p-Index From 2021 - 2026
6.598
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pelita Pendidikan PREMISE LAW JURNAL Lingkungan dan Kesehatan Kerja At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Pharmascience Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia J I M P - Jurnal Informatika Merdeka Pasuruan Tadbir Muwahhid Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Literasiologi Jurnal Kesehatan Indonesia Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam Socius (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial) (Edisi Elektronik) Asian Journal of Science Education JIEB : Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences jurnal hukum das sollen Jurnal Karya Abdi Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Jurnal Bisnis dan Manajemen (JBM) JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Atthufulah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Kode : Jurnal Bahasa Jurnal Pengabdian Ilung (Inovasi Lahan Basah Unggul) Journal of Innovation Research and Knowledge Pharmacy Action Journal Jurnal Ilmu Manajemen Mulawarman (JIMM) Jurnal Riset Indragiri Aceh Sanitation Journal (ASjo) Jurnal Sastra Indonesia Cakradonya Dental Journal IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Jurnal Kajian Dan Penalaran Ilmu Manajemen Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik Jurnal Penelitian Belida Indonesia Mahadi : Indonesia Journal of Law Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah JEBD Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Pedagogik : Jurnal Pendidikan dan Riset Jurnal Media Akademik (JMA) Al Manba MAXIMAL Global Local Interactions: Journal of International Relations International Journal of Health and Medicine Ahsan: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan Journal on Pustaka Cendekia Informatika Journal of Community Engagement in Health NERS Jurnal Keperawatan Exploration In Early Childhood Research As-Sulthan Journal of Education JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pharmascience

Profil Penggunaan Obat pada Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin Herda Ariyani; Sri Fitriani; Siti Rahmah
Jurnal Pharmascience Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v8i2.11144

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV -2) adalah infeksi virus baru yang pertama kali dilaporkan di Kota Wuhan, Tiongkok Tengah. Penyebaran virus ini semakin meningkat dan telah menyebar hampir ke seluruh Negara di dunia sehingga World Health Organization (WHO) mengumumkannya sebagai pandemi. Hingga saat ini, masih belum ditemukan obat antivirus khusus untuk penyakit ini dan penatalaksanaannya masih berupa terapi simptomatik dan suportif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa profil penggunaan obat pada pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin. Penelitian non-eksperimental ini menggunakan metode purposive sampling dengan beberapa kriteria yaitu rekam medis pasien COVID-19 rawat inap dan tanpa komorbid, yang mana telah dilakukan secara retrospektif pada periode 1–31 Januari 2021. Dari 146 sampel, diperoleh 12 sampel yang sesuai dengan kriteria. Berdasarkan jenis kelamin, laki laki lebih banyak terinfeksi COVID-19 yaitu (58,33%). Berdasarkan usia, paling banyak terjadi pada rentang usia 31-40 tahun (41,67%). Hasil penelitian menunjukkan pasien mendominasi berada pada parameter gejala klinis kategori ringan (75%). Urutan terbanyak penggunaan obat adalah suplemen dan vitamin (49,35%), antibiotik (9,47%) dan antivirus (7,15%). Oleh karen itu, dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin dan usia sangat mempengaruhi tingkat keparahan penyakit COVID-19 dan berpengaruh pada penggunaan obat untuk penyembuhan, gejala klinis yang paling banyak dijumpai adalah kategori ringan sehingga penggunaan obat terbanyak adalah golongan suplemen dan vitamin. Kata Kunci: Novel Coronavirus disease 2019 (COVID-19), Pola, Pengobatan   Coronavirus disease 2019 (COVID-19) caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) is a new viral infection that was first reported in Wuhan City, Central China. The spread of this virus is increasing and has spread to almost all countries in the world so that the World Health Organization (WHO) declared it a pandemic. Until now, there is still no specific antiviral drug for this disease and its management is still in the form of symptomatic and supportive therapy. This study aims to determine the profile of drug use in COVID-19 patients at the Banjarmasin Ulin Regional General Hospital. This non-experimental study used a purposive sampling method with several criteria, namely medical records of inpatients of COVID-19 patients and without comorbidities, which were carried out retrospectively in the period 1–31 January 2021. From 146 samples, 12 samples were obtained that matched the criteria. . Based on gender, men were more infected with COVID-19, namely (58.33%). Based on age, most occurred in the age range of 31-40 years (41.67%). Based on clinical symptoms more mild category (75%). The highest use of drugs is the first group of supplements and vitamins (49.35%), secondly, the antibiotic group (9.47%) and thirdly, the antiviral group (7.15%). Gender and age greatly affect the severity of COVID-19 disease and affect the use of drugs for healing, the most common clinical symptoms are in the mild category so that the most drug use is in the supplement and vitamin group.
