Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR (SPPKB) DALAM PEMBELAJARAN IPS TERPADU Dela Hapmita; Syaiful M; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 3 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.657 KB)

Abstract

The aim of this study to determine the planning, implementation and evaluation of learning using SPPKB strategies in integrated social learning classroom in 8th grade of MTs NU in 2013/2014. This research is used descriptive method. Data Collecting technique are participant observation, documentation, and literature. Qualitative data technique is qualitative data analysis. Based on the result of this research, it can be conclude that in addition to prepare lesson plans used in general, planning should be done in SPPKB teacher is doing the orientation phase and prepare the questions as a key material in the track of the implementation process of learning. Then the first implementation process of learning. Then the first implementation SPPKB, by teaching the confrontation, grup formation structuring space, inquiry, accommodation, transfer and the evaluation  correct to use in SPPKB with performance assessment. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran menggunakan Strategi SPPKB dalam pembelajaran IPS Terpadu kelas VIII MTs Nahdlatul Ulama Krui Tahun Ajaran 2013-2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi partisipan, dokumentasi, dan kepustakaan. Teknik analisis data nya dengan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa selain dengan mempersiapkan perencanaan pembelajaran yang digunakan pada umumnya, perencanaan yang harus dilakukan guru dalam SPPKB adalah melakukan tahap orientasi dan mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan sebagai bahan untuk melakukan tahap pelacakan pada proses pelaksanaan pembelajaran. Kemudian pelaksanaan SPPKB yang pertama dilakukan adalah dengan tahap pelacakan, konfrontasi, pembentukan kelompok, penataan ruang, inkuiri, akomodasi,  transfer  dan bentuk evaluasi yang tepat untuk digunakan dalam SPPKB adalah dengan penilaian unjuk kerja. Kata kunci: penerapan, peningkatan kemampuan berfikir, strategi pembelajaran
The Influence Of Full Day School On Student Learning Motivation Of VIII Class In SMPN 3 Raman Utara Lampung Timur 2018/2019 School Year. Royadi Irwansyah; Syaiful M; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 5 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.952 KB)

Abstract

The aim of this research is to find out the effect of full day school on student learning motivation of VIII Class at SMPN 3 Raman Utara, East Lampung in 2018/2019 School Year. The research method used descriptive survey with method data collection techniques through observation, documentation, questionnaires and literature. The data analysis used qualitative data analysis technique. The results obtain based on existing data indicate there is an influence of Full Day School (FDS) on student learning motivation. This can be seen from the results of the calculation with the percentage of student motivation is 68.58% that meaning full day school giving good influence on student motivation in learning activities. Keywords: full day school, influence,  motivation to learn.
KEBIJAKAN POLITIK PERDANA MENTERI SUTAN SJAHRIR UNTUK MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN RI Umar Sabiring; Syaiful M; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 5 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.498 KB)

Abstract

 The purpose of this research is to know and explain about the policy of Sutan Sjahrir diplomacy as prime minister to maintain the independence of republic of Indonesia. The method which used is historical method. The data collection techniques uses literature techniques and documentation techniques, to analize data uses data qualitative analysis. The result of this research show that the politic policy of  prime minister Sutan Sjahri to maintain the independence of republic of Indonesia in part of diplomacy politic produces linggarjati conferention on November 15, 1946 between government of republic Indonesia and government of Netherland in village of Linggarjati that signed on march 15, 1947 with result of 3 main point. Second conferention  that is inter asia conferention  which held in New Delhi on March,23,1947. Prime Minister of Sutan Sjahrir persuade that Asia did not show a block and keep a world in  peace. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan kebijakan diplomasi Sutan Sjahrir sebagai Perdana Menteri untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode historis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan dan teknik dokumentasi, untuk menganalisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan politik Perdana Menteri Sutan Sjahrir untuk mempertahankan kemerdekaan RI dalam bidang politik diplomasi yaitu dengan melahirkannya Konferensi Linggarjati tanggal 15 November 1946 antara pemerintah RI dengan Belanda di desa Linggarjati. Perundingan ini menghasilkan persetetujuan Linggarjati yang ditandatangani tanggal 15 Maret 1947 dengan menghasilkan tiga poin pokok. Konferensi kedua yaitu konferensi Inter Asia yang diadakan di New Delhi pada tanggal 23 Maret 1947. Perdana Menteri Sutan sjahrir menggagas agar Asia tidak memihak kepada suatu blok, agar negara-negara Asia tidak ikut berperang dan ikut serta menjaga perdamaian dunia. Kata kunci : diplomasi,  kebijakan politik, konferensi 
PELAKSANAAN ADAT PERKAWINAN SUNDA DI DESA NAMBAH REJO KECAMATAN KOTA GAJAH Azizah Apriyani; Maskun Maskun; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 5 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.662 KB)

