdasarkan data dari hasil analisis SPSS 16 diketahui signifikan pada 0,000 < 0,05 yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberi perlakuan. Karena rerata nilai tes sikap historical empathy kelas eksperimen (kelompok yang dikenai media yang dikembangkan) = 72,57 > rerata nilai tes sikap historical empathy kelas kontrol (kelompok yang dikenai media PPT) = 66,90 sehingga dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan sikap historical empathy peserta didik. Uraian tersebut diatas membuktikan bahwa produk media aplikasi android interaktif sebagai media pembelajaran sejarah multicultural yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan sikap historical empathy siswa.Kata Kunci: Media Android, Multikultur, Pembelajaran SejarahDoi: https://doi.org/10.23960/JIPS/v5i2.102-110
OPTIMALISASI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI MELALUI PENGUATAN PAUD DESA RUKTI ENDAH KECAMATAN SEPUTIH RAMAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Arif, Suparman; Saputra, Cheri; Rachmedita, Valensy
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i2.485

Abstract

Masa anak‐anak merupakan salah satu masa dalam rentang kehidupan manusia yang pasti dilalui oleh semua manusia di dunia ini. Pada masa inilah terjadi banyak sekali proses penanaman nilai kehidupan yang pertama kali. Pada masa ini pulalah, selalu bertumpu harapan dari para orangtua yang selalu menginginkan anak‐anaknya nanti dapat menjadi seseorang yang berguna dan dapat sukses di masa mendatang. Maka tidak heran jika kemudian banyak orangtua yang berlomba‐lomba memasukkan anaknya ke dalam sekolah yang favorit, dengan harapan dapat memberikan pendidikan yang lebih berkualitas, sehingga harapannya dapat mencetak sang anak menjadi seseorang yang pintar, cerdas, dan memiliki kepribadian yang baik. Perkembangan anak usia dini memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan seorang individu. Agar seorang anak memiliki perkembangan yang baik, maka perlu ada deteksi dini tumbuh kembang anak yang memiliki tujuan tercapainya optimalisasi perkembangan seorang anak. Sangat disayangkan masih sedikit orang tua yang memiliki kesadaran untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak ini. Melalui metode penyuluhan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak oran tua diharapkan orang tua memiliki kesadaran dan keahlian dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak. Kegiatan ini telah dan akan dilakukan secara berkesinambungan dengan target luaran yang jelas dan terukur dari tahun 2023 hingga 2024.
Gerakan Feminisme Fujinkai dalam Perspektif Sejarah Perjuangan Perempuan di Indonesia Aditia, Dimas; Lestari, Erika Sukma; Adelia, Dea Nuci; Arif, Suparman; Perdana, Yusuf
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v6i1.5145

Abstract

The Dutch defeat of its rule in the colonies ended the practice of colonialism and western-style imperialism. However, that does not necessarily make Indonesia immediately free and independent just like that. During the Japanese rule, various forms of propaganda were introduced, one of which was Fujinkai which was made at the beginning of the Japanese occupation of Indonesia. Fujinkai became a women's organization, significantly overshadowing all women's activities at that time. This study aims to study the Fujinkai Feminism Movement from the Perspective of the History of Women's Struggle in Indonesia. At the same time, there is also a line of supporters who participate in the Japanese tantara. The method used in this study is a historical method consisting of 5 stages: determination of topics, source collection (heuristic), source criticism, interpretation, and writing (historiography). The result of this research includes looking at Fujinkai's role in the history of Indonesian women's struggle in the field of Education and social activities, establishing relationships with Japan in the fields of arts and virtues, and sharpening science and skills training.Kekalahan Belanda atas kekuasaannya di daerah jajahan mengakhiri praktik kolonialisme dan imperialisme ala barat. Namun, hal itu tidak serta merta membuat Indonesia langsung merdeka dan merdeka begitu saja. Pada masa pemerintahan Jepang, berbagai bentuk propaganda diperkenalkan, salah satunya adalah Fujinkai yang dibuat pada awal pendudukan Jepang di Indonesia. Fujinkai menjadi organisasi wanita, yang secara signifikan menaungi semua aktivitas wanita saat itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji gerakan feminisme Fujinkai dari perspektif sejarah perjuangan perempuan di Indonesia. Pada saat yang sama, ada juga barisan pendukung yang ikut serta dalam tantara Jepang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri dari 5 tahap: penentuan topik, pengumpulan sumber (heuristik), kritik sumber, interpretasi, dan penulisan (historiografi). Hasil penelitian ini antara lain melihat peran Fujinkai dalam sejarah perjuangan perempuan Indonesia di bidang pendidikan dan kegiatan sosial, menjalin hubungan dengan Jepang dalam bidang seni dan kebajikan, serta mengasah ilmu pengetahuan dan pelatihan keterampilan.