Gambaran Karakteristik Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menggunakan Suplemen Kalsium di Poliklinik Sub Spesialis Ginjal Hipertensi Rawat Jalan RSUD Ulin Banjarmasin Nurul Izzah Al Kamaliah; Noor Cahaya; Siti Rahmah
Jurnal Pharmascience Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v8i1.8599

Abstract

Kalsium diberikan kepada pasien gagal ginjal kronik (GGK) stadium akhir untuk menangani kondisi abnormalitas metabolisme mineral dan tulang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik pasien GGK pengguna kalsium. Jenis penelitian deskriptif, pengambilan data secara retrospektif di poliklinik sub spesialis ginjal hipertensi RSUD Ulin Banjarmasin. Kriteria inklusi subyek penelitian adalah pasien gagal ginjal kronik (stage 1-5) yang menerima kalsium usia ≥17 tahun dan kriteria eksklusi merupakan penderita dengan catatan medik yang kurang sempuran/tidak ditemukan. Sejumlah 313 subyek penelitian diambil data dan dianalisa secara deskriptif. Hasil dan kesimpulan didapatkan karakteristik berupa usia (tahun) 17-25 (1,92%), 26-35 (7,03%), 36-45 (21,41%), 46-55 (37,38%), 56-65 (25,24%) dan >65 tahun (7,03%); jenis kelamin laki-laki (51,76%), perempuan (48,24%); penyakit utama gagal ginjal kronik stage 5 (100%); penyakit penyerta hipertensi (44,40%), hipertensi + 1 penyakit penyerta (30,99%), hipertensi + 2 penyakit penyerta (15,01%), hipertensi + 3 penyakit penyerta (2,88%), hipertensi + 4 penyakit penyerta (0,32%), diabetes melitus (1,60%), anemia, dispepsia, hiperurisemia, CVA dan BPH (0,32%), tanpa penyakit penyerta (2,88%) lama menjalani pengobatan <5 tahun (92,01%) dan ≥ 5 tahun (7,99%); kalsium yang digunakan kalsium karbonat (99,68%) dan kombinasi kalsium karbonat dan kalsium laktat (0,32%); frekuensi penggunaan kalsium 3 x 1 (99,36%), 2 x 1 (0,32%) dan 3 x 2 (0,32%); lama pemberian 7 hari (2,24%), 10 hari (1,28%), 15 hari (0,32%) dan 30 hari (96,17%), dengan efek samping (5,75%) dan tanpa efek samping (94,25%); obat lain yang digunakan oleh pasien gagal ginjal kronik yakni obat kelompok antihipertensi (ARB, CCB, diuretik, BB), antidiabetika, antihiperlipidemia, antiplatelet, antiangina, analgetik-antipiretik, kortikosteroid, obat sistem saluran pernafasan, sistem saluran cerna, sistem endokrin, sistem saluran saraf pusat, gangguan darah, antihistamin, anti-pirai, antibiotika serta vitamin dan mineral. Kata Kunci: Suplemen, Kalsium, Gagal Ginjal Kronik, Hipertensi, Cuci Darah  CCalcium is administered to patients with end-stage chronic kidney disease to deal with conditions of mineral and bone metabolism abnormalities. This research aims to describe the characteristics of patients with chronic kidney disease who consumed calcium. This is a descriptive research type, the data retrieval  retrospectively from kidney hypertension sub specialist polyclinic at Ulin Banjarmasin Regional Public Hospital. The inclusion criteria of research subjects are patients with chronic kidney disease (stage1-5) who consumed calcium at the age ≥ 17 years old and the exclusion criteria of research subjects are patients with incomplete / not found medical record. The data of 313 research subjects is taken and analyzed descriptively. The result and conclusion is that the characteristic in the form of age 17-25  (years old)  (1.92%), 26-35 (7.03%), 36-45 (21.41%), 46-55 (37.38%), 56-65 (25.24%) and > 65 (7.03%) years old; male gender (51.76%), female (48.24%); the main cause of stage 5 chronic kidney disease (100%); comorbidities of hypertension (44.40%), hypertension+1comorbidities, hypertension+2comorbidities (15.01%), hypertension+3comorbidities (2.88%), hypertension+4comorbidities (0.32%), diabetes melitus (1.60%), anemia, dispepsia, hiperurisemia (0.32%), without commorbidities (2.88%); long suffered < years (92.01%) and ≥ 5 years (7.99%); the calcium used is calcium carbonate (99.68%) and combination of calcium carbonate and calcium lactate (0.32%); frequency of calcium consumption 3 x 1 (99.36%), 2 x 1 (0.32%), and 3 x 2 (0.32%); administration time of 7 days (2.24%), 10 days (1.28%), 15 days (0.32%) and 30 days (96.17%), with side effects (5.75%) and without side effects (94.25%); the accompanying drugs used antihypertensive (ARB, CCB, diuretic, BB), antidiabetic, antihyperlipidemia, antiplatelet, antiangina, analgesic-antipyretic, corticosteroid, respiratory system drugs, digestive system, endocrine system, respiratory system drugs, blood disorders, antihistamine, anti-pirai, antibiotic, vitamin and mineral.