Abstract

The objectives were to determine whether a change in the implementation of Sundanese traditional wedding in the  Nambah Rejo village. This study uses qualitative data collection, observation techniques, interviewing techniques, technical documentation, and data analysis techniques. The results of this study are in line with the times, lamaran and seserahan  performed in conjunction with the intention of charge marriage savings and further shorten the time, then the siraman event  is done only by the bride alone women, the groom residence only events yasinan and event ngunduh mantu is only performed if the groom is able, otherwise it is not mandatory event ngunduh mantu. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui apakah terjadi perubahan pelaksanan adat perkawinan Sunda di Desa Nambah Rejo. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data kualitatif, teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi, serta teknik analisis data. Hasil penelitian ini sejalan dengan perkembangan zaman, lamaran dan seserahan dilakukan bersamaan dengan tujuan penghematan biaya pernikahan dan lebih mempersingkat waktu, maka acara siraman dilakukan hanya oleh pengantin wanita saja, kediaman pengantin pria hanya acara yasinan dan acara ngunduh mantu hanya dilakukan jika pengantin pria mampu, jika tidak maka tidak wajib acara ngunduh mantu. Kata kunci : adat, perkawinan, sunda
Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Siswa Ulan Fitriani; Iskandar Syah; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 4 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.597 KB)

Abstract

The purpose of this study is to find out "whether there is an improvement or no improvement on cognitive learning outcome in History subject for students of class XI Social Sciences 3 at Senior High School Al-Azhar 3 academic year of 2016/2017 after taught using Reciprocal Teaching model". The method used in this research was experimental research method with The One-Shot Case Study design. The data collection was done through testings. The data was calculated manually using the percentage formula. The results of the data analysis showed that there was an improvement in students' learning outcome after taught using Reciprocal Teaching model. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Ada atau tidak ada peningkatan hasil belajar kognitif pada mata pelajaran sejarah siswa kelas XI IPS 3 di SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017 setelah menggunakan model Reciprocal Teaching. Metode yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan desain The One-Shot Case Study. Pengumpulan data dilakukan dengan test. Data yang telah terkumpul selanjutnya diolah secara manual menggunakan rumus persentase. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar sejarah siswa setelah menggunakan model Reciprocal Teaching.Kata kunci: hasil belajar, penerapan, reciprocal teaching
Tradisi Pemberian Adok pada Masyarakat Lampung Saibatin di Pekon Negeri Ratu Kabupaten Tanggamus Yeni Agustin; Ali Imron; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 6 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.968 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out the procedures for administering adok in the Lampung Saibatin community in Pekon Negeri Ratu, Kotaagung District, Tanggamus Regency. The method of this research used descriptive method with data collection techniques interviews, observation, documentation and literature, data analysis techniques used analysis qualitative. The results showed that the community of Pekon Negeri Ratu in providing adok had stages in which preparations included buhippun namely hippun kemuakhian and hippun pemekonan. The implementation of giving adok includes opening such as greetings or deferred from traditional officers, then reading the ngumun namely Lampung oral literature. After the official adok was announced, the adok officer said goodbye to the adat balancer (saibatin) that he had finished his job. The completion stage of giving adok is the submission of SK adok to the bride and grooming the prayer led by customary leaders and eating together.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tata cara pelaksanaan pemberian adok pada masyarakat Lampung Saibatin di Pekon Negeri Ratu Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan kepustakaan, sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Pekon Negeri Ratu dalam melakukan pemberian adok memiliki tahapan yaitu persiapan meliputi buhippun yaitu hippun kemuakhian dan hippun pemekonan. Pelaksanaan pemberian adok meliputi pembukaan seperti salam atau tangguhan dari petugas adat, selanjutnya pembacaan ngumun yaitu sastra lisan Lampung. Setelah adok resmi di canangkan kemudian petugas adok salam pamit kepada penyimbang adat (saibatin) bahwa telah selesai menjalankan tugasnya. Tahap penyelesaian pemberian adok yaitu penyerahan SK adok kepada kedua mempelai lalu pembacaan doa yang dipimpin oleh pengelaku adat serta makan bersama.Kata kunci: adat lampung, pemberian adok, perkawinan
RUMAH ULU PADA MASYARAKAT ADAT KOMERING DI OGAN KOMERING ULU TIMUR Joko Saganta; Ali Imron; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 4 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.186 KB)

