Satrio Hadi Wijoyo
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Published : 128 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Lingkungan Sekolah dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa pada Kompetensi Keahlian Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi di SMK Negeri 6 Malang Jahiro, Almaas; Wijoyo, Satrio Hadi; Suharsono, Aswin
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi korelasi antara lingkungan sekolah dan motivasi belajar terhadap prestasi akademik siswa di SMK Negeri 6 Malang dalam bidang Kompetensi Keahlian Sistem Informasi, Jaringan, dan Aplikasi. Menggunakan pendekatan kausal komparatif (ex post facto) dengan metode kuantitatif, penelitian melibatkan 72 responden dari siswa kelas X, XI, dan XII. Sampel diambil dengan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk lingkungan sekolah dan motivasi belajar, serta studi dokumen untuk data hasil belajar, yang diwakili oleh nilai UTS beberapa mata pelajaran produktif. Data dianalisis menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil dari penelitian menunjukkan ketiadaan korelasi yang signifikan antara lingkungan sekolah dan hasil belajar siswa (koefisien korelasi = 0,026, p > 0,05), serta antara motivasi belajar dan hasil belajar (koefisien korelasi = 0,036, p > 0,05).
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pengguna Sistem Informasi Manajemen Pendidikan di Tingkat Perguruan Tinggi Waworuntu, Kenneth Clinton; Pinandito, Aryo; Wijoyo, Satrio Hadi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan` berperan penting dalam pembangunan negara dan pemanfaatan teknologi informasi serta komunikasi menjadi krusial. Pihak stakeholder STIE Eben Haezar Manado memanfaatkan sistem informasi Edufecta untuk meningkatkan efisiensi pendidikan dan telah menganggap implementasinya sudah sukses tetapi mahasiswa sebagai pengguna langsung masih menghadapi beberapa permasalahan dan merasa belum sepenuhnya puas dalam menggunakan sistem informasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kepuasan pengguna dalam menggunakan sistem informasi Edufecta dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti service quality, system quality, dan information quality. Pengujian instrumen penelitian yaitu validitas dan realibilitas dilakukan secara statistik dengan menggunakan pengujian Pearson Product Moment dan menghitung koefisien Cronbach’s Alpha. Data dikumpulkan melalui distribusi kuesioner survei secara daring dengan total responden sebanyak 109 dan dianalisis dengan Generalized Linear Model. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa kepuasan pengguna hanya dipengaruhi oleh faktor service quality dan information quality. Service quality dan information quality lebih diutamakan oleh mahasiswa sedangkan faktor system quality tidak berpengaruh dikarenakan sistem yang kadang-kadang mengalami gangguan dianggap sebagai hal yang normal oleh mahasiswa.
Hubungan Minat Menjadi Guru dan Persepsi Kesiapan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) terhadap Kesiapan Menjadi Guru pada Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi Muslichah, Nur Wachidatul; Herlambang, Admaja Dwi; Wijoyo, Satrio Hadi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan aktivitas dengan tujuan untuk menjamin hidup menjadi lebih baik yang dapat tercapai jika diimbangi adanya guru yang baik dan profesional. Menumbuhkan minat menjadi guru merupakan salah satu indikator keberhasilan mahasiswa untuk mengembangkan dan menguasai kesiapan menjadi guru. Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Brawijaya menyusun program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) sebagai upaya mendukung pembentukan guru yang baik. Penelitian ini menggunakan kuantitatif korelatif untuk menganalisis keterkaitan antara minat terhadap profesi guru dan kesiapan untuk menekuni profesi guru. Penelitian ini mengkaji hubungan antara persepsi kesiapan Pengenalan Lapangan Persekolahan dean kesiapan menjadi guru. Penelitian mencoba memahami minat menjadi guru dan persepsi kesiapan PLP berhubungan secara bersamaan terhadap kesiapan menjadi guru. Pengambilan data dilaksanakan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada para responden sebanyak 63 mahasiswa aktif Pendidikan Teknologi Informasi yang sedang mengikuti kegiatan PLP pada tahun 2023. Uji hipotesis pada penelitian menggunakan uji korelasi product moment dari Pearson dan uji korelasi berganda. Penemuan penelitian mengindikasikan bahwa (1) terdapat hubungan positif minat menjadi guru dean kesiapan menjadi guru berdasarkan nilai signifikan 0,001 < 0,05; (2) terdapat hubungan positif persepsi kesiapan PLP dengan kesiapan menjadi guru berdasarkan nilai signifikan 0,001 < 0,05; (3) terdapat hubungan secara simultan antara minat menjadi guru dan persepsi kesiapan PLP dengan kesiapan menjadi guru berdasarkan nilai signifikan 0,001 < 0,05.
