Articles
Rice Growth Response to Drought Simulation Treatment Using PEG
Annisa Khaira;
Zulyusri Zulyusri;
Afifatul Achyar;
Dwi Hilda Putri;
Yusni Atifah;
Violita Violita
Bioscience Vol 7, No 2 (2023): Biology
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/bsc.v7i2.122674
Rice is the main food source for Indonesians. The demand for rice to meet people's needs increases every year due to population growth and efforts to improve nutrition by the community. One of the problems that can affect rice production is drought. Drought is an environmental condition when plants do not get enough water to grow and develop optimally, which can cause a decrease in rice production. To find out how rice growth responds to drought, a study was carried out by giving drought simulation treatments using polyethylene glycol (PEG) on several rice varieties. This study used a completely randomized design that was arranged in a factorial manner with two factors. The first factor was the rice varieties (Harum, Situbagendit, Rosna) the second factor was 0% and 20% PEG concentration. The data obtained were then analyzed statistically using a two-way ANOVA test, and if the results were significantly different, then proceed with Duncan's test at the 5% level.The results showed that the drought simulation treatment had a negative effect on rice growth. Drought simulation treatment using 20% PEG resulted in a decrease in Kadar air relatif (KAR), root length, plant height, and root dry weight of rice. The highest decrease in KAR was found in the sensitive rice variety (Rosna), which was 43.42%. The highest average root length (7.99 cm) was on the sitabaendit variety, and the lowest (5.61) was on the rosna variety. The highest average crown height (17.32 cm) and the lowest (6.61) were on the rosna variety.
Morphological Response of Several Rice Varieties to Drought Stress Simulation using PEG
Rezi Nabilah;
Afifatul Achyar;
Zulyusri Zulyusri;
Yusni Atifah;
Dwi Hilda Putri;
Violita Violita
Bioscience Vol 8, No 1 (2024): Biology
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/bsc.v8i1.122676
Rice has become food for most of the world's population. Indonesia is the third largest producer in the world. However, in fact rice production in Indonesia has decreased by 0.43% compared to 2020. One of the factors that can cause this decline is drought. Because rice is a semi-aquatic plant that grows normally in flooded conditions, it makes drought stress very threatening. Drought stress that occurs in plants causes plants to experience oxidative stress due to excessive accumulation of ROS. PEG is a compound that is widely used to provide drought conditions in plants. Previous research has classified several varieties of rice plants based on their level of resistance to drought. However, it is not yet known how the morphological response will be in different periods of drought stress and rewatering treatment. This research was conducted by giving treatment in the form of control (Yoshida nutrient culture solution) and drought stress (Yoshida + PEG-6000 20% solution) repeated 3 times. The observed parameters were RWC which were analyzed using standard errors and morphological images of roots and leaves. The results showed that the RWC obtained during the stress period from the third to the fifth day, Harum had the highest value according to its class as tolerant rice. After rewatering Rosna has a better recovery ability. In addition, root morphology shows differences in the form of root length, small root diameter, inhibition of adventive root growth. On the leaves include a decrease in leaf area, leaf curl up, and leaf yellowing.
Studi Meta-Analisis : Effektivitas Penggunaan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA
Nengsih, Cindy Oktafina;
Arsih, Fitri;
Zulyusri, Zulyusri;
Lufri, Lufri
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37301/esabi.v3i2.16
Mata pelajaran IPA ialah mata pelajaran yang membutuhkan banyak media pembelajaran sebagai penunjang materi ajar bahkan pada umumnya dapat dikatakan bahwa materi IPA tidak dapat dipahami dengan baik apabila tanpa bantuan media pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan meliputi, media pembelajaran di dalam kelas seperti LCD komputer untuk menayangkan contoh visualisasi dari proses pembelajaran, dan penggunaan media lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA tingkat SD, SMP, maupun SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meta-analisis dengan melakukan telaah terhadap 20 artikel yang terbit di jurnal nasional yang berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dimana penelitian ini memadukan hasil penelitian untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis, penggunaan berbagai media pembelajaran IPA menggunakan nilai pretest dan posttest siswa. Hasil effect size menunjukkan nilai rata-rata 1.1 dengan kategori efek sangat besar. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan media pembelajaran lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA.