Pengaruh Motivasi dan Pemanfaatan Sarana Belajar Terhadap Prestasi Belajar Sejarah Siswa Rianiza, Sabda Muhammad; Arif, Suparman; Insani, Marzius
urn:nbn:de:0000-jips.v4i24
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses belajar ditandai dengan terjadinya perubahan prilaku pada diri siswa, salah satunya dalam aspek kognitif tercermin dari prestasi belajar siswa yang dipengaruhi oleh ketersediaan motivasi dan sarana belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif pemanfaatan sarana belajar di sekolah dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar Sejarah kelas XI semester Ganjil SMA N 6 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2021/2022.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan metode eXI post facto dan survey, pengumpulan data dilakukan teknik observasi, angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis linier sederhana dan analisis regresi linier ganda. Berdasarkan penelitian ynag telah dilakukan, maka didapat hasil penelitian sebagai berikut: (1). Ada pengaruh positif pemanfaatan sarana belajar terhadap prestasi belajar siswa:  rhitung > rtabel,yaitu 0,807 > 0,396 koefisien korelasi (r) sebesar 0.605 dan koefisien determinasi (r2) sebesar 0.366 artinya prestasi belajar Sejarah siswa dipengaruhi 36,60% oleh pemanfaatan sarana belajar di sekolah, semakin besar pemanfaatan sarana belajar makin tinggi prestasi belajar siswa. (2). Ada pengaruh positif motivasi belajar terhadap prestasi belajar: rhitung = 0,738 > rtabel = 0,396 dengan koefisien determinasi (r2) s0,308 artinya motivasi belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa 30,80%. (3). Ada pengaruh positif pemanfaatan sarana belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar sejarah siswa: rhitung = 0,536> rtabel = 0,396 dengan koefisien korelasi (r) 0,716 dan koefisien determinasi r2 0,513 artinya prestasi belajar Sejarah siswa kelas XI semester Ganjil SMA N 6 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2021/2022 dipengaruhi oleh adanya pemanfaatan sarana belajar di sekolah dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Sebesar 51,30%. Sisanya dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci: motivasi, sarana, prestasi belajar, sejarahDoi: https://doi.org/10.23960/JIPS/v4i2.60-69
Peran Kempetai dalam Proses Perekrutan Jugun Ianfu bagi Tentara Kekaisaran Jepang di Jawa dan Sumatra pada Periode 1942-1945 Ariyani, Suci Eka; Arif, Suparman; Ekwandari, Yustina Sri
urn:nbn:de:0000-jips.v5i10
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perekrutan Jugun Ianfu oleh Kempetai untuk Angkatan Darat Kekaisaran Jepang di Sumatra dan Jawa tahun 1942-1945. Penulisan skripsi ini menggunakan metode penelitian historis. Terdapat langkah langkah yang dilalui penulis dengan menggunakan metode penelitian historis. Pertama, di mulai dari Heuristik, yakni menghimpun jejak- jejak masa lampau yang dikenal dengan data sejarah. Kedua, Kritik Sumber, melakukan kegiatan meneliti sumber-sumber sejarah baik secara eksternal maupun internal. Ketiga, Interpretasi, penafsiran atas fakta-fakta sejarah yang dikembangkan menjadi kesatuan yang utuh dan bermakna logis. Keempat, Historiografi, dalam bentuk karya sejarah. Data-data yang dikumpulkan telah di evaluasi, di verivikasi serta mensintesiskan bukti-bukti untuk menegakkan fakta dan memperoleh kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perekrutan Jugun Ianfu oleh Kempeitai untuk Angkatan Darat Kekaisaran Jepang di Sumatra dan Jawa tahun 1942-1945: 1). Didasari oleh pemikiran Kaisar Hirohito yang kemudian diwujudkan dalam instruksinya untuk merekrut Jugun Ianfu. 2). Doktrin Gunjin Chokuyu merupakan landasan segala aktivitas militer Jepang termasuk dalam perekrutan Jugun Ianfu. 3). Hierarki rantai komando tertanam kuat dalam tubuh militer Jepang dalam proses perekrutan Jugun Ianfu. 4). Kempeitai sebagai penanggung jawab dalam perekrutan Jugun Ianfu di daerah pendudukan Angkatan Darat di Sumatra dan Jawa. 5). Perekrutan dilaksanakan melalui cara cara pemaksaan, penipuan, penculikan serta penggunaan agen/broker. 6). Terdapat pribumi yang dimanfaatkan Jepang dalam upaya memenuhi kebutuhan Jugun Ianfu bagi militer Jepang.Kata Kunci: Kempeitai, Jugun IanfuDoi: https://doi.org/10.23960/JIPS/v5i1.26-36