Klasifikasi Sentimen Ulasan Aplikasi Threads Berbasis Algoritma Naive Byaes dan Metode Root Caus Analysis Hanif, Muhammad Fauzan; Wijoyo, Satrio Hadi; Putra, Widhy Hayuhardhika Nugraha
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk cara berkomunikasi dan berinteraksi dalam dunia virtual. Salah satu fenomena yang muncul adalah penggunaan media sosial, seperti aplikasi Threads, yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam grup diskusi berdasarkan minat mereka. Namun, berdasarkan ulasan di Google Play Store, aplikasi ini mendapatkan berbagai keluhan terkait fitur dan performa. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada analisis sentimen ulasan aplikasi Threads untuk memahami persepsi pengguna. Metode Naïve Bayes digunakan untuk mengklasifikasikan ulasan menjadi sentimen positif atau negatif. Selain itu, penelitian ini juga mencari akar penyebab dari sentimen negatif untuk mengetahui keunggulan dan kelemahan aplikasi Threads. Data ulasan yang digunakan berjumlah 500 data. Pengujian hasil model menggunakan algoritma Naïve Bayes mencapai nilai accuracy 88% dengan nilai tingkat precision 85.7%, recall 87.8%, dan F1-score 86.6%. Berdasarkan hasil klasifikasi, dilakukan Root Cause Analysis yang dibagi menjadi tiga aspek yaitu pembaruan dan peningkatan, fungsionalitas, serta desain dan antarmuka pengguna. Selanjutnya peneliti melakukan identifkasi serta analisis permasalahan pada setiap aspek tersebut sehingga mencapai akar permasalahan. Setelah mengetahui akar permasalahan, peneliti memberikan rekomedasi Solusi pada setiap aspek dari permasalahan aplikasi Threads.
Analisis Perbandingan User Satisfaction Antara Social Commerce dan E-Commerce Menggunakan Metode End-User Computing Satisfaction (EUCS) di Kalangan Mahasiswa (Studi Kasus: TikTok Shop & Shopee) Bihantoro, Riyan Budi; Wijoyo, Satrio Hadi; Astriya Nugraha, Dwi Cahya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat dalam teknologi sistem informasi mendorong tren transformasi perdagangan online yaitu social commerce dan e-commerce. Penelitian ini mengeksplorasi perbandingan user satisfaction antara platform social commerce (TikTok Shop) dan e-commerce (Shopee) di kalangan mahasiswa aktif S1 Universitas Brawijaya. Menggunakan metode End-User Computing Satisfaction (EUCS) dan teknik purposive sampling, penelitian ini menyoroti perbedaan signifikan dalam kepuasan pengguna di kedua platform. Hasil menunjukkan bahwa TikTok Shop memiliki tingkat kepuasan pengguna yang lebih tinggi dibandingkan dengan Shopee. Pengujian komparasi menunjukkan bahwa user satisfaction pada TikTok Shop lebih baik dibandingkan dengan Shopee, dengan nilai Z Statistic sebesar -3.714 dan probabilitas 0.000. Rataan kepuasan pengguna pada TikTok Shop (50.387) juga lebih tinggi dibandingkan dengan Shopee (47.433). Analisa statistik deskriptif mengungkapkan bahwa responden lebih sering memberikan nilai tinggi (setuju dan sangat setuju) pada variabel-variabel kepuasan TikTok Shop dibandingkan dengan Shopee. Secara kualitatif, variabel-variabel pada TikTok Shop lebih memuaskan pengguna secara keseluruhan maupun secara individu dibandingkan dengan variabel-variabel pada Shopee. Fokus pada mahasiswa aktif S1 memberikan wawasan terkait preferensi dan kebutuhan konsumen di lingkungan kampus. Penelitian ini memperkaya pemahaman mengenai kepuasan pengguna antara social commerce dan e-commerce, serta berkontribusi pada pengembangan strategi pemasaran dan peningkatan layanan pada platform Shopee dan TikTok Shop.