Abstract

Ulu house was a traditional house that has the function in each room. The purpose of this research was to determine the room function at the House of Komering society’s tradition in Ulu Betung Village South Sumatra. The method used was functional method. The data collection techniques were: interview techniques, observation, technical documentation, and technical literature. The technique of data analysis was the analysis of qualitative data. The results of the results shows that the House Ulu was the culture of the Komering society’s tradition which had the function of a garang, haluan, kakudan, ambin, pangking and pawon, Ulu house in maintaining the cultural values in that space of cultural value of religious/spiritual, politeness value, cooperativeness value and aesthetic value as well as having an additional function that was a function of space in the implementation of the ceremonies. Rumah Ulu sebagai rumah tradisional yang memiliki fungsi masing-masing pada tiap ruangan. Tujuannya adalah untuk mengetahui fungsi ruang pada rumah Ulu masyarakat adat komering Desa Betung Sumatera Selatan. Metodenya metode fungsional. Teknik pengumpulan datanya teknik wawancara, observasi, teknik dokumentasi, dan teknik kepustakaan. Teknik analisis data adalah analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian Rumah Ulu adalah kebudayaan dari masyarakat adat Komering mempunyai fungsi dari garang, haluan, kakudan, ambin, pangking dan pawon, Rumah Ulu dalam menjaga nilai-nilai budayanya yakni pada ruangan tersebut memiliki nilai budaya nilai religius/keagamaan, nilai kesopanan, nilai kegotong-royongan dan nilai estetika serta memiliki fungsi tambahan yakni fungsi ruang pada pelaksanaan upacara-upacara adat. Kata kunci : masyarakat adat komering, ogan komering ulu, rumah ulu
PENGARUH MODEL ROLE PLAYING DALAM PEMBELAJARAN IPS TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Sidiq Saputra; Maskun Maskun; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 3 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.965 KB)

Abstract

This study aimed to determine whether there was any influence and how great significance level of influence of Role Playing model to increase learning motivation of VIII students at SMP Negeri 2 Pringsewu in the academic year 2016/2017. This study used experiment reserch. Based on the analysis of quantitative data using paired test, it could be concluded that there was a significant influence and the amount of influence given of Role Playing model is 0,283 which if it is put into an interpretation of the correlations, it was included into the category of quite significant.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dan seberapa besar taraf signifikansi pengaruh model Role Playing terhadap peningkatan motivasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Pringsewu Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen. Berdasarkan analisis data secara kuantitatif dengan menggunakan uji t paired dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dan besarnya pengaruh yang diberikan model Role Playing sebesar 0,283 jika dimasukkan kedalam interpretasi korelasi termasuk kategori cukup signifikan.Kata kunci: model pembelajaran, motivasi belajar, role playing
Hubungan antara Penggunaan Model Problem Posing pada Aspek Kemandirian dengan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Andre Mustofa Meihan; Muhammad Basri; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 5 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.247 KB)