Studi Meta-Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Pelajaran Biologi di SMA Ditinjau Dari Aspek Kognitif
Indah, Asra;
Arsih, Fitri;
Lufri, Lufri;
Zulyusri, Zulyusri
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37301/esabi.v3i2.17
Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) memiliki peranan dalam meningkatkan kualitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kembali tentang model pembelajaran PBL dalam pembelajaran Biologi terhadap aspek kognitif atau hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis dengan sampel sebanyak 10 jurnal nasional. Berdasarkan hasil analisis ternyata model pembelajaran PBL mampu meningkatkan hasil belajar biologi mulai dari persentase pre-test dan post-test terendah 19,63 % hingga tertinggi 45,99%. Dari 10 jurnal yang telah dianalisis didapatkan peningkatan yang paling signifikan pada penelitian Pengaruh Problem-Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kognitif Siswa SMA dengan tingkat post-test 92,27% sedangkan pre-test 46,28%. Dengan memperoleh efek size yang dikategorikan besar yaitu sebesar 0,79 dengan menggunakan rumus cohen’s. Hal ini menunjukkan bahwa PBL adalah strategi pembelajaran yang baik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kognitif siswa dalam pembelajaran Biologi di SMA.
Meta Analisis : Pengaruh Model Pembelajaran Cooperatif Learrning Tipe Number Head Together dengan Hasil Belajar
Yuselmi, Retti;
Arsih, Fitri;
Zulyusri, Zulyusri;
Lufri, Lufri
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37301/esabi.v3i2.18
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis kembali penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar. Metode penelitian ini adalah meta-analisis dengan menelaah sumber data yang berasal dari jurnal nasional terbitan tahun 2008 sampai tahun 2021. Pengumpulan data berupa artikel dan jurnal elektronik yang dilakukan dengan bantuan Google Scholar. Hasil pencarian diperoleh sebanyak 20 artikel relevan, jurnal elektronik dan prosiding. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan penghitungan effect size untuk mengetahui seberapa besarnya pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa studi meta-analisis berpengaruh pada hasil belajar dan jenis model pembelajaran cooperatif learning tipe number head together yang digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengaruh model pembelajaran cooperatif learning tipe number head together memiliki harga rata-rata lebih tinggi di tingkat menengah atas dibandingkan dengan sekolah dasar dan menengah pertama. Harga ukuran efek rata-rata untuk tingkat pendidikan menengah atas, menengah pertama dan dasar adalah: 2,542; 0,631; dan 0,86 pada kategori tinggi. Sedangkan dari segi jenis model pembelajaran cooperatif learning tipe number head together dalam keseluruhan artikel yang di analisis adalah: 1,288 pada kategori tinggi. maka dapat disimpulkan pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa termasuk dalam kategori tinggi.
Validitas dan Praktikalitas Bahan Ajar IPA Berbasis Pendekatan Saintifik
Indah, Asra;
Lufri, Lufri;
Zulyusri, Zulyusri
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37301/esabi.v4i1.21
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat validitas dan praktikalitas pengembangan bahan ajar berupa modul IPA berbasis pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis. Data dikumpulkan dengan acara mencari artikel dari jurnal-jurnal nasional. Sampel yang digunakan sebanyak 10 artikel terkait dengan pengembangan modul IPA berbasis pendekatan saintifik. Hasil penelitian menemukan bahwa tingkat validitas dan praltikalitas pengembangan bahan ajar berupa modul IPA berbasis saintifik yang dikembangkan dapat dikategorikan valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran IPA.
Studi Literatur : Penggunaan Alat Evaluasi Pembelajaran IPA Mendukung Keterampilan Abad 21
Nengsih, Cindy Oktafina;
Zulyusri, Zulyusri;
Lufri, Lufri
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37301/esabi.v4i1.22
Abad 21 ini merupakan abad yang berbasis ilmu pengetahuan serta teknologi, sehingga menuntut sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing dalam menguasai berbagai bentuk keterampilan. Pentingnya peserta didik memiliki keterampilan abad 21 telah disadari oleh peserta didik sendiri dan juga guru sebagai tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan menjelaskan penggunaan dan pemanfaatan alat evaluasi terkhususnya pada pembelajaran IPA yang mendukung keterampilan abad 21. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan melakukan telaah terhadap ± 30 artikel yang terbit di jurnal nasional yang berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dimana penelitian ini memadukan hasil penelitian dalam penggunaan alat evaluasi pembelajaran terkhususnya pada pelajaran IPA. Berdasarkan hasil pembahasan dari studi literatur dapat disimpulkan bahwa beberapa alat evaluasi modern berbasis teknologi dapat digunakan oleh guru untuk membuat soal ataupun dalam bentuk evaluasi pembelajaran peserta didik. Adapun aplikasi yang digunakan sebagai alat evaluasi pembelajaran berupa aplikasi kahoot, quizizz, google form, wondeshare quiz creator, aplikasi android dan lain sebagainya. Aplikasi aplikasi tersebut dapat digunakan oleh guru dalam mengevaluasi proses pembelajaran yang mendukung keterampilan abad 21 terkhususnya pada mata pelajaran IPA.