Perbedaan Penerapan Model Problem Based Learning Menggunakan Media Nearpod Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Informatika Peserta Didik Kelas X Di SMAN 3 Malang Cahyani, Ernita Dwi; Wijoyo, Satrio Hadi; Amalia, Faizatul
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penemuan masalah di SMAN 3 Malang masih menerapkan metode ceramah dengan media PowerPoint yang kurang interaktif, serta kurangnya demonstrasi ketika pembelajaran menyebabkan peserta didik bosan dan mengantuk. Tujuan penelitian ingin mencari perbedaan hasil belajar antara problem based learning dengan direct instruction menggunakan Nearpod pada ranah kognitif, psikomotorik dan afektif hasil belajar Informatika peserta didik kelas X. Penelitian ini mengikutsertakan dua kelas yakni kelas X-G dan X-H dengan berjumlah 64 anak. Penelitian ini memanfaatkan metode penelitian kuantitatif eksperimen The Static Group Pretest-Posttest Design. Instrumen penelitian mencakup modul ajar, soal pretest dan posttest, lembar kerja peserta didik, dan lembar observasi afektif. Analisis data statistik antara lain uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menerapkan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil uji hipotesis nilai kognitif sebesar 11,71 dengan signifikansi 0,000. Nilai psikomotorik bernilai 2,76 dengan signifikansi 0,365 serta nilai afektif senilai 7,25 dengan signifikansi 0,000. Maka hasil belajar ranah kognitif. psikomotorik dan afektif ada perbedaan antara problem based learning dengan direct instruction menggunakan Nearpod.
Analisis Kesuksesan Aplikasi JConnect Mobile Menggunakan Model DeLone and McLean Atmaja, Alvino Dwiky; Rachmadi, Aditya; Wijoyo, Satrio Hadi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada banyak komentar tentang aplikasi Jconnect yang mengevaluasi keterbatasannya. Menurut jumlah ulasan buruk yang didapat aplikasi JConnect, perangkat lunak ini masih belum berkinerja maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan model kesuksesan Delone dan Mclean untuk memeriksa seberapa baik kinerja aplikasi Jconnect Mobile. Dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data, penelitian kuantitatif ini pertama-tama akan mendeskripsikan variabel-variabel dalam keadaan alamiahnya dan kemudian menggunakan analisis inferensial untuk menguji hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan menguji hipotesis. Dari dua puluh hipotesis yang dipertimbangkan, lima di antaranya memiliki dampak yang substansial, sedangkan lima belas hipotesis lainnya tidak memiliki pengaruh yang nyata. Tingkat teknis, semantik, dan efektivitas semuanya diperhitungkan saat mengevaluasi kinerja. Dalam hal metrik kualitas sistem dan layanan, mencapai kesuksesan di tingkat teknis memberikan hasil yang baik. Sebagai hasil dari nilai rata-rata terendah dari semua variabel, indikator dalam variabel kualitas layanan menjadi variabel yang menuntut perbaikan atau peningkatan, sementara indikator waktu reaksi dalam variabel kualitas sistem perlu menjadi perhatian untuk ditingkatkan. Jika ingin berhasil pada tingkat semantik, maka perlu fokus untuk meningkatkan indikator kelengkapan dan ketepatan waktu, serta variabel kualitas informasi. Nilai indikator pada tiga variabel yang digunakan-penggunaan, statistik pengguna, dan manfaat bersih yang tinggi-menunjukkan bahwa keberhasilan pada tingkat efektivitas menghasilkan hasil yang baik. Indikator kepuasan secara keseluruhan, yang mengukur seberapa puas pengguna, serta penghematan waktu dan manfaat bersih, merupakan area yang memerlukan pengembangan.