Gambaran Pasien yang Menggunakan Suplemen Kalsium di Poliklinik Sub Spesialis Bedah Onkologi RSUD Ulin Banjarmasin Adella Adella; Noor Cahaya; Siti Rahmah
Jurnal Pharmascience Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v8i1.8598

Abstract

Suplemen kalsium banyak digunakan oleh pasien yang menderita kanker dengan terapi hormonal di poliklinik sub spesialis bedah onkologi RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik berupa umur dan jenis kelamin pasien yang menerima suplemen kalsium, jenis kanker, obat lain yang diberikan bersama pemberian kalsium, jenis suplemen kalsium, frekuensi pemberian kalsium, lama pemberian kalsium dan penggunaan suplemen kalsium dari lama pemberian kalsium dan obat terapi hormonal yang digunakan di poliklinik sub spesialis bedah onkologi RSUD Ulin Banjarmasin. eksperimental deskriptif  adalah jenis penelitiannya serta pengambilan datanya dengan retrospektif menggunakan sumber cacatan medik pada tahun 2018. Data Populasi digunakan dengan kriteria inklusi adalah pasien kanker usia >18 tahun, menerima suplemen kalsium dan kriteria eksklusi yaitu penderita kanker dengan informasi catatan medik yang kurang lengkap/tak ditemukan. Total jumlah populasi yang digunakan adalah 55 pasien. Hasil dan kesimpulan penelitian didapatkan karakteristik berdasarkan usia pada rentang 26-35 tahun (1,81%), 36-45 tahun (10,91%), 46-65 tahun (43,64%), 56-65 tahun (40,00%) dan >65 tahun (3,64%); jenis kelamin perempuan (100%); jenis kanker berupa kanker payudara (98,18%) dan kanker tiroid (1,82%); obat lain yang diberikan bersama pemberian kalsium adalah obat golongan hormonal, kemoterapi sitotoksik, analgesik, H2 Blocker, ACE Inhibitor, Antihistamin, Bifosfonat, Analog vitamin D serta multivitamin lainnya; jenis suplemen kalsium yang didapat yaitu kalsium karbonat (100%); frekuensi pemberian kalsium 1x sehari 500 mg (100%); lama pemberian kalsium selama 7 hari (1,82%), 15 hari (1,82%), 20 hari (1,82%), 21 hari (1,82%), 30 hari (92,72%) dan penggunaan suplemen kalsium dari lama pemberian kalsium dan obat terapi hormonal yang digunakan adalah 7, 15, 20 dan 21 hari dengan jumlah pasien masing-masing 1 pasien terapi hormonal yang digunakan yaitu letrozole dan 30 hari dengan jumlah pasien 51 terapi hormonal yang digunakan yaitu letrozole, anasrozole, tamoxifen, goserelin acetate, megestrol acetate, dan levothyroxine. Kata Kunci: Suplemen, Kalsium, Onkologi, Hormonal, Kanker Calcium supplements are widely used by patients who suffer cancer with hormonal therapy at oncology surgery sub specialist polyclinic at Ulin Regional Public Hospital Banjarmasin. The research aims to describe the characteristics of the age and gender of patiens who receive calcium supplements, types of cancer, other drugs given with calcium, types of calcium supplements, frequency of calcium administration, duration of calcium administration and the use of calcium supplements from the duration of calcium administration and hormonal therapy drugs used at oncology surgery sub specialist polyclinic at Ulin Regional Public Hospital Banjarmasin. The research type is non-experimental descriptive and the data retrieval is taken restropective by using medical record as the source in 2018. The population data used with inclusion criteria are patients who suffer cancer with the age of > 18 years old, consumed calcium supplements and the exclusion criteria are patients with incomplete / not found medical record. The total population used are 55 patients. The research result and conclusion shows that the characteristics based on age is between 26-35 years old (1,81%), 36-45 years old (10,91%), 46-65 years old (43,64%), 56-65 years old (40,00%) and > 65 years old (3,64%); female (100%); types of cancer in the form of breast cancer (98,18%) and thyroid cancer (1,82%); other drugs given with calcium are hormonal medicine groups, cytotoxic chemotherapy, analgesic, H2 Blocker, ACE Inhibitor, Antihistamine, Bisphosphonates, Vitamin analogues D and other multivitamins; types of calcium supplements obtained is calcium carbonate (100%); frequency of calcium administration is 1 x 500 mg (100%) each day and duration of calcium administration is 7 days (1,82%), 15 days (1,82%), 20 days (1,82%), 21 days (1,82%), 30 days (92,72%) and the use of calcium supplements from the duration of calcium administration and hormonal therapy drugs used were 7,15,20 and 21 days with 1 patient each of hormonal therapy used letrozole and 30 days with 51 patients using hormonal therapy letrozole, anasrozole, tamoxifen, goserelin acetate, megestrol acetate, dan levothyroxine.
