Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Madani: Multidisciplinary Scientific Journal

Filsafat Hukum Islam: Logika Kemaslahatan Hukum Islam Bahrah, Mena; Musyahid, Achmad; HL, Rahmatiah
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 1 (2025): February
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14623501

Abstract

Maslahat dalam perkembangannya dipahami sebagai kebaikan atau manfaat yang membawa nilai-nilai positif bagi berbagai aspek kehidupan manusia. maslahat menjadi bagian penting dalam hukum Islam, meskipun sering kali memicu perbedaan pendapat dan perselisihan di kalangan akademisi, baik pada masa Sahabat, para Imam Mazhab, maupun para peneliti modern. Tujuan untuk mencapai maslahat dapat terpenuhi, dan segala bentuk kemudaratan yang dapat mengakibatkan kerusakan dapat dihindari. Maslahat juga meliputi upaya menjaga tujuan syariat, termasuk perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Dengan demikian, apa pun yang memelihara kelima prinsip dasar ini adalah maslahat, sementara yang bertentangan dengan tujuan ini dianggap mafsadat atau kemudaratan. 
Kaidah yang Berkaitan dengan Kondisi Membahayakan Zikri, Abdalul; Akmal, Andi Muhammad; Musyahid, Achmad
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 6 (2025): July 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15853950

Abstract

The fiqh principle of "ad-Dhararu yuzalu" (poverty must be removed), is one of the five main principles in ushul fikih that plays a central role in shaping welfare-oriented Islamic legal policies. This principle asserts that all forms of harm, hardship, and danger—both to the individual and to society—must be avoided or eliminated. Through the approach of syariah-evidence from the Qur’an and hadith, as well as an analysis of various derivative rules, this paper explains the forms of mudharat and the mechanisms of syariah in responding to them. Application examples from various fields such as ubudiyah, muamalah, and crime are presented to demonstrate the flexibility of this principle in daily life. This principle is also fundamental in granting rukhsah (legal relief) in emergency conditions, on the principle that an emergency cannot be overcome by another equal or greater emergency. Thus, the principle of “ad-Dhararu yuzalu” serves as an important guideline in responding to contemporary issues, while demonstrating the solutive and adaptive character of Islamic law to social dynamics.