Analisis Perbandingan Terhadap Keputusan Pemilihan Penggunaan Aplikasi ChatGPT Dan Perplexity AI (Studi Kasus: Universitas Brawijaya) Putri, Salsabila Tjahya Kusuma; Wijoyo, Satrio Hadi; Putra, Widhy Hayuhardhika Nugraha
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era revolusi industri 4.0 membawa perubahan signifikan pada bidang teknologi, salah satunya penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam bentuk chatbot AI di sektor pendidikan. Penggunaan ChatGPT di Indonesia mendominasi sebesar 79% dan Perplexity AI di posisi ketiga sebesar 5% menjadikan kedua aplikasi ini kerap disandingkan akan keunggulannya dan perbedaan yang dimilikinya. Dengan adanya fakta tersebut, penulis tertarik untuk melakukan analisis perbandingan pada faktor penerimaan menggunakan model Technology Acceptance Model (TAM). Variabel independen yang digunakan pada penelitian ini yaitu variabel kemudahan penggunaan (PEOU), kebermanfaatan (PU), rencana penggunaan (BIU), serta pemakaian sistem secara aktual (AU) beserta variabel dependennya yakni minat penggunaan kedua aplikasi chatbot tersebut (ACC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek apa saja dalam model TAM yang memengaruhi secara signifikan terhadap minat penggunaan kedua aplikasi serta melihat aplikasi mana yang lebih unggul berdasarkan variabel-variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan 100 responden mahasiswa Universitas Brawijaya yang mana mereka merupakan pengguna dari kedua aplikasi tersebut serta menggunakan perhitungan statistik non-parametrik uji GLM dan Mann-Whitney. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan pada minat penggunaan aplikasi ChatGPT yakni BIU dan AU yang berarti bahwa keinginan pengguna untuk menggunakan suatu teknologi untuk pertama kalinya dan di masa yang akan datang serta pengguna merasa puas akan pemakaian suatu teknologi sehingga ia menggunakan secara langsung teknologi tersebut maka ini berpengaruh secara signifikan pada minat untuk menggunakan aplikasi ChatGPT. Sementara pada aplikasi Perplexity AI variabel yang berpengaruh signifikan ialah PEOU dan AU yang berartikan bahwa kemudahan yang dirasakan pengguna dalam menggunakan suatu teknologi serta kepuasan yang dirasakan ketika pemakaian suatu teknologi sehingga ia menggunakan secara langsung teknologi tersebut maka ini berpengaruh secara signifikan pada minat untuk menggunakan aplikasi Perplexity AI. Berdasarkan kelima variabel tersebut ketika dibandingkan terhadap dua aplikasi tersebut, menyatakan bahwa aplikasi ChatGPT lebih unggul dibandingkan aplikasi Perplexity AI di segala variabel. Hal ini juga menandakan bahwa pengguna lebih memilih untuk menggunakan aplikasi ChatGPT dibandingkan Perplexity AI jika dilihat berdasarkan nilai mean yang diperoleh pada variabel ACC.
Pengaruh Transfer Learning ResNet dan DenseNet Terhadap Performa Klasifikasi Ekspresi Wajah Menggunakan Dataset FER-2013 Edmund Pierre Purba, Geoffrey; Wijoyo, Satrio Hadi; Setiawan, Nanang Yudi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan ekspresi wajah adalah aspek penting dalam komunikasi nonverbal, dan pentingnya telah memicu penelitian yang signifikan dalam bidang kecerdasan buatan. Studi ini menyelidiki efek transfer learning menggunakan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN), khususnya ResNet50 dan DenseNet121, pada performa pengenalan ekspresi wajah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak transfer learning pada performa mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa implementasi transfer learning pada DenseNet121 dan ResNet50 dapat meningkatkan performa mereka secara signifikan, dengan DenseNet121 mencapai akurasi 95,1% pada set pelatihan dan 88.57% pada set validasi dan ResNet50 mencapai akurasi 100% pada set pelatihan dan 81.43% pada set validasi. Studi ini juga melakukan pengujian dengan melakukan prediksi menggunakan dataset baru yang tidak termasuk kedalam pelatihan model. Hasil pengujian menemukan bahwa fine-tuning model pretrained dapat meningkatkan performa model. Model DenseNet121 yang telah dilatih menggunakan FER-2013 dan telah di finetuning, mencapai akurasi 78.57% dan model ResNet50 yang dilatih menggunakan FER-2013 mencapai akurasi 71.42%. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang transfer learning dalam pengenalan ekspresi wajah dan memberikan wawasan tentang performa arsitektur ResNet50 dan DenseNet121. Temuan studi ini memiliki implikasi untuk pengembangan sistem pengenalan ekspresi wajah yang lebih akurat, yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang seperti pengenalan emosi, interaksi manusia-komputer, dan komputasi afektif.