Meta Analisis: Pengaruh Penggunaan Aplikasi Kahoot Sebagai Media Untuk Evaluasi Hasil Belajar Siswa
Yuselmi, Retti;
Zulyusri, Zulyusri;
Lufri, Lufri
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37301/esabi.v4i1.23
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kembali pengaruh penggunaan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah meta-analisis dengan menelaah sumber data yang berasal dari jurnal nasional terbitan tahun 2018 hingga 2022. Pengumpulan data berupa artikel dan jurnal elektronik dilakukan dengan bantuan Google Scholar. Hasil pencarian diperoleh sebanyak 10 artikel relevan, jurnal elektronik dan prosiding. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan perhitungan effect size untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian meta analisis berpengaruh terhadap hasil belajar penggunaan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penggunaan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi hasil belajar siswa memiliki harga rata-rata: 0,279 dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan pengaruh penggunaan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi hasil belajar siswa termasuk dalam media.
Systematization of literature review: discovery learning model in science learning
Suharyat, Yayat;
Santosa, Tomi Apra;
Zulyusri, Zulyusri;
Ichsan, Ichsan;
Aprilisia, Sanju
International Journal of Curriculum Development, Teaching and Learning Innovation Vol. 1 No. 2 (2023): March: Curriculum Development, Teaching and Learning
Publisher : Trigin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (400.061 KB)
The development of the 21st century has affected the world of education. Current education students must be led to learn more creatively and actively. This study aims Furthermore, a teacher is able to encourage learning motivation in learning science. Science learning is a compulsory subject in schools. In learning science, students must think more critically and scientifically. It aims to enable students to solve scientific problems. However, students are still less active in learning, student learning outcomes are low and student motivation in learning science is low. So, teachers are expected to be able to adopt a learning model that can make students more active and motivated in learning. The learning model of discovery learning is a learning model that supports the quality of student learning in science learning. This research is a type of systematic literature review research. The research data comes from analysis of national or international journals that have links with discovery learning models in science learning. Data collection was carried out by direct observation by observing related journals. Data search through the Google Scholar, ScienceDirect, Wiley, Eric and Springer databases. The keywords used in tracing data sources are discovery learning models, science learning and learning. The analysis technique is descriptive qualitative analysis with the PRISMA model. The results of the study concluded that the discovery learning learning model was able to improve learning outcomes and motivation in learning. Furthermore, the discovery learning learning model becomes a learning model that is able to support the quality of students in learning science. In addition, this learning model is able to make students more active in learning.
Meta-Analisis Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Pembelajaran Biologi
Putri, Yulia Adytia;
Zulyusri, Zulyusri
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol 4, No 2 (2022): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21580/bioeduca.v4i2.11891
Model Project Based Learning (PjBL) merupakan strategi dalam belajar mengajar yang telah melibatkan siswa untuk mengerjakan sebuah proyek yang bermanfaat untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat atau lingkungan. Kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan kecakapan hidup yang harus dimiliki siswa dalam rangka menghadapi tantangan kehidupan di abad ke-21. Salah satu kemampuan berpikir tingkat tinggi adalah kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada pembelajaran biologi. Metode penelitian ini adalah meta-analisis dengan sampel 30 jurnal pendidikan dan penelitian skripsi maupun tesis di jurnal nasional. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan teknik perhitungan effect size pada setiap jurnal untuk melihat keterkaitannya dengan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Dari hasil meta-analisis menunjukkan bahwa pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada pembelajaran biologi menunjukkan hasil yang positif.