Aplikasi Android Interaktif Sebagai Media Pembelajaran Sejarah Multikultural Untuk Meningkatkan Historical empathy Siswa SMA N 2 Kota Metro Sumargono, Sumargono; Arif, Suparman
urn:nbn:de:0000-jips.v5i28
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pengembangan media pembelajaran sejarah yang sesuai kebutuhan siswa di daerah dengan memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satunya adalah aplikasi android interaktif sebagai media pembelajaran sejarah multikultural untuk meningkatkan historical emphaty siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research & Development (R&D) yang diadaptasi dan dimodifikasi Borg&Gall. Prosedur langkah kerja dalam penelitian meliputi; 1) studi pendahuluan; 2) pengembangan media; 3) implementasi penggunaan media; 4) uji efektivitas produk. Uji efektivitas produk dilakukan dengan metode eksperimen. Berdasarkan analisis hasil uji kefektifan, hasil post test kelas eksperimen (menggunakan modul yang dikembangkan) lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol (menggunakan media PPT). Pernyataan tersebut dibuktikan berdasarkan data dari hasil analisis SPSS 16 diketahui signifikan pada 0,000 < 0,05 yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberi perlakuan. Karena rerata nilai tes sikap historical empathy kelas eksperimen (kelompok yang dikenai media yang dikembangkan) = 72,57 > rerata nilai tes sikap historical empathy kelas kontrol (kelompok yang dikenai media PPT) = 66,90 sehingga dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan sikap historical empathy peserta didik. Uraian tersebut diatas membuktikan bahwa produk media aplikasi android interaktif sebagai media pembelajaran sejarah multicultural yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan sikap historical empathy siswa.Kata Kunci: Media Android, Multikultur, Pembelajaran SejarahDoi: https://doi.org/10.23960/JIPS/v5i2.102-110
IDENTIFIKASI MUSEUM-MUSEUM LOKAL LAMPUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN SEJARAH Rachmedita, Valensy; Arif, Suparman; Lestari, Nur Indah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31801

Abstract

Pada pembelajaran diperguruan tinggi perlu dilakukan pembaharuan-pembaharuan agar mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa, hal itu dilakukan dengan  didukung sumber belajar yang bervariasi sehingga mampu meningkatkan kemampuan berpikir mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui museum-museum sebagai sumber belajar bagi mahasiswa pendidikan sejarah. Sumber belajar adalah salah satu kunci keberhasilan suatu kegiatan pembelajaran, tim peneliti memilih museum local lampung sebab museum harapannya memiliki peran sebagai salah satu sumber sejarah local yang mampu meningkatkan pemahaman peserta didik. Adapun Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian terdapat museum-museum dapat digunakan sebagai sumber belajar mahasiswa yakni Museum Ruwa Jurai Lampung, Museum Ketrasmigrasian Lampung, Museum Pusaka Kedatun Keagungan Lampung, Museum Kekhatuan Semaka, Museum Krakatau, museum Mustika Antik, Museum Santa Maria, Museum Tulang Bawang, Museum Cangak, Museum Purbakala, Museum Perjuangan, Museum Mini Lampung Utara. Adapun terkait materi pembelajaran yang bisa didaptkan dimuseum berupa peninggalan zaman prasejarah, zaman Hindu-Buddha, zaman kedatangan Islam, masa penjajahan, dan pasca-kemerdekaan, serta berkaitan dengan dengan Sejarah dan kebudayaan lokal lampung.