Co-Authors A Halim Adella Adella Afia Salsabila Agus Junaidi Agus Setyono Ahmad Yamani Alaisya Amana Fazira Andreas Hari Kristiyanto Angga Prasetia Anisah Ardiana Anna Malia Ardi Paminto Aria Nanda Arifa Nurriqli Arnita Rahmawaty Aziza Arzetia Firlyani Astini, Dewi Aulia Azizah Balqis , Putri Bashori Birul Daini CICIK SURIANI Darmiwati Darmiwati Darmiwati Darmiyati Dede Ardiansah Dede Kurniawati dessy dwitalia sari Devan Zulfangga Dewi Maritalia Diah Yudhawati Dicky Hariansyah Dina Hermina Dinda Kartika Aulia Putri Egidius Naitkakin Eltrik Setiyawan Eni Susanti Erly Sulistiyawati Ernawulan Syaodih Eva Naulia Feni Puspitasari Fitri Wahyuni Frangki Rionardo Lay Habriyanto Habriyanto Hafni Indriati Nasution Hamdan Khairul Mubarak Harfindo Nismal Haris Faulidi Asnawi Harun Ar-Rasyid Hendra Taufik Herda Ariyani Herdiansyah Herlita, Jumi Hilmi Mizani Indah Wahyuni Indasah Inka Sisilia Putri Irnawati Marsaulina Irsan Tricahyadinata Jonyanis " Juliana Kadir, M. Yakub Aiyub Kasypul Anwar Khairunnisa Lahmudinur Liananiar Liananiar M. Haris Fadillah M. Ramli M. Ramli, M. Ramli M. Rio Khaitsam Pratama M. Sunandi Mahmudah, Istiyati Mahyarni - Malena Maria Dyah Ayu Pitaloka Maria Imelda Humoen Maria Yestiana M.K. Leo Masbur Masbur Maymunah Maymunah Megawati, Cut Merisa Nazlia Merry Alicia Mhd Hidayattullah Miftah Al Royyen Pratama Moondra Zubir Muhammad Al Mansur Muhammad Rasyid Shiddiq Muhammad Yuliansyah Mustaqiim Pangestu Ngadimin Ngadimin Noor Malihah Norhasanah Norlaila Norlaila Nur Indrawati Lipoeto Nur Zakiah Harahap Nuraina Nuraina Nurmaini Dalimunthe Nurmala Nurmala Nurmala Nurmala Nurul Izzah Al Kamaliah Nurul Qomaria Otang Kurniaman Purwoko, Agus Puspita Nurul Sabrina Putri Andjani Nur Afifah Putriana, Marissa Rahmawati, Iis Ratna Pangastuti Rindang Farihah Rini Selly Rohmatun Naja Rury Febrina Rusi Rusmiati Aliyyah Saftia Aryzki Salamah Shofa Wardiyanti Siti Maharani Chairunnisa soewarno warno Sri Fitriani Sri Hidayanti Subhanjaya Angga Atmaja Sulfi, Aina Sultoni Harahap Sunarno Basuki SYAIFUL BAHRI Taufik Ashar Trisnawati Hutagalung Triyana Syahfitri Umar Fauzan Wahyu Aprilliyandi Warul Walidin Ak Wina Witanti Woro Susanti Yara Yulia Yatimatul Huryanah Yulia Ernida Yusnimar Sahan Yuswita Yuswita Zahri Darni Zainuddin Muchtar Zariul Antosa Zuhri D Zulkarnain Zulkarnain