Pengaruh Media Pembelajaran IDE Replit menggunakan Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Informatika SMAN 3 Malang Herawati, Serra Nadya Indi; Herlambang, Admaja Dwi; Wijoyo, Satrio Hadi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang efektif memerlukan metode, media dan model pembelajaran yang tepat guna menghasilkan hasil pembelajaran terbaik di ranah kognitif, psikomotorik, dan afektif motivasi. Pembelajaran berbasis masalah melibatkan pelajar dalam memecahkan persoalan nyata serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi. Tujuan penelitian dilakukan menyelidiki pengaruh media Replit terhadap hasil belajar dan motivasi belajar pelajar. Pendekatan penelitian adalah kuantitatif dengan metode penelitian Weak Experiment Static Group Pretest Posttest untuk memperoleh hasil belajar kognitif dan Weak Experiment Static Group Comparison untuk memperoleh hasil belajar psikomotorik dan motivasi belajar. Purposive sampling digunakan dalam sampel penelitian, dan dua kelas dari kelas XI di SMA Negeri 3 Malang digunakan untuk membandingkan hasil pembelajaran. Penelitian menggunakan analisis uji prasyarat yaitu normalitas dan homogenitas untuk menentukan uji hipotesis. Pada aspek kognitif, psikomotorik, dan motivasi tidak memenuhi uji asumsi sehingga menggunakan uji nonparametrik Mann Whitney U. Hasil penelitian menyatakan bahwa nilai hasil belajar terdapat perbedaan yang signifikan pada kelas eksperimen, dan nilai motivasi belajar terdapat perbedaan yang signifikan pada kelas eksperimen. Untuk itu, media IDE Replit memengaruhi hasil belajar dan motivasi belajar siswa.
Co-Authors 'Aisy, Rihadatul Abdurrahman, Ikzaaz Bakhtar Abhirama, Fauzan Akbar Abiyyu, Muhammad Alifandi Addieni, Jihan Syahda Aditya Rachmadi, Aditya Admaja Dwi Herlambang, Admaja Dwi Adristi, Tikta Ahmad Afif Supianto Ahnaf, Muhammad Farrel Reginaldo Aji, Yanuar Bimantoro Akbar, Muhammad Aminul Akhmadi, Lutfiani Alfian Hakim Alimah, Cindy Felita Nur Almas, Muhammad Fikri Almira Syawli, Almira Ananda, Reza Berlian Anandhika, I Made Bagus Ananta, Aprilia Andi Reza Perdanakusuma, Andi Reza Aprilianto, Pratama Ardelia, Ayunizar Fata Ardiansyah, M. Iqbal Aritonang, Elsa Aryani, Lisa Aryati, Meilita Dwi Aryo Pinandito Astriya Nugraha, Dwi Cahya Aswin Suharsono, Aswin Atmaja, Alvino Dwiky Aurellia, Salsabila Rachma Ayuningdias, Risky Azizi Fahreza, Muhammad Alfian Kurnia Azkiyah, Azka Bangse, Ni Nyoman Dinda Permata Putri Bayu Satriawan, Eka Bihantoro, Riyan Budi Bilqis, Ariqa Budiyanti, Alifia Putri Cahyani, Ernita Dwi Dewa Yani, Kartika Putri DEWI RAHMAWATI Dian Eka Ratnawati Diana Purwitasari Djoko Pramono Dwinanda, Ashila Gisara Edmund Pierre Purba, Geoffrey Eris Maghfiroh, Intan Sartika Fadhilah, Irsya Salim