Abstract

The objective of this research was to investigate whether "there is a correlation between the use of problem posing learning model in terms of independence aspect with the students' critical thinking skills in History subject at grade XI IPS of SMAN 1 Gedong Tataan in the academic year 2018/2019". The method of this research was Pre-Experimental Design. One-Shot Case Study was used as the design of this research. The data was analyzed by using Jaspen's (M) coefficient correlation formula. The result showed that the value of coefficient correlation was 0,51. Based on the table of correlation interpretations, the strength correlation with the coefficient correlation Jaspen's (M) 0,51 was in average category. Therefore, it can be concluded that there is a correlation between the use of problem posing learning model in terms of independence aspect with students' critical thinking skills in History subject at grade XI IPS of SMAN 1 Gedong Tataan in the academic year 2018/2019.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Apakah ada hubungan antara penggunaan model pembelajaran Problem Posing pada aspek kemandirian dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gedong Tataan Tahun Ajaran 2018/2019”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-Eksperimental Design dengan desain penelitian  menggunakan One-Shot Case Studi. Teknik analisis data menggunakan rumus koefisien korelasi Jaspen’s (M). Hasil penelitian menunjukan nilai Koefisien Korelasi Jaspen’s (M) adalah 0,51. Berdasarkan tabel interpretasi korelasi, nilai koefisien korelasi Jaspen’s sebesar 0,51 termasuk dalam kategori kekuatan hubungan cukup berarti atau sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan, ada hubungan antara penggunaan model pembelajaran Problem Posing pada aspek kemandirian dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gedong Tataan Tahun Ajaran 2018/2019.Kata kunci: berpikir kritis, hubungan, kemandirian, problem posing
Kebijakan Uang Darurat Lampung pada Agresi Militer Belanda II di Lampung Tahun 1949 Muhammad Agung Sujadi; Muhammad Basri; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 4 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.684 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find out about the Emergency Money Policy in the Netherlands II Military Aggression in Lampung in 1949. The method used in this study is the historical method with data collection techniques through documentation and library engineering techniques. The data analysis technique used is qualitative data analysis techniques. The results of data analysis in this paper show that the emergency money policy as well as being a legitimate payment instrument, emergency money was used as a symbol and tool of resistance against the Dutch government. The existence of the money is able to maintain the existence of the existence of Lampung Emergency Government to the Dutch Government. Emergency money can foster a sense of nationalism in the community to continue to believe and support the Lampung Emergency Government Struggle.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai kebijakan uang darurat pada Agresi Militer Belanda II di Lampung tahun 1949. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Historis dengan teknik pengumpulan data melalui teknik dokumentasi dan teknik kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil analisis data dalam skripsi ini menunjukan bahwa kebijakan uang darurat selain sebagai alat pembayaran yang sah,Uang darurat dijadikan suatu simbol dan alat perlawanan terhadap pemerintah Belanda. Uang tersebut mampu menjaga Eksistensi keberadaan Pemerintahan Darurat Lampung kepada Pemerintahan Belanda dan masyarakat Lampung. Uang darurat dapat menumbuhkan rasa Nasionalisme masyarakat untuk terus percaya dan mendukung perjuangan Pemerintahan Darurat Lampung.Kata kunci: agresi militer belanda II, krisis ekonomi, pemerintah darurat
Co-Authors . Iskandarsyah Adelia, Dea Nuci Adi Wiranata Afip Firmansyah Agustina, Velina Ahmad Arif Alfonsa Anggun K.W Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ambika Luhitadati Amerza Fransiska Ana, Yuliana Andre Mustofa Meihan Angel, Wayan Winda Anggun Puspawati Anggun Puspawati, Anggun Anis Fitriana Anni Azizah Antariksa, M. Dian Antonius Joko Wardoyo Arif Rahman Muhayat Ariyani, Suci Eka Arwati, Yuli Asep Junairi Azizah Apriyani Azizah, Anni Bella Pratiwi Utami Berta Safitri Budi Budi Carlos Hendrawan Cheri Saputra Chyng, Nur Fajar Dadang Ansory Dadang Ansory, Dadang Deka Satriya Imanda Deka Satriya Imanda, Deka Satriya Dela Hapmita Desi Puspitasari Desi Puspitasari Dewi, Tri Tunggal Dhiba, Sarah Dian Nur Pertiwi Dimas Aditia Dora Arcella Dora Arcella, Dora Dwi Oktavia Edi Hartono Edi Hartono Efi Yulia Elsandi, Feri Emilda Rani Erlangga Andalas Sakti Erlangga Andalas Sakti, Erlangga Andalas Erni Dian Pertiwi Fai?zatun, Itsna Farisa Syarifah Fauziyah, Latifah Asmul Feri Elsandi Fernando, Josua Fitriana, Anis Fitriani, Ulan Giananjar Saputro Giananjar Saputro, Giananjar Hasvindo, Welly Hendrawan, Carlos Henry Susanto Henry Susanto Herdius mafilindo Hidayat, Wahyu Nur Holong Simanjuntak Ika Yulitha Indah Nina Yusti Irwansyah, Royadi Iskandar Syah Iskandar Syah Itsna Fai’zatun Joko Saganta Joni Pranata Josua Fernando Junairi, Asep Karsini Karsini Kasmudin Mustapa Kemalawati Kemalawati Kemalawati, Kemalawati Ketut Leni Yanti Kurniawati, Feni Land Roma Nafiah Lestari, Erika Sukma Lilis Suryana Lilis Suryana, Lilis Luhitadati, Ambika Lusia Dwi Indriati Lusia Dwi Indriati, Lusia Dwi M. Dian Antariksa Maftuchin Maftuchin Maftuchin Maftuchin, Maftuchin Mahdi, Sufi Sopan Mantira, Zhera Junius Marzius Insani, Marzius Masitoh, Siti Nur Maskun Maskun Maskun Maskun Maskun Maskun Mawardani, Syanila Indah Megi Trihandini Mudinillah, Adam Muhammad Agung Sujadi Muhammad Basri Muhammad Basri Muhammad Basri Muhammad Basri Muhammad, Ulul Azmi Muhayat, Arif Rahman MYRISTICA IMANITA Nafiah, Land Roma Nasikha, Siti Rohmatun Nasution, Annio Indah Lestari Neti Gempayani Neti Gempayani, Neti Ni Komang Windari Purnani Ni Komang Windari Purnani, Ni Komang Windari Nugroho, Rachmat Agung Nur Fajar Chyng Nur Hidayat, Wahyu Nur Indah Lestari Nur Indah Lestari Pertiwi, Erni Dian Pranata, Joni Pratama, Rinaldo Adi Puji Puspita Sari Putra, Tomi Rizki Putra, Yogi Putri, Destania Melina Putri, Titin Apriani Rachmat Agung Nugroho Rahmawati, Rahmawati Ratna Ratna Redi Almuzaki Resi Irmayati Resi Irmayati, Resi Resti Ratnawati Restra Hutama Rianiza, Sabda Muhammad Risma Margaretha Sinaga Riswandi Riswandi Rizaludin Rizaludin Rizaludin, Rizaludin Royadi Irwansyah Rudi Salam Saputra, Sidiq Sarah Dhiba Sari, Puji Puspita Satria Putra SEPTIANA SEPTIANA Septiana Septiana Sidiq Saputra Simanjuntak, Holong Sisca Devita Aprilia Siti Nur Masitoh Siti Rohmatun Nasikha Siti Sopiah Arafah Sri Umiyati Sri Umiyati, Sri Sujadi, Muhammad Agung Sumargono Susi Susanti Susi Susanti Susilo Susilo Syaiful M Syaiful M. Syarifah, Farisa Tabligh Setiawan Tabligh Setiawan, Tabligh Tiawati, Yulis Tirawati, Yunika Titin Apriani Putri Tomi Rizki Putra Tontowi Amsia Tontowi Tontowi Tontowi Tontowi Tri Tunggal Dewi Triaristina, Aprilia Ulan Fitriani Ulul Azmi Muhammad Umar Sabiring Utami, Bella Pratiwi Valensy Rachmedia Valensy Rachmedita Valensy Rachmedita Velina Agustina Virio Ilham Virio Ilham, Virio Vivi Hardiana Wakidi Wakidi Wakidi Wakidi Wardoyo, Antonius Joko Wayan Winda Angel Welly Hasvindo Wiranata, Adi Yeni Agustin Yogi Putra Yohanes Susilo Yuli Arwati Yulia, Efi Yuliana Ana Yulitha, Ika Yuni Istiani Yunika Tirawati Yusti, Indah Nina Yustina Sri Ekwandari Yusuf Perdana Zhera Junius Mantira