IMPLEMENTASI POLITIK ETIS KOLONIAL BELANDA DI PRINGSEWU TAHUN 1925-1942 Fauziyah, Latifah Asmul; Arif, Suparman; Perdana, Yusuf
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 11, No 2 (2023): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan politik etis dilakukan oleh kolonial Belanda dari Tahun 1901-1942. Lampung merupakan salah satu daerah koloni Belanda yang menjadi salah satu tujuan program kolonisasi. Para kolonis disebar ke beberapa daerah di dekat Gedong Tataan, salah satunya daerah Pringsewu. Sebagian besar penduduk Pringsewu adalah orang Jawa, yang berasal dari pemukiman kolonial lama Gedong Tataan. Kebijakan politik etis Kolonisasi, Irigasi, dan Edukasi, juga dilaksanakan di daerah Pringsewu. Maka peneliti tertarik untuk meneliti apa sajakah kebijakan politik etis kolonial Belanda yang terimplementasi di Pringsewu Tahun 1925-1942?. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kebijakan politik etis kolonial Belanda yang terimplementasi di Pringsewu Tahun 1925-1942. Metodologi dalam penelitian ini adalah metode historis dengan empat langkah penelitian yaitu, heuristik merupakan tahap pengumpulan sumber. Kritik merupakan tahap menguji autensititas sumber. Interpretasi merupakan tahap menginterpretasikan. Tahap terakhir adalah historiografi yang merupakan tahap penulisan. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis data historis, kegiatan yang diawali pengumpulan data, kritik sumber yang dikaitkan dengan teori serta metode penelitian sejarah dan kemudian menjadi sebuah fakta sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan, kebijakan politik etis kolonial Belanda yang terimplementasi di Pringsewu Tahun 1925-1942 adalah irigasi dan edukasi (pendidikan). Implementasi sistem irigasi yang dilaksanakan di Pringsewu adalah pembuatan irigasi Way Tebu yang melalui beberapa tahapan diantaranya tahap penyelidikan dan tahap pembangunan dari Way Tebu I-II, Way Tebu III, dan Way Tebu IV. Implementasi program edukasi yang dilaksanakan di Pringsewu adalah membangun beberapa sekolah rakyat dan mendapat campur tangan oleh para kaum misionaris.Kata Kunci: Pringsewu, Politik Etis, Kolonial Belanda
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 5 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2022/2023 Mawardani, Syanila Indah; Arif, Suparman; Perdana, Yusuf
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 11, No 2 (2023): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang menetapkan bahwasannya terdapat beberapa hal yang harus disusun sebelum pembelajaran setelah itu melaksanakan pembelajaran kurikulum merdeka melaksanakan dengan diferensiasi pembelajaran serta asesmen. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran sejarah di SMAN 5 Bandar Lampung?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran sejarah di SMAN 5 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara dengan mewawancarai guru dan siswa, teknik observasi dilakukan dengan mengamati pelaksanaan pembelajaran, serta teknik dokumentasi berupa modul ajar dan asesmen yang digunakan guru sejarah kelas X. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 5 Bandar Lampung sudah mengimplementasikan kurikulum merdeka tahun ajaran 2022/2023. Hal ini terlihat dari guru dalam melaksanakan perencanaan pembelajaran dengan mencantumkan Capaian Pembelajaran (CP), menyusun Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan  Pembelajaran (ATP), serta modul ajar yang disusun sudah sesuai dengan Keputusan Menteri Nomor 262/M/2022. Dalam pelaksanaan pembelajaran guru telah melaksanakan diferensiasi pembelajaran berdasarkan proses dan produk, tetapi guru masih kesulitan dalam pelaksanaan diferensiasi pembelajaran berdasarkan proses. Serta guru dalam evaluasi telah menerapkan asesmen sumatif dan asesmen formatif, namum guru masih kesulitan dalam mengatur waktu pelaksanaan asesmen agar efektif. Sehingga pengimplementasiannya guru di SMA Negeri 5 Bandar Lampung sudah terimplemetasi tetapi belum sempurna.. Kata kunci: Implementasi, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Sejarah.
