p-Index From 2021 - 2026
10.061
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Ulul Albab: Jurnal Studi Islam LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Journal of Educational, Health and Community Psychology Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam AL-Fikr Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Syifa al-Qulub : Jurnal Studi Psikoterapi Sufistik Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Teosofia: Indonesian Journal of Islamic Mysticism qolamuna : Jurnal studi islam Tasfiyah Jurnal al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan penelitian ke-Islaman Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman Aqlania TSAQAFAH Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Living Islam: Journal of Islamic Discourses RELIGIA Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Studia Philosophica et Theologica Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Filsafat Indonesia FiTUA : Jurnal Studi Islam Ulumuna Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (JASIKA) Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Journal of Social Research COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Cakrawala: Jurnal Studi Islam Hunafa: Jurnal Studia Islamika ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin ROSYADA: Islamic Guidance and Counseling Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam Spiritualita : Journal of Ethics and Spirituality Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora Muslim Heritage Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Konseling Pendidikan Islam JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA JOUSIP Dinika: Academic Journal of Islamic Studies. FATHIR: Jurnal Studi Islam Mu'asyarah El-Waroqoh : Jurnal Ushuluddin Dan Filsafat Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI) Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Jurnal Konseling dan Psikologi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Mu'asyarah

Sakinah Mawaddah Warahmah Dalam Konsep Seni Islam Sayyed Hossein Nashr Wahyu, Wahyu; Soleh, Achmad Khudori
MU'ASYARAH: Jurnal Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 3, No 1 (2024): Maret
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mua.v3i1.4909

Abstract

Sakinah mawaddah dan warahmah merupakan konsep yang didambakan setiap keluarga, memiliki ketenangan, kasih sayang dan perhatian dari pasangan inilah hakikat dari relasi hubungan keluarga. Dalam seni Islam Sayyed Husein Nasr memiliki konsep diantaranya kedamaian (Tawajjjud), pembebasan jiwa (Tajarrud), penyucian diri (Tadzkiya al-nafs), Fungsi seni yang lain pula ialah untuk menyampaikan hikmah dan sebagai sarana efektif menyebarkan gagasan, pengetahuan, informasi yang berguna bagi kehidupan. dari konsep diatas ditemukan korelasi yang sama yang akan dijabarkan lebih dalam tulisan ini. tujuan Pada penelitian ini akan mengkolaborasikan konsep Sakinah, mawaddah dan warahmah dengan konsep seni Islam Sayyed Husaen Nasr yang kemudian disebut seni mencintai, Metode yang akan digunakan pustaka (library research) dengan pendekatan yang digunakan deskriptif kualitatif, Pada akhirnya hasil dari tulisan ini, (1). memudahkan seseorang atau pasangan untuk membangun relasi keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah kerena sudah menjalani seni Islam, (2). Perpaduan dua konsep ini diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi konflik internal di dalam kelaurga, mengingat kedua pasangan sudah mengaplikasikan seni Islam dalam kehidupan sehari-hari. Ketika hadirnya problematika keluarga kedua pasangan akan dengan mudah mengendalikan emosional dengan komunikasi dua arah, (3). keluarga akan lebih mendapatkan esensi kedamaian, cinta kasih saying dan tentu kebahagian sesuai dengan konsep Sakinah, mawaddah dan warahmah dalam relasi berkeluarga.
Epistemologi Bayani Tentang Childfree Di Indonesia Abdulloh, Mochammad Sayyid; Soleh, Achmad Khudori; Wahyu, Wahyu; Sayyidin Panatagama, Ahmad Dzulfikar Sayyidin Panatagama Sayyidin
MU'ASYARAH: Jurnal Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 2, No 2 (2023): Oktober
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mua.v2i2.5076