Fadhlika, Nidi Amalia Faizatul Amalia, Faizatul Fatmawati, Fatmawati Faturani, Bunga Sauma FEBIANA, DHEA RACHMA Firdaus, Raihan Zahran Fitra Abdurrachman Bachtiar Fitri, Arsy Kurnia Ghani Wijaya, Alfiyanto hafilah, salma Hanggara, Buce Trias Hanif, Muhammad Fauzan Hanifah Muslimah Az-Zahra, Hanifah Muslimah Hanun, Putri Nabilah Hariz Farisi Herawati, Serra Nadya Indi Herlambang, Adwaja Dwi Herlando, Muhammad Raafi Heryana, Ana Hikmah Amalia, Dwi Himawat Aryadita, Himawat Husen, Dania Lazuardi Ibrohim, Muhammad Idota, Patrick Jore Ikhsawiyanthi, Anisah Irmawan, Rozy Setia Iskandar, Fahru Setiawan Issa Arwani Jahiro, Almaas Janara Khansa, Elyzia Jannah, Ghina Shofa Raudhatul Jatmiko, Alvindo Tri Juan, Helga Julen, Eiko Farah Diva Khalid Rahman, Khalid Kirana, Urdha Egha Krisnandi, Didik Kurniasari, Salvia Dyah Lubis, Ade Fatmasari Macira Balqis Abdul Gopur, Maersyifaa Maulana, Alif Rizal Mochamad Chandra Saputra, Mochamad Chandra Mubarok, Muhammad Rosyid Mulyadi, Alfansya Achmad Muslichah, Nur Wachidatul Nabawiyyatin, Ala Millatin Nanang Yudi Setiawan Nugraha, Dwi Cahya Astriya Nurul Hidayat Octavia, Sarah Uli Perdanalusuma, Andi Reza Perwira, Muhammad Phadung, Muneeroh Prabandari, Putu Ayu Purnama Dyah Prakoso, Bondan Sapta Prakoso, Erick Pranaliwa, I Putu Ardhika Pryono, Muhammad Adam Purnama, Putu Tya Virnayanti Purnawirawan, Okta Purnomo, Welly Puspita, Amelia Dhea PUSPITA, ARBALIYAH Putra, Kristantheo Nathaniel Damara Putri, Hana Rizkia Iswana Putri, Rizka Saudah Yunida Putri, Salsabila Tjahya Kusuma Rahmandita, Prasetya Naufal Ramadana, Muhammad Rifqy Ramadhan Al Fauzi, Rafly Ramadhan, Rakhmad Fajar Ramadhani, Aditya Wahyu Reinanda, Moch Zoel Retno Indah Rokhmawati, Retno Indah Riswan Septriayadi Sianturi Ro'if, M. Rosady, Annisa Rosanti, Mitha Diah Rosida, Khanif Rozi, Fahrur Salim, Pratama Maulidi Ega Salsabila, Syahda Rani Salshabila, Alyssa Salshabila, Alyssa Melani Salwa, Shafa Nathaniela Satriawan, Eka Bayu Satrio Agung Wicaksono Sebayang, Gading Sembiring, Rinawati Septiyan Andika Isanta Setyawan, Romi Fajar Sholihah, Tuffahati Sibuea, Sandro Christopher Siregar, Rafi Arya Sitepu, Mikha Aziel Christian Sugiharto, Pradiptya Kahvi Suhartanto, Nathalia Clarissa Anggraini SUPRAPTO Suprihono, M. Rezky Revansyah Suryananda, Dananjaya Cikal Danis Suryanugraha, Mohamad Ariq Tambing, Nathania Maerella Arungla'bi' Tarihoran, Aditya Nugraha Tri Afirianto, Tri Uun Hariyanti Uun Hariyanti, Uun Waworuntu, Kenneth Clinton Welly Purnomo Wibisono Sukmo Wardhono, Wibisono Sukmo Wibisono, Jonathan Wicaksono, Abdul Harris Widhiprasetyo, Fadhil Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra wijaya, khonsa Yanuar, Athallarifky Yanuardhana, Anugrah Daffa Yufis Azhar Yusi Tyroni Mursityo Zaein, Nabila