Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : An-Nida'

Anxiety in Hadith Perspective: A Study of Ihya’ Al-Sunnah Management Sultani, Hikmawati; Ahmad, Arifuddin; Yahya, Muhammad
An-Nida' Vol 47, No 1 (2023): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nida.v47i1.26154

Abstract

The Nabi has paid great attention to the psychological state of his people and one of them is anxiety. Anxiety is a normal condition but if it occurs intensely and is not handled, it will have implications for a person's psychological and social life. Humans are fragile and weak creatures, so the apostle shared how to overcome anxiety through spiritual psychotherapy in the form of prayer. The purpose of the study is to explore the meaning of the hadith about anxiety. The type of research used is qualitative using the maudu'iy method. This research is based on the management of ihya' al-hadis which is based on the steps; a) input of hadith data c) output; and d) outcome. This study concludes that the textual interpretation of anxiety is interpreted as al-hamm which means anxiety, worry, unrest, and restlessness which always goes hand in hand with the word al-hazn (sadness). As for the intertextual hadith, anxiety is a feeling of being hit by worry, anxiety, and anxiety manifested from various mixed emotional processes that occur when a person is depressed and experiencing conflict or something that is not right. The contextual meaning; prayer for protection from Allah can be done in everyday life or when struck by anxiety. The output of this hadith is seen from the substantive (maqasid al-hadis) can be hajiyyah and even daruriyyah which is formally (al-sunnah al-nabawiyyah) in the form of qawliyyah. The outcome of this hadith is syumuliyyah and mahalliyah which can be applied by each person proportionally and even optimally. Abstrak: Rasulullah Saw., telah menaruh perhatian yang besar terhadap keadaan psikologis umatnya and salah satunya adalah anxiety atau kecemasan. Anxiety merupakan keadaan yang normal namun jika terjadi secara intens and tidak tertangani maka akan berimplikasi pada psikis seseorang and kehidupan sosialnya. Manusia adalah makhluk yang rentan rapuh and lemah, maka rasul sharing cara mengatasi anxiety melalui psikoterapi spiritual berupa doa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali kandungan makna hadis tentang anxiety. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan metode maudu’iy (tematik). Penelitian ini didasarkan pada cara kerja manajemen ihya’ al-hadis yang berdasarkan pada langkah; a) input data hadis; b) proses interpretasi; c) output; and d) outcome. Penelitian ini berkesimpulan bahwa interpretasi secara tekstual anxiety dimaknai al-hamm yang beriringan dengan kata al-hazn (kesedihan). Secara intertekstual hadis anxiety merupakan perasaan dilanda kekhawatiran, kegelisahan, and kecemasan yang termanifestasikan dari berbagai proses emosi yang bercampur baur yang terjadi ketika seseorang seandg tertekan and alami pertentangan atau sesuatu yang tidak disenangi. Sedangkan makna kontekstual; doa permohonan perlindungan pada Allah dapat dilakukan dalam keseharian atau pada saat dilanda anxiety. Output hadis ini dilihat dari subtantif (maqasid al-hadis) dapat bersifat hajiyyah bahkan daruriyyah yang secara formatif (al-sunnah al-nabawiyyah) berbentuk qawliyyah. Outcome hadis ini bersifat syumuliyyah and mahalliyah yang dapat diterapkan oleh setiap personal secara proposional bahkan optimal.
Co-Authors Abd. Bashir Fatmal Abdul Gaffar Abdul Pandi Abustani Ilya Afif Kholisun Nashoih Agustang Ahmad Suryadi, Ahmad Akbar Akbar Amaliah, Riski Ayu Amin, Abd Rauf Muh Andi Muhammad Ali Amiruddin, Andi Muhammad Ali Arlina Wiyata Gama Arsyad, Muh Ali Asaad, Andi Indra Jaya ashar, salim Azis, Asrul Abdul Bara, Ardias Bashir Fatmal, Abd. Eka Damayanti Elkheir Hassaballah Abdallah Erwin Hafid Erwin Hafid Erwin Hafid, Erwin Erwin Hafis Fatmal, Abd. Bashir Hafid, Abd. Hafid, Erwin Hafid Hafsan, Hafsan Hambali, Nur Habib Ahmad Handrihadi, Ayub Hasfiana, Hasfiana himmatul Aliyah, himmatul HM, Muhammad Anwar Holyness Nurdin Singadimedja Husain, Rahmin T. Husni, Fajril Indirah Maudy Miftahul Jannah Irnawati, Risma Ismail Ahmad, La Ode Johariyah, St Kade, Samsuddin Kamal, Kamal Kara, Aisyah Kara, Siti Aisyah Kartono, Akhmad Fadhillah Khaerunnisa, Herani Khoir, Muhammad Abil La Adu La Ode Ismail Ahmad La Ode Ismail Ahmad, La Ode Ismail Larasati, Iip Maidin, Muh Sabir Maidin, Muh. Sabir Malinda, Dian Maulidiya, Fifin Izzatul Muhammad Imran Muhammad Sabir Muhammad Yahya Munadi, Radhie Najamuddin Najamuddin Nasirudin, Mohamad Nurdin Nurdin Nureni, Nureni Nurhasanah Nurhasanah Nurussyifa, Adinda Aisyah Pahero, Usman Palangkey, Rahmi Dewanti Palengkey, Rahmi Dewanti Puyu, Darsul S Qomariyah, Umi Kulsum Nur Ramli Ramli Riady, Achmad Rimayanti, Ulfah Risfaisal Risfaisal Risfaisal, Risfaisal Rista Suryaningsih S. Puyu, Darsul Sakinah, Andi Irhamnia Sidiq, Fajar Siti Aisyah sultani, hikmawati Sumarni Sumai, Sumarni Syahrikal, Syahrikal Syauqad, Muhammad Syawal Kurnia Putra Tihardimanto, Andi Zubair Zulfahmi Alwi