Abstract

Artikel ini membahas tentang epistemologi bayani tentang childfree di Indonesia, epistemologi bayani merupakan pemikiran khas orang arab yang menekankan teks (nash) secara langsung atau tidak langsung. Tujuan artikel ini untuk memberikan pemahaman terkait konsep childfree di Indonesia dari epistemologi bayani. Obyek penelitian ini adalah epistemologi bayani tentang childfree di Indonesia, yang secara spesifik meneliti childfree di Indonesia. Metode penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian Pustaka (library research), karena sumber datanya hanya bersal dari bahan-bahan tulisan yang di publikasikan dalam bentuk buku, majalah, jurnal dan sumber lainnya yang dianggap representative dan relevan. Hasil penelitian ini memberikan pandangan diantaranya : (1) Epistemologi bayani adalah pemikiran yang menekankan terhadap teks, sumber bayani adalah al-Qur’an dan hadist. (2) fenomena childfree di indonesia di sebabkan ada bebreapa faktor, faktor lingkungan hidup, filosofis, pribadi, ekonomi, medis. (3) di dalam al-Qur’an, Hadist ataupun UU di Indonesia memang tidak dijelaskan hukum childfree, dan juga tidak dijelaskan dalam ayat-ayat Al-qur’an manapun, hanya menjelaskan anjuran untuk memiliki anak bagi seseorang yang telah menikah, karena itu merupakan fitrah manusia.
Co-Authors Abdillah, Muhammad Hanif Abdulloh, Mochammad Sayyid Ahmad Barizi Ahmad Hidayat Buang Akbar, Rizamul Malik Akbar, Yogi Muhammad Al-Sanhaji, Saleh Abdul Rahman Al-Senussi Youssef Alfain, Shinta Nuriya Idatul Alfiesyahrianta Habibie Alfikri, Ahmad Faiz Shobir Amalia, Novi Husnatul Amaliya, Risma Nailul Amelia, Asti Aminul M, M. Rifqi Anahdiah, Shofia Asrori, Moh. Andi Assidiqi, Ali Hasan Asti Amelia Azzuhriyyah, Imroatus Sholikha Basid, Abd. Bastomi, Riza Bidayatul Mutammimah Cahyati, Lia Camila, Humaida Ghevira Syavia Cholili, Abd Hamid Erik Sabti Rahmawati FAHRUL KHARIS NURZEHA Fatmawati, Lailil Fazary, M Fakhry Asa Hakim, M Aunul Hanifah, Nor Hannani, Rohmatul Hidayatulloh, Muhammad Mahbub Imroatus Sholikha Azzuhriyyah Indrawayanti, Rika Dwi Irwan Ahmad Akbar Isnaini, M. Agus jafar, zulkifli Joko Kristanto M. Zainuddin Magfiroh, Norma Hasanatul Manggala, Kayan Marsuki Marsuki, Marsuki Maulana, Hafidz Fajar Miftahul Huda Moh. Andi Asrori Morinawa, Salsabilla Muhammad Riduwan Masykur Mujtahid Mujtahid Mulyadi Mulyadi Murman, Nawal Aulia Mursyid, Achmad Yafik Mutammimah, Bidayatul Muwafiqi, Erny Fitroh Nabila Nada Shobah Nada, Alfaini Zulfa Nafia, Moh Fahmi Ilman Naila Shofia Naila Shofia Noor, Rifqi Nazahah Nur Fatimah Pamukti, Aryani Pratama, Moch Yusuf Syakir Rahmat Rahmat Rahmat Raya, Moch Khafidz Fuad Rihlatuz Zakiyah Rika Dwi Indrawayanti Rohmatin, Ilma Nur Rosyida Nurul Anwar Sa'adah, Nailis Sa'adah, Nayla Afna Sadiyah, Dini Salim Al Idrus Sayyidin Panatagama, Ahmad Dzulfikar Sayyidin Panatagama Sayyidin Sofia, Naila Sugeng Santoso Syamsuddini, M. Najich Syihabuddin, Muhammad Tajuddin, M. Reivanut Taufiqurrahman, Muh. Umam, Yaul Urgenadila, Aulia Wafi, Hasan Abdul Wahda, Maziya Rahma Wahyu Wahyu Wajdi, Muhammad Fasih Wardani, Azmi Putri Ayu Waty, Dwi Septiana Khofida Yamani, Muhammad Rafi Zainuddin, M Zainuddin, Zainuddin Zakiyah, Rihlatuz