p-Index From 2021 - 2026
7.464
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KADIKMA Al Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Auladuna Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Numeracy : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika JCES (Journal of Character Education Society) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah SIGMA Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Mandalika Mathematics and Educations Journal Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SUPERMAT (JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA) Jurnal Math-UMB.EDU Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Sport Science and Education Journal Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Tematik: Jurnal Konten Pendidikan Matematika Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Jurnal Tadris Matematika (JTMT) Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Journal of Innovation in Education and Learning Review of Education, Science, and Technology Media Pendidikan Matematika Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan LKPD Berbasis Etnomatematika pada Arsitektur Pura Mandhara Giri Semeru Agung Bunga, Shanty Bunga Adinda; Firdaus, Hana Puspita Eka; Fatqurhohman, Fatqurhohman
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 7 No 2 (2025): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v7i2.9218

Abstract

The urgency of this study lies in the importance of integrating local culture into mathematics learning to create a learning experience that is contextual, meaningful, and relevant to the students' environment. The ethnomathematics approach is seen as an effective strategy to learn mathematical concepts through local wisdom while fostering appreciation for culture. This study aims to develop a Student Worksheet (LKPD) based on ethnomathematics, using the architectural context of Pura Mandhara Giri Semeru Agung, focused on geometric transformations for 11th-grade high school students. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The instruments consist of validation sheets to measure the product's feasibility, teacher interviews, and student response questionnaires to assess practicality. The validation results show a validity level of 98.335% (categorized as very valid), student practicality at 88.45%, and teacher response at 97.50% (very practical). In conclusion, this ethnomathematics-based worksheet is feasible for use in mathematics and effective for learning geometric concepts integrated with local culture. Further research is recommended to test its effectiveness in improving learning outcomes and cultural appreciation across different educational levels.
Analisis kesalahan representasi semiotik siswa SMP dalam menyelesaikan masalah segitiga Ramadani, Anggun Pramoditha; Suryaningrum, Christine Wulandari; Fatqurhohman, Fatqurhohman
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v14i1.9962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan representasi semiotik siswa dalam menyelesaikan masalah segitiga berdasarkan teori Newman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan tiga siswa kelas VII-C sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis representasi semiotik dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan representasi semiotik terjadi pada setiap tahap Newman. Pada tahap membaca, 1 siswa melakukan kesalahan simbolik, yaitu tidak mampu membaca simbol. Pada tahap memahami, 3 siswa melakukan kesalahan simbolik, yaitu tidak menuliskan yang diketahui dan ditanyakan. Pada tahap transformasi, 1 siswa melakukan kesalahan ikonik, yaitu tidak membuat gambar yang sesuai dan 2 siswa melakukan kesalahan simbolik, yaitu tidak menuliskan konsep penyelesaian. Pada tahap keterampilan proses, 2 siswa kesalahan simbolik, yaitu tidak menuliskan langkah-langkah penyelesaian soal dengan simbol matematika. Pada tahap penulisan jawaban akhir, 2 siswa melakukan kesalahan indeks, yaitu tidak dapat menuliskan kesimpulan dalam bentuk kalimat matematika. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesalahan simbolik merupakan jenis kesalahan representasi semiotik yang paling banyak muncul pada setiap tahapan teori Newman. Kesalahan ini paling banyak dilakukan oleh siswa kelas VII-C yang menjadi subjek penelitian. Kata kunci: Analisis Kesalahan; Representasi Semiotik; Segitiga; Teori Newman;
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di SMP Muhammadiyah 01 Jember Fatqurhohman, Fatqurhohman; Fatkurochman, Henri; Prastzuba, Falestin Al-Zakiyah; Diniyah, Putri Holifatur
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v9i1.10705

Abstract

The role of human resources for teachers (educators) in technological progress in the era of the Industrial Revolution 5.0 makes the world of education the most important part of changing the nation's civilization, because it is the implementer of the success of the learning process in the classroom. The government's policy on independent learning hopes to have a positive impact through various activities to grow and improve a culture of literacy, competence and character. Therefore, this service provides a form of service through the socialization of the school literacy movement in independent curriculum learning at SMP Muhammadiyah 01 Jember. The results of this service have provided an understanding of the importance of carrying out a massive school literacy movement by providing access to reading and providing facilities to students. This activity has strengthened the importance of teacher competence in developing and implementing ideas for literacy culture in schools through a text-rich environment, an affective social environment, an appropriate academic environment according to the independent curriculum, and providing a creative environment (makerspace). Thus, this service activity can have a positive impact on schools, especially teachers as implementers of the success of the learning process in the classroom in increasing student competence
MENINGKATKAN KOMUNIKASI MATEMATIS DENGAN PBL BERBANTUAN MATCHA MATH CARD PADA MATERI FUNGSI KUADRAT SISWA X SMA Pratama, Amalia Dita; Fatqurhohman, Fatqurhohman; Hasanah, Firda Dyah Alvin
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.5094

Abstract

Mathematical communication skills are essential competencies in 21st-century learning that need to be developed through contextual, collaborative, and interactive methods. However, observations conducted in class X-5 of SMA Negeri Pakusari indicate that students still struggle to communicate mathematical concepts, particularly in the topic of quadratic functions. This study aims to improve students’ mathematical communication skills by implementing the Problem Based Learning (PBL) model supported by the Matcha Math Card media. The research method used is Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis & McTaggart model, consisting of two cycles with the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 37 students of class X-5 at SMA Negeri Pakusari, with instruments including essay tests, observation sheets, and field notes. The results showed a significant improvement in students’ mathematical communication skills. The average score increased from 58,92 in the pre-cycle to 69,7 in the first cycle, and reached 86,49 in the second cycle, with a classical completeness rate of 100%. This improvement was observed not only in cognitive aspects but also in the learning process, such as increased learning interest, active participation in discussions, and students’ ability to express ideas logically and systematically. Thus, the implementation of Problem Based Learning supported by the Matcha Math Card has proven effective in enhancing students’ mathematical communication skills. This model has the potential to be more widely applied across various mathematical topics and educational levels to improve critical thinking and communication skills in mathematics learning. ABSTRAKKemampuan komunikasi matematis merupakan keterampilan esensial dalam pembelajaran abad ke-21 yang perlu dikembangkan melalui metode yang kontekstual, kolaboratif, dan interaktif. Namun, observasi yang dilakukan di kelas X-5 SMA Negeri Pakusari menunjukkan bahwa peserta didik masih memiliki kesulitan dalam mengomunikasikan konsep matematika, terutama dalam materi fungsi kuadrat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media Matcha Math Card. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis & McTaggart, yang terdiri dari dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 37 peserta didik kelas X-5 SMA Negeri Pakusari, dengan instrumen berupa tes uraian, lembar observasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Nilai rata-rata meningkat dari 58,92 pada pra-siklus, menjadi 69,7 di siklus I, dan mencapai 86,49 di siklus II, dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Peningkatan ini tidak hanya terjadi pada aspek kognitif, tetapi juga tercermin dalam proses pembelajaran, seperti meningkatnya minat belajar, keterlibatan aktif dalam diskusi, serta kemampuan peserta didik dalam menyampaikan gagasan secara logis dan sistematis. Dengan demikian, penerapan Problem Based Learning yang didukung oleh Matcha Math Card terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Model ini berpotensi untuk diterapkan lebih luas dalam berbagai materi atau jenjang pendidikan guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi dalam pembelajaran matematika.
E-LKPD CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING DENGAN LIVEWORKSHEETS DAN WAYGROUND PAPER MODE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TRIGONOMETRI Hermawan, Lendi Ike; Fatqurhohman, Fatqurhohman; Ismiyati, Eny
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.5716

Abstract

This study was motivated by the low learning outcomes of students in understanding trigonometry concepts and the difficulties they encountered in connecting these concepts with real-life experiences. One contributing factor is that students struggle to comprehend the relationship between theory and its application in everyday life. In addition, the lack of varied teaching methods and limited use of innovative, interactive worksheets have also posed challenges in trigonometry learning. One potential solution is the use of Liveworksheets, a digital interactive worksheet platform that enables teachers to design worksheets based on the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach, making them more relevant to students’ cultural backgrounds. Furthermore, Wayground Paper Mode can serve as an alternative tool for conducting formative assessments flexibly, in both print and digital formats. This study aimed to examine the effectiveness of implementing CRT-based e-Worksheets using Liveworksheets and formative assessments with Wayground Paper Mode in improving students’ learning outcomes in trigonometry. The study was conducted with Class XI-1 students at SMAN Mumbulsari using a classroom action research (CAR) method consisting of two cycles. Each cycle included planning, implementation, observation, and reflection phases to identify improvements in students’ learning outcomes. The results showed that in Cycle I, the average student score was 83,74, while in Cycle II, the average increased to 91,35. This improvement indicates that the use of CRT-based e-Worksheets with Liveworksheets and formative assessments via Wayground Paper Mode effectively helped students gain a better understanding of trigonometry concepts. Moreover, this strategy also proved to enhance students’ motivation and critical thinking skills, as reflected in their increased engagement and academic performance. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dalam memahami konsep trigonometri serta kesulitan yang mereka hadapi dalam menghubungkan konsep tersebut dengan pengalaman nyata. Salah satu faktor penyebabnya adalah peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami keterkaitan antara teori dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, metode pembelajaran yang kurang variatif serta terbatasnya penggunaan LKPD interaktif yang inovatif turut menjadi kendala dalam pembelajaran trigonometri. Salah satu LKPD interaktif digital yang dapat digunakan adalah Liveworksheets, yang memungkinkan guru merancang LKPD berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) agar lebih relevan dengan latar belakang budaya peserta didik. Selain itu, Wayground Paper Mode juga dapat menjadi alternatif dalam melakukan asesmen formatif secara fleksibel, baik dalam bentuk cetak maupun digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan e-LKPD berbasis Culturally Responsive Teaching dengan Liveworksheets dan Wayground Paper Mode dalam meningkatkan hasil belajar trigonometri. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas XI-1 SMAN Mumbulsari dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi guna mengidentifikasi peningkatan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 83,74, sedangkan pada siklus II, rata-rata nilai meningkat menjadi 91,35. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan e-LKPD berbasis Culturally Responsive Teaching dengan Liveworksheets dan Wayground Paper Mode dapat membantu peserta didik lebih memahami konsep trigonometri dengan lebih baik. Selain itu, strategi ini juga terbukti meningkatkan motivasi dan keterampilan berpikir kritis peserta didik, yang ditunjukkan melalui peningkatan keaktifan serta hasil belajar mereka.
Pengembangan LKPD berbasis Teks Argumentatif melalui Inovasi Pembelajaran menggunakan Platform Gather Town di Masa Pandemi Suaedi, Hasan; Fatqurhohman, Fatqurhohman
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i2.68

Abstract

The use of argumentative text-based worksheets using the gather two platform is believed to be able to help students in learning. This study aims to develop LKPD based on the argumentative text of Toulmin's model. In addition, the use of gather town is believed to motivate students in learning. The research method used is research and development (R&D). The development stage in this research starts from the development design. The second stage in this development is the expert validity test. Then the last stage is product testing. In this research, there are two stages of development. First, at the stage of the definition results, there are three aspects that have been carried out, namely problem identification, results of identification of LKPD objectives, results of student character identification, and results of problem solving identification. Second, at the design stage, it results in the development of LKPD based on argument text and instructions for using the gather town platform. Then at the trial stage of LKPD based on argumentative text using the gather town platform the researchers carried out several trial stages including (a) the expert validation stage consisting of validation of language learning experts and validation of educational technology experts, (b) the practicality stage consisting of practicality assessments of teachers and students. , and (c) the last stage is an assessment of the application of LKPD based on argumentative text to students.
Pengembangan LKPD Berbasis Etnomatematika Rumah Adat Osing Banyuwangi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Aidah, Siti Ummaidah; Fatqurhohman, Fatqurhohman; Galatea, Chusnul Khotimah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2025): Pedaggogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i1.5543

Abstract

Permasalahan yang terjadi ialah bahan ajar yang digunakan kurang menarik untuk peserta didik dikarenakan gambar dan tulisan berwarna hitam putih. Guru masih mengandalkan bahan ajar dari buku paket peserta didik, serta pendekatan pembelajaran yang kurang bervariatif membuat peserta didik kurang diberi ruang untuk berpikir kreatif dalam proses pembelajaran matematika. Oleh karena itu, peserta didik membutuhkan bahan ajar dengan pendekatan kontekstual yang memuat aktivitas belajar yang melibatkan peserta didik secara langsung dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis etnomatematika rumah adat Osing Banyuwangi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis serta mengetahui kevalidan dan kepraktisan LKPD. Jenis penelitian yang digunakan yaitu R&D dengan model ADDIE (Analys, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian kelas IX berjumlah 6 peserta didik untuk uji coba skala kecil dan 28 peserta didik untuk uji skala luas SMPN 1 Srono. Adapun rata-rata skor kevalidan dari tiga ahli mendapat skor penilaian 97,78% dikatakan (Sangat Layak), sedangkan data kepraktisan diperoleh dari angket respon peserta didik dengan skor penilaian 81,07 % dikatakan (Layak). Dengan demikian, LKPD berbasis etnomatematika rumah adat Osing Banyuwangi telah memenuhi kriteria valid dan praktis untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran matematika kelas IX untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis.
REPRESENTASI SEMIOTIK SISWA DALAM MENGONSTRUKSI KONSEP KESEBANGUNAN DAN KEKONGRUENAN SEGITIGA BERDASARKAN TEORI DIENES Vizha, Arsuti Arsuti; Fatqurhohman, Fatqurhohman; Suryaningrum, Christine Wulandari
SIGMA Vol 11, No 1 (2025): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v11i1.2653

Abstract

Representasi diartikan sebagai salah satu komponen penting dalam pembelajaran matematika untuk membantu siswa memahami konsep matematika. Representasi semiotik membantu siswa memahami konsep matematika melalui tanda, simbol, dan gambar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi semiotik siswa dalam mengkonstruksi konsep segitiga berdasarkan teori Dienes pada materi kongruensi dan simetri. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas VII-C SMPN 4 Jember. Data dikumpulkan melalui LKPD, wawancara, dan observasi. Subjek dalam penelitian ini berdasarkan pencapaian indikator representasi semiotik yaitu ikonik, simbolik, dan indeks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap bermain bebas, bermain aturan, dan kesamaan sifat, ketiga subjek menampilkan representasi ikonik. Pada tahap representasi dan simbolisasi, ketiga subjek mampu menampilkan 3 bentuk representasi semiotik yaitu ikonik, simbolik, dan indeks. Selanjutnya, pada tahap formalisasi semua subjek telah mencapai representasi semiotik simbolik dan indeks, meskipun dua subjek diantaranya masih melakukan kesalahan dalam penulisan perbandingan sisi.
Pemanfaatan Bahan Non Produktif Botol Plastik (BANTIF-BOTIK) Sebagai Produk Kerajinan Tangan di SD HAMKA Jember Fatqurhohman, Fatqurhohman; Fatkurochman, Henri; AH, Nurul Imamah; Suaedi, Hasan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3214

Abstract

Meningkatnya limbah tutup botol plastik di lingkungan SD UHAMKA Jember dan minimnya kreativitas siswa dalam mengelola sampah menjadi permasalahan yang memerlukan solusi edukatif dan aplikatif. Tujuan pengabdian ini untuk mengedukasi siswa SD UHAMKA dalam pemanfaatan Bahan Non Produktif Tutup Botol Plastik (BANTIF-BOTIK) menjadi kerajinan tangan bernilai guna sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan dan keterampilan kreatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community Development melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan siswa mampu memahami konsep daur ulang, menghasilkan produk kreatif seperti jam dinding, figura foto, tempat pensil, dan tempat sampah, serta antusiasme yang tinggi dalam praktik langsung. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan wawasan kewirausahaan sederhana melalui pengenalan nilai ekonomi dari produk daur ulang. Hasil Evaluasi juga menunjukkan 85% siswa dapat menyelesaikan produk secara mandiri, dan sekolah memberikan respon positif sebagai salah satu program kegiatan ekstrakurikuler berkelanjutan. Kolaborasi antara tim pengabdian, guru, dan pihak sekolah menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan. Dengan demikian, kegiatan ini menumbuhkan kepedulian sekolah terhadap lingkungan dan kreativitas siswa sejak dini melalui pendekatan edukatif yang aplikatif dan berkelanjutan
STRATEGI PEMBELAJARAN INOVATIF: IMPLEMENTASI STUDI KASUS PADA PEMBELAJARAN BAHASA DI SMK MUHAMMADIYAH 4 KALISAT Yeni Mardiyana Devanti; Hasan Suaedi; Fatqurhohman; Jessinta Dwi Lestari; Amaliatuz Zahrah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i5.3100

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa melalui penerapan strategi studi kasus di SMK Muhammadiyah 4 Kalisat, Jember. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran bahasa, baik Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan guru, implementasi strategi studi kasus dalam kelas, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan siswa dalam diskusi, penguatan keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan komunikasi lisan yang lebih baik. Program ini tidak hanya memberikan dampak pada siswa, tetapi juga meningkatkan kompetensi pedagogis guru, serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah.
Co-Authors Adi, Gandha Satria agus milu susetyo Agus Milu Susetyo Agustina, Lady Ahmad Sulaiman, Ahmad Aidah, Siti Ummaidah Aji, Darmawan Amalia, Irfa Nur Amaliatuz Zahrah Ana Komari Aulia Sinta Dewi Aura Frisca Amalia Risanti Bunga, Shanty Bunga Adinda Cahyani, Hesti Dwi Chen, Xiaoli Devanti, Yeni Mardiana Dimas Anditha Cahyo Sujiwo Diniyah, Putri Holifatur Disma, Elvira Hardyanti Lara Elvira Haryanti Lara Disma Eny Suryowati Erwin Sugiyantoro Farman, Farman Fasihah, Uswatun Fatikasari, Ambar Fatkurochman, Henri Fitriana, Fitriana Frenanto, Allan Galatea, Chusnul Khotimah Haguchi, Monoko Hairul Huda Halim, Fahmi Abdul Hamdani, Bagas Hana Puspita Eka Firdaus Hardiansyah - Hardianti, Anggi Hasan Suaedi Hasanah, Firda Dyah Alvin Henri Fatkurochman Hermawan, Lendi Ike Idzni Arenta Dinia Putty Indarsih, Fajar Irawijayanti, Fitri Irfan Khairan Ali Ismiyati, Eny Jessinta Dwi Lestari Juliastuti, Ika Aldrina Kusumaningtyas, Yoga Dwi Windi Lailiya Rhamadhani Latifah, Ummy Lolyka Dewi I M. Iqbal Arsyad Made Pramono Makrus, Muhamad Hadi Mas’ud Mas’ud Merlin Cristianda Ayu Lestari Merlin, Merlin Cristianda Ayu Lestari Mochammad Shofwan Hidayatulloh Moh. Ismail Muhamad Rusli, Muhamad Muhamed, Harun Muzzaki, Moh. Yusron Fuad Nadia Windasari Nanda, Aulia Niam, Fathul Noor, Rahaimah Nur Hidayati Nurul Imamah Oktavia, Lilis Prastzuba, Falestin Al-Zakiyah Pratama, Amalia Dita Pudjijuniarto Pudjijuniarto Puspasari, Ratih Putra, Novarino Rahmad Bustanul Anwar Rahmawati , Mita Ramadani, Anggun Pramoditha Rhamadhani, Lailiya Rhomdani, Rohmad Wahid Risanti, Aura Frisca Amalia Roy Wahyuningsih Rozak, Abdullah Rusdiyanto Rusdiyanto Salsabila, Intan Amalia Sidik, Duwi Purnama Siti Uswatun Hasanah Sofia Ariyani Sofiana, Kharisma Soleman Saidi, Soleman Surur, Agus Miftakhus Suryaningrum, Christine Wulandari Susetyo, Agus Milu Syam, Haerul Syuhada, Ihwana Noor Tamami, Badrut Tatik Retno Murniasih Tatik Wijayanti Tri Endang Jatmikowati Tripariyanto, Afiff Yudha Triyana Oktavia Ummu Sholihah Variska, Variska Eka Vizha, Arsuti Arsuti Wachidah, Nur Chalim Wardi Wardi Wicaksono, Darma Arif Yeni Mardiyana Devanti Yoga Dwi Windy Kusuma Ningtyas