PERJUANGAN DARIUS SILITONGA MENGHADAPI AGRESI MILITER BELANDA II DI PRINGSEWU TAHUN 1949 Mahdi, Sufi Sopan; Arif, Suparman; Pratama, Rinaldo Adi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 2 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu wilayah yang mendapatkan serangan dari Belanda adalah Pringsewu.Usaha perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang terjadi di wilayah Pringsewu khususnya dilakukan oleh pasukan TNI dan dibantu para pemuda. Serangan pasukan Belanda ke Pringsewu dilakukan melalui dua arah yaitu dari arah Timur (Tanjung Karang pasukan bergerak menggunakan jalur darat dan udara) dan juga dari arah Barat (Kota Agung pasukan bergerak menggunakan jalur laut, darat, dan udara).Dalam berbagai pertempuran tersebut muncul nama salah satu tokoh yang andil dalam mempertahankan wilayah Pringsewu yaitu Darius Silitonga. Dari sinilah maka peneliti tertarik untuk meneliti bagaimanakah upaya perjuangan yang dilakukan oleh Darius Silitonga dalam menghadapi agresi militer Belanda II di Pringsewu Tahun 1949? Dan apa sajakah hasil perjuangan Darius Silitonga di Pringsewu?. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui upaya perjuangan yang dilakukan oleh darius Silitonga dalam menghadapi agresi militer Belanda II dan untuk mengetahui hasil dari perjuangan yang dilakukan oleh Darius Silitonga dalam menghadapi agresi militer Belanda II di Pringsewu Tahun 1949. Metodologi dalam penelitian ini adalah metode historis dengan empat langkah penelitian yaitu,heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis data historis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Dalam Agresi Militer Belanda II Tahun 1949 Darius Silitonga memimpin pasukan di Bukit Silitonga dengan senjata Kikangho 12,7 mm, menciptakan pertahanan andal terhadap serangan udara musuh.Dalam pertempuran di Pringsewu, Darius Silitonga berhasil mempertahankan wilayah dari serangan Belanda. Bukit Ungkal yang berhasil dipertahankannya, diubah menjadi Bukit Silitonga sebagai penghormatan
Co-Authors . Iskandarsyah Adelia, Dea Nuci Adi Wiranata Afip Firmansyah Agustina, Velina Ahmad Arif Alfonsa Anggun K.W Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ambika Luhitadati Amerza Fransiska Ana, Yuliana Andre Mustofa Meihan Angel, Wayan Winda Anggun Puspawati Anggun Puspawati, Anggun Anis Fitriana Anni Azizah Antariksa, M. Dian Antonius Joko Wardoyo Arif Rahman Muhayat Ariyani, Suci Eka Arwati, Yuli Asep Junairi Azizah Apriyani Azizah, Anni Bella Pratiwi Utami Berta Safitri Budi Budi Carlos Hendrawan Cheri Saputra Chyng, Nur Fajar Dadang Ansory Dadang Ansory, Dadang Deka Satriya Imanda Deka Satriya Imanda, Deka Satriya Dela Hapmita Desi Puspitasari Desi Puspitasari Dewi, Tri Tunggal Dhiba, Sarah Dian Nur Pertiwi Dimas Aditia Dora Arcella Dora Arcella, Dora Dwi Oktavia Edi Hartono Edi Hartono Efi Yulia Elsandi, Feri Emilda Rani Erlangga Andalas Sakti Erlangga Andalas Sakti, Erlangga Andalas Erni Dian Pertiwi Fai?zatun, Itsna Farisa Syarifah Fauziyah, Latifah Asmul Feri Elsandi Fernando, Josua Fitriana, Anis Fitriani, Ulan Giananjar Saputro Giananjar Saputro, Giananjar Hasvindo, Welly Hendrawan, Carlos Henry Susanto Henry Susanto Herdius mafilindo Hidayat, Wahyu Nur Holong Simanjuntak Ika Yulitha Indah Nina Yusti Irwansyah, Royadi Iskandar Syah Iskandar Syah Itsna Fai’zatun Joko Saganta Joni Pranata Josua Fernando Junairi, Asep Karsini Karsini Kasmudin Mustapa Kemalawati Kemalawati Kemalawati, Kemalawati Ketut Leni Yanti Kurniawati, Feni Land Roma Nafiah Lestari, Erika Sukma Lilis Suryana Lilis Suryana, Lilis Luhitadati, Ambika Lusia Dwi Indriati Lusia Dwi Indriati, Lusia Dwi M. Dian Antariksa Maftuchin Maftuchin Maftuchin Maftuchin, Maftuchin Mahdi, Sufi Sopan Mantira, Zhera Junius Marzius Insani, Marzius Masitoh, Siti Nur Maskun Maskun Maskun Maskun Maskun Maskun Mawardani, Syanila Indah Megi Trihandini Mudinillah, Adam Muhammad Agung Sujadi Muhammad Basri Muhammad Basri Muhammad Basri Muhammad Basri Muhammad, Ulul Azmi Muhayat, Arif Rahman MYRISTICA IMANITA Nafiah, Land Roma Nasikha, Siti Rohmatun Nasution, Annio Indah Lestari Neti Gempayani Neti Gempayani, Neti Ni Komang Windari Purnani Ni Komang Windari Purnani, Ni Komang Windari Nugroho, Rachmat Agung Nur Fajar Chyng Nur Hidayat, Wahyu Nur Indah Lestari Nur Indah Lestari Pertiwi, Erni Dian Pranata, Joni Pratama, Rinaldo Adi Puji Puspita Sari Putra, Tomi Rizki Putra, Yogi Putri, Destania Melina Putri, Titin Apriani Rachmat Agung Nugroho Rahmawati, Rahmawati Ratna Ratna Redi Almuzaki Resi Irmayati Resi Irmayati, Resi Resti Ratnawati Restra Hutama Rianiza, Sabda Muhammad Risma Margaretha Sinaga Riswandi Riswandi Rizaludin Rizaludin Rizaludin, Rizaludin Royadi Irwansyah Rudi Salam Saputra, Sidiq Sarah Dhiba Sari, Puji Puspita Satria Putra SEPTIANA SEPTIANA Septiana Septiana Sidiq Saputra Simanjuntak, Holong Sisca Devita Aprilia Siti Nur Masitoh Siti Rohmatun Nasikha Siti Sopiah Arafah Sri Umiyati Sri Umiyati, Sri Sujadi, Muhammad Agung Sumargono Susi Susanti Susi Susanti Susilo Susilo Syaiful M Syaiful M. Syarifah, Farisa Tabligh Setiawan Tabligh Setiawan, Tabligh Tiawati, Yulis Tirawati, Yunika Titin Apriani Putri Tomi Rizki Putra Tontowi Amsia Tontowi Tontowi Tontowi Tontowi Tri Tunggal Dewi Triaristina, Aprilia Ulan Fitriani Ulul Azmi Muhammad Umar Sabiring Utami, Bella Pratiwi Valensy Rachmedia Valensy Rachmedita Valensy Rachmedita Velina Agustina Virio Ilham Virio Ilham, Virio Vivi Hardiana Wakidi Wakidi Wakidi Wakidi Wardoyo, Antonius Joko Wayan Winda Angel Welly Hasvindo Wiranata, Adi Yeni Agustin Yogi Putra Yohanes Susilo Yuli Arwati Yulia, Efi Yuliana Ana Yulitha, Ika Yuni Istiani Yunika Tirawati Yusti, Indah Nina Yustina Sri Ekwandari Yusuf Perdana Zhera